133 research outputs found
ANALISIS PREFERENSI GAYA BELAJAR SISWA KELAS XI SMKN 1 REJOTANGAN
Skripsi dengan judul “Analisis Preferensi Gaya Belajar Siswa Kelas XI SMKN 1 Rejotangan”. Ditulis oleh Anggita Putri Nur Anggraini NIM 126306202053, Dosen Pembimbing Febranti Putri Navion, M.Pd. Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Jurusan Dakwah, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Tahun 2024.
Abstrak:
Penelitian ini merupakan penelitian yang membahas gaya belajar siswa yang meliputi gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi gaya belajar siswa kelas 11 di SMKN 1 Rejotangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Variabel pada penelitian ini adalah gaya belajar yang meliputi gaya belajar visual, gaya belajar auditori, dan gaya belajar kinestetik. Subjek pada penelitian ini adalah sebanyak 284 siswa. Metode pada pengumpulan data gaya belajar siswa menggunakan angket/kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis bukan-jenjang nominal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 30 siswa (11%) memiliki tipe gaya belajar visual, 14 siswa (5%) memiliki tipe gaya belajar auditori, 5 siswa (2%) memiliki tipe gaya belajar kinestetik, yaitu 6 siswa atau (2%) memiliki gaya belajar visual-auditori (V-A), 7 siswa atau (2%) memiliki gaya belajar visual-kinestetik (V-K), dan 4 siswa atau (1%) memiliki gaya belajar auditori-kinestetik (A-K), 15 siswa atau (5%) memiliki gaya belajar visual-auditori-kinestetik (V-A-K), dan 204 siswa atau (72%) memiliki gaya belajar yang tidak terklasifikasikan.
Kata kunci: Gaya Belajar Visual, Gaya Belajar Auditori, Gaya Belajar Kinestetik
Meminimalisir Gangguan KepribadianHistrionik melalui Layanan Konseling Individual SMP Muhammadiyah 08Medan Tahun Pembelajaran 2018/2019
Permasalahandalam penelitian ini adalah bagaiamana meminimalisir gangguankepribadian histrionik melalui layanan konseling individual pada kelas VIII-ASMP Muhammadiyah 08 Medan Tahun Pembelajaran 2018/2019, yang beralamatjl. Utama no 170Medan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Subjek penelitian ini yakni peneliti sendiri bekerja sama dengan guru BK,sedangkan objek dari penelitian ini terdiri 5 orang siwa/i ke;as VIII-A. Teknikpengumpulan data dalam penelitianini menggunakan observasi dan wawancara.Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dankesimpulan. Dari hasil dengan menggunakan observasi dan wawancara,meminimalisir gangguan kepribadian histrioik menjadi kepribadianyang mampumemahami orang lain dan menerima keadaandengan menggunakan pendekatanclient centered. Dengan demikian meminimalisir gangguan kepribadian histrionikmelalui layanan knseling individual siswa kelas VIII-A SMP Muhammadiyah 08Medandapat menyadari bahwa perilaku mereka selama ini salah dan dapatmerugikan diri sendiri dan orang lain
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS PEMBERDAYAAN SUMBERDAYA LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASIoSAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI MAS MAMBAUL ULUM TUMPANG
RINGKASANPutri, Nur Anggraini. 2018. Penerapan Problem Based Learning Berbasis Pemberdayaan Sumberdaya Lokal untuk MeningkatkanoKemampuan Literasi Sains dan Hasil Belajar KognitifaSiswa Pada Materi Keanekaragaman Hayati Di MAS Mambaul Ulum Tumpang. Skripsi. Jurusan Biologi.Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Hj. Sri Endah Indriwati, M. Pd.,(2) Dra. Eko Sri Sulasmi, M.S.hKata kuncis: literasi sains, hasil belajar kognitif, problem based learning Siswa kelas X IPA di MAS Mambaul Ulum Tumpang berdasarkan hasil observasi masih terlihat pasif dan tidak bisa menjawab pertanyaan guru tentang penjelasan dan penerapan konsep dalam kehidupan sehari-hari, sehingga siswa kurang mampu dalam mengidentifikasi isu ilmiah dan menjelaskan fenomena ilmiah. Siswa belum mampu membuat kesimpulan yang disertai bukti ilmiah. Hasil tes awal kemampuan literasi sains siswa cukup rendah, rata-rata persentase di bawah 50%. Nilai ketuntasan klasikal siswa pada mata pelajaran Biologi KD 3.3-4.3 yaitu sebesar 43,75% yang dikategorikan rendah. Pembelajaran belum memberdayakan sumberdaya lokal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelaslbertujuan untuk mendeskripsikan pemberian tindakan yang dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa dan hasil belajar kognitif siswa dengan menerapkan problem based learning berbasis pemberdayaan sumberdaya lokal pada materi keanekaragaman hayati. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Desain model penelitian tindakan kelas yang digunakan adalah menurut Kemmis dan Mc. Taggart yang meliputi plan, act, observe dan reflect. Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan problem based learning oleh siswa dan guru serta lembar soal tes literasiisains dan kognitif yang diintegrasikan dengan indikator kemampuan literasi sains pada aspek kompetensi. Tes dilakukan pada setiap akhir siklus. Temuan penelitian adalah siswa lebih mampu berliterasi sains setelah diterapkan tindakan dan pemahaman kognitif siswa menjadi lebih baik. Kemampuan literasi sains dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Tindakan yang dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa melalui penerapan problem based learning berbasis pemberdayaan sumberdaya lokal yaitu siswa dibimbing merumuskan permasalahan yang memberdayakan sumberdaya lokal dan menyusun hipotesis untuk belajar mengidentifikasi isu ilmiah, mengkomunikasikan hasil diskusi pemecahan masalah untuk menjelaskan fenomena ilmiah dan menyimpulkan hasil pembelajaran menggunakan bukti ilmiah. Tindakan yang dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa melalui penerapan problem based learning berbasis pemberdayaan sumberdaya lokal yaitu pembimbingan siswa dalam mengidentifikasi permasalahan dengan memberdayakan sumberdaya lokal untuk dipecahkan masalahnya, berdiskusi dengan teman sekelompok untuk memecahkan masalah dan mengkomunikasikan solusi pemecahan masalah. Pembelajaran Problem Based Learning berbasis sumberdaya lokal dapat diterapkan secara berkelanjutan karena mampu meningkatkan kemampuan literasi sains dan hasil belajar kognitif dengan memperhatikan pengelolaan waktu dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI DI SMPN 06 SELUMA
Remaja adalah seorang individu dengan rentang usia 10 – 19 tahun.
Banyak remaja putri rentan terkena infeksi organ reproduksi.Kebersihan diri bisa
menjadi langkah awal untuk meminimalkan risiko seseorang terjangkit suatu
penyakit terutama penyakit yang berhubungan dengan kebersihan diri yang
buruk.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana tingkat
pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi di kelas VII
SMPN 06 Seluma.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan
menggunakan metode deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah siswi kelas
VII SMPN 06 Seluma tahun ajaran 2021/2022 berjumlah 95 siswi dengan sampel
95 siswi yang dipilih dengan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan
alat ukur tingkat pengetahuan yaitu Pengetahuan personal hygiene (sumber: Nur
rahmawati) sebagai alat pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukan
bahwa jumlah responden remaja putri kelas VII berjumlah 95.Kemudian, hasil
penelitian juga membuktikan bahwa terdapat 3 tingkat pengetahuan yang dialami
responden. Sebanyak 37 (38,9%) responden mengalami tingkat pengetahuan
baik. Selanjutnya, terdapat 57 (60,0%) responden mengalami tingkat pengetahuan
cukup. Dan 1 (1%) responden mengalami tingkat pengetahuan kurang, jadi dapat
Disimpulkan bahwa mayoritas (60,0%) remaja di kelas VII SMPN 06 Seluma
mengalami tingkat pengetahuan cukup. Hasil penelitian ini di harapkan dapat
menjadi bahan acuan sehingga kedepannya peningkatan pengetahuan bagi para
siswi meningkat.
Kata Kunci: Pengetahuan, Remaja Perempuan, Personal Hygin
PENGARUH TERAPI AKUPRESUR DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENURUNAN MASALAH MENYUSUI TIDAK EFEKTIF PADA IBU POST PARTUM DI RSUD DR.GONDO SUWARNO KABUPATEN SEMARANG
Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program ProfesiPoltekkes Kemenkes SemarangKarya Ilmiah Akhir Ners,Juni 2022Diah Ayu Putri Anggraini 1) ,Anny Fauziyah 2), Kurniati Puji Lestari 3) Coresponden author: Anny FauziyahEmail Penulis utama: [email protected] PENGARUH TERAPI AKUPRESUR DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENURUNANMASALAH MENYUSUI TIDAK EFEKTIF PADA IBU POST PARTUM DI RSUD dr. GONDO SUWARNO KABUPATEN SEMARANGLatar Belakang: Masa nifas atau post partum merupakan masa pasca persalinan dimana hormone prolaktin dan oksitosin dilepaskan untuk produksi ASI. Secara nasional, pada bayi usia 0-6 bulan di Jawa Tengah hanya 33 % sedangkan target renstra yang diharapkan mencapai 40%. Sehingga angka menyusui ASI eklusif belum mencapai target. Permasalahan pada kondisi payudara ibu, pengetahuan yang rendah, produksi ASI yang terlalu sedikit. Untuk membantu mengatasi masalah tersebut maka dilakukan tindakan non-farmakologi yaitu terapi akupresur dengan media booklet. Akupresur merupakan terapi dengan melakukan pemijatan yang dilakukan pada titik-titik tertentu pada permukaan tubuh yang merangsang reflek prolaktin dalam produksi ASI. Terapi ini membutuhkan media booklet agar ibu post partum dapat memahami terapi yang diajarkan. Tujuan : Untuk meningkatkan produksi ASI dengsn pemberian terapi akupresur dengan media booklet dalam mengatasi masalah menyusui tidak efektif pada ibu post partumMetode: Desain yang digunakan dalam karya tulis ini adalah studi kasus yang melibatkan 3 responden ibu post partum sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan berupa lembar asuhan keperawatan, lembar kuesioner dan observasi produksi ASI, booklet. Dilakukan 4 kali dalam waktu 2 hari setiap pagi dan sore.Hasil Asuhan Keperawatan: Setelah dilakukan intervensi terapi akupresur terjadi peningkatan sekresi produksi ASI Ny.J jumlah ASI 5 ml menjadi 75 ml, Ny.A jumlah ASI 10 ml menjadi 120 ml, Ny.P jumlah ASI 15 ml menjadi 185 ml. Masing-masing responden mempunyai nilai produksi ASI skala 5 (meningkat). Tingkat pengetahuan dalam kategori baik. Rekomendasi: Karya ilmiah akhir ners ini dapat menjadi refensi intervensi bagi perawat. Untuk peneliti selanjutnya dapat mengkombinasikan dengan terapi yang lain untuk mengatasi masalah menyusui tidak efektif berhubungan dengan ketidakadekuatan suplai ASI. Kata Kunci: Akupresur, ASI, Booklet, Ibu post partum.1)Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ners Program Profesi Poltekkes Kemenkes Semarang2)Dosen Poltekkes Kemenkes Semarang
PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN, PROFITABILITAS, DAN LIKUIDITAS TERHADAP STRUKTUR MODAL (Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2016)
Struktur modal merupakan gambaran dari bentuk proporsi finansial perusahaan yaitu antara modal yang dimiliki dari utang dan modal sendiri (shareholder’s equity) yang menjadi sumber pembiayaan suatu perusahaan. Struktur modal yang optimal adalah struktur modal yang dapat mengoptimalkan keseimbangan antara risiko dan pengembalian sehingga dapat memaksimumkan harga saham. Dalam hal ini perusahaan dalam penetapan struktur modal perusahaan perlu mempertimbangkan berbagai variabel yang mempengaruhi struktur modal. Struktur modal merupakan masalah yang penting bagi perusahaan, karena baik buruknya struktur modal akan mempunyai efek langsung terhadap posisi finansial perusahaan.
Perusahan sektor makanan dan minuman di Indonesia sangat menarik untuk dijadikan objek oleh peneliti untuk dicermati karena perusahaan makanan dan minuman merupakan salah satu sektor yang diminati oleh para investor dalam perkembangan perekonomian saat ini. Alasannya pemilihan sektor makanan dan minuman adalah sektor yang dapat bertahan di tengah kondisi perekonomian Indonesia dan merupakan salah satu prospek yang sangat baik dimana semua masyarakat dalam kehidupannya membutuhkan makanan dan minuman.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pertumbuhan penjualan, profitabilitas, dan likuiditas terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2016. Dalam penelitian ini, perusahaan yang akan menjadi objek penelitian adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2016. Sampel data perusahaan yang dipilih berdasarkan suatu kriteria purposive sampling yaitu sebanyak 13 perusahaan. Data yang dikumpulkan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis regresi data panel.
Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa pertumbuhan penjualan berpengaruh secara signifikan dalam melakukan struktur modal, profitabilitas tidak berpengaruh secara signifikan dalam melakukan struktur modal serta likuiditas berpengaruh secara signifikan dalam melakukan struktur modal
Studi Energi pada Proses Produksi Keripik Sanjai Zivanes Kabupaten Solok
Energi memiliki peran penting dalam industri, terutama dalam pabrik produksi yang mengandalkan energi listrik, energi manusia, dan sumber daya lainnya dalam skala besar. Peningkatan konsumsi energi listrik per kapita dari tahun ke tahun menunjukkan perlunya manajemen energi yang efisien untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan keuntungan. Studi energi menjadi langkah krusial untuk mengidentifikasi potensi penghematan dan peningkatan efisiensi penggunaan energi di pabrik produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan energi dalam proses pengolahan singkong menjadi keripik sanjai serta meningkatkan produktivitas energinya. Penelitian menggunakan analisis energi yang mencakup energi bahan bakar, energi manusia, dan energi listrik. Pengukuran dan analisis meliputi massa keripik sanjai, konsumsi bahan bakar, dan pemakaian daya listrik. Parameter yang diamati meliputi penggunaan energi listrik, dan manusia pada setiap tahap pengolahan keripik sanjai, seperti pengupasan, pencucian, pengirisan, penggorengan, pembuatan bumbu, dan pemberian bumbu serta pengemasan. Penggunaan energi terbesar terjadi pada proses penggorengan dan pembuatan bumbu dengan total konsumsi energi yang signifikan. Total rata-rata energi input yang dibutuhkan dalam produksi keripik sanjai adalah sebesar 86.498,317 kJ/kg, dimana energi listrik menjadi komponen terbesar setelah energi manusia. Sedangkan total energi output yang dihasilkan adalah sebesar 394.074 kJ/kg. Efisiensi energi yang diperoleh dari proses produksi keripik sanjai adalah sekitar 1,05 kali lipat dari energi yang diinputkan. Keripik sanjai zivanes perlu meningkatkan efisiensi energi terutama pada proses penggorengan dan pembuatan bumbu untuk mengoptimalkan konsumsi energi dalam produksi keripik sanjai di masa depan
APLIKASI PENCATATAN PERSEDIAAN TAHU DENGAN METODE FIFO BERBASIS WEB (STUDI KASUS : CV BARKA MAZAYA)
CV Barka Mazaya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi tahu. CV Barka Mazaya belum memiliki aplikasi yang dapat membantu pencatatan persediaan tahu, sehingga menyebabkan sering terjadinya kesalahan pada pencatatan penjualan, persediaan, dan pelaporan.
Pembuatan proyek akhir ini menggunakan metode pengembangan perangkat lunak yaitu model waterfall dan diimplementasikan dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Pada aplikasi ini, proses penjualan tahu memiliki form pemesanan, form delivery order, form invoice, retur penjualan, form kwitansi, dan kartu stock persediaan. Aplikasi ini juga menghasilkan jurnal umum, buku besar, serta laporan penjualan setiap periodenya sebagai hasil keluaran dan tersimpan secara otomatis ke database.
Kata Kunci: CV Barka Mazaya, Kartu Stock Persediaan, Pelaporan, Penjualan, Persediaan
ENGLISH E-LEARNING MODULE BASED ON ESP (ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES) TO PHYSICAL EDUCATION STUDENTS
English for Specific Purposes (ESP) instruction plays an important role in preparing pre-service Physical Education teachers to meet academic and professional communication demands. However, existing English learning materials for Physical Education students are often general in nature and do not adequately address students’ needs for sports-related vocabulary, instructional language, and contextual learning. This condition results in limited student engagement and difficulties in understanding English materials relevant to their field. Therefore, this study aimed to develop an ESP-based electronic module specifically designed for first-semester Physical Education students and to examine its validity, practicality, and students’ responses. This study employed a Research and Development (R&D) approach adapted from Sugiyono’s model. Due to academic and time limitations, the research was conducted through five stages: needs analysis, module design, expert validation, product revision, and limited product trial. The needs analysis involved questionnaires distributed to 68 students and interviews with English lecturers. Expert validation was conducted by a material expert, a media expert, and a Physical Education lecturer. Furthermore, a limited product trial was carried out with 35 first-semester Physical Education students to collect students’ responses through a questionnaire. The findings showed that students had a very high need for ESP materials tailored to Physical Education contexts, particularly for mastering sports terminology and instructional communication. The expert validation results indicated that the developed e-module was valid and suitable for use, with feasibility percentages of 78.67% (material expert), 89.23% (media expert), and 100% (Physical Education lecturer). The limited product trial revealed highly positive student responses, with an overall percentage score of 99.81%, categorized as “very satisfactory.” These results demonstrate that the module is engaging, relevant, and easy to understand. In conclusion, the developed ESP-based e-module is valid, practical, and appropriate for use as a supplementary English learning resource for Physical Education students. The module effectively supports students’ learning needs and enhances their motivation, engagement, and understanding of English in a Physical Education context
APLIKASI PENCATATAN PERSEDIAAN TAHU DENGAN METODE FIFO BERBASIS WEB (STUDI KASUS : CV BARKA MAZAYA)
- …
