83 research outputs found

    AMBANG TRANSISI SAKRAL DAN PROFAN (Studi Kolam Masjid Sulthoni Plosokuning Yogyakarta)

    Get PDF
    Masjid Pathok Negoro Sulthoni Plosokuning Yogyakarta adalah warisan peradaban Mataram Islam khususnya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Masjid ini berdiri sejak pemerintahan Hamengkubuwana I dan masih menjaga bentuk aslinya. Salah satu bukti ke-otentikan Masjid Sulthoni Plosokuning sebagai Masjid Pathok Negoro adalah dengan adanya kolam yang mengitari serambi masjid. Kolam tersebut merupakan sebuah sarana untuk membersihkan kaki ketika jamaah hendak masuk masjid. Kolam pada Masjid Sulthoni terletak di depan mengitari serambi masjid, dengan kedalaman kurang lebih tiga meter. Sampai saat ini kolam tersebut masih digunakan oleh beberapa jamaah untuk bersuci. Penelitian berjudul “Ambang Transisi Sakral dan Profan: Studi Kolam Masjid Sultoni Plosokuning Yogyakarta” ini dilakukan untuk menjawab dua rumusan masalah , yaitu pertama, Bagaimana dualitas ruang religius dalam konteks Masjid Sulthoni Plosokuning Yogyakarta? Kedua, Apa makna kolam bagi jamaah Masjid Sulthoni Plosokuning dalam konteks sakral dan profan? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan penelusuran data melalui interview, observasi partisipatif, dan pencarian dokumen terkait. Dari data tersebut kemudian diseleksi dan dianalisis menggunakan teori sakral dan profan, Mircea Eliade, yang melihat bahwa agama adalah sebuah sistem yang timbol dari sesuatu yang disakralkan. Mircea Eliade melihat bahwa dalam pandangan manusia religius terdapat dualitas ruang dan waktu, yakni yang sakral dan yang profan. Dari penelitian yang telah dilakukan ruangan masjid adalah ruangan sakral, bangunan masjid berbeda dengan tempat tempat yang bersifat non religius atau tempat tempat netral. Hadirnya Allah (Yang Kudus) dalam umat Islam termanifestasikan dalam ide masjid sebagai rumah Allah. Masjid Sulthoni Plosokuning Yogyakarta adalah representasi dari kesucian, tempat tinggal Yang Ilahi umat Islam dapat berjumpa secara simbolik dimana dan berkomunikasi secara transenden. Implementasi dari keberadaan kolam adalah gambaran mengenai alam. Pengambaran parit parit kolam adalah pengambaran wilayah samudera, sehingga orang yang akan masuk masjid dalam keadaan bersih karena telah mengarungi samudera, perjalanan memasuki masjid sebagai tempat suci diibaratkan kembalinya seseorang dari keburukan, kesalahan, kepada kebaikan. Selain itu juga kembalinya seseorang dari urusan urusan duniawi yang telah diusahakan, dan berserah diri kepada Yang Kudus. Instrumen kolam yang mengitari serambi Masjid Sulthoni Plosokuning ditujukan untuk menunjang sakralitas masjid. Kolam yang mengitari serambi Masjid Sulthoni menjadi transisi dua realitas ruang manusia religius yang sakral dan yang profan

    Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Kemampuan Membaca Siswa Kelas VI MI Miftahul Huda Bandulan Malang

    No full text
    ABSTRAK   Sulthoni, Muhammad. 2012. Kemampuan Berpikir Kritis melalui Kemampuan Membaca Siswa Kelas VI MI Miftahul Huda Bandulan Malang. Skripsi, Program Studi Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Suyono, M.Pd (II) Azizatuz Zahro M.Pd.   Kata Kunci: Berpikir kritis, Membaca kritis Kemampuan membaca merupakan salah satu aspek penting dalam keterampilan berbahasa. Melalui kegiatan membaca seseorang mendapatkan informasi, pengetahuan, dan juga hiburan. Ketika membaca kritis, siswa tidak sekedar membaca saja, namun siswa harus membaca secara kritis terhadap bacaan yang dibacanya agar siswa memahami isinya. Terdapat beberapa tingkatan membaca pemahaman, yaitu membaca literal, membaca kritis, dan membaca kreatif.   Kemampuan berpikir kritis merupakan suatu kemampuan yang dimiliki oleh individu untuk melihat dan memecahkan masalah yang ditandai dengan sifat-sifat dan bakat kritis. Kegiatan membaca kritis sepenuhnya melibatkan kemampuan berpikir kritis. Berpikir kritis merupakan salah satu tujuan pendidikan yang memerlukan latihan-latihan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritisnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini, bagaimanakah kemampuan membaca kritis siswa kelas VI MI Miftahul Huda Bandulan Malang dan bagaimanakah kualitas kemampuan berpikir kritis yang terungkap melalui keterampilan membaca siswa VI MI Miftahul Huda Bandulan  kelas Malang.   Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di MI Miftahul Huda Bandulan Malang tahun ajaran 2011/2012. Objek penelitian ini adalah siswa kelas VI MI Miftahul Huda Bandulan semester ganjil tahun ajaran 2011/2012 yang berjumlah 24 siswa, akan tetapi satu siswa tidak masuk tanpa keterangan sehingga tes ini diikuti oleh 23 siswa . Langkah pelaksanaan penelitian ini terdiri atas dua tahapan. Pertama, melakukan uji instrumen di kelas MI An-Nur Bokor Kec. Turen Kab. Malang yang berjumlah 25 siswa. Hasil uji instrumen tersebut dianalisis dan diperbaiki. Kedua, melakukan uji pengambilan data di kelas VI MI Miftahul Huda Bandulan. Setelah dilakukan tes, data diolah menggunakan teknik persentase. Hasil pengolahan data tersebut diklasifikasikan berdasarkan tingkat kemampuan membaca kritis dan tingkat kemampuan berpikir kritis siswa.   Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa kemampuan seluruh siswa kelas VI MI Miftahul Huda  dalam membaca kritis yang dijabarkan melalui persentase yakni  tidak mampu (24 %), kurang mampu (46 %), cukup mampu (14 %), Mampu (16 %). Sedangkan kualitas seluruh siswa kelas VI MI Miftahul Huda  dalam berpikir kritis yang dijabarkan melalui persentase yakni  tidak kritis (20 %), kurang kritis (40 %), cukup kritis (19 %), kritis (21%).   Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan, dapat diketahui bahwa nilai kemampuan membaca kritis siswa yang paling tinggi adalah kurang mampu (46%), sedangkan untuk berpikir kritis siswa yang paling tinggi adalah kurang kritis (40). Maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar kemampuan membaca siswa kelas VI MI Miftahul Huda Bandulan Malang adalah kurang mampu dan kemampuan berpikir kritisnya adalah kurang kritis.   Saran yang dapat diberikan bagi guru bahasa Indonesia dari hasil penelitian ini, yaitu dapat dijadikan masukan untuk menambah pengetahuan dan kreativitas guru dalam menerapkan dan meningkatkan pemahaman bacaan membaca kritis dalam pembelajaran di sekolah. Peneliti lain, juga dapat melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa ataupun mengembangkan teks pemahaman bacaan untuk penelitian selanjutnya yang sejenis

    Landasan Filsafat Pendidikan Islam Muhammad Abduh

    Get PDF
    Foundation of Muhammad ‘Abduh's Philosophy of Islamic Education. This article attempts to elaborate four philosophical concepts used by Muhammad ‘Abduh in constructing his thought in Islamic education. Thesekey concepts constitute his views on man, society, knowledge and morale (akhlâq). In his capacity as a reformer, Muhammad ‘Abduh did not only explain and emphasize the interrelation of these concepts in education, but also emphasize man's need to maintain his faith in God, as well as build interaction amongst man at social level. The writer argues that this synergic interaction can only be achieved by an effective means through Islamic Instrument

    Kreativitas Pembuatan Gamelan Kaca Karya Muhammad Sulthoni di Sanggar Song Meri Kabupaten Pacitan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana inovasi yang dilakukan Toni dalam pembuatan gamelan kaca yang ada di Sanggar Song Meri Kabupaten Pacitan. Selain itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk membedah informasi mengenai metode pemanfaatan limbah kaca sebagai bentuk inovasi pada pada sektor kesenian, khususnya karawitan. Hal ini meliputi tentang cara pembuatan mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, pelarasan, dan pembuatan berbagai piranti pendukung untuk mewujudkan sebuah gamelan dari limbah kaca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif karena karena pada penelitian ini bersifat eksploratoris. Adapun pengumpulan data dalam penelitian ini yakni menggunakan metode studi pustaka, wawancara, observasi lapangan, serta diskografi. Data yang diperoleh kemudian diproses melalui tahap pengolahan data, analisis data, hingga kemudian disajikan dalam bentuk deskriptif analisis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis terhadap keberadaan gamelan kaca yang sempat ramai menjadi sorotan khalayak di Kabupaten Pacitan. Hal menarik dari objek penelitian ini yakni tentang sebuah limbah diolah sehingga menjadi sebuah gamelan yang kemudian menjadi sarana masyarakat Kabupaten Pacitan untuk berkesenian. Hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa untuk memperoleh larasan atau nada yang diinginkan dari gamelan limbah kaca ini yaitu dengan mengatur panjang lebarnya bilah, hal tersebut tentu saja juga tidak terlepas oleh adanya pengaruh ketebalan kaca yang digunakan. Dalam pembuatan gamelan kaca ini Toni juga telah memberikan inovasi yang antara lain yakni dalam bahan pembuat gamelan, metode pembuatan gamelan, waktu pembuatan gamelan, serta pada metode pengolahan limbah. Bentuk gamelan karya Toni ini seluruhnya berupa wilahan, yakni wilah gandul dan wilah pangkon. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat untuk masyarakat luas tentang bagaimana pengolahan limbah menjadi barang yang memiliki segudang manfaat.Creativity of Glass Gamelan Made by Muhammad Sulthoni in Sanggar Song Meri Pacitan Regency This research aims to find out how Toni's innovation in making glass gamelan in Sanggar Song Meri Pacitan Regency. In addition, this research is also intended to dissect information about the method of utilizing glass waste as a form of innovation in the arts sector, especially karawitan. This includes the method of making starting from the selection of materials, processing, tuning, and making various supporting tools to realize a gamelan from glass waste. The method used in this research is to use qualitative methods because this research is exploratory. The data collection in this research is using the method of literature study, interviews, field observations, and discography. The data obtained is then processed through the stages of data processing, data analysis, and then presented in the form of descriptive analysis. This research was motivated by the author's interest in the existence of glass gamelan which had become the public spotlight in Pacitan Regency. The interesting thing about this research object is that a waste is processed so that it becomes a gamelan which then becomes a means for the people of Pacitan Regency to make art. The results of the study can be stated that to obtain the desired tuning or tone of this glass waste gamelan, namely by adjusting the length and width of the blades, this is of course also inseparable from the presence of a tuning.

    Analisis Ayat-Ayat Jihad Dalam Rawai’u Al-Bayan fi Tafsir Ayat Al-Ahkam Karya Ali Ash-Shabuni

    Get PDF
    Di tengah keberagaman pemikiran, budaya, dan politik, analisis jihad yang sesuai pedoman menjadi penting untuk menciptakan perdamaian dan keamanan. Tapi sangat disayangkan ketika hakikat sesungguhnya dari jihad dalam Islam diidentifikasikan sebagai bagian radikalisme bahkan terorisme. Maka penelitian ini bertujuan menyingkap hakikat sebenarnya dari jihad yang berdasarkan Al-Qur`an, As-Sunnah, dan penjelasan para ulama tentangnya. Salah satu penjelasan tentang hakikat jihad tersebut bisa di dapatkan di dalam kitab Rawai’u Al-Bayan Fi Tafsir Ayat Al-Ahkam karya Muhammad Ali Ash-Shabuni. Rawai’u Al-Bayan merupakan sebuah kitab yang bernuansa fiqhi yang memaparkan penjelasan kekinian bagi pembacanya. Penelitian ini berjenis kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode tematik (maudhu’i). Sumber utama penelitian berasal dari Kitab Rawai’u Al-Bayan Fi Tafsir Ayat Al-Ahkam, sedangkan sumber sekunder diambil dari kitab-kitab yang relevan dengan tema. Al-Qur'an menjelaskan bahwa kaum musyrik dan ahli kitab tidak akan menerima Islam sampai mereka dapat mengembalikan pemeluknya ke kekufuran. Dalam Kitab Rawai’u Al-Bayan Fi Tafsir Ayat Al-Ahkam dijelaskan bahwa orang beriman harus berjuang di jalan Allah, demi tegaknya agamanya, dan seorang mukmin hendaknya berani dan perkasa. Nasib tawanan perang    berbuat baik to para tawanan. Perang mempunyai norma dan aturan dan wajib bagi seorang mukmin untuk menaatinya

    تنفيذ مراسم سيكاتين Sekaten في المملكة السلطانية يوكيا كرتا عند الشريعة الإسلامية (الدراسة المكتبية)

    No full text
    Nabi Muhammad saw adalah rasul Allah yang membawa rahmat bagi sekalian alam. Dia adalah Nabi dan rasul yang terakhir yang diutus oleh Allah untuk menunjukan kepada manusia jalan yang lurus yang diridhoi oleh Allah swt. Sebagai utusan Allah yang di beri tugas untuk menyampaikan wahyuNya kepada umat manusia, maka didalam diri nabi banyak terdapat contoh-contoh yang baik yang bisa di teladani olch umatnya. Sebagai umat Nabi Muhammad saw sudah selayaknya kalau menteladani kehidupanya. Disamping itu, juga taat dan patuh terhadap ajaranya, serta memuliakannya. Banyak cara yang dilakukan umatnya untuk mengungkapkan kecintaan mereka terhadapnya. Diantaranya ialah dengan mengadakan peringatan maulud Nabi Muhammad saw. Seperti yang telah diketahui, bahwa setiap masyarakat mempunyai kebudayaan masing-masing. Begitu pula bentuk peringatan maulud Nabi atau yang biasa disebut sekaten yang terdapat di keraton Jogyakarta. Sebagai kerajaan jawa islam yang masih memegang kuat kepercayaan lama yang bersifat kejawen, maka dalam memperingati maulud Nabi masih terdapat unsure kebudayaan lama yang tidak ada hubunganya dengan kelslaman.. Berdasarkan permasalahan diatas, penulis ingin mencari tahu tentang pengertian dan sejarah upacara Sekaten, dan kemudian menganalisa tentang pandangan hukum Islam terhadap upacara sekaten di keraton jogyakarta. Adapun jenis pembahasan yaitu kajian pustaka. Dalam penyajianya penulis menggunakan metode Dokumenter untuk memaparkan sejarah ringkas keraton Jogyakarta dan upacara Sekaten. Juga metode deduktif untuk memaparkan sumber metode dan permasalahanya. Kemudian menyimpulkanya dengan menggunakan metode analisis kritis. Dari kajian yang sangat sederhana ini, penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa didalam pelaksanaan upacara Sekaten atau peringatan maulud Nabi di keraton Yogyakarta masih ada sebagian acara yang berhubungan dengan kepercayaan lama yang bersifat kejawen yang bertentangan dengan ajaran Islam, diantaranya ialah acara pasowanan grebeg yang menggambarkan kepercayaan masyarakat bahwa raja memiliki sifat-sifat Dewata. Juga dalam acara mengarak benda-benda pusaka dan bendera pusaka kerajaan keliling kota dengan tujuan untuk menghalau wabah penyakit, serta mempersembahkan sesaji untu keselamatan negara. Dan hal ini dilarang dalam agama Islam karena bisa merusak tauhid seseorang. Akhirnya dari kajian yang sangat sederhana ini, diharapkan adanya kajian yang lebih mendalam lagi tentang upacara maulud nabi dimana saja, untuk dapat dijadikan bahan perbandingan bagi hukum Islam

    Perbandingan Analisis Pressure Drop Pada Pipa Lengkung 900 Dan 1350 Melalui Modifikasi Bagan Moody Untuk Laju Aliran

    Get PDF
    Aliran fluida dalam pipa akan mengalami penurunan tekanan atau pressure drop seiring dengan panjang pipa ataupun disebabkan oleh gesekan dengan permukaan saluran, dan juga ketika aliran melewati sambungan pipa, belokan, katup, difusor, dan sebagainya. Tujuan penulisan artikel ini adalah menganalisis pengaruh sudut kelengkungan pipa terhadap pressure drop dalam sistem pipa melalui modifikasi bagan moody untuk laju aliran. Metode penelitian ini berupa eksperimen murni. Hasil analisis menyimpulkan bahwa pressure drop pada fitting elbow 1350 (0,0002795527 m) lebih besar dari pada fitting elbow 900 (0,0001956547 m) dikarenakan pada fitting elbow1350 membutuh kan pipa sepanjang 1m untuk mencapai titik pada kedudukan 0,7 meter dari acuan dasar sistem, berbeda dengan fitting elbow 900 yang hanya membutuhkan pipa sepangjang 0,7 meter untuk mencapai kedudukan yang sama dari dasar acuan sistem. Hal ini menyebabkan adanya penurunan tekanan yang sangat signifikan karena perbedaan jarak tempuh tersebu

    POLA KADERISASI PARTAI POLITIK DI DPC PKB KABUPATEN SIDOARJO

    No full text
    ABSTRAK   Parpol merepresentasikan ideologi perjuangan, aspirasi dan agregasi kepentingan politik rakyat, semua itu telah dijamin dalam konstitusi negara republik Indonesia “Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat” ( Pasal 28 E UUD NRI 1945), pilihan demokrasi perwakilan yang dianut negeri ini menempatkan parpol pada posisi sentrum dalam mencoraki warna perpolitikan negara Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) struktur organisasi partai politik DPC PKB Kabupaten Sidoarjo (2) pola kaderisasi partai politik DPC PKB Kabupaten Sidoarjo (3) hambatan yang dihadapi  DPC PKB Kabupaten Sidoarjo dalam melaksanakan kaderisasi partai politik di Kabupaten Sidoarjo (4) solusi atau upaya DPC PKB Kabupaten Sidoarjo untuk mengatasi hambatan dalam melaksanakan kaderisasi partai poltik di Kabupaten Sidoarjo. Pendekatan dan jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan metode yaitu: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan lalu diverifikasi. Untuk menjamin keabsahan data yang diperoleh dari hasil penelitian, peneliti menggunakan teknik triangulasi triangulasi teknik. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Berdasarkan AD/ART Partai Kebangkitan Bangsa. Ada beberapa tingkatan kepengurusan dari Partai Kebangkitan Bangsa, mulai dari tingkatan pusat yang disebut dewan perwakilan pusat (DPP), kemudian di tingkat provinsi dengan dewan perwakilan wilayah (DPW), kemudian di tingkat kota/kabupaten dewan pengurus cabang (DPC), di tingkat kecamatan dewan perwakilan anak cabang (DPAC), di tingkat kelurahan/desa yang disebut dewan perwakilan ranting (DPRt), dan dewan perwakilan anak ranting (DPARt) di tingkat dusun. Di tingkat DPC pembentukan struktural partai dilaksankan pada musyawarah cabang (Musycab). Adapun penentuan job description setiap divisi dan anggota yang mengisi divisi-divisi tertentu dilaksakan pada musyawarah kerja cabang (Musykercab). (2) Partai Kebangkitan  melaksanakan rekrutmen sebagai upaya untuk menjaga regenerasi roda kepengurusan partai. Dalam pelatihan kader PKB terdapat jenjang kaderisasi yakni Pendidikan Kader Pertama (PKP), Pendidikan Kader Menengah (PKM), Pendidikan Kader Atas (PKA). (3) Hambatan-hambatan yang kerap hadir dalam kaderisasi parpol yang dijalankan oleh Partai Kebangkitan Bangsa, adalah rendahnya antusias dan partisipasi masyarakat dalam bergabung mejadi anggota atau kader partai. (4) Untuk mengatasi kendala teknis partai dapat diatasi dengan, membentuk tim kordes baik tim ranting maupun anak ranting di optimalkan sebagai kepanjangan tangan pengurus yang di atasmya. Saran yang diberikan oleh peneliti setelah melakukan penelitian ini antara  lain: 1. Bagi DPC PKB Kabupaten Sidoarjo, hendaknya dalam melaksanakan rekrutmen anggota menjaring seluruh lapisan elemen masyarakat 2. Perlu adanya sosialisasi yang intensif kepada masyarakat tentang program kerja partai 3. Bagi Nahdlatul Ulama, perlu adanya ketegasan dalam menegakkan khittah organisasi, 4. Bagi masyarakat terutama generasi muda, hendaklah terus belajar dan berfikir kritis, untuk melihat fenomena-fenomena kemasyarakatan yang ada di sekita

    Analisis pengaruh Atribut Produk Honda terhadap Loyalitas Konsumen: Studi pada PT. Federal International Finance kawasan Probolinggo

    Get PDF
    ABSTRAK Dalam dunia marketing, strategi pemasaran merupakan hal penting. Hal ini tentu menuntut peran aktif para pemasar agar bisa menciptakan strategi pemasaran yang inovatif dan efektif untuk meraih konsumen. Strategi pemasaran yang tepat akan menguntungkan perusahaan karena akan bisa menciptakan loyalitas konsumen. Honda merupakan salah satu merek sepeda motor yang melakukan strategi multi-branding, yaitu strategi peluncuran produk baru dengan atribut baru dalam satu kategori merek induk yang sama. Tingkat penjualannya mengalami trend kenaikan dari tahun ke tahun. Trend kenaikan tersebut terutama terjadi di Kawasan Probolinggo, Jawa Timur. Penelitian ini menganalisis pengaruh strategi multi-branding Honda dengan atribut produk barunya yang terdiri dari kualitas (X1), keiritan bahan bakar (X2), desain produk (X3), pelayanan (X4), dan harga (X5) terhadap loyalitas konsumen (Y). Model analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Sebelumnya, dilakukan pengujian validitas dan reliabelitas, beserta uji asumsi klasik terhadap data penelitian. Hasil pengujian menggunakan regresi linear berganda dengan uji F menghasilkan kesimpulan bahwa diantara kelima variabel atribut produk yang diikutkan dalam model, yaitu kualitas (X1), keiritan bahan bakar (X2), desain produk (X3), pelayanan (X4), dan harga (X5), hanya tiga diantaranya yang memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (Y). Ketiga variabel tersebut adalah kualitas (X1), keiritan bahan bakar (X2), dan pelayanan (X4). Ketiga variabel tersebut memiliki nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05, atau dengan kata lain nilai t-hitungnya lebih besar dari t tabel yang sebesar 1,984. Hasil pengujian secara parsial menyimpulkan bahwa keiritan bahan bakar (X2) merupakan variabel yang pengaruhnya paling dominan terhadap loyalitas konsumen (Y). Hal ini terlihat dari nilai t hitung yang lebih besar dibandingkan t hitung dua variabel lainnya, yaitu sebesar 4,932. ABSTRACT In the world of marketing, marketing strategy is crucial. This course requires the active role of marketers in order to create innovative marketing strategies and effective way to reach consumers. Appropriate marketing strategy would benefit the company because it will be able to create customer loyalty. Honda is one of the motorcycle brand to a multi-branding strategy, the strategy of launching new products with new attributes in a single category of the same parent brand. The level of sales experienced an increase trend from year to year. Trend is especially true in the area Probolinggo, East Java. This study analyzes the influence of multi-branding strategy of Honda with its new product attributes of quality (X1), keiritan fuel (X2), product design (X3), services (X4), and the price (X5) customer loyalty (Y) . Analysis model used was multiple linear regression. Previously, testing the validity and reliabelitas, along with the classic assumption test of research data. Test results using multiple linear regression with the F test result in the conclusion that among the five variables that product attributes included in the models, namely quality (X1), keiritan fuel (X2), product design (X3), services (X4), and the price (X5 ), only three of which have a significant influence on customer loyalty (Y). The third variable is the quality (X1), fuel keiritan (X2), and services (X4). Three variables have a significance value smaller than 0.05, or in other words t-counted value is greater than t tables of 1.984. This partial test results concluded that the fuel keiritan (X2) is the variable most dominant influence on customer loyalty (Y). This can be seen from the calculated t value greater than t count the two other variables, namely for 4,932

    ANALISIS BUKU SISWA KELAS 1 SD/MI TEMA PERISTIWA ALAM BERDASARKAN NILAI-NILAI KARAKTER

    Get PDF
    ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter apa saja yang terkandung dalam bagian informasi pendukung, bagian petunjuk kerja/kegiatan,  bagian tagihan kerja/ latihan buku siswa kelas 1 SD/MI tema peristiwa alam terbitan Kemendikbud edisi revisi 2017. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagian informasi pendukung telah memuat sebanyak 124 muatan nilai karakter yang tersebar dalam 18 nilai karakter, bagian petunjuk kerja/kegiatan telah memuat sebanyak 95 muatan nilai karakter yang tersebar dalam 13 nilai karakter, dan bagian tagihan kerja/latihan telah memuat sebanyak 14 muatan nilai karakter yang tersebar dalam 3 nilai karakter
    corecore