SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    2231 research outputs found

    Pengaruh Language Experience Approach terhadap Kemampuan Menulis Teks Cerita Pendek pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Pademawu, Kabupaten Pamekasan

    No full text
    RINGKASAN Ilmiah S., Himmatun. 2019. ‘Pengaruh Language Experience Approach (LEA) terhadap Kemampuan Menulis Teks Cerita Pendek pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Pademawu, Kabupaten Pamekasan’, Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd. Kata Kunci: Language Experience Approach (LEA), kemampuan menulis, teks cerita pendek Kemampuan berbahasa terbagi menjadi empat. Kemampuan berbahasa tersebut adalah menyimak, membaca, menulis, dan berbicara. Kemampuan berbahasa yang ditekankan dalam literasi adalah kemampuan membaca dan menulis. Data pengunjung perpustakaan di SMP Negeri 1 Pademawu pada tahun 2018 menujukkan jumlah yang cukup banyak. Ada sekitar 4—15 orang setiap harinya berkunjung ke perpustakaan. Hal tersebut menujukkan tingkat ketertarikan siswa dalam membaca cukup tinggi. Dalam kegiatan menulis, khusunya menulis teks cerita pendek yang dilakukan pada kelas IX di SMP Negeri 1 Pademawu dilaksanakan satu semester sekali pada saat pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas. Oleh karena itu, perlu peningkatan kemampuan menulis siswa untuk memberikan wadah dalam menciptakan sebuah karya.  Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengukur pengaruh Language Experience Approach (LEA) terhadap kemampuan menulis teks cerita pendek dalam penggambaran tokoh dan penokohan, perangkaian plot atau alur, dan penguraian nilai kehidupan pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pademawu. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif eksperimen one group pretest postest. Populasi penelitian siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pademawu. Sampel penelitian kelas IX A sebanyak 24 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen tes dan rubrik penilaian. Data penelitian berupa skor perolehan siswa dalam melakukan pretes dan postes menulis teks cerita pendek. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen pretes dan postes terhadap siswa kelas IX A di SMP Negeri 1 Pademawu. Analisis data dilakukan dengan melakukan uji deskriptif, uji normalitas, dan uji hipotesis terhadap skor hasil menulis teks cerita pendek siswa menggunakan SPSS 20. for windows.  Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh empat simpulan hasil penelitian. Pertama, menjawab hipotesis pertama yang menyatakan penggunaan LEA dalam pembelajaran menulis teks cerita pendek berpengaruh meningkatkan kemampuan penggambaran tokoh dan penokohan secara positif dan signifikan pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pademawu. Kedua, menjawab hipotesis kedua yang menyatakan penggunaan LEA dalam pembelajaran menulis teks cerita pendek berpengaruh meningkatkan kemampuan perangkaian plot atau alur secara positif dan signifikan pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pademawu. Ketiga, menjawab hipotesis ketiga yang menyatakan penggunaan LEA dalam pembelajaran menulis teks cerita pendek berpengaruh meningkatkan kemampuan penguaraian nilai kehidupan atau amanat secara positif dan signifikan pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pademawu. Keempat, menjawab hipotesis umum yang menyatakan penggunaan LEA dalam pembelajaran menulis teks cerita pendek berpengaruh secara positif dan signifikan pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pademawu. Berdasarkan keempat temuan tersebut disimpulkan bahwa Language Experience Approach (LEA) berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks cerita pendek pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pademawu. Saran ditujukan kepada guru bahasa Indonesia dan peneliti lain. Guru bahasa Indonesia disarankan agar menggunakan Language Experience Approach (LEA) dalam pembelajaran menulis teks cerita pendek. Penggunaan Language Experience Approach (LEA) terbukti meningkatkan motivasi menulis cerita pendek agar siswa dapat tertarik menciptakan sebuah karya. Peneliti lain disarankan agar menggunakan Language Experience Approach (LEA) sebagai bahan referensi atau rujukan untuk penelitian selanjutnya

    TINGKAT KEUSANGAN LITERATUR SKRIPSI TAHUN 2016 DI PERPUSTAKAAN POLITEKNIK NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui tingkat keusangan literatur yang disitir pada skripsi tahun 2016 Di Perpustakaan Politeknik Negeri Malang, (2) untuk mengetahui perbandingan tingkat keusangan literatur skripsi tahun 2016 Di Perpustakaan Politeknik Negeri Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, data yang digunakan yaitu skripsi mahasiwa Politeknik Negeri Malang Tahun 2016 sedangkan sumber data yang digunakan adalah daftar pustaka skripsi mahassiswa Politeknik Negeri Malang Tahun 2016. Teknik pengumpulan data menggunakan telaah dokumen, dan teknis analisis data menggunakan rumus paro hidup. Hasil dari penelitian ini berupa informasi mengenai berapa persen tingkat keusangan literatur skripsi yang disitir oleh mahasiswa 8 jurusan di politeknik negeri malang tahun 2016 sehingga dapat diketahui paro hidup dokumen dari skripsi tersebut.  Kata kunci: Bibliometrika, analisis keusangan, paro hidup. ABSTRACTThis study aims (1) to find out the level of obsolescence of the literature cited in the 2016 thesis at the Malang State Polytechnic Library, (2) to compare the level of obsolescence of the 2016 thesis literature at the Malang State Polytechnic Library. This research is a quantitative descriptive study, the data used is the 2016 State Polytechnic Student Thesis while the data source used is a bibliography of Malang State Polytechnic Student Thesis 2016. Data collection techniques use document analysis, and technical data analysis using the half life formula. The results of this study are in the form of information on what percentage of the level of obsolescence of the thesis literature cited by students of 8 majors in the poor state polytechnic in 2016 so that it can be seen the half-life of documents from the thesis. Kata Kunci: Bibliometrics, Obsolescence Analysis, Half Lif

    Materi Bacaan Dalam Buku Ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat B1

    No full text
    AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan materi bacaan yang terdapat dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat B1. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa materi bacaan yang terdapat dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat B1 dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Pertama, topik bacaan dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat B1 cukup beragam, seperti liburan, alam, kegemaran, teknilogi, dan cerita rakyat. Kedua, ragam latihan dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat B1 cukup beragam, seperti esai, pilihan ganda, melengkapi kalimat rumpang, menentukan pernyataan benar atau salah, dan menjawab pertanyaan berdasarkan gambar dan rekaman. Ketiga, keterkaitan antara teks bacaan dengan catatan budaya, seperti pada teks bacaan dan catatan budaya dalam unit 1 yang sama-sama membahas tentang ucapan salam dalam berbagai situasi dan kondisi. Kata Kunci : materi bacaan, buku ajar, BIPA AbstractThis study aims to describe the reading material contained in the textbook  BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat B1. This study uses descriptive qualitative methods. The results of this study indicate that the reading material contained in the textbook  BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat B1 can be seen from various perspectives. First, the reading topic in the textbook  BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat B1 is quite diverse, such as holidays, nature, hobbies, teknilogi, and folklore. Secondly, the variety of exercises in the textbook  BIPA Sahabatku Indonesia Tingkat B1 are quite diverse, such as essays, multiple choices, completing overlapping sentences, determining right or wrong statements, and answering questions based on images and recordings. Third, the relationship between reading texts with cultural records, such as in reading texts and cultural records in unit 1 which together discuss greetings in various situations and conditionsKey Word: reading material, textbook, BIP

    Aspek Berpikir Kritis dan Kreatif dalam Buku Teks Karya Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang Angkatan 2015

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek berpikir kritis dan kreatif dalam buku teks karya mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang angkatan 2015. Pendekatandalampenelitianinimenggunakanpendekatankualitatif.Jenispenelitian yang digunakandalampenelitianiniadalahdeskriptif kualitatif.Data yang digunakandalampenelitianiniberupakalimat, paragraf, teks, gambar, serta model evaluasidalambukuteks.Sumber data yang digunakanadalahbukutekskaryamahasiswaProgram Studi S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Fakultas Sastra UniversitasNegeri Malang angkatan 2015.Instrumen yang digunakandalampenelitianiniadalahpenelitisebagaisebagaiinstrumenutama.Instrumenpendukungdalampenelitianiniadalahpanduanpengumpulan data danpanduananalisis data. Prosedurpengumpulan data dalampenelitianiniadalahmenggunakanteknikdokumentasi.Analisis data dalampenelitianinimenggunakanpendekatankualitatif.Adapuntahapanalisis data dalampenelitianiniadalahreduksi data, penyajian data, danpenarikankesimpulan. Kata Kunci: berpikir kritis, berpikir kreatif, buku teks ABSTRACT The aim of this research to determine the aspects of critical and creative thinking in textbooks by students of the S1 Study Program Language Education, Indonesian and Regional Literature, Faculty of Letters, State University of Malang, class of 2015.The approach in this study uses a qualitative approach. The type of research used in this study is descriptive. The data used in this study are sentences, paragraphs, texts, images, and evaluation models in textbooks. The data sources used are textbooks by students of the S1 Language Education, Indonesian and Regional Literature Study Program, Faculty of Letters, Malang State University, Force of 2015. The instruments used in this astudy are researchers as the main instruments. Supporting instruments in this study are a table of guidelines for data collection and data analysis tables. The procedure for collecting data in this study is to use documentation techniques. Data analysis in this study used a qualitative approach. The data analysis stage in this study is data reduction, data presentation, and conclusion. Keyboards: critical thinking, creative thinking, text boo

    Bentukan Infleksi dan Derivasi dalam Bahasa Indonesia: kajian Morfosintaksis

    No full text
    ABSTRAK Jokowali, Givari. 2019. Bentukan Infleksi dan Derivasi dalam Bahasa Indonesia: Kajian Morfosintaksis. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. Sumadi, M.Pd. Kata Kunci : infleksi, derivasi, morfosintaksis, bahasa Indonesia Bentukan infleksi dan bentukan derivasi merupakan kontruksi morfologi yang lahir dalam golongan bahasa fleksi. Bahasa Indonesia yang sebagai objek dalam penelitian ini merupakan bahasa yang tergolong bahasa aglutinasi. Bahasa fleksi merupakan bahasa yang hubungan gramatikalnya tidak dinyatakan dengan urutan kata, tetapi dinyatakan dengan infleksi. Akan tetapi, bahasa aglutinasi adalah tipe bahasa yang gramatikalnya saling menempel-nempelkan dari morfem yang satu dengan morfem yang lain. Bentukan infleksi dan derivasi akan diterapkan dalam bahasa Indonesia yang tergolong bahasa aglutinasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentukan infleksi dan bentukan derivasi dalam proses pembentukan kata bahasa Indonesia. Penelitian tersebut ditinjau dari kajian morfosintaksis yang mengkaji dari dua sistem bahasa, yaitu morfologi bahasa dan sintaksis bahasa. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan kajian morfosintaksis, bukan hanya mempertimbangkan proses pembentukan kata saja, melainkan juga mengkaji kata tersebut dalam sebuah kalimat. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelititan ini adalah analisis teks. Data pada penelitian ini berupa pembentukankata yang menghasilkan bentukan infleksi dan derivasi dalam bahasa Indonesia. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks yang berupa berita dalam Koran Jawa Postertanggal 1 Maret- 5 Maret 2019. Hasil penelitian ini menunjukan, yaitu pertama bentukan infleksi pada proses pembentukan kata ada dalam bahasa Indonesia. Bentukan infleksi tersebut ditemukan pada kata yang mengalami proses afiksasi. Dalam proses afiksasi yang menghasilkan bentukan infleksi, ditemukan penggunaan meN-, ber-, ke-, ter-, se-, -an, -kan, meN-kan, meN-i, per-an, peN-an, dan ke-an. Dari penggunaan afiks tersebut  ada yang mengahsilakan bentukan berdistribusi sama dengan bentuk dasarnya. Distribusi kata yang sama dengan bentuk dasar tersebut menandakan bahwa bentukan infleksi ada dalam bahasa Indonesia. Kedua, bentukan derivasi pada proses pembentukan kata ada dalam bahasa Indonesia. Bentukan derivasi tersebut ditemukan pada kata yang mengalami proses afiksasi. Dalam proses afiksasi yang menghasilkan bentukan derivasi, ditemukan penggunaan afiksmeN-, ber-, peN-, ter-, per-, se-, di-, diper-, memper-, –an, -i,–kan, peN-an, per-an, meN-i, meN-kan, di-i, di-kan, ber-kan, ber-an, ke-an, ter-i, ter-kan, memper-i, memper-kan, dan diper-kan. Dari penggunaan afiks tersebut tersebut ada yang menghasilkan bentukanberdistribusi berbeda dengan bentuk dasarnya. Distribusi kata yang berbeda dengan bentuk dasar tersebut menandakan bahwa bentukan derivasi ada dalam bahasa Indonesia.Berdasarkan data temuan, bentukan derivasi ditemukan lebih banyak dari pada bentukan infleksi. SUMMARY Jokowali, Givari. 2019. Infection and Derivation in Indonesian: Morphosyntax Study. Essay. Indonesian Literature Department, Faculty of Literature, Malang State University. Advisors: Prof. Dr. Sumadi, M.Pd. keyword : Infection, Derivation, Morphosyntax, Indonesian Inflection formation and derivation formation are morphological constructs born in flexion language groups. Indonesian as the object in this study is a language that is classified as an agglutination language. Flexional language is a language in which grammatical relationships are not expressed in word order, but are expressed by inflection. However, the language of agglutination is a type of language that grammatically sticks together from one morpheme to another. inflection and derivation will be applied in Indonesian which belongs to the language of agglutination This study aims to determine the inflection and derivations in the process of Indonesian word formation. The study was reviewed from morphosyntax studies that examined two language systems, namely language morphology and language syntax. Therefore, this study uses morphosyntaxis studies, not only considering the word formation process, but also studying the word in a sentence. This study uses a qualitative approach and this type of research is text analysis. The data in this study in the form of word formation is produced from an affixation process that results in the inflections and derivations in Indonesian. The data sources in this study are newspapers, articles, and other research reports. The results of this study indicate, namely the first inflection formation in the word formation process is in Indonesian. The inflection formation is found in words that undergo an affixation process. In the affixation process that produces inflection formation, it is found that the use of affixes meN-, ber-, ke-, ter-, se-, -an, -kan, meN-kan, meN-i, per-an, peN-an, and ke-an. From the use of affixes there is a form that distributes the same distribution with the basic form. The distribution of the same word with the basic form indicates that the formation of inflection is in Indonesian. Second, derivation formation in the word formation process is in Indonesian. The formation of derivation is found in words that undergo an affixation process. In the affixation process that results in the formation of derivations, the use of affixes is found meN-, ber-, peN-, ter-, per-, se-, di-, diper-, memper-, –an, -i,–kan, peN-an, per-an, meN-i, meN-kan, di-i, di-kan, ber-kan, ber-an, ke-an, ter-i, ter-kan, memper-i, memper-kan, and diper-kan. From the use of these affixes there is a formation that is distributed differently from the basic form. The distribution of different words with the basic form indicates that the formation of derivation is in Indonesian. Based on the data of the findings, the derivation formation was found to be more than the inflection formation

    Kemampuan menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wlingi

    No full text
    ABSTRAK: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bagaimanakah kemampuan siswa SMP Negeri 1 Wlingi dalam mengkreasikan struktur fisik dalam menulis puisi tentang keindahan alam, (2) bagaimanakah kemampuan siswa SMP Negeri 1 Wlingi dalam mengkreasikan struktur batin dalam menulis puisi tentang keindahan alam. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa mampu mengkreasikan struktur fisik dan batin dalam menulis puisi tentang keindahan alam

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS DESKRIPSI DENGAN MATERI NOVEL EDENSOR UNTUK SISWA KELAS VII SMP

    No full text
    Abstrak Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan bahan ajar teks deskripsi berbasiskan novel Edensor karya Andrea Hirata. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif.Teknik analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis data berupa angka yang diperoleh dari angket tertutup yang diisi oleh validator dan siswa.Teknik analisis kualitatif digunakan untuk menganalisis data verbal yang diperoleh dari komentar dan saran dari validator dan siswa.Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah produk bahan ajar berbasis novel Edensor yang memuat empat kompetensi dasar dan petunjuk penggunaan bahan ajar. Kata Kunci: Bahan Ajar, Teks Deskripsi, Novel Edenso

    Persuasi dalam Advertorial Bisnis Kabar Harian Kompas (Online) Edisi Oktober-Desember 2018

    No full text
    Bahasa merupakan sarana penghubung dalam kegiatan komunikasi, termasuk kegiatan persuasi. Untuk mencapai tujuan persuasi, diperlukan penggunaan bahasa yang memiliki kekuatan agar pembaca dapat menyetujui manfaat dari produk yang diiklankan sehingga pembaca berminat untuk menggunakan produknya. Kegiatan persuasi saat ini dapat ditemui dengan mudah pada wacana iklan, khususnya advertorial berjenis bisnis. Iklan advertorial ialah salah satu jenis iklan yang tampilan fisiknya seperti artikel. Penggunaan bahasa persuasif dimanfaatkan oleh pengiklan untuk memberi sugesti kepada pembaca agar terpikat untuk menggunakan produk yang dipromosikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa persuasif, meliputi (1) bentuk bahasa persuasif, (2) teknik persuasi, dan (3) struktur wacana advertorial.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini ialah penelitian analisis wacana. Data penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, dan wacana yang terdapat pada laman kabar harian kompas online, yakni adv.kompas.id dilihat dari bentuk bahasa persuasif, teknik persuasi, dan struktur wacana advertorial. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini antara lain (1) peneliti sebagai instrumen kunci, (2) panduan studi dokumen, dan (3) panduan analisis data. Setelah data terkumpul dan telah diklasifikasi sesuai dengan instrumen penelitian, kemudian dilakukan tahap-tahap (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Setelah dilakukan analisis data, peneliti melakukan pengecekan keabsahan data.Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa temuan yang sesuai dengan fokus penelitian. Pertama, bentuk bahasa persuasif berdasarkan diksi dan ungkapan. Diksi persuasif yang digunakan meliputi (1) diksi tentang laba, (2) diksi tentang citra diri, (3) diksi tentang tanggapan hati, (4) diksi hiperbolis, (5) diksi metaforis, dan (6) diksi tentang istilah asing. Ungkapan persuasi yang terdapat pada sumber data tersebut yaitu (1) ungkapan yang mengandung sugesti kepada calon konsumen, (2) ungkapan yang merendahkan produk lain, (3) ungkapan yang menekankan rasa percaya diri, (4) ungkapan yang mencerminkan persaingan produk, (5) ungkapan bukti kepercayaan keunggulan produk, dan (6) ungkapan mengajak bertindak.Kedua, teknik persuasi yang digunakan dalam advertorial bisnis kabar harian kompas (Online) meliputi (1) teknik ketidaksesuaian perilaku, (2) teknik hadiah, (3) teknik tanpa hadiah, (4) teknik empati (memberi solusi secara langsung dan tidak langsung), (5) teknik membungkus (pengungkapan citra diri berupa janji dan testimoni), (6) teknik mengelak, dan (7) teknik asosiasi.Ketiga, struktur wacana advertorial bisnis kabar harian kompas (Online) meliputi struktur konvensional dan inkonvensional. Struktur konvesional wacana advertorial ialah struktur wacana advertorial yang sesuai dengan kaidah, meliputi butir utama (BU), subbutir utama (SBU), badan iklan (B), dan butir pasif atau penutup (P). Struktur inkonvensional wacana advertorial ialah struktur wacana advertorial yang tidak sesuai dengan kaidah. Wacana advertorial bisnis yang memiliki struktur inkonvensional terbagi dalam tiga jenis pola, yakni (1) butir utama (BU), subbutir utama (SBU), dan badan iklan (B), (2) butir utama (BU), badan iklan (B), dan butir pasif (P), dan (3) butir utama (BU), subbutir utama (SBU), butir pasif (P), dan badan iklan (B). Berikut kegunaan hasil penelitian bagi pihak-pihak terkait. Pertama, bagi pembaca, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi agar pembaca lebih berhati-hati dalam menentukan pembelian produk. Hal ini dikarenakan hasil penelitian didominasi oleh pengungkapan hal-hal positif pada produk sehingga pembaca tidak mengetahui sisi negatif produk tersebut. Kedua, bagi pendidik, hasil penelitian ini dapat digunakan untukmengembangkanbahasapersuasif agar lebihbervariasidalampembelajaranteksiklan. Ketiga, bagi peneliti lanjutan, hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai rujukan baru agar tercipta penelitian lanjutan mengenai bentuk bahasa persuasif, teknik persuasi, dan struktur wacana advertorial

    EFEKTIVITAS STRATEGI PEMBELAJARAN PERTANYAAN MENUJU PARAGRAF (PMP) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI PADA SISWA MTs KELAS VIII

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi PMP dalam pembelajaran menulis teks eksposisi siswa SMP kelas VIII pada aspek (1) menulis judul, (2) menulis tesis, (3) menulis argumen, (4) menulis penegasan ulang, dan (5) kebahasaan teks eksposisi. Rancangan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif denagn jenis penelitian kuasi eksperimen dengan uji beda sampel berpasangan untuk menguji hipotesis. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa strategi PMP efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks eksposisi siswa SMP kelas VIII pada aspek menuli sstruktur teks namun tidak efektif digunakan pada aspek menulis judul dan aspek kebahasaan teks eksposisi. Kata kunci : efektivitas, strategi PMP, menulis, teks eksposisi. ABSTRACT The purposes of this research consist of know the effectiveness of the PMP strategy that is used to (1) write tilte of exposition text, (2) write exposition text thesis, (3) write exposition text arguments, (4) write a reaffirmation of exposition text, (5) liguistic aspects of text exposition. This research used quantitative research that consisted of a quasi-experimental research design in the pretest-posttest paired sample test design. The results in the group showed that the Strategy Towards Paragraph (PMP) is effectively to write the exposition text of class VIII students junior hight school, but not efectively to write title of exposition title anda linguistic aspects. Keywords : Question Towards Paragraph Strategies (PMP), ability to write exposition text, exposition text&nbsp

    Permainan Bahasa Komika Ridwan Remin dalam Acara Grand Final Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 7

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif dengan orientasi teori pragmatik. Penelitian ini menganalisis permainan bahasa oleh Ridwan Remin (RR). Permasalahan dalam penelitian ini adalah RR terkenal seorang raja roasting. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis dan menyelidiki bentuk permainan bahasa apa yang digunakan RR. Tujuan penelitian ini juga menentukan dan mendeskripsikan bentuk permainan bahasa RR, fungsi permainan bahasa RR, dan gaya permainan bahasa RR. Pada dasarnya permainan bahasa merupakan bentuk penyimpangan kontruksi termasuk prinsip percakapan yang bersifat pragmatis dengan fungsi dan tujuan tertentu. Permainan bahasa dalam penelitian ini diambil dari video RR Stand Up Comedy Indonesia 7. Stand up comedy sangat lekat dengan humor. Jadi, hasil penelitian terhadap permainan bahasa RR ditemukan penyimpangan prinsip pragmatis yaitu penyimpangan prinsip kesopanan dengan fungsi humor dan gaya bahasa ironi.Kata kunci: permainan bahasa, komika, stand up comedy, humorABSTRACTThis study uses a qualitative approach and the type of descriptive research with a pragmatic theory orientation. This study analyzed language games by Ridwan Remin (RR). The problem in this study was that RR was famous for being a king roasting. Therefore, this study analyzes and investigates what form of language games RR uses. The purpose of this study was to determine and describe the form of RR language games, RR language game functions, and RR language play styles. Basically language games are a form of construction irregularities including the principle of pragmatic conversation with certain functions and objectives. The language game in this study was taken from the video RR Stand Up Comedy Indonesia 7. Stand up comedy is very attached to humor. So, the results of research on RR language games found a deviation of pragmatic principles, namely deviance of the principle of modesty with the function of humor and the style of language of irony.Keyword: language play, comic, stand up comedy, humo

    0

    full texts

    2,231

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇