33 research outputs found

    Konsep Pendidikan Islam Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas

    No full text
    Al-Attas menekankan bahwa dasar pendidikan merupakan isi, bukan proses. Manusia ialah salah satu yang harus diperhatikan pada saat ini. Karena masyarakat memakai istilah "nathiq", yang berarti "rasional", mereka sering memakai rasio guna mengungkapkan sesuatu. Didalam hal ini, penting guna mempertimbangkan perkembangan peserta didik. Konsep mengenai pendidikan Islam, dengan didukung sebuah karya oleh Syed Muhammad Naquib Al-Attas, menunjukkan jalan pendidikan dididalam Islam dan membantu didalam pengembangan dan kemajuan kualitas pendidikan. Seorang akademisi Muslim asal Indonesia bernama Syed Muhammad Naquib. Al-Attas telah berkontribusi dengan substansial pada sistem pendidikan Islam di Indonesia. Silsilah pada keluarga Naquib Al-Attas jika ditinjau akan mengarah pada Hussein, cucu dari Nabi Muhammad SAW. Ada tiga istilah pandangan Naquib Al-Attas terhadap pendidikan yaitu Tarbiyah, Ta\u27lim, serta Ta\u27dib. Namun, Naquib Al-Attas berpendapat bahwa Ta\u27dib mengandung ajaran, aspek pengetahuan, dan pendidikan yang menggambarkan tingkah laku manusia dan hakikatnya melalui rumusan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan guna mendapatkan pemahaman tentang konsep dan teori pendidikan Islam yang didasarkan pada pemikiran Naquib Al-Attas. Metode studi penelitian ini merupakan riset kepustakaan dan kajian analitis. Tujuan Penelitian ini bertujuan guna meningkatkan pemahaman tentang biografi Naquib Al-Attas serta ide-idenya mengenai pemikiran pendidikan didalam Islam

    Evaluating Entrepreneurial Intention Among Pesantren Students: Fostering Empowerment Through Education

    No full text
    This article aims to evaluate predictors and triggering factors of Muslim entrepreneurial intentions and their relationship to Islamic education, particularly in Islamic boarding schools as indigenous educational institutions. The study employs systematic literature review on two databases, namely Institute Of Education Sciences (ERIC) and Scopus, with the assistance of Publish or Perish version 8, spanning from 2015 to 2024. A total of 27 articles were found, with international index quality, consisting of 8 articles in Q1, 11 in Q2, 6 in Q3, and 2 in Q4, mostly using quantitative approaches. Meanwhile, the research objects consist of countries with Muslim populations, ranging from Indonesia, Pakistan, Iran, Malaysia, Bangladesh to Nigeria. Six instruments were identified for evaluation purposes, divided into two aspects: first, internal aspects including 1) empathy, 2) self-efficacy and internal locus of control, and 3) spiritual and religiosity motivation, and second, external aspects namely 1) moral obligation, 2) prior experiences, and 3) perceived behavioral support. Additionally, 4) leadership was also identified. All these factors serve as recommendations for policymakers to formulate and develop Islamic boarding school curriculum

    ASEAN Digital Masterplan: Responding Cyber Security Dilemma in The Post-Covid Era

    No full text
    The COVID-19 pandemic has brought people to stay longer to disconnected from the face-to-face world than before and rely on the cyber domain daily. Because of the pandemic, Southeast Asia countries added a new 40 million internet users and in total 400 million internet users in the region. The new environment of interaction in the virtual domain generates the bipolarity of dominant power between the U.S and China to establish how cyberspace needs to regulate. The increasing penetration of internet users in the region creates an opportunity for ASEAN to establish ASEAN digital master plan that aims to accelerate region recovery from the pandemic through cyber cooperation. Despite ASEAN as a regional institution promote openness and freedom of cyber domain among its members, ASEAN member states taking contradiction policy to its regional institution. This research tries to answer why ASEAN member states take contradiction policy to their regional institution. Utilizing government politic model theory and insecurity dilemma concept, the author argues that insecurity dilemma that faced by ASEAN member states shaping its member states taking an opposite policy of connectivity on cyberspace that regional institution digital masterplan aim for

    Dissemination of Faith in The Early Muslim Community in The Mecca Period: An Analysis of The Process And its Impact on Islamic Faith Education

    No full text
    This article discusses the historical chronicles of Prophet Muhammad SAW and their significance in integrating faith values into Islamic education. The focus of this research is on the historical process that occurred during the period of Mecca, where the foundation of the Islamic faith was laid. This study aims to explore the dissemination process of the Islamic faith during the early Muslim community in Mecca, its significance in integrating faith values in Islamic education, and its implications for the renewal of the curriculum and teaching methods of the Islamic faith in the present time.  This study uses the prophetical-transformative theory proposed by Kuntowijoyo, which emphasizes the integration of modern science with the prophetic ideals of Islam.  The article concludes that the historical chronicles during the time of the Prophet Muhammad saw. are crucial for understanding the foundation of the Islamic faith and its integration into Islamic education. The paradigmatic core values in Islamic faith education emphasize the importance of core values, which should be the basis for religious education. These core values reflect profound principles in Islam and should be an integral part of efforts to reform the Islamic faith learning curriculum. This article recommends the rediscovery of the historical facts of the dissemination of the Islamic faith during the early Muslim community in Mecca as a basis for the renewal of the curriculum and teaching methods of the Islamic faith in the present time

    Pemikiran hisab KH. Ahmad Ghozali Muhammad Fathullah : analisis metode hisab awal bulan Kamariah dalam kitab Faidl al-Karim al-Rauf fi Hisab al-Sinin wa al-Khusuf wa al-Kusuf

    No full text
    Sebagai penyusun kitab Faidl al-Karim al-Rauf, KH. Ahmad Ghozali memiliki keahlian tersendiri dalam bidang ilmu falak. Hal yang menjadi istimewa dari pemikirannya dalam kitab tersebut ialah perhitungan awal bulan kamariah yang mempunyai formulasi hisab yang berbeda dengan kitab lainnya. Hal ini terlihat dari cara mencari tanggal terjadinya ijtima’ yang sudah terangkum dalam tabel sinin majmu’ah, sinin mabsuthah dan tabel Syahr yang terletak dalam data tarikh miladi. Data tarikh miladi ini menggunakan sistem Julian Day yang sudah diramu khusus dalam sistem tabel yang merupakan ciri khas kitab tersebut. Berdasarkan sudut pandang di atas, penulis sangat tertarik untuk mengkaji dan mengulas bagaimana metode pemikiran hisab dalam kitab tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui metode yang digunakan oleh KH. Ahmad Ghozali Muhammad Fathullah dalam menentukan awal bulan kamariah dalam kitab Faidl al-Karim al-Rauf yang mempunyai karakteristik tersendiri dari metode hisab yang lainnya, (2) Untuk mengetahui tingkat akurasi metode hisab dalam kitab Faidl al-Karim al-Rauf. Metodologi penelitian yang digunakan (1) Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif; kategori fungsionalnya penelitian ini termasuk kedalam penelitian kepustakaan (library research). (2) Sumber data yaitu : data primer (Faidl al-Karim al-Rauf tentang awal bulan kamariah) dan data sekunder (dokumen, buku dan pernyataan yang terkait dengan objek penelitian). (3) metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. (4) Metode analisis data menggunakan metode deskriptif yaitu analisis yang menggambarkan tentang metode hisab awal bulan kamariah dalam kitab Faidl al-Karim al-Rauf. Selain itu menggunakan metode komparatif untuk membandingkan hasil hisab, yaitu dengan kitab Syams al-Hilal yang sama-sama menggunakan sistem hisab hakiki takribi. Kemudian dari sisi akurasi keduanya dikomparasikan dengan sistem jean meeus yang selama ini dianggap lebih presisi. Hasil penelitian menunjukkan pertama, bahwa sistem dan metode hisab kitab Faidl al-Karim al-Rauf karangan KH. Ahmad Ghozali Muhammad Fathullah menggunakan metode hisab haqiqi taqribi. Jika dilihat dari metodenya, untuk menghitung irtifa’ al-hilal, muks al-hilal dan nur al-hilal masih sangat sederhana dengan hanya menggunakan logika-logika sederhana, dan hasil yang diperoleh pun masih tergolong akurasi rendah, sehingga hasil dari perhitungan kitab tersebut tidak bisa dijadikan rujukan penentuan awal bulan kamariah. Kedua, bahwa berdasar dari keakurasian hasil perhitungan, kiranya kitab Faidl al-Karim al-Rauf lebih mendekati kebenaran jika disandingkan dengan kitab syams al-hilal. Dalam menghitung tanggal ijtima’, bisa dikatakan sudah akurat. Hal ini dikarenakan dalam menghitung tanggal ijtima’ menggunakan Julian Day. Sehingga kitab faidl al-karim al-rauf jika dibandingkan dengan metode hisab kontemporer seperti Jean Meeus, tidak terjadi perbedaan

    Upaya meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran SKI pokok bahasan mengenal peristiwa Hijrah Nabi Muhammad saw ke Yatsrib dengan metode index card match kelas V Madrasah Ibtidaiyah Manahijul Huda Penggung desa Ngagel kec. Dukuhseti kab. Pati tahun 2010 / 2011

    No full text
    Skripsi ini membahas pelaksanaan penelitian tindakan di kelas V MI Manahijul Huda Penggung Desa Ngagel Kec. Dukuhseti Kab. Pati dalam pembelajaran SKI dengan menggunakan metode Index Card Match, yang dilatarbelakangi dengan keadaan pembelajaran SKI di MI Manahijul Huda Penggung dalam proses belajar mengajar selama ini masih bersifat monoton dan kurang menarik. Guru menerangkan materi pelajaran dengan metode konvensional, ditambah dengan keadaan siswa yang senang bermalas-malasan, hal ini sangatlah tidak kondusif sehingga setiap proses belajar mengajar, siswa kurang berminat dalam mengikuti pembelajaran. Dan permasalahan yang ditemukan di kelas V MI Manahijul Huda Penggung adalah minat belajar siswa rendah dalam mata pelajaran SKI. Dalam upaya meningkatkan minat belajar siswa, peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pembelajaran Index card Match yang dilakukan pada siklus I sampai siklus II. Sebelum melaksanakan siklus I, peneliti melaksanakan pra siklus. Dalam pra siklus ini peneliti mencari data awal tentang minat belajar siswa selama pembelajaran SKI berlangsung, menentukan indikator pencapaian dan mempersiapkan segala sesuatu sebagai alat pelaksanaan penelitian. Setelah mendapatkan data dan indikator pencapaian serta alat penelitian, kemudian dijadikan bahan untuk melaksanakan penelitian yang dilaksanakan pada siklus I. Dalam siklus I ternyata belum membuahkan hasil, maka dilaksanakan siklus II. Dan akhirnya mendapatkan hasil yang sesuai dengan indikator pencapaian. Setelah melaksanakan penelitian, peneliti menemukan hasil bahwa dari pra siklus sampai siklus II, minat belajar siswa meningkat secara signifikan. Hal ini mengakibatkan prestasi belajar siswa juga meningkat dan tingkah laku siswa yang negatif semakin berkurang dan yang positif menjadi bertambah. Data tersebut dapat diketahui setelah melakukan perhitungan prosentase data tentang minat, prestasi belajar, tingkah laku belajar. Dan prosentase minat pada pra siklus adalah 33,75 %, pada siklus I adalah 58,75 % dan pada siklus II adalah 91,25 %. Sedangkan prosentase hasil belajar pada pra siklus adalah 25%, pada siklus I adalah 50 %, dan pada siklus II adalah 90 %. Kemudian perubahan tingkah laku dapat diketahui dari prosentase pada pra siklus yaitu prosentase tingkah laku negatif 32,5 %, pada siklus I menurun menjadi 22,5 %, dan pada siklus II menurun lagi menjadi 7,5 %, untuk prosentase tingkah laku positif pada pra siklus adalah 19 %, pada siklus I adalah 36 %, dan pada siklus II adalah 61%

    اعداد برنج سويش ماكس الحاسوبي لتعليم مهارة القراءة: بحث تطويري وتجريبي: في مدرسة المحمدية المتوسطة سنجاساري مالانج جاوي الشرقية

    No full text
    ABSTRAK Membaca dipandang sebagai ketrampilan mendasar dari keterampilan- keterampilan belajar bahasa asing manapun dan merupakan kebutuhan manusia yang sangat mendesak. Oleh karena itu, pengajaran dan pembelajarannya menjadi perkara yang sangat penting. Namun kemampuan para siswa khususnya di SMP Muhammadiyah 4 Singosari Malang masih sangat rendah. Berdasarkan pengamatan, rendahnya kemampuan siswa dikarenakan tidak adanya media pembelajaran yang menarik dan metode pengajaran yang klasik. Oleh karena itu dibutuhkan media pembelajaran yang baru, Program swishmax adalah program untuk melakukan gerakan animasi yang menarik pandangan dan mirip dengan flash. Program ini bisa digunakan untuk membuat media pembelajaran dengan basis Animasi Flash yang sesuai dengan kebutuhan siswa SMP Muhammadiyah 4 Singosari Malang. Penggunaan produk program ini dalam pembelajaran kemampuan membaca membuat siswa belajar membaca dengan menyenangkan dan tidak merasa kesulitan, Berkaitan dengan hal itu, maka penelitian tentang penyiapan program siwshmax untuk pengajaran kemampuan membaca dipandang sebagai perkara yang sangat penting dan bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk membuat produk program SWiSHmax untuk pengajaran kemampuan membaca dan mengetahui sejauh mana efektivitasnya dalam pengajaran kemampuan membaca di SMP Muhammadiyah 4 Singosari Malang. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan rancangan penelitian Research and Development, karena peneliti menggunakan penelitian untuk menghasilkan produk tertentu, penerapannya dan tingkat efektivitasnya. Sumber data dalam penelitian ini adalah apa saja yang bisa menghasilkan data. Adapun data yang dimaksud dalam penelitian ini adalah apa saja yang diambil oleh peneliti ketika melakukan penelitian, baik sesuatu yang ditulis, didengar, atau dilihat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara : diskusi dengan kepala sekolah, kegiatan belajar mengajar, pembuatan produk SWiSHmax, validasi ahli, eksperimen produk, validasi guru mata pelajaran, penyempurnaan produk, evaluasi dan kuesioner. Berdasarkan data dan sumber data diatas, dihasilkan produk media pembelajaran untuk pengajaran kompetensi membaca dan juga hasil experiment terhadap siswa dimana data yang ada menunjukkan bahwa sebelum menggunakan program SWiSHmax rata-rata nilai ujian siswa SMP Muhammadiyah 4 Singosari Malang adalah 69,33 sedangkan setelah menggunakan program SWiSHmax, rata-rata nilai ujian siswa menjadi 84,5. Ini menunjukkan bahwa produk Swishmax efektif untuk meningkatkan kompetensi membaca siswa SMP Muhammadiyah 4 Singosari Malang. ABSTRACT Reading is one of the basic skills among others in any foreign language and is an urgent need for human being. Therefore, the teaching and learning of reading is crucial. However, the students’ ability, specifically students in SMP 4 Muhamadiyah Singosari Malang, is low. Based on the researcher’s observation, the students’ low ability is due to the fact that the method and media in teaching Arabic are the classic and traditional ones. Consequently, an innovative and current media in teaching Arabic is urgently needed. Swishmax is an attractive program which is able to show animate movement and is resemble to flash program. Swishmax was used to make teaching media based on Flash animation which suitable to the need of students in SMP Muhammadiyah 4 Singosari Malang. By using this program to teach reading, it was believed that students would enjoy learning Arabic and feel no difficulty. Regarding that fact, then research in Swishmax program preparation in teaching reading is significant to be done. The objective of this research was to create the Swishmax program to teach reading and to know the effectiveness of using Swishmax to teach reading in SMP Muhammadiyah 4 Singosari Malang. This research was descriptive analysis research; meanwhile, the design was research and development (R and D) since the researcher produced a specific product, used it, and test its effectiveness. Sources of data of this study were everything related to the study that leads to the data. Thus, the researcher himself was both the instruments and the data collector at the same time. The data collection was a set of activities start from discussion with the school’s headmaster, the teaching action, producing Swishmax program, expert validation and teacher validation, product experiment, product completion, evaluation, and last, questioner distribution. Based on the analysis of the data, the results of this research were media to teach reading and also the result of experiment to the students. The result of the experiment showed that students’ average score in the test was 69,33 before they were taught by using Swishmax program; nevertheless, after Swishmax program was applied their average score improved to 84,5. This showed us that Swishmax as a product is effective to upgrade students’ competence in reading

    Perancangan Desain Interior Bandung Play Hubs

    No full text
    Eksistensi permainan tradisional sebagai wadah hiburan bagi penggunanya kini sudah mulai terlupakan, Keberadaanya tergeser oleh permainan modern yang memiliki banyak dampak negatif bagi pengguna dan mengakibatkan candu yang tidak baik.. Perancangan ini dibuat untuk mengangkat kembali permainan tradisional yang sudah terlupakan di masyarakat, Menjadi salah satu alternatif yang dapat dimainkan kembali. Karena Permainan Tradisional ini memiliki banyak sekali dampak positif yang baik bagi penggunanya. Keberadaan komunitas permainan tradisional juga mulai menunjukkan eksistensinya, Namun keberadaanya tidak diimbangi dengan fasilitas pendukung yang baik. Komunitas tidak memiliki wadah yang jelas sehingga kurang dapat memaksimalkan kegiatan dalam melestarikan Permainan Tradisional. Mereka juga tidak mengetahui keberadaan komunitas sejenis yang ada di jawa barat. Sehingga kebutuhan akan fasilitas pendukung yang baik dan mampumenghubungkan kegiatan satu sama lain sangatlah dibutuhkan. Sebagai Bandung Play Hubs yang baik pagi perkembangan dan pertumbuhan penggunanya, Fasilitas ini mengangkat Permainan Tradisional menjadi sebuah Pusat kegiatan komunitas bermain dengan desain interor yang menarik bagi masyarakat

    Kerja Sama Trilateral Korea Selatan-Amerika Serikat-Jepang sebagai Strategi Mengatasi Ancaman Korea Utara

    No full text
    Conflicts between countries always occur in the international world. One of the unresolved interstate conflicts is the conflict between South Korea and North Korea. South Korea and North Korea have been in conflict since they were divided into two countries. Tensions continue with the Korean War and all actions that are considered threatening to each other. North Korea is developing nuclear weapons and missiles to conduct successful tests that threaten the security of South Korea and surrounding countries. Many attempts have been made by countries around North Korea to stop its actions but to no avail. To maintain the security of its country, South Korea pursued a policy of trilateral cooperation related to security and defense with the United States and Japan as a strategy to overcome North Korea's aggressiveness. In this case, the author analyzes the strategy of South Korea in its trilateral cooperation to overcome the threat from North Korea based on the theory of offensive realism. This paper is also compiled using qualitative methods that focus on the phenomena discussed
    corecore