EJournal Jayabaya (LPPM Universitas Jayabaya)
Not a member yet
    193 research outputs found

    DINAMIKA KEJAHATAN TRANSNASIONAL TEORGANISIR-STUDI KASUS TRIAD DI TIONGKOK

    No full text
    The evolution and operations of the Triad criminal organization in China have significant implications for global society. Initially emerging as a secret society in the 19th century aimed at overthrowing the Qing Dynasty, the Triad evolved into a criminal entity involved in gambling, prostitution, and drug trafficking. With globalization and political-economic changes, the Triad expanded its reach internationally, operating in Asia, Australia, Europe, North America, and South Africa. Their illegal activities include narcotics trafficking, human trafficking, product counterfeiting, financial fraud, and operating illegal gambling and prostitution networks. This study employs a qualitative-descriptive method, utilizing secondary data sources like news, official reports, and journal articles, analyzed through data reduction, presentation, and conclusion techniques. The Triad's crimes severely impact local economies, environmental stability, and social order. Utilizing modern technology, they adapt to evade law enforcement, making eradication efforts complex. Applying Copenhagen School's securitization theory, this study identifies Triad activities as existential threats necessitating urgent security responses. The study concludes that combating the Triad requires multifaceted approaches, including enhanced international cooperation, effective law enforcement, and social intervention programs to prevent new recruitments, aiming for a comprehensive solution to this serious threat Keywords: Transnational Crime, Securitization, Triad, Organize Crim

    Analisis Kerja Sama Bilateral Indonesia-Malaysia dalam Keamanan Maritim Selat Malaka: Studi Kasus Penanggulangan Penyelundupan Narkoba di Perairan Aceh Pada 27 Juni 2020

    No full text
    Selat Malaka adalah choke point strategis bagi perdagangan global yang rentan terhadap ancaman penyelundupan narkotika dari kawasan Golden Triangle. Penelitian ini menganalisis efektivitas kerjasama bilateral Indonesia-Malaysia dalam keamanan maritim, dengan studi kasus penggagalan penyelundupan 37 kilogram Sabu di perairan Aceh pada 27 Juni 2020. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian menemukan bahwa keberhasilan penanggulangan ancaman ini terbentuk melalui sinergi tiga mekanisme utama; Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) sebagai payung diplomatik yang memberikan arah kebijakan strategis, General Border Committee (GBC) Malindo sebagai forum teknis pertahanan yang mengoordinasikan intelijen dan perencanaan, serta Patroli Terkoordinasi (Patkor Malindo) sebagai pelaksana operasional di lapangan. Analisis kasus membuktikan bahwa implementasi Intelligence Led Operation melalui pertukaran data real-time mengenai deskripsi kapal, koordinat, dan estimasi waktu kedatangan (ETA) antar kedua angkatan laut mampu meningkatkan presisi penindakan dan meminimalisir kejahatan lintas batas secara efektif

    Peran Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran indonesia (P4MI) Kota Malang Dalam Menangani Kasus Ketidaksesuaian Pekerja Migran Indonesia (PMI) Sektor Formal di Taiwan Tahun 2022

    No full text
    This study aims to examine the role of the Indonesian Migrant Workers Protection Service Post (P4MI) Malang City in handling cases of job mismatch experienced by formal sector Indonesian Migrant Workers (PMI) in Taiwan in 2022. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach. Data were obtained through in-depth interviews with P4MI, PMI who experienced job mismatch problems, and other related documents. The results show that P4MI Malang City has a significant role in providing protection and assistance for PMI who experience job mismatch. P4MI acts as a mediator between PMI and the employer, provides legal assistance, and provides psychological guidance and support. However, this study also found several obstacles faced by P4MI, such as limited human and financial resources, and lack of coordination with authorities in Taiwan. In conclusion, although P4MI Malang City has made maximum efforts in protecting PMI, there is still a need to increase cooperation between related institutions and increase resources to optimize the functions and roles of P4MI. Recommendations from this study are the need to strengthen regulations and increase the capacity of P4MI, as well as improve coordination with the Taiwanese government to ensure better protection for migrant workers in the formal sector

    Studi Jepang di Universitas Jayabaya (Jayabaya Daigaku ni Okeru Nihon Kenkyû)

    Full text link
    Artikel ini membahas tentang Studi Jepang di Universitas Jayabaya dengan pendekatan metode kualitatif. Desain penelitiannya studi kasus di Program Studi Ilmu Hubungan Internasional dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipan. Analisa data dilakukan dengan model kualitatif juga. Hasil dari penelitian ini adalah Studi Jepang di Universitas Jayabaya menekankan pada masa kontemporer dengan fokus kajian pada tema budaya dan masyarakat, politik, dan hubungan internasional Jepang. Namun sebagaimana terjadi di tempat lain, kemunduran peran Jepang di dunia internasional membuat minat pada Studi Jepang ikut menurun. Demikian pula yang terjadi di Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Jayabaya. Peninjauan kurikulum terakhir menghapus Studi Jepang sebagai mata kuliah dan mengintegrasikan dalam ruang lingkup yang lebih luas: Hubungan Internasional AsiaTimur (Internasional Relations of East Asi

    Menghadapi Cyberwarfare: Strategi Perdana Menteri Anthony Albanese Untuk Melindungi Infrastruktur Digital Australia

    No full text
    Cyberwarfare merupakan salah satu tantangan keamanan yang paling signifikan di era digital saat ini. Negara-negara seperti Australia yang sangat bergantung pada teknologi digital untuk infrastruktur kritikalnya, menghadapi risiko besar terhadap serangan cyber. Artikel ini membahas ancaman cyber warfare terhadap Australia, mengidentifikasi infrastruktur kritikal yang rentan, dan strategi-strategi yang diambil Anthony untuk menguatkan pertahanan digital. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif yang mengandalkan analisis dokumen dan studi literatur, membahas fenomena tersebut dengan menggunakan teori Strategi Keamanan Nasional sebagai kerangka berpikir utama

    Menganalisis Amphictyonic League dalam Kaitannya Keamanan Internasional, Organisasi Internasional dan Studi Wilayah

    No full text
    Amphictyonic League atau Liga Amfiktonik merupakan salah satu model organisasi pertama yang bersifat general dan universal pada masa Yunani Kuno. Liga Amfiktonik bertujuan sebagai organisasi keagamaan pada saat itu kemudian berkembang dan menjadi contoh bahwa organisasi internasional di dunia kini semakin kompleks dan semakin luas cakupannya. Seperti halnya organisasi internasional yang saat ini masih mempertahankan eksistensinya, Liga Amfiktonik juga menjadi fakta yang kuat bahwa masyarakat Yunani Kuno kala itu sedikit banyak telah memahami ilmu hubungan internasional yang menyebabkan liga ini memiliki peranan yang cukup besar dalam kehidupan bermasyarakat. Meski tujuan utama dari liga ini untuk urusan keagamaan, namun dengan meningkatnya eksistensi Liga Amfiktonik ini sendiri tujuan dan kegiatan organisasi keagamaan ini pun turut berkembang dalam memahami anggota-anggotanya. Keamanan anggota Liga Amfiktonik yang terdiri dari kota-kota bertetangga kala itu menjadi salah satu tujuan dari organisasi ini untuk memperkuat dan mempertahankan eksistensinya. Liga Amfiktonik menjadi organisasi pertama, tepatnya di wilayah Eropa yang sadar akan pentingnya membentuk wadah untuk turut membangun tujuan bersama dengan menghubungkan bangsa satu dengan lainnya

    Operasi Thunderball: Kerjasama Internasional dan Perang Melawan Perdagangan Satwa Liar Internasional

    No full text
    Operation Thunderball, which began in 2019, marks a watershed moment in the global law enforcement response to the growing threat of wildlife trafficking and environmental crime. Coordinated by INTERPOL and the World Customs Organization (WCO), the operation brought together 109 countries to combat transnational organized crime syndicates involved in the illegal trade of endangered species. This article uses a qualitative research method with a literature review that can help collect data related to the cooperation carried out as part of Operation Thunderball. It examines the effectiveness of Operation Thunderball in disrupting wildlife trafficking networks, the role of international cooperation, and the wider implications for global governance and environmental security. It also explores the challenges faced in tackling transnational crime in the context of organized criminal networks and the role of new technologies in law enforcement efforts. The success of this operation demonstrates the role of international cooperation in addressing complex global challenges. Along with collaboration between law enforcement agencies and other actors, it can foster a unified approach to global security issues and share resources more effectivel

    Menimbang Keseimbangan Kekuatan: ASEAN Outlook Indo-Pasifik Indonesia sebagai Respon Terhadap Persaingan Geopolitik dan Geostrategi China-AS

    No full text
      Kemunculan dua kekuatan hegemoni besar saat ini antara China dan America Serikat (AS) mempengaruhi kekuatan dan sentralitas ASEAN dikawasan Indo-Pasifik juga Asia Tenggara itu sendiri. Oleh karena itu hadirlah sebuah pandangan yaitu ASEAN Outlook Indo-Pasifik (AOIP) ini pada tahun 2019 atas latar belakang tersebut yang disuarakan oleh negara-negara tergabung ASEAN, inti dari pandangan ini adalah konsep dimana ASEAN sebagai pusatnya. Pada saat ini pandangan AOIP didorong oleh Indonesia pada KTT ke-42 ASEAN sebagai respon mereka atas permasalahan geopolitik di kawasan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji apa saja yang ingin dicapai Indonesia saat mendorong pandangan AOIP ini. Menggunakan kerangka teori pilihan rasional dan menggunakan metodelogi kualitatif. Penelitian disini menemukan bahwa ada hal yang ingin dicapai Indonesia lewat ASEAN melalui pandangan AOIP ini, mengingat posisi Indonesia yang cukup strategis sehingga bisa menjadi penghubung diantara gejolak geopolitik yang terjadi

    Analisis Perubahan Kebijakan Luar Negeri Brasil Era Bolsonaro-Lula Da Silva

    No full text
    This research aims to analyze the changes in Brazil’s foreign policy toward multilateral cooperation from the administration of Jair Bolsonaro (2019–2022) to that of Lula da Silva (2023–2025) using the Comparative Foreign Policy (CFP) approach. This period demonstrates a fundamental shift in Brazil’s diplomatic orientation, from a nationalist approach skeptical of multilateralism toward a more inclusive, progressive, and cooperation-driven global policy. Under Bolsonaro, foreign policy experienced a decline in international engagement, marked by Brazil’s withdrawal from several regional forums such as UNASUR and CELAC, as well as weakened commitments to environmental and human rights issues. Conversely, during Lula da Silva’s administration, Brazil reaffirmed its leadership on the international stage through the reactivation of multilateral platforms such as CELAC and BRICS, the strengthening of its role in the G20, and renewed commitments to sustainable development and social justice. The findings indicate that ideological factors, political leadership, and domestic dynamics strongly influence the changes in Brazil’s diplomatic behavior. Lula restored the country’s image as an active and constructive global actor, while policy continuity in areas such as OECD accession reflects strategic consistency amid political shifts. These findings underscore that international reputation and diplomatic legitimacy cannot be separated from domestic policy coherence, particularly in the areas of environmental governance and state administration. This study contributes to strengthening theoretical understanding of the relationship between regime change, political ideology, and multilateral behavior within contemporary foreign policy studies. Keywords: Brazil, Multilateralism, Comparative Foreign Policy, Foreign Policy

    Tanggapan Negara-Negara di Samudra Pasifik terhadap Pelepasan Air Limbah Fukushima

    No full text
    Pelepasan air limbah Fukushima menjadi permasalahan bagi beberapa negara. Hal ini disebabkan karena adanya unsur radioaktif hidrogen yang disebut tritium. Beragam sebab-akibat dari terjadinya pelepasan air limbah nuklir tersebut sehingga membuat masyarakat bukan hanya Jepang, melainkan negara lain-lain yang merasa resah juga. Meski sudah disetujui oleh pihak IAEA yang dikenal sebagai forum pusat antar pemerintah dunia untuk kerja sama ilmiah dan teknis di bidang nuklir, pada nyatanya pelaksanaan pelepasan air limbah nuklir ini juga ditentang oleh Asosiasi Laboratorium Kelautan Nasional yang berbasis di Amerika Serikat. Pemerintahan Jepang terus mendapatkan protes dari aktivis hingga masyarakat di negara-negara tetangga seperti China, Korea Selatan dan Korea Utara. Sehingga pihak Greenpeace pun menunjukan kekecewaan mereka terhadap keputusan yang dilakukan oleh pemerintahan Jepang

    166

    full texts

    193

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EJournal Jayabaya (LPPM Universitas Jayabaya)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇