1,721,109 research outputs found
PERANCANGAN CHATBOT PUSAT INFORMASI MAHASISWA MENGGUNAKAN AIML SEBAGAI VIRTUAL ASSISTANT BERBASIS WEB
Seiring perkembangan teknologi dan keinginan program studi teknik informatika untuk mengembangkan layanan terhadap mahasiswa, informasi yang diperoleh melalui sistem informasi dan chatting yang dilakukan antara pengguna dengan pihak Virtual Assistant. Penelitian ini bertujuan untuk membangun chatbot yang mempunyai tujuan sebagai Virtual Assistant yang memberikan informasi kepada mahasiswa melalui data yang tersimpan pada sistem yang berisi informasi mengenai program studi teknik informatika dan penambahan pengetahuan baru apabila data yang tersimpan tidak ditemukan. Pada perancangan dan implementasi perangkat lunak ini menghasilkan sebuah prototipe Chatbot yang dibangun dengan menggunakan mesin ALICE sebagai penerjemah AIML. AIML ini menyebabkan Chatbot dapat mengintegrasikan input yang diterima berupa input text. Sehingga akan dihasilkan percakapan antara pengguna dan program. Dengan pemanfaatan chatbot yang telah dilengkapi dengan informasi berupa audio, membuat pengguna dapat lebih mudah mendapatkan informasi yang berasal dari database yang diinformasikan kepada pengguna. Dari hasil pengujian verifikasi, pengujian validitas dan pengujian prototipe yang dilakukan sistem berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan. </jats:p
Fiqh Budaya dalam Perspektif Tarian Tayub Pada Tradisi Sedekah Bumi
Tayub dance is held as one of the things that must be held every the implementation of the earth alm tradition. Tayub dance in the tradition of alms in Plaosan Village, Cluwak district, regency is an interesting center to be studied, especially from the perspektif of cultural fiqh. The focus of research in this study is related to the study of cultural fiqh which views the tayub dance ritual in the tradition of almsgiving in the village of Plaosan, Cluwak district, Pati regency. The reseach metod in this research is qualitative which describes in detail the reseach focus. The results showes that tayub dance as a mandatory ritual of the earth alms tradition is an activity carried out as an expression of joy and a form of gratitude to God Almighty. Based on the study of cultural fiqh in tayub dance. Basically it sees an important part that the tradition of dancing is not somethings that is prohibited bs Islam as long as it does not cause deterioration and mislead the community. Thus it permissible todo so because it does not contradict religious law
Kepemimpinan Kharismatik dalam transformasi sosial di Pondok Pesantren As-Syafi’iyah Tamberu Batumarmar Pamekasan
ABSTRAK
Kepemimpinan adalah pondasi terpenting dalam sebuah Negara, lembaga dan organisasi. Kepemimpinan berbicara tentang bagaimana seseorang dapat mempengaruhi, menginspirasi dan bagaimana seorang bisa membuat orang lain mau belajar bekerja ekstra dengan ikhlas. Untuk melakukan transformasi sosial membutuhkan suatu model kepemimpinan, dalam hal ini adalah model kepemimpinan kharismatik ialah bagaimana seorang pemimpin melakukan kegiatan komunikasi dengan cara membangkitkan rasa kagum. Tujuannya adalah untuk membuat perubahan yang positif pada lembaga dan masyarakat.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis konsep kepemimpinan karismatik dalam transformasi sosial di Pondok Pesantren As-Syafi’iyah Tamberu Batumarmar, serta menganalisis implementasi nilai-nilai kepemimpinan karismatik dalam transformasi sosial di Pondok Pesantren As-Syafi’iyah Tamberu Batumarmar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian field research. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh akan dianalisis dengan analisis interaktif menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun pengecekan keabsahan data menggunakan Triangulasi data diantaranya triangulasi sumber dimana penulis membandingkan dan mengecek ulang informasi tentang kepemimpinan karismatik dalam transformasi sosial di pondok pesantren As-Syafi’iyah Tamberu Batumarmar Pamekasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan karismatik dalam transformasi sosial di pondok pesantren As-Syafi’iyah Tamberu Batumarmar Pamekasan sudah tercapai dengan baik, hal ini dibuktikan dengan mempunyai visi misi yang relevan dengan kebutuhan pengikut dan sesuai perkembangan zaman, Kiai mempunyai keterampilan komunikasi yang hebat, terutama dalam mempengaruhi pikiran, perasaan, tingkah laku orang lain, sehingga membangkitkan rasa kagum dari masyarakat terhadap dirinya dan mudah dalam bersosialisasi, Kiai mempunyai sikap tenang dalam menghadapi segala hambatan yang terjadi walaupun mengambil resiko pribadi dan Kiai mempunyai sikap percaya diri yang tinggi dalam melakukan hal-hal baik.
مستخلص البحث
القيادة هي أهم أساس في بلد ومؤسسة ومنظمة. تتحدث القيادة عن كيف يمكن للمرء أن يؤثر ويلهم وكيف يمكن للمرء أن يجعل الآخرين على استعداد لتعلم الذهاب إلى أبعد من ذلك بإخلاص. يتطلب تنفيذ التحول الاجتماعي نموذجا للقيادة ، وفي هذه الحالة يكون نموذج القيادة الكاريزمي هو كيفية قيام القائد بأنشطة الاتصال بطريقة تثير الإعجاب. الهدف هو إجراء تغييرات إيجابية للمؤسسات والمجتمع.
الغرض من هذه الدراسة هو تحليل مفهوم القيادة الكاريزمية في التحول الاجتماعي في بوندوك بيسانترين السيافية تامبيرو باتومارمار ، وكذلك تحليل تنفيذ قيم القيادة الكاريزمية في التحول الاجتماعي في بوندوك بيسانترين السيافية تامبيرو باتومارمار
يستخدم هذا البحث نهجا نوعيا مع نوع البحث الميداني. تم جمع البيانات عن طريق الملاحظة والمقابلات والتوثيق. ثم سيتم تحليل البيانات التي تم الحصول عليها عن طريق التحليل التفاعلي باستخدام تقليل البيانات وعرض البيانات والاستنتاجات. تتضمن صحة البيانات باستخدام تثليث البيانات تثليث المصدر حيث يقارن المؤلف ويتحقق مرة أخرى من المعلومات حول القيادة الكاريزمية في التحول الاجتماعي في المدرسة الداخلية الإسلامية في السيافية تامبيرو باتومارمار باميكاسان الإسلامية.
أظهرت النتائج أن القيادة الكاريزمية في التحول الاجتماعي في مدرسة اليافية تامبيرو باتومارمار باميكاسان الإسلامية الداخلية قد تحققت بشكل جيد ، ويتضح ذلك من خلال وجود رؤية ورسالة ذات صلة باحتياجات المتابعين ووفقا للعصر ، يتمتع كياي بمهارات اتصال كبيرة ، خاصة في التأثير على أفكار ومشاعر وسلوك الآخرين ، وذلك لإثارة إعجاب المجتمع تجاهه وبسهولة في التنشئة الاجتماعية ، يتمتع Kiai بموقف هادئ في مواجهة جميع العقبات التي تحدث على الرغم من المخاطرة الشخصية ويتمتع Kiai بموقف ثقة عالية بالنفس في فعل الأشياء الجيدة.
ABSTRACT
Leadership is the most important foundation in a country, institutions and organizations. Leadership talks about how someone can influence, inspire and how someone can make others willing to learn to go the extra mile with sincerity. To carry out social transformation, society requires a leadership model, in this case the charismatic leadership model is how a leader carries out communication activities by arousing empathy and also showing very strong emotions to those around him. The goal is to make positive changes in institutions and society.
The purpose of this research is analyze the concept of charismatic leadership in the social transformation of society at the As-Syafi'iyah Tamberu Batu marmar Islamic Boarding School, as well as analyze the implementation of charismatic leadership values in the social transformation of society at the As�Syafi'iyah Tamberu Batu marmar Islamic Boarding School.
This study used a qualitative approach with a type of field research. Data was collected by means of observation, interviews, and documentation. Then the data obtained will be analyzed by interactive analysis using data reduction, data presentation and drawing conclusions. As for checking the validity of the data using data triangulation including source triangulation where the author compares and rechecks information about charismatic leadership in social transformation at the As-Syafi'iyah Islamic boarding school Tamberu Batu Marmar Pamekasan.
The results of the study show that charismatic leadership in social transformation at the As-Syafi'iyah Tamberu Batu marmar Pamekasan Islamic boarding school has been well achieved, this is evidenced by having a vision and mission that is relevant to the needs of followers and according to the times,Kiai has great communication skills, especially in influencing the thoughts, feelings, behavior of other people, so as to arouse a sense of awe from society towards him and is easy to socialize so that other people's feelings of sympathy arise towards him, Kiai have a calm attitude in the face of everything in the face of all the obstacles that occur despite taking risk private and Kiai have a high self�confidence in doing good things
PENTINGNYA HUMAS PADA STAKE HOLDER INSTITUSI PENDIDIKAN
AbstractResearch on the implementation of public relations management in SMP Islam Al - Azhar 14 Semarang has a goal to find a variety of public relations programs at SMP Islam Al - Azhar 14 Semarang , knowing the implementation of public relations programs on SMP Islam Al - Azhar 14 Semarang as well as to determine the various factors that affect the implementation of the program public relations and the implications of the implementation of the management program of public relations for the Islamic Al - Azhar SMP 14 Semarang .The method used is descriptive research with a qualitative evaluation approach . Where research is directed to provide a detailed overview of the various programs implemented in the junior public relations Islam Al - Azhar 14 Semarang . The study is directed to look at the success rate of public relations programs that have been planned , so as to see the suitability of the program emphasized the implementation of public relations programs . By looking at the level of implementation of public relations programs , it will be able to see a variety of factors that encourage , or factors that mengambat implementation of public relations programs at SMP Islam Al - Azhar 14 Semarang . The most important thing that is examined in this study also aimed to see dampk arising from the absence of the implementation of public relations management , the impact of both positive and negative impacts of the implementation of public relations management .The results showed that the public relations program at SMP Islam Al - Azhar 14 Semarang has distinguished between internal and external programs . Internally directed public relations programs to build a harmonious ties between large families SMP Islam Al - Azhar 14 Semarang , while externally directed public relations programs to build a positive public image of the institution , so that pretty much diverse activities , developing a kind of activity the ability of teachers , development of religious , braid premises cooperation of various parties as well as improving the quality of learning activities are carried out . The implementation of public relations programs both internally and externally is quite in accordance with the planned public relations program . The factors that drive the implementation of which is a form of public relations management frinchese driving school set school standards with standard central schools , foundation support and the support of principals who strongly support the implementation of public relations management in SMP Islam Al - Azhar 14 Semarang . While the factors that hinder the implementation of the separation of the management of public relations is not yet in the public relations vice principal public relations , media and public relations ability of users who have not been competent in the use of information presented by the publicity department . The impact of the implementation of public relations major manejemen is a positive image of the institution in the eyes of the public the better .Keywords: public relations program , implementation of public relations program
Identifikasi Kondisi Fisik Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Toaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah
ABSTRAK
Penelitian identifikasi Kondisi Fisik Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Toaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah telah dilakukan. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran debit air dan pengambilan sampel air sedimen sungai Toaya di 3 lokasi yang berbeda. Masing di sebelah barat jembatan baja di Desa Toaya, di sebelah jembatan putus di Desa Toaya, dan di bendungan di Desa Taripa. Dari hasil pengukuran debit air sungai Toaya diperoleh data nilai rata-rata debit air sungai: 5,668 m3/detik atau 489.681,129 m3/hari dan hasil pengukuran debit sedimen air sungai Toaya diperoleh nilai rata-rata debit sedimen air sungai: 1,906 ton/hari, secara umum relatif kecil, tetapi pada musim penghujan debit sedimen tersebut meningkat. Dampak dari tingginya debit sedimen tersebut adalah terjadinya pendangkalan di muara sungai Toaya dan menjauhnya biota laut, khususnya ikan, dari perairan laut Desa Toaya.
Kata Kunci : DAS, Sungai Toaya, debit, air. sedimen
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 43 SUNGAI ALAM KABUPATEN BENGKALIS
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui apakah metode Role Playing dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas VI SD Negeri 43 Sungai Alam Kabupaten Bengkalis; (2) mendiskripsikan langkah- langkah penerapan metode Role Playing dalam meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas VI SD Negeri 43 Sungai Alam Kabupaten Bengkalis. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), menggunakan model Kemmis dan Taggart. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 43 Sungai Alam Kabupaten Bengkalis yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data tes, lembar observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar kognitif siswa, sedangkan lembar observasi digunakan untuk memperoleh hasil belajar aspek afektif, psikomotor, serta aktivitas guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran PKn menggunakan metode Role Playing. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk menganalisis data hasil belajar kognitif dan analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis data hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Role Playing pada pembelajaran PKn dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas VI SDN Bengkalis Kabupaten Bengkalis. Berdasarkan hasil tes yang diperoleh siswa pada setiap akhir siklus menunjukkan peningkatan hasil belajar PKn. Persentase ketutasan pada pratindakan sebesar 48%, Siklus I sebesar 68%, siklus II sebesar 100%. Secara proses, menunjukkan bahwa kualitas proses pembelajaran menjadi meningkat, terlihat dari siswa yang lebih aktif, komunikatif serta suasana pembelajaran lebih menyenangkan. Dalam penerapan metode Role playing, guru perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut: (1) Naskah drama diberikan kepada siswa sebelum pelaksanaan; (2) Siswa yang mengobservasi diberi kesibukan dengan mengerjakan LKS; (3) langkah-langkah metode Role Playing dilaksanakan secara keseluruhan dalam satu pertemuan; (4) menciptakan suasana pembelajaran yang santai, menyenangkan namun terkendal
Moving Class sebagai Model Pengelolaan Kelas Dinamis dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 3 Semarang
Untuk dapat menjalankan manajemen kelas secara maksimal, guru harus
mendapatkan ruang kelas tersendiri untuk pelajaran yang diampunya. Dengan
begitu, guru dapat memanfaatkan ruang kelas dengan sebaik-baiknya sesuai
dengan karakteristik pelajaran yang diajarkan. Guru juga dapat merefleksikan
karakter dan menyediakan apa saja yang diperlukan oleh peserta didik, lebih
bebas memanfaatkan hiasan dinding sebagai alat bantu, yang berarti juga
memudahkan untuk menempatkan alat-alat peraga, membagi tugas-tugas dan
tidak perlu mengadakan penggeledahan. Artinya, lingkungan fisik kelas dapat
menjadi faktor penting untuk mempengaruhi peserta didik. Hal ini yang mendasari
perlunya moving class. Kelompok peserta didik yang mencari kelas sesuai dengan
mata pelajaran yang ada.
Tujuan penelitian ini untuk: 1) Mendeskripsikan dinamika moving class
dalam pembelajaran PAI di SMAN 3 Semarang. 2) Mendeskripsikan faktor apa
sajakah yang mendukung dan menghambat pelaksanaan moving class dalam
pembelajaran PAI di SMAN 3 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian
kualitatif, oleh karena itu teknik pengambilan data melalui interview, observasi,
dan dokumentesi. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode deskriptif dan
interpretatif, melalui langkah-langkah siklus interaktif yang komponennya
meliputi reduksi data, sajian data, dan kesimpulan.
Hasil temuan penelitian adalah bahwa sistem moving class merupakan
sistem pengelolaan kelas yang dinamis. Dinamika kelas ini memungkinkan proses
pembelajaran di kelas berjalan lebih variatif, kreatif dan tidak membosankan.
Dalam sistem moving class guru lebih mudah memberikan variasi pembelajaran
karena ruang kelas merupakan otoritas guru. Guru Sistem moving class juga
memberikan dinamika kelas yang berbeda dalam pembelajaran PAI. Sistem
moving class memberikan peluang yang lebih besar bagi guru untuk
memfungsikan ruang kelas untuk membantu proses pembelajaran. Kondisi kelas
dapat membantu peserta didik dalam memahami materi pelajaran. Dinamika
moving class dalam pembelajaran PAI di SMAN 3 Semarang, antara lain: a)
Display Kelas. b) Penataan Tempat Duduk. c) Ruang kelas berbasis multimedia.
d) Administrasi Kelas PAI. d) Tata Tertib Kelas PAI. e) Pembelajaran Pendidikan
Agama Islam
Faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan moving class, khususnya
dalam pembelajaran PAI di SMAN 3 Semarang, di antaranya : a) Sarana dan
Prasarana. Untuk menunjang kelancaran sistem moving class membutuhkan
sarana dan prasarana yang lengkap seperti ruang kelas yang representatif dan
kelengkapan alat bantu pembelajaran di kelas. b) Stake Holders. Sistem moving
class membutuhkan dukungan dari berbagai pihak khususnya stake holders.
Namun secara teknik yang berhubungan langsung dengan sistem moving class
adalah guru dan peserta didik. Sedangkan faktor penghambat pelaksanaan moving
class, di antaranya: a) Kondisi kelas yang belum sempurna. b) Sarana yang kurang
lengkap. c) Ketidakdisiplinan peserta didik. d) Perubahan kurikulum sekolah
ANALISIS PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN FIQIH PADA MI Ya BAKII KESUGIHAN 02 KABUPATEN CILACAP
Dunia pendidikan merupakan suatu disiplin ilmu yang terkait dengan pembentukan pemberadaban, pemberbudayaan manusia, dan pendewasaan manusia seutuhnya. Jadi, pendidikan merupakan sala satu factor yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Dari beberapa data menunjukan tentang posisi dunia pendidikan Indonesia. Berdasarkan data yang diteritkan oleh United Nation Development Programme (UNDP), pada tahun 2012 Indonesia berada pada posisi 121 dari 187 negara territorial. Human Development Index Indonesia menunjuk pada angka 0,629 sejajar dengan Afrika Selatan. Angka tersebut masih berada pada daerah median keseluruhan HDI dari 187 negara.
Sedangkan peringkat Indonesia diantara 12 Negara Asia Tenggara lainya, berada pada daerah tengah bersama Vietnam dengan angka HDI 0,62. Data tersebut menunjukan bahwa Indonesia perlu melakukan sesuatu yang tepat
untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan.
Melihat kondisi tersebut, pemerintah Indonesia telah menyusun Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 yang mengatur system pendidikan Indonesia. Pasal 3 UU No. 20 mengatur tentang fungsi pendidikan nasional sebagai berikut: Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan
dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensipeserta didik agar menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Namun fakta dilapangan proses penilaian terhadap siswa selama ini sebagian besar bertumpu pada aspek kognitif saja, disemua jenjang, dari penilaian di kelas sampai ke penilaian tingkat nasional. Disamping itu, tes yang digunakan bertumpu pada satu jenis soal. Penilaian dalam kurikulum 2013 menekankan pada penilaian autentik. Penilaian autentik merupakan penilaian yang dilakukan secara komprehensif
untuk menilai aspek sikap, pengetahuan, ketrampilan mulai dari masukan (input) pemkbelajaran.
Melihat permasalahan yang terjadi, ada sebuah potensi yang harus dikembangkan terutama pada system penilaian autentik dengan mencoba menganalisis penilaian autentik yang berkualitas. Dalam hal ini menjadi menarik untuk melakukan penelitian dan penganalisaan berkaitan denganviii
penilaian autentik. Terkait dengan permasalahan tersebut, penelitianya adalah “Analisis Penilaian Autentik pada Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Fiqih di MI Ya BAKII Kesugihan 02 Cilacap”. Berdasarkan hasil observasi awal, temuan peneliti ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, kendala yang dialami oleh guru-guru di MI Ya BAKII Kesugihan 02 adalah banyaknya aspek yang harus dinilai dalam penilaian Kurikulum 2013. Kedua, penilaian dilakukan bersamaan
dengan proses pembelajaran, sehingga membuat proses belajar mengajar menjadi kurang efektif. Ketiga, guru merasa terbebani karena harus menjumlahkan setiap nilai yang diperoleh siswa secara keseluruhan lalu mendeskripsikan nilai yang didapat tersebut per-mata pelajaran.
Hasil dari observasi awal ini adalah penilaian auntentik dilakukansecara terus menerus selama kegiatan pembelajaran fiqih berlangsung dan meliputi seluruh aspek domain penilain. Penilaian ini cenderung berfokus pada tugas-tugas kompleks atau kontekstual bagi peserta didik yang memungkinkan mereka secara nyata menunjukkan kompetensi atau
keterampilan yang dimilikinya. Untuk mengatasi kendala tersebut diharapkan ruang lingkup pada penilaian dapat diperkecil. Dan guru-guru berharap Pemerintah memberikan pelatihan yang lebih dalam lagi kepada guru-guru yang belum memahami Kurikulum 2013.
Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Jenis penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada paradigma filsafat postpositifisme, digunakan untuk
meneliti pada kondisi objek yang alamiah di mana peneliti sebagai instrumen. Data yang akan peneliti kumpulkan menggunakan pendekatan Studi Kasus
Tata kelola pemerintahan desa: studi tentang tata kelola pemerintahan desa di Desa Bunten-Barat Kec. Ketapang Kab. Sampang 2004-2010
Skripsi ini merupakan hasil penelitian di Desa Bunten-barat Keeamatan Ketapang Kabupaten Sampang untuk menjawab pertanyaan: Bagaimana implementasi dari prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance ) yang dilakukan oleh kepala Desa Bunten-barat Kee. Ketapang Kah. Sampang 2004 - 2010 ? dan Bagaimana dampak dari implementasi tata kelola pemerintahan yang dilakukan oleh Kepala Desa Bunten-barat Kee. Ketapang Kab. Sampang 2004 - 2010 ? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ditetapkan di Desa Bunten-barat Kee. Ketapang Kah. Sampang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipatif clan wawancara mendalam ( indepth-interview). Untuk memperoleh keabsahan data dilakukan pemeriksaan yang berlandaskan pada derajat kepercayaan, keteralihan, kebergantungan dan kepastian. Data dianalisis dengan menggunakan model Miles dan Huberman (1984), dengan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam tata kelola pemerintahan ada konsep-konsep yang berkenaan dengan masalah tata kelola pemerintahan, ada beberapa prinsip yang salah satunya adalah partisipasi masyarakat (participation), tegaknya supremasi hukum (rule of law), transparansi (transparency), daya tanggap (responsif), orientasi terhadap konsensus (consensus orientation), keadilan (equity), efektifitas dan efesiensi (effectiveness and ejfesiency), visi strategis (strategic vision) serta akuntabilitas (accountability). Namun, dalam konteks desa setidalmya menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsif, dan partisipatif. Dan menggunakan teori elite untuk melihat elite lokal ditingkat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola tata kelola pemerintahan yang dilakukan oleh kepala desa Bunten-barat, ternyata dalam pelaksanaan pengelolaan desa tidak mengimplementasikan prinsip-prinsip good governance, seperti; transparansi, akuntabilitas, responsif dan partisipasi, sehingga tata kelola kemerintahan di desa Bunten-barat tidak menceminkan adanya kepemerintahan yang baik dan lebih dekat kepada kepemerintahan yang buruk (bad governance) serta adanya mosi tidak percaya terhadap kepala desa Bunten-barat. Dalam hal ini, dikarenakan lemahnya koordinasi, interaksi antar elemen; BPD, struktur pemerintah desa, elite desa dan masyarakat luas di desa Bunten-Barat
Ilmu Sosial Profetik Kuntowijoyo (Telaah atas Relasi Humanisasi, Liberasi dan Transendensi)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ilmu Sosial Profetik lahir dari pengamatan dan perenungan epistemologis rasio, indra, dan wahyu Kuntowijoyo atas perdebatan diseputar persoalan teologi yang kemudian berujung pada dua kelompok yang saling bertentangan, demikian halnya dengan kenyataan objektif ilmu sosial yang didominasi oleh paradigma positivisik, dan sekuleristik, serta fakta sosial yang belum mencerminkan nilai-nilai ilahiah. Adapun esensi Ilmu Sosial Profetik ialah sarat dengan nilai-nilai ilahiah. Sedangkan relasi humanisasi, liberasi, dan transendensi dalam teori tersebut dipandang sebagai hal yang bersifat integral, yakni antara yang satu dengan yang lainnya tidak dapat dipisahkan
- …
