1,724,862 research outputs found
Akhlak Mahmudah Perspective of Ibn Miskawaih
The moral of Mahmudah is an important point in the tradition of Islamic thought that has been explained in depth by the Islamic philosopher Ibn Miskawaih. According to him, mahmudah morality refers to the noble and noble qualities that individuals strive for to achieve happiness and peace in life in this world and the hereafter. This study analyzes good behavior in Islamic psychology from the point of view of Ibn Miskawaih. In this study, the author used Library Research and used descriptive methods of analysis to understand Ibn Miskawaih\u27s views on good behavior. According to Islamic psychology, individual behavior is influenced by mental and psychological aspects. Analysis of behavioral treatment in Islamic psychology shows that the concept of mahmudah morality plays an important role in shaping human behavior. The results of Ibn Miskawaih\u27s Akhlak mahmudah are divided into several points: First, Encourage humans to behave well, Second, establish good relationships with humans, and Third, Build strong character through good character can help individuals overcome the challenges of daily life and Fourth, maintain balance in various aspects of life.Akhlak Mahmudah merupakan poin penting dalam tradisi pemikiran Islam yang telah dijelaskan secara mendalam oleh filosof Islam Ibnu Miskawaih. Menurutnya, akhlak mahmudah mengacu pada sifat mulia dan luhur yang diupayakan individu untuk mencapai kebahagiaan dan kedamaian hidup didunia dan akhirat. Kajian ini menganalisis perilaku yang baik dalam psikologi Islam dari sudut pandang Ibnu Miskawaih. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan Library Research dan menggunakan metode deskriptif analisis untuk memahami pandangan Ibnu Miskawaih tentang perilaku yang baik. Menurut psikologi Islam, perilaku individu dipengaruhi oleh aspek mental dan psikologis. Analisis tentang perlakuan perilaku dalam psikologi Islam menunjukkan bahwa konsep akhlak mahmudah memegang peranan penting dalam membentuk perilaku manusia. hasil dari Akhlak mahmudah Ibnu Miskawaih terbagi beberapa poin Pertama, Mendorong manusia berperilaku baik, Kedua, menjalin hubungan yang baik sesama manusia dan Ketiga Membangun karakter yang kuat melalui karakter yang baik dapat membantu individu mengatasi tantangan hidup sehari-hari serta Keempat menjaga keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan
PENDIDIKAN AKHLAK MAHMUDAH DI MTS MUHAMMADIYAH 1 BANJARMASIN
Penanaman Nilai-nilai Akhlak Mahmudah Pada Peserta Didik Mts Muhammadiyah 1 Banjarmasin, Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Pembimbing Dr. H. Surawardi, S.Ag, M.Ag, Muhdi, M.Ag dan Miftahul Aula Sa’adah, S.Psi, M.Psi, Psikologi.
Nilai-nilai Akhlak Mahmudah di Mts Muhammadiyah 1 boleh dikatakan kurang diterapkan, sebab para guru berusaha menanamkan nilai akhlak mahmudah tersebut kepada peserta didik saat jam pelajaran berlangsung maupun di luar jam pelajaran sehingga menarik untuk di teliti lebih lanjut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai Akhlak Mahmudah yang dilakukan guru terhadap peserta didik di Mts Muhammadiyah 1 Banjarmasin, dan faktor yang mempengaruhinya.
Jenis penelitian disini menggunakan kualitatif dengan analisis menggunakan pendekatan penelitian metode deskriptif, Subjek dalam penelitian ini guru kelas di Mts Muhammadiyah 1 Banjarmasin dan peserta didik di Mts Muhammadiyah 1 Banjarmasin dan objeknya adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam penanaman nilai-nilai Akhlak Mahmudah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah itu semua data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan disimpulkan melalui metode induktif yaitu menarik simpulan dan hal-hal yang bersifat khusus menjadi sesuatu yang bersifat umum tentang penanaman nilai-nilai akhlak mahmudah pada diri siswa pada kelas di Mts Muhammadiyah 1. Penanaman nilai-nilai
Akhlak Mahmudah pada peserta didik di Mts Muhammadiyah 1 Banjarmasin sangat penting dalam proses pendidikan, sebagai usaha untuk menjadikan siswa sebagai anak yang berakhlak mahmudah. Guru menanamkan Akhlak Mahmudah kepada siswa menggunakan berbagai cara diantaranya dengan memberikan, disiplin, jujur, sabar dan ramah kepada siswa. Adapun faktor-faktor yang menjadi penyebab begitu optimalnya penanaman akhlak mahmudah kepada siswa ini diantaranya adalah faktor latar belakang pendidikan guru adalah sarjana.
Faktor kepribadian guru yang baik, berwibawa, sopan dan tidak sombong, optimis dan menyenangkan. Selanjutnya adalah faktor motivasi dari kapala sekolah yang diberikan kepada guru tidak hanya pada saat rapat dilakukan tetapi juga dilakukan pada saat jam istirahat atau saat guru sedang tidak mengajar
Nisaul Mahmudah NIM 191370055 DOI.ORG
Kedatangan ulama sebagai penyebar islam di Banten harus berhadapan dengan kondisi masyarakat yang menganut agama hindu dan artikel ini dibuat untuk mengetahui bagaimana proses masuk dan penyebaran islam ke Banten ole Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah) dan juga putranya Sultan Maulana Hasanuddin. Dan metode penelitian artikel ini menggunakan metode penelitian analisis referensi yang tersedia mulai dari teori, buku hingga penelitian sebelumnya. Dan kesimpulannya, dari berbagai proses, cara dan upaya yang telah dilakukan oleh Sunan Gunung Jati dan putranya Maulana Hasanuddin dalam menyebarkan ajaran islam di Banten telah berhasil membangun kesultanan Bnaten yang kemudian dilanjutkan oleh keturunannya seperti Maulana Yusuf
PEMBINAAN AKHLAK MAHMUDAH ANAK PANTI ASUHAN HIKMATUL HAYAT SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Aulia Hajarwati Mufida, NIM : 2811123180. 2016. Pembinaan Akhlak Mahmudah Anak Panti Asuhan Hikmatul Hayat Sumbergempol Tulungagung. Skripsi. Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung. Dibimbing oleh Dr. Sokip, M. Pd. I, NIP. 19710420 2000 31004.
Kata kunci: Pembinaan, Akhlak Mahmudah
Panti asuhan ini memiliki lembaga formal dan non formal. Di dalam Panti Asuhan menyediakan berbagai macam akses pendidikan bagi anak asuhnya, seperti pembinaan berakhlakul mahmudah, ibadah sholat berjama’ah, Tahfidzul Quran, Sorogan dan lain sebagainya.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimana pembinaan akhlak mahmudah anak panti asuhan Hikmatul Hayat Sumbergempol Tulungagung, (2) Bagaimana metode pembinaan akhlak mahmudah anak panti asuhan Hikmatul Hayat Sumbergempol Tulungagung, (3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan akhlak mahmudah anak panti asuhan Hikmatul Hayat Sumbergempol Tulungagung. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah (1) Untuk mengetahui pembinaan akhlak mahmudah anak panti asuhan Hikmatul Hayat Sumbergempol Tulungagung, (2) Untuk mengetahui metode pembinaan akhlak mahmudah anak panti asuhan Hikmatul Hayat Sumbergempol Tulungagung, (3) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan akhlak mahmudah anak panti asuhan Hikmatul Hayat Sumbergempol Tulungagung.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data diperoleh dari tiga macam sumber data yakni person, place, paper. Person meliputi ketua panti asuhan, pengasuh, pengurus, guru dan anak asuh. Place meliputi ruang asrama putri dan putra, ruang belajar, dapur, rumah pengasuh, masjid Hikmatul Hayat, kantor panti, aula, tempat bermain, halaman panti, dan beberapa lembaga pendidikan yang berada di area yang sama dengan panti. Paper meliputi struktur organisasi, data jumlah anak asuh, program kegiatan, jadwal kegiatan, dan tata tertib. Data-data tersebut diperoleh melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian untuk mengecek keabsahan data tersebut dilakukan melalui Triangulasi dan pemeriksaan sejawat. Triangulasi meliputi triangulasi sumber, tehnik dan waktu.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1) pembinaan akhlak mahmudah anak panti asuhan Hikmatul Hayat Sumbergempol Tulungagung adalah dalam mendidik anak menggunakan kegiatan-kegiatan yang dikelola seperti pondok pesantren. Semua kegiatan telah dijadwalkan dan terorganisir (2) Metode pembinaan akhlak mahmudah anak panti asuhan Hikmatul Hayat Sumbergempol Tulungagung adalah metode yang dapat digunakan untuk membina anak agar memiliki akhlak mahmudah. Adapun beberapa metode yaitu metode teladan, metode nasehat, metode kisah, metode pembiasaan dan metode reward and punishment. (3) Faktor yang mendukung pembinaan akhlak mahmudah anak asuh di Panti Asuhan Hikmatul Hayat Sumbergempol Tulungagung adalah Panti Asuhan Hikmatul Hayat dikelola ala pesantren, ada lembaga sekolah formal di Panti Asuhan Hikmatul Hayat, dalam mengasuh dan mendidik anak asuh sudah dianggap seperti anak sendiri, adanya kemauan dari diri anak itu sendiri untuk memliki sifat akhlak mahmudah, selain itu juga kesabaran dan ketangguhan dari para pengurus dan pengasuh, serta banyak donatur yang membuat pembiayaan di Panti Asuhan Hikmatul Hayat semakin baik. Dan faktor yang menghambat pembinaan akhlak mahmudah anak asuh di Panti Asuhan Hikmatul Hayat Sumbergempol Tulungagung adalah latar belakang keluarga anak asuh sebelumnya yang kurang memperhatikan perkembangan dan pendidikan anak sehingga membuat anak menjadi liar dan susah diatur dan kurangnya kesadaran dari diri anak sendiri untuk mengikuti semua peraturan dan kegiatan yang ada di Panti Asuhan Hikmatul Hayat
Nisaul Mahmudah NIM 191370055 DOI.ORG
Akhak atau tingkah laku terpuji, diartikan sama denganbudi pekerti, yang pada dasarnya akhlak mengajarkan bagaimana seseorang seharusnya berhubungan dengan tuhannya maupun dengan manusia lainnya, kita sebagai makhluk sosial harus memiliki tingkah laku terpuji karna ini berpengaruh bagi kehidupan sehari-hari. Dan artikel ini ditulis dengan menggunakan metode penelitian referensi analisis mulai dari teori, buku, hingga penelitian sebelumnya.dan kesimpulannya adalah bahwa tingkah laku terpuji sangat penting untuk dilakukan dalam pergaulan di masyarakat. Dan itu sangat berpengaruh bagi diri kita dan orang lain, apalagi kita adalah makhluk sosial
METODE DAKWAH DALAM MEMBENTUK AKHLAK MAHMUDAH REMAJA
Virtue is a psychological phenomenon that permeates the soul, actions arising from it easily, without using it first consideration. If that appears good deeds and praise by reason and Personality 'is called with good morals (mahmudah). Conversely, if the bad deeds arise so-called bad manners (mazmumah). Moral graph mazmumah among adolescents in recent years is increasing. Propagation method requires an effective and efficient. Among the methods of moral propaganda in shaping teenagers into mahmudah is the method of lecture, question and answer, discussion, uswah (example), the conditioning
Nilai akhlakul mahmudah dalam film "Jembatan Pensil"
Film Jembatan Pensil diproduksi oleh Rumah Produksi Grahandika Visual, diproduseri oleh La Ode Haerun Gowe dan disutradarai Hasto Broto. Film ini menceritakan tentang kehidupan anak – anak Sekolah Dasar dalam perjuangannya
untuk terus belajar, meskipun mereka harus berrjalan jauh dan melewati jembatan yang telah rapuh. Dengan kondisi anak – anak tersebut ada yang berkebutuhan khusus baik secara fisik maupun mental yang tidak sempurna, namun anak – anak tersebut tetap semangat dan tidak pantang menyerah dalam mengenyam pendidikan di kelas maupun di alam terbuka.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan apa saja nilai akhlakul mahmudah yang terdapat dalam film Jembatan Pensil. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi (content analysis). Ada lima langkah analisis yang digunakan peneliti yaitu pembentukan data, sampling, pencatatan, unit konteks dan analisis data. Metode pengumpulan data yang
digunakan peneliti adalah adalah dokumentasi film Jembatan Pensil.
Dengan menerapkan beberapa kategori akhlakul mahmudah yang diperoleh dari rujukan buku ilmu akhlak karya Samsul Munir Amin, hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai – nilai akhakul mahmudah yang terkandung dalam film Jembatan Pensil yaitu dalam kategori akhlak terhadap Allah berupa nilai husnudzon kepada Allah dan sesama serta nilai tadharru. Kategori akhlak terhadap diri sendiri yaitu nilai syukur, nilai jujur, dan nilai ihsan. Kategori akhlak terhadap keluarga yaitu nilai berbakti kepada orang tua. Kategori akhlak terhadap masyarakat yaitu nilai attaawun. Kategori akhlak terhadap lingkungan yaitu nilai mencintai tanah air dan Negara
Identifikasi Akhlak Mahmudah dalam Pendidikan Agama Islam (Kajian Kitab Hidayah al-Salikin)
The purpose of Islamic education is to form a mahmudah morality. The formula for the moral provisions of mahmudah occupy an important position. There are many formulas about mahmudah morality which are narrative in nature and often overlap between one meaning and the other meaning. This study examines the identification of mahmudah morality in Islamic religious education through the study of the book Hidayah al-Salikin by Abdul Samad al-Falimbani. The focus of the research is the fifth chapter of the book. The research approach is qualitative with library research methods. Data analysis techniques using Miles and Huberman data analysis models. The results of the research are identified ten mahmudah morality which are very relevant to the formulation of the noble character education of Islamic religion. The Ten mahmudah morality described in the Book of Hidayah al-Salikin are: repentance, khauf, zuhud, be patient, thanksgiving, sincerity, tawakal, mahabbah, rida, and remembering death.
Keyword: Moral identification; Mahmudah; Hidayah al-Saliki
[The Formation of Mahmudah Morals as a Human Development Mechanism: Analysis of Tafsir Fi Zilal Al-Quran] Pembentukan Akhlak Mahmudah Sebagai Mekanisme Pembangunan Insan: Analisis Terhadap Tafsir Fi Zilal Al-Quran
Mahmudah morality is an important mechanism in human development. Man as a caliph is always exposed to morals mahmudah (praiseworthy) and morals mazmumah (reprehensible) throughout life on this earth. Thus, the Qur'an has used several methods in ensuring that human beings are developed with simple morals. Thus, this paper aims to look at the morals of the ignorant Arab society mentioned by the Qur'an and explain the methodology of the Qur'an in the formation of simple morals in developing their potential as superior human capital. To collect data, the author examines the contents of the Qur'an and collects verses related to the theme of morality. For the purpose of analysis, this study uses deductive methods to draw conclusions about the methodology of the Qur'an in applying simple morals in human beings. The results of the study found that the Qur'an uses four approaches in instilling good morals in human beings, namely the creation of role models, the narration of the stories of previous generations, parables and threats and encouragement. The four methodologies used by the Qur'an are able to ensure that good morals are always embedded in the self because it is an approach that is in accordance with human nature and instincts.
Akhlak Mahmudah merupakan mekanisme yang penting dalam pembangunan insan. Manusia sebagai khalifah sentiasa terdedah kepada akhlak mahmudah (terpuji) dan akhlak mazmumah (tercela) sepanjang kehidupan di muka bumi ini. Justeru, al-Quran telah menggunakan beberapa metode dalam memastikan manusia dibangunkan dengan akhlak mahmudah. Justeru, kertas ini bertujuan untuk melihat akhlak masyarakat Arab jahiliah yang disebut oleh al-Quran dan menjelaskan metodologi al-Quran dalam pembentukan akhlak mahmudah dalam membangunkan potensi mereka sebagai modal insan yang unggul. Bagi mengumpul data, penulis meneliti kandungan kitab al-Quran dan mengumpulkan ayat-ayat yang berkaitan dengan tema akhlak. Bagi tujuan analisis, kajian ini menggunakan metode deduktif bagi membuat kesimpulan tentang metodologi al-Quran dalam menerapkan akhlak mahmudah dalam diri insan. Hasil kajian mendapati bahawa al-Quran menggunakan empat pendekatan dalam menanamkan akhlak mahmudah dalam diri manusia iaitu pewujudan suri teladan, penceritaan kisah-kisah generasi terdahulu, perumpamaan dan ancaman serta dorongan. Keempat-empat metodologi yang digunakan al-Quran ini mampu memastikan akhlak mahmudah sentiasa tertanam dalam diri kerana ia merupakan pendekatan yang sesuai dengan fitrah dan naluri manusia.
 
Akhlak Mahmudah Dan Akhlak Mazmumah
Akhlak Mahmudah adalah tingkah laku yang terpuji yang merupakan tanda kesempurnaan iman seseorang kepada Allah, sedangkan Akhlak Mazmumah adalah semua perangai manusia, perangai lahir dan batin yang mungkar, maksiat, dan fahsya', berdasarkan petunjuk Allah SWT. Dalam Al-Qur'an dan yang dilarang atau dicela oleh nabi Muhammad Saw
- …
