1,721,019 research outputs found

    PERILAKU SUFISME PADA PENOKOHAN NOVEL KAMBING DAN HUJANKARYA MAHFUD IKHWAN

    No full text
    ABSTRAK   Panatagama, M. Syakkaruddin. 2017. Perilaku Sufisme pada penokohan Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud Ikhwan, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd.   Kata kunci: sufisme, novel, kambing dan hujan   Novel Kambing dan Hujan adalah novel karya Mahfud Ikhwan yang berkisah tentang kisah cinta dua tokoh, Fauzia dan Mif. Novel ini mengambil tema kehidupan becorak Islam, dengan fokus utama perbedaan-perbedaan akidah antara Islam tradisional dengan Islam modern. Latar belakang ini membuat novel ini memiliki banyak unsur perilaku sufisme di dalamnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni 1) wujud pengakuan ketergantungan manusia pada Tuhan dalam novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan, 2) wujud pengakuan adanya perbedaan yang mutlak antara manusia dan Tuhan dalam novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan, dan 3) wujud pengakuan adanya norma-norma mutlak dari Tuhan dalam novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan konsep sufisme, yang terdiri atas wujud pengakuan ketergantungan manusia pada Tuhan, wujud pengakuan adanya perbedaan yang mutlak antara manusia dan Tuhan, dan wujud pengakuan adanya norma-norma mutlak dari Tuhan. Data kajian ini berupa kutipan monolog, dialog, dan narasi yang mengandung perilaku sufisme yang berasal dari sumber data novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan studi teks berdasarkan teori profetik sastra, yakni transendensi atau sufisme, dengan tahapan identifikasi, klasifikasi, serta kodifikasi data. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan proses klasifikasi data berdasarkan rumusan masalah, interpretasi data berdasarkan teori profetik sastra, dan penarikan simpulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat diidentifikasi perilaku sufisme dalam novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan. Pertama, wujud pengakuan ketergantungan manusia pada Tuhan, yang terdiri atas tiga aspek yakni fakir, takwa, dan tawakal. Fakir adalah salah satu wujud ketergantungan manusia kepada Tuhan berupaperbuatan yang tidak membutuhkan apa pun selain Tuhan. Takwa adalah terpeliharanya diri untuk tetap melaksanakan perintah Tuhan serta menjauhi laranganNya. Tawakal adalah memercayakan atau menyerahkan segenap masalah dan menyandarkan penanganan berbagai masalah yang dihadapikepada Tuhan. Kedua, wujud pengakuan adanya perbedaan yang mutlak antara manusia dan Tuhan, yang terdiri atas perilaku zuhud dan sabar. Zuhud adalah sikap tidak tamak atau tidak mengutamakan kesenangan duniawi yang bisa menjauhkan diri dari Tuhan. Sabar adalah sikap tabah dan tahan menghadapi cobaan. Ketiga,  wujud pengakuan adanya norma-norma mutlak dari Tuhan, yang terdiri atas taubatan nasuha, wara’, dan rida.Taubatan nasuha adalah sadar dan menyesal akan dosa dan berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan. Perilaku wara’ dapat diartikan menahan diri dengan cara menjauhi atau meninggalkan segala hal yang belum jelas halal atau haramnya. Rida adalah hasil penerimaan seseorang atas segala sesuatu yang dialami baik lahir maupun batin

    Koflik Sosial Tokoh Utama dalam Novel Dawuk Karya Mahfud Ikhwan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan konflik sosial yang terjadi dalam novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan. Konflik sosial terdebut meliputi bentuk konflik sosial, penyebab konflik sosial dan solusi konflik sosial pada tokoh utama dalam novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan. Penelitian konflik sosial ini dibatasi pada tokoh utama saja yaitu Muhammat Dawud ata Mat Dawuk. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan. Objek penellitian ini adalah konflik sosial tokoh utama yang meliputi bentuk konflik sosial, penyebab konflik sosial dan solusi konflik sosial. Data penelitin ini diperoleh dengan cara menganalisis novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan,denagn menggunakan tehnik baca dan catat. Instrument yang di gunakan untuk penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan alat bantu buku-buku acuan dan kartu data. Keabsahan data pada penelitian ini menggunakan faliditas data dan reliabilitas. Sesuai dengan tujuan penelitian, hasil penelitian ini menunjukan adanya konflik sosial pada tokoh dalam novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan. Bentuk konflik sosial dalam novel Dawuk adalah buruk rupa dan perebutan perempuan. Penyebab konflik sosial tokoh utama dalam novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan yaitu dihakimi warga,penjauhan dari lingkuan masyarakat dan perilaku buruk, penyebab konflik sosial dalam novel bermula ketika Mat dawuk sang tokoh utama menikahi permpuan yang berada di desanya dimana tokoh wanita tersebut adalah primadona desa yang bernama Inayatun, mereka bertemu karena unsur ketidak sengajaan ketika mereka berdua sama-sama merantau ke Malaysia, lalu mereka memutuskan untuk kembali pulang ke desa tempat dimana mereka berasal. Konflik sosial dikahimi warga bermula ketika Mat Dawuk pergi ke hutan dan hendak mencarikan buah kucacil, yang saat itu tengah didam kan istrinya yakni Inayatun, dan saat itu pun Belandong Hasan yang pernah menjalin hubungan dengan Inayatun dan Mandor Har. Menghampiri rumah Mat Dawuk dan Inayatun, tragedi pembunuhan pun terjadi ketika Belandong Hasan mencoba menggoda Inayatun dan Inayatun melawan hingga kematianpun takterhindakan, karena kejadian itu Mat Dawuk difitnah membunuh istrinya dan Belandong Hasan hingga ia dihakimi warga, lalu di jebloskan ke penjara, tak sampai disitu Mat Dawuk ketika ia menjalani hukuman di penjara ia terus menerus menerima siksaan dari sipir dipenjara tersebut dan menerima beberapa black mejic berupa santet dan bermacam teluh, tah hanya itu ketika Mat Dawuk keluar dari penjara ia masih menerima pemerlakuan buruk dari masyarakat setempat, dan hendak diusir dari desa karena dianggap mengganggu ketentraman desa tersebut, pengusiran Mat Dawuk berujung pembakaran rumah beserta Mat Dawuk sendiri. 2 Adapun penyelesayan konflik sosial dengan cara memberikan solusi dari bentuk dan penyebab konflik sosial yang telah diterangkan peneliti yakni: jangan gampang menilai orang sebelum benar-benar mengenalnya lebih detail, lalu selesaikanlah masalah secara baik-baik, jangan main hakim sendiri serahkanlah kepada pihak yang berwajib dan trakhir perlakukakanlah seseorang sebagai mana memanusiakan manusia

    Penokohan dalam Novel Dawuk Karya Mahfud Ikhwan dan Rancangan Pembelajaran di SMA

    Get PDF
    The research was aimed to describe the types of characters, characterizations, and characterization techniques in the Dawuk novel by Mahfud Ikhwan and to design literature learning in Senior High schools. The method used in this research is descriptive qualitative. The data source is Dawuk's novel by Mahfud Ikhwan Ikhwan. The data analysis was done in order to describe types of character and, then describing the types of characters. The results showed that there were eight characters in the Dawuk novel by Mahfud Ikhwan and found nine types of characterizations. The method used in this character drawing is the direct method (telling) and the indirect method (showing). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis tokoh, penokohan, dan teknik penokohan dalam novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan dan rancangan pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data adalah novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan Ikhwan yang telah diterbitkan oleh Marjin Kiri pada bulan Juni 2017. Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis jenis tokoh dan teknik pelukisan tokoh, kemudian mendeskripsikan jenis tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 tokoh dalam novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan dan ditemukan 9 jenis penokohan. Metode yang digunakan dalam pelukisan tokoh ini ialah metode langsung (telling) dan metode tidak langsung (showing). Keywords: novel, character, characterization, character ilustrating method

    MODERASI BERAGAMA DALAM NOVEL "KAMBING DAN HUJAN" KARYA MAHFUD IKHWAN

    Get PDF
    This study examines the form of religious moderation in the novel Kambing dan Hujan (KH) by Mahfud Ikhwan. This type of research is qualitative, which utilizes descriptive and analytical methods. The approach used is the sociology of literature which prioritizes literary texts as the study material. The results showed that the social setting of the novel KH includes people's living habits, traditions, and religious views. Meanwhile, the author's social background includes the place of birth, residence, and profession that influenced the publication of the novel KH. The social setting of the novel depicts an extreme and fanatical society in religion. However, there is also a picture of people who view everything as normal, not excessive, moderate, and do not feel superior to other parties on the opposite side. From the author's social background, it can be seen that Mahfud Ikhwan as a writer positions himself as a neutral party. Although the novel KH has a big theme, namely about two very important differences in ideology, opinions, and worship practices between NU and Muhammadiyah, the author is able to reach the two largest Islamic organizations in Indonesia's point of view by being in the middle of the two.Keywords: Sociology of Literature, Religious Moderation, The Novel Kambing dan Hujan.

    NILAI HISTORIS-SOSIOLOGIS DALAM NOVEL ULID KARYA MAHFUD IKHWAN (KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK LUCIAN GOLDMANN)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk fakta kemanusiaan, bentuk subjek kolektif, serta bentuk pandangan dunia pengarang dalam novel Ulid karya Mahfud Ikhwan. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Adapun sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari novel Ulid karya Mahfud Ikhwan dengan ketebalan 538 halaman yang diterbitkan kembali padatahun 2016 oleh Penerbit Pustaka Ifada Yogyakarta. Data dalam penelitian ini adalah teks (baik itu berupa kata, frasa, kalimat ataupun Paragraf) dalam novel Ulid karya Mahfud Ikhwan yang mengungkap fakta kemanusiaan, subejek kolektif, serta pandangan dunia pengarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, bentuk fakta kemanusiaan pada strukturalisme genetik Lucien Goldmann sebagai teori dalam mengkaji novel Ulid karya Mahfud Ikhwan, peneliti menemukan tiga sifat bentuk fakta kemanusiaan yaitu fakta kemanusiaan bersifat politis, fakta kemanusiaan bersifat sosial, serta fakta kemanusiaan bersifat kultural. Kedua, subjek kolektif, peneliti menemukan dua sifat bentuk subjek kolektif yaitu subjek kolektif bersifat revolusi sosial dan subjek kolektif bersifat perubahan struktur ekonomi. Ketiga, pandangan dunia pengarang, peneliti menemukan dua sifat bentuk pandangan dunia pengarang yaitu fenomena sosial budaya serta bentuk kesadaran nyata. Kata Kunci : Strukturalisme genetik, Fakta kemanusiaan, subjek kolektif, pandangan dunia pengaran

    PANDANGAN DUNIA TOKOH MIFTA DALAM NOVEL KAMBING DAN HUJAN KARYA MAHFUD IKHWAN: KAJIAN STRUKTURSLISME GENETIK

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan dunia tokoh Mifta dalam novel KDH karya Mahfud Ikhwan. Penelitian ini dilaksanakan di Bogor, sejak bulan Oktober 2019 hingga Juli 2020. Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan struktur novel KDH karya Mahfud Ikhwan dengan kajian naratologi yang dibatasi pada alur, tokoh, dan latar, (2) mendeskripsikan struktur sosial novel KDH karya Mahfud Ikhwan dengan kajian strukturalisme genetik, dan (3) menjelaskan hubungan struktur novel dan struktur sosial dengan kajian strukturalisme genetik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif metode deksriptif dan dialektik yang dikaitkan dengan teori Strukturalisme Genetik Goldmann. Diketahui bahwa alur novel KDH yang memliki struktur yang sejenis dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia pada masa Orde Lama, Orde Baru, era reformasi, sampai masa sekarang. Karakter tokoh juga dikembangkan oleh Mahfud Ikhwan sampai terbentuk relasi antartokoh yang memperlihatkan pandangan dunia. Latar dalam novel KDH dibentuk sesuai dengan realita waktu yang ada karena unsur-unsurnya akan saling berhubungan dengan konteks historis itu sendiri. Struktur sosial dalam novel KDH terdiri dari subjek trans-individual yang berhubungan dengan sejarah NU-Muhammadiyah dan kelompok sosial pengarang yang mana Mahfud Ikhwan dikelompokkan menjadi kelompok intelektual muslim. Setelah menganalisis struktur novel dan struktur sosial, ditemukan dua hubungan yaitu penyebab sejarah konflik NU-Muhammadiyah dan peran generasi muda dalam ruang intelektualnya melihat konflik agama. Melalui analisis tersebut kemudian ditemukan pandangan dunia dalam novel KDH yaitu pandangan kelompok intelektual muslim pada rekonsiliasi konflik NU dan Muhammadiyah. This study aims to determine the world view of Mifta in the novel KDH by Mahfud Ikhwan. This research was conducted in Bogor, from October 2019 to July 2020. The objectives of this study were (1) to describe the structure of Mahfud Ikhwan's novel KDH with narratological studies limited to plot, characters, and setting, (2) to describe the social structure KDH novel by Mahfud Ikhwan with the study of genetic structuralism, and (3) explaining the relationship between novel structures and social structures with the study of genetic structuralism. The method used in this study is a qualitative approach, descriptive and dialectical methods associated with Goldmann's theory of genetic structuralism. It is known that the KDH novel plot has a structure similar to the social conditions of Indonesian society during the Old Order, New Order, reform era, to the present. The character of the figures was also developed by Mahfud Ikhwan to form relationships between figures showing a world view. The setting in the KDH novel is formed in accordance with the existing realities of time because the elements will be related to the historical context itself. The social structure in the KDH novel consists of trans-individual subjects related to the history of NU-Muhammadiyah and social groups of authors in which Mahfud Ikhwan is grouped into Muslim intellectual groups. After analyzing the novel structure and social structure, two relationships were found, namely the historical causes of the NU-Muhammadiyah conflict and the role of the younger generation in seeing religious conflicts. Through this analysis, the world view in the KDH novel is found, namely the view of Muslim intellectual groups on the reconciliation of the conflict between NU and Muhammadiyah

    Aspek Religiusitas dalam Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud Ikhwan dengan Tinjauan Sosiologi Sastra Serta Implementasinya dalam Pembelajaran Sastra di SMA

    Get PDF
    The purpose of this study was to describe: (1) The author’s sociohistorical background of the novel Kambing dan Hujan by Mahfud Ikhwan; (2) the connection between elements of structuralism in novel Kambing dan Hujan by Mahfud Ikhwan; (3) aspects of religiosity in novel Kambing dan Hujan by Mahfud Ikhwan; (4) implementation of research result in novel Kambing dan Hujan by Mahfud Ikhwan as a literary material in high school. The research used qualitative descriptive method. Reasearch data is phrases, sentences, and paragraphs in novel Kambing dan Hujan by Mahfud Ikhwan there is an aspect religosity. Validity of data used is triangulation theory. Sources of research data is nove Kambing dan Hujan by Mahfud Ikhwan. Data collection techniques use library techniques. Data analysis techniques use dialektical method. The result of research shows that: (1) sosiohistoris background of Mahfud Ikhwan born in Lamongan, 7 May 1980 known as a novelist; (2) elements of strukturalism in the novel is theme and fact of the story. The theme in the novel about Miftahul struggle in reachingfor love its packaged in social relations and religious rivalry. Miftahul as main character and Fauzia as companion figure. The plot used is cronological plot, and the place used is the village of Centong; (3) aspect of religiosity in novel Kambing dan Hujan by Mahfud Ikhwan is belief ideological dimension, religious effect, feeling exsperiental dimension, knowledge intellectual consequential dimension, practice ritualistic dimension; (4) this research can be implemented in literary learning in senior high school class XI semester 1, novel Kambing dan Hujan in accordance with the criteria of teaching materials is terms of language, psychology, an cultural background

    Literatur Kesehatan Mental: Analisis Behaviorisme Tokoh Utama dalam Novel Ulid Karya Mahfud Ikhwan

    Get PDF
    Kesehatan mental merupakan hal yang penting dan perlu mendapatkan perhatian. Kesehatan mental bukan hanya berkaitan dengan gangguan mental, tetapi juga berkaitan dengan kesejahteraan psikis seseorang sehingga dapat mengatasi stres, menjaga keseimbangan emosional, dan memiliki kemampuan berpikir sehat untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan baik. Salah satu upaya preventif untuk menjaga kesehatan mental adalah dengan memberikan wawasan atau literatur mengenai kesehatan mental. Literatur kesehatan mental dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kondisi mental. Literatur kesehatan mental dapat diberikan melalui analisis karya sastra seperti novel. Novel yang dilengkapi dengan penokohan, alur, dan konflik yang kompleks mengandung aspek psikologis yang dapat menjadi sumber refleksi pembaca. Melalui analisis psikologis tokoh , pembaca dapat memiliki pemahaman lebih mendalam tentang berbagai aspek kesehatan mental. Peneltian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Ulid karya Mahfud Ikhwan dengan data berupa kata-kata yang menunjukkan aspek stimulus dan respons, serta aspek kondisi kesehatan mental tokoh utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan teori behaviorisme B.F Skinner. Adapun fokus penelitian ini adalah tingkah laku tokoh yang dianalisis berdasarkan konsep operant conditioning Skinner. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi kepustakaan dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif. Uji validitas data dilakukan dengan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama dalam novel Ulid karya Mahfud Ikhwan memiliki kondisi mental yang sehat. Dari hasil penelitian ditemukan empat jenis stimulus meliputi stimulus perkuatan positif, perkuatan negatif, hukuman positif, dan hukuman negatif dengan stimulus terbanyak yaitu stimulus hukuman positif. Tokoh utama di dalam Ulid karya Mahfud Ikhwan memberikan tingkah laku tepat sebanyak 18 respons dan tingkah laku tidak tepat sebanyak 4 respons. Tingkah laku tepat lebih dominan dibandingkan tingkah laku tidak tepat yang menunjukkan tokoh utama memiliki kemampuan mengontrol diri dan emosi yang baik. Dengan demikian, kondisi mental tokoh utama di dalam Ulid karya Mahfud Ikhwan dapat dikategorikan sebagai mental yang sehat

    ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA PADA NOVEL DAWUK KISAH KELABU DARI RUMBUK RANDU KARYA MAHFUD IKHWAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui definisi psikologi sastra serta mendeskripsikanpsikologi para tokoh pada novel Dawuk karya Mahfud Ikhwan. Metode yang digunakanadalah metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan psikologi sastraberdasarkan teori Sigmun Freud. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalahkepustakaan. Sesuai metode yang digunakan, sumber datanya yaitu novel Dawuk, databerbentuk kalimat, frasa dan kata. Pengertian Psikologi sastra meliputi konsep yangmembangun karya sastra dari psikologi tokoh. Sinopsis novel Dawuk karya Mahfud ikhwanmeliputi ringkasan novel dari awal hingga akhir. Konsep psikologi sastra berdasarkan teoriSigmun Freud yang terdapat pada novel dawuk karya mahfud ikhwan yaitu id, meliputikepribadian yang berisi naluri dasar dan dorongan insting. Ego merupakan mediator antaraide dan realita.serta Superego meliputi nilai-nilai serta aturan dalam masyarakat

    Aspek Religi Dalam Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud IKhwan (Kajian Antropologi Sastra)

    Get PDF
    Objek kajian dalam penelitian ini adalah Novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan. Novel ini dipilih karena mengangkat topik yang sangat sensitif, yaitu tentang perbedaan afiliasi organisasi sosial antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di tahun 60-an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tokoh, alur, dan latar, serta mengkaji aspek religiusitas dalam novel Kambing dan Hujan menggunakan kajian antropologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan menggunakan pendekatan antropologi sastra. Hasil dari penelitian yang berjudul “Aspek Religi dalam Novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan” adalah ditemukannya 4 komponen agama menurut Emile Durkheim, yaitu (1) emosi keagamaan, (2) sistem kepercayaan supranatural, (3) sistem ritus atau upacara religi, dan (4) kelompok-kelompok religius. Aspek religiusitas dalam novel ini dapat dilihat dari gagasan, jalan cerita, narasi dan dialog yang disampaikan oleh tokoh-tokoh dalam novel ini, khususnya Muhammad Fauzan, Iskandar, Miftahul Abrar, Nurul Fauzia, Pakde Anwar dan Cak Ali
    corecore