1,721,180 research outputs found
Peran Asset Manager di Studio Game Maulidan Games
Maulidan Games merupakan studio game yang sedang berkembang di Indonesia
dan terkenal dengan kecepatannya dalam memproduksi game. Penulis
berkesempatan melakukan kerja magang di Maulidan Games selama 3 bulan
dimulai dari bulan Maret 2018 hingga bulan Juni 2018. Maulidan Games bergerak
pada bidang game development yang memproduksi game digital untuk PC, web
dan mobile. Selama 3 bulan melakukan magang, penulis berperan sebagai asset
manager. Pada kesempatan magang di Maulidan Games, penulis diberikan
kesempatan untuk membuat animasi dan asset ingame untuk game Aquaculture.
Selain itu penulis juga membuat pixel art karakter NPC. Dalam 3 bulan penulis
mendapat banyak wawasan tentang game development secara langsung dari tahap
pra produksi, produksi hingga post produksi dan mempelajari software baru
KEARIFAN LOKAL DALAM PERAYAAN TRADISI MAULIDAN PESANTREN AT-TAQWA (STUDI KASUS PESANTREN AT-TAQWA PUTRA BEKASI)
ABSTRAK
Dimas Agung Prasetia, Kearifan Lokal Dalam Perayaan Tradisi Maulidan Pesantren At-Taqwa (Study Kasus Pesantren At-Taqwa Bekasi). Skripsi, Jakarta: Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta. 2020
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan permasalahan yang diawali dari persoalan adanya pergeseran dalam berbudaya karna banyaknya budaya luar yang masuk. tradisi maulidan berperan menjadi wadah dan tempat masyarakat untuk menjaga pola pikir dan gaya hidupnya. sehingga kegiatan maulidan bertransformasi menjadi sebuah tradisi keagamaan dengan kearifan lokalnya yang khas serta aspek-aspek dalam tradisi maulidan yang tidak lepas dari kegiatan bermasyarakat di Ujungharapan bekasi.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Dalam menyajikan data yang sudah terkumpul menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan nara sumber dari masyarakat yang mengetahui sejarah tentang berkembangnya tradisi maulidan diUjungharapan Bekasi. Dalam penelitian ini landasan teori yang digunakan terkait dengan kearifan lokal dan sosiologi agama.
Hasil penelitian yang telah dilakukan ialah menunjukan bahwa kegiatan persiapan dan pelaksanaan tradisi maulidan di Ujungharapan Bekasi tidak hanya implementasi dan bersumber dari ajaran agama islam saja, namun sudah bercampur menjadi satu dengan unsur-unsur khas yang ada dalam budaya lokal setempat. Kemudian dalam aspek-aspek dan peran tradisi yang sangat penting dalam masyarakat Bekasi, upaya dari tradisi maulidan dalam hal sebagai wadah persatuan masyarakat bisa dilihat dari antusiasme masyarakat yang datang setiap tahunnya terus bertambah, setiap akan diadakannya tradisi maulidan masyarakat akan berperan aktif membantu kelancaran kegiatan dengan, sehingga terjalinlah sosial dan budaya dari tradisi maulidan, dalam aspek ekonomi dapat dilihat dari kegiatan para pedagang yang berjualan untuk kegiatan maulidan yang mudah ditemui pada saat pelaksanaan, kegiatan maulidan juga menyediakan konsumsi untuk para jamaah dari masyarakat sekitar yang merupakan ciri khas sekaligus kearifan lokal tradisi maulidan, dan juga turut mengundang tamu undangan yang berasal dari kalangan pejabat dan politisi partai untuk bersatu padu tanpa melihat status sosial mereka karna dalam tradisi maulidan semua jamaah yang hadir menjadi satu.
Kata Kunci : Kearifan lokal, Maulid Nabi, Aspek-Aspek
ABSTRACT
Dimas Agung Prasetia, Local Wisdom of Celebration of the At-Taqwa Islamic Boarding School's Maulidan Tradition (Case Study of the At-Taqwa Boarding School in Bekasi). Thesis, Jakarta: Islamic Religious Education Study Program, Faculty of Social Sciences, Jakarta State University. 2020
This research discusses to study and describe the problems that began with the renewal of changes in culture because of the number of outside cultures that entered. Maulidan tradition managed to become a place and place for people to move their mindset and style away. So the activity of maulidan is transformed into a religious tradition with its unique local wisdom with aspects of the maulidan tradition that cannot be separated from community activities in Ujungharapan bekasi.
This research is a qualitative research. In presenting data that has been collected using descriptive qualitative. While the data collection techniques used were observation, interviews, and documentation with sources from the public who studied the history of the development of the tradition of maulidan in the Bekasi City of Hope. In this research, the theoretical basis used is related to local wisdom and the sociology of religion.
The results of the research carried out show that the preparation and implementation of the tradition of maulidan in Ujungharapan Bekasi is not only implementation and sourced from religious religions, but has been mixed into one with nothing unique in the local culture. Then in aspects and roles of tradition which are very important in Bekasi society, the challenges of the maulidan tradition in terms of community unity can be seen from the enthusiasm of the people who come every year, every time a holding of the maulidan tradition of the community will help to help smooth activities with, so that social and cultural intertwining of maulidan traditions, in the economic context can be seen from the activities of traders who sell for maulidan activities that are easily found at the time of implementation, maulidan activities also provide assistance to pilgrims from the community who are characteristic of local wisdom maulidan tradition, and they are invited guests invited from party representatives and politicians to unite without looking at their social status because in the tradition of maulidan all participants who come together become one.
Keywords: Local wisdom, Prophet's Birthday, Aspect
Rancang Bangun Pixel Art Converter Menggunakan Segmentasi berbasis K-means Clustering
Pixel art merupakan jenis aset grafis yang digunakan pada game. Untuk mengefisiensi pekerjaan pada industri game, diperlukan sebuah converter citra raster biasa menjadi pixel art. Tahapan dalam membangun aplikasi pixel art converter adalah mengubah warna menjadi aturan yang berlaku pada pixel art, lalu membuat tepi gambar menjadi jaggy yang merupakan ciri khas grafis pixel art. Algoritma segmentasi yang digunakan merupakan segmentasi berbasis k-means clustering. Segmentasi ini berguna untuk mengubah warna citra menjadi lebih sederhana. Citra hasil dari segmentasi k-means kemudian diolah menjadi citra yang memiliki tepian bergerigi atau jaggy yang merupakan ciri khas utama dari pixel art. Aplikasi dinyatakan telah memenuhi kebutuhan Tim Desain Maulidan Games. Kualitas citra hasil pixel art converter dipengaruhi oleh ukuran citra input, parameter nilai K untuk k-means clustering serta skala grid untuk membuat tepian jaggy. Nilai optimal yang digunakan untuk membuat pixel art yang baik yaitu, untuk citra gradient color nilai optimal nilai K untuk K-means adalah 25, sedangkan untuk citra flat color menggunakan nilai K 16, nilai skala grid untuk membuat tepian adalah 80, ukuran citra optimal adalah 100 x 100 piksel
Pelaksanaan Budaya Dikili Maulidan bagi Masyarakat Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo
Pelaksanaan budaya dikili maulidan di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai, sudah menjadi tradisi oleh masyarakat Gorontalo untuk memperingati kelahiran nabi besar Muhammad SAW. waktu pelaksanaan dikili maulidan dilaksanakan pada malam hari dengan memakan aktu sekitar 16 atau 17 jam para pezikir terdiri dari laki-laki dan perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, teknik wawancara, teknik dokementasi, teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini terdapat nilai-nilai yang mengandung religius, terutama tentang pelaksanaan budaya dikili maulidan yang ada di Desa Bongo
Nilai-Nilai Akidah Islamiyah dalam Tradisi Pelaksanaan Maulidan di Dusun Emil, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tradisi Maulidan yang masih eksis dan
berkembang di tengah masyarakat Dusun Emil, Kecamatan Paramasan. Tradisi ini
tidak hanya menjadi peringatan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga
berfungsi sebagai media pewarisan nilai-nilai akidah Islamiyah kepada masyarakat.
Melalui kegiatan keagamaan seperti pembacaan syair Maulid, shalawat, dan
ceramah agama, masyarakat mendapatkan penguatan iman yang relevan dengan
kehidupan mereka sehari-hari.
Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR)
dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara mendalam dengan tokoh agama dan masyarakat,
dokumentasi kegiatan, serta partisipasi aktif dalam kegiatan tradisi Maulidan
selama dua bulan. Metode ini memungkinkan peneliti untuk menggali nilai-nilai
akidah Islam seperti iman kepada Allah, Rasul, kitab-kitab suci, hari kiamat,
malaikat, dan takdir yang tercermin dalam kegiatan tradisional keagamaan tersebut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis
nilai-nilai akidah Islamiyah dalam pelaksanaan tradisi Maulidan serta mengetahui
bagaimana partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut berkontribusi terhadap
penguatan keyakinan keagamaan mereka. Selain itu, penelitian ini bertujuan
memberikan gambaran mengenai relevansi budaya lokal sebagai media efektif
dalam pengajaran nilai-nilai dasar keislaman kepada masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Maulidan berperan penting
dalam membentuk kesadaran spiritual masyarakat Dusun Emil. Kegiatan
keagamaan yang dilakukan selama perayaan Maulid mampu menumbuhkan cinta
kepada Rasul, memperkuat nilai tauhid, dan meningkatkan pemahaman terhadap
kehidupan akhirat. Dengan demikian, tradisi Maulidan menjadi sarana edukasi dan
transformasi akidah Islamiyah yang kontekstual dan membumi di kalangan
masyarakat pedesaa
Nilai-Nilai Akidah Islamiyah dalam Tradisi Pelaksanaan Maulidan di Dusun Emil, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tradisi Maulidan yang masih eksis dan
berkembang di tengah masyarakat Dusun Emil, Kecamatan Paramasan. Tradisi ini
tidak hanya menjadi peringatan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga
berfungsi sebagai media pewarisan nilai-nilai akidah Islamiyah kepada masyarakat.
Melalui kegiatan keagamaan seperti pembacaan syair Maulid, shalawat, dan
ceramah agama, masyarakat mendapatkan penguatan iman yang relevan dengan
kehidupan mereka sehari-hari.
Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR)
dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara mendalam dengan tokoh agama dan masyarakat,
dokumentasi kegiatan, serta partisipasi aktif dalam kegiatan tradisi Maulidan
selama dua bulan. Metode ini memungkinkan peneliti untuk menggali nilai-nilai
akidah Islam seperti iman kepada Allah, Rasul, kitab-kitab suci, hari kiamat,
malaikat, dan takdir yang tercermin dalam kegiatan tradisional keagamaan tersebut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis
nilai-nilai akidah Islamiyah dalam pelaksanaan tradisi Maulidan serta mengetahui
bagaimana partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut berkontribusi terhadap
penguatan keyakinan keagamaan mereka. Selain itu, penelitian ini bertujuan
memberikan gambaran mengenai relevansi budaya lokal sebagai media efektif
dalam pengajaran nilai-nilai dasar keislaman kepada masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Maulidan berperan penting
dalam membentuk kesadaran spiritual masyarakat Dusun Emil. Kegiatan
keagamaan yang dilakukan selama perayaan Maulid mampu menumbuhkan cinta
kepada Rasul, memperkuat nilai tauhid, dan meningkatkan pemahaman terhadap
kehidupan akhirat. Dengan demikian, tradisi Maulidan menjadi sarana edukasi dan
transformasi akidah Islamiyah yang kontekstual dan membumi di kalangan
masyarakat pedesaa
Tarekat tasawuf tahlilan dan maulidan
Buku ini mengupas secara tuntas beberapa kesesatan yang telah mewabah di masyarakat, yang mewujud dalam bentuk tarekat, tasawuf, selamatan orang mati, dan peringatan kelahiran Nabi. Walaupun tarekat, tasawuf, tahlilan dan maulidan ini acapkali dikategorikan sebagai �kesesatan di tingkat kampung�, namun banyak juga tokoh-tokoh intelektual bertitel tinggi jebolan kampus-kampus ternama yang ikut �kerasukan� kesesatan kampung itu. Dus, memang terdapat akur dan jaringan yang berkait berkelindan antara kesesatan di lingkungan intelektual atau di angkasa pemikiran dengan yang ada di kampung-kampung di areal tradisi sehari-hari
Peranan Environment Desain Game Simulasi pada Perusahaan Maulidan Games
Penulis mendapat kesempatan mengikuti kegiatan kerja magang di perusahaan start
up Maulidan Games selama 3 bulan. Selama mengikuti kegiatan kerja magang di
perusahaan Maulidan Games, penulis mendapatkan banyak ilmu tentang cara kerja
industri game start up. Disini penulis mendapatkan jobdesk sebagai environment
artist yang bertugas untuk membuat environment pada game Aqua Culture dan
Hydroponic Life. Dari mulai penmbuatan map yang dibutuhkan, hingga aset-aset
yang akan digunakan nantinya pada game tersebut. Dari tugas-tugas yang diberikan
mentor, penulis mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman mengenai dunia kerja
di industri game dan selama melakukan kerja magang, penulis tidak mengalami
masalah yang cukup serius hanya saja penulis membutuhkan waktu untuk
menyesuaikan gaya visual penulis dengan senior artist
Urgensi Intensitas Pembacaan Kitab Al-Barzanji pada Tradisi Maulidan Jawiyan bagi Peningkatan Aqidah Masyarakat Desa Padurenan Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus
Dalam suatu tradisi dalam masyarakat tidak terlepas dari ritus keagamaan yang mengiringi kehidupan manusia. Salah satunya yaitu tradisi merayakan kelahiran Nabi Muhammad yang pada umumnya dilaksanakan pada tanggal 12 Rabiul Awal dengan membaca kitab-kitab maulid, seperti kitab al-Barzanji. Namun, pembacaan dalam kitab al-Barzanji maulidan jawiyan dengan menggunakan lagu dan nada jawa warisan Mbah Muhammad Syarif, sudah menjadi adat bagi masyarakat Padurenan.
Kajian yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu (1) Bagaimana prosesi pelaksanaan tradisi Maulidan Jawiyan di desa Padurenan Gebog Kudus (2) Apa nilai-nilai yang terkandung dalam kitab al-Barzanji pada tradisi Maulidan Jawiyan di desa Padurenan Gebog Kudus (3) Apa urgensi intensitas pembacaan kitab al-Barzanji pada tradisi Maulidan Jawiyan bagi peningkatan aqidah masyarakat desa Padurenan Gebog Kudus. Adapun metode penelitian skripsi ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field Research) dengan metode pengumpulan data dari hasil wawancara, dokumentasi dan observasi, kemudian penulis menganalisis data tersebut dengan pendekatan deskriptif analisis, deduktif, induktif dan fenomenologis.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pembacaan kitab al-Barzanji pada tradisi Maulidan Jawiyan menjadi hal yang urgen bagi masyarakat Padurenan, apalagi jika dilakukan secara intens dan secara rutin, sehingga dari kerutinan tersebut didapat adanya urgensi bagi peningkatan aqidah masyarakat, salah satunya dengan bertambahnya keimanan. Peningkatan aqidah, dapat dilihat dari adanya perubahan sikap dan perilaku masyarakat ke hal-hal yang positif, seperti saling berjabat tangan (bersalaman), dalam memelihara ukhuwah islamiyah, menimbulkan perilaku bersodaqah, bertoleransi dan saling menghormati antar warga (aspek sosiologis), kemudian lebih sering menghadiri majelis dzikir dan shalawat (istighotsahan), majelis pengajian-pengajian (aspek psikologis). Dan cenderung suka berziarah (aspek teologis), karena dengan adanya berziarah mereka akan terus mengingat bahwa manusia akan meninggal kapanpun dan dimanapun sesuai dengan ketentuan Allah, bukan ketentuan manusia atau tradisi.
Hal tersebut dapat terealisir, karena di dalam pembacaan kitab al-Barzanji pada tradisi maulidan jawiyan banyak terkandung nilai-nilai, seperti nilai aqidah, akhlak, tasawuf, dzikir, dan lain-lain. Tetapi, pada dasarnya tujuan tradisi maulidan jawiyan adalah untuk mendapat berkah dan syafaat dari Nabi Muhammad, yang pada intinya ingin mendapatkan keselamatan di dunia dan akhirat. Hal tersebut didorong dengan hal-hal yang sakral, seperti dengan melakukan wudhu sebelum prosesi mahallul qiyam, melakukan ritual gurah, dan lain-lain yang akan menambah kesakralan tradisi tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menambah wawasan dalam budaya dan juga diharapkan bisa bermanfaat khususnya bagi penulis dan semua pihak yang membutuhkan
KANDUNGAN ASAM SIANIDA BAHAN PROTEIN UMBI GADUNG DENGAN LAMA PENGUKUSAN BERBEDA SEBAGAI PAKAN TERNAK UNGGAS
Kandungan Asam Sianida Bahan Protein Umbi Gadung Dengan Lama Pengukusan Berbeda Sebagai Pakan Ternak Unggas
Adrul Maulidan (11581102474)
Dibawah bimbingan Evi Irawati dan Jully Handoko
INTISARI
Penggunaan umbi gadung sebagai bahan pakan unggas masih terbatas karena mengandung senyawa HCN yang bersifat racun bagi ternak. Penurunan kandungan HCN pada umbi gadung dapat dilakukan dengan melakukan pengolahan secara pengukusan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh lama pengukusan umbi gadung terhadap kandungan asam sianida, bahan organik dan protein kasar sebagai bahan pakan alternatif bagi ternak unggas. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari A (tanpa pengukusan), B (30 menit pengukusan), C (40 menit pengukusan), D (50 menit pengukusan) dan E (60 menit pengukusan) dengan suhu 100oC. Peubah yang diukur adalah kandungan HCN, bahan organik dan protein kasar. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa lama pengukusan umbi gadung memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap penurunan HCN, peningkatan bahan organik dan protein kasar. Dapat disimpulkan bahwa pengukusan umbi gadung selama 60 menit dapat menurunkan HCN, peningkatan bahan organik dan protein kasar sehingga dapat digunakan sebagai bahan pakan alternative untuk ternak unggas.
Kata kunci : Umbi Gadung, pakan Alternatif, HCN, Bahan Organik, dan Protein Kasa
- …
