Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)Not a member yet
4139 research outputs found
Sort by
Studi Eksperimental Tentang Karakteristik Aliran Fluida pada Airfoil Naca 0026 dengan Penambahan Transversal V-Riblets Sebesar S = H = 2 mm
Airfoil adalah bentuk geometri yang menghasilkan gaya angkat tinggi dengan gaya hambatan rendah saat melalui fluida. Gaya angkat terjadi karena interaksi antara airfoil dan fluida yang mengalir, sedangkan gaya hambat disebabkan oleh gesekan antara airfoil dan fluida. Gaya drag dapat menyebabkan separasi dan stall pada airfoil pada sudut serang tertentu. Namun, aliran turbulen dapat menunda separasi karena memiliki momentum yang kuat. Oleh karena itu, Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan benda uji airfoil NACA 0026 yang dipasang riblets tipe V-Riblet dengan ukuran s = h = 2 mm pada area 25%-30% chord, dengan variasi sudut serang (α) = 0o, 5o, 10o, serta variasi bilangan Reynolds (Re) = 1x 105. Penelitian dilakukan pada open circuit subsonic wind tunnel di Departemen Teknik Mesin FT-IRS ITS dengan ukuran 660 cm x 660 cm x 1165 cm. Model benda uji airfoil NACA 0026 dibuat dengan ukuran span = 250 mm dan chord = 200 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan riblets V-Riblets dapat meningkatkan drag hingga 7.4% dan menurunkan lift hingga 5.32% pada variasi bilangan Reynolds (Re) = 1x 105 dan angle of attack (α) = 10o. Peningkatan bilangan Reynolds juga mempengaruhi stabilitas aliran dan karakteristik aerodinamika airfoil
Pengaruh Media Exposure terhadap Intention to Boycott Produk Pro-Israel: a Literature Review
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak media exposure terhadap intention to boycott, terutama dalam konteks fenomena genosida yang terjadi di Palestina yang dilakukan oleh Israel. Fenomena ini menjadi isu yang sangat kontroversial, memicu respons berbagai komunitas di seluruh dunia. Di tengah meningkatnya kesadaran global tentang isu-isu kemanusiaan dan konflik politik, ada kebutuhan mendesak untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi sikap dan niat individu untuk memboikot merek yang terkait dengan konflik tersebut. Variabel yang diteliti mencakup media exposure, dan intention to boycott. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih responden dengan pemahaman isu Palestina dan kekuatan pembelian signifikan. Data dianalisis dengan SEM dengan menggunakan software AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media exposure berpengaruh positif terhadap intention to boycott.
Pemodelan Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jawa Timur dengan Pendekatan Regresi Data Panel Dinamis
Tingkat pengangguran terbuka merupakan indikator yang digunakan pemerintah dalam menilai keberhasilan di bidang ketenagakerjaan. Periode waktu 7 tahun dari tahun 2015 hingga 2021, tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Timur mengalami penurunan, namun tahun 2020 mengalami kenaikan yang cukup signifikan diduga adanya pandemi covid-19. Variabel-variabel ekonomi bersifat dinamis sehingga pada penelitian ini digunakan metode regresi data panel dinamis. Metode regresi data panel dinamis tidak hanya mengetahui efek jangka pendek namun juga efek jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan tingkat pengangguran terbuka menggunakan regresi data panel dinamis dengan pendekatan GMM Arellano-Bond. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi tingkat pengangguran terbuka antara lain tingkat partisipasi angkatan kerja, upah minimum kabupaten/kota, persentase penduduk miskin, jumlah pekerja informal, pertumbuhan ekonomi, dan rata lama sekolah. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur dengan kurun waktu tahun 2015 hingga 2021. Hasil analisis dengan estimasi GMM Arellano-Bond menunjukkan bahwa variabel tingkat pengangguran terbuka tahun sebelumnya, tingkat partisipasi angkatan kerja, upah minimum kabupaten/kota, dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Jawa Timur dengan masing-masing memiliki efek jangka pendek terhadap tingkat pengangguran terbuka sebesar -0,722, 0,157, dan -0,205. Sedangkan dalam jangka panjang, memberikan efek jangka panjang sebesar -2,313, 0,506, dan -0,655. Nilai R² yang didapat dari model adalah sebesar 82,51%
Sequence Narrative Dahayu Angreyog pada Lahan Bekas Tambang Kapur Sampung Ponorogo
Pusat budaya dan literasi sejarah ponorogo yang berada di lahan bekas tambang kapur yang sudah rusak kemudian direspon dengan pendekatan regenerative design dan metode naratif. Hal ini bertujuan untuk menjadi suatu pemicu pengembangan kawasan dan peningkatan value lahan dengan mempertimbangkan semua masalah yang ada di tapak secara menyeluruh dan terdapat dalam suatu ekosistem. Melalui masterplan dengan sekuens bangunan, narasi cerita reyog digunakan untuk menghubungkan pengalaman ruang secara holistik. Perancang berusaha menciptakan pengalaman yang terhubung antara sekuens sehingga pengunjung dapat menikmati satu kesatuan desain. Dengan menggunakan narasi yang tepat, legenda reyog dapat menjadi sarana yang kuat untuk melestarikan budaya, menyampaikan nilai-nilai positif, dan menginspirasi orang untuk lebih menghargai dan mengenal warisan budaya mereka
Analisis Risiko Saham Subsektor Rumah Makan dan Ritel Pakaian & Tekstil di Bursa Efek Indonesia Menggunakan Conditional Value-at-Risk dengan Pendekatan ARMA-GARCH dan Extreme Value Theory
SSaham merupakan salah satu aset finansial yang po-puler. Saham menunjukkan kepemilikan sebuah perusahaan terbuka oleh individu (ritel) maupun institusi yang cenderung memiliki risiko tinggi. Pengelolaan risiko bagi investor sangat-lah penting untuk menghindari terjadinya kerugian yang besar pada kegiatan investasi. Investasi merupakan penanaman mo-dal untuk mendapatkan return sebesar-besarnya di masa depan. Dalam penelitian ini dilakukan estimasi risiko individu meng-gunakan Value-at-Risk (VaR) dengan pendekatan Autoregresive Moving Average-Generalized Autoregresive Conditional Heteros-kedasticity (ARMA-GARCH) dan Extreme Value Theory (EVT). Pada nyatanya risiko tidak hanya di pengaruhi oleh fluktuasi saham itu sendiri tetapi juga keterlibatan nilai risiko perusaha-an lain dan variabel makroekonomi yaitu nilai tukar USD/IDR yang dilakukan menggunakan Conditional Value-at-Risk (Co-VaR). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa estimasi risiko dan profit individu saham MAPI menggunakan metode VaR de-ngan pendekatan ARMA-GARCH maupun EVT memiliki ting-kat risiko dan profit yang lebih tinggi dibandingkan saham lain-nya sedangkan dengan menggunakan metode CoVaR yang me-libatkan kondisi perusahaan saham lain dan kurs USD/IDR dengan pendekatan yang sama, saham MAPI memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan saham lainnya, disisi lain profit tertinggi dimiliki oleh saham MAPA. Metode VaR dengan pendekatan ARMA-GARCH memberikan hasil estimasi risiko dan profit yang lebih akurat dibandingkan pendekatan EVT, se-dangkan sebaliknya untuk metode CoVaR. Keakuratan pende-katan ditunjukkan dengan expected shortfall yang lebih men-dekati nilai kuantil yang digunakan yaitu 5% dan 1%
Analisis Rare Event Weighted Logistic Regression pada Kasus Data Imbalanced Rumah Tangga Miskin di Provinsi Jawa Timur
Kemiskinan merupakan permasalahan serius yang dihadapi hampir semua negara, termasuk di Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik tahun 2021, diantara provinsi di Pulau Jawa, Jawa Timur menempati peringkat terakhir kepadatan penduduk tetapi peringkat ke-3 tertinggi dalam persentase penduduk miskin. Saat mengatasi kemiskinan, faktor dan klasifikasi yang tepat sangat dibutuhkan untuk menyusun program penanggulangan kemiskinan kepada sasaran yang tepat pula, sehingga akan dilakukan pemodelan dan identifikasi faktor-faktor yang berpengaruh pada status kemiskinan rumah tangga di Jawa Timur. Status kemiskinan rumah tangga memiliki 2 kategori yaitu miskin dan tidak miskin. Pada tahun 2022, dari jumlah sampel sebanyak 32.454 rumah tangga, perbandingan status rumah tangga miskin dan tidak miskin di Jawa Timur adalah sekitar 1:20. Terlihat adanya kondisi data imbalanced. Keadaan jumlah data yang besar dan tidak seimbang menyebabkan metode Rare Event Weighted Logistic Regression (RE-WLR) tepat untuk penelitian ini. Data yang digunakan adalah data SUSENAS Jawa Timur dengan 1 variabel respon dan 12 variabel prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik RE-WLR telah sesuai memodelkan status kemiskinan rumah tangga di Jawa Timur dengan nilai AUC dan sensitivitas masing-masing 52,17% dan 4,7%. Variabel yang signifikan mempengaruhi status kemiskinan rumah tangga di Jawa Timur adalah jumlah ART, status literasi KRT, kedudukan utama KRT dalam pekerjaan, kepemilikan sepeda motor, kepemilikan komputer, luas lantai, dan bahan bangunan utama dinding rumah
Redesain Interior Pasar Rakyat Sidomulyo dengan Konsep Smart Market untuk Mendukung Peningkatan Daya Saing Pasar
Pasar Rakyat Sidomulyo adalah pasar rakyat pertama di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Pasar ini resmi dibuka pada tahun 2019 dan beroperasi setiap hari mulai sore hari hingga pagi hari. Pasar ini masih memiliki permasalahan utama yaitu kondisi pasar yang belum memenuhi persyaratan SNI terutama aspek kenyamanan padahal menurut Menteri Perdagangan adanya SNI pasar rakyat dapat meningkatkan daya saing. Oleh sebab itu, perlu diadakan revitalisasi pasar untuk memenuhi hal tersebut, salah satunya melalui tinjauan desain interior. Perumusan konsep desain dilakukan dengan metode Design Thinking. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Sumber data primer meliputi hasil observasi, wawancara dan kuesioner. Sementara itu, sumber data sekunder dilakukan dengan tinjauan pustaka serta studi banding. Data yang diperoleh dianalisis untuk mendapatkan ide dan solusi sebagai usulan konsep desain hingga ke tahap pengembangan alternatif dan pemilihan desain terbaik melalui weighted method. Hasil konsep redesain interior yang digunakan yaitu menggunakan dasar pemikiran ‘Smart Market’. Dasar pemikiran Smart Market dijabarkan dalam tiga konsep makro yaitu education, technology dan modern. Ketiga konsep makro tersebut dijabarkan ke dalam konsep mikro yang lebih aplikatif. Konsep education berhubungan dengan pengenalan jenis produk, pengenalan jenis sampah serta kemudahan akses bagi pengguna buta huruf. Sedangkan, konsep technology berhubungan dengan digitalisasi, teknologi untuk penghawaan dan pencahayaan. Terakhir, konsep modern yaitu berhubungan dengan interior instagramable, desain yang simple dan bersih, serta penggunaan furnitur multifungsi. Dengan konsep Smart Market ini pasar rakyat memiliki nilai hampir sama seperti pasar modern dan siap bersaing dengan pasar lainnya
Analisis Faktor-Faktor Penyebaran Covid-19 di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Regresi Spasial
Analisis spasial merupakan salah satu metode yang sering digunakan untuk melihat pola penyebaran penyakit menular. Penyebaran COVID-19 di latar belakangi melalui sarana dari aspek daerah. Efek spasial dapat muncul dari satu area ke area lainnya. COVID-19 adalah virus baru yang ber-asal dari China dan telah menyebar ke seluruh dunia. Peneli-tian ini bertujuan untuk mengetahui pola spasial penyebaran COVID-19 di Jawa Timur menggunakan regresi spasial. Data yang digunakan adalah proporsi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per kabupaten/kota di Jawa Timur pada tahun 2021. Beberapa faktor diduga mempengaruhi pola penyebaran COVID-19 di Jawa Timur, antara proporsi penduduk yang sudah divaksin 1, proporsi tenaga medis, kepadatan pendu-duk, proporsi penduduk usia di atas 60 tahun, dan proporsi pen-duduk penderita penyakit hipertensi. Metode yang digunakan adalah regresi spasial. Diharapkan penelitian ini dapat mem-berikan informasi mengenai model faktor-faktor penyebaran COVID-19 di Jawa Timur sehingga karakteristik penanganan-nya dapat disesuaikan dengan kondisi daerah yang terdampak. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bentuk model terbaik yaitu Spatial Autoregressive Moving Average Model (SARMA) dengan variabel yang signifikan diantaranya kepadatan pendu-duk, proporsi penduduk berusia di atas 60 tahun, dan proporsi penduduk penderita penyakit hipertensi
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persentase Penduduk Miskin di Jawa Timur Menggunakan Regresi Regresi Nonparametrik Spline Truncated
Kemiskinan adalah permasalahan yang sifatnya multidimensional. Kemiskinan menjadi masalah global yang menyerang berbagai negara di belahan dunia. Pandemi COVID-19 yang terjadi pada tahun 2020, membuat kemiskinan di berbagai dunia meningkat. Tidak bisa beraktivitas seperti normal membuat beberapa aktivitas ekonomi terhambat. Diberlakukannya pembatasan kegiatan di berbagai daerah membuat kondisi ekonomi di Jawa Timur menjadi turun. Imbasnya kemiskinan di Jawa Timur meningkat. Hal ini perlu diperhatikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengatasi masalah kemiskinan agar Provinsi Jawa Timur dapat mengatasi kemiskinan lebih baik kedepannya. Pada Penelitian ini, dilakukan pemodelan persentase penduduk miskin di Jawa Timur menggunakan analisis Regresi Nonparametrik Spline Truncated dikarenakan pola hubungan antara persentase penduduk miskin dengan variabel yang diduga berpengaruh tidak mengikuti pola tertentu dan berubah-ubah pada sub-sub interval. Variabel yang digunakan adalah produk domestik regional bruto per kapita, angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah dan tingkat partisipasi angkatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik adalah model dengan menggunakan kombinasi knot (3,3,2) dengan variabel yang berpengaruh adalah angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah dan tingkat partisipasi angkatan kerja dengan koefisien determinasi dari model sebesar 89,56 persen
Sinkronisasi Basis Data Relasional dengan Basis Data NoSQL dengan Pendekatan Query Direct Access (Studi Kasus Pada PostgreSQL dan MongoDB)
Banyaknya aplikasi big data menyebabkan lonjakan data yang sangat besar. Basis data NoSQL (Not Only SQL) semakin banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam menangani big data. NoSQL dapat menganalisis dan mengakses data (select) dengan performa yang lebih cepat dibanding basis data SQL. Sedangkan, basis data SQL mempunyai performa penyisipan data (insert) lebih cepat dibanding basis data NoSQL. Selain itu, basis data SQL juga memiliki struktur data yang teroraganisir dan konsisten. Dibanding melakukan migrasi yang memakan waktu, biaya, dan tidak menggunakan kelebihan dari basis data SQL, penggunaan data adapter dapat mengintegrasi antara kedua basis data dengan memaksimalkan kelebihan dari masing-masing basis data. Basis data SQL akan menerima permintaan insert, update, dan delete. Sedangkan basis data NoSQL akan menerima permintaan select. Kedua basis data memiliki data yang sama karena dilakukan transformasi data oleh data adapter. Proses transformasi data terdiri dari dua tahapan, yaitu inisialisasi data dan sinkronisasi data. Tahap inisialisasi data berfungsi untuk memindahkan seluruh data dari basis data SQL ke basis data NoSQL dan hanya dilakukan sekali. Tahap sinkronisasi data dilakukan untuk menyelaraskan data antara kedua basis data setiap terjadinya perubahan data pada basis data SQL. Pendekatan query yang digunakan adalah Query Direct Access yang dapat memberikan kebebasan terhadap modul interaksi dalam melakukan permintaan tanpa harus menunggu proses sinkronisasi selesai. Dari hasil uji coba dilakukan evaluasi performa sehingga didapatkan bahwa sistem data adapter berhasil melakukan sinkronisasi data antara basis data relasional dan basis data NoSQL. Sistem data adapter memiliki rata-rata performa pengambilan data lebih cepat 124 ms dibanding dengan sistem yang tidak menggunakan data adapter. Untuk kasus penyisipan data (insert), basis data relasional memiliki rata-rata performa lebih cepat 33.027 ms dibanding basis data NoSQL. Selain itu, pertumbuhan waktu yang dibutuhkan data adapter untuk melakukan pengambilan data select dan transformasi data meningkat secara linear