32 research outputs found

    Implementasi Nilai-Nilai Pedidikan Karakter Perspektif Kh. Bisri Mustofa Dalam Syi’ir Mitra Sejati Di Madrasah Khalafiyah Syafi’iyah Tingkat Wustha Zainul Hasan Genggong Pajarakan Probolinggo Jawa Timur

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan menganalisa nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Syi’ir Mitra Sejati di Madrasah Khalafiyah Syafi’iyah Tingkat Wustha Zainul hasan Genggong untuk mengetahui Nilai-nilai pendidikan Karakter yang terkandung dalam Syi’ir Mitra Sejati dan di Implementasikan di Madrasah Khalafiyah Syafi’iyah Tingkat Wustha Zainul hasan Genggong, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekata studi kasus dengan cara mengumpulkan data kemudian menganalisisserta membuat kesimpulan dari data di lapangan yang telah didapatkan. Adapun temuan penelitian ini adalah : 1) nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Syi’ir Mitra Sejati di Madrasah Khalafiyah Syafi’iyah Tingkat Wustha Zainul hasan Genggong, :  a) Madrasah Kholafiyah Syafi’iyah Tingkat Wustha Zainul Hasan Genggong merupakan lembaga pendidikan salaf formal yang mempelajari kitab-kitab salaf sebagai materi pokok b) Dengam membaca Syi’ir mitra sejati pada saat sebelum memulai jam pelajaran santri diharapkan dapat menghayati serta mengambil faidah yang terkandung dalam syi’ir mitra sejati c) Syi’ir mitra sejati mengandung 11 nilai-nilai karakter. 2) Implementasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Syi’ir Mitra Sejati di Madrasah Khalafiyah Syafi’iyah Tingkat Wustha Zainul hasan Genggong, : a) Demi meningkatkan Akhlaq Santri Madrasah Kholafiyah Syafi’iyah Tingkat Wustha Zainul Hasan Genggong, mengadakan program takriran sebelum jam pelajaran dimulai sebagai pedoman dalam berprilaku baik b) Asatid menjadi contoh dalam bersikap, serta mengisahkan salafunas Sholeh sebagai tauladan yang harus dijadikan panutan c) Madrasah mengawasi sikap dan prilaku santri yang dibantu oleh pengurus pondok saat diluar madrasah, dalam mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Syi’ir Mitra Sejati

    Pendidikan Karakter Sufistik dalam Cerita Anak Bergambar Awas Manusia Karya Ahmad Mustofa Bisri Berbasis Elektronik

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan karakteristik sufi. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif, penelitian kualitatif deskriptif adalah penelitian yang mendeskripsikan suatu fenomena yang telah ditemukan. Pemerolehan  data yang diambil diperoleh dari buku elektronik cerita bergambar dengan judul Awas Manusia karya Ahmad Mustofa Bisri. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data melalui tahap membaca, mencatat, dan dokumentasi. Penelitian ini penting dilakukan untuk menggambarkan dari hasil data yang ditemukan, karena ada dua komponen dari data yang terdapat dalam buku tersebut, yaitu karakteristik dari seorang sufi, antara lain kepedulian, ramah, dan rendah hati, keduanya menjadi dasar sifat manusia ketika berinteraksi kepada masyarakat dan lingkungannya, sehingga manusia akan memiliki sifat pentingnya akan perdamaian dan menjauhi perselisihan. Menariknya karakter kepedulian, ramah, dan rendah  hati yang digambarkan oleh seorang penulis adalah seekor binatang,buku elektronik bacaan untuk anak dengan judul Awas Manusia menceritakan dunia binatang yang dapat dengan mudah mengedukasi dalam perkembangan karakter anak.The research aims to describe the characteristics of Sufis. This type of research uses descriptive qualitative. The descriptive qualitative type is to explain how to describe the phenomena that have been found. The data obtained were obtained from an electronic picture story book entitled Beware of Humans by Ahmad Mustofa Bisri. The method used in collecting data is through reading, note-taking and documentation stages. This research is important to carry out to describe the results of the data found, because there are two components of the data contained in the book, namely, the characteristics of a Sufi, namely caring, friendly and humble, both of which are the basis of human nature when interacting with society and its environment. so that humans will have the important nature of peace and avoid disputes. Interestingly, the caring, friendly and humble character described by the author is an animal. The electronic reading book for children with the title Beware of Humans tells the story of the world of animals which can easily educate children in character development

    Analisis indeks harga konsumen terhadap indeks harga bahan makanan, sandang, dan kesehatan Kota Surabaya

    Get PDF
    Indeks Harga Konsumen merupakan salah satu indikator penting dalam per- ekonomian suatu negara untuk memberikan informasi perkembangan harga komo- ditas suatu barang atau jasa. Perubahan Indeks Harga Konsumen dari waktu ke waktu akan menunjukkan kenaikan (inflasi) atau penurunan (deflasi) harga barang atau jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat. Apabila terjadi inflasi dalam jangka waktu yang panjang akan membuat pertumbuhan ekonomi suatu negara menjadi tidak baik, sehingga masyarakat di negara tersebut tidak sejahtera dan berakibat se- makin bertambahnya pengangguran. Penelitian ini bertujuan untung menganalisis pengaruh Indeks Harga Bahan Makanan, Indeks Harga Sandang, dan Indeks Harga Kesehatan terhadap Indeks Harga Konsumen di Kota Surabaya. Data yang digu- nakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang dapat diperoleh langsung dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya dan termasuk data bulanan yang dimulai dari bulan Januari tahun 2018 sampai bulan Desember tahun 2019. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear berganda yang dimana akan diolah menggunakan program aplikasi komputer yaitu Eviews 10 SV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Harga Bahan Makanan, Indeks Harga Sandang, dan Indeks Harga Kesehatan secara parsial mempengaruhi Indeks Harga Konsumen. Hal ini karena nilai perhitungan secara berturut-turut sebesar 8,652631 , 6,123235 , dan 17,22932 jika dibandingkan dengan nilai tabel sebesar 1,72472 sehingga disimpulkan semua variabel independen yang diuji berpengaruh terhadap variabel dependen. Selanjutnya dalam pengujian koefisien determinasi mengha- silkan bahwa 99% Indeks Harga Konsumen dipengaruhi oleh Indeks Harga Bahan Makanan, Indeks Harga Sandang, dan Indeks Harga Kesehatan

    PENERAPAN STRATEGI EKSPOSITORI DALAM MENCAPAI KETUNTASAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMP NU MODEL GROBOGAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017

    No full text
    Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengetahui penerapan strategi ekspositori dalam mencapai ketuntasan belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SMP NU Model Grobogan tahun pelajaran 2016/2017 (2) Untuk mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat penerapan strategi ekspositori dalam mencapai ketuntasan belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SMP NU model Grobogan PAI di SMP NU Model Grobogan. Penelitian ini tergolong sebagai penelitian kualitatif. Data penelitian diperoleh dengan cara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis datanya dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penerapan strategi Ekspositori dalam pembelajaran mata pelajaran PAI di SMP NU Model Grobogan sudah dikatakan cukup baik. Strategi ekspositori dalam pembelajaran dilaksanakan dalam lima langkah yaitu persiapan, penyajian, korelasi, menyimpulkan dan mengaplikasikan. 2) Faktor yang mendukung strategi ekspositori dalam mencapai ketuntasan belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SMP NU Model Grobogan dibagi menjadi dua yakni dari dalam diri sendiri (internal) dan dari luar (eksternal) yang meliputi: (1) Antusias dan semangat siswa terhadap pelajaran dengan menjaga perhatian karena kunci keberhasilan dalam pelaksanaan strategi ini terletak pada konsentrasi siswa. (2) Komunikasi antara siswa dengan guru yang berjalan lancar dalam membangun pemahaman baru. (3) Segala macam motivasi yang mendorong peserta didik untuk tetap semangat dalam belajar. (4) Didukung oleh fasilitas dari Madrasah yang lengkap, dari mulai pemakaian LCD pada pembelajaran sampai dengan buku-buku yang tersedia di sekolah yang dapat digunakan siswa untuk belajar ataupun untuk mempraktekkan pelajaran yang telah siswa dapat. Sedangkan faktor penghambatnya adalah sebagai berikut: (1) Alokasi Waktu Pembelajaran PAI yang Terbatas, (2) Tingkat Konsentrasi Siswa. (3) Lingkungan Sekolah yang tidak Kondusif

    Anwā’u at-Tasybīh al-Mustakhdimah fī Riwāyati “Sunūnuwāt Kābūl” li Yāsmina Khadhrā

    Get PDF
    Research on the style of balaghah language has a very important goal, which is to convey the beauty of the style of language conveyed by the author in a prose to convey the intended meaning to the readers, especially in the novel Sununuwati Kabul by Yasmina Khadra. This research needs to be discussed because after the researcher conducted a survey of this novel and the researcher found the beautiful Arabic styles that the author used in expressing an event that will be described to the reader, especially the Tashbih language style in Balaghah. So, with the explanation of this novel must be examined more deeply about the various styles of Tasybih language used by the author. The author of the novel Sununuwati Kabul uses tasybih language style in conveying ideas and goals. In this study, the researcher used a type of qualitative research, in which this research was more about describing or explaining the existing data, for the research method, the researcher used a descriptive analysis method. This method is carried out by explaining or describing the data then followed by an analysis of the data using a predetermined theory. As for data collection techniques, researchers used the library research method or library research to explain the data in this study. The results of this study are 7 types, including: tasybih mursal is totaling 4, tasybih mursal mufassal goiru tamtsil is totaling 28, tasybih mursyal mujmal is totaling 25, tasybih mursal mujmal jama' is totaling 1, tasybih muakkad mufassal goiru tamtsil is totaling 3, tasybih balig is totaling 2, tasybih mursal maqlub is totaling 5.  And from these results the author concludes that this novel describes a beautiful and meaningful Arabic style. Because the style of tasybih language is not only one or two but, the author came up with many styles of tasybih language to express the parables of the parables of the existing events. هذا البحث عن أسلوب لغة البلاغة له هدف مهم للغاية، وهو نقل جمال أسلوب اللغة الذي ينقله المؤلف في نثر لإيصال المعنى المقصود للقراء، خاصة في رواية سنونوات الكابول لياسمينة خضرا. يستخدم مؤلف رواية سنونوات الكابول أسلوب لغة تشبيه في نقل الأفكار والأهداف. في هذه الدراسة، استخدم الباحث نوعًا من البحث النوعي، حيث كان هذا البحث أكثر حول وصف أو شرح البيانات الموجودة، أما بالنسبة لمنهج البحث، فقد استخدم الباحث أسلوب التحليل الوصفي. يتم تنفيذ هذه الطريقة من خلال شرح أو وصف البيانات ثم يتبعها تحليل البيانات باستخدام نظرية محددة سلفًا. أما بالنسبة لتقنيات جمع البيانات ، فقد استخدم الباحثون أسلوب البحث في المكتبات أو البحث المكتبي لشرح البيانات في هذه الدراسة. أما نتائج هذه الدراسة هي 7 أنواع ، بما في ذلك:تشبيه مرسل هو 4 ،تشبيه مرسل مفصل غير التمثيل هو  28 تشبيه مرسل مجمل هو 25، تشبيه مرسل مجمل جمع 'هو إجمالي 1 ،تشبيه مؤكد مفصل تمثيل هو 4، تسيبية بليغ هو 2 ، تشيبية مرسل مقلوب هو 5.  ومن هذه النتائج يستنتج المؤلف أن هذه الرواية تصف أسلوبا عربيا جميلا وهادفا. لأن أسلوب لغة التشبيه ليس واحدا أو اثنين فقط ، ولكن المؤلف توصل إلى العديد من أنماط لغة  التشبيه للتعبير عن أمثال الأحداث القائمة

    PENGARUH KEMANDIRIAN DAN GAYA BELAJAR KINESTETIK TERHADAP HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS XI IPS SMAN AMBULU MATA PELAJARAN AKUNTANSI PADA STANDAR KOMPETENSI SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2012/ 2013

    Get PDF
    Akuntansi selama ini dianggap sebagai mata pelajaran yang rumit karena membutuhkan ketelitian dalam memahami materi, sedangkan alokasi waktu jam pelajaran akutansi sangat terbatas sehingga berdampak pada pembelajaran di kelas. Hal tersebut mengakibatkan kurangya interaksi antara guru dan siswa sehingga diperlukan suatu sikap kemadirian siswa dalam belajar dan gaya belajar yang sesuai dengan kondisi siswa. Dengan demikian kemandirian dan gaya belajar yang sesuai sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hasil belajar dapat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu kemandirian dan gaya belajar kinestetik. Permasalahan dalam penelitian ini yang pertama apakah kemandirian belajar dan gaya belajar kinestetik mempunyai pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa Kelas XI IPS 2 SMAN Ambulu tahuan ajaran 2012/2013 pada mata pelajaran Akuntansi. Permasalahan yang kedua yaitu variabel, apakah diantara variabel kemandirian belajar dengan gaya belajar kinestetik yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 SMAN Ambulu tahuan ajaran 2012/2013 pada mata pelajaran Akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui adanya pengaruh yang signifikan dari kemandirian belajar dan gaya belajar kinestetik terhadap hasil belajar siswa Kelas XI IPS 2 SMAN Ambulu tahun ajaran 2012/2013 pada mata pelajaran Akuntansi. 2) Mengetahui variabel kemandirian belajar dan gaya belajar kinestetik yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap hasil belajar siswa Kelas XI IPS 2 SMAN Ambulu tahun ajaran 2012/2013 pada mata pelajaran Akuntansi. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPS SMAN Ambulu Jember. Sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 54 sampel dengan pertimbangan viii bahwa jumlah tersebut sudah melebihi jumlah sampel minimal dalam penelitian (n = 30). Variabel yang diteliti adalah kemandirian (X ), gaya belajar kinestetik (X 2 ix 1 ), dan hasil belajar (Y). Pengumpulan data menggunakan instrumen yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, diperoleh persamaan regresi Y=4,199+ 0,530X 1 + 0,963X 2 +e , sehingga terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kemandirian dan gaya belajar kinestetik terhadap hasil belajar siswa. Dari hasil uji F atau simultan diperoleh F i hitung sebesar 27,513 dan F sebesar 3,18 maka (27,513 ≥ 3,18) yang berarti signifikan dan menerima hipotesis alternatif. Hasil pengujian secara parsial variabel kemandirian diperoleh t sebesar 2,936 dan t sebesar 2,835 dan t tabel tabel sebesar 2,00 dengan nilai signifikansi (2,936 ≥ 2,00), t sebesar 2,00 untuk variabel gaya belajr kinestetik dengan nilai signifikansi (2,835 ≥ 2,00), hal ini berarti hipotesis alternatif diterima. Koefisien determinan R2 sebesar 51,9%, sedangkan sisanya 48,1% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini. Besarnya kontribusi atau sumbangan secara parsial masing-masing adalah 26,50% untuk variabel kemandirian dan 25,42% untuk variabel gaya belajar kinestetik. Berdasarkan hasil penelitian ini juga dapat diketahui bahwa variable kemandirian (X1) merupakan variabel yang dominan berpengaruh terhadap hasil belajar (Y)

    PENGARUH KEMANDIRIAN DAN GAYA BELAJAR KINESTETIK TERHADAP HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS XI IPS SMAN AMBULU MATA PELAJARAN AKUNTANSI PADA STANDAR KOMPETENSI SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2012/ 2013

    No full text
    Akuntansi selama ini dianggap sebagai mata pelajaran yang rumit karena membutuhkan ketelitian dalam memahami materi, sedangkan alokasi waktu jam pelajaran akutansi sangat terbatas sehingga berdampak pada pembelajaran di kelas. Hal tersebut mengakibatkan kurangya interaksi antara guru dan siswa sehingga diperlukan suatu sikap kemadirian siswa dalam belajar dan gaya belajar yang sesuai dengan kondisi siswa. Dengan demikian kemandirian dan gaya belajar yang sesuai sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hasil belajar dapat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu kemandirian dan gaya belajar kinestetik. Permasalahan dalam penelitian ini yang pertama apakah kemandirian belajar dan gaya belajar kinestetik mempunyai pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa Kelas XI IPS 2 SMAN Ambulu tahuan ajaran 2012/2013 pada mata pelajaran Akuntansi. Permasalahan yang kedua yaitu variabel, apakah diantara variabel kemandirian belajar dengan gaya belajar kinestetik yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 SMAN Ambulu tahuan ajaran 2012/2013 pada mata pelajaran Akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui adanya pengaruh yang signifikan dari kemandirian belajar dan gaya belajar kinestetik terhadap hasil belajar siswa Kelas XI IPS 2 SMAN Ambulu tahun ajaran 2012/2013 pada mata pelajaran Akuntansi. 2) Mengetahui variabel kemandirian belajar dan gaya belajar kinestetik yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap hasil belajar siswa Kelas XI IPS 2 SMAN Ambulu tahun ajaran 2012/2013 pada mata pelajaran Akuntansi. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPS SMAN Ambulu Jember. Sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 54 sampel dengan pertimbangan bahwa jumlah tersebut sudah melebihi jumlah sampel minimal dalam penelitian (n = 30). Variabel yang diteliti adalah kemandirian (X ), gaya belajar kinestetik (X 2 ix 1 ), dan hasil belajar (Y). Pengumpulan data menggunakan instrumen yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, diperoleh persamaan regresi Y=4,199+ 0,530X 1 + 0,963X 2 +e , sehingga terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kemandirian dan gaya belajar kinestetik terhadap hasil belajar siswa. Dari hasil uji F atau simultan diperoleh F i hitung sebesar 27,513 dan F sebesar 3,18 maka (27,513 ≥ 3,18) yang berarti signifikan dan menerima hipotesis alternatif. Hasil pengujian secara parsial variabel kemandirian diperoleh t sebesar 2,936 dan t sebesar 2,835 dan t tabel tabel sebesar 2,00 dengan nilai signifikansi (2,936 ≥ 2,00), t sebesar 2,00 untuk variabel gaya belajr kinestetik dengan nilai signifikansi (2,835 ≥ 2,00), hal ini berarti hipotesis alternatif diterima. Koefisien determinan R2 sebesar 51,9%, sedangkan sisanya 48,1% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini. Besarnya kontribusi atau sumbangan secara parsial masing-masing adalah 26,50% untuk variabel kemandirian dan 25,42% untuk variabel gaya belajar kinestetik. Berdasarkan hasil penelitian ini juga dapat diketahui bahwa variable kemandirian (X1) merupakan variabel yang dominan berpengaruh terhadap hasil belajar (Y)

    Analysis of Online Media Framing in the Russia-Ukraine Conflict: Comparison of BBC Indonesia and CNN Indonesia: Analisis Framing Media Online dalam Konflik Rusia-Ukraina: Perbandingan dari BBC Indonesia dan CNN Indonesia

    No full text
    The Russia-Ukraine conflict has significantly impacted global geopolitics, attracting substantial media attention. This research analyzes how BBC Indonesia and CNN Indonesia cover the conflict, using a framing analysis approach by Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki to examine the narratives presented. Data were collected through news reviews from both media outlets. The study found that BBC Indonesia and CNN Indonesia employ different approaches in their reporting. While both strive to provide accurate information, they differ in their perspectives, source selection, and presentation styles. BBC Indonesia may focus on certain aspects or viewpoints, whereas CNN Indonesia might highlight different elements or angles. These differences reflect each media outlet's unique approach to delivering news about the Russia-Ukraine conflict

    Rancang Bangun Mesin Pengolah Biji Nangka Sistem In Filter

    No full text
    ABSTRAK   Di Indonesia sekarang ini banyak sekali sumber gizi alternatif yang telah banyak di kembangkan. Seiring bertambahnya jumlah penduduk Indonesia, konsumsi bahan pangan juga semakin bertambah. Biji nangka termasuk alternatif gizi yang benilai murah dikarenakan banyak yang tidak dimanfaatkan dan hanya terbuang dengan percuma. Biji nangka memiliki kandungan fosfor dan kalsium yang lebih tinggi dari kedelai, selain itu keunggulan lain dari biji nangka adalah memiliki lemak yang rendah. Dari hasil penelitian dapat di ketahui bahwa setiap 100 gram sari biji nangka mengandung karbohidrat sebanyak 18,74 gram, protein 0,29 gram, lemak 0,23 gram, kalsium 39,39 mg, kadar air 80,74 gram, kalori 74,96 kkal, dan fosfor 400 mg (Direktorat gizi, Depkes 2009). Kandungan dari ampas hasil pengolahan yang dapat dibuat bahan dasar pembuatan adonan kue dan lain-lain (Kementerian Negara Riset dan Teknologi-www.ristek.go.id). sehingga dibutuhkan rancangan sebuah alat mesin pengolah biji nangka in filter sebagai alat dasar dari pembuatan susu sari biji nangka. Rancang bangun mesin pengolah biji nangka dengan sistem in filter adalah alat yang bisa mengolah biji nangka menjadi bahan dasar susu sari biji nangka, yang menggunakan putaran pisau sebagai alat pengolahnya dan in filter sebagai penyaring didalamnya. Prinsip dasar kerja pada mesin pengolah biji nangka ini adalah pada saat motor keadaan menyala maka, akan menggerakkan poros pisau dengan perantara puli motor, sabuk dan puli poros pisau, setelah poros pisau bergerak maka akan menggerakkan pisau dan biji nangka akan masuk melewati bejana dan proses pengolahan terjadi di dalam bejana pengolah, setelah biji nangka lembut cairan akan terpisah dengan ampasnya didalam penyaring. Dengan dibuat mesin pengolah biji nangka diharapkan biji nangka bisa diproduksi dengan kapasitas besar. Rancang bangun mesin pengolah biji nangka ini adalah salah satu cara untuk mengatasi kendala masyarakat yang membutuhkan sumber gizi alternatif yang harganya dapat terjangkau oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah. Bukan itu saja, rancang bangun mesin pengolah biji nangka ini diharapkan juga dapat dikembangkan agar menjadi suatu alat produksi yang hasilnya dapat dipasarkan, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan baru pada masyarakat sekitar, sehingga biji nangka yang semula terbuang dengan percuma bisa untuk dimanfaatkan menjadi nilai guna yaitu sari susu biji nangka. Kata Kunci : Biji Nangka, Mesin, Pengolah, Penyarin

    hubungan antara persepsi komunikasi dengan ayah dan sikap heteroseksual remaja perempuan di sma negeri 1 besuki

    No full text
    ABSTRAK   Illiyyin, Mohammad Hasan. 2010. Hubungan Antara Persepsi Komunikasi Dengan Ayah Dan Sikap Heteroseksual Remaja Perempuan Di SMA Negeri I Besuki. Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Fattah Hanurawan M.Psi. M. Ed., (II) Mohamad Bisri, M. Si.   Kata kunci: Persepsi komunikasi, sikap heteroseksual, remaja perempuan.   Masa remaja  adalah masa ajang coba-coba, rasa ingin tahu para remaja sangat tinggi. Pergaulannya tidak lagi hanya di lingkungan rumah dan sekolah tetapi juga pergaulan di luar lingkungan. Perilaku bermasalah para remaja mulai muncul ketika para remaja mulai bersinggungan dengan lawan jenis, apalagi tanpa ada pengawasan dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi komunikasi dengan ayah dan sikap heteroseksual. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri I Besuki. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan korelasional. Subjekdalam penelitian ini adalah seluruh siswa remaja perempuan di SMA Negeri I Besuki dengan sampel sebanyak 54 orang. Instrumen yang digunakan adalah skala persepsi komunikasi dan skala sikap heteroseksual. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif berdasarkan nilai mean dan teknik korelasi product moment. Hasil analisa skala persepsi komunikasi dengan ayah pada remaja perempuan di SMA Negeri I Besuki menunjukkan bahwa sebanyak 7 orang memiliki persepsi komunikasi yang tinggi, sebanyak 42 orang memiliki persepsi komunikasi yang sedang, dan 5 orang memiliki persepsi komunikasi yang rendah. Sedangkan skala sikap heteroseksual diketahui bahwa tingkat sikap heteroseksual pada remaja perempuan di SMA Negeri I Besuki yang berada pada kategori tinggi sebanyak 4 orang, kategori sedang sebanyak 46 orang, dan untuk kategori rendah sebanyak 4 orang. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara persepsi komunikasi dengan ayah dan sikap heteroseksual remaja perempuan dimana semakin tinggi persepsi komunikasi maka semakin tinggi sikap heteroseksualnya dengan koefisien sebesar r = 0,517. Dengan kata lain, sikap heteroseksual dapat diprediksi dari persepsi komunikasi dengan ayah dengan daya prediksi sebesar 26,7%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka hendaknya remaja perempuan lebih meningkatkan komunikasi dengan orangtua terlebih dengan ayah agar dapat memiliki sikap heteroseksual yang baik. Sehingga para remaja perempuan mampu bersikap sewajarnya dengan teman lawan jenisnya. Bagi orangtua, hendaknya mengupayakan komunikasi yang efektif antara orangtua dan anak terutama remaja perempuan agar tidak terjadi kesenjangan untuk berkomunikasi dengan anak. Paling tidak untuk menghilangkan kesan otoritas orangtua kepada remaja yang bersangkutan
    corecore