310 research outputs found

    UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK AKHLAKUL KARIMAH SISWA: STUDI KASUS DI SDN 038 KIARACONDONG BANDUNG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk akhlakul karimah siswa di SDN 038 Kiaracondong. Pendidikan akhlak pada tingkat sekolah dasar sangat penting untuk membangun karakter siswa sejak dini. Guru PAI memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral melalui metode seperti keteladanan, pembiasaan, pengajaran berbasis kisah, serta pendekatan reward and punishment. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran yang mendalam tentang proses pembentukan akhlak siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI secara konsisten menerapkan metode keteladanan, di mana perilaku guru menjadi contoh langsung bagi siswa. Pembiasaan kegiatan religius seperti shalat berjamaah dan mengaji secara rutin berhasil menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan siswa. Pengajaran berbasis kisah dan pendekatan reward and punishment juga efektif dalam memotivasi siswa untuk berperilaku baik. Dukungan dari lingkungan sekolah serta kerjasama dengan orang tua turut memperkuat pembentukan akhlak siswa. Meskipun demikian, tantangan seperti pengaruh media sosial dan kurangnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan akhlak masih menjadi kendala. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya guru PAI di SDN 038 Kiaracondong dalam membentuk akhlakul karimah siswa sudah berjalan efektif, namun kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat perlu terus ditingkatkan.This study aims to analyze the role of Islamic Education (PAI) teachers in shaping the moral character of students at SDN 038 Kiaracondong. Moral education at the elementary school level is crucial for developing students' character from an early age. PAI teachers play a strategic role in instilling moral values through methods such as exemplary behavior, habituation, story-based teaching, and reward and punishment approaches. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation to gain an in-depth understanding of the process of shaping students' morals. The results show that PAI teachers consistently apply the method of exemplary behavior, where the teachers' actions serve as a direct example for the students. Habituation of religious activities such as communal prayers and regular recitations effectively instills positive values in the students' lives. Story-based teaching and reward and punishment approaches are also effective in motivating students to behave well. Support from the school environment and collaboration with parents further strengthens the formation of students' morals. However, challenges such as the influence of social media and a lack of parental involvement in moral education still pose obstacles. The study concludes that the efforts of PAI teachers at SDN 038 Kiaracondong in shaping students' moral character have been effective, but collaboration between schools, families, and the community needs to be continuously improved.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk akhlakul karimah siswa di SDN 038 Kiaracondong Bandung. Pendidikan akhlak pada tingkat sekolah dasar sangat penting untuk membangun karakter siswa sejak dini. Guru PAI memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral melalui metode seperti keteladanan, pembiasaan, pengajaran berbasis kisah, serta pendekatan reward and punishment. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran yang mendalam tentang proses pembentukan akhlak siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI secara konsisten menerapkan metode keteladanan, di mana perilaku guru menjadi contoh langsung bagi siswa. Pembiasaan kegiatan religius seperti shalat berjamaah dan mengaji secara rutin berhasil menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan siswa. Pengajaran berbasis kisah dan pendekatan reward and punishment juga efektif dalam memotivasi siswa untuk berperilaku baik. Dukungan dari lingkungan sekolah serta kerjasama dengan orang tua turut memperkuat pembentukan akhlak siswa. Meskipun demikian, tantangan seperti pengaruh media sosial dan kurangnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan akhlak masih menjadi kendala. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya guru PAI di SDN 038 Kiaracondong dalam membentuk akhlakul karimah siswa sudah berjalan efektif, namun kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat perlu terus ditingkatkan

    Pengaruh Kredit Investasi Terhadap Return On Assets (ROA) pada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk

    Get PDF
    Iman Firmansyah Subarja - NPM : A10080120 ; Pembimbing : H. Rochadi Santoso, SE., MH.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kredit invetasi, mengetahui Return On Assets (ROA), dan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kredit investasi terhadap Return On Assets (ROA). Objek penelitian ini adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Rancangan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana, korelasi pearson, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis uji t. Hasil perhitungan dari analisis korelasi pearson sebesar 0,605 yang menunjukan bahwa korelasi antara kredit investasi terhadap Return On Assets (ROA) berada dalam tingkat hubungan yang kuat, hasil analisis regresi linier sederhana adalah Y= 3.571 + 0.231 X, koefisien determinasi sebesar 36,7% artinya kredit investasi memiliki kontribusi sebesar 36,7% terhadap Return On Assets (ROA), sisanya yaitu sebesar 63,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti seperti Dana pihak ketiga (DPK) dan Modal sediri. Hasil analisis pengujian hipotesis adalah terdapat pengaruh positif antara kredit investasi dengan Return On Assets (ROA)

    Exploring of Islamic Religious Education Models in Senior High Schools: Analysis Implementation, Challenges, and Expectations in the Teaching of Moral

    Get PDF
    This study investigates the implementation of Islamic Religious Education learning models on moral elements in senior high schools, emphasizing teachers’ and students’ perceptions. Unlike previous studies that focus solely on learning models or moral education, this research uniquely examines the alignment between teacher-implemented models and student expectations, using Joyce and Weil’s learning model framework. Employing a qualitative phenomenological approach, data were collected through in-depth interviews with three PAI teachers in West Bandung Regency and open-ended questionnaires from 120 students. Findings reveal that teachers attempt to integrate structured learning models; however, challenges persist, including variations in student backgrounds, limited teacher comprehension of moral content, and difficulties in classroom management. Students expect learning to be relevant, flexible, interactive, and technology-integrated, yet gaps remain between these expectations and current teaching practices. Key elements of the Joyce and Weil model—syntax, social systems, reaction principles, and support systems—are not comprehensively implemented across the studied schools. This study contributes to the development of PAI learning by offering structured insights into improving instructional models systematically. It recommends targeted strategies for teachers to enhance instructional effectiveness and suggests future research employing a larger sample with a quantitative approach to further validate these findings

    Implementasi Zikir Ismul Adhom dalam praktik pengobatan jiwa: Studi Pusat Pengobatan Darul Iman Cipacing, Cibatu, Garut

    Get PDF
    Pokok dalam permasalan dalam penetian ini : kebanyakan dalam kehidupan dizaman sekarang etika, moral dan spritual anak bangsa sangatlah minim sekali. Dikarena puncak puncaknya kejayaan kenikmatan materi. Maka disinilah mengalami kehampaan Spritual. yang pada akhirnya mengalami guncangan pada Jiwa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses dan penanganan. 1) proses dan teknik pengobatan di Darul Iman Cibatu. Agar mengobati pada seseorang yang mengalami kehampaan spiritual ataupun yang mengalami ganguan jiwa. dan 2) implementasi zikir dalam teknik pengobatan Darul Iman Cibatu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Peroses pengumpulan data pada penilitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun sumber data pada penelitian ini adalah pimpinan, pengurus, Jemaah dan pasien yang sudah sembuh total dari subjek peneliti dengan sebagai data sekunder. Darul Iman Cipacing Cibatu Garut adalah Lembaga yang menangani orang yang Gangguan Jiwa dengan mengunakan mengunakan metode psikoterapi Islam. Mempunyai ciri khas dalam pengobatannya yaitu dengan media Taubat dan Air doa, dilakukan pasien dan keluarga pasien, : (1) pada awal dimulai dengan taubat pasien dan orang tuanya (2) Pengamalan zikir atau dibimbing oleh pengurus, (3) dibero pemahaman agama bagi pasien yang sudah sadar. (4) selanjutnya, diberikan tugas untuk berpuasa dan salat sunah di tengah malam disamping salat wajib agar kejiwaanya lebih tenang

    Analisis Perilaku Konsumen Sayuran Organik (Studi Kasus: Giant Botani Square, Kota Bogor, Jawa Barat)

    No full text
    Analisis Perilaku Konsumen Sayuran Organik (Studi Kasus: Giant Botani Square, Kota Bogor, Jawa Barat) ..

    Analisis Penetapan Harga Pokok Produksi Benih Padi Pada PT. Sang Hyang Seri, RM I Sukamandi, Subang, Jawa Barat.

    No full text
    lndustri benih yang maju adalah syarat penting bagi pertanian tangguh yang merupakan pertanian modern dan berorientasi pasar. Dalam kedudukannya sebagai industri hulu, industri benih menghadapi permintaan akan benih berkualitas yang bersumber dari permintaan pasar untuk suatu komoditas yang khas dengan syarat-syarat tertentu. Dengan demikian, ada dua tuntutan yang harus mampu dipenuhi suatu industri benih dalam konteks agribisnis. Pertama, menghasilkan benih yang kualitasnya terjamin. Kedua, selalu mampu berespons terhadap perubahan permintaan yang bersumber dari perubahan perilaku pasar komoditas

    Perbandingan Pengaruh Latihan C Boulder dengan Stick Game Boulder terhadap Keterampilan Boulder Panjat Tebing Bagi Peserta Ekstrakurikuler Pencinta Alam SMKN 2 Malang

    No full text
    ABSTRACT Firmansyah, Iman. 2016. Perbandingan Pengaruh Latihan C Boulder dengan Stick Game Boulder terhadap Keterampilan Boulder Panjat Tebing Bagi Peserta Ekstrakurikuler Pencinta Alam SMKN 2 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Asim, M.Pd, (II) Dr. Eko Hariyanto, M.Pd.Kata Kunci: latihan c boulder, latihan stick game boulder, panjat tebingBoulder adalah pemanjatan jalur pendek dengan gerakan horisontal tanpa menggunakan tali pengaman. Pengaman untuk kegiatan ini berupa matras di bawahnya. Boulder adalah salah satu kategori dalam perlombaan panjat tebing.Penelitian ini bertujuan, 1) untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh latihan C boulder terhadap keterampilan boulder panjat tebing, 2) untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh latihan stick game boulder terhadap keterampilan boulder panjat tebing, 3) untuk mengetahui dan mengkaji perbedaan pengaruh antara latihan C boulder dengan stick game boulder terhadap keterampilan boulder panjat tebing. Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen two group pretest dan  posttest design. Subyek penelitian ini adalah 16 peserta ekstrakurikuler di SMK Negeri 2 Malang. Subyek penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok latihan C boulder berjumlah 8 peserta dan kelompok latihan stick game boulder berjumlah 8 peserta. Diharapkan, penelitian ini dapat meningkatkan keterampilan memanjat peserta ekstrakurikuler pencinta alam. Penelitian yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Malang termasuk penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah One way anova.Dari hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian. Pertama, latihan C boulder memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan boulder panjat tebing bagi peserta ekstrakurikuler pencinta alam di SMK Negeri 2 Malang (P = 0,000 < α = 0,05). Kedua, latihan stick game boulder memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan boulder panjat tebing bagi peserta ekstrakurikuler pencinta alam di SMK Negeri 2 Malang (P = 0,000 < α = 0,05). Ketiga, ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan C boulder dengan latihan stick game boulder terhadap keterampilan boulder panjat tebing  bagi peserta ekstrakurikuler futsal di SMK Negeri 2 Malang (P = 0,004 < α = 0,05).  Para pelatih ekstrakurikuler pencinta alam disarankan untuk lebih memilih latihan stick game boulder dari pada latihan c boulder untuk meningkatkan keterampilan boulder panjat tebing, karena latihan stick game boulder memiliki pengaruh yang lebih baik terhadap peningkatan keterampilan boulder panjat tebing

    STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBERSIHAN UNIT PADA SAAT PANDEMI COVID-19 DI ASCOTT WATERPLACE SURABAYA

    Get PDF
    The purpose of this paper is to find out how the SOP (Standard Operating Procedure) for cleaning guest units during a pandemic at Ascott Waterplace Surabaya. The author who also works as a Housekeeping Supervisor at Ascott Waterplace Surabaya makes observations of the room attendant and cleaning of apartment units. The author concludes that with the Standard Operational Procedure for Cleaning Units during the covid-19 pandemic at Ascott Waterplace Surabaya, making room attendants or guests feel more secure and comfortable with the implementation of health protocols that have been recommended by the government, and can increase guest trust and satisfaction with services during the COVID-19 pandemic

    EFEKTIVITAS PASAL 13 AYAT 1 DAN 2 PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG NOMOR 13 TAHUN 2017 (Studi di Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Malang)

    No full text
    Rizky Arif Firmansyah, M. Hamidi Masykur, S.H., M.Kn, Shanti Riskawati, S.H., M.Kn Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Email:[email protected]   ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang efektivitas Pasal 13 ayat 1 dan 2 Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang Nomor 13 Tahun 2017 tentang Tata Cara Blokir dan Sita. Di dalam pelaksanaan efektivitas tersebut, penulis akan melihat bagaimana Badan Pertanahan Nasional melaksanakan salah satu fungsi untuk pencatatan blokir dan sita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis Kata Kunci: Blokir, Efektivitas, Badan Pertanahan Nasional   ABSTRACT This study discusses about the effectiveness of Article 13 paragraph (1) and (2) of the Regulation of the Minister of Agrarian and Spatial Number 13 of 2017 concerning Procedures for Blocking and Seizure. In implementing this effectiveness, the author will look at how the National Land Agency performs one of the functions for blocking and seizureregistry. This study applies an empirical legal research using a descriptive analytical approach Keywords: Blocking, Effectiveness, National Land Agenc

    Pelatihan Literasi Digital dan Budaya untuk Kelompok Remaja Masjid Nurul Iman Sawah Kareh

    No full text
    Perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi menuntut remaja untuk memiliki literasi digital dan literasi budaya yang memadai. Kelompok Remaja Masjid Nurul Iman Sawah Kareh di Nagari Balimbiang memiliki potensi tinggi dalam kegiatan sosial-keagamaan, namun masih menghadapi permasalahan seperti rendahnya minat belajar, penggunaan media sosial hanya untuk kepentingan pribadi, keterbatasan kegiatan sepanjang tahun, kurangnya struktur dan manajemen organisasi, serta minimnya publikasi kegiatan kampung melalui media digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi digital dan budaya serta manajemen organisasi anggota kelompok. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan pra-kegiatan, kegiatan inti, dan monitoring serta evaluasi. Kegiatan inti mencakup sosialisasi literasi digital dan budaya, pelatihan manajemen organisasi, serta pendampingan pembuatan konten kreatif berbasis budaya lokal. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman anggota dengan N-Gain rata-rata 0,43 untuk literasi digital dan budaya, serta 0,49 untuk manajemen organisasi, yang termasuk kategori sedang. Selain itu, konten kreatif yang dibuat peserta memperoleh viewer lebih dari 300, menandakan publikasi kegiatan kampung menjadi lebih efektif. Simpulan kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu meningkatkan kapasitas anggota secara signifikan, mendorong inovasi, dan membangun kemandirian dalam pengelolaan kegiatan
    corecore