Institutional Repository of STIE Ekuitas
Not a member yet
1095 research outputs found
Sort by
Analysis Of Factors Affecting Implementation Banking Intermediation Function (Study On Regional Development Bank All Over Indonesia Year 2012 )
Sibr-Unikl 2014 Conference On Interdisciplinary Business & Economics Research ; February 7th – 8th, 2014 ; Royale Bintang Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia "The Interdisciplinary Approach to Research, Practice and Learning" ; Organized by:
Society of Interdisciplinary Business Research & Universiti Kuala Lumpur Business School ; Conference Proceedings Volume 3 (2014), Issue 1 (ISSN: 2223-5078) ; HERRY ACHMAD BUCHORY ; Lecturer of EKUITAS Economics College, Bandung, Indonesia ; Email : [email protected] achmad.buchory @ gmail.comRegional Development Bank in Indonesia was established to accelerate the growth of the economy. But in reality the contribution of BPD to Gross Domestic Product in 2012 was still relatively small, it is allegedly not optimal implementation intemediasi banking functions by BPD indicated by the Loan to Deposit Ratio (LDR) are still low. The purpose of this study was to analyze the factors that affect the implementation of intermediation include Capital Adequacy Ratio (CAR) , Net Interest Margin (NIM ) , the ratio of operating expenses to operating income (BOPO), Non Performing Loan (NPL), and Return on Assets (ROA) . The method used is descriptive and verification method, with secondary data from financial statements 26 all over Indonesian Regional Development Bank as a research object units. Data analysis technique is the multiple linear regression, hypothesis testing while using t - test to examine the effect of partial variables and test - F to examine the effect of variables simultaneously with a significance level of 5 %.
Based on the results it is concluded that partial CAR, NIM, BOPO and ROA positive and significant effect on LDR. While the NPL but no significant negative effect on LDR. Simultaneously CAR, NIM, BOPO, NPL and ROA significantly influence the level of influence of LDR with 55.7 % and the rest is influenced by other factors not examined
Banking Intermediation Performance, Asset Quality and Efficiency on Profitability (Study in Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. Period 2010 – 2016)
Conference Proceedings ; THE 1st INTERNATIONAL CONFERENCE OF WORLD ACADEMY OF ISLAMIC MANAGEMENT 2018 “To the Frontier of Management from Islamic Perspective” ; Universiti Kuala Lumpur (UniKL), Jalan Sultan Ismail, 50250 Kuala Lumpur Malaysia 12-13 MAY 2018 Saturday & Sunday ; Herry Achmad Buchory (Lecturer of Ekuitas Business School, Bandung, Indonesia.) ; Email: [email protected] ; [email protected] aim of this study is to analyze the effect of banking intermediation performance, assets quality and efficiency on profitability. Banking intermediation performance is measured by loan to deposits ratio (LDR), assets quality is measured by non-performing loans (NPL), efficiency is measured by the ratio of operating expense to operating income (OEOI) and profitability is measured by return on assets (ROA). The research methods used are descriptive and verification methods, with secondary data from financial statements of PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. period 2010-2016. The data analysis technique used is multiple linear regression, while hypothesis testing uses T - test to examine the effect of partial variables with a significance level of 5 %. Based on the results, it is concluded that partially LDR has positive and significant effect on ROA; CAR has positive but not significant effect on ROA. NPLs haves negative but not significant effects on ROA; and OEOI has negative and significant effects on ROA; LDR, NPLs and OEOI significantly influence ROA with the level of 81.8%, while the remaining 18.2% is influenced by other variables not examined in this study
Financial Intermediation Efficiency And Its Impact On Profitability (Study In State Saving Bank In Indonesia)
International Conference On International Business, Marketing And Humanities (Icibmah2017)
AiBMA Management Sdn. Bhd., Malaysia ; Author : Herry Achmad Buchory ; Lecturer Of Ekuitas Economics College, Bandung, West Java, Indonesia ; Email : [email protected] ; [email protected]. Bank Btn As A State-Owned Saving Bank In Indonesia During The Period 2010-
2016 Has Been Carrying Out Financial Intermediation Function Optimally. It Can Be Seen From Ratio Of Loan To Deposit Ratio (Ldr) Is High Compared With The National Banking And Other
State-Owned Banks. But The Increase In Ldr Is Not Followed By An Increase In Profitability. The Low Profitability Of Allegedly Caused By The Implementation Of Financial Intermediation Less Efficient Due To Credit Growth, Funds Structure And Credit Risk.
The Aim Of This Study Is To Analyze The Determinants Of Financial Intermediation Efficiency
Including Credit Growth (Cg), Funds Structure And Credit Risk. And Its Impact On Profitability.
Financial Intermediation Efficiency Is Measured By Net Interest Margin (Nim), Funds Structure Is Measured By Ratio Time Deposits To Total Third Party Funds (Stpf), Credit Risk Is Measured By Non Performing Loans (Npls) And Profitability Is Measured By Return On Assets (Roa). The Methods Used Are Descriptive And Verification Methods, With Secondary Data From Financial Statements Of Bank Btn Period 2010 – 2016. The Data Analysis Technique Used Is Multiple Linear Regression, While Hypothesis Testing Uses T - Test To Examine The Effect Of Partial
Independent Variables And F - Test To Examine The Effect Of Independent Variables Simultaneously. Based On The Research Results, It Is Concluded That Partially, Cg And Stpf Have Positive And Significant Effect On Nim; While The Npls Have Negative Effect But Not Significant On Nim; Simultaneously, Stpf, Ldr, And Npls Significantly Influence Nim With
The Level Of 62.9%, While The Remaining 37.1% Is Influenced By Other Variables. And Nim Has Positive And Significant Effect On Roa With The Level Of 78.3%, While The Remaining 21.7% Is Influenced By Other Variables Not Examined In This Study
Tantangan Perbankan Syariah Indonesia Pasca Kebijakan Multiple-License Dan Solusinya
SINAU 2 - Seminar Nasional Akuntansi UPN "Veteran" ; Jakarta 22 Oktober 2013 ; Bidang Kajian : Manajemen Pemasaran ISBN : 978-602-274-010-0 ; HERRY ACHMAD BUCHORY ; Dosen Tetap Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) EKUITAS Bandung ; Email : [email protected] penelitian ini adalah untuk menganalisis Tantangan Perbankan Syariah Indonesia Pasca Kebijakan Multiple License dan Solusinya. Metode penelitian adalah metode deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan keuangan 11BUS dan 24 UUS per 31Desember 2012.
Kesimpulan penelitian,dengan adanyaKebijakan Multiple License tantanganyang dihadapi Perbankan Syariah Indonesia adalah masalah permodalan bank, akan terjadi pengalihan kepemilikan bank, merger, penjualan bank kecil, gelombang kepemilikan asing, fluktuasi harga saham, perpindahan nasabah, downsizing BUS menjadi BPR, strategi penyaluran pembiayaan untuk sektor produktif khususnya untuk pembiayaan UMKM, dan terbatasnya perluasan jaringan kantor.
Solusi yang ditawarkan adalah pemegang saham lama perlu melakukan penambahan modal baik dengan fresh money, meningkatkan sumber keuangan internal, mencari investor strategis atau menjual sahamnya melalui publik; Manajemen bank perlu melakukan penataan kembali asset liabilities yang dimilikinya; Strategi pembiayaan di tekankan kepada sektor produkitf;Pembukaan jaringan kantor agar tetap mempertimbangkan kelayakan bisnis; Bank umum syariah agar fokus dengan BUKU sesuai dengan skala usahanya; Untuk memelihara stabilitas harga saham, bank umum syariah dan unit usaha syariah harus meningkatkan kinerja;Perbankan syariah perlu meningkatkan kualitas praktek manajemen risiko dan good coprorate governance;Pemerintah dalam hal ini BAPEPAM dan OJK agar memberikan dorongan kemudahan peraturan bagi bank yang akan melaksanakan merger; Pemerintah agar meninjau kembali aturan kepemilikan bank oleh pihak asing yang membolehkan asing menguasai 99% saham perbankan; Didalam membuat ketentuan atau kebijakan sebaiknya BI dan OJK tidak menyamaratakan atau harus mempertimbangkan karakteristik masing-masing bank
Tinjauan Prosedur Tabungan Btn Qurban Ib Pada Bank X Syariah Kcp Surapati Core
Tujuan dari penyusunan Tugas Akhir ini untuk mengetahui prosedur pembukaan dan penutupan rekening, strategi promosi, kendala yang terjadi, dan cara mengatasi kendala yang terjadi dalam pelaksanaan Tabungan Qurban iB pada Bank BTN Syariah KCP Surapati Core.
Metode yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan Praktek Kerja Lapangan (PKL).
Hasil studi yaitu produk Tabungan qurban pada Bank BTN Syariah KCP surapati Core, prosedur pembukaan dan penutupan rekening, strategi promosi, kendala yang terjadi, dan cara mengatasi kendala yang terjadi dalam pelaksanaan Tabungan Qurban iB pada Bank BTN Syariah KCP Surapati Core.RANI APRIANTINI SANTOSA - NPM : B00150079 ; Pembimbing : Susinah Kuntandi, ST., MM. ;
Tujuan dari penyusunan Tugas Akhir ini untuk mengetahui prosedur pembukaan dan penutupan rekening, strategi promosi, kendala yang terjadi, dan cara mengatasi kendala yang terjadi dalam pelaksanaan Tabungan Qurban iB pada Bank BTN Syariah KCP Surapati Core.
Metode yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan Praktek Kerja Lapangan (PKL).
Hasil studi yaitu produk Tabungan qurban pada Bank BTN Syariah KCP surapati Core, prosedur pembukaan dan penutupan rekening, strategi promosi, kendala yang terjadi, dan cara mengatasi kendala yang terjadi dalam pelaksanaan Tabungan Qurban iB pada Bank BTN Syariah KCP Surapati Core
Tinjauan Atas Prosedur Pengiriman Uang Melalui Weselpos Instan Pada Pt. X (Persero)
Perkembangan teknologi yang sangat pesat pada saat ini berpengaruh besar terhadap mutu pelayanan disetiap perusahaan. Dengan berkembangnya teknologi, PT. Pos Indonesia pun memiliki pelayanan jasa keuangan yaitu weselpos instan yang menggunakan sistem remitasi. Studi ini dilakukan di PT. Pos Indonesia dengan tujuan untuk mengetahui Prosedur pengiriman uang, hambatan yag dihadapi serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan dalam Prosedur Pengiriman Uang tersebut.
Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif dan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dengan teknik wawancara secara langsung dan observasi denagan kepala bagian akuntansi di PT. Pos.
Berdasarkan hasil studi yang diperoleh data disimpulkan bahwa Weselpos merupakan layanan pengiriman dan penerimaan uang yang memeberikan solusi terhadap kecepatan, ketepatan dan keamanan kiriman uang Anda, secara domestik (nasional) mupun luar negeri (internasional). Pelaksanaan Sistem Informasi Akuntansi atas layanan Weselpos terseut seringkali terdapat kendala, yaitu sadanya data yang gagal naik ke sistem, data dua kali lipat (double), terlambat dalam pengiriman atau pembayaran, sistem eror. Kemudian sebaiknya kantor Pos sebaknya melakukan pengawasan terhadap kinerja staf.Alanisa Nabilah - NPM : C00160028 ; Pembimbing : Dani Ramdani, SE., M.Ak.
Perkembangan teknologi yang sangat pesat pada saat ini berpengaruh besar terhadap mutu pelayanan disetiap perusahaan. Dengan berkembangnya teknologi, PT. Pos Indonesia pun memiliki pelayanan jasa keuangan yaitu weselpos instan yang menggunakan sistem remitasi. Studi ini dilakukan di PT. Pos Indonesia dengan tujuan untuk mengetahui Prosedur pengiriman uang, hambatan yag dihadapi serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan dalam Prosedur Pengiriman Uang tersebut.
Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif dan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dengan teknik wawancara secara langsung dan observasi denagan kepala bagian akuntansi di PT. Pos.
Berdasarkan hasil studi yang diperoleh data disimpulkan bahwa Weselpos merupakan layanan pengiriman dan penerimaan uang yang memeberikan solusi terhadap kecepatan, ketepatan dan keamanan kiriman uang Anda, secara domestik (nasional) mupun luar negeri (internasional). Pelaksanaan Sistem Informasi Akuntansi atas layanan Weselpos terseut seringkali terdapat kendala, yaitu sadanya data yang gagal naik ke sistem, data dua kali lipat (double), terlambat dalam pengiriman atau pembayaran, sistem eror. Kemudian sebaiknya kantor Pos sebaknya melakukan pengawasan terhadap kinerja staf
Strategi Pemasaran Tabungan Super Untung Untuk Meningkatkan Nasabah Pada Bank X (Btn) Kantor Kas Surapati
Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran produk tabungan Super Untung yang diterapkan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) kantor kas Surapati. Strategi pemasaran yang tepat merupakan kunci sukses pemasaran suatu produk dalam menarik minat dan meningkatkan jumlah nasabah.
Metode studi yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi pustaka dan studi lapangan dengan cara observasi dan wawancara yang dilakukan pada Bank Tabungan Negara (BTN) kantor kas Surapati.
Berdasarkan hasil studi maka penulis dapat menarik kesimpulan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) kantor kas Surapati terhadap produk tabungan Super Untung dengan penerapan bauran pemasaran yang terdiri dari 7P yaitu product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence. Prosedur mengikuti tabungan Super Untung dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan bank. Hambatan yang dihadapi Bank Tabungan Negara (BTN) kantor kas Surapati adalah kurangnya sosialisasi produk tabungan Super Untung.Firzi Ramadhani - NPM : B00170089 ; Pembimbing : Teguh Iman Basuki S,Kom., MM, CCS, CBT.
Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran produk tabungan Super Untung yang diterapkan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) kantor kas Surapati. Strategi pemasaran yang tepat merupakan kunci sukses pemasaran suatu produk dalam menarik minat dan meningkatkan jumlah nasabah.
Metode studi yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi pustaka dan studi lapangan dengan cara observasi dan wawancara yang dilakukan pada Bank Tabungan Negara (BTN) kantor kas Surapati.
Berdasarkan hasil studi maka penulis dapat menarik kesimpulan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) kantor kas Surapati terhadap produk tabungan Super Untung dengan penerapan bauran pemasaran yang terdiri dari 7P yaitu product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence. Prosedur mengikuti tabungan Super Untung dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan bank. Hambatan yang dihadapi Bank Tabungan Negara (BTN) kantor kas Surapati adalah kurangnya sosialisasi produk tabungan Super Untung
Prosedur Pelaksanaan Penggunaan E-Channel Bagi Nasabah Pada Bank X Cabang Suci
Bank Bjb Kantor Cabang Suci Bandung menawarkan produk E-Channel untuk mempermudah nasabah melakukan transaksi perbankan dengan menggunakan handphone. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui jenis produk yang ditawarkan, prosedur penggunaan serta hambatan yang dialami nasabah dalam menggunakan aplikasi penggunaan E-Channel.
Dalam penulisan Tugas Akhir ini menggunakan metode deskriptif, Adapun teknik pengumpulan data penulis, yaitu penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data dimana penyusun data mengambil data melalui buku-buku yang membahas topik ini.
Berdasarkan hasil studi dapat diketahui bahwa produk E-Channel yaitu bjb SMS, bjb NET, bjb Digi, CDM bjb, EDC Mobile bjb dan bjb ATM yang dapat digunakan nasabah untuk melakukan layanan transaksi sedangkan untuk bjb Call adalah layanan informasi untuk nasabah. Prosedur untuk menggunakan E-Channel yaitu nasabah melakukan pendaftaran di Bank bjb terdekat, mengakses layanan melalui Handphone, telepon dan website baik untuk melakukan registrasi ataupun aktivasi dan login menggunakan PIN. Hambatan dalam pelaksanaan penggunaan E- Channel yaitu nasabah tidak paham mengenai produk E-Channel, sering terjadi kesalahan tekhnis pada server, sering terjadi kejahatan dalam dunia perbankan (Cyber Crime).Febri Setyaning Winahyu -NPM : B00150054
Pembimbing : Reni Marlina, SE.,MM.
Bank Bjb Kantor Cabang Suci Bandung menawarkan produk E-Channel untuk mempermudah nasabah melakukan transaksi perbankan dengan menggunakan handphone. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui jenis produk yang ditawarkan, prosedur penggunaan serta hambatan yang dialami nasabah dalam menggunakan aplikasi penggunaan E-Channel.
Dalam penulisan Tugas Akhir ini menggunakan metode deskriptif, Adapun teknik pengumpulan data penulis, yaitu penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data dimana penyusun data mengambil data melalui buku-buku yang membahas topik ini.
Berdasarkan hasil studi dapat diketahui bahwa produk E-Channel yaitu bjb SMS, bjb NET, bjb Digi, CDM bjb, EDC Mobile bjb dan bjb ATM yang dapat digunakan nasabah untuk melakukan layanan transaksi sedangkan untuk bjb Call adalah layanan informasi untuk nasabah. Prosedur untuk menggunakan E-Channel yaitu nasabah melakukan pendaftaran di Bank bjb terdekat, mengakses layanan melalui Handphone, telepon dan website baik untuk melakukan registrasi ataupun aktivasi dan login menggunakan PIN. Hambatan dalam pelaksanaan penggunaan E- Channel yaitu nasabah tidak paham mengenai produk E-Channel, sering terjadi kesalahan tekhnis pada server, sering terjadi kejahatan dalam dunia perbankan (Cyber Crime)
Upaya Bank X Kantor Cabang Bandung Untuk Menumbuhkan Minat Menabung Sejak Dini Melalui Produk Tabungan Junior Dengan Menggunakan Metode Marketing Mix
Tujuan dari studi ini yaitu untuk mengetahui upaya bank BTN kc Bandung untuk menumbuhkan minat menabung sejak dini melalui produk tabungan junior dengan metode marketing mix, prosedur pembukaan rekening tabungan junior, kendala dan solusi yang dihadapi
Metode studi yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi lapangan dan kepustakaan. Untuk memperoleh data dilakukan dengan cara wawancara dan praktik kerja lapangan di bank BTN kc Bandung.
Hasil dari pembahasan dan kesimpulan adalah upaya yang dilakukan bank BTN yaitu dengan metode marketing mix dengan unsur 7P. prosedur pembukaan tabungan junior dilaksanakan sesuai SOP. Kendala yaitu saat melakukan sosialisasi ke masyarakat masih banyak orangtua yang acuh, banyak siswa-siswi yang sulit diminta setoran awal, banyak siswa-siswi yang sudah memiliki tabungan junior dari bank lain. Solusi yaitu bekerja sama dengan RT/RW, meminta sekolah untuk menyuruh siswa-siswi membawa setoran awal, membujuk siswa-siswi agar pindah ke bank BTNMohammad Bagas Surya Dewangga - NPM : B00170085 ; Pembimbing : Teguh Iman Basuki, S, Kom., MM, CCS, CBT.
Tujuan dari studi ini yaitu untuk mengetahui upaya bank BTN kc Bandung untuk menumbuhkan minat menabung sejak dini melalui produk tabungan junior dengan metode marketing mix, prosedur pembukaan rekening tabungan junior, kendala dan solusi yang dihadapi
Metode studi yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi lapangan dan kepustakaan. Untuk memperoleh data dilakukan dengan cara wawancara dan praktik kerja lapangan di bank BTN kc Bandung.
Hasil dari pembahasan dan kesimpulan adalah upaya yang dilakukan bank BTN yaitu dengan metode marketing mix dengan unsur 7P. prosedur pembukaan tabungan junior dilaksanakan sesuai SOP. Kendala yaitu saat melakukan sosialisasi ke masyarakat masih banyak orangtua yang acuh, banyak siswa-siswi yang sulit diminta setoran awal, banyak siswa-siswi yang sudah memiliki tabungan junior dari bank lain. Solusi yaitu bekerja sama dengan RT/RW, meminta sekolah untuk menyuruh siswa-siswi membawa setoran awal, membujuk siswa-siswi agar pindah ke bank BT
Tinjauan Terhadap Prosedur Pembiayaan Fleksi Ib Hasanah Umrah Pada Bank X Syariah Kantor Cabang Bandung
BNI Syariah Kantor Cabang Bandung menyediakan produk pembiayaan Fleksi iB Hasanah Umrah guna memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat dalam pembelian jasa paket perjalanan ibadah Umrah. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui prosedur yang harus dilalui oleh calon nasabah pembiayaan agar dapat memperoleh pembiayaan Fleksi iB Hasanah Umrah serta apa saja hal-hal yang dapat menghambat proses pembiayaan.
Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode deskriptif yaitu metode penelitian yang menggambarkan suatu subjek secara sistematis, faktual dan akurat. Sedangkan untuk pengumpulan data diperoleh melalui studi lapangan dan studi kepustakaan.
Berdasarkan hasil studi ini dapat diketahui prosedur pemberian pembiayaan Fleksi iB Hasanah Umrah pada BNI Syariah Kantor Cabang Bandung serta hambatan selama proses pemberian pembiayaan dilakukan.Vivi Febriyanti Suci Savitri - NPM : B00160081 ; Pembimbing : Reni Marlina, SE., MM
BNI Syariah Kantor Cabang Bandung menyediakan produk pembiayaan Fleksi iB Hasanah Umrah guna memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat dalam pembelian jasa paket perjalanan ibadah Umrah. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui prosedur yang harus dilalui oleh calon nasabah pembiayaan agar dapat memperoleh pembiayaan Fleksi iB Hasanah Umrah serta apa saja hal-hal yang dapat menghambat proses pembiayaan.
Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode deskriptif yaitu metode penelitian yang menggambarkan suatu subjek secara sistematis, faktual dan akurat. Sedangkan untuk pengumpulan data diperoleh melalui studi lapangan dan studi kepustakaan.
Berdasarkan hasil studi ini dapat diketahui prosedur pemberian pembiayaan Fleksi iB Hasanah Umrah pada BNI Syariah Kantor Cabang Bandung serta hambatan selama proses pemberian pembiayaan dilakukan