Universitas Muhammadiyah Metro: E-Journals
Not a member yet
881 research outputs found
Sort by
KARAKTERISTIK INTANGIBLE ASSET HAK CIPTA SEBAGAI JAMINAN KEBENDAAN
Hak Cipta adalah jenis aset tak berwujud yang memiliki karakteristik mirip dengan aset fisik, dan dalam perkembangan hukum, Hak Cipta dapat berperan sebagai objek jaminan aset. Penerbitan sertifikat hak cipta secara administratif menunjukkan bahwa karya tersebut dapat dicatat dan diakui oleh negara dan mendapatkan perlindungan hukum. Studi ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik aset tak berwujud hak cipta sebagai jaminan objek, mengingat perkembangan pesat karya cipta saat ini didorong oleh teknologi digital dan media sosial melalui internet. Pertanyaan penelitian yang dikaji adalah apa saja karakteristik aset tak berwujud hak cipta sebagai jaminan benda. Metode yang digunakan adalah pendekatan normatif yuridis, yaitu dengan mengkaji peraturan perundang-undangan yang relevan dengan penelitian ini, kemudian digunakan untuk mengurai hubungan antara das sollen Hak Cipta sebagai aset intangible jaminan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat Hak Cipta sebagai aset non-fisik menjadikannya jaminan properti, memiliki kesamaan dengan kepemilikan, sehingga dapat dipakai sebagai objek jaminan menurut Undang-Undang Hak Cipta. Sebagai kesimpulan, karya yang dihasilkan oleh pencipta saat ini dapat dijadikan objek jaminan kekayaan karena memiliki karakteristik sebagai aset immateriil seperti halnya kekayaa
Pelatihan Calistung dengan Media Gambar pada Remaja Disabilitas Intelektual SLB C Dharma Rena Ring Putra I
Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada implementasi pelatihan kemampuan dasar Membaca, Menulis, dan Berhitung dengan memanfaatkan media gambar sebagai sarana pembelajaran utama bagi remaja dengan disabilitas intelektual di SLB C Dharma Rena Ring Putra I. Tujuan utama program ini adalah memastikan bahwa penerapan metode pelatihan tersebut mampu memberikan kontribusi optimal terhadap peningkatan kemampuan belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yaitu pendekatan pemberdayaan yang berfokus pada penggalian dan pemanfaatan aset serta potensi yang telah dimiliki siswa. Pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, pelaksanaan pelatihan secara bertahap, pendampingan intensif, serta evaluasi hasil belajar siswa setelah intervensi dilakukan. Berdasarkan observasi dan evaluasi, hasilnya menunjukkan adanya perbaikan yang nyata dalam kompetensi akademik peserta didik, termasuk konsistensi yang lebih baik dalam pengenalan huruf dan pelafalan suku kata, serta peningkatan efisiensi saat menyelesaikan tugas berhitung. Selain itu, penggunaan media visual yang menarik terbukti efektif dalam menumbuhkan motivasi belajar yang lebih tinggi, meningkatkan keterlibatan aktif siswa di kelas, dan memperpanjang durasi fokus subjek. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar merupakan intervensi yang dapat memfasilitasi perkembangan literasi dan numerasi pada remaja yang memiliki hambatan intelektual.Kata kunci: Media gambar, Calistung, Remaja Disabilitas Intelektual, Pelatiha
STRENGTHENING FINANCIAL LITERACY FOR INDONESIAN MIGRANT WORKERS IN MALAYSIA: "A STRATEGY TOWARDS FINANCIAL INDEPENDENCE”
Malaysia was the most frequently chosen country by Indonesian Migrant Workers (IMW) in 2024. Education on the importance of financial management for IMW is crucial. This is because the majority of IMW lack adequate knowledge of financial management. Observations through various media sources concluded that many IMW still lack adequate knowledge and understanding of financial literacy. This education is delivered through training aimed at teaching IMW the importance of financial planning. The materials provided include budgeting, saving, using digital financial applications and online banking services to facilitate transactions and money transfers, and investing, which are essential for effective personal financial management. Management Science University (MSU) Malaysia is a popular destination for Indonesians seeking further education and employment in the formal sector. According to MSU, approximately 200 Indonesian students are currently studying at MSU, with approximately 25 formal migrant workers employed on campus as lecturers and staff and informal workers around Shah Alam. This community service activity is an international collaboration between the Management Science University (MSU) Malaysia Lecturers and the Universitas Muhammadiyah Metro Lecturers. The community service activity takes the form of financial planning training, which is expected to equip Indonesian migrant workers (IMW) working around the MSU campus in Shah Alam with the knowledge necessary for proper financial management. Providing training and reinforcement regarding financial management and digital banking services will be effective in improving the financial literacy of formal and informal IMW working at MSU Malaysia campus and its surroundings.The implementation method for this training consists of four stages: planning, preparation, implementation, and evaluation. The short-term goal of this program is to successfully implement this community service activity, which is expected to serve as an alternative activity to strengthen the literacy of Indonesian migrant workers still working in MalaysiaKeywords: Training, Financial Literacy, Investment, Indonesian Migrant Worker
Pangan Fungsional berbasis Rumput laut Gracilaria verrucosa dijadikan produk Nori di Masyarakat Pesisir Sidoarjo
Gracilaria verrucosa adalah salah satu jenis rumput laut yang banyak digunakan dalam industri pangan, berkat kandungan gizinya yang kaya dan manfaat kesehatan yang signifikan. Rumput laut ini bisa digunakan dalam pembuatan produk makanan ringan, seperti nori dari rumput laut yang diperkaya dengan ekstrak rumput laut untuk menambah kandungan serat dan mineral. Proses pembuatan melibatkan pengeringan, pemotongan, dan penambahan bahan-bahan lain seperti rempah atau rasa. Nori sebagai camilan ringan sangat cocok untuk konsumen yang mencari alternatif makanan ringan sehat. Mengingat konsumsi makanan ringan sering kali dikaitkan dengan produk tinggi kalori dan rendah gizi. Nori dari rumput laut Gracilaria verrucosa memberikan pilihan yang lebih bergizi, rendah kalori, dan lebih ramah bagi mereka yang menjalani pola makan sehat. Proses pembuatan nori dari rumput laut ini relatif sederhana. Rumput laut dipanen, dicuci, dikeringkan, dan kemudian diproses menjadi lembaran tipis yang siap digunakan sebagai nori
TOWARDS A NEW, DIGNIFIED INDONESIA: A REFLECTION ON THE HISTORICAL JOURNEY OF ISLAM IN CONTEMPORARY INDONESIA
This article analyzes the historical journey of Islam in Indonesia in the contemporary era through four main phases: the role of Islamic figures in the establishment of the Unitary State of the Republic of Indonesia in 1945 the political activities of Muslims in the period 1950–1966 the dynamics of the relationship between the state and Islam during the New Order era, which was marked by depoliticization and structural integration; and the significant changes brought about by the 1998 Reformation era to Indonesia's socio-political configuration. This study uses a descriptive qualitative approach based on literature review, utilizing national scientific sources, historical archives, and contemporary academic works. The results of the study show that Muslims have played a consistent role in shaping national identity, political transformation, and strengthening the foundations of democracy in Indonesia. The dynamics of state-religion interactions in each period confirm that the contribution of Muslims is not only political, but also intellectual and cultural, making them an integral part of the process towards a more democratic and dignified Indonesia
Jong Java in The Whirlpool of The Indonesian National Movement
This article discusses the journey of Indonesian youth organisations, from Tri Koro Dharmo to Jong Java, as part of the Indonesian national movement during the ethical policy period. The research method used is historical research with a literature study approach to reveal how the changes from Tri Koro Dharmo to Jong Java reflect the development of the Indonesian youth movement. Based on the results of the research, it was found that the education provided by the Dutch colonial government, although intended to create a skilled workforce, actually gave rise to educated youth who fought for Indonesia. The youth's dissatisfaction with the dominance of their elders in Budi Utomo led to the establishment of Tri Koro Dharmo in 1915, which was later renamed Jong Java in 1918. This organisation initially focused on Javanese culture but became increasingly inclusive by accepting young people from all over Indonesia. Through congresses and meetings, Jong Java fostered a sense of unity and political awareness among young people. The name change to Jong Java signified a transformation from a limited organisation to a more open one. Jong Java's success peaked with the 1928 Youth Congress, which united various youth organisations in the struggle for Indonesian independence
The Efforts of Koninklijke Paketvaart Maatschappij (KPM) in Maintaining the Existence of Its Shipping Network in Indonesia 1945–1958
The purpose of this research is to find out what the Koninklijke Paketvaart Maatschappij (KPM) efforts were in maintaining the existence of the shipping network in Indonesia in 1945-1958. The method used in this study is the historical method with data collection techniques, namely library and documentation techniques, as well as qualitative data analysis techniques. . The results of this research are the KPM's attempts to regain control of shipping in Indonesian territory with the efforts made as one of the Dutch shipping companies that were given monopoly rights, resulted in failure. The losses and the many rejections and efforts to nationalize Dutch companies, including KPM ownership, were the end of KPM's operations on Indonesian shipping route
Ethnic Dynamics on the Musi River: A Historical Review and Its Role as a Cultural Connecting Route
The Musi River, a major artery in South Sumatra, has served as a cultural link between ethnic groups from prehistoric times to the contemporary era. This study explores ethnic dynamics along the river, focusing on its role in connecting the cultures that pass through it. Using a qualitative case study approach, the findings demonstrate that the river facilitates not only trade but also the exchange of values, rituals, and ethnic identities. Historical and ethnographic analyses reveal how the Musi River has fostered multiethnic harmony amidst modern challenges such as urbanization
PELATIHAN ZEP QUIZ SEBAGAI MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI SDN 3 LABUHAN RATU BANDAR LAMPUNG
Pengabdian ini merupakan bentuk pelatihan dan pendampingan kepada para guru dengan tujuan menambah wawasan dan keterampilan dalam membuat media evaluasi pembelajaran interaktif menggunakan zep quiz. Berbagai tantangan dialami guru dalam menerapkan media evaluasi pembelajaran interaktif salah satunya di SD Negeri 3 Labuhan Ratu yang masih membutuhkan variasi dalam media interaktif. Peserta dalam kegiatan ini melibatkan 26 orang guru di SD Negeri 3 Labuhan Ratu Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa penyajian informasi, diskusi, praktik, dan pendampingan yang menghendaki para peserta untuk memiliki wawasan teoritis dan praktis tentang penggunaan zep quiz. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dimulai dari pembuatan akun sampai dengan pengelolaan output hasil evaluasi. Prosedur kegiatan antara lain: persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan penutup. Kegiatan ini menggunakan angket terbuka dan tertutup yang diberikan kepada peserta pelatihan didukung dengan wawancara dan observasi. Hasilnya sebagian besar guru memberikan persepsi positif pada penggunaan zep quiz yang dilihat berdasarkan delapan aspek penilaian penggunaan media
Pelatihan Afirmasi Positif Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Pada Siswa Tuna Daksa di SLB N 1 Bantul
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa tuna daksa melalui afirmasi positif di SLB Negeri 1 Bantul. Subjek penelitian ini terdiri dari lima siswa kelas XI tuna daksa. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahap yang berisi tentang pemahaman tentang pikiran positif, latihan membuat kalimat afirmasi serta praktik pengulangan kalimat afirmasi dalam berbagai situasi sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif dan latihan individual. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih mampu mengenali kekuatan diri, lebih berani mengungkapkan pendapat dan menunjukkan sikap percaya diri dalam berinteraksi. Secara keseluruhan, pelatihan afirmasi positif ini efektif dalam membantu meningkatkan rasa percaya diri pada remaja tuna Daksa dan dapat menjadi pendampingan psikologi di sekolah