84 research outputs found

    Analisis Struktur Novel Re: Karya Maman Suherman

    No full text
    Penelitian ini berjudul “Analisis Struktur Novel Re: Karya Maman Suherman”. Permasalahan yang akan dikaji pada penelitian adalah bagaimana deskripsi unsur-unsur struktural (tema, tokoh, alur dan latar) dalam novel Re: karya Maman Suherman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsurunsur struktural (tema, tokoh, alur dan latar) dalam novel Re: karya Maman Suherman. Penelitian ini bermanfaat secara teoritis untuk mengembangkan keilmuan sastra khususnya mengenai teori struktural dan manfaat praktis, menjadi referensi bagi peneliti karya sastra dan membantu pembaca dalam memahami novel Re: karya Maman Suherman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah unsur intrinsik novel Re: karya Maman Suherman yang meliputi alur, tokoh, latar, dan tema. Data primer untuk penelitian ini berasal dari novel Re: karya Maman Suherman. Data sekunder dalam penelitian ini didapat dari buku-buku teori, dan sumber informasi yang lain seperti internet dan lain-lain. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan membaca dan memahami isi novel Re: secara berulang-ulang, kemudian mencatat data-data penting yang sesuai dan berkaitan dengan fokus penelitian, setelah itu mengklasifikasikan data penelitian yang telah diperoleh sesuai dengan kebutuhan dalam penelitian.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Re: karya Maman Suherman. Data hasil analisis yang diperoleh bahwa, novel Re: terdiri dari: (1) Alur,alur yang terkandung adalah alur campuran. (2) Latar meliputi: latar tempat yaitu Jakarta, hotel, coffee shop, kuburan, diskotek, rumah sakit, warung, dan rumah Mami Lani. Latar waktu, pagi hari, siang hari, malam hari, dan diri hari. Latar sosial, keadaan masyarakat yang individual tinggi. (3) Tokoh, tokoh utama yaitu Re:, tokoh tambahan yaitu Herman dan Mami Lani. (4) Tema utama, perjuangan seorang wanita yang harus memenuhi kebutuhan diri, buah hatinya dan untuk membayar utang kepada seorang mucikari. Tema tambahan, kisah cinta yang terpendam antara tokoh utama dengan seorang mahasiswa yang bekerja sebagai seorang supir

    Konflik Batin Tokoh Re Dalam Novel Re: Karya Maman Suherman Kajian: Psikologi Sastra

    No full text
    Penelitian pada novel Re: karya Maman Suherman ini berfokus pada bentuk konflik dan upaya penyelesaian konflik yang dialami tokoh Re dalam novel Re: karya Maman Suherman. Penelitian ini bertujuan, pertama, mengidentifikasi tokoh dan penokohan serta relasi antartokoh yang berinteraksi langsung dengan tokoh Re. Kedua, mengetahui konflik batin tokoh utama Re serta upaya penyelesaian konflik batin pada tokoh utama Re. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yang disajikan secara deskriptif analitis. Bagian pertama menganalisis struktur tokoh dan penokohan, dan selanjutnya memanfaatkan teori psikologi sastra Karen Horney yang menitik beratkan sastra sebagai cerminan masyarakat. Kemudian di telusuri upaya penyelesaian konflik tokoh Re. Pada penelitian ini ditemukan hasil, konflik batin yang dialami tokoh Re yang terdapat dalam novel Re: karya Maman Suherman. Dalam novel Re karya Maman Suherman terdapat dua jenis konflik yaitu konflik interpersonal (konflik antar individu) dan konflik intrapsikis (konflik batin). Dalam upaya penyelesaian konflik yang dialami banyak cara yang dapat dilakukan salah satunya seperti yang dikemukakan Karen Horney. Karen Horney mengungkapkan ada tiga klasifikasi upaya penyelesaian yaitu mendekati oranglain, melawan orang lain, dan menjauhi oranglain. Konflik batin tokoh Re disebabkan oleh kontrol atau kendali dari tokoh lain. Ada tiga tokoh yang mengendalikan perilaku Re, yaitu Nenek, Ibu, Mami Lani dan juga Herman. Tokoh-tokoh tersebut memberikan stimulus yang kemudian menciptakan konflik batin tokoh Re

    ANALISIS MODAL USAHA, LABA USAHA DAN JAM KERJA DI APOTEK SYIFA MEDIKA KOTA SUKABUMI

    No full text
    Maya Damayanti (1930611117) University of Muhammadiyah Sukabumi. Analysis of Business Modal, Operating Profit and Working Hours at Syifa Medika Pharmacy in Sukabumi City (Supervisors Mr. Acep Suherman, SE., M.Ak and Mrs. Risma Nurmilah, S.P., M.Si).This study aims to find out how to analyze working capital, operating profit and working hours at Syifa Medika Pharmacy. To obtain in-depth and accurate results, this research focused on Syifa Medika Pharmacy located in the city of Sukabumi. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The author conducts data collection through interviews, documentation and observation. Data management by means of descriptive analysis is a technical writing by presenting all data obtained through interviews, documentation and library materials and analyzing them with written source guidelines. From the results of the study, the author analyzed working capital, operating profit and working hours It plays an important role in running a business, which means that every increase in capital, operating profit obtained and additional hours of working hours will increase the profit of Syifa Medika Pharmacy

    Muhammadiyah's educational philosophy and contextualization of Islamic moderation: Challenges to religious extremism

    No full text
    Part of the Muslim community in Indonesia understands the Muhammadiyah's movement of purification paradoxically. They regard this ideology as a foundation of thought that is anti-reform. This puritanical style of Islam is seen as the cause of a number of Muhammadiyah members being exposed to the ideology of terrorism in the last two decades. This study explains that this assessment is very baseless, because it ignores the characteristics of Muhammadiyah as a reform movement (tajdid). This article examines the basis of Muhammadiyah's Islamic moderation through the educational principles taught by Kiai Ahmad Dahlan contained in his speech and official Muhammadiyah documents. In detail, this paper focuses on two important research objects, namely studying the Muhammadiyah's educational philosophy and contextualizing the principles of Islamic moderation, as well as making it a foundation for resilience from the ideology of religious-based violent extremism. Thus, this article concludes that even though Muhammadiyah adheres to purification of Islam, Muhammadiyah has strengthened its movement ideology and religious thought through the renewal of the Islamic education movement which promotes rational, modern and scientific thinking

    Effect of alkanethiol molecular structure on sensitivity of surface plasmon resonance sensor

    No full text
    This work aims to find the key factor determining the detection limit for an indirect competitive inhibition immunoassay using surface plasmon resonance (SPR) sensing. In our previous work, the thiol solution concentration used in a self-assembly process highly affected the alkanethiol monolayer structure on the sensor surface [Suherman et al., 2014]. It was noticed that the monolayer structure determined the immunoassay sensitivity due to the orientation and the surface concentration of antigen in domain structure of monolayer. To study the effect of orientation of antigen, we examined here three types of alkanethiol compounds: dithiobis(succinimidyl undecanoate) (DSU; straight-chain alkanethiol), carboxy-EG6-undecanethiol (CEG6; flexible-chain alkanethiol), and 3,3´-dithiobis[N-(5-amino-5-carboxypentyl)propionamide-N,N´-diacetic acid] (C2-NTA; three-branched alkanethiol). By electrochemical reductive desorption, the surface concentration of DSU, CEG6, and C2-NTA were estimated to be 6.6 × 10–10, 8.5 × 10–10, 4.6 × 10–10 mol cm–2, respectively. Subsequently, SPR suggested that the ratios of immobilized antigen (clenbuterol) per thiol were 0.13, 0.16, and 0.15 for DSU, CEG6, and C2-NTA, respectively. This suggests that the amount of immobilized clenbuterol was defined by the molecular size of clenbuterol. Sensor surface structures on a molecular scale were evaluated using high-resolution scanning tunneling microscopy (STM), which showed tilted clenbuterol with DSU > CEG6 > C2-NTA. For SPR sensing of clenbuterol, C2-NTA showed the highest sensitivity (LOD = 10 ppt) among the examined alkanethiols, because clenbuterol formed a laid-on structure. Based on kinetics, the key factor for sensing performance is discussed

    THE PORTRAYAL OF TRANSGENDER ON THE JAKARTA POST ONLINE NEWSPAPER IN INDONESIA

    No full text
    ABSTRAK MARIA FATIMA SUHERMAN. 2020. The Portrayal of Transgender on The Jakarta Post Online Newspaper in Indonesia: Skripsi. Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan penggambaran transgender pada koran daring The Jakarta Post di Indonesia menggunakan teori penilaian (appraisal theory). Teori penilaian dikembangkan oleh J.R. Martin dan P.R.R. White. Mereka mengklasifikasikan appraisal theory ke dalam tiga sub-sistem; sikap (attitude), keterlibatan (engagement), dan tingkatan (graduation). Dalam penelitian ini, metode deskriptif kualitatif digunakan sebagai alat analisis. Peneliti menggunakan 6 artikel berita dari surat kabar daring The Jakarta Post tentang komunitas transgender dan LGBT. Dalam penelitian ini terdapat 6 artikel berita yang ditulis oleh penulis yang berbeda, setiap penulis menggunakan tiga sub-sistem penilaian (appraisal theory); sikap (attitude) ((pengaruh (affect), penilaian (judgement), penghargaan(appreciation)), keterlibatan(engagement), dan tingkatan (graduation) untuk menggambarkan komunitas transgender. Sistem penilaian membantu peneliti untuk melihat pendapat penulis The Jakarta Post tentang transgender di Indonesia. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa koran daring The Jakarta Post menggambarkan orang-orang transgender sebagai orang-orang yang ditolak dan dianggap berbahaya untuk lingkungan. Kata kunci: Teori Penafsiran, Linguistik, J.R Martin, Transgender, The Jakarta Post ABSTRACT MARIA FATIMA SUHERMAN. 2020. The Portrayal of Transgender on The Jakarta Post Online Newspaper in Indonesia: Skripsi. English Literature Study Programme, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Jakarta. This research is aimed to find the portrayal of transgender on The Jakarta Post Online Newspaper in Indonesia employing appraisal theory. The appraisal theory is developed by J.R. Martin and P.R.R. In this research, descriptive qualitative study is used as analysis tool. The researcher employs 6 news articles from The Jakarta Post online newspapers about transgender and LGBT community. In this study there are 6 news articles written by different authors, and each atuhor using the three appraisal sub-systems; attitude (affect, judgement, appreciation), engagement, and graduation to portray the transgender community. The appraisal system helps the researcher to see the author of The Jakarta Post opinion about transgender in Indonesia. The finding of this research shows that The Jakarta Post online newspaper portrayed transgender people as rejected and dangerous people in the society. Key Words: Appraisal Theory, Linguistic, J.R Martin, Transgender, The Jakarta Pos

    Peningkatan Keamanan Algoritma Vigenère Cipher dengan Teknik Pengacakan Tabel Encoding

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan algoritma vigenere cipher dengan mengatasi masalah key distribution dan masalah kunci utama jika berhasil didapatkan oleh kriptoanalis. Model operasi yang digunakan menggunakan mode operasi blok cipher Electronic Code Book (ECB) sepanjang 512-bits atau 64 karakter. Kunci utama yang digunakan pada vigenere cipher adalah kunci acak sepanjang 512- bits atau 64 karakter dengan algoritma blum blum shub. Untuk mengatasi kunci utama yang diperoleh oleh kriptoanalis, maka digunakan tabel encoding teracak yang dibangkitkan dengan Algoritma blum blum shub menggunakan kunci pengacak. Untuk mengatasi masalah key distribution digunakan algoritma RSA yang akan mengenkrpsi kunci acak 512-bits dan kunci pengacak sehingga mengubah sifat kedua kunci tersebut menjadi tidak lagi rahasia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma yang diusulkan tidak memiliki masalah key distribution. Dengan adanya tabel encoding teracak, maka kunci acak 512-bits tidak mampu digunakan untuk proses dekripsi cipher text jika kriptoanalis tidak mengetahui tabel teracak yang digunakan. Waktu proses menunjukkan rasio perbedaan dari algoritma vigenere cipher dan algoritma yang diusulkan tidak terlalu signifikan dan semakin panjang pesan yang diproses maka rasio perbedaan waktu yang dimiliki juga semakin mendekati satu yang artinya perbedaan yang tidak signifikan. Cipher text yang dihasilkan juga sangat aman dimana dihasilkan cipher text yang benar-benar acak karena kunci yang digunakan acak, dan terdapat 3,75 x 10126 kunci atau cipher text yang dapat terbentuk sehingga dengan teknik exhaustive search dibutuhkan 1,18 x 10107 tahun untuk memecahkan cipher text dengan asumsi pertahanan algoritma RSA berhasil ditembus.This study was conducted to improve the security of the vigenere cipher algorithm by overcoming the problem of key distribution and the main key problem if it is successfully obtained by kriptoanalis. The operating model used uses the Electronic Code Book (ECB) cipher block mode along 512-bits or 64 characters. The main key used in vigenere cipher is a random key along 512-bits or 64 characters with the algorithm blum blum shub. To overcome the primary key obtained by kriptoanalis, a randomized encoding table that is generated using the blum shub blurred algorithm uses a random key. To overcome the key distribution problem, the RSA algorithm is used which will encrypt the 512-bits random keys and scrambler keys so that changing the properties of the two keys becomes no secret. The results showed that the proposed algorithm did not have a key distribution problem. With the scrambled encoding table, the 512-bits random key cannot be used for the cipher text decryption process if the cryptoanalyst does not know the random table used. When the process shows the difference ratio of the vigenere cipher algorithm and the proposed algorithm is not too significant and the longer the message is processed, the ratio of time difference that is owned is also getting closer to one, which means that the difference is not significant. The resulting text cipher is also very safe where the resulting cipher text is completely random because the keys are used randomly, and there are 3.75 x 10126 keys or cipher text that can be formed so that the exhaustive search technique requires 1.18 x 10107 years to solve cipher text with the assumption that the RSA algorithm is successfully defended.114 HalamanTesis Magiste

    Criminal Law Policy in Tackling Corruption Crimes in Indonesia Through the Death Penalty is Linked to the Principle of Justice

    No full text
    The research focuses on Law of the Republic of Indonesia Number 31 of 1999, in conjunction with Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 2001, concerning the Eradication of Corruption. This normative juridical study primarily revolves around Article 2 paragraph (2) of the Corruption Law. The approach utilized includes a statute approach, case approach, and conceptual approach. Secondary legal materials were collected through literature studies. The study identifies several reasons that have led to the implementation of the death penalty for corruption perpetrators in Indonesia. Consequently, updating criminal law policies is essential. The basis for this renewal lies in the fact that law enforcement consists of three interconnected aspects: legal substance, legal structure, and legal culture. To overcome corruption, four models of renewal are proposed: Firstly, improving legal institutions entails strengthening the authority and professionalism of officials in the police, prosecutors, and the Corruption Eradication Commission (KPK). It is vital for these institutions to synchronize their efforts and adopt a unified legal stance on corruption cases, eliminating any sectoral rivalry and ego. A cohesive framework and shared perspective on corruption cases are crucial. Secondly, legislative improvements involve reevaluating, reorienting, and reformulating the application of corruption laws, encompassing both the formulation of acts and the sanctions system, particularly those related to the death penalty. Thirdly, enhancing the legal culture of the community is crucial. By fostering a legal culture that discourages corruption, the likelihood of crime prevention through death penalty sanctions aligned with a sense of justice increases. By implementing these three models of legal reform, it is hoped that corruption can be effectively prevented through the judicious application of the death penalty. Keywords: death penalty, corruption, fai

    Kumpulan legislasi penyuluhan perikanan

    No full text
    276 hal; 15 x 21 c

    Analisis Struktur Naratif dalam Novel Re: Karya Maman Suherman (Berdasarkan Tinjauan Naratologi Mieke Bal)

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi narator (pencerita) dan mendeskripsikan peran masing-masing narator dalam setiap bab yang terdapat novel yang dianalisis, mengidentifikasi vokalisator (sudut pandang pencerita) dan mendeskripsikan peran masing-masing vokalisator yang terdapat dalam setiap bab, serta mendeskripsikan fabula (elemen) rangkaian cerita, meliputi peristiwa dan lokasi serta aktor yang memiliki karakter dan peran dalam membangun rangkaian cerita dalam novel. Penelitian ini menggunakan desain analisis data kualitatif dengan penyajian data secara deskriptif. Data diperoleh melalui metode studi pustaka. Hasil penelitian ini adalah: 1) peran narator (pencerita) yang terdapat dalam setiap bab dalam novel; 2) peran vokalisator (sudut pandang pencerita) dalam setiap bab; dan 3) fabula (elemen) meliputi peristiwa dan lokasi dengan aktor (tokoh) dalam cerita novel. Dari uraian tersebut, hasil penelitian mendeskripsikan bahwa narator memiliki peran yang berbeda-beda dalam setiap bab, vokalisator memiliki peran dan sudut pandang yang berbeda-beda dalam setiap bab, dan fabula dalam rangakain cerita, meliputi aktor dan peristiwa serta lokasi perisitiwa itu terjadi yang dialami dan disebabkan oleh aktor, sehingga membentuk rangkaian cerita dan disusun berdasarkan alur sistematis secara logis dan kronologis). Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia, agar menerapkan kajian Teori Naratologi Mieke Bal pada novel yang memiliki alur yang acak dan terdiri dari bab yang memuat kisah cerita panjang. Bagi pembaca, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan bacaan untuk memperoleh pengetahuan dalam memperluas wawasan, sehingga bisa melakukan pengembangan penelitian dalam bidang yang sama
    corecore