8,760 research outputs found

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Get PDF
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Nilai-nilai pendidikan Islam dari aktivitas i’tikaf Nabi Muhammad SAW

    Get PDF
    Skripsi ini bejudul Nilai-Nilai Pendidikan Islam dari Aktivitas I’tikaf Nabi Muhammad saw. yang melatar belakangi penulis dalam meneliti permasalahan ini bahwa dalam Hadis banyak anjuran dalam pelaksanaan i’tikaf, berbagai persoalan muncul mulai dari pengamalan yang sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad saw., begitu juga dengan nilai apa saja yang terkandung dari aktivitas i’tikaf Nabi muhammad saw., dengan rumusan masalah, bagaimana aktivitas i’tikaf Nabi Muhammad saw.? Apa saja nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dari aktivitas i’tikaf Nabi Muhammad saw.? Dari rumusan masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, bagaimana aktivitas i’tikaf Nabi Muhammad saw. Apa saja nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dari aktivitas i’tikaf Nabi Muhammad saw., yang diharapkan bermanfaat menambah pengetahuan dan wawasan bagi penulis mengenai nilai-nilai yang terkandung dari aktivitas i’tikaf Nabi Muhammad saw., menjadi sumbangan pemikiran dan sekaligus bahan kajian bagi peneliti lain mengenai aktivitas i’tikaf dan nilai-nilai yang terkandung dari aktivitas i’tikaf Nabi Muhammad saw. Berkenaan dengan metode yang digunakan dalam penelian ini adalah Content analysis, yaitu kajian isi tentang Hadis-Hadis yang berkaitan dengan pelaksanaan i’tikaf Nabi Muhammad saw. dan buku-buku yang berkaitan, dan menghubungkannya dengan konsep nilai-nilai pendidikan Islam. Hasil yang diperoleh setelah mengikuti proses analisis terhadap Hadis dan bukubuku yang berkaitan, maka ditemukan hasil bahwa aktivitas i’tikaf Nabi saw., dalam pelaksanaanya dibagi ke dalam dua periode, periode Makkah dan periode Madinah, membaca, menghafal dan menulis Alquran didalam pelaksanaannya. Sedangkan nilai pendidikan yang dapat diambil antara lain nilai pendidikan akidah, ibadah, akhlak dan nilai pendidikan sosial. Nilai pendidikan akidah ditandai dengan pendekatan diri kepada Allah, nilai ibadah dengan mentaati apa yang diajarkan oleh Allah dan Nabi Muhammad saw., nilai akhlak yaitu kedisiplinan, kesabaran, keteladanan, dan estetika, sementara nilai sosial i’tikaf adalah meningkatnya sosial masyarakat apabila ibadah ini sungguh-sungguh dikerjakan. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa i’tikaf Nabi Muhammad saw. perlu sekali dipelajari dan diamalkan bagi kaum muslimin dan muslimat agar nilai-nilai Pendidikan Islam yang ada dari aktivitas i’tikaf Nabi tersebut terealisasi dalam kehidupan sehari-hari

    Strategi Partai Gerindra Dalam Memenangkan Dahlan Hasan dan Muhammad Ja'far Sukhairi Nasution Sebgaai bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal

    Get PDF
    Dalam Proses demokrasi di Indonesia khususnya dalam pemilihan kepala daerah partai politik merupakan suatu kendraan politik bagi setiap orang yang ingin menduduki jabatan strategis di setiap pemerintahan. Pilkada merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dalam pemerintahan, oleh karena itu Pilkada harus diselenggarakan secara berkualitas dengan partisipasi rakyat yang seluas-luasnya tanpa mengeluarkan ujaran kebencian serta menimbulkan konflik terhadap masyarakat demi mendapatkan kekuasaan. Oleh karena itu strategi sangat dibutuhkan dalam memenangkan suatu kontestasi politik. Tujuan penelitian untuk mengetahui Bagaimana strategi Partai Gerindra dalam memenangkan Dahlan Hasan Nasution dan Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal serta hambatan yang dialami waktu melakukan kampanye. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penilitian kualitatif. Serta teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Henry Mintzberg, James Brian yang meliputi, strategi sebagai plan, ploy, pattern, posisition, perspective. Dari hasil penelitian berkat kerjasama partai Gerindra, tim sukses, konsultan, dan partai pengusung lainnnya telah berhasil memenagkan calon yang diusung. melakukan pendekatan terhadap tokoh masyarakat, akademisi, kepala desa, ormas serta berkunjung setiap ada keramaian di masyarakat adalah poin utama yang dilakukan. dengan tersistemnya kampanye tersebut membuat masyarakat yakin bahwa pasangan tersebut merupakan pasangan yang layak dipilih untuk menjadi pemimpin di daerahnya sehingga pasangan tersebut mampu memperoleh 56,67% suara.In the democratic process in Indonesia, especially in political party regional head elections is a political vehicle for everyone who wants to occupy strategic positions in each government. Pilkada is a means to realize the sovereignty of the people in government, therefore Pilkada must be held in a quality manner with the broadest participation of the people without issuing hate speech and causing conflict against society in order to gain power. Therefore a strategy is needed in winning a political contestation. The purpose of the study was to find out how the Gerindra Party's strategy in winning Dahlan Hasan Nasution & Ja'far Sukhairi Nasution as the Regent and Deputy Regent of Mandailing Natal District as well as the obstacles experienced during the campaign. The type of research used in this study is a qualitative research method. And the theory used in this research is Henry Mintzberg's theory, James Brian which includes, strategies as plan, ploy, pattern, position, perspective. From the results of the study thanks to the cooperation of the Gerindra party, the success team, consultants, and other bearer parties have succeeded in winning the nominated candidates. approaching community leaders, academics, village heads, mass organizations and visiting every time there is a crowd in the community are the main points that are carried out. with the systemic campaign, the community is convinced that the couple is a worthy partner to be chosen to be the leader in their area so that the pair is able to obtain 56.67% of the vote

    The Complete Muhammad Ali

    No full text
    Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries

    SYEKH H. MUKTAR BIN BAHAUDDIN ABDULLAH HASIBUAN : MURSYID PERSULUKAN BABUL FALAH DESA SIMANINGGIR KECAMATAN SIABU KABUPATEN MANDAILING NATAL, 1957-2023

    Get PDF
    Skripsi ini berjudul “Syekh H. Muktar Hasibuan: Mursyid Persulukan Babul Falah Desa Simaninggir Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal,1957-2023.” Penelitian ini memfokuskan perhatian kepada Syekh H. Muktar Hasibuan sebagai Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah dan Sammaniyah. Disamping itu, juga disinggung mengenai perjalanan kehidupan Syekh H. Muktar Hasibuan, sampai ia menjadi mursyid di Persulukan Babul Falah Desa Simaninggir Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah terdiri dari tahap mencari dan mengumpulkan sumber (heuristik), melakukan kritik (kritik sumber), penafsiran sumber (interpretasi), dan penulisan sejarah (historiografi). Pengumpulan sumber dilakukan dengan wawancara dengan keluarga Syekh H. Muktar Hasibuan langsung, dan orang-orang di sekitarnya. Data dari hasil wawancara tersebut didukung oleh berita media online, dan sumber penelitian yang mengkaji tema yang serupa. Hasil penelitian ini untuk menggambarkan watak, kepribadian, maupun pengalaman Syekh H. Muktar Hasibuan. Penulisan biografi ini termasuk dalam biografi kombinasi antara tematis dan kronologis yang fokus pada tema Syekh H. Muktar Hasibuan menjadi Mursyid di Persulukan Babul Falah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sosok Syekh H. Muktar Hasibuan merupakan ulama yang disegani, dan dihormati di Mandailing Natal khususnya di Desa Simaninggir Kecamatan Siabu. Syekh H. Muktar Hasibuan merupakan seorang ulama yang telah berkontribusi dalam pendidikan agama, dan tasawuf. Hal yang menjadi suatu yang unik dan menarik yaitu sikap Syekh H. Muktar Hasibuan yang tidak mengabaikan beberapa hal duniawi seperti aspek sosial kemasyarakatan, dan aspek ekonomi

    Munāsabah pada Ṣafwah al-Tafāsīr karya Muhammad ‘Alī al-Ṣābūnī studi analisis pada Juz Kelima

    Get PDF
    Siti Rahma Sari Hasibuan, “Munāsabah Pada Ṣafwah al-Tafāsīr Karya Muhammad ‘Alī al-Ṣābūnī Studi Analisis pada Juz Kelima.” Skripsi, Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, 2022. Munāsabah ialah keterkaitan antara ayat dengan ayat dan antara surah dengan surah. Menurut al-Zarkasyī dalam kitab al-Burhān fī ‘Ulūm al-Qur’ān, munāsabah secara bahasa ialah al-Musyākalah yang artinya keserupaan, Muqārabah (kedekatan). Keberadaan munāsabah ini masih menjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama, ada yang menerima dan ada juga yang menolak adanya munāsabah dalam tafsīr. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana bentuk munāsabah dalam tafsīr s̩afwah al-tafāsīr dan bagaimana makna munāsabah dalam tafsīr s̩afwah al-tafāsīr khususnya pada juz 5 dari segi antara surah dengan surah ataupun ayat dengan ayat yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode tahlili. Jenis data dari sumber-sumber data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan studi literatur (library research). Adapun data primer yang digunakan yaitu tafsīr Ṣafwah al-Tafāsīr karya Muhammad ‘Alī al-Ṣābūnī, dan data sekunder diambil dari buku-buku, skripsi, jurnal dan sumber lainnya Adapun hasil analisis dalam tafsīr Ṣafwah al-Tafāsīr karya Muhammad ‘Alī al-Ṣābūnī pada juz 5, diantara beberapa bentuk sifat munāsabah yang digunakan yaitu, bentuk ta’kīd pada ayat, Q.S An-Nisa ayat 24-25, 26-28, 71-77, 92-93, 101-113. Bentuk yang kedua yaitu tafsīr pada ayat 32-35, 37-43, 58-62, 78-87, 88-91, 94-96, 97-100, 127-134. Bentuk yang ketiga yaitu tasydīd pada ayat 44-45, 46-57. Bentuk keempat yaitu al-I’tirād̩ pada ayat 44-45. Bentuk yang kelima yaitu takhallus̩ pada ayat 63-70, 136-138. Bentuk keenam yaitu al-mud̩ādah pada ayat 29-31, 117-126, 135. Adapun bentuk materi, terdapat munāsabah antar ayat dalam satu surah terdapat pada 9 kelompok ayat, selanjutnya munāsabah antara awal surah dengan akhir surah dan yang terakhir munāsabah antara nama surah dengan isi kandungannya

    Investigation of Asphalt Gravel Composite Pavement based Crumb Rubber-Engineered Cementitious Composites (CR-ECC) Based on Mechanical Properties and Durability

    No full text
    The increasing number of motorized vehicles in Indonesia has caused the amount of used tire waste to increase. This can be dangerous for the environment because used tires are very difficult for soil microbiology to decompose and take a long time to break down. One way to deal with used tire waste is to use it as construction material and apply it to civil construction pavement, especially roads. In this research, the application of used tire waste is used as a forming material, namely Engineered Cementitious Composite (ECC). The results of this research used Mix Design proportions of 15 variations and were divided into three types, namely type I coded FCR, Type II coded CRE and Type III coded TCRE. where each type has differences in the ratio of aggregate composition and water-cement factor. The percentage proportions of the crumb rubber mixture are different, namely 0%, 2.5%, 7.5%, 10%, 12.5% of the cement weight. Type-I composition with specimen code FCR, uses 250 kg of cement per cubic meter, cement water factor = 0.415, weight of sand = 1.1 times the weight of cement, Type-II with specimen code CRE also uses cement of 250 kg per cubic meter , cement water factor = 0.42, weight of sand = 1.1 times the weight of cement. Type-III with specimen code TCRE, uses cement weight taken as 260 kg cement per cubic meter, cement water factor = 0.45, and sand weight = 1.1 times the weight of cement. while the superplasticizer was 2.5% and palm shell ash was taken at 10% of the cement weight for the three types of test objects. There were 27 cube-shaped test objects measuring 150x150x150 mm and 9 beam-shaped test objects measuring 150x150x600 mm. Then trial and error testing was carried out to obtain the CR-ECC compressive strength value at 3 days of age. Based on the results of the CR-ECC average compressive strength test, it ranges from 17.70 to 37.28 MPa. Based on the results of the CR-ECC asphalt gravel compressive strength test, the highest compressive strength value was in sample C at the age of 28 days, namely 6.85 Mpa. The results of the bending test show that the largest average value of maximum load is on sample 28A with a value of 6.83 kN and the average value of maximum deflection is on sample 28 B with a value of 10.64 mm. The results of the impact test at the age of 3 days showed hairline cracks at the 5th blow and cracks along the right and left edges or edge breaks at the 8th to 10th blows. Meanwhile, the impact test at the age of 7 days resulted in an average of hairline cracks occurring at the 8th and no blows. edge rupture occurs. And at the age of 28 days, the average result was that a line crack occurred at the 9th blow and no two ruptures occurred. Apart from that, from the results of the fire resistance test at the age of 3 days, it was found that at a combustion temperature above 300 degrees, the asphalt on the surface of the test object began to melt, with signs of water coming out of the test object. Meanwhile, at the age of 7 days, asphalt begins to melt at a combustion temperature above 400 degrees and at the age of 28 days, asphalt begins to melt at a combustion temperature above 500 degrees celsius.127 PagesTesis Magiste

    EPISTEM SOSIAL KRITIS MUHAMMAD SALMAN GHANIM (Studi Kitab Allah Wa Al-Jama’ah Min Haqa’iq Al-Qur’an)

    Get PDF
    Setidaknya penelitian ini berpijak pada fakta bahwa Muhammad Salman Ghanim dalam kitab Allah wa al-Jama’ah Min Haqa’iq al-Qur’an memiliki pemikiran yang menggelitik dan unik. Hal tersebut terlihat dari pendapatnya yang mengatakan bahwa hak-hak Allah yang paten di dunia telah berpindah kepada jamaah dalam bahasa lainnya adalah suara rakyat adalah suara tuhan. Dari kutipan tersebut, jika diruntut bisa dilihat bahwa pada mulanya Salman Ghanim memiliki kegelisahan berkenaan dengan konteks keagamaan yang menyelimuti di masanya, yang mana pada waktu itu para agamawan yang menjabat dalam sistem pemerintah sering menawarkan konsep agama untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi, misalnya dalam konsep al hakimiyah li Allah. Menurut pemahaman kaum konvensional ulama, pemahaman tentang ayat-ayat al h}ukm dijadikan sebagai kedok legitimasi bahwa pemimpin adalah seorang yang suci, tidak pernah salah atau dapat bersikap memerintah rakyatnya tanpa kendali pengawasan dan antikritik. Dan bagi Salman Ghanim penerapan konsep yang seperti itu tidak dapat berkontribusi secara konkret dalam penyelesaian berbagai masalah yang ada, cenderung hanya menjadi omong kosong belaka. Atas keresahan tersebut yang kemudian Salman Ghanim tergerak untuk melacak sumber dasar yang dijadikan atas legitimasi tersebut, apakah emang benar demikian atau malah mereka sebaliknya. fakta selanjutnya bahwa ia memiliki gaya tersendiri dalam menafsirkan ayat hal tersebut yang kemudian membedakannya dengan tokoh penafsir yang pernah berkembang sebelumnya khususnya di era kontemporer sepertihalnya Fazlur Rahman, Hasan Hanafi, Muhammad Syahrur, Nasr Hamid Abu Zaid, Abid al-Jabiri dan Abdullah Said. Dalam hal ini, salah satunya bisa dilihat dari produk tafsirnya tentang konsep poligami, di mana mayoritas ulama pada umumnya membolehkan poligami dengan landasan QS. an-Nisa‟ [4]: 3. Muhammad Salman Ghanim tidak setuju dengan hal tersebut bahkan menurutnya pendapat ulama tersebut tidak berdasar, menurutnya ayat tersebut memuat pesan bahwa dorongan untuk menikahi janda beranak yatim dan peringatan keras bagi orang-orang yang lemah hatinya yang rentan memakan harta anak yatim jika menikahi ibu anak yatim tersebut atau mencampur adukkan harta mereka dengan hartanya hal tersebut diindikasikan oleh ayat sebelumnya yakni QS. an-Nisa‟ [4]: 2 tutur salman ghanim. Sampai pada titik ini tentu ia memiliki epistem (rancang bangun) tersendiri dalam memahami teks. Dari ini yang kemudian peneliti tertarik untuk memahami epistem Muhammad Salman Ghanim secara utuh. Dengan menggunakan kerangka teori epistemologi atau teori pengetahuan peneliti akan membedah terkait rancang bangun Muhammad Salman Ghanim secara utuh lebih khusus terkait Sumber, paradigma dan tawaran konsep Muhammad Salman Ghanim dalam kitabnya yakni Allah wa al-Jama’ah Min Haqa’iq al-Qur’an. dari dua pertanyaan pertama setidaknya nanti akan menjawa pertanyaan terkait bagaimana epistem sosial kritis Muhammad Salman Ghanim xii dalam kitabnya. Dan pertanyaan yang terakhir akan menjawab bagaimana tawaran tawaran konsepnya dalam kitabnya sekaligus hal tersebut yang menjadi salah satu yang membedakannya dengan pemikir lainnya. Dari penelusuran tersebut jelas sudah bahwa ia memiliki rancang bangu tersendiri dalam menafsirkan teks al-Qur‟an hal tersebut adalah paradigma sosial kritis yang melekat dalam tubuhnya. Adapun maksud dari paradigma sosial kritis itu sendiri adalah yang memandang bahwa kemaslahatan merupakan tingkatan tertinggi dibanding kepentingkan pribadi. Dalam artian dalam praktenya harus mendahulukan kepentingan umum dibanding kepentingan individual. Konsep sosial kritis yang dimaksud dalam hal ini diorientasikan kepada kemaslahatan bersama, atau dalam bahasa Salman Ghanim kemaslahatan diorientasikan pada jamaah. Dengan sistem penafsiran al-Qur‟an yang integral (mutakamilah) Salman Ghanim berkesimpulan, bahwa “barang siapa yang mengambil hukum tanpa kepentingan umat dan pendapat jama’ah (mayoritas), maka ia termasuk orang kafir yang mengingkari hak dan kebenaran

    ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM DENGAN TINGKAT INFLASI PERUBAHAN KURS DAN TINGKAT SUKU BUNGA SEBAGAI VARIABEL MODERATING ( EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA)

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk Penelitian tentang pengaruh rasio keuangan terhadap return saham pada perusahaan manufaktur di BEI. Penelitian ini juga teliti pengaruh rasio keuangan terhadap return saham yang dimoderasi oleh variabel-variabel makro ekonomi yaitu tingkat inflasi, perubahan kurs dan tingkat suku bunga. Sampel ini adalah 20 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI yang telah memenuhi kriteria berdasarkan purposive sampling yang digunakan dalam perhitungan ini ini. data yang digunakan adalah data sekunder yang diproleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Periode penelitian sejak tahun 2004-2008. Dari hasil pengujian untuk hipotesis pertama diperoleh nilai probabilitas 0,267 > 0,05, artinya tidak terdapat pengaruh rasio keuangan terhadap return saham. Sehingga hasil pengujian menolak hipotesis pertama. Hasil pengujian hipotesis kedua juga menolak hipotesis atau inflasi tidak memoderasi hubungan antara rasio keuangan dengan return saham dengan tingkat probabilitas 0,249 > 0,05. demikian halnya dengan hipotesis ketiga, dari hasil pengujian diperoleh nilai probabilitas 0,504 > 0,05. sehingga hipotesis ditolak atau perubahan kurs tidak memoderasi hubungan antara rasio keuangan dengan return saham. Hasil pengujian terhadap hipotesis keempat diperoleh tingkat probabilitas 0,000 < 0,005, atau tingkat suku bunga memoderasi hubungan antara rasio keuangan dan return saham pada perusahaan manufaktur di BEI. Kata kunci : rasio keuangan, return saham, inflasi, perubahan kurs, suku bunga ABSTRACT This study aims to research on the effect of financial ratios on stock returns on manufacturing companies on the IDX. This study also examined the effect of financial ratios on stock returns which were moderated by macroeconomic variables, namely the rate of inflation, changes in exchange rates and interest rates. This sample is 20 manufacturing companies listed on the BEI that have met the criteria based on the purposive sampling used in this calculation. the data used is secondary data obtained from the Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Research period from 2004-2008. From the results of testing for the first hypothesis, the probability value is 0.267> 0.05, meaning that there is no effect of financial ratios on stock returns. So the test results reject the first hypothesis. The second hypothesis test results also reject the hypothesis or inflation does not moderate the relationship between financial ratios with stock returns with a probability level of 0.249> 0.05. so is the third hypothesis, from the test results obtained the probability value of 0.504> 0.05. so that the hypothesis is rejected or changes in exchange rates do not moderate the relationship between financial ratios and stock returns. The results of the test of the fourth hypothesis obtained a probability level of 0.00

    Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Washaya Al-Aba’ Li Al-Abna Karya Muhammad Syakir Al-Iskandari

    Get PDF
    This research aims to identify the character education values ​​contained in the book Washaya al-Aba' li al-Abna Muhammad Syakir and the role of his opinion on the richness of character education values. It is hoped that this research can be used as a source or reference in efforts to develop education and character as a whole, especially character education according to Islam. It can also be used as a reference to facilitate understanding of character education and as a reference for relevant research in the future. This research method is qualitative and uses a narrative biography method. By using a descriptive presentation approach, this autobiography of the character's thoughts combines the ideas of character education from his work. Library research, or library research, is a research method that involves books, articles, notes and electronic media. with primary sources from the book Washaya al Aba Li al-Abna and secondary sources from study books. In this research, data collection was carried out through the documentation method, which includes searching for data through variables such as notes, books, and articles, among others. The author used a content analysis study to analyze the data; they analyzed the data textually based on the contents of the book. The research results show that the book Washaya al Aba Li al-Abna contains 17 educational character values, divided into two categories: 10 character values ​​fall into the moral category and 7 character values ​​fall into the performance category. Faith and piety, love and obedience to the Messenger of Allah, respect for parents, respect for teachers, truth or honesty, nobility or self-respect, patience, sincerity and a simple life are moral characters. Performance characteristics also include trust, discipline, hard work, never giving up, love of the country, interest in reading or literacy knowledge, and concern for the environment
    corecore