1,720,994 research outputs found
Pentingnya Penguasaan Bahasa Arab Bagi Pendakwah
Arabic language was chosen by Allah the Almighty as the official language of the last religion, Islam. Undoubtedly, Muslims are supposed to be found of Arabic language and to make every possible effort to learn this holy language. Allah the Almighty sorted out Arabic as Quranic language because it is the best of the existing languages. By mastering Arabic language, we could access abundant Islamic heritages, especially in classical books such as: science, philosophy, theology, and so on. Mastering Arabic language is thus very important, especially for Islamic preachers (da’i) without which they could not understand Islamic basic tenets, Al-Qur’an and Hadith. Psychologically, mastering Arabic language would optimize the effectiveness of dakwah, particularly in transmitting Islamic knowledge to the ummah.
 
Pengembangan Materi Ajar Bahasa Arab Berbasis Budaya Lokal untuk Meningkatkan Motivasi Belajar
Pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia sering menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah rendahnya motivasi belajar siswa. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengembangkan materi ajar berbasis budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan materi ajar Bahasa Arab berbasis budaya lokal dan dampaknya terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan materi ajar berbasis budaya lokal mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta memperkuat motivasi mereka untuk mempelajari Bahasa Arab. Selain itu, pengintegrasian unsur budaya lokal dalam materi ajar membuat siswa lebih memahami konsep-konsep yang diajarkan, karena terkait dengan kehidupan sehari-hari mereka
PELATIHAN PEMBUATAN SOAL LATIHAN UJIAN NASIONAL BERBASIS COMPUTER-BASED TEST UNTUK GURU TINGKAT SMP/MTs SEKABUPATEN OGAN ILIR
Sistem pembuatan soal ujian nasional yang terjadi sekarang ini dapat dikatakan tidak efektif dan efesien lagi, sebab seiring dengan perkembangan teknologi, pembuatan soal ujian nasional harus dibuat dengan cepat, efektif dan efisien, namun pola pembuatan soal ujian nasional di sekolah-sekolah di kabupaten Ogan Ilir masih tidak efekti dan efisien. Hal tersebut menyebabkan proses pembuatan soal ujian nasional menjadi kurang rumit dan menyusahka bagi guru, sehingga hasil akhir yang diperoleh dari proses pembuatan soal ujian nasiona tersebut menjadi kurang optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemanfaatan teknologi informasi dilingkungan sekolah dapat diwujud kan dalam suatu proses pembuatan soal ujian nasional berbasis Computer-Based Test dan cara pembuatan soal ujian nasional ini dapat digunakan oleh semua guru dengan menggunakan aplikasi articulate quizmaker.Untuk membantu mempersiapkan guru-guru dalam kelompok MGMP IPS SMP Kabupaten Ogan Ilir dalam mengenal dan mempelajari aplikasi articulate quizmaker maka diselenggarakan penyuluhan dan peragaan menginstal dan mengoperasionalkan aplikasi articulate quizmaker . Pelatihan tersebut berlangsung pada tanggal 26 oktober 2016 bertempat di SMP Negeri 1 Inderalaya Utara dan diikuti oleh 26 orang peserta yang berasal dari 15 Sekolah Menengah Pertama sekabupaten Ogan Ilir.Materi pelatihan aplikasi articulate quizmaker ini meliputi : Pengenalan dan Instalasi aplikasi articulate quizmaker, Proses pembuatan soal ujian dengan aplikasi articulate quizmaker, Proses memberikan respon pada soal yang telah dijawab di aplikasi articulate quizmaker, Proses test soal ujian yang telah di buat di aplikasiarticulate quizmaker dan Proses publish ke dalam bentuk cd melalui aplikasi articulate quizmaker
Pengembangan Bahan Ajar Kitab Alala Berbasis CTL dalam Meningkatkan Motivasi Belajar
Sakinah family guidance in the form of counseling for families who are deep in trouble at BP4, should be implemented in order to create a sakinah family and avoid divorce in particular as well as improve the resolution of marriage cases at BP4 as an increase in the function of BP4 as a Marriage Advisory agency. The success rate of sakinah family coaching, which is shown in the success of reconciling clients, is still very minimal and less than optimal. Constraints faced in coaching sakinah families include the strong willingness of clients to divorce and institutions with minimal funding. As a suggestion, the results of the research include: the Ministry of Religion should provide special funds for the operation of the BP4 institution, increase the number of Koneselor experts from various fields and coordinate with the Court to direct it to BP4 before processing. As well as making efforts to increase public awareness such as socialization on the importance of improving the quality of marriage
Penggunaan Metode Menggabungkan Media Gambar dengan Kartu Huruf untuk Meningkatkan Kemampuan Menghafal pada Siswa di MTs Negeri Sidoarjo
Kegiatan Menghafal dengan metode menggabungkan media gambar dengan kartu huruf dimaksudkan untuk mempermudah anak mengingat simbol huruf dengan membandingkan media gambar yang dilihat, sehingga meningkatkan belajar Menghafal pada anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan belajar Menghafal melalui metode menggabungkan media gambar dengan kartu huruf pada Siswa MTS Negeri Sidoarjo, juga untuk mengetahui langkah-langkah metode menggabungkan media gambar dengan suku kata dapat meningkatkan belajar Menghafal Pada Siswa MTS Negeri Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan satu siklus terdiri atas empat langkah yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah Siswa MTS Negeri Sidoarjo yang berjumlah 15 anak yang terdiri dari 6 perempuan dan 9 laki-laki. Pada penelitian ini menggunakan 2 siklus dengan hasil pra siklus sebanyak 34% yang bisa Menghafal, pada siklus I ada peningkatan menjadi 60%, karena capaian keberhasilan harus 80% maka dilakukan siklus II sehingga terjadi peningkatan 93%. Dari hasil penelitian di atas maka metode menggabungkan media gambar dengan suku kata dapat meningkatkan belajar Menghafal pada Siswa MTS Negeri Sidoarjo. Disarankan pada penelitian selanjutnya untuk lebih inovatif dan kreatif sehingga menjadikan suasana belajar yang menyenangkan dan kondusif dalam rangka meningkatkan minat Menghafal pada anak
Penerapan Strategi dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah
Artikel ini menganalisis tentang gagasan ideal pembelajaran bahasa Arab pada jenjang menengah (madrasah Tsanawiyah), meliputi tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, dan metode pembelajaran. Metode yang digunakan dalam artikel ini merupakan metode kualitatif dengan sumber kajian pustaka (library research). Semakin kreatif dan inovatif seorang pengajar dalam menyampaikan pelajaran bahasa Arab, semakin mudah murid menerima pelajaran bahasa Arab. Hal tersebut merupakan faktor utama keberhasilan pelajaran bahasa Arab jenjang MTs
UNJUK KERJA CATU DAYA 12 VOLT 2A DENGAN PASS ELEMENT TRANSISTOR NPN DAN PNP
Transistor pelewat (pass element transistor) yang dipasang pada rangkain catu daya yang menggunakan IC regulator 3 terminal adalah untuk booster arus output. Ada dua cara pemasangan transistor pelewat yang umum digunakan, yaitu dengan transistor pnp dan npn. Transistor pnp dipasang dengan basis transistor yang terhubung pada input IC regulator sedangkan transistor npn dipasang dengan basis transistor yang terhubung pada output IC regulator.
Untuk mengetahui unjuk kerja dari kedua cara tersebut, yaitu regulasi beban (load regulation) dan suhu heat sink komponen aktip, maka perlu dilakukan pengujian dengan kondisi kerja yang sama dan pembebanan sampai batas maksimalnya. Pengujian dilakukan pada 2 buah catu daya 12 volt 2 A yang berbeda konfigurasi transistor pelewat-nya. Pembebanan bervariasi dari 0,1 hingga 3 A. Perubahan arus beban dilakukan dengan rapat dan dengan selang waktu 1 menit.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa catu daya yang menggunakan transistor pelewat jenis pnp lebih bagus regulasi bebannya dibanding transistor npn, yaitu 0,827 % dibandinng 2,149 %. Saat kondisi hubung singkat, berlaku sebaliknya, yaitu suhu heat sink transistor npn serta IC regulatornya lebih baik dibanding transistor pnp serta IC regulatornya, yaitu 52 °C dan 47 °C untuk transistor npn dan IC regulatornya dibanding 58°dan 63 °C untuk transistor pnp dan IC regulatornya.
Kata kunci: Hubung-singkat, IC regulator, regulasi-beban, transistor-pelewa
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
The Development Model for Customer Relationship Management (CRM) to Improve The Quality of Services in Academic Information Systems Faculty of Computer Science Sriwijaya University
The development and utilization of information technology will make the competition among universities, as a result the universities should maintain their quality of services to get their potential customers and key customers, in particularly to get related information, in order to being first choice in the society. Professional management will be able to provide outstanding quality services and highly competitive, especially in academic services. The development of academic information system to improve the services can be done by apply the Customer Relationship Management or (CRM). Implementation of CRM in academic information system can create an emotional bond that is able to build a two-way communication between users and academic system providers. With good and reliable communication can improve the quality of academic services to the customers, which in turn will be able to improve the customer loyalty and increase the customer satisfaction in the Faculty of Computer Science
- …
