MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
Not a member yet
    891 research outputs found

    Analisis Model Pembelajaran Mind Mapping untuk Meningkat Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghadapi tantangan kurangnya kepuasan dalam prestasi belajar siswa yang diakibatkan oleh kurangnya kecakapan pengajaran di kalangan pendidik. Dengan menerapkan metode tinjauan pustaka (LR), penelitian ini menyelidiki beragam bahan bacaan terkait pendekatan pembelajaran mind mapping untuk memperbaiki prestasi belajar siswa. Penelitian ini menyoroti urgensi penggunaan media, model, dan strategi yang cocok dengan latar belakang peserta didik guna memfasilitasi kegiatan belajar mengajar yang efisien. Pendekatan pembelajaran mind mapping muncul sebagai alternatif yang menjanjikan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dengan menyediakan cara yang mudah bagi mereka dalam memahami informasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mind mapping sangat berhasil dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, karena mampu memacu motivasi dan menambah daya tarik dalam proses belajar mereka. Abstract This study aims to address the challenge of insufficient satisfaction in student learning achievement attributed to the lack of teaching skills among educators. Utilizing the literature review (LR) method, this research investigates various literature concerning the mind mapping learning model to enhance student learning achievement. The study underscores the importance of employing suitable media, models, and approaches tailored to the backgrounds of learners to facilitate effective teaching and learning activities. The mind mapping learning model emerges as a promising solution to improve student learning achievement by providing ease of information assimilation for learners. Findings indicate that the mind mapping learning model is highly successful in enhancing student learning achievement as it stimulates motivation and increases the attractiveness of their learning process

    Manajemen Filantropi untuk Meningkatkan Mutu Sekolah di SMK Raden Umar Said Kudus

    No full text
    Mutu pendidikan merupakan salah satu indikator utama dalam meningkatkan daya saing sekolah, terutama di era globalisasi yang semakin kompetitif. Dalam konteks ini, filantropi pendidikan menjadi strategi yang efektif untuk mendukung peningkatan mutu sekolah, terutama dalam hal penyediaan sumber daya, pengembangan program pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan siswa serta tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen filantropi dalam meningkatkan mutu sekolah di SMK Raden Umar Said Kudus dengan fokus pada empat aspek utama, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan filantropi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan (Kepala Sekolah, guru, yayasan, filantropis, dan siswa), serta studi dokumentasi terkait program filantropi yang telah diterapkan di sekolah. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan filantropi di SMK Raden Umar Said Kudus dilakukan melalui identifikasi kebutuhan pendidikan, penyusunan strategi penghimpunan dana, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk yayasan, dunia industri, alumni, dan masyarakat. Dalam tahap pengorganisasian, sekolah membentuk tim khusus yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan dana dan sumber daya filantropi untuk memastikan efektivitas program yang dijalankan. Pelaksanaan filantropi di sekolah ini mencakup berbagai program, seperti pemberian beasiswa bagi siswa yang berprestasi, pengadaan fasilitas pendidikan, serta pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri. Adapun pengawasan terhadap filantropi dilakukan melalui sistem monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana serta dampak positif terhadap mutu pendidikan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen filantropi yang baik berperan signifikan dalam meningkatkan mutu sekolah melalui dukungan finansial, fasilitas, serta pengembangan sumber daya manusia. Keberhasilan implementasi filantropi di SMK Raden Umar Said Kudus tidak hanya bergantung pada strategi penghimpunan dana, tetapi juga pada efektivitas pengelolaan dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya sistem pengelolaan filantropi yang lebih terstruktur, peningkatan sinergi dengan dunia industri, serta optimalisasi teknologi dalam penggalangan dana untuk menjamin keberlanjutan program filantropi di sekolah

    Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Identitas Budaya Melayu di Madrasah

    No full text
    Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk identitas budaya Melayu di madrasah. Sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam, madrasah tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembelajaran keagamaan tetapi juga menjadi sarana pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Identitas budaya Melayu yang kaya dengan nilai-nilai religius, sopan santun, dan adat istiadat, dapat terinternalisasi melalui pendidikan agama Islam yang diajarkan di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendidikan agama Islam dapat membentuk dan memperkuat identitas budaya Melayu di madrasah serta mengidentifikasi tantangan dalam proses internalisasi nilai budaya tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa pendidikan agama Islam memainkan peran strategis dalam menjaga dan mentransmisikan nilai-nilai budaya Melayu kepada peserta didik. Namun, tantangan seperti modernisasi, globalisasi, dan kurangnya integrasi budaya dalam kurikulum madrasah menjadi hambatan dalam proses ini. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih sistematis untuk memperkuat sinergi antara pendidikan agama Islam dan identitas budaya Melayu di madrasah. Abstract Islamic religious education plays a crucial role in shaping Malay cultural identity in madrasahs. As an Islamic-based educational institution, madrasahs not only serve as centers for religious learning but also function as a means of preserving local cultural values. The rich Malay cultural identity, which embodies religious values, politeness, and traditional customs, can be internalized through Islamic religious education taught in madrasahs. This study aims to analyze how Islamic religious education shapes and strengthens Malay cultural identity in madrasahs while identifying challenges in the process of internalizing these cultural values. Using a qualitative descriptive method and a literature review approach, this study finds that Islamic religious education plays a strategic role in preserving and transmitting Malay cultural values to students. However, challenges such as modernization, globalization, and the lack of cultural integration in the madrasah curriculum hinder this process. Therefore, a more systematic strategy is needed to strengthen the synergy between Islamic religious education and Malay cultural identity in madrasah

    Penerapan Metode Pembelajaran Aktif dalam Pengembangan Minat Belajar Siswa di SDN 61 Karara Kota Bima

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penerapan metode pembelajaran aktif dan dampaknya terhadap minat belajar siswa di SDN 61 Karara Kota Bima. Penelitian ini juga bertujuan untuk mencapai pemahaman mengenai perkembangan minat belajar siswa di sekolah tersebut, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghalangi penerapan metode aktif dalam meningkatkan minat belajar siswa di SDN 61 Karara Kota Bima. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini meliputi guru dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan metode pembelajaran aktif memberikan pengaruh positif terhadap minat siswa, yang ditandai dengan peningkatan partisipasi, konsentrasi, motivasi, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Siswa menjadi lebih berpartisipasi aktif dan bersemangat dalam proses pembelajaran. Namun, ada sejumlah kendala yang perlu diatasi, antara lain keterbatasan fasilitas, kesiapan guru, variasi kemampuan siswa, serta waktu pembelajaran yang terbatas. Oleh sebab itu, dibutuhkan langkah-langkah untuk mengatasi tantangan ini dan meningkatkan mutu pendidikan di SDN 61 Karara Kota Bima

    Efektivitas Penyampaian Materi Ajar Melalui Pendekatan Tiga Bahasa dalam Proses Pembelajaran di SDN Inpres Tarlawi

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana informasi mengenai efektivitas penyampaian materi menggunakan pendekatan tiga bahasa untuk siswa yang berada di desa Tarlawi, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima. Peneliti menerapkan metode campuran (mixed methdos) dengan menggabungkan cara kuantitatif dan kualitatif, yang meliputi desain konvergen dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa banyak siswa yang belum mampu memahami bahasa daerah lain selain bahasa ibu mereka, hal ini menghadapkan mereka pada kesulitan dalam menyerap materi ajar. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan pendekatan tiga bahasa saat menyampaikan materi pelajaran. Penggunaan lebih dari satu bahasa dalam proses belajar mengajar, khususnya di SDN Inpres Tarlawi, dapat membuka peluang baru untuk mengembangkan keterampilan berbahasa siswa. Dalam hal ini, peran guru sangat penting untuk mendukung perkembangan pembelajaran siswa. Semoga penelitian ini dapat memberikan pemahaman tambahan bagi pendidik dan membantu dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan pengajaran bahasa di sekolah

    Scoping Review: Proses dan Luaran Pembelajaran Eco-Social Pedagogy

    No full text
    Eco-social pedagogy menjadi gagasan dan jalan untuk mengintegrasikan social pedagogy dan ecopedagogy untuk mengembangkan social skills dan ecoliteracy. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan metode scoping review. Scoping review digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui proses dan luaran pembelajaran eco-social pedagogy. Scoping review disusun berdasarkan terdiri atas lima tahap yaitu identifikasi pertanyaan penelitian, identifikasi studi yang relevan, pemilihan studi pemetaan data, menyusun, meringkas, dan melaporkan hasil. Pencarian studi didapatkan dari science direct, sage publication, googlr scholar dengan mengambil 15 artikel yang saling berkaitan satu sama lain. Adapun delapan studi yang digunakan terdiri dari survei, tinjauan pustaka, fenomenologi, studi kasus, evaluative, pendekatan interpretative, mixed method, kuasi eksperimental, dan penelitian lapangan. Studi tersebut berasal dari beberapa negara seperti, Finlandia, China, Spanyol, Skotlandia, Amerika Serikat, Australia, Afrika, Colombia, dan Indonesia. Hasil review ditinjau dari dua hal yaitu nilai-proses atau metode penerapan dan output pembelajaran yang berorientasi eco-social pedagogy Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran eco-social pedagogy didukung penuh dengan variasi pendekatan pembelajaran, diantaranya pemanfaatan alam dan sumber daya lingkungan, pendekatan sistematik dan holistic, pendekatan refleksi dan eksplorasi, serta pembelajaran kolaboratif berbasis riset/proyek dan (2) pembelajaran eco-social pedagogy menghasilkan luaran berupa perubahan minat pembelajaran peserta didik ke arah yang positif.

    Strategi Guru BK dalam Mengatasi Permasalahan Belajar Siswa di MA Al-Ijtihad Danger

    No full text
    This study aims to find out: (1) the factors that affect learning problems in students (2) the strategies of guidance and counseling teachers in overcoming students\u27 learning problems. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The analysis techniques used are (1) data reduction, (2) data presentation, (3) conclusion drawn. Based on the results of research at MA Al-Ijtihad Danger, it shows that: (1) factors that affect students\u27 learning problems consist of internal factors that include students\u27 health, interests, abilities and self-motivation in learning. (2) strategies carried out by guidance and counseling teachers in overcoming learning difficulties, namely identifying learning problems, providing guidance and counseling services and special services in the form of individual counseling. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi permasalahn belajar di MA Al-Ijtihad Danger. Teknik yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses observasi menggunakan panduan observasi agar fakta mengenai peran guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan pedoman wawancara yang berisikan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan apa yang ingin diteliti. Wawancara dilakukan secara berstruktur dan mendalam agar data-data yang dikumpulkan jelas dan lengkap. Ketika proses wawancara berlangsung peneliti mencatat jawaban responden dan peneliti juga menggunakan alat bantu berupa Handphone untuk merekam agar mempermudah peneliti untuk menulis hasil penelitian. Peneliti juga menggunakan teknik dokumentasi untuk melengkapi data penelitian. Setelah dua minggu melakukan wawancara dengan responden, data-data yang dibutuhkan sudah lengkap, selanjutnya peneliti melaporkan kepada guru bimbingan konseling dan wakil bidang kurikulum bahwa sudah selesai dalam penelitian agar dikeluarkannya surat keterangan telah melaksanakan penelitian. Selanjutnya peneliti melanjutkan melakakukan bimbingan pada dosen pembimbing agar mendapatkan pengarahan lanjutan untuk hasil penelitian lapangan

    Hubungan Aktivitas Bermain dengan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun di TK Assholihiyah Likok Lekong Desa Santong

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas bermain dengan kecerdasan sosial emosional anak usia 4-5 tahun di TK Assholihiyah Likok Lekong Desa Santong. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok A TK Assholihiyah sebanyak 31 siswa, dan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan angket aktivitas bermain dan angket kecerdasan sosial emosional. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan dengan bantuan program SPSS 26. Analisis data dilakukan dengan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara aktivitas bermain dengan kecerdasan sosial emosional anak usia 4-5 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas aktivitas bermain anak, semakin baik pula kecerdasan sosial emosional yang dimilikinya. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pendidik dan orang tua untuk lebih mengoptimalkan aktivitas bermain anak sebagai sarana pengembangan aspek sosial emosional

    Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Pendekatan Teaching at The Right Level terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik

    No full text
    Keaktifan belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI masih menjadi permasalahan yang signifikan, terutama karena proses pembelajaran di sekolah cenderung didominasi metode ceramah, kurangnya penggunaan media pembelajaran, dan partisipasi peserta didik yang rendah. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa indikator keaktifan dalam mengajukan pertanyaan hanya mencapai 23%, sehingga kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi masih jauh dari optimal. Meskipun penelitian sebelumnya telah membuktikan efektivitas PBL, belum banyak studi yang mengintegrasikan pendekatan TARL, khususnya pada pembelajaran PAI tingkat SMP, sehingga terdapat kesenjangan penelitian (research gap) yang menjadi kebaruan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran PBL dengan pendekatan TARL terhadap keaktifan belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Posttest-Only Control Group, melibatkan dua kelas VII di SMP Negeri 1 Jati Agung, masing-masing sebagai kelompok eksperimen (PBL-TARL) dan kontrol (konvensional). Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dan model PBL-TARL efektif meningkatkan keaktifan belajar. Kesimpulannya, integrasi PBL dan TARL mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan inklusif, sehingga meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam bertanya, berdiskusi, dan mengemukakan pendapat. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pendidikan melalui inovasi desain pembelajaran yang responsif dan relevan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran PAI

    Konsep Musyawarah dalam UMKM Masyarakat Mandiri Berwirausaha Berbasis Islam di Desa Talunombo

    No full text
    Musyawarah merupakan salah satu prinsip utama dalam Islam yang menjadi pedoman bagi umat dalam mengambil keputusan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep musyawarah dalam praktik wirausaha masyarakat Desa Talunombo yang memiliki potensi besar di bidang batik dan tas anyaman. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan perspektif penulis berdasarkan pengamatan lapangan, dan telaah literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan musyawarah dalam UMKM di Desa Talunombo tidak hanya menjadi wadah penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah (persaudaraan) dan menumbuhkan nilai keadilan serta kejujuran dalam berwirausaha. Musyawarah yang dilakukan secara islami mampu menciptakan pola kerja yang harmonis dan mengarahkan pelaku usaha untuk berkompetisi secara sehat serta berorientasi pada keberkahan, bukan semata keuntungan materi. Abstract Deliberation is one of the main principles in Islam that serves as a guideline for the community in making collective decisions. This study aims to examine the concept of deliberation in the entrepreneurial practices of the people of Talunombo Village, which has significant potential in the batik and woven bag industries. The approach used is descriptive qualitative, with the author\u27s perspective based on field observations and a literature review. The results show that the implementation of deliberation in MSMEs in Talunombo Village not only serves as a forum for problem solving and decision-making, but also serves as a means of strengthening ukhuwah (brotherhood) and fostering values ??of justice and honesty in entrepreneurship. Deliberation conducted in an Islamic manner can create harmonious work patterns and direct business actors to compete healthily and be oriented towards blessings, not just material gain.            

    0

    full texts

    891

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇