33 research outputs found
Karakter pendidik dalam kitab hadis shahih al-Bukhari
Tesis ini bertujuan untuk meneliti karakter pendidik dalam kitab hadis Sahih al-Bukhari. Penelitian ini perlu dilakukan, mengingat adanya sebagian pendidik pada hari ini, tidak layak dijadikan sebagai teladan yang baik oleh peserta didiknya, karena jauhnya mereka dari nilai dan akhlak islami yang terdapat dalam Alquran dan Hadis yang seharusnya dimiliki oleh pendidik. Di samping itu, banyak pemahaman yang keliru tentang keberadaan tugas dan tanggung jawab pendidik, terutama pendidik dalam pendidikan Islam.
Penelitian ini adalah library research (penelitian pustaka) karena yang dijadikan objek kajian adalah karya literatur berupa kitab hadis, yaitu Sahih al-Bukhari oleh Muhammad ibn Isma‘il al-Bukhari. Oleh karena itu, data-data yang diperlukan ialah data-data tekstual, yaitu hadis-hadis tentang karakter pendidik yang ada dalam kitab hadis Sahih al-Bukhari dengan interpretasi hadis dari ulama hadis. Adapun metode pendekatan pada penelitian ini adalah pendekatan deduktif (deductive approach) dan pendekatan induktif (inductive approach).
Hasil akhir dari penelitian ini adalah bahwa di dalam kitab hadis Sahih al-Bukhari terdapat dua keutamaan bagi pendidik, yaitu mendapatkan ganjaran pahala dan seorang pendidik adalah manusia yang bermanfaat sebagaimana yang terdapat dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Burdah, dari bapaknya yaitu Abu Musa al-Asy’ari. Dan terdapat juga di dalamnya hadis tentang tugas pendidik, yaitu mendidik sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Sulaiman Malik ibn al-Huwairi, dan Tazkiyah sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Dan karakter pendidik dalam kitab Sahih al-Bukhari adalah: 1. Ikhlas karena Allah sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh ‘Umar ibn al-Khattab, 2. Takwa sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh an-Nu‘man ibn Basyir, 3. Berilmu sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh ‘Abdullah ibn ‘Amr ibn al-‘As, 4. Konsekuen sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Usamah ibn Zaid ibn al-Hariśah, 5. Lemah lembut dan kasih sayang sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas ibn Malik, 6. Memperhatikan keadaan peserta didik sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Wail dari ‘Abdullah ibn Mas‘ud, 7. Jujur dalam perkataan dan perbuatan sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, 8. Sabar sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas ibn Malik, 9. Tawadu‘ sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas ibn Malik, 10. Adil sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh an-Nu‘man ibn Basyir, 11. Bertanggung jawab sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh ‘Abdullah ibn ‘Umar
Sistem akuntansi Wesel Pos terima dalam negeri pada kantor Pos dan Giro besar Banda Aceh
iv+40hlm.;29c
STUDI KOMPARASI VARIASI JENIS SUPERPLASTICIZER TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON MUTU TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN FLY ASH ABU CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI ADITIF
xiii,;113hlm,;ilus,;tab,;30c
Pengendalian Intern Penjualan Tiket Kereta Api pada PT. Kereta Api (Persero) Divisi Regional 1 Sumatera Utara
Kereta Api merupakan salah satu perusahaan jasa transportasi angkutan
darat yang ada di dunia ini. Bahkan di Indonesia angkutan jasa kereta api sudah ada sejak zaman sebelum kemerdekaan dan menjadi pilihan utama sebahagian masyarakat sampai kini, mungkin karena murah juga faktor keamanan jika dibandingkan dengan angkutan jasa tranportasi yang lain seperti bus, kapal laut, pesawat, dan sebagainya.
Secara teknis bila suatu perusahaan mampu mengadakan pengawasan yang
baik, perusahaan akan mampu mengembangkan aktivitas usahanya atau paling tidak mampu bertahan / mempertahankan kelangsungan hidupnya secara wajar.
Efisiensi, efektivitas dan produktivitas usaha dapat ditingkatkan dengan
penerapan sistim pengendalaian yang baik, dengan kata lain semakin baik sistem pengendalian pada suatu perusahaan, maka semakin sedikit terjadinya penyimpangan-penyimpangan dan pemborosan yang dapat merugikan perusahaan. penyimpangan-penyimpangan tersebut. Pengendalian intern yang dimaksud
Pengendalian intern merupakan salah satu cara yang efektif dalam mangatasi
disusun dalam suatu struktur yang disebut dengan struktur pengendalian intern.
PT. Kereta Api (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara merupakan
sebuah perusahaan jasa transportasi.82 HalamanSkripsi Sarjan
PENGENALAN SUARA MENGGUNAKAN METODE MFCC (MEL FREQUENCY CEPSTRUM COEFFICIENTS) DAN DTW (DYNAMIC TIME WARPING) UNTUK SISTEM PENGUNCIAN PINTU
Suara merupakan salah satu dari bagian tubuh manusia yang unik dan dapat
dibedakan dengan mudah. Dalam perancangan sistem ini digunakan metode
MFCC (Mel Frequency Cepstrum Coefficients) untuk proses ekstraksi ciri sinyal
suara dan metode DTW (Dynamic Time Warping) untuk proses pencocokan pola
suara. Tujuan penelitian ini adalah merancang sebuah sistem keamanan
penguncian pintu menggunakan suara. Suara yang diinputkan menggunakan
mikrofon portable dan pengolahan dilakukan dengan menggunakan komputer.
Pertama, suara yang diinputkan melalui tahap ekstraksi ciri suara, kemudian
dilakukan pencocokan pola suara antara sinyal uji dengan sinyal referensi. Jika
skor normalized distance yang dihasilkan < 80, maka akan dikirim data “1” ke
mikrokontroler dan pintu akan terbuka. Sedangkan jika skor >= 80, maka akan
dikirim data “0” ke mikrokontroler dan pintu tetap terkunci. Pengujian dilakukan
oleh 4 trainer yang mengucapkan kata uji “pintu buka” dan kata uji acak. Tingkat
keberhasilan untuk kata uji ‘pintu buka” yaitu sebesar 81,25 %. Sedangkan untuk
kata uji acak, memiliki tingkat keberhasilan sebesar 75 %.
Kata Kunci: Pengenalan Suara, MFCC, DTW, skor normalized distance,
mikrokontrole
Hak Anak Non Muslim Atas Harta Warisan Pewaris Muslim
Hukum kewarisan
Islam
merupakan bagian dari
syari'at Islam
yang
pada
esensinya diturunkan Allah untuk mewujudkan kemaslahatan, menolak kemadlaratan dan
kerusakan, serta mewujudkan
rasa
keadilan. Oleh sebab itu segala yang telah diatur oleh
Allah harus diyakini sebagai sebuah tatana
n yang paling sempurna karena mustahil
Allah
berbuat salah.
Berkaitan dengan masalah tersebut
maka dibuat suatu ketentuan yang
mengatur
segala bentuk akibat yang berhubungan dengan meninggalnya seseorang.
Proses
berpindahnya harta dari orang yang
meningal dunia kepada
pihak
yang masih
hidup,
yaitu beralih kepada orang-orang
yang ditetapkan
sebagai ahli
waris untuk
membagi
harta tersebut diat
ur dalam hukum waris atau yang
dalam
ajaran Islam
dikenal dengan
nama ilmu Mawaris
atau Faraid
Menurut hukum waris Islam, sebab-sebab
yang
dapat
menjadi penghalang
untuk
menerima warisan secara umum
ada 3 yaitu
: pembunuhan, perbedaan agama
dan
perbudakan.
Ketiga
hal tersebut
pada
dasarnya
merupakan kondisi yang
menyebabkan
para ahli waris tidak berhak untuk
memperoleh
bagian warisan.
Mengenai ahli waris
yang tidak lagi beragama Islam,
menurut
hukum Islam
ia tidak
berhak mewaris, namun
di dalam hukum fikih
yang berlaku
di Indonesia sekarang,
ahli waris tersebut dapat
ditempatkan
sebagai orang yang
menerima
wasiat wajibah.
Yurisprudensi Mahkamah Agung
dalam putusannya No.
368
K/AG/1995 dan
dalam putusan Mahkamah Agung Republik
Indonesia No. 51
K/AG/1999
membuat
suatu terobosan hukum yang
sangat penting bagi
perkembangan hukum
waris
Indonesia.
Dalam putusannya tersebut
menentukan bahwa
anak
pewaris yang non
Muslim
mendapatkan bagian dari pewaris
Islam melalui wasiat wajibah
Juridical Analysis of the Implementation of Cattle Maintenance Cooperation Agreements Between Breeders and Investors (Case Study in Hamlet VII Klambir Village V)
53 HalamanSalah satu hal yang menarik dalam perjalanan hukum Indonesia adalah
muncul pengaturan tentang peternakan. Pengaturan bidang pertenakan yang
muncul tidak hanya untuk melindungi dan meningkatkan kualitas sumber daya
hewan, menyediakan pangan yang aman, sehat, utuh, dan halal, meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat, hewan, dan lingkungan, menyediakan jasa dan
bahan baku industri, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta
meningkatkan pendapatan dan devisa negara melainkan pula memperluas
kesempatan berusaha dan kesempatan kerja; serta meningkatkan kesejahteraan
rakyat One of the interesting things in the course of Indonesian law is that
appears settings about the farm. Setting the farm field that
emerged not only to protect and improve the quality of resources
animals, providing safe, healthy, whole and halal food, increasing
the degree of public, animal, and environmental health, providing services and
industrial raw materials, develop science and technology as well as
increase the country's income and foreign exchange but also expand
business opportunities and job opportunities; and improve welfare
peopl
HUBUNGAN CARA MENYIKAT GIGI TERHADAP DEBRIS INDEKS PADA PASIEN GANGGUAN JIWA RSJD. DR. AMINO GONDOHUTOMO PROVINSI JAWA TENGAH
Common problems experienced by patients with mental disorders are lack of self-care such as activities doing daily work, especially dental and oral hygiene. To maintain oral hygiene, the most recommended and executed action is to brush the gig. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between way to brush teeth and index debris in patients with mental disorders RSJD. Dr. Amino Gondohutomo Central Java Province.This research uses descriptive quantitative research method with cross sectional approach. The population in this study was taken with purposive sampling of 30 rehabilitation patients in RSJD. Dr. Amino Gondohutomo Central Java Province. Data analysis method that is used is quantitative description. The measuring instrument used is the index debris checkword and check the way of brushing teeth filled by the researcher. Research is done by checking index debris before and after brushing.The results showed that most mental patients had medium tooth brushing method and categorized as good index of 11 respondents with 36.7% percentage. There is a tendency to correlate between tooth brushing and index debris in mental patients of RSJD. Dr. Amino Gondohutomo Central Java Province
Ta’tsir Istikhdaami Lu’bah Al-Lughowiyyah “ Hal Ta’rifu As-Sabab†‘Ala Maharati Al-Kalam Bi Madrasati Ulun Nuha
Abstract
Â
Speaking skill is one of the most important skills in learning Arabic, and it is a form of language activity. It has been known in one of the schools, the students have problems speaking Arabic. from here, the author wants to make students have an interest and enthusiasm in speaking Arabic with the correct rules by using language games. The formulation of the problem in this study is whether there is an effect of using language games, “do you know why?†for learning to speak at Ulun Nuha School. and the purpose of this research is to find out the effect of the game “do you know why?†on learning to speak at Ulun Nuha school. The research is a quantitative method designed only control design for the true experimental post-test only design. Techniques of analysing research data using quantitative data with the product moment formula and test-t formula. And the results of this study using the t-test formula is to 2.259 greater than tt which is 2.003. The reciprocal hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (H0) is rejected. Conclusion is that there is an effect of using the game "do you know why?" on speaking ability.
Keywords: Learning Arabic Language, Speaking Skills, Game "do you know why?"Speaking skill is one of the most important skills in learning Arabic, and it is a form of language activity. It has been known in one of the schools, the students have problems speaking Arabic. from here, the author wants to make students have an interest and enthusiasm in speaking Arabic with the correct rules by using language games. The formulation of the problem in this study is whether there is an effect of using language games, “do you know why?†for learning to speak at Ulun Nuha School. and the purpose of this research is to find out the effect of the game “do you know why?†on learning to speak at ulun nuha school. The research is a quantitative method designed only control design for the true experimental post test only design. Techniques of analyzing research data using quantitative data with the product moment formula and test-t formula. And the results of this study using the t-test formula is to 2.259 greater than tt which is 2.003. The reciprocal hypotesis (Ha) is accepted and the null hypotesis (H0) is rejected. Conclusion is that there is an effect of using the game "do you know why?" on speaking ability.Keywords: Learning Arabic Language, Speaking Skills, Game "do you know why?
The Influence of Human Resource on Employee Performance and Organizational Commitment in the Road Transport Sector: A Study of Riau Province Transportation Service
This research aims to assess the performance of Civil Servants within the Road Transport Sector of the Riau Province Transportation Service in fulfilling their duties and supporting Organizational Commitment. Employing a qualitative approach, the study involves direct observation and in-depth analysis of existing phenomena using a descriptive method. Key findings include: 1) Civil Servants' performance is generally rated as satisfactory, but falls short in optimizing adherence to Riau Governor Regulation Number 61 of 2021 due to issues such as low work discipline, inadequate competence in task completion, and ineffective inter-employee communication; 2) Competency among Civil Servants is hindered by low engagement in technical training initiatives; 3) Organizational Commitment is notably low, reflecting insufficient awareness of the significance of their roles. Additionally, suboptimal work motivation and inadequate working conditions are evident. Furthermore, the relationship between leadership and staff is characterized by inadequate guidance and motivation, posing challenges to achieving the objectives of the Road Transport Sector of the Riau Province Transportation Service
