154 research outputs found

    Sistem Manajemen Produk Siswa Berbasis Web di SMK Muhammadiyah Wonosari

    No full text
    Sistem Manajemen Produk Siswa Berbasis Web di SMK Muhammadiyah Wonosari Oleh: Rokhmat Edi Saputro 09520244026 ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) merancang dan membuat sistem manajemen produk siswa berbasis web di SMK Muhammadiyah Wonosari yang sesuai dengan kebutuhn sekolah; dan (2) mengetahui tingkat kelayakan sistem berdasarkan aspek functionality, usability, reliability, efficiency, maintainability dan portability. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Metode pengembangan sistem manajemen ini adalah metode Waterfall yang meliputi: (1) analisis dan definisi persyaratan untuk mengetahui kebutuhan sistem yang akan dikembangkan; (2) perancangan sistem dan perangkat lunak; (3) implementasi atau pengembangan sistem; dan (4) pengujian sistem (perangkat lunak). Pada pengujian perangkat lunak menggunakan beberapa instrumen penelitian sesuai dengan standar ISO 9126. Berdasarkan hasil pengujian perangkat lunak yang dikembangkan menunjukkan hasil: (1) sistem manajemen produk siswa berbasis web telah berhasil dirancang dan dibuat. Sistem yang dibuat telah sesuai dengan kebutuhan sekolah SMK Muhammadiyah Wonosari sehingga dapat dimanfaatkan dengan maksimal; dan (2) hasil dari analisis kualitas perangkat lunak telah memenuhi standar faktor kualitas perangkat lunak dari aspek functionality, reliability, efficiency, usability, maintainability dan portability. Kata Kunci: Manajemen Produk Siswa, WEB, ISO 912

    Mesin pemasah keripik secara otomatis

    No full text
    ABSTRAK   Kurniawan, Johan Edi dan Saputro, M. Erik. 2013. Mesin Pemasah Keripik Secara Otomatis. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Drs. Imam Sodjono, M.T. (II) Drs. Siswanto, M.A.   Kata Kunci: Keripik, Mesin, Pemasahan, Otomatis. Kripik merupakan jenis makanan ringan yang cukup digemari dikalangan masyarakat Indonesia. Saat ini industri keripik sudah meluas di daerah-daerah Indonesia. Pengolahan kripik dapat diolah dengan menggunakan mesin pemasah atau pengiris. Rancang bangun mesin ini dengan sistem otomatis atau pneumatic yang dapat memasah menjadi tipis-tipis. Proses pemasahan ini adalah pada saat motor dan kompresor dalam keadaan menyala, maka motor akan menggerakkan poros pisau dengan perantara puli motor, sabuk, puli mesin, setelah poros pisau bergerak maka akan menggerakkan pisau. Kompresor akan menekan silinder pneumatic yang mendorong bahan baku masuk kedalam ruang mesin dan seketika akan dipasah oleh pisau, dan selanjutnya akan keluar dari ruang mesin. Dengan dibuatnya mesin ini diharapkan proses pembuatan keripik menjadi lebih cepat dan produksi keripik dapat dilakukan dengan kapasitas besar. Mesin ini dapat memproduksi 120 kg/jam dengan hasil potongan 37.440 potong/jam. Mesin ini diharapkan juga dapat dikembangkan agar menjadi suatu alat produksi yang mempermudah pada proses pemasahan pada industri keripik

    ETIKA PERUSAHAAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM

    No full text
    Etika merupakan perilaku atau karakter yang biasanya di dalam diri seseorang. Etika di dalam kajian islam biasanya juga disebut ahklak. sedangkan ahlak sendiri disebut perilaku yang mengedepankan perilaku-perilaku yang sesuai dengan ajaran islam

    PENERAPAN METODE RESITASI MANDIRI BERBASIS KARAKTER PADA MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG UNTUK MNINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA XI TKR II SMK PGRI I SIDOARJO

    No full text
    AbstrakPencapaian ketuntasan klasikal dalam hasil belajar sulit dicapai. Kenyataanyang dihadapi di lapangan terkait dengan kemampuan kemandirian siswa SMK padaumumnya mengalami kesulitan untuk mencapai hasil belajar yang mandiri dan hal inimemicu terjadinya penurunan semangat belajar siswa dan sifat karakter seorang siswaSMK, sehingga pembelajaran dalam bentuk metode ceramah saja tidak cukup untukmembentuk karakter siswa. Salah satu peluang untuk memberikan pengalaman kepadasiswa dalam pembentukan karakter adalah dengan menggunakan metode resitasimandiri yang dianalisis berbasis karakter. Dengan penrapan metode tersebut bertujuanuntuk meningkatkan prestasi belajar siswa.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan metoderesitasi yang dianalisis. Pada siklus pnelitian tindakan kelas masing-masing siklusberisikan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian inimenggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Untuk subyek penelitian ini adalahSiswa kelas XI TKR II SMK PGRI I Sidoarjo pada standar kompetensi Overhoulsistem pendingin, dengan instrumen penelitian berupa lembar pengamatan dan tesresitasi yang dianalisis. Hasil belajar siswa dapat tercapai jika siswa dapat mencapaiketuntasan ? 80% dalam belajar pada setiap tujuan pembelajaran.Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan pengajar dalam menyiapkanRPP dan Skenario siklus I dan siklus II mencapai hasil rata-rata 77,7% tergolong baik,kemampuan pengajar dalam menerapkan RPP dan Skenario siklus I dan siklus IImencapai hasil rata-rata 77% tergolong kriteria baik, aktivitas siswa siklus I danSiklus II mencapai hasil rata-rata 77,8% tergolong kriteria baik, dan rspon siswamencapai 85,2% tergolong kriteria sangat baik, sedangkan hasil belajar siswa sebelumdilakukan penerapan metode jumlah siswa 49 siswa, jumlah siswa yang tuntas adasebanyak 36 siswa dengan persentase 73,3%. Setelah dilakukan penerapan hasilpenelitian pada siklus I siswa yang tuntas ada sebanyak 38 siswa dengan persentase76%, dan hasil penelitian pada siklus II siswa yang tuntas sebanyak 41 siswa denganpersentase 85,4%.Kata Kunci : Metode Resitasi Mandiri, Hasil Belajar SiswaAbstractAchievement in classical completeness difficult to achieve learning outcomes.Realities encountered in the field associated with independent ability students of SMKgenerally have difficulty to achieve the learning outcomes wich independent and thisis triggering decrease students' enthusiasm for learning and the caracter a student ofSMK, So that learning in the form of lecture methods not enough to form the characterof students One of the opportunities to provide experience to students in the formationof character is by using the method of character basic recitation independent ofanalyzed. With the application of these methods aim to improve student achievement.This research is action research PTK with the method of character basicrecitation independent of analyzed on each classroom action research cycle - eachcycle consists of planning, action, observation and reflection.This study used adescriptive qualitative. For an object of this research is the grade XI TKR II SMKPGRI I Sidoarjo on standard of competence overhaul cooling system with a researchinstrument in the form of sheets of observations and recitation tests were analyzed..Student learning outcomes can be achieved if students can achieve mastery ? 80% inlearning on each learning objective.The results showed that the ability of teachers to RPP prepare and scenarioscycle I and cycle II achieved an average yield of 77.7% classified as good, the abilityof teachers to implement the RPP and Scenarios cycle I and cycle II achieved anaverage yield of 77% considered good criteria , student activity cycle I and cycle IIachieved an average yield of 77.8% classified as good criteria, and to response ofstudents achieved 85.2% the criteria very well classified, while the learningoutcomes of students prior to the implementation of the method the number of students49 students, the number of students who there are a total of 36 students completed thepercentage of 73.3%. After the application of research results in the first cycle ofstudents who pass as many as 38 students with a percentage of 76%, and the results ofresearch on the second cycle students who pass as many as 41 students with apercentage of 85.4%.Keywords: Independent recitation Metthod, Student Learning Outcome

    Rancang bangun pengendali intensitas cahaya lampu jarak jauh berbasis modulasi ask

    No full text
    Peranan lampu merupakan komponen penting dalam penerangan diluar maupun didalam ruangan. Lampu dapat memberikan manfaat yang sangat besar khususnya pada malam hari. Pada umumnya pengaturan penerangan menggunakan prinsip ON/OFF dimana lampu hanya bekerja pada dua kondisi yaitu lampu menyala penuh ketika ON atau OFF dengan saklar manual dan tidak efisien. Perkembangan teknologi telekomunikasi mendorong manusia untuk menciptakan sebuah pengendali intensitas cahaya lampu jarak jauh sehingga sangat efisien. Dengan menggunakan modulasi ASK sebagai media transmisi komunikasi digital jarak jauh maka tidak perlu lagi dengan menggunakan saklar manual. Pengendalian intensitas cahaya lampu dengan menggunakan dua perangkat disisi transmitter sebagai remote dan disisi receiver sebagai pemroses data dari remote untuk mengendalikan intensitas cahaya lampu sekaligus mematikan dan menghidupkan lampu. Pengendalian intensitas cahaya lampu dengan memanfaat sudut phasa pada Triac dengan penyulutan sinyal pulse width modulation (PWM) yang diproses dalam mikrokontroler Atmega8535 pada bagian receiver. Pengendali intensitas cahaya lampu bertujuan untuk dapat memberikan penerangan didalam ruangan dengan mementingkan faktor kenyamanan maupun pemakaian energi listrik. Sehingga intensitas cahaya lampu didalam ruangan dapat diatur sesuai dengan keinginan dan kenyamanan

    Digital Line Unit (DLU) Pada Sentral Telepon Digital EWSD PT. Telkom Area Network Sukabumi

    No full text
    Digital Line Unit (DLU) adalah bagian dari sentral telepon digital Electronic Wahler System Digital (EWSD) yang dimiliki PT. TELKOM, yang fungsi utamanya adalah sebagai interface atau antarmuka antara pelanggan dengan sentral telepon digital, yaitu dengan mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Selain itu DLU dapat berfungsi untuk emergency calling, yaitu suatu kemampuan untuk melakukan hubungan antara pelanggan yang masih dalam satu unit DLU jika hubungan antara DLU dengan sentral pusat terputus. Sehingga proses di dalam DLU hanyalah bagian dari proses yang kompleks dalam suatu sentral telepon digital EWSD, dimana dalam suatu sentral telepon digital terjadi beberapa proses penting antara lain: pengubahan sinyal dari analog ke digital (oleh PCM 30), proses multiplexing, proses transmisi, proses switching, proses signaling, dan proses kontrol

    IDENTIFIKASI PENYEBAB TEKANAN KOMPRESI YANG RENDAH PADA MAIN ENGINE CYLINDER NO 2 DAN 3 DI MT. FORTUNE GLORY XLI DENGAN METODE SWOT

    No full text
    Riska Dwi Saputro, 50134918 T, 2018 “Identification of the cause of low compression on main engine cylinder number 2 and 3 at MT Fortune Glory XLI with SWOT analysis method” Program Diploma IV, Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, supervising professor I F. Pambudi Widiatmaka, ST., MT. and Supervising professor II DR. Capt. Sahabuddin Sunusi, MT., M.Mar. Main engine at MT. Fortune glory XLI is a Diesel engine 2 tak with 6 cylinder. When sea voyage from Tg. Uban to Cilacap the exhaust gas of main engine has a high temperature increase. A high exhaust gas is visible on the thermometer contained in cylinders 2 and 3 which is normally between 300 – 400 0C reach over 5000C. Seen also on the monitor that the compression pressure cylinders 2 and 3 decreased from normally between 30 until 40 Kg/Cm2 to be less than 30 Kg/Cm2. In this case, author use SWOT analysis method, this methode use to solve thr problem based on some factor analysis, Strength, Weaknesses, Opportunity and Threats by using strategies that determined correspondence by result of SWOT analysis method sistematically. That goals to solve the problem based on strategy and critical succes factor on SWOT method. There are many causes of the effect of low compression pressure so the combustion on the cylinder not optimal, some of the causes of these causes include was broken piston rings, worn piston, worn cylinder liner, Etc. From several factors analyzed to derive a major factor of low compression pressure at MT. Fortune Glory XLI. After the analysis turned out low compression pressure caused a broken piston rings caused lubrication that is not optimally at cylinder liner. Because lack of lubrication causes direct friction between ring piston and cylinder liner and causing piston rings to wear out even cracked or broken. So the compression pressure become low and affects the performance of the main engine. Keywords : Piston rings, Cylinder liner, Compression, Performance of main engin

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENILAIAN ANGKA KREDIT DOSEN PADA PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS DIPONEGORO

    No full text
    Penilaian angka kredit adalah suatu proses penilaian prestasi dosen dilihat dari aktivitas-aktivitas yang telah dilakukan dosen berdasarkan pada pedoman penilaian angka kredit jabatan fungsional dosen. Unsur penilaian terdapat di dalam konsep Tri Dharma Perguruan Tinggi terdiri atas unsur pendidikan dan pengajaran, unsur penelitian, unsur pengabdian masyarakat dan unsur penunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Peningkatan jabatan fungsional dapat diperoleh jika dosen melakukan pengajuan angka kredit karena telah mencukupi angka kredit dan syarat yang telah ditetapkan. Pelaksanaan penilaian angka kredit di tingkat jurusan pada Program Studi Teknik Industri masih mengalami kesulitan dalam hal pengajuannya. Dosen tidak melakukan pengajuan yang teratur dan disiplin. Aktivitas dosen juga tidak terarah dalam pemenuhan unsur-unsur yang menjadi syarat kenaikan jabatan fungsional. Pengumpulan, pencatatan, penghitungan, dan penyusunan dokumen pengajuan masih dilakukan secara manual sehingga lambatnya pengajuan yang dilakukan dosen. Monitoring aktivitas dan nilai yang yang diperoleh tidak bisa diketahui secara langsung. Sistem informasi berbasis komputer menjadi alat bantu yang baik dalam pengumpulan data, pencatatan, penghitungan, dan penghasil informasi yang cepat dan akurat. Sistem Informasi Penilaian Angka Kredit Dosen (SIPAK Dosen) dirancang untuk membantu mempermudah dalam pelaksanaan penilaian angka kredit. SIPAK Dosen mencakup pengajuan untuk tingkat jurusan. SIPAK Dosen dibangun dengan mengkaji dari user-user yang terlibat, dan data-data yang dibutuhkan. Alat pengembangan sistem menggunakan metode IDEF (Integrated Definition). Permodelan database menggunakan ERD (entity Relationship Diagram). Output yang dihasilkan adalah SIPAK (sistem Informasi Penilaian Angka Kredit). SIPAK Dosen digunakan untuk mempermudah pengumpulan, pencatatan, perhitungan, dan pengajuan angka kredit dosen di tingkat jurusan

    IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA PADA PENDIDIKAN SEKOLAH MINGGU BUDDHA DI VIHARA VAJRA BUMI GIRI PUTRA

    No full text
    This research aims to describe the implementation of religious moderation in Buddhist Sunday school education at the Vajra Bumi Giri Putra Vihara, so this research focuses on the implementation and understanding of religious moderation carried out by Buddhists at the Vajra Bumi Giri Putra Vihara, especially Buddhist Sunday School students. This research uses a method with a qualitative descriptive approach. This method produces findings obtained through data collected using several means, such as interviews, observations and documentation. Buddhist religious education includes various aspects of Buddhist teachings such as Dhamma (universal law), Sila (morality), and Bhavana (meditation). Buddhist religious education also aims to promote values in accordance with Buddhist teachings such as love, compassion, wisdom, example and peace. Religious education is one of the most effective ways of promoting religious moderation. Through proper and in-depth religious education, individuals can understand religious teachings correctly and practice them in the right way. &nbsp

    Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Prspektif Pelatihan dan Pengembangan Tenaga Kerja

    No full text
    In the era of information and digitalization, world business competition is getting bigger. Every company needs to develop its products all the time. Even the product must be predictable in the future. In addition, the use of tools and machines in the company must also measure so that the quality and quantity of the product can meet market standards. In a company must have human resources / workforce who have good skills and knowledge. The problem arises if the workforce owned by the company does not fulfill the two aspects above. Therefore companies need to carry out training and development to develop skills and knowledge of the workforce. There are many benefits to a company that carries out training and workforce development Keywords: HR, training, development, workforc
    corecore