300 research outputs found
PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) "PINILIH" DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN DI DESA GUMPANG KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO
Febriana Dwi Irawati. NIM K8412031. PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) “PINILIH” DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN DI DESA GUMPANG KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO. Skripsi: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dan strategi yang di kembangkan PKBM. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “Pinilih” dengan subyek penelitian pengurus dan warga belajar PKBM Pinilih. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari observasi, wawancara dan dokumen. Wawancara di lakukan dengan informan kunci yaitu ketua dan warga belajar PKBM serta informan pendukung adalah staff pengajar dan alumni warga belajar. Observasi berkaitan dengan partisipasi warga Desa Gumpang terhadap PKBM Pinilih. Dokumen yang di gunakan berkaitan dengan jumlah warga belajar, struktur kepengurusan, dan data staff pengajar. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan informan dengan cara purposive. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat Desa Gumpang dan sekitarnya diwujudkan dalam bentuk tenaga pikiran, sebagai staff pengajar, sarana prasarana, uang, dan menjadi warga belajar. Strategi yang di kembangkan PKBM Pinilih dalam mengelola lembaga sosialnya antara lain dengan cara menyelenggarakan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, menyediakan berbagai macam koleksi buku melalui perpustakaan PKBM, memberikan kriteria bagi calon pengelola, pengurus dan staff pengajar, dan menjalin kemitraan dengan beberapa instansi. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Pusat Kegaitan Belajar Masyarakat (PKBM), Partisipasi, Strategi
PERAN BHIKKHU KHANTIDHARO MAHATHERA DALAM AGAMA BUDDHA THERAVADA DI KOTA BATU & MUATAN EDUKASINYA
ABSTRAK Irawati, Shindy Dwi. 2019. Peran Bhikhu Khantidharo Mahathera Dalam Agama Budha Theravada di Kota Batu & Muatan Edukasinya. Skripsi, Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: Drs. Ari Sapto, M.Hum Kata Kunci : Peran Bhikhu, Agama Budha Theravada, Sekolah Tinggi Agama Budha. Agama Budha Theravada merupakan golongan konservatif yang menyebut dirinya Sthaviravadins yang mana belakangan dikenal denganbersikap mempertahankan kesederhanaan ajaran Sakyamuni. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan peran Bhikkhu Khantidharo Mahathera terhadap agama Buddha Theravada di Vihara Dhammadipa Arama (2) Mendeskripsikan peran Bhikkhu Khantidharo Mahathera terhadap agama Buddha Theravada di Sekolah Tinggi Agama Budha (STAB) Kertarajasa Kota Batu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian fenomologi karena penulis ingin mengetahui dan mengungkap fenomena yang terjadi mengenai ajaran Agama Buddha Theravada dalam Agama Buddha di Sekolah Tinggi Agama Buddha Kota Batu. Penulis mencari data melalui wawancara mendalam. Berdasarkan hasil analisis dari data yang diperoleh, terdapat dua kesimpulan hasil penelitian: Pertama, mengenai profil Sekolah Tinggi Agama Budha yang berada di dalam Padepokan Vihara Dhammadipa Arama. Kedua, mengenai latar belakang pendirian Sekolah Tinggi Agama Budha (STAB) Kertarajasa Kota Batu pada tahun 2000 oleh Bhikhu Khantidharo Mahathera. Melalui kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dijabarkan terdapat beberapa saran yaitu: (1) Bagi jurusan sejarah Fakultas Ilmu Sosial, diharapkan penelitian mengenai Peran Bhikkhu Khantidharo Mahathera dalam agama Budha Theravada iini dapat memperkaya wawasan mengenai komunitas Budha Theravada, khususnya mengenai aktivitas keagamaan, aktivitas sosial serta pendidikannya. (2) Bagi Peneliti selanjutnya, diharapkan dengan tema yang sama, peneliti selanjutnya bisa mengembangkan penulisan mengenai perkembangan vihara diberbagai daerah di Indonesia. Dengan harapan penelitian selanjutnya bisa menggali lebih luas mengenai kajian arsitektural, kontinuitas ataupun hal menarik lain yang akan menambah wawasan baru bagi pembaca
Penerapan Model Pembelajaran Course Review Horay dan Hasil Belajar Sejarah Siswa di SMA Negeri 1 Ponggok
ABSTRAK Irawati, Dwi. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Course Review Horay dan Hasil Belajar Sejarah Siswa di SMA Negeri 1 Ponggok, Skripsi, Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. I Wayan Legawa, M.Si, (II) Drs. Dewa Agung Gede Agung, M.Hum. Kata Kunci: Model Pembelajaran Course Review Horay, Hasil Belajar Sejarah. Berdasarkan hasil observasi pratindakan kelas X di SMA Negeri 1 Ponggok dapat diketahui nilai rata-rata sejarah masih dibawah SKM. Kemampuan siswa yang rendah dalam pelajaran sejarah ini di karenakan siswanya kurang begitu aktif dalam kegiatan belajar di kelas, hal ini dikarenakan proses pembelajaran masih didominasi oleh guru, guru hanya menggunakan metode ceramah saja, sehingga siswa cepat merasa bosan karena siswa hanya bertindak sebagai pendengar saja, hal ini dapat dilihat pada saat kegiatan belajar di kelas berlangsung, antara guru dengan siswa tidak ada timbal balik. Model pembelajaran Course Review Horay diharapkan siswa dapat memahami materi yang telah diberikan dengan mudah. Pemahaman siswa tentang materi yang bersangkutan dievaluasi dengan cara yang menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan semangat belajar siswa. Selain itu, model pembelajaran Course Review Horay menerapkan pembelajaran yang menyenangkan, dengan demikian siswa tidak mengalami kejenuhan dalam proses belajar dan antara siswa dengan guru ada timbal balik dalam proses kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana pelaksanaan model pembelajaran Course Review Horay pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Ponggok? (2) Bagaimana perbedaan hasil belajar Sejarah model pembelajaran Course Review Horay siswa di SMA Negeri 1 Ponggok?. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendiskripsikan pelaksanaan model pembelajaran Course Review Horay pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Ponggok dan untuk mendiskripsikan perbedaan hasil belajar Sejarah model pembelajaran Course Review Horay siswa di SMA Negeri 1 Ponggok. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan desain penelitian pretest-posttes control group design. Subjek penelitian ini yakni kelas XB sebagai kelas eksperimen dan kelas XE sebagai kelas kontrol. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa tes objektif. Data dari penelitian ini terdiri dari tiga jenis, yaitu data kemampuan awal siswa, data kemampuan akhir siswa dan data hasil belajar siswa. Data hasil belajar siswa diperoleh dari selisih antara skor post-tes dan skor pretes (Gain Score). Gain Score tersebut selanjudnya dianalisis menggunakan uji t dua sample tidak berpasangan (Independent Sample t test) menggunakan bantuan SPSS 16. 0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar sejarah siswa antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dibuktikan dengan hasil analisis menggunakan uji t menunjukkan bahwa signifikasi sebesar 0,034. Dengan demikian nilai signifikasi0,03
Some Properties of Strongly Nil Clean Elements
Dwi Devi Rohmah Diana, Santi Irawati, Rasdadik, Tjang Daniel Chandr
Penerapan Park and Ride Sebagai Solusi Transportasi Perkotaan Berkelanjutan
RINGKASAN
Sara Irawati, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya, Juli 2022, Strategi Penerapan Park and Ride sebagai Solusi Transportasi Perkotaan Berkelanjutan, Dosen Pembimbing: Imma Widyawati A., ST., MT., Ph.D dan Ir. Ismu Rini Dwi Ari, MT., Ph.D.
Park and Ride (P&R) merupakan salah satu bentuk manajemen permintaan transportasi berupa penyediaan fasilitas parkir pada tempat transit (stasiun, terminal, dsb) yang bertujuan untuk meningkatkan penggunaan transportasi umum dan mengatasi kemacetan lalu lintas. P&R seringkali diterapkan pada wilayah-wilayah dengan keterbatasan jaringan transportasi umum, sehingga keberadaan fasilitas tersebut dapat menjadi penghubung antara wilayah pinggiran dengan pusat kota sekaligus mendistribusikan travel demand. Selain itu, keberadaan fasilitas P&R juga berfungsi untuk mengurangi lahan parkir di pusat kota sehingga dapat digunakan untuk daerah hijau atau ruang publik.Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi penerapan P&R di Stasiun Sidoarjo untuk mengatasi rendahnya penggunaan transportasi umum pada penglaju Sidoarjo – Surabaya. Strategi tersebut disusun berdasarkan hasil identifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi intensi penglaju Sidoarjo – Surabaya dalam menggunakan P&R melalui theory of planned behavior menggunakan analisis PLS-SEM, hasil perhitungan kebutuhan parkir berdasarkan akumulasi parkir dan kepemilikan kendaraan pada kondisi eksisting dan di masa yang akan datang, serta hasil analisis komparatif dengan best practices P&R di negara maju. Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian sebelumnya mengenai potensi pengguna P&R di Stasiun Sidoarjo (Irawati, 2021). Hasil dari penelitian sebelumnya juga digunakan sebagai salah satu dasar dalam penentuan strategi penerapan P&R di Stasiun Sidoarjo.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi intensi penglaju Sidoarjo – Surabaya dalam menggunakan P&R, yaitu attitude, subjective norm, perceived behavioral control, dan policy. Perceived behavioral control berupa kondisi transportasi umum dan P&R menjadi faktor yang berpengaruh paling signifikan, sehingga dapat diartikan bahwa semakin baik kondisi fasilitas pendukung yang tersedia maka semakin besar intensi penglaju Sidoarjo – Surabaya untuk beralih menggunakan transportasi umum (kereta api) dan P&R. Namun, pada kondisi eksisting, fasilitas parkir di Stasiun Sidoarjo telah melebihi kapasitas parkir atau tidak dapat memuat kendaraan lagi, sehingga untuk mengakomodir kebutuhan parkir, diperlukan adanya penambahan luas lahan parkir. Penyediaan parkir yang dilakukan juga perlu disertai dengan pemanfaatan teknologi penyediaan parkir, pengoptimalan sistem informasi, dan integrasi dengan transportasi umum. Secara umum, dari penelitian yang dilakukan dihasilkan beberapa strategi penerapan P&R di Stasiun Sidoarjo, meliputi penyediaan lahan parkir yang dapat mengakomodir kebutuhan penglaju dan pengunjung stasiun, membangun fasilitas P&R yang sesuai dengan standar parkir disertai dengan penyediaan fasilitas-fasilitas pendukung P&R yang dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat, sehingga dapat mendorong intensi penglaju dalam menggunakan Park and Ride di Stasiun Sidoarjo.
Kata Kunci: Park and Ride, Parkir, Transportasi Berkelanjutan, Penglaj
Enkapsulasi Bakteri Kitinolitik pada Benih Cabai untuk Menghambat Serangan sclerotium Rolfsii
A study of the encapsulation of chitinolytic bacteria in alginate, tapioca,
carboxymethylcellulose and gum arabic in coated chilli seeds to inhibit Sclerotium
rolfsii growth has been done. Six isolates of chitinolytic bacteria were examined
in vitro to know their ability to inhibit the growth of S. rolfsii, a causal agent of
damping-off on red chillies. Examination of bacterial viability on coated seeds
was done by using spread plate method. Examination ability of encapsulated
bacteria was done by planting the seeds in the growing media inoculated with
conidia of S. rolfsii. Bacillus sp. BK17 and Enterobacter PB17 showed the higher
inhibition rate to inhibit the growth of S. rolfsii with inhibition zone of 11.40 mm
and 2, 18 mm, respectively. Chitinolytic bacteria treatment could reduce damping off by 47,61-50% compared to that of (+) control which causing damping-off by
63,71%. Encapsulated Bacillus Sp. BK17 with gum arabic showed higher cell
viability compared to that of others. Coated seeds with encapsulated Bacillus sp.
BK17 and Enterobacter sp. PB17 showed to decrease damping-off in vitro by
100% and 80 %.Penelitian mengenai enkapsulasi bakteri kitinolitik dengan menggunakan
beberapa matriks seperti alginat, tapioka, carboksimetilselulosa dan gum arabik
untuk menghambat serangan Sclerotium rolfsii pada benih cabai merah telah
dilakukan. Enam isolat bakteri kitinolitik diujikan secara in vitro untuk
mengetahui kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan S. rolfsii jamur
penyebab rebah kecambah pada cabai merah. Uji viabilitas sel bakteri pada benih
yang terlapis dengan enkapsulasi bakteri kitinolitik dilakukan dengan menghitung
sel hidup melalui cawan sebar. Uji kemampuan bakteri yang terenkapsulasi
dilakukan dengan menanam benih terenkapsulasi pada media tanam yang sudah
diinokulasi dengan konidia S. rolfsii. Bacillus sp. BK17 dan Enterobacter sp.
PB17 menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menghambat
pertumbuhan S. rolfsii sebesar 11,40 mm dan sebesar 2,18 mm. Tingkat serangan
S. rofsii pada benih cabai merah mencapai 64,71% dan mengalami penurunan
sebesar 47,06% - 50% ketika benih direndam terlebih dahulu dalam larutan
Enterobacter sp. PB17 dan Bacillus sp. BK17 sebelum melakukan persemaian.
Enkapsulasi Bacillus sp. BK17 dengan menggunakan gum arabik menunjukkan
viabilitas sel yang lebih baik dibandingkan dengan yang lainnya. Penanaman
benih yang sudah dienkapsulasi dengan Bacillus sp. BK17 dan Enterobacter sp.
PB17 pada rumah kasa menunjukkan adanya penurunan rebah pada kecambah
cabai merah sebesar 100% dan 80%.65 HalamanTesis Magiste
Enkapsulasi Bakteri Kitinolitik pada Benih Cabai Untuk Menghambat Serangan Sclerotium Rolfsii
A study of the encapsulation of chitinolytic bacteria in alginate, tapioca,
carboxymethylcellulose and gum arabic in coated chilli seeds to inhibit Sclerotium
rolfsii growth has been done. Six isolates of chitinolytic bacteria were examined
in vitro to know their ability to inhibit the growth of S. rolfsii, a causal agent of
damping-off on red chillies. Examination of bacterial viability on coated seeds
was done by using spread plate method. Examination ability of encapsulated
bacteria was done by planting the seeds in the growing media inoculated with
conidia of S. rolfsii. Bacillus sp. BK17 and Enterobacter PB17 showed the higher
inhibition rate to inhibit the growth of S. rolfsii with inhibition zone of 11.40 mm
and 2, 18 mm, respectively. Chitinolytic bacteria treatment could reduce dampingoff
by 47,61-50% compared to that of (+) control which causing damping-off by
63,71%. Encapsulated Bacillus Sp. BK17 with gum arabic showed higher cell
viability compared to that of others. Coated seeds with encapsulated Bacillus sp.
BK17 and Enterobacter sp. PB17 showed to decrease damping-off in vitro by
100% and 80 %.Penelitian mengenai enkapsulasi bakteri kitinolitik dengan menggunakan
beberapa matriks seperti alginat, tapioka, carboksimetilselulosa dan gum arabik
untuk menghambat serangan Sclerotium rolfsii pada benih cabai merah telah
dilakukan. Enam isolat bakteri kitinolitik diujikan secara in vitro untuk
mengetahui kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan S. rolfsii jamur
penyebab rebah kecambah pada cabai merah. Uji viabilitas sel bakteri pada benih
yang terlapis dengan enkapsulasi bakteri kitinolitik dilakukan dengan menghitung
sel hidup melalui cawan sebar. Uji kemampuan bakteri yang terenkapsulasi
dilakukan dengan menanam benih terenkapsulasi pada media tanam yang sudah
diinokulasi dengan konidia S. rolfsii. Bacillus sp. BK17 dan Enterobacter sp.
PB17 menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menghambat
pertumbuhan S. rolfsii sebesar 11,40 mm dan sebesar 2,18 mm. Tingkat serangan
S. rofsii pada benih cabai merah mencapai 64,71% dan mengalami penurunan
sebesar 47,06% - 50% ketika benih direndam terlebih dahulu dalam larutan
Enterobacter sp. PB17 dan Bacillus sp. BK17 sebelum melakukan persemaian.
Enkapsulasi Bacillus sp. BK17 dengan menggunakan gum arabik menunjukkan
viabilitas sel yang lebih baik dibandingkan dengan yang lainnya. Penanaman
benih yang sudah dienkapsulasi dengan Bacillus sp. BK17 dan Enterobacter sp.
PB17 pada rumah kasa menunjukkan adanya penurunan rebah pada kecambah
cabai merah sebesar 100% dan 80%.65 HalamanTesis Magiste
PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN, GAYA KEPEMIMPINAN, PENEKANAN ANGGARAN DAN INFORMASI ASIMETRIS TERHADAP SENJANGAN ANGGARAN (Studi Empiris Pada PT Pelindo (Persero) Tbk)
SHELLA IRAWATI. 2020. 1706617118. The Effect of Budget Participation, Style
of Leadership, Budget Emphasis and Information Asymmetry on Budgetary Slack
(Empiric Study on PT Pelindo (Persero) Tbk). Accounting S1. Accounting.
Economics Faculty. State University Of Jakarta.
This Skripsi has a background problem on the factors that affect budgetary slack in
companies with supporting variables for budget participation, leadership style,
budget emphasis and asymmetric information. The author conducts research that
aims to determine the effect of budgetary participation, leadership style, budget
emphasis and asymmetric information on budgetary slack. The method used in this
research is quantitative method with the sampling technique using a questionnaire
with a purposive sampling method or sample selection with certain criteria with a
sample spread of 100 people in the employee population residing in PT Pelindo
(Persero) Tbk and returning samples of 86. respondents.
From the results of this study it can be concluded that Budget Participation has an
effect on budgetary slack by showing a significance value of 0.000, which is 0.000
t-table 2.004, which means that H0 is rejected
and H1 is accepted. Leadership style has no effect on budgetary slack with a
significance value of 0.291, where the value is 0.291> 0.05 and the t-count value is
1.067 <t-table 2.004. Budget emphasis has an effect on budgetary slack with a
significance value for the budget emphasis variable, namely 0.013 t-table 2.004. And finally the asymmetric information
variable has no effect on budgetary slack with a significance value for the variable
value 0.202> 0.05 and the t-count value 1.291> t-table 2.004.
Key Words : Budget Participation, Style of Leadership, Budget Emphasis,
Information Asymmetry, Budgetary Slac
SUBSTITUSI TEPUNG TAPIOKA DENGAN TEPUNG SUKUN (Artocarpus communis) TERHADAP PERTUMBUHAN MIKROORGANISME SOSIS ASAP DAGING KERBAU
SUBSTITUSI TEPUNG TAPIOKA DENGAN TEPUNG SUKUN (Artocarpus communis) TERHADAP PERTUMBUHAN MIKROORGANISME SOSIS ASAP DAGING
KERBAU
Dwi Rahmawati (11481204153)
Dibawah Bimbingan Irdha Mirdhayati dan Evi Irawati
ABSTRAK
Tepung sukun merupakan salah satu alternatif bahan pengisi dalam pembuatan sosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengasapan terhadap mutu keamanan dan mengetahui pertumbuhan mikroorganisme sosis asap daging kerbau pada penggunaan tepung sukun sebagai substitusi tepung tapioka. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan adalah substitusi tepung sukun terhadap tepung tapioka teridiri atas: P0 (tepung sukun 0% dan tepung tapioka 20%), P1 (tepung sukun 5% dan tepung tapioka 15%), P2 (tepung sukun 10% dan tepung tapioka 10%), P3 (tepung sukun 15% dan tepung tapioka 5%) dan P4 (tepung sukun 20% dan tepung tapioka 0%). Parameter yang diamati meliputi analisis Total Plate Count, Escherichia coli dan Coliform. Data hasil Total Plate Count dibahas dengan analisis sidik ragam sedangkan data Escherichia coli dan Coliform dianalisis nilai rata-rata dan dibahas secara deskriptif. Berdasarkan analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan penggunaan tepung sukun sebagai substitusi tepung tapioka memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap Total Plate Count sosis asap daging kerbau. Berdasarkan uji Escherichia coli dan Coliform pada sosis asap daging kerbau menghasilkan cemaran Escherichia coli dan Coliform yang rendah yaitu <3 APM/g. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa substitusi tepung tapioka dengan tepung sukun (Artocarpus communis) pada sosis asap daging kerbau memiliki mutu mikrobiologis yang memenuhi ketentuan batas cemaran mikroorganisme menurut SNI.
Kata kunci: Substitusi, Pengasapan, sosis, tepung sukun, tapioka, mikroorganisme
- …
