293 research outputs found
ANALISIS SISTEM SUSPENSI BELAKANG PADA RANCANG BANGUN KENDARAAN OFF ROAD TOYOTA HARDTOP FJ40
ABSTRAK Fahmi Abdul Azis (1506833). Program Studi D3 Teknik Mesin, Departemen Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Indonesia. ANALISIS SISTEM SUSPENSI BELAKANG PADA RANCANG BANGUN KENDARAAN OFF ROAD TOYOTA HARTOP FJ40
Secara umum praktik Tugas Akhir ini dilakukan untuk meningkatkan kembali kondisi kendaraan seperti semula dengan melakukan restorasi unit kendaraan off road Toyota FJ40. Tujuan utama dari Tugas Akhir ini adalah menganalisa sistem suspensi belakang pada kendaraan agar dapat mengetahui kelayakan sistem suspensi. Sistem suspensi belakang tipe pegas daun paralel dinilai lebih sederhana dan banyak digunakan kendaraan komersil . Metode analisa yang dipakai dalam analisa ini adalah studi kasus. Maka tujuan penggunaan metode studi kasus ini untuk melaksanakan penelitian langsung dan melalui pengamatan pada kendaraan yang dianalisis. Adapun hasil dari proses analisa serta praktik dalam penyelesaian Tugas Akhir ini diketahui bahwa, kondisi pegas daun sudah berkarat dan shock absorber tidak berfungsi, maka dilakukanlah perbaikan dengan proses pembersihan, pemeriksaan dan penggantian komponen terlebih dahulu. Serta didapatkan pula data hasil perhitungan beban statis pada roda belakang, titik berat kendaraan, tegangan lentur yang terjadi pada pegas daun, dan faktor keamanan pegas daun.
Kata kunci : tugas akhir, restorasi, Toyota FJ40, suspensi belakang, pegas daun, studi kasus.
ABSTRACT
Fahmi Abdul Azis (1506833). D3 Mechanical Engineering Study Program, Department of Mechanical Engineering Education, Faculty of Technology and Vocational Education, Indonesia Universiti Of Education. ANALYSIS OF REAR SUSPENSION SYSTEMS ON VEHICLE DESIGN OFF ROAD TOYOTA HARTOP FJ40
. In general, this Final Project practice was carried out to improve the condition of the vehicle as before by restoring Toyota FJ40 off road vehicles. The main objective of this Final Project is to analyze the rear suspension system in the vehicle in order to determine the feasibility of the suspension system. Parallel leaf spring type rear suspension systems are considered to be simpler and more widely used commercial vehicles. The analytical method used in this analysis is a case study. So the purpose of using this case study method is to carry out direct research and through observations on the vehicles analyzed. As for the results of the analysis process and practice in completing this Final Project it is known that, the condition of leaf springs is rusty and the shock absorber does not work, then repairs are carried out with the process of cleaning, checking and replacing the components first. And also obtained data on the calculation of static loads on the rear wheels, vehicle weight points, bending stresses that occur in leaf springs, and leaf spring safety factors.
Keywords: final project, restoration, Toyota FJ40, rear suspension, leaf spring, case study
Studi Kritis Terhadap Pemahaman Fahmi Basya Terkait Dengan Ayat-Ayat Negeri Saba
Criticism is something that must be built in the scientific world. Because, in science there is no such thing as a definite truth. Criticism here to bring it in the right direction. Especially about the story of the past contained in the Qur\u27an. A story that is explained in it contains truth, lessons and teachings evidently undeniable for all creatures of Allah, for the happiness of the world and the hereafter. This study uses qualitative research in the form of library research, the author uses the approach of the theory of the Qur\u27an and Interpretation and the theory of Diltheiy thinking and interpretive writing ideas in Indonesia. Meanwhile, the collection of data by means of documentation, namely the book Indonesia Negeri Saba\u27by Fahmi Basya and also taken from various related sources. Furthermore, the analysis is done by reading and examining Fahmi Basya\u27s understanding writing, which is written in his book. In summary, Fahmi Basya confirmed 14 comparative accounts of Indonesia and Yemen based on the Qur\u27an and 53 scientific facts which he discovered that Indonesia was the State of Saba\u27. Fahmi Basya\u27s understanding is very contrary to the commentators at least caused by two problems. Finally, Fahmi Basya wants to prove that the State of Saba \u27in the Qur\u27an in Indonesia. Based on the study of Fahmi Basya\u27s understanding it was found that Fahmi Basya was not an expert in the field of the Qur\u27an and Tafsir. So, when he understands the Qur\u27an and reveals the results of his research in the community it needs to be reviewed. Seeing with the scientific viewpoints of the Qur\u27an, Fahmi Basya\u27s interpretation seems to match his discoveries with the Qur\u27anic Verses. And forcing all that can be matched look for verses of the Qur\u27an
Re-Engineering Untuk Meningkatkan Code Quality Pada Point Of Sales (Pos) Berbasis Android Pd. Fahmi Jaya Menggunakan Clean Architecture
PD. Fahmi Jaya adalah toko yang menjual berbagai macam kebutuhan pokok. Toko ini memiliki aplikasi Point of Sales (POS) berbasis Android yang digunakan untuk menangani pengelolaan data penjualan dan pembelian produk. Aplikasi POS ini masih terus dikembangkan dengan siklus pengembangan satu sampai dua kali dalam satu tahun. Namun, berdasarkan wawancara dengan pengembang terkait, kelas yang ada menghambat proses pengembangan. Pemeriksaan kelas juga dilakukan dan ditemukan masalah bahwa kelas-kelas yang ada sulit untuk dipahami dan juga kelas-kelas tersebut menangani antarmuka dan proses bisnis yang membuatnya sulit untuk dilakukan pemeliharaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki kelas agar lebih mudah dipahami dan lebih mudah dilakukan pemeliharaan. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pada prosesnya didasarkan pada enhanced re-engineering dengan pendekatan pengembangan berorientasi objek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan melakukan re-engineering menggunakan konsep clean architecture dapat membuat kelas lebih mudah dipahami dan lebih mudah dilakukan pemeliharaan. Pada akhirnya, penelitian ini hadir sebagai media informasi untuk menginformasikan bahwa proses re-engineering dengan pendekatan clean architecture dapat meningkatkan kelas menjadi lebih mudah dipahami dan lebih mudah dipelihara
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) Nama Sekolah: SMA Negeri 4 Yogyakarta Alamat: Jalan Magelang Karangwaru Lor Disusun Sebagai Tugas Akhir Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan sarana praktik bagi mahasiswa di lapangan dalam upaya pembentukan karakter guru atau tenaga kependidikan yang profesional dengan memberikan pengalaman kepada calon pendidik mengenai penerapan ilmu yang telah dikuasai dalam praktik keguruan yang sesungguhnya di lapangan. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) diharapkan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki mahasiswa serta menjadi motivasi untuk terus mengembangkan diri dan mengabdi di dunia pendidikan agar mampu mewujudkan dunia pendidikan yang berkualitas di masa depan. Kegiatan PPL yang dilaksanakan mulai tanggal 1 Juli 2014 sampai 17 September 2014, dimana mahasiswa praktikan memperoleh tugas melaksanakan praktik mengajar di dalam kelas yang diampu oleh guru pembimbing dengan mengembangkan proses pembelajaran yang sesuai dengan apa yang telah dipelajari di bangku kuliah dengan penuh tanggung jawab.
Kegiatan PPL merupakan serangkaian kegiatan yang terdiri dari observasi kelas, proses pengidentifikasian lingkungan belajar dan karakteristik peserta didik, koordinasi dengan pihak yang terkait antara lain Koordinator PPL SMA Negeri 4 Yogyakarta dan guru pembimbing, penyusunan silabus dan RPP, serta pelaksanaan proses pembelajaran selama kurang lebih 7 Minggu dengan penyampaian tiga Kompetensi Dasar, yaitu Mencatat transaksi/ dokumen ke dalam jurnal khusus, melakukan posting dari jurnal khusus ke buku besar, dan membuat ikhtisar siklus akuntansi perusahaan dagang.
Terlaksananya kegiatan PPL ini banyak memberikan pengalaman kepada mahasiswa, sehingga mahasiswa dapat mengambil pembelajaran yang nantinya akan bermanfaat di dunia kerja yang akan ditempuh di kemudian hari
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ACCELERATED INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI PADA KOMPETENSI DASAR MENJELASKAN TAHAP-TAHAP PROSES PENCATATAN TRANSAKSI PERUSAHAAN JASA SISWA KELAS X AK 2 SMK NEGERI 1 YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Akuntansi pada
Kompetensi Dasar Menjelaskan Tahap-Tahap Proses Pencatatan Transaksi
Perusahaan Jasa melalui penerapan model Pembelajaran Kooperatif tipe Team
Accelerated Instruction (TAI) pada siswa kelas X AK 2 SMK Negeri 1
Yogyakarta tahun ajaran 2014/2015.
Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam
dua siklus dengan siklus I sebanyak 2 kali pertemuan dan siklus II sebanyak 2 kali
pertemuan. Tiap siklus terdiri dari empat rencana tindakan yaitu: perencanaan
(plan), tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection).
Kompetensi Dasar yang dipilih yaitu Menjelaskan Tahap-Tahap Proses
Pencatatan Transaksi Perusahaan Jasa dengan model Pembelajaran Kooperatif
tipe Team Accelerated Instruction (TAI). Subjek penelitian adalah kelas X AK 2
SMK Negeri 1 Yogyakarta tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 32 siswa.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
wawancara, dokumentasi, dan tes, sedangkan instrumen penelitian yang
digunakan adalah catatan lapangan dan tes. Analisis data yang digunakan adalah
penilaian Hasil Belajar siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Pembelajaran
Kooperatif tipe Team Accelerated Instruction (TAI) dapat meningkatkan hasil
belajar siswa. Hal ini ditunjukkan pada rata-rata nila pre test dan post test siklus I
mengalami peningkatan sebesar 35,74 atau 47,67 menjadi 83,41. Sementara itu
pada rata-rata nilai pre test siklus II sebesar 84,11 pada post test siklus II sebesar
91,67 atau meningkat sebesar 7,56. Sementara itu pada ketuntasan hasil belajar
siklus I terdapat 23 dari 27 atau 85,18% yang telah mencapai kriteria ketuntasan
minimal (KKM). Pada siklus II meningkat sejumlah 96,30% siswa telah mencapai
kriteria ketuntasan minimal (KKM)
Pertanggungjawaban pidana anak atas kepemilikan senjata api dihubungkan dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak: Studi kasus nomor 12/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Bdg
Kejahatan merupakan suatu kenyatan sosial, kejahatan dapat dilakukan oleh berbagai kalangan baik itu anak-anak, remaja dan dewasa. Pertanggungjawaban pidana menjurus kepada pemidanaan pelaku, jika terbukti melakukan suatu tindak pidana dan memenuhi unsur-unsur yang telah ditentukan oleh undang-undang dan hakim yakin akan kesalahan terdakwa. Anak yang berhadapan dengan hukum, anak harus mempertanggung jawabkan perbuatan yang telah ia lakukan. Seperti kasus dikota Bandung atas kepemilikan senjata api oleh anak yang seharusnya tidak boleh dilakukannya, sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana anak atas kepemilikan senjata api di kota Bandung dan mengetahui pertanggungjawaban pidana anak, faktor penyebab serta analisis Putusan Pengadilan Negeri Kota Bandung. Penelitian ini mengacu kepada teori perbuatan pidana dan pertanggungjawaban dalam hukum pidana menurut Moeljatno, sedangkan peraturan yang digunakan adalah Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Metode yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif analitis. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris. Jenis data yang digunakan yaitu, bahan hukum premier, sekunder, tersier. Sumber data yang digunakan data premier, sekunder dan tersier. Alat pengumpulan data, studi kepustakaan dan studi lapangan. Metode analisis data yang digunakan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pertanggungjawaban pidana penyalahgunaan senjata api adalah bagaimana pelaku dapat mempertanggungjawabakan perbuatannya tersebut karena memang ada unsur kesalahan. Sanksi yang diancam kepelaku diatur dalam pasal 1 ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor. 15 Tahun 1951. Faktor penyebab anak menggunakan senjata api antara lain: kondisi lingkungan, tingkat pendidikan, keadaan keluarga dan kondisi ekonomi. penerapan hukum pidana materiil pada pasal 1 ayat (1) undang-undang Nomor 12/Drt/1951 telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun dalam penerapan hukum pidana formil terdapat ketimpangan dimana tidak di gali kenapa anak dapat membawa, menguasai dan menyalahgunakan senjata api
Peran Cameraman Studio Dalam Siaran Liputan 6 Pagi Di SCTV
SUMMARY RYAN FAHMI. D1413061. THE ROLE OF STUDIO CAMERAMAN IN BROADCASTING NEWS OF LIPUTAN 6 PAGI IN SCTV. TUGAS AKHIR D III PENYIARAN. UNIVERSITAS SEBELAS MARET. The high demand of information for Indonesian society leads to increase local or national television station. Currently, people are able to access more information from a variety media. One of them is the television that became a favorite media for society. This report explains about KuliahKerja Media (KKM) in Surya Citra Televisi (SCTV) as a cameraman who works on Liputan 6 Pagi.Television is a telecommunication cable media that serves as a media receiver in a motion picture and sound, whether it’s a monochrome or colored. SCTV is a national private televition station in Indonesia which born almost at the same time as RCTI in 1980, where Surabaya as the center place to broadcast. SCTV agreed to cooperate with RCTI to form the production of information which was then called PT. SINDO (Seputar Indonesia). Some tasks that has been done by writer are starting from setting a place of Liputan 6 Pagi, whether live or taping, learning how to use CCU (camera control unit) and mixer lighting on every news event, learning switcher, and working as a program director on Liputan 6 Pagi, also being a cameraman that using pedestal or Jimmy Jib. Almost there are no obstacles faced by the author during the event in studio. Except when the computer that wasn’t going to be used normally so that the preparation of news that is usally arranged automated to manually. The author realized the importance of KKM as a method of learning which is applied from broadcast science that he got in a college. During taking KKM, the author that is placed on news division in control room and studio, feeling so lucky because could apply how to work as a cameraman in a real working world. Keywords : Cameraman, Television, Liputan 6 Pagi
Application of fuzzy cognitive map in simulating strategic information system planning process / Ahmad Fahmi Abu Hassan
In this day and age, more researches have been conducted in the domain of Strategic
Information System Planning (SISP). However, this is just the continuation from the
1980's where various articles began to probe the underlying causes for the relationship
between Information Technology (IT) and businesses. Since then, many academicians
and theoreticians have come out with models and approaches to analyze the use of IT
from a strategic point of view. Reflect to that, this research is to show the application
and capabilities of Fuzzy Cognitive Map (FCM) in simulating SISP business scenarios.
This research was conducted because of the level of infancy held by FCM in the SISP
domain. Moreover, SISP environment frequently deals with uncertainties and the "whati
f circumstances. So, rather than practicing other SISP tools such as Boston Consulting
Group (BCG) Matrix, Porter's Five Forces Model and Generic Business Strategies, this
research is intended to use FCM as the technique in formulating SISP strategies. In
order to achieve the objective, two SISP business scenarios have been designed using
FCM technique before being simulated in an open-source simulation program. The
simulation program has been developed by its author and using Java programming
language. From the simulation, its ou^ut and results have been analyzed and discussed.
For the first scenario, it is found that FCM did not provide enough information in
decision making for SISP. However, the second scenario showed some promising
feature by providing meaningful and interpretable output that can offer broader view for
managers in formulating SISP. As recommendations, future researchers should run the
simulation on other programs, simulate more SISP scenarios and should also be able to
propose a more intricate and extended FCM
ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH RNDENGAN RANCANGAN PEKERJAAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DENGAN JOB DESAIN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI* Feriza Fahmi, Muhammad Adam, MukhlisMagister Manajemen, Universitas Syiah Kuala, Indonesia*Corresponding Author : [email protected] ini dilakukan untuk mengetahui dan menguji pengaruh budaya organisasi, gaya kepemimpinan, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dengan desain pekerjaan sebagai variabel mediasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai pemerintah Kota Banda Aceh. Penentuan sampel dilakukan dengan rumus 5 kali jumlah indikator variabel yang berjumlah 165 responden. Model penelitian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) AMOS. Hasil Pengujian Hipotesis membuktikan bahwa budaya organisasi, gaya kepemimpinan, dan motivasi berpengaruh terhadap desain pekerjaan; Budaya organisasi, gaya kepemimpinan, motivasi, dan desain pekerjaan mempengaruhi kinerja karyawan; desain pekerjaan memediasi pengaruh budaya organisasi, gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja pegawai Pemerintah Kota Banda Aceh. Temuan ini membuktikan bahwa model peningkatan kinerja pegawai pemerintah kota Banda Aceh merupakan fungsi penguatan budaya organisasi dan gaya kepemimpinan, serta peningkatan motivasi dan kesesuaian desain pekerjaan, dimana desain pekerjaan berfungsi sebagai mediator parsial.Keyword : Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Job Desain, Kinerja Pegawa
Representasi Lingkungan dalam Cerpen Ketam Batu Karya Gus TF Sakai
Abstrak
Cerpen Ketam Batu karya Gus TF Sakai bercerita tentang kondisi kampung tokoh
utama Fahmi yang telah berubah menjadi areal pertambangan. Penelitian ini
bertujuan mengeksplorasi fenomena lingkungan dalam cerpen Ketam Batu karya
Gus TF Sakai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan
pemaparan secara deskriptif. Data adalah frasa atau kalimat yang berkaitan dengan
kerusakan lingkungan. Sumber data berasal dari cerpen karya Gus TF Sakai. Cerpen
berasal dari koran Tempo yang terbit 5 Juni tahun 2020 web ruang sastra.com.
Analisis data dilakukan dengan proses koding melalui bantuan perangkat lunak
nvivo dengan pendekatan ekokritik Garrard. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa
terdapat enam aspek fenomena lingkungan yang dinarasikan pengarang, yaitu:
hutan belantara, polusi, bencana alam, pemukiman, binatang, dan bumi.
Berdasarkan hasil analisis nvivo pengarang lebih dominan menarasikan pemukiman
sedangkan narasi yang paling sedikit ditampilkan pengarang mengenai polusi. Hal
tersebut membuktikan bahwa pengarang mengungkapkan keresahan mengenai
tempat tinggalnya yang sudah tidak seperti dulu yang banyak ditumbuhi pohon dan
ditinggali makhluk hidup. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan
pembelajaran lingkungan di Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi agar siswa dan
mahasiswa mencintai alam dan tidak melakukan eksploitasi secara.
Kata Kunci: cerpen, ekokritik, kerusakan lingkungan, pertambanga
- …
