90 research outputs found
PELAKSANAAN PROGRAM TAHFIDẒ AL-QUR'ĀN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BAGHDADIYAH DI KELAS I MI MA’ARIF BEGO MAGUWOHARJO SLEMAN YOGYAKARTA
AZIS DWI UTOMO, “Pelaksanaan Program Tahfidẓ Al-Qur'ān Dengan Menggunakan Metode Baghdadiyah Di Kelas I MI Ma‟arif Bego Maguwoharjo Sleman Yogyakarta”. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2019.
Salah satu masalah penting dalam pendidikan Islam adalah mendidik anak-anak dengan membaca dan menghafal al-Qur'ān. Mendidik anak-anak membaca al-Qur'ān diyakini oleh setiap muslim sebagai salah satu kewajiban dalam Islam. Oleh karena itu, anak-anak usia 4 sampai 6 tahun umumnya telah diwajibkan oleh orang tuanya untuk mengaji (belajar membaca al-Qur'ān) kepada ustadż atau diajarkan sendiri di rumah. Namun salah satu masalah dalam belajar al-Qur'ān adalah tidak semua umat muslim di Indonesia menguasai bahasa Arab yang mana merupakan bahasa dalam al-Qur'ān. Maka dari itu perlu adanya metode atau strategi tertentu untuk memudahkan anak-anak mampu membaca al-Qur'ān dengan baik dan benar agar lebih mudah juga untuk menghafalnya. Salah satunya adalah adanya pelaksanaan program tahfidẓ al-Qur'ān yang ada di kelas I MI Ma‟arif Bego Maguwoharjo Sleman. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini dengan tujuan mengetahui proses pelaksanaan program tahfidẓ yang ada di di MI Ma‟arif Bego Maguwoharjo Sleman.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif dan berlokasi di MI Ma‟arif Bego Maguwoharjo Depok Sleman Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang dikumpulkan dan dari makna itulah ditarik kesimpulan.
Hasil penelitian ini meliputi: (1) proses pelaksanaan tahfidz di kelas I MI Ma‟arif Bego, yang telah menggunakan metode Baghdadiyah sebagai metode yang mendukung kegiatan program tahfidẓ di kelas I MI Ma‟arif Bego. Keunggulan dari metode Baghdadiyah ini adalah melatih peserta didik dalam pengucapan makhorijul huruf secara berulang-ulang dengan benar dan tepat.
viii
Harapannya peserta didik dapat membaca al-Qur'ān dengan baik dan benar agar memudahkan peserta didik untuk kemudian menghafalnya, dengan tujuan mencetak generasi penghafal al-Qur'ān yang baik dan benar. (2) Adanya hasil temuan dari penelitian ini yaitu memiliki kesamaan karakteristik antara kegiatan tahfidẓ dengan metode Baghdadiyah di MI Ma‟arif Bego dengan metode tahfidẓ lainnya, seperti metode Wahdah, Kitabah, Sama’i, Bin-Nazhar, Tahfizh, Talaqqi, dan juga Takrir. Serta (3) Faktor pendukung dan penghambat bagi pelaksanaan program tahfidz al-Qur‟an dengan menggunakan metode Baghdadiyah di kelas I MI Ma‟arif Bego. Faktor pendukung bagi pelaksanaan program tahfidz al-Qur’an dengan menggunakan metode Baghdadiyah di MI Ma‟arif Bego antara lain adanya dukungan penuh dari pihak yayasan, adanya sholat dhuha berjamaah, adanya niat yang benardan ikhlas, fasilitas penunjang dan media yang memadai, dan juga adanya pelatihan terhadap guru tahfidz. Sedangkan faktor penghabatnya antara lain kurangnya waktu pelaksanaan, kurangnya buku latihan, dan juga kurangnya sumber daya manusia untuk mengampu kegiatan tahfidz yang memenuhi standar ketentuan.
Kata kunci : Pelaksanaan, Tahfidẓ Al-Qur'ān, Metode Baghdadiyah
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGAMBAR BENTUK PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA TINGKAT SMP SE-DERAJAT
ABSTRAK
Musdalifah Arif, 2018. Merancang Media Pembelajaran Menggambar Bentuk pada Tingkat SMP Se-Derajat. Skripsi. Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar.
Pembimbing I: Abdul Azis Said, Pembimbing II: Yabu M.
Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan menghasilkan media pembelajaran menggambar bentuk untuk siswa SMP se-derajat serta mengetahui proses pembuatan dan kelayakan bahan ajar tersebut. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan prosedur meliputi tahap: analisis kebutuhan materi ajar, perancangan produk awal, validasi, revisi untuk pengembangan materi dan media, uji coba produk, dan revisi untuk penyempurnaan produk akhir. Tahap analisis dilakukan dengan menyusun materi ajar beserta rinciannya yang terkait dengan pembelajaran, tahap perancangan awal produk dilakukan dengan membuat garis besar (outline) materi ajar dengan software pendukung untuk proses editing media berbasis program adobe flash, validasi kemudian dilakukan oleh para ahli terhadap media pembelajaran yang telah dihasilkan sementara (produk awal), pada tahap revisi dan pengembangan media pembelajaran dilakukan dengan menyesuaikan saran dan komentar para ahli, uji coba dilakukan secara acak terhadap 22 siswa dan guru SMPN 18 Makassar, dan tahap revisi selanjutnya dilakukan berdasarkan penilaian dan saran dari guru dan siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, studi pustaka, wawancara, dokumentasi dan angket, sedangkan analisis data dilakukan dengan deskriptif-kualitatif. Penelitian ini menghasilkan: (1) media pembelajaran interaktif berupa tampilan multimedia adobe flash tentang menggambar bentuk pada mata pelajaran seni budaya tingkat SMP se-derajat; dan (2) mengetahui data kelayakan media berdasarkan penilaian para ahli materi, ahli media, guru, dan siswa. Adapun manfaat dari penelitian ini yaitu : (1) Untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran; (2) Membantu guru dalam memberikan penjelasan terinci dan pengayaan setiap bagian materi ajar, tanpa melakukan demo/peragaan di depan kelas; dan (3) Sebagai bahan pengembangan media pembelajaran seni rupa dan sumber belajar serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas di lingkungan sekolah
Clean tech vacuum pump / Syed Arif Syed Aziz ... [et al.]
For our product for this final year project, we have an idea from vacuum cleaner which also known as a sweeper or hoover that uses an air pump which is a centrifugal
fan in all but some of the very oldest models to create a partial vacuum to suck up dust and dirt, usually from floors and from the surface such as upholstery and draperies.
The low pressure air caused by the air going into the vacuum cleaner draws up smalls particles of dirt and dust.
So we want to invent the vacuum that collect and discharge the mud which can help people after the disaster such as flood. Hence, our group choose to design
according to the themes which is aid for the disaster and named our project with water pump vacuum. It is the ideal solution for the victims to clean their houses and places.
Our vacuum can separate solid from the liquid by using pump and discharge the liquid outside and the solid remains in the filter. We provide the initial precaution in the
beginning of the suction line. We put the filter thread at the suction line to avoid pump from damage.
The specialty of our design are, our product can suck the flood water and mud together and only discharge the water to the drain. Hence, the device will remove all the water and leave the dry surface behind. It makes the flood victims more helpful after the disaster to clean up their houses and places
Recent Development of Islamic Banking Performance Measurement
This study aims to review the development of research related to Islamic banks\u27 performance measurement and various alternative models. It uses a meta-analysis approach to identify other previous studies from various journals and relevant researches. The results show that the measurement of Islamic bank performance mostly uses financial performance measurements similar to conventional bank performance measurements, which use financial ratios and efficiency. There have been several serious efforts to develop alternative models for measuring Islamic banks\u27 performance to reflect their nature and objectives better. These models include the Islamicity Index, Economic Contribution and Muslim Communities, Social Performance Index, Maqashid Index, and Islamic Bank Maqashid Index. However, eventually, these models are still in the early stages of development and have several weaknesses. Thus, it is still necessary to develop a model for measuring Islamic bank performance relevant to its philosophy and objectives.JEL Classification: G21, L25How to Cite:Setiawan, A. B., Amilin., & Al Arif, M. N. R. (2020). Recent Development of Islamic Banking Performance Measurement. Etikonomi: Jurnal Ekonomi, 19(2), 203-220. https://doi.org/10.15408/etk.v19i2.15706
Pengembangan Modul Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Bermuatan Project Based Learning Untuk Kelas X SMK Negeri 12 Malang
RINGKASAN Bachtiar, Azis. 2018. Pengembangan Modul Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Bermuatan Project Based Learning Untuk Kelas X SMK Negeri 12 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd. (2) Dila Umnia Soraya, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Pengembangan, Modul, Komputer dan Jaringan Dasar.Penggunaan bahan ajar di SMK Negeri 12 Malang dalam pembelajaran di bidang Teknik Komputer dan Jaringan mata pelajaran komputer dan jaringan dasar, yaitu berupa presentasi powerpoint. Selain itu model pembelajaran yang dilakukan masih terpusat pada guru. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru SMK Negeri 12 Malang ditemukan masalah dalam pembelajaran pada mata pelajaran teknik komputer jaringan yaitu belum tersedianya sumber belajar yang dapat memotivasi siswa dalam belajar. Permasalahan ini dapat disimpulkan bahwa diperlukan sebuah sumber belajar yang digunakan sebagai alat bantu untuk membantu guru menjelaskan materi kepada siswa dan digunakan siswa untuk belajar secara mandiri dengan membuat modul ajar.Penelitian ini menggunakan model penelitian Arif Sadiman (2012). Langkah-langkah pengembangan menurut Arif Sadiman (2012), yaitu: (1) Identifikasi kebutuhan, (2) Perumusan tujuan, (3) Perumusan butir-butir materi, (4) Perumusan pengukur keberhasilan, (5) Penulisan naskah media, (6) Tes/Uji coba, (7) Revisi, dan (8) Siap Produksi. Subjek uji coba dalam pengembangan modul yaitu ahli media dan ahli materi serta siswa SMK Negeri 12 Malang jurusan teknik komputer dan jaringan dengan menggunakan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner rating scale yang kemudian diolah dalam bentuk persentase menggunakan rumus persentase menurut Akbar.Hasil secara keseluruhan dari pengembangan modul Komputer Terapan Jaringan untuk kelas X di SMK Negeri 12 Malang di dapat presentase rata-rata tingkat kelayakan 89,5% dan dinyatakan sangat valid. Keseluruhan hasil yang didapat adalah berdasarkan data kuantitatif dan kualitatif dari validasi ahli dan uji coba kelayakan siswa kelas X.Hasil validasi ahli materi di dapat tingkat kelayakan 90,9% dan dinyatakan sangat valid. Hasil validasi ahli media di dapat tingkat kelayakan 95% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba kelompok kecil di dapat tingkat kelayakan 85,8% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba lapangan di dapat tingkat kelayakan 86,2% dan dinyatakan sangat valid. Merujuk pada kriteria validitas analisis persentase menurut Akbar, maka dapat diketahui bahwa modul sangat valid sehingga modul dikatakan layak dan dapat digunakan
STRATEGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH IAI AL-AZIS DALAM PENYELESAIAN TUGAS AKHIR TEPAT WAKTU
This study aims to analyze the strategies employed by students of the Primary School Teacher Education Program (PGMI) at IAI Al-AZIS to complete their undergraduate thesis on time, as well as to identify the challenges they face. The research employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through semi-structured interviews, observation, and documentation, and analyzed using Miles & Huberman’s interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that students’ success in completing their thesis on time was determined by effective time management, strong intrinsic motivation, intensive communication with academic supervisors, and institutional support. The obstacles encountered include internal factors such as laziness, procrastination, and limited academic writing skills, as well as external factors such as limited references, overloaded supervisor schedules, and economic constraints. To overcome these barriers, students applied adaptive strategies such as creating a writing timeline, utilizing peer study groups, and employing digital applications (Mendeley, Google Scholar) to accelerate the writing process. This study concludes that timely thesis completion is the result of a synergy between internal, external, and spiritual factors, and contributes to strengthening the concept of self-regulated learning while providing practical recommendations for students and higher education institutions.
Keywords: Student Strategies, Timely Thesis Completion, Time Management, Learning Motivation, Self-Regulated Learning
Pesan Dakwah Tradisi Shalat Berjamaah Bagi Perempuan Setiap Hari Kamis di Dusun Langkowa Desa Tonasa Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa
Adapun Hasil Penelitian adalah Pemahaman masyarakat menganggap bahwa
Akkammisi merupakan salah satu tradisi yang sejak lama berlangsung dan dia
menganggap akkammisi itu merupakan suatu kewajiban bagi setiap perempuan yang
ada di dusun langkowa ini dan untuk mempererat tali silaturahim dan sangat dianggap
penting bagi ibu dusun langkowa untuk menyampaikan informasi dari pemerintah
desa karena dengan adanya akkammisi ini juga dapat mempermudah untuk
menyampaikan informasi tersebut. Akkammisi ini juga fungsinya untuk mempererat
kebersemaan antar warga dengan adanya majelis ta’lim
Pengembangan Modul Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Bermuatan Project Based Learning Untuk Kelas X SMK Negeri 12 Malang
RINGKASAN Penggunaan bahan ajar di SMK Negeri 12 Malang dalam pembelajaran di bidang Teknik Komputer dan Jaringan mata pelajaran komputer dan jaringan dasar, yaitu berupa presentasi powerpoint. Selain itu model pembelajaran yang dilakukan masih terpusat pada guru. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru SMK Negeri 12 Malang ditemukan masalah dalam pembelajaran pada mata pelajaran teknik komputer jaringan yaitu belum tersedianya sumber belajar yang dapat memotivasi siswa dalam belajar. Permasalahan ini dapat disimpulkan bahwa diperlukan sebuah sumber belajar yang digunakan sebagai alat bantu untuk membantu guru menjelaskan materi kepada siswa dan digunakan siswa untuk belajar secara mandiri dengan membuat modul ajar. Penelitian ini menggunakan model penelitian Arif Sadiman (2012). Langkah-langkah pengembangan menurut Arif Sadiman (2012), yaitu: (1) Identifikasi kebutuhan, (2) Perumusan tujuan, (3) Perumusan butir-butir materi, (4) Perumusan pengukur keberhasilan, (5) Penulisan naskah media, (6) Tes/Uji coba, (7) Revisi, dan (8) Siap Produksi. Subjek uji coba dalam pengembangan modul yaitu ahli media dan ahli materi serta siswa SMK Negeri 12 Malang jurusan teknik komputer dan jaringan dengan menggunakan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner rating scale yang kemudian diolah dalam bentuk persentase menggunakan rumus persentase menurut Akbar. Hasil secara keseluruhan dari pengembangan modul Komputer Terapan Jaringan untuk kelas X di SMK Negeri 12 Malang di dapat presentase rata-rata tingkat kelayakan 89,5% dan dinyatakan sangat valid. Keseluruhan hasil yang didapat adalah berdasarkan data kuantitatif dan kualitatif dari validasi ahli dan uji coba kelayakan siswa kelas X.Hasil validasi ahli materi di dapat tingkat kelayakan 90,9% dan dinyatakan sangat valid. Hasil validasi ahli media di dapat tingkat kelayakan 95% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba kelompok kecil di dapat tingkat kelayakan 85,8% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba lapangan di dapat tingkat kelayakan 86,2% dan dinyatakan sangat valid. Merujuk pada kriteria validitas analisis persentase menurut Akbar, maka dapat diketahui bahwa modul sangat valid sehingga modul dikatakan layak dan dapat digunakan
Inovasi Pengelolaan Limbah Berkelanjutan di Laboratorium Peternakan: Tantangan dan Peluang dalam Era Modern: Sustainable Waste Management Innovation in Animal Husbandry Laboratories: Challenges and Opportunities in the Modern Era
Artikel ini mengkaji inovasi pengelolaan limbah berkelanjutan di laboratorium peternakan beserta tantangan dan peluangnya di era modern. Analisis menunjukkan bahwa operasional laboratorium berisiko tinggi (seperti fasilitas BSL-3Ag/4Ag) menimbulkan dampak lingkungan signifikan, termasuk potensi pencemaran agen zoonosis (Campylobacter, Salmonella), emisi gas rumah kaca, dan konsumsi sumber daya intensif. Tantangan utama meliputi hambatan teknologi, ekonomi, serta kerumitan kepatuhan regulasi. Di sisi lain, inovasi teknologi seperti penerapan AI, IoT, blockchain, dan daur ulang kimia terbukti meningkatkan efisiensi pemilahan limbah, transparansi pelacakan, serta pengolahan aliran limbah kompleks. Pendekatan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan produk sampingan (biogas, kompos) dan strategi pengolahan on-site berpotensi menciptakan aliran pendapatan baru serta mengurangi biaya operasional. Kesuksesan implementasi memerlukan kerangka regulasi ketat (IACUC), pelatihan staf berkelanjutan, dan harmonisasi praktik manajemen risiko untuk menjamin keberlanjutan lingkungan, keuntungan ekonomi, serta kepatuhan standar keselamatan
Islam Ahlusunnah Waljama'ah Di Indonesia Sejarah Pemikiran Dan Dinamika Nahdlatul Ulama
xii, 274 hlm, 20 c
- …
