763 research outputs found
Pengaruh Penerapan Total Quality Management Terhadap Kinerja Operasional Pada Khas Pekanbaru Hotel
The Effect of Total Quality Management (TQM) Implementation on Operational Performance at a Typical Pekanbaru Hotel ANNISA UTAMI 185210308 This study aims to determine the effect of implementing total quality management which is manifested in 4 basic pillars, namely customer satisfaction, employee empowerment, continuous quality improvement and fact-based management on operational performance at Khas Pekanbaru Hotel. The research sample used was 60 respondents who were divided into 30 employee respondents and 30 customer respondents (guests) and the sample was taken using purposive sampling method. Methods of data analysis using simple linear regression, correlation analysis of determination, classical assumptions and hypothesis testing. Based on the results of data analysis, the implementation of total quality management with customer orientation dimensions, quality orientation dimensions, employee empowerment dimensions, and management dimensions based on the facts in total quality management has a significant positive effect on operating performance
Pengaruh Penyuluhan Pubertas terhadap Pengetahuan di SDN 119 Pucangsawit Surakarta
Annisa Putri Utami. R1116006. 2017. Pengaruh Penyuluhan Pubertas terhadap Pengetahuan di SDN 119 Pucangsawit Surakarta. Program studi DIV Bidan Pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2017. Latar belakang. Penyuluhan pubertas pada siswa-siswi SD (remaja awal) merupakan upaya peningkatan pengetahuan sehingga membuat lebih siap dalam menghadapi perubahan pubertas. Berdasarkan hasil wawancara 60% siswa-siswi SD memiliki pengetahuan pubertas yang rendah. Metode penelitian. Desain penelitian pra eksperiment one group pre-post test dengan teknik pengambilan sampel total sampling dengan jumlah 46 responden. Instrument yang digunakan soal tes. Analisis data menggunakan Uji Wilxocon. Hasil penelitian. Sebelum dilakukan penyuluhan 9 orang (19,56 %) berkategori kurang, 33 orang (71,7%) cukup dan 4 orang (86,7%) baik. Setelah dilakukan penyuluhan tidak ada yang berkategori kurang, 18 orang (39,13%) berkategori cukup dan 28 orang (60,87%) baik. Setelah dilakukan uji didapatkan nilai p= 0,000 (p <0,05) . Kesimpulan. Ada pengaruh penyuluhan pubertas terhadap pengetahuan di 119 SDN Pucangsawit Surakart
SEMANGAT FEMINIS DALAM NOVEL SAMAN KARYA AYU UTAMI DAN NOVEL NAYLA KARYA DJNAR MAESA AYU: KAJIAN INTERTEKSTUAL
Ayu Utami dan Djenar Maesa Ayu adalah para perempuan sastra wangi yang menjadi
sorotan publik karena karyanya dianggap mendobrak tabu seksualitas. Melalui maha karyanya
yang diberi judul Saman dan Nayla, Ayu dan Djenar mengangkat tema sosial yang dibedah
dalam bingkai feminisme untuk melawan dominasi patriarki dan kekerasan terhadap perempuan.
Novel Saman dan Nayla membahas tentang diskriminasi perempuan secara terperinci. Dalam
novelnya, Ayu dan Djenar merepresentasikan relasi gender yang mengarah pada perempuan
yang superior, perempuan yang mencoba untuk melawan kekuatan budaya patriarki.
Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana bentuk semangat
feminis dalam novel Saman karya Ayu Utami dan novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu (2)
faktor apa yang melatarbelakangi semangat feminis dalam novel Saman karya Ayu Utami dan
novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu (3) bagaimana hubungan intertekstual antara novel Saman
karya Ayu Utami dan novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu. Berkaitan dengan masalah tersebut,
bentuk dan faktor yang melatarbelakangi semangat feminis yang terdapat dalam novel Saman
karya Ayu Utami dibandingkan dengan bentuk dan faktor yang melatarbelakangi semangat
feminis pada novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan intertekstual Riffatere.
Pendekatan tersebut bertujuan untuk mencari hubungan intertekstual antara novel Saman karya
Ayu Utami dan novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu. Data dalam penelitian ini adalah adalah
bagian-bagian teks yang menunjukkan bentuk dan faktor yang melatarbelakangi semangat
feminis dalam novel Saman dan novel Nayla. Sumber data penelitian ini berupa novel Saman
karya Ayu Utami, serta novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu. Teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik
deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini adalah bentuk semangat feminis yang terdapat dalam novel Saman
karya Ayu Utami dan novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu. yaitu, 1) pantang menyerah, 2)
tidak bergantung pada orang tua, 3) berperilaku menyimpang. Faktor yang melatarbelakangi
semangat feminis dalam novel Saman karya Ayu Utami adalah didikan keras orang tua,
sedangkan faktor yang melatarbelakangi semangat feminis dalam novel Nayla karya Djenar
Maesa Ayu adalah trauma dan didikan keras orang tua. Novel Saman karya Ayu Utami
mempunyai hubungan intertekstual dengan novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu. Hubungan
intertektual tersebut bisa dilihat dari persamaan bentuk semangat feminis dalam kedua novel di
atas. Terdapat tiga persamaan dari segi bentuk semangat feminis, yaitu pantang menyerah, tidak
bergantung pada orang tua, dan berperilaku menyimpang. Selain mempunyai persamaan dari
segi bentuk, terdapat pula persamaan dari segi faktor yang melatarbelakangi semangat feminis.
Pada kedua novel tersebut kedua tokoh perempuan yang menjadi objek kajian pada penelitian ini
mempunyai persamaan latar belakang, yaitu dibesarkan oleh orang tua yang mendidiknya dengan
keras dan otoriter. Namun terdapat juga perbedaan antara keduanya. Apabila Nayla mempunyai
masa lalu yang membuatnya trauma mendalam, tidak demikian halnya dengan tokoh Shakuntala
dalam novel Saman karya Ayu Utami. Shakuntala tidak pernah mempunyai pengalaman pahit
yang disebabkan oleh laki-laki, akan tetapi jiwa pemberontaknya memang sudah muncul sejak
kecil. Disinalah letak perbedaan dari faktor yang melatarbelakangi semangat feminis yang
terdapat dalam novel Saman dan novel Nayla.
Dari hasil penelitian, saran yang disampaikan yaitu, 1) hasil penelitian ini diharapkan
menjadi tambahan referensi bagi mahasiswa yang melakukan penelitian sejenis, terutama yang
menggunakan teori intertekstual dan 2) novel Saman karya Ayu Utami maupun novel Nayla
karya Djenar Maesa Ayu ini diharapkan menjadi objek kajian menggunakan teori lain seperti
psikologi, feminisme, atau sosiologi sastra, sehingga dapat diperoleh perbandingan untuk
dijadikan sebagai masukan bagi dunia kesusastraan Indonesia
HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN KEPATUHAN PERATURAN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN
ABSTRAK
Hubungan antara Kematangan Emosi dan Konformitas Teman
Sebaya dengan Kepatuhan Peraturan Pada Santri Pondok
Pesantren
Oleh:
Rayinda Annisa Utami
Kepatuhan adalah sikap dan tingkah laku taat individu dalam arti
mempercayau, menerima serta melakukan permintaan maupun
perintah orang lain atau menjalankan peraturan yang telah ditetapkan.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa kepatuhan adalah sikap tunduk
dan taat dalam menjalani peraturan yang berlaku dan sadar untuk
menerima konsekuensi jika melanggarnya. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis hubungan antara kematangan emosi dan
konformitas teman sebaya dengan kepatuhan peraturan pada santri
Pondok Pesantren, menganalisis hubungan antara kematangan emosi
dengan kepatuhan peraturan pada santri Pondok Pesantren, dan
menganalisis hubungan antara konformitas teman sebaya dengan
kepatuhan peraturan pada santri Pondok Pesantren.
Populasi pada penelitian ini yaitu santri pondok pesantren al�hikmah tingkat madrasah aliyah dengan jumlah sampel 70 santri
dengan menggunakan teknik kuota sampling. Teknik pengumpulan
data pada penelitian ini menggunakan skala meliputi skala kepatuhan
peraturan 35 aitem (α = 0,873), skala kematangan emosi 40 aitem (α =
0,899), dan skala konformitas teman sebaya 31 aitem (α = 0,871).
Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis regresi
berganda dengan bantuan software SPSS 26.0 for windows.
Data yang dianalisis menunjukkan hasil Rx1.2.3-y = 0,626 dengan F
= 21,551 sig 0,000 (p < 0,01) yang menunjukkan bahwa secara
bersama-sama ada hubungan antara kematangan emosi dan
konformitas teman sebaya dengan kepatuhan peraturan pada santri
Pondok Pesantren. Kematangan emosi dan konformitas teman sebaya
tersebut memberikan sumbangan efektif sebesar 39,1% terhadap
variabel kepatuhan peraturan dan 60,9% dihasilkan oleh variabel lain
di luar penelitian, rx1-y = 0,464 dengan sig 0,000 (p < 0,01) yang menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara kematangan emosi
dengan kepatuhan peraturan pada santri Pondok Pesantren, dan rx2-y =
0,485 dengan sig 0,000 (p < 0,01) yang menunjukkan bahwa ada
hubungan positif antara konformitas teman sebaya dengan kepatuhan
peraturan pada santri Pondok Pesantren.
Kata kunci : Kepatuhan Peraturan, Kematangan Emosi, Konformitas
Teman Sebaya
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Di Wilayah Kerja Puskesmas Bangko Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin Tahun 2021
FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS ANDALAS
FEBRUARI 2022
Nama : Dina Annisa Utami
No.BP : 2011316047
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Di Wilayah
Kerja Puskesmas Bangko Kecamatan Bangko
Kabupaten Merangin Tahun 2021
ABSTRAK
Remaja dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya merupakan kelompok yang beresiko terhadap perilaku kesehatan, seperti perilaku seksual pra nikah, penyalahgunaan NAPZA, minum-minuman beralkohol, serta Infeksi Menular Seksual/IMS. Hal tersebut memiliki dampak negatif bagi remaja, sehingga sangat dibutuhkan hal yang mampu meningkatkan status kesehatan serta mengatasi masalah seputar remaja.Program Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) merupakan Pelayanan yang ditujukan dan dapat dijangkau oleh remaja serta memenuhi kebutuhan terkait permasalahan remaja. Namun, pemanfaatan program PKPR masih rendah oleh remaja. Rendahnya pemanfaatan program PKPR tentu disebabkan oleh beberapa faktor seperti karakteristik (umur dan jenis kelamin), pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, dan dukungan teman sebaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan program PKPR di Wilayah Kerja Puskesmas Bangko Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan menggunakan metode Korelasi. Metode pengumpulan data yaitu dengan teknik proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel 128 responden. Analisis data menggunakan chi-square. Hasil penelitian didapatkan presentase remaja yang memanfaatkan program PKPR masih rendah (35,9%). Hasil analisis data diperoleh faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan program PKPR adalah pengetahuan (p=0,036), dukungan keluarga (p=0,030), dukungan petugas kesehatan (p=0,002). Faktor yang tidak berhubungan adalah karakteristik yang terdiri dari jenis kelamin (p=0,930) dan umur (p=0,478), sikap (p=0,902), dan dukungan teman sebaya (p=0,296). Saran kepada pihak Puskesmas untuk meningkatkan penyuluhan dan pemberian informasi tentang pemanfaatan PKPR yang ada di Puskesmas dan lebih meningkatkan kerja sama dengan sektor seperti keluarga dan sekolah.
Kata Kunci : Pemanfaatan PKPR, Remaja
Daftar Pustaka : 65 (2011-2021
PELAYANAN KELOMPOK RENTAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI PUSAT PELAYANAN TERPADU PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN KEKERASAN REKSO DYAH UTAMI
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelayanan P2TPA Rekso Dyah
Utami dan mengetahui bentuk-bentuk pelayanan yang diberikan P2TPA Rekso
Dyah Utami terhadap kelompok rentan KDRT.
Desain penelitian ini adalah deskripstif kualitatif. Informan penelitian adalah
petugas dan para konselor di P2TPA Rekso Dyah Utami, pihak korban atau klien
P2TPA Rekso Dyah Utami, serta mitra kerja LSM Rifka Annisa. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan
dokumentasi. Instrumen penelit ian adalah penelit i sendiri. Validasi instrumen
tercermin dari berbagai tindakan yang dilakukan peneliti untuk mempersiapkan
diri terjun ke lapangan. Langkah-langkah yang dipersiapkan diantaranya
melakukan perencanaan penelitian, menentukan metode penelitian, kemudian
pelaksanaan pengumpulan data di lapangan. Pengujian keabsahan data dilakukan
melalui triangulasi sumber. Adapun teknis analisis data yang digunakan melalui
empat tahap yakni pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan
kesimpulan.
P2TPA Rekso Dyah Utami memberikan pelayanan terhadap kelompok rentan
KDRT karena kelompok rentan khususnya perempuan korban KDRT belum
mendapatkan pelayanan sesuai dengan yang dibutuhkan. Pelayanan P2TPA Rekso
Dyah Utami terhadap kelompok rentan KDRT meliputi pelayanan pengaduan atau
laporan, pelayanan kesehatan, pelayanan rehabilitasi sosial, pelayanan bantuan
hukum, serta pelayanan pemulangan dan reintegrasi sosial. Pelayanan kelompok
rentan KDRT ini bersifat tertutup dan berbeda dengan pelayanan publik pada
umumnya, sebab pelayanan terhadap korban KDRT merupakan hal yang privasi
dan tidak untuk dipublikasikan. Di dalam memberikan pelayanan, P2TPA Rekso
Dyah Utami juga mengalami beberapa hambatan, diantaranya keterbatasan SDM,
keterbatasan waktu, keterbatasan ruang, keterbatasan ruang perpustakaan, serta
tidak adanya perkumpulan para korban pasca penanganan. Namun ada pula faktor
pendukung dalam pelayanan yaitu penanganan yang komprehensif dan
pembiayaan yang cukup memadai
PENGARUH PURSED LIP BREATHING EXERCISE TERHADAP FREKUENSI PERNAPASAN DAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN PPOK DI RS PARU DR ARIO WIRAWAN SALATIGA
PENGARUH PURSED LIP BREATHING EXERCISE TERHADAP FREKUENSI PERNAPASAN DAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN PPOK DI RS PARU DR ARIO WIRAWAN SALATIGAAnnisa Tri Utami 1) ,Sri Utami Dwiningsih 2) ,Sudiarto 2)1) Mahasiswa Program Studi S1 Terapan Keperawatan Poltekkes Semarang2) Dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes SemarangKorespondensi : [email protected] Belakang : Sesak napas menjadi keluhan utama pada pasien PPOK. Masalah utama ini disebabkan adanya obstruksi jalan napas akibat radang yang menyebabkan hipoventilasi alveolar, lemahnya dinding bronchial dan kerusakan alveolar. Keadaan tersebut berdampak terhadap penurunan saturasi oksigen dan peningkatan frekuensi pernapasan. Penatalaksanaan sesak napas dengan pursed lip breathing exercise saat ini belum dilaksanakan, sebagian besar hanya mengandalkan terapi farmakologi.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pursed lip breathing exercise terhadap frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen pada pasien PPOK di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga.Metode : Metode penelitian ini adalah quasi experiment dengan pre test post test control group design. Dilakukan pada 30 responden dengan teknik consecutive sampling. Untuk mengetahui pengaruh pemberian pursed lip breathing exercise. Menggunakan dua analisa data yaitu, analisa univariat dan analisa bivariat.Hasil : Hasil penelitian dengan uji t-test menunjukkan p-value = 0,030 pada frekuensi pernapasan dan p-value = 0,036 pada saturasi oksigen yang mempunyai arti terdapat pengaruh pursed lip breathing exercise terhadap frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen pada pasien PPOK.Simpulan : Ada pengaruh pursed lip breathing exercise terhadap frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen pada pasien PPOK di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan mampu meningkatkan jumlah responden penelitian dan mengendalikan faktor hemoglobin.Kata Kunci : pursed lip breathing exercise, frekuensi pernapasan, saturasi oksigen, PPOK
Upaya meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui kegiatan berwirausaha jual beli pada kelompok usia 5-6 tahun TK Muslimat NU Masyitoh 19 “Annisa” Jenggot Pekalongan tahun ajaran 2020-2021
The general objective of this study is to improve the speaking ability of children in the 5-6 years age group totaling 14 children consisting of 9 boys and 5 girls. Muslimat NU Masyitoh 19 “Annisa” Beard Pekalongan obtained by using the method of observation and documentation. The data obtained by observation were analyzed qualitatively by processing data from observations in activities and evaluating children's speaking skills through buying and selling entrepreneurship activities in the form of percentages. The results of this study showed that the results of observations in the 5-6 years age group were initially 14.29%. This was because there was no renewal of learning in children. After improving the action through buying and selling entrepreneurship activities in the classroom using tools and materials in the role center, the results in the first cycle were 57.14% while in the second cycle the buying and selling entrepreneurship activities were by selling agar directly to parents around 85.71 %, This shows an increase in children's speaking skills through buying and selling entrepreneurship activities carried out in cycles I and II in the 5-6 year age group of Muslimat NU Masyitoh 19 "Annisa" Jenggot Kindergarten. Based on all classroom action research activities, it can be concluded that improving the speaking ability of children in the 5-6 year age group TK Muslimat NU Masyitoh 19 "Annisa" Jenggot Ajaran 2020/2021 can be increased through buying and selling entrepreneurship activities. The suggestion that the researcher wants to convey is that educators should increase their knowledge about buying and selling entrepreneurship activities to improve the speaking skills of children in the 5-6 year age group so that learning targets are achieved
Feminisme Radikal Dalam Novel Saman Karya Ayu Utami Dan Potensinya Sebagai Bahan Edukasi Kesetaraan Gender
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan novel saman karya Ayu Utami dalam sudut pandang feminisme radikal dan potensinya sebagai bahan edukasi kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang didapat berupa data tertulis berupa kalimat bentuk feminisme radikal dalam novel Saman karya Ayu Utami. Sumber data merupakan objek feminisme radikal dalam bentuk teks yang terdapat dalam novel Saman karya Ayu Utami yang terbit pada tahun 1998 dengan jumlah 206 halaman, pendapat teman sejawat, dan beberapa penelitian mengenai feminisme radikal dan edukasi kesetaraan gender sebagai referensi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi yang melibatkan catatan, buku, atau dokumen serta pendapat teman sejawat dari angket yang diberikan penulis berkaitan dengan data yang diteliti. Hasil penelitian ini berupa deskripsi gambaran feminisme radikal dalam novel Saman karya Ayu Utami dan potensi penelitian ini sebagai bahan edukasi kesetaraan gender. Dalam penelitian ini menemukan gambaran feminisme radikal yang memuat tiga jenis, yaitu: kekerasan fisik terhadap perempuan, eksploitasi perempuan, dan peran perempuan. Data yang ditemukan lebih mendominasi jenis kekerasan fisik terhadap perempuan. Bahan ajar dalam penelitian ini berbentuk handout yang bertujuan untuk memberikan informasi serta gagasan terkait dengan edukasi kesetaraan gender. This study aims to describe the novel Saman by Ayu Utami from the perspective of radical feminism and its potential as an educational material for gender equality. This research uses descriptive qualitative research. The data obtained is written data in the form of sentences of radical feminism in the novel Saman by Ayu Utami. The data source is the object of radical feminism in the form of text contained in the novel Saman by Ayu Utami published in 1998 with a total of 206 pages, peer opinions, and several studies on radical feminism and gender equality education as references. Data collection techniques used documentation techniques involving records, books, or documents as well as peer opinions from questionnaires given by the author related to the data under study. The result of this research is a description of radical feminism in the novel Saman by Ayu Utami and the potential of this research as a material for gender equality education. This study found a description of radical feminism that contains three types, namely: physical violence against women, exploitation of women, and the role of women. The data found dominates the type of physical violence against women. The teaching materials in this research are in the form of handouts that aim to provide information and ideas related to gender equality education
Analisis Nilai-nilai Religius dalam Novel "Janji Sahabat" Karya Risna Utami
Literary work is an expression of personal human feelings in the form of experiences, thoughts, feelings, ideas, enthusiasm, beliefs in the form of images of human life and the imagination of the author. One form of literary work is the novel "Promise of Friends" by Risna Utami. The researcher aims to analyze the religious values in the novel. The type of research used in this research is a type of qualitative research with a pragmatic approach. Analyzing the text in the novel "Promise of Friends" by Risna Utami, namely in the form of sentences, paragraphs and excerpts from dialogues of the characters in each paragraph which contain religious values. To complete the references in this study, the researchers carried out research at the Nias University library. Based on the results of the study, it can be concluded that Risna Utami's "Promise of Friends" novel contains religious values consisting of human relations with God, human relations with humans and human relations with nature which indirectly can be used as guidelines in daily life. -day. The researcher's suggestion is that the religious values contained in the novel "Promise of Friends" by Risna Utami can be applied and used as a guide in interacting lif
- …
