557 research outputs found

    Perjuangan Sultan Alam Bagagar Syah dalam melawan penjajah Belanda di Minangkabau pada abad ke-19

    Get PDF
    Berbicara tentang perjuangan Sultan Alam Bagagar Syah dalam menciptakan kondisi keamanan, mengerakkan masyarakat Minangkabau untuk mengusir Belanda, dan memajukan masyarakat Minangkabau merupakan periode sejarah yang menarik perhatian, karena terjadinya pertentangan antara Kaum Adat dan Kaum Agama yang sangat hebat di Minangkabau pada awal abad ke-19. Masing-masing kelompok memiliki tujuan dan sasaran tersendiri dalam memajukan masyarakat Minangkabau. Keinginan untuk memajukan agama di satu pihak dan adat serta tradisi pada pihak yang lain. Semangat yang dimiliki oleh Sultan Alam Bagagar Syah, Raja Alam Minangkabau bersama masyarakat tidak ternilai harganya. Melalui kebijakan yang sangat hati-hati dan berisiko tinggi, Sultan Alam Bagagar Syah berhasil melawan pemerintahan Belanda tanpa merusak tradisi adat dan agama. Kondisi ini juga dialami oleh para pemimpin Indonesia lainnya pada masa pergerakan nasional dan zaman Jepang dengan terpaksa bekerjasama (kooperasi) dengan pemerintah jajahan, tetapi tujuan tetap satu yaitu mengusir penjajahan dan Indonesia Merdeka. Akan tetapi kondisi pada masa pergerakan nasional jauh lebih baik karena diorganisir oleh kalangan intelektual. Namun tetap saja terdapat kelompok yang tidak mau bekerjasama (nonkooperasi) sama sekali dengan pihak penjajah. Taktik Sultan Alam Bagagar Syah tersebut adalah upaya untuk mengerakkan massa, merebut kekuasaan, mempertahankan, dan mengusir Belanda di Minangkabau. Hal ini merupakan kebijakan politik yang cocok dalam kondisi masyarakat Minangkabau yang sedang konflik ketika itu. Sebagai penganut agama Islam dan adat yang kuat, Sultan Alam Bagagar Syah sangat peduli terhadap keduanya supaya tetap harmonis sesuai dengan prinsip “Adat Basyandi Syarak dan Syarak Basandi Kitabullah”. Antara adat dan agama Islam di Minangkabau adalah komponen yang tidak dapat dipisahkan. Sultan Alam Bagagar Syah dididik secara Islam dan pendidikan forma

    Analisis Tari Kinayat Sindiran Pesan Koreografer Sunardi Di Sanggar Seni Megad Syah Alam Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau

    No full text
    This thesis aims to find out in detail about Tari Kinayat Says Message from Sunardi at the Megad Syah Alam Art Studio Lingga Regency, Riau Islands Province, this research was conducted in Sanggar Megad Syah Alam Art starting from October 17, 2018 - January 15, 2019. Kinayat Sindiran Pesan Dance is a dance originating from the Art Studio Megad Syah Alam created by a choreographer named Sunardi, this work was created in Daik Lingga in 2012 and displayed on Sasono Langen Budoyo Building. The purpose of this work was created for the event dance parade competition at the Riau Islands Province level. This dance tells about the meeting of Sultan Mahmud and Engku Hamidah who were children from Raja Ali Haji. Starting from an allusion to Sultan Mahmud's message to Raja Ali Haji through Abdullah Intermediary to replace Raja Ali's burden Hajj with the requirement to marry Engku Hamidah with Sultan Mahmud. Method used by the author is an interactive qualitative method of analysis with using non participant qualitative data. This work is useful for the writer namely to find out how the dance analysis of Kinayat Sindiran Message works Sunardi, for the Sendratasik Study Program this research is expected to be wrong one requirement to complete S1 Islamic Education in Riau University Teacher Training and Education Faculty Sendratasik Education Study Program

    ANALISIS PELESTARIAN CAGAR BUDAYA ISTANA RAJA ROKAN KECAMATAN ROKAN IV KOTO KABUPATEN ROKAN HULU

    Get PDF
    ABSTRAK Analisis Pelestarian Cagar Budaya Istana Raja Rokan, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu Oleh: ALAM SYAH 11675102454 Rokan Hulu memiliki beragam budaya yang patut dilestarikan. Upaya pelestarian budaya sebagai aset jati diri dan identitas sebuah masyarakat di dalam suatu komunitas budaya menjadi bagian penting ketika mulai dirasakan semakin kuatnya arus globalisasi yang berwajah modernisasi. Salah satu peninggalan bersejarah yang ada di Rokan Hulu yaitu Cagar Budaya Istana Raja Rokan yang terletak di Kecamatan Rokan IV Koto. Istana Raja Rokan ini dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hulu dalam hal ini dibawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu yang bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Batu Sangkar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelestarian Cagar Budaya Istana Raja Rokan serta mengetahui berbagai kendala yang dihadapinya. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisis data kualitatif. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Key informan dalam penelitian ini berjumlah 9 orang. Berdasarkan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya yang meliputi melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan pelestarian Cagar Budaya Istana Raja Rokan ini sudah berjalan dengan baik, namun masih dijumpai beberapa kendala seperti sarana dan prasarana, status kepemilikan dan anggaran. Kata Kunci : Pelestarian, Cagar Budaya, Parawisat

    Rule behind the silk curtain: the Sultanahs of Aceh 1641-1699.

    No full text
    PhDThis thesis is about the kingdom of Aceh Dar al-Salam in the latter half of the seventeenth century when four women ruled in succession: Sultanah Tajul Alam Safiatuddin Syah (1641-1675), Sultanah Nur Alam Naqiatuddin Syah (1675-1678), Sultanah Inayat Zakiatuddin Syah (1678-1688) and Sultanah Iamalat Zainatuddin Syah (1688-1699). How and why these queens came to power, and how they exercised it, are problems that have fascinated enquirers, prompting a range of comments and observations, especially the assertion that the queens were mere figureheads, during whose reigns the male elite (orangkaya) captured power. The Sultanahs were held responsible for the erosion of royal power and the kingdom's decline in the seventeenth century. Yet no in-depth study has ever investigated these claims. The main objective of this thesis is to evaluate the received views on these female sovereigns. The thesis also seeks to examine the origin, nature and impact of these Sultanahs. Female rule seems a curious phenomenon in a Muslim state. Furthermore, in a largely patriarchal kingdom such as Aceh, queens seemed to be strangely out of place. This unique episode in Aceh's history happened when European Companies - the Dutch VOC (Veerinigde Ooost-Indische Compagnie) and the English East India Company - were gradually increasing their commercial hold and flexing their military muscles in the region. Indigenous polities suffered increasing interference and pressure from Westerners. Most Malay and Muslim coastal polities in maritime Southeast Asia fell into European intruders' hands. By exploring the circumstances and arguments surrounding female accession, and examining some key episodes that show how power worked in Aceh at the time, I hope to approach a new understanding of how and why the male elite of Aceh placed the fate of the kingdom in the hands of women, and with what effects

    PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN ENDURANCE BALAP SEPEDA NOMOR ROAD RACE PADA EKSTRAKULIKULER BALAP SEPEDA DI SMP NEGERI 3 LUMAJANG

    No full text
      ABSTRAK       Syah, Ilham Nur Alam. 2012. Pengembangan Model Latihan Endurance Balap   Sepeda Nomor Road Race pada Ekstrakurikuler Balap Sepeda di SMP   Negeri 3 Lumajang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan,   Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)   Drs. Mahmud Yunus, M. Kes, (II) Dr. Eko Hariyanto, M. Pd.       Kata kunci: Pengembangan, model latihan endurance, balap sepeda road race.                   Balap sepeda road race adalah sebuah perlombaan balap sepeda yang pesertanya banyak dan bersaing langsung satu sama lain sebagai tim dan perorangan dengan jarak tertentu sesuai standar pembalap dan kategori lomba yang menggunakan lintasan jalanan.               Berdasarkan pengamatan, terdapat beberapa permasalahan antara lain peserta ekstrakurikuler balap sepeda di SMP Negeri 3 Lumajang yang waktu pelaksanaan dan variasi latihannya dianggap kurang cukup. Sedangkan dari hasil analisis kebutuhan peneliti mendapatkan hasil yaitu, pelatih dan peserta ekstrakurikuler balap sepeda di SMP Negeri 3 Lumajang membutuhkan model latihan balap sepeda  yang bervariatif. Sehingga peneliti melakukan penelitian dan pengembangan model latihan balap sepeda.               Tujuan penelitian adalah mengembangkan model latihan endurance balap sepeda nomor road race pada ekstrakurikuler balap sepeda di SMP Negeri 3 Lumajang.               Tahap prosedur pengembangan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall dengan mengambil 7 langkah dari 10 langkah yang ada, yaitu penelitian dan pengumpulan data, mengembangkan produk, evaluasi ahli, uji coba kelompok kecil, revisi produk, uji coba kelompok besar, revisi produk akhir dengan menghasilkan produk akhir.               Tempat penelitian dilakukan di SMP Negeri 3 Lumajang, subjek uji coba terdiri (1) Tinjauan ahli dengan 2 ahli balap sepeda, (2) uji coba kelompok kecil, (3) Uji coba kelompok besar.               Hasil evaluasi dan persentase dari 2 ahli balap sepeda menyatakan 87,5% produk pengembangan valid sehingga dapat digunakan. Kemudian dari hasil uji kelompok kecil terdapat persentase sebesar 82,2% sehingga produk dapat digunakan, sedangkan persentase dari uji coba kelompok besar terdapat penilaian sebesar 83,6% sehingga produk dinyatakan valid dan dapat digunakan.      

    Pemanfaatan Bahan Alam sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini melalui Kegiatan Kolase

    Get PDF
    Early childhood creativity can be developed through education. Education is a right and necessity for early childhood; however, some children have not yet had the opportunity to develop their creative skills through collage techniques. This method can help children enrich their imagination and generate creative ideas when making collages. The purpose of this study was to analyze early childhood creativity using the collage method. The research method employed was Classroom Action Research (CAR), with observation used as data collection techniques. The subjects of this study were 17 children in Group B at KB Nur Wafa. Data were analyzed using both quantitative and qualitative descriptive methods. Based on the results, it can be concluded that collage activities using natural materials—such as leaves, flowers, and other organic items—provided children with opportunities to create various shapes and image variations, make their own art, and tell stories about their creations. The results also showed an increase in children's creativity: in the pre-cycle phase, 11.8% of children were categorized as “Developing as Expected” (BSH); in Cycle I, this increased to 23.5%, with 35.3% in the “Developing Very Well” category. In Cycle II, 58.8% of children were categorized as “Developing as Expected” and 23.5% as “Developing Very Well.”Kreativitas anak usia dini dapat dikembangkan melalui pendidikan. Pendidikan adalah suatu kewajiban yang diberikan dan didapatkan bagi anak usia dini, walaupun sejumlah anak usia dini belum memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan kreatif mereka melalui teknik kolase. Metode ini dapat membantu anak-anak memperkaya imajinasi dan ide-ide kreatif mereka dalam membuat kolase. Tujuan penelittian ini adalah untuk menganalisis kreativitas anak usia dini dengan menggunakan metode kolase. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan Tindakan Kelas (PTK), dengan menggunakan observasi  sebagai metode pengumpulan data. Subjek pada penelitian ini adalah 17 anak kelompok B di KB Nur Wafa pada kelompok B. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Berdasarkan pada hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase menggunakan bahan alam seperti daun, bunga, dan berbagai hasil alam lainnya telah memberikan kesempatan pada anak untuk menciptakan berbagai bentuk dan variasi gambaran, menciptakan karya sendiri, serta mengemukakan cerita tentang karyanya. Dari peningkatan kreativitas anak yang berkembang sesuai harapan (BSH) pada kondisi pra siklus 11,8%, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 23,5%  dan berkembang sangat baik  35,3%. Pada siklus II meningkat menjadi 58,8% dengan kriteria penilaian berkembang sesuai harapan dan 23,5% dengan kriteria penilaian berkembang sangat baik

    PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS E-LEARNINGTERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 PINRANG

    Get PDF
    Alam Syah T. 2019. Pengaruh Pembelajaran berbasis E-Learning terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Pinrang. Skripsi Dibimbing oleh Dr. Nurhikmah H, S.Pd., M.Si. dan Dr. Pattaufi, S.Pd., M.Si. Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Rumusan masalah dalam penelitian ini: 1) Bagaimana gambaran Pembelajaran berbasis E-Learning terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Pinrang?; 2) Bagaimana gambaran hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan Pembelajaran berbasis E-Learning terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Pinrang?; 3) Apakah ada pengaruh Pengaruh Pembelajaran berbasis E-Learning terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Pinrang?. Pendekatan yang dipilih dalam pelaksanaan penelitian ini pendekatan kuantitatif sedangkan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Eksperimen. Populasi penelitian ini ialah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 2 Pinrang tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 159 siswa, terdiri atas 98 siswa berjenis kelamin perempuan dan 61 siswa berjenis kelamin laki-laki. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas X.A 2 dan X.A 4 yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Berdasarkan hasil belajar pada kelas X.A 2 dan X.A 4, kedua kelas ini memiliki jumlah siswa yang sama dan memperoleh hasil belajar rata-rata hampir sama, serta umur rata-rata juga hampir sama. Selanjutnya peneliti menetapkan satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol secara random sampling atau acak, yaitu dilakukan dengan undian. Dari hasil undian maka keluarlah kelas X.A 2 yang berjumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X.A 4 yang berjumlah sama yaitu 30 siswa sebagai kelas kontrol, kedua kelas ini kemudian ditetapkan menjadi sampel dalam penelitian. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini berupa pengujian hipotesis dari hasil t-test dengan thitung> ttabel pada taraf signifikasi 5% menunjukan ada perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi. Setelah diuji maka hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh hasil belajar siswa dengan menggunakan Pembelajaran berbasis E-Learning terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Pinrang. Kata Kunci: e-learning, hasil belajar

    The Station / Amir Hussein Syah Muhamad Paudzi and Nurin Zuhayra Khairin Mohd Rafain

    Get PDF
    The Station is a ramen shop that sells the popular ramen noodles in Malaysia. Amir Hussein Syah bin Muhamad Paudzi and Nurin Zuhayra Khairin Binti Mohd Rafain own it as a partnership. The company is located in Bandar Puncak Alam, Selangor, and is open from 8:00 a.m. to 6 p.m. every day. Customers can also choose to pick up their orders at the company address or use a delivery service that covers the Bandar Puncak Alam area. We have a large selection of ramen Samyang flavors produced with premium and high-quality ingredients that are provided at reasonable costs. Our mission is to produce and sell premium ramen noodles and high-quality services for our customers at reasonable prices that differentiate us from other ramen/maggie food businesses, while our vision is to have customers' satisfaction and trust in our products and services, as well as to establish our brand as a leading ramen business among locals. With the slogan "Delicious, Marvelous, and Spiciest," we aim to convey that we provide high-quality ramen noodles at a reasonable price. The pricing of our goods ranges from RM5 to RM105. Our key approach is to keep our prices low to encourage people to buy our products and to give them a cause to choose us over our competitors. out there. We started the business by creating the Facebook page account on 24 April 2022 with the name of The Station. Then, we also registered Go-Ecommerce, MASMED Young Entrepreneur (MyENT), and EzBiz for SSM verification. Facebook is a very suitable platform to do business since it allows businesses to post pictures and videos of our products. This is an effective way to communicate with Facebook users and grab potential customers since a lot of people love to buy things online nowadays. We use the correct copywriting approaches to promote our items by posting teaser posts, hard-sell posts, and soft-sell posts. We learned a lot about how to properly promote our items thanks to such tactics. In a word, having an online business and using Facebook as a platform is extremely helpful to us since we will be able to use our knowledge and talents in future business endeavours

    Makna Idiom dalam Cerpen Bangku Belakang Karya Suijin Syah: Makna Idiom dalam Cerpen Bangku Belakang Karya Suijin Syah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk idiom-idiom yang terdapat dalam cerpen Bangku Belakang karya Suijin Syah. Pada penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif yang memanfaatkan bentuk data kualitatif kemudian menganalisis dan mendeskripsikannya.  Pengumpulan data pada penelitian ini yakni menggunakan teknik baca catat. Peneliti sebelumnya mengunduh cerpen dari internet kemudian membacanya, setelah itu peneliti mencatat kata-kata yang dianggap sebagai bentuk idiom. Hasil yang didapat dari penelitian ini yakni terdapat beberapa idiom yakni isi kepala, melahap otaknya, perhitungan sampah, dan pipa licin. Idiom-idiom tersebut dapat diklasifikasikan jenis-jenisnya, jika dilihat berdasarkan bentuknya terdapat tiga idiom penuh dan satu idiom sebagian. Cerpen ini terdapat idiom berdasarkan keeratan unsur pembentuknya, cerpen ini memiliki dua idiom dari bagian tubuh, satu idiom dari benda alam, dan satu idiom dari panca indera
    corecore