305 research outputs found
PENGARUH MOTIVASI DAN EFIKASI DIRI TERHADAP KINERJAAKADEMIK DENGAN BURNOUT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi pada mahasiswa Akademi Maritim Sapta Samudra Padang)
PENGARUH MOTIVASI DAN EFIKASI DIRI TERHADAP KINERJA AKADEMIK DENGAN BURNOUT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
(Studi PadaMahasiswaAkademi Maritim Sapta Samudra Padang)
Tesis Oleh Wardatul Jannah
Pebimbing I: Prof. Harif Amali Rivai, S.E., M.Si
Pembimbing II: Dr. Laura Syahrul, S.E., MBA
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja akademik mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan, termasuk motivasi dan efikasi diri terhadap kinerja akademik dengan burnout yang dirasakan mahasiswa sebagai variable mediasi. Kinerja akademik merupakanhal penting yang harus diperhatikan oleh manajemen suatu instansi pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan. Populasi dalam penelitianiniadalahmahasiwaAkademi Maritim Sapta Samudra Padang angkatan 2019-2022 yang masihberstatussebagaimahasiswa aktif dengan sampel sebanyak 96 mahasiswa aktif angkatan 2019-2022. Metode analisis yang digunakan adalah analisisstatistikdeskriptif dan analisisdeskripsifaktormenggunakanSmartPLS 4.0. Hasil penelitianmenunujukanbahwamotivasi dan efikasidiriberpengaruhpositif dan signifikanterhadapburnout; motivasi dan efikasidiriberpengaruhpositif dan signifikan terhadap kinerjaakademik; burnout berpengaruh negatif dan signifikanterhadapkinerjaakademik; burnoutsebagaivariabelmediasiberpengaruh partial mediasidalammemediasimotivasiterhadapkinerjaakademik dan burnout sebagaivariabelmediasi juga memeilikipengaruh partial mediasi dalam memediasi hubungan efikasi diri terhadap kinerja akademik.
Kata Kunci :burnout, efikasidiri, motivasibelajar, kinerjaakademik.
iv
THE EFFECT OF MOTIVATION AND SELF-EFFICACY ON ACADEMIC PERFORMANCE WITH BURNOUT AS A MEDIATIONVARIABLE
(Study On Students of The Sapta Samudra Padang Maritime Academy)
Tesis Oleh Wardatul Jannah
Pebimbing I: Prof. Harif Amali Rivai, S.E., M.Si
Pembimbing II: Dr. Laura Syahrul, S.E., MBA
ABSTRACT
The purpose of this research is to analyze the factors which cause students' academic performance in completing their education, including motivation and self-efficacy regarding academic performance with burnout that the students feel as a mediation variable. Academic performance is an important thing that must be considered by the management of an educational institution in achieving educational goals. The population in this study are active students of the Sapta Samudra Padang Maritime Academy with a sample of 96 active students of the class of 2019-2022. The analysis method used descriptive statistical analysis and factor description analysis using SmartPLS 4.0. The results of this study shows that motivation and self-efficacy have a positive and significant effect on burnout; motivation and self-efficacy have a positive and significant effect on academic performance; burnout has a negative and significant effect on academic performance; burnout as a mediating variable has a partial mediation effect in mediating motivation on academic performance and burnout as a mediating variable also has a partial mediation effect in mediating the relationship between self-efficacy and academic performance.
Keywords:academic perfomance,motivation, self-efficacy, burnou
TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI MADRASAH ALIYAH TERANTANG KECAMATAN TAMBANG
ABSTRAK
Wardatul Jannah (2023) : Transformasi Pendidikan dan Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Membentuk Karakter Siswa Di Madrasah Aliyah Terantang Kecamatan Tambang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Transformasi Pendidikan dan Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Membentuk Karakter Siswa di Madrasah Aliyah Terantang Kecamatan Tambang. Penelitian ini merupakan penelitian lapagan dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Adapun hasil penelitian nya menunjukkan bahwa 1. Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Membentuk Karakter Siswa di Madrasah Aliyah Terantang telah diupayakan dengan media, materi, metode serta Evaluasi pembelajaran Akidah Akhlak 2. Transformasi Pendidikan dan Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Membentuk karakter Ada pada empat aspek yaitu: a.) Pergeseran Pendekatan dengan Perubahan pendekatan pembelajaran, b.) Menumbuhkan mental kreatif dengan perubahan metode pembelajaran, c.) Penguatan kapabilitas dengan penguatan Pendidikan, d.) Menumbuhkan karakter dengan penguatan Karakter. 3. Faktor Pendukung dan Penghambat Pembelajaran Akidah Akhlak dalam membentuk karakter di Madrasah Aliyah Terantang yaitu: a.) Faktor pendukung: Kesadaran diri, dukungan Orang tua dan Lingkungan b.) Faktor penghambat: Minimnya Kesadaran diri, Pergaulan yang kurang baik diluar jam sekolah, Kurangnya
Pengawasan orang tua
Kata Kunci: Transformasi Pendidikan, Pembelajaran Akidah Akhlak,
Membentuk Karakte
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN METODE SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN IPS TENTANG PERISTIWA DAN TOKOH PROKLAMASI KEMERDEKAAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 KEBUMEN TAHUN AJARAN 2017/2018
ABSTRAK Wardatul Jannah. PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN METODE SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN IPS TENTANG PERISTIWA DAN TOKOH PROKLAMASI KEMERDEKAAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 KEBUMEN TAHUN AJARAN 2017/2018. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. April 2018. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan pendekatan saintifik dengan metode sosiodrama, (2) meningkatkan pembelajaran IPS melalui penerapan pendekatan saintifik dengan metode sosiodrama, dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi dalam penerapan pendekatan saintifik dengan metode sosiodrama untuk meningkatkan pembelajaran IPS tentang peristiwa dan tokoh proklamasi kemerdekaan pada siswa kelas V SD Negeri 2 Kebumen tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif. Penelitian dilaksanakan selama tiga siklus. Sumber data dari penelitian ini yaitu guru, siswa, dan dokumen. Teknik pengumpulan data yaitu tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) langkah-langkah penerapan pendekatan saintifik dengan metode sosiodrama yaitu: (a) mengamati metode sosiodrama, (b) menanya, (c) mencoba dengan metode sosiodrama, (d) menalar, dan (e) mengomunikasikan, (2) penerapan pendekatan saintifik dengan metode sosiodrama dapat meningkatkan pembelajaran IPS tentang peristiwa dan tokoh proklamasi kemerdekaan pada siswa kelas V SD Negeri 2 Kebumen tahun ajaran 2017/2018. Hal itu dibuktikan dengan perolehan persentase ketuntasan siswa pada siklus I = 86,36%, siklus II = 90,23%, dan siklus III = 95,46%, (3) kendala yang dihadapi yaitu:(a) guru kurang memotivasi siswa untuk bertanya jawab,(b) siswa kurang serius ketika bermain drama. Adapun solusi untuk mengatasi kendala tersebut yaitu: (a) guru memberi penghargaan bagi siswa yang berani bertanya jawab, (b) guru lebih mengarahkan siswa agar vokusketika bermain drama. Simpulan penelitian ini adalah penerapan pendekatan saintifik dengan metode sosiodrama dapat meningkatkan pembelajaran IPS tentang peristiwa dan tokoh proklamasi kemerdekaan pada siswa kelas V SD Negeri 2 Kebumen. Kata Kunci: Pendekatan Saintifik, Metode Sosiodrama, Pembelajaran IP
Manajemen Sarana dan Prasarana Pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) Penyelenggara Pendidikan Inklusif di Kota Banjarmasin
Wardatul Jannah: Manajemen Sarana dan Prasarana Pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) Penyelenggara Pendidikan Inklusif di Kota Banjarmasin, dibawah bimbingan (I) Dr. Hj. Nuril Huda, M.Pd, dan (II) Dr. Ahmad Salabi, M.Pd. Tesis Pada Pascasarjana, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, IAIN Antasari Banjarmasin, 2017.
Kata Kunci: Manajemen, Sarana dan Prasarana, Inklusif.
Amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan di Indonesia diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Setiap warga negara dijamin dan mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Oleh sebab itu, pemerintah kabupaten dan kota mulai menyelenggarakan pendidikan inklusif. Keberhasilan program pendidikan inklusif ditunjang oleh manajemen sekolah yang pro aktif inklusif. Sekolah penyelenggara pendidikan inklusif menyediakan sarana dan pra- sarana yang menjamin kelancaran program pendidikan inklusif, untuk itulah diperlukan manajemen sarana dan prasarana pada sekolah penyelenggara pendidik an inklusif. Penelitian ini difokuskan pada manajemen sarana dan prasarana di Sekolah Dasar Negeri (SDN) penyelenggara pendidikan inklusif di kota Banjarmasin yang berfokus pada penerapan fungsi-fungsi manajemen, yaitu: perencanaan sarana dan prasarana, pengadaan sarana dan prasarana, pemeliharaan sarana dan prasarana, inventarisasi sarana dan prasarana, dan penghapusan sarana dan prasarana.
Jenis penelitian ini menggunakan field research (penelitian lapangan) yang bersifat deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan menggunakan sumber data yaitu informan dan dokumen. Sedangkan pengecekan keabsahan data melalui teknik triangulasi sumber maupun metode.
Hasil penelitian ini menunjukkan: manajemen sarana dan prasarana pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) penyelenggara pendidikan inklusif di kota Banjarmasin sudah dilaksanakan sesuai dengan fungsi-fungsi manajemen sarana dan prasarana sebagai berikut: (1) Perencanaan sarana dan prasarana dilakukan pada awal tahun ajaran melalui rapat sekolah dengan merumuskan tujuan perencanaan dan prosedur perencanaan; (2) Pengadaan sarana dan prasarana dilakukan dengan pembelian dan bantuan (hibah); (3) Pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan secara terus menerus dan berkala diawasi koordinator sarana dan prasarana; (4) Inventarisasi yang dilakukan oleh koordinator sarana dan prasarana meliputi pencatatan dalam buku induk dan pembuatan kode khusus terhadap sarana dan prasarana; dan (5) Penghapusan sarana dan prasarana sudah dilakukan SDN Benua Anyar 8, sedangkan empat sekolah inklusif yang lain belum melakukan penghapusan sarana dan prasarana
Dualitas Tradisi Manjapuik Sumando setelah Kematian Istri (Studi Kasus: Sumando di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar)
ABSTRAK
Wardatul Jannah (201082019). Departemen Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas. Skripsi ini berjudul Dualitas Praktik Manjapuik Sumando setelah Kematian Istri (Studi Kasus Pada Sumando di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar). Pembimbing I Dr. Zainal Arifin, M.Hum. Pembimbing II Fajri Rahman, M.A.
Tradisi manjapuik sumando adalah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat di Nagari Parambahan untuk menjemput sumando dari rumah istrinya, penjemputan ini dilakukan karena istrinya sudah meninggal dunia. Pelaksanaan tradisi manjapuik sumando juga berkaitan dengan pola menetap laki laki di rumah istrinya atau pola menetap matrilokal. Keberadaan seorang istri adalah penghubung peran antara suami dengan keluarga istrinya. Ketika istrinya meninggal dunia hubungan sumando dengan keluarga istrinya akan terputus. Pelaksanaan tradisi ini justru berbeda dengan praktik yang dilakukan di Nagari Parambahan, sumando setelah dilakukannya tradisi manjapuik sumando masih banyak tinggal di rumah istrinya dan tidak kembali ke rumah ibunya sendiri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik snowball sampling. Informan penelitian dalam penelitian ini dibagi dua yaitu informan pelaku seperti sumando, anak, dan keluarga, serta informan pengamat seperti datuak atau pimpinan adat dan masyarakat sekitar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan antara pelaksanaan tradisi dengan aturan ideal di Minangkabau karena keberadaan anak dari sumando, kepemilikan rumah dan faktor ekonomi, serta kedekatan hubungan sosial antara sumando dengan keluarga mantan istri. Keputusan sang anak terkait dengan melepaskan atau tidaknya sumando menjadi keputusan akhir yang harus diikuti oleh keluarga kedua belah pihak. Adanya perbedaan antara aturan adat di Minangkabau dengan praktik penjemputan yang dilakukan di Nagari Parambahan dianalisis menggunakan konsep dualitas. Dualitas menjelaskan bahwa terdapat pergulatan antara struktur dengan agensi, struktur dalam tradisi manjapuik sumando adalah aturan, nilai, dan noma yang berlaku di masyarakat. sedangkan agensi adalah tindakan sumando yang tetap tinggal di rumah mantan istrinya. Melalui penelitian ini penulis menemukan bahwa sedikit sekali sumando yang dilepaskan. Sumando yang tidak dilepaskan kemudian tetap tinggal bersama anaknya di rumah keluarga istri dan hidup berdampingan dengan keluarga mantan istrinya.
Kata Kunci: tradisi, manjapuik sumando, sumando, dualita
Metode Mendidik Anak Menurut Pemikiran Abdullah Nashih Ulwan (Telaah Buku Pendidikan Anak dalam Islam Pasal Metode Pendidikan yang Berpengaruh pada Anak)
Wardatul Jannah, 2016. Metode Mendidik Anak Menurut Pemikiran Abdullah Nashih Ulwan (Telaah Buku Pendidikan Anak dalam Islam Pasal Metode Pendidikan yang Berpengaruh pada Anak). Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: Drs. Abdul Hayat, M.Pd.
Penelitian ini mengupas bagaimana metode mendidik anak menurut Abdullah Nashih Ulwan dalam kitab Tarbiyatul Aulad fil Islam. Penulis memilih kitab ini karena pembahasannya yang sangat komprehensif membimbing para orang tua dan pendidik dalam mendidik anak disertai dengan nash-nash Alquran dan Hadits.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (Library Research) dan analisis menggunakan metode analisis isi (Content Analyzis). Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik dokumentasi (studi dokumenter) yaitu pengumpulan data dari sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer berupa kitab Tarbiyatul Aulad fil Islam karya Abdullah Nashih Ulwan. Sedangkan sumber data sekunder berupa buku-buku dan sumber lain yang menunjang data primer.
Berdasarkan hasil pengumpulan data, dapat diketahui ada lima metode mendidik anak yang digambarkan Abdullah Nashih Ulwan dalam buku tersebut. Kelima metode yang berpengaruh dalam pendidikan anak tersebut yaitu metode keteladanan, metode kebiasaan, metode nasihat, metode perhatian/pengawasan, dan metode hukuman. Semua metode yang berpengaruh dalam pendidikan anak yang digambarkan Abdullah Nashih Ulwan menjadikan Rasulullah Saw., sebagai contoh yang utama.
Mendidik anak dengan metode keteladanan merupakan metode pendidikan paling membekas pada diri anak. Pendidikan keteladanan itu mencakup keteladanan orang tua, keteladanan teman yang shaleh, keteladanan guru, dan keteladanan kakak. Mendidik anak dengan metode kebiasaan mengacu pada dua hal pokok, yakni pemberian instruksi dan pembiasaan. Anak akan tumbuh dengan iman yang benar dan kepribadian yang utama, jika ia hidup dengan dibekali dua faktor yaitu pendidikan Islami dan lingkungan yang kondusif. Mendidik anak dengan metode nasihat memiliki cara yang bermacam-macam dan sarana yang berbeda-beda. nasihat yang tulus dan berpengaruh, jika memasuki jiwa yang bening, hati terbuka, akal yang jernih dan berpikir, maka dengan cepat mendapat respon yang baik dan meninggalkan bekas yang sangat dalam. Mendidik anak dengan metode perhatian/pengawasan mengharuskan orang tua harus memperhatikan siapa yang menjadi teman anak, apa yang dipelajari anak, memperhatikan anak-anak mereka dengan mengajarkan doa-doa agar anak memiliki sikap istiqamah baik dalam perkataan maupun perbuatannya. Mendidik anak dengan metode hukuman pendidik hendaknya bijaksana dalam menggunakan hukuman, hendaknya dilakukan secara bertahap dari yang paling ringan hingga yang paling keras
Ketidakadilan Gender Novel Cinta di Dalam Gelas Karya Andrea Hirata: Kajian Sastra Feminis
Penelitian ketidakadilan gender dalam novel Cinta di Dalam Gelas karya
Andrea Hirata ini mengkaji tentang ketidakadilan gender terhadap perempuan di
dalam novel dan bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ketidakadilan
gender tokoh perempuan dalam novel Cinta di Dalam Gelas karya Andrea Hirata.
Penelitian ini diharapkan dapat menambah perbendaharaan kajian tentang sastra
khususnya terhadap masalah ketidakadilan gender perempuan dalam karya sastra di
Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan karya sastra berdasarkan
ketidakadilan gender dengan menggunakan kajian sastra feminis. Objek penelitian
adalah novel Cinta di Dalam Gelas karya Andrea Hirata diterbitkan oleh Bentang
Pustaka. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu novel
Cinta di dalam Gelas. Novel ini diterbitkan pada tahun 2011 dengan tebal 316
halaman. Kemudian ada juga sumber data skunder berupa buku-buku referensi yang
relevan untuk memperkuat argumentasi dan melengkapi hasil penelitian.
Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan membaca, simak, dan catat.
Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang
diperoleh dalam penelitian ini berupa bentuk ketidakadilan gender pada tokoh
perempuan yaitu Maryamah, Selamot, dan Midah yang meliputi marginalisasi,
subordinasi, stereotip, kekerasan, dan beban kerja. Pada tokoh Maryamah terdapat
kelima dari ketidakadilan gender tersebut, namun pada tokoh Selamot dan Midah
hanya ditemukan ketidakadilan gender kekerasan terhadap perempuan saja sedangkan
marginalisasi, subordinasi, stereotip, dan beban kerja tidak ditemukan di dalam novel.
Hal ini dikarenakan tokoh Selamot dan Midah tidak banyak mengalami ketidakadilan
gender dibandingkan dengan tokoh utama yaitu Maryamah. Itu terlihat dari tidak
adanya kalimat atau kutipan yang mengindikasikan bentuk dari ketidakadilan gende
PENGARUH EKSTRAK DAUN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) TERHADAP PENYEMBUHAN ULKUS TRAUMATIK PADA MUKOSA ORAL (PENELITIAN PADA TIKUS MODEL)
ABSTRAKNama: Wardatul JannahFakultas: Kedokteran GigiJudul:Pengaruh Ekstrak Daun Jamblang (Syzygium cumini) terhadap Penyembuhan Ulkus Traumatik secara Klinis (Penelitian pada Tikus Model)Ulkus traumatik merupakan salah satu lesi yang paling sering ditemukan dalam rongga mulut yang terjadi akibat trauma dan dapat menimbulkan rasa nyeri yang dapat mengganggu fungsi pengunyahan. Kortikosteroid topikal adalah obat yang sering digunakan untuk mengobati ulkus traumatik, namun obat tersebut memiliki efek samping sehingga dibutuhkan alternatif obat dari bahan herbal. Ekstrak daun jamblang dapat berfungsi sebagai ulser protektif yang bermanfaat dalam penyembuhan ulkus traumatik karena mengandung senyawa aktif berupa tanin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun jamblang terhadap penyembuhan ulkus traumatik pada mukosa oral secara klinis. Penelitian ini diawali dengan pembuatan ulkus pada mukosa bibir bawah tikus dengan burnisher, selanjutnya ekstrak daun jamblang diaplikasikan 2 kali sehari selama 9 hari kemudian diukur luas ulkus dan persentase penyembuhannya. Rata-rata hari penyembuhan ulkus pada kelompok akuades adalah 9,3 hari dengan rata-rata luas ulkus hari pertama adalah 14,47 mm dan hari terakhir 1,46 mm, triamcinolone acetonide 0,1% 10 hari dengan rata-rata luas ulkus hari pertama adalah 15,06 mm dan hari terakhir 1,63 mm, dan ekstrak daun jamblang 6 hari dengan rata-rata luas ulkus hari pertama adalah 18,98 mm dan hari terakhir 0 mm. Hasil analisis statistik menggunakan Oneway ANOVA menunjukkan bahwa ekstrak daun jamblang berpengaruh secara bermakna terhadap penyembuhan ulkus traumatik dengan p = 0,031 (p ? 0,05). Dari hari penelitian ini, disimpulkan bahwa ekstrak daun jamblang dapat mempercepat penyembuhan ulkus traumatik pada mukosa oral secara klinis.Kata kunci: burnisher, etanol, mukosa oral, Rattus norvegicus, taninABSTRACTName: Wardatul JannahFaculty: DentistryTitle:The Effect of Syzygium cumini leaves extract on Wound Healing of Traumatic Ulcer (Study at White Wistar Rats) Traumatic ulcers is one of the most common lession found in oral cavity caused by trauma and may cause pain that can interfere the mastication. Topical corticosteroids are a common drugs that used to treat traumatic ulcer, but these drugs have a side effect so the alternative medicine from herbal ingredients is needed. Syzygium cumini leaves extract has a protective ulcer effect that useful on wound healing of traumatic ulcer as it contains the active compound in the form of tannins. The purpose of this study was to determine the effect of Syzygium cumini leaves extract on wound healing of traumatic ulcer in oral mucosa. This study begans with the manufacture of the ulcer on the lower labial mucosa of rats with burnisher, Syzygium cumini leaves extract was applied 2 times a day for 9 days and then the wide of ulcer and percentage is calculated. The average of recovery day for aquades group was 9,3 days with an average area of ulcer the first day is 14.47 mm and the last day is 1.46 mm, triamcinolone acetonide 0.1% was 10 days with an average area of ulcers the first day is 15.06 mm and 1.63 mm in the last days, and Syzygium cumini leaves extract was 6 days with an average area of ulcer the first day is 18.98 mm and 0 mm in the last day. Results of statistical analysis using Oneway ANOVA showed that the leaf extract jamblang significantly affect the traumatic ulcer healing with p = 0.031 (p ? 0.05). Based on this study, it was concluded that Syzygium cumini leaves extract can accelerate the wound healing of traumatic ulcers in oral mucosa.Keywords: burnisher, ethanol, oral mucosa, Rattus norvegicus, tannin
Pengaruh Temperatur dan Waktu Asetilasi dalam Pembuatan Selulosa Asetat dari Kertas Limbah sebagai Membran Pemisah Gas NOx Asap Rokok
ABSTRAK Khoirunnisa’, Wardatul Jannah. 2012. Pengaruh Temperatur dan Waktu Asetilasi dalam Pembuatan Selulosa Asetat dari Kertas Limbah sebagai Membran Pemisah Gas NOx Asap Rokok. Skripsi, Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Mahmudi, M. Si., (II) Neena Zakia, S.Si., M.Si. Kata Kunci : Asetilasi, Gas NOx, Asap Rokok, Membran Selulosa Asetat, Kertas Limbah. Membran selulosa asetat merupakan salah satu jenis membran biodegradable yang dapat dimanfaatkan secara luas, salah satunya sebagai membran pemisah gas NOx. Membran selulosa asetat pada umumnya dibuat dari kapas atau pulp berkualitas tinggi, namun kertas limbah dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan membran selulosa asetat melalui proses delignifikasi, asetilasi, hidrolisis, dan pencetakan. Dalam proses pembuatan membran, banyak kondisi yang dapat mempengaruhi kinerja membran yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui pengaruh temperatur asetilasi terhadap kemampuan membran selulosa asetat dalam memisahkan gas NOx dari asap rokok, (2) mengetahui pengaruh waktu asetilasi terhadap kemampuan membran selulosa asetat dalam memisahkan gas NOx dari asap rokok, (3) mengetahui karakteristik morfologi membran selulosa asetat sebelum dan sesudah dilewati gas NOx dengan SEM-EDX, serta identifikasi gugus fungsi membran selulosa asetat yang dihasilkan dengan FT-IR. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium yang terdiri dari beberapa tahap, yaitu: (1) tahap delignifikasi, (2) sintesis selulosa asetat melalui reaksi asetilasi dengan menggunakan asam asetat glasial dengan katalis H2SO4 yang dilanjutkan dengan proses hidrolisis , (3) penentuan kadar gas NOx dari asap rokok sebelum dan sesudah pemasangan membran selulosa asetat dan, (4) identifikasi membran selulosa asetat menggunakan SEM-EDX dan FT-IR. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah temperatur dan waktu asetilasi. Variasi temperatur yang digunakan adalah 30o C dan 40oC, variasi waktu asetilasi 4 dan 6 jam. Variabel terikat pada penelitian ini adalah kadar NOx sedangkan variabel kontrol yaitu konsentrasi KOH, volume pelarut, volume dan konsentrasi H2SO4, massa kertas, dan massa selulosa asetat. Hasil penelitian adalah (1) Membran selulosa asetat dengan temperatur asetilasi 40oC mampu memisahkan gas NOx dari asap rokok lebih baik dibanding membran selulosa asetat dengan temperatur asetilasi 30oC, (2) membran selulosa asetat dengan waktu asetilasi 6 jam mampu memisahkan gas NOx dari asap rokok lebih baik dibanding membran selulosa asetat dengan waktu asetilasi 4 jam, (3) karakteristik morfologi pada membran selulosa asetat sebelum dan sesudah dilewati gas NOx menggunakan SEM-EDX menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar N sebesar 1,39% (w/w). Muncul pita vibrasi pada bilangan gelombang antara 1550-1950 cm-1 yang merupakan milik gugus asetil (CH3C=O) pada hasil FT-IR pada keempat membran menunjukkan bahwa keempat membran tersebut merupakan membran selulosa asetat
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN TERHADAP PEMILIHAN JASA KATERING UNTUK PESTA PERNIKAHAN DI KOTA BANDA ACEH
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN TERHADAP PEMILIHAN JASA KATERING UNTUK PESTA PERNIKAHAN DI KOTA BANDA ACEHOLEHWARDATUL JANNAH/AGRIBISNIS UNSYIAHABSTRAKKatering pesta pernikahan merupakan suatu usaha bidang boga dan menyediakan makanan dalam jumlah besar untuk kebutuhan pesta.Berbagai faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen untuk memilih jasa katering diantaranya adalah kualitas produk, kualitas pelayanan, harga dan promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih spesifik terkait pengaruh variabel kualitas produk, kualitas pelayanan, harga dan promosi terhadap keputusan konsumen jasa katering pesta pernikahan di Kota Banda Aceh. Hasil penelitian diketahui bahwa kualitas pelayanan, harga dan promosi jasa katering berpengaruh nyata terhadap keputusan pembelian konsumen katering pesta pernikahan di Kota Banda Aceh.Sedangkan kualitas produk tidak berpengaruh nyata terhadap keputusan konsumen katering pesta pernikahan, karena setiap penambahan menu/produk yang dilakukan oleh jasa katering pelanggan beranggapan bahwa penambahan menu tersebut dapat menyebabkan biaya yang dikeluarkan juga ikut bertambah.Diharapkan kepada pihak produsen kiranya dapat memperhatikan keinginan yang dapat memuaskan pelanggan sehingga pelanggan tidak berpindah ke katering lainnya.Kata Kunci:Katering Pesta Pernikahan, Keputusan Konsumen, Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Harga, Promos
- …
