2,613 research outputs found
Developing online speaking activities via TikTok: project-based learning / Ikhsanudin Ikhsanudin and Dwi Susanto Ali Purwoko
The COVID-19 pandemic has changed the youngsters' lifestyles from offline to online. Short movies, such as TikTok, have become famous for communications and entertainment. This article describes a perspective of developing instructions under Project-Based Learning (PBL/PjBL) approach. In this article researchers suggest TikTok media as the platform of creating videos. Our literature review revealed that TikTok has many facilities that can help language teaching and learning, particularly in the speaking skill, and can be used to support PBL. Teenagers who are currently studying in high school use social media such as videos or links of videos intensively. They can learn many types of texts and how to communicate in different situations from videos available on the internet or by producing and uploading videos. Our design of online TikTok English speaking PBL instruction consists of teachers, learners, and materials that support one another. The seven steps in the design indicate that learning should be conducted through exploration, creation, and collaboration that promote acquisition and supported by scaffolding. The teachers, learners, and materials should synergize to create interactions that stimulate the learners’ cognitive, affective, and behavioural domain of learning. Through appropriate social media, the teacher should be able to motivate, advice, guide, facilitate, and evaluate the learners’ project activities that consist of planning, organizing, actuating, and controlling
KAJIAN TENTANG PROSES PEMBELAJARAN PROGRAM PELATIHAN DESAIN GRAFIS SUB KEJURUAN TEKNOLOGI DAN KOMUNIKASI DI BALAI BESAR LATIHAN KERJA INDUSTRI SURAKARTA
ABSTRAK Dwi Susanto. K3210020. KAJIAN TENTANG PROSES PEMBELAJARAN PROGRAM PELATIHAN DESAIN GRAFIS SUBKEJURUAN TEKNOLOGI DAN KOMUNIKASI DI BALAI BESAR LATIHAN KERJA INDUSTRI SURAKARTA TAHUN 2016. Skripsi, Surakarta, : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendiskripsikan: (1) penerapan kurikulum dalam pembelajaran program pelatihan desain grafis di Balai Besar Latihan Kerja Industri Surakarta. (2) materi, metode, dan media yang disampaikan dalam proses pembelajaran peserta program pelatihan desain grafis di Balai Besar Latihan Kerja Industri Surakarta. (3) sistim evaluasi pembelajaran peserta pelatihan program desain grafis Balai Besar Latihan Kerja Industri Surakarta. (4) peran pembelajaran desain grafis dalam pembentukan kemandirian pada peserta pelatihan di Balai Besar Latihan Kerja Industri Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus (case studies). Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan: informan, tempat dan peristiwa, dan dokumentasi dalam proses belajar mengajar. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan: observasi, wawancara, dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi metode dan review informant. Analisis data yang digunakan adalah analisis model mengalir. Hasil penelitian ini adalah Kurikulum yang digunakan untuk pelatihan desain grafis di BBLKI Surakarta menggunakan kurikulum pelatihan berbasis kompetensi (PBK), penerapan kurikulum biasanya mengacu 30 berbanding 70, 30 teori dan 70 praktek, dengan total waktu 280 jam pelajaran. Materi pelatihan disusun oleh instruktur dan dapat direvisi sewaktu-waktu jika diperlukan, metode pelatihan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi karena dianggap paling efektif dengan waktu pelatihan yang relatif singkat, media pelatihan menggunakan media berbasis IT yakni menggunakan LCD proyektor dan komputer/laptop sebagai alat bantu. Melalui pelatihan desain garfis ini BBLKI Surakarta mampu mencetak calon tenaga kerja yang terampil sehingga mampu bersaing di lapangan kerja selain mencetak calon tenaga kerja lulusan pelatihan ini ada yang telah berwirausaha. Kata kunci: proses pembelajaran, pelatihan, desain grafis
Kamus istilah sastra
Buku ini adalah sebuah kamus istilah sastra yang di tulis oleh Dwi susant
Perencanaan keuangan keluarga Bapak Handoko Susanto pada tabungan Bank Central Asia, Deposito Bank Central Asia, reksadana danamas stabil, fortis ekuitas, danamas fleksi dan fortis equitra
Pada perencanaan keuangan Keluarga Handoko Susanto dapat dilihat bahwa pendapatan dan disposable income yang dimiliki oleh keluarga Handoko Susanto tergolong besar, namun permasalahan yang dihadapi adalah belum dilakukannya perencanaan atau pengalokasian terhadap kelebihan dana yang dimiliki untuk mencapai tujuan keuangan keluarga ini. Perencanaan ini bertujuan membantu klien, dalam mencapai tujuan keuangan mereka. Di mana pada perencanaan keuangan keluarga, Handoko Susanto pengalokasian disposable income menjadi prioritas utama dalam perencanaan ini untuk mencapai tujuan keuangan keluarga. Di mana aset lancar yang terpusat pada tabungan tersebut akan dialokasikan untuk mencapai tujuan. Dengan menggunakan produk reksadana yang mampu memberikan hasil yang lebih tinggi yang disesuaikan dengan jangka waktu kebutuhan dalam pencapaian tujuan
STUDI TENTANG PERKEMBANGAN PERKUMPULAN RENANG TIRTA DHARMA, PINGUIN, DAN MASKAREBET EKS KARISIDENAN SURAKARTA 2005-2010
Dwi Susanto Nur Fitriyadi. STUDI TENTANG PERKEMBANGAN
PERKUMPULAN RENANG TIRTA DHARMA, PINGUIN DAN
MASKAREBET EKS KARISIDENAN SURAKARTA TAHUN 2005-2010.
Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas
Sebelas Maret Surakarta
Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui organisasi Perkumpulan
Renang Tirta Dharma, Pinguin, dan Maskarebet 2005-2010. (2) mengetahui kinerja
pelatih Perkumpulan Renang Tirta Dharma, Pinguin, dan Maskarebet 2005-2010. (3)
mengetahui pembinaan pada Perkumpulan Renang Tirta Dharma, Pinguin, dan
Maskarebet 2005-2010. (4) mengetahui prasarana dan sarana Perkumpulan Renang
Tirta Dharma, Pinguin, dan Maskarebet 2005-2010. (5) mengetahui program latihan
Perkumpulan Renang Tirta Dharma, Pinguin, dan Maskarebet 2005-2010. (6)
mengetahui prestasi yang diraih Perkumpulan Renang Tirta Dharma, Pinguin, dan
Maskarebet 2005-2010.
Sesuai dengan tujuan penelitian tersebut, maka penelitian ini merupakan
penelitian Deskriptif dengan menggunakan metode survey. Sumber data dalam
penelitian ini adalah Perkumpulan Renang Tirta Dharma, Pinguin dan Maskarebet.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, dan
observasi. Data yang terkumpul akan dianalisia secara deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Organisasi di
Perkumpulan Renang Tirta Dharma, Pinguin dan Maskarebet adalah kurang. (2)
Pelatih di Perkumpulan Renang Tirta Dharma adalah sedang, Pinguin dan
Maskarebet adalah kurang (3) Metode pembinaan yang dilakukan oleh Perkumpulan
Renang Tirta Dharma, Pinguin dan Maskarebet adalah baik (4) Prasarana dan sarana
yang dimiliki oleh Perkumpulan Renang Tirta Dharma adalah baik dan Pinguin dan
Maskarebet adalah kurang (5) Program latihan yang dilakukan Perkumpulan Renang
Tirta Dharma, Pinguin dan Maskarebet adalah baik (6) Prestasi yang di raih
Perkumpulan Renang Tirta Dharma adalah baik, Pinguin dan Maskarebet adalah
kurang. Untuk Perkumpulan renang Tirta Dharma ditingkat eks Karisidenan
Surakarta adalah baik, Perkumpulan Renang Pinguin adalah sedang dan Maskarebet
adalah kurang. Perkumpulan Renang Tirta dharma, Pinguin dan Maskarebet adalah
baik di tingkat daera
Spatial coherence and rough bottom scattering in shallow water
Thesis (M.S.)--Massachusetts Institute of Technology, Dept. of Ocean Engineering, 1994.Includes bibliographical references (leaves 108-115).by Raden Dwi Susanto.M.S
The Character of Bagong as a Symbol of the Lower-Class Society in Seno Nugroho’s Wayang Kulit (Shadow Puppet) Performance
This study aimed to determine the clarification regarding the figure of Bagong as a symbol of the lower-class society in Seno Nugroho’s wayang kulit performance. The results showed that the understanding of symbolic values in wayang kulit performance can be observed through the lakon (the plays) and their supporting elements framed in each scene within the performance. Through his creative inner space (freedom of expression), Seno Nugroho made the Bagong character a medium of social criticism that symbolizes the lower-class society. This study used qualitative method and interpretative data analysis technique to describe, narrate, and systematically describe the data regarding Bagong character as a symbol of the lower-class society in Seno Nugroho’s wayang kulit performance. The data were collected using observation, interviews, and documentation studies.
Detection of the Breast Cancer from Thermal Infrared Images
Thermography can be used as part of an early detection tool which gives women of all ages the opportunity to increase their chances of detecting breast diseases at a very early stage. Breast thermography is a noninvasive prognostic procedure which can predict a tumor growth rate in breast cancer patients. The objective of this research is to acquire the potential of the statistical characteristics of the breast thermogram images for the detection of the breast cancer. For this research we use thermal data images from Sardjito hospital at Yogyakarta, from normal and abnormal breast (detected breast cancer). Firstly, download the breast image thermograms from the InsideIR software of Fluke Ti20 and save them as the inputs to our image processing program. Then adjust the format of the images, convert to grayscale images, and crop them to separate the suspected objects from the background. Finally we tabulated the statistical characteristics of the objects which are the means, standard deviations, and entropy to reveal the abnormalities of breast thermograms. The results show that the method are promising to detect the abnormality on the breast thermogram images. The normal breast thermograms have minimum entropies which differ from those abnormal thermograms in the early stage of breast cancer and thesignificantly from the more advanced of breast cancer
MANAJEMEN MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU Studi Multikasus Di MTs. N 5 Tulungagung Dan MTs. Darul Hikmah Tawangsari Kabupaten Tulungagung)
Tesis dengan judul “MANAJEMEN MADRASAH DALAM MENINGKATKAN
KINERJA GURU (Studi Multikasus Di MTs. N 5 Tulungagung Dan MTs. Darul
Hikmah Tawangsari Kabupaten Tulungagung)” ini ditulis oleh Dwi Susanto, NIM
12850121047 dengan dibimbing oleh Prof. Ahmad Tanzeh, M. Pd.I, dan Prof. Dr.
H. Achmad Patoni, M.Ag.
Kata Kunci: Manajemen Madrasah, Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan
Monitoring dan Evaluasi, Kinerja Guru.
Penelitian dalam tesis ini dilatar belakangi oleh dua lembaga pendidikan
Islam yang sederajat tingkatannya dan juga bertempat diwilayah yang berbeda di
wilayah kabupaten Tulungagung dengan naungan yang berbeda pula. MTs. N 5
Tulungagung merupakan lembaga pendidikan milik pemerintah sedangkan MTs.
Darul Hikmah Tawangsari merupakan lembaga pendidikan milik Yayasan Pondok
Pesantren. Peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di dua lembaga tersebut
dengan pembahasan yang menarik untuk diteliti diantaranya dengan latar belakang
yang berbeda dan letak wilayah yang berbeda pula tetapi mendapatkan hasil yang
sama yaitu prestasi bagi peserta didik sehingga dengan penelitian ini penulis
berharap dapat mendiskripsikan bagaimana perencanaan, pengorganisasian,
pelaksanaan, monitoring ataupun evaluasi yang dilakukan oleh madrasah dalam
meningkatkan kinerja guru.
Fokus penelitian ini adalah adalah manajemen madrasah yang meliputi;
perencanaan, pengorganisasian, monitoring dan evaluasi dalam meningkatkan
kinerja guru. Tujuan penelitian ini secara umum adalah 1.) untuk mendeskripsikan
dan menganalisis perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan monitoring dan
evaluasi madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di MTs. N 5 Tulungagung Dan
MTs. Darul Hikmah Tawangsari Kabupaten Tulungagung.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan yang digunakan
adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara
mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan dua
tahap yaitu analisis kasus tunggal dan analisis lintas kasus, menggunakan tiga alur
yaitu: kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan
keabsahan data dengan menggunakan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan
pengamatan dan triangulasi.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: 1.) Perencanaan madrasah dalam
meningkatkan kinerja guru melalui rapat kerja, penyusunan prota dan promes,
pelatihan atau diklat dan visi dan misi. 2.) Pengorganisasian madrasah dalam
meningkatkan kinerja guru melalui penciptaan suasana harmonis dan memberi
tauladan kedisiplinan, pelaksanaan kurikulum yang telah ditetapkan, dan
pelaksanakan diklat atau pelatihan peningkatan kinerja guru. 3.) Pelaksanaan
madrasah melalui pelaksanaan perencanaan, memberi motivasi kerja dan diklat atau
pelatihan 4.) Monitoring dan Evaluasi madrasah dalam meningkatkan kinerja guru
dilaksanakan oleh internal madrasah dan eksternal madrasah
Abstract 1122‐000190: Persistent DWI Signal for 18 Months in Ischemic Stroke Patient with Carotid Web
Introduction: Diagnostic tools for acute ischemic infarcts include the use of DWI sequence on MRI to identify acute infarcts is especially useful since lesions can become hyperintense on this sequence very rapidly (Albers 1998). Over the next 15 days, DWI hyperintensity slowly decreases back to isointense. In some patients, however, there is persistent DWI hyperintensity past 1 month. There are theories that these persistent areas exhibit delayed onset infarct, prolonged ischemia, or perhaps different repair processes (Rivers, et al 2006). To this day, all DWI signals have been known to resolve within a few months even for persistent hyperintensities (Rivers, et al 2006). Carotid webs are a rare form of fibromuscular dysplasia that protrudes from the intimal tissues of carotid arteries. They are shelf‐like projections that grow into the lumen and disrupt normal blood flow (Zhang, et al 2018). These outgrowths are theorized to lead to ischemic strokes due to flow stasis and subsequent embolization of clots that form (Zhang, et al 2018). There is no consensus on the best management of carotid webs, and secondary prevention of recurrent strokes range from medical management to carotid stenting. Methods: This is a case report, and information for the patient was gathered through review of medical records on the EMR. Results: We present a case of ischemic stroke in the right basal ganglia/corona radiata, who presented with left sided weakness. The patient was found to have prediabetes, HTN, and HLD. However, she had recurrence of her symptoms over the next 18 months (figure 1). Repeat MRIs showed persistent DWI hyperintensity that slowly decreased in size and signal intensity over this period but in the same area as the initial infarct. The rest of the work up was only significant for a carotid web in the right internal carotid artery identified on conventional angiography. Ultimately she was managed with medical therapy including aspirin, statin, and antihypertensives. Conclusions: It is unclear whether the carotid web is associated with persistent DWI for such an extended time frame. There is very little research that explores the pathophysiology of ischemic strokes from carotid webs. In addition, there is even less information about the physiology of an evolving infarct that shows persistent DWI signals for such an extended time frame. Further studies that look into carotid webs may help us understand the best long term management in such patients. Future studies that explore the physiology of ischemic strokes that show such persistent DWI signals may elucidate and perhaps expand upon current management options and possibly identify new areas for intervention
- …
