Petra Christian University

Scientific Repository
Not a member yet
    20988 research outputs found

    Pendidikan Filsafat Pancasila untuk Perguruan Tinggi di Tengah Isu-Isu Global

    Full text link
    Tantangan Pancasila bukan hanya satu atau dua isme maupun ideologi. Tetapi globalisasi di segala bidang telah melahirkan ragam ujian bahkan. ancaman yang tidak mudah bagi setiap negara, termasuk Indonesia. Ragam filsafat atau isme yang tersebar luas lewat ragam media, termasuk lewat pendidikan tinggi, telah banyak memengaruhi perilaku dan budaya bangsa Indonesia. Pengaruh ini perlu disikapi dan dihadapi dengan pemahaman dan penghayatan Pancasila sebagai dasar negara maupun ideologi negara. Seluruh warga perlu memahami dan menghayati Pancasila sebagai tumpuan dalam mengoreksi isme-isme yang bertentangan dengan prinsip-prinsip ketuhanan. Jangan sampai bijaksana dan budaya hangsa Indonesia tergerus oleh pemikiran dan budaya asing yang bertentangan dengan falsafah Pancasila. Pancasila bukanlah sekedar simbol, jargon atau slogan dalam bernegara, melainkan sebuah landasan pemikiran dalam mencermati ragam filsafat dan sistem etika dalam bertindak atau mengambil keputusan, baik bagi penyelenggara negara maupun masyarakat. Buku ini memperjelas sekaligus memperkuat makna dan tujuan Pancasila dalam realitas bernegara dan berbangsa Indonesia yang beragam dan penuh keindahan budaya. Kelebihan buku ini ialah materi disesuaikan dengan perkembangan jaman atau situasi generasi masa kini yang ditanadai dengan bahasa bahasa yang lebih mudah dipahami. Selain itu terdapat gambar ilustrasi yang menopang pemaknaan isi buku. Namun demikian sistematika dan materi buku ini sudah disesuaikan dengan materi Pendidikan Pancasila yang diterbitkan oleh Pemerintah dalam hal ini Kemenristek Dikti

    Meningkatkan Harapan Bangsa Melalui Literasi Keuangan Pada Kegiatan Ekstrakurikuler

    No full text
    Kegiatan ekstrakurikuler atau eskul merupakan wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri secara positif serta membangun karakter. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui kegiatan ekstrakurikuler untuk meningkatkan literasi tentang keuangan secara personal pada para siswa sekolah tingkat pertama. Siswa diharapkan dapat mengembangkan literasi keuangannya dan melakukan pengelolaan keuangan secara personal untuk tujuan masa depan. Kegiatan ini dilakukan selama satu semester pada periode Agustus 2023 – Januari 2024 setelah kegiatan intrakurikuler sekolah berakhir. Metode yang digunakan pada kelas ekskul literasi keuangan adalah metode interaktif untuk penyampaian materi tentang Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pasar modal dan lembaga keuangan lain serta materi tentang pengelolaan keuangan, produk-produk keuangan dan teknik berinvestasi. Proses penyampaian materi dimulai dengan presentasi materi secara interaktif serta didukung media lain seperti kartu permainan, permaian games dan alat peraga boneka. Pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi untuk mengukur pencapaian hasil dari kegiatan yang sudah dilaksanakan serta pertanggung jawaban ke pihak sekolah. Hasil evaluasi dari kegiatan ekskul ini membuktikan bahwa siswa menjadi lebih hati-hati dalam membelanjakan uangnya, lebih mandiri mengelola keuangan dan mulai belajar berinvestasi secara sederhana menggunakan aplikasi yang tersedia pada smartphone. Dalam jangka panjang, edukasi keuangan yang telah dilakukan sejak dini pada siswa SMP Santo Carolus diharapkan dapat membentuk karakter yang mandiri dan bertanggung jawab, serta mampu melakukan perencanaan untuk masa depannya secara sederhana

    Pemberdayaan UMKM Denpasar Melalui Upaya Menumbuhkan Virtual Capital dan Kinerja Usaha

    No full text
    Untuk meningkatkan kinerja UMKM di Denpasar perlu ditumbuhkan vitual capital atau modal maya. Virtual capital meliputi modal intelektual, modal sosial, dan modal spiritual. Modal intelektual terdiri atas pengetahuan dan ketrampilan yang spesifik sesuai bidang UMKM yang dipilih. Modal sosial meliputi jejaring UMKM dengan pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan institusi agama, sedangkan modal spiritual bertalian dengan norma sosial dan pranata agama yang relevan untuk peningkatan kinerja UMKM

    Digital Module of Financial Appraisal for Energy Efficiency Investment

    No full text

    Pengaruh Citra Destinasi Terhadap Minat Berkunjung Kembali di Kota Banyuwangi

    No full text
    Banyuwangi merupakan salah satu destinasi wisata yang populer di Jawa Timur yang menawarkan keindahan alam kepada wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan citra destinasi (citra kognitif dan afektif) dengan minat berkunjung kembali ke Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari distribusi kuesioner terhadap 133 responden. Teknik pengolahan data yang diterapkan adalah PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra kognitif berpengaruh signifikan terhadap citra afektif dan minat berkunjung kembali ke Banyuwangi. Demikian juga didapati pengaruh signifikan antara citra afektif dan minat berkunjung kembali ke Banyuwanagi. Pengujian efek mediasi memberikan hasil adanya mediasi parsial dari citra afektif pada hubungan antara citra kognitif terhadap minat berkunjung kembali ke Banyuwangi

    MANAJEMEN MANUSIA BERSUMBERDAYA

    No full text
    Manusia bukan sekadar bagian dari sistem kerja, melainkan inti dari setiap proses yang membentuk keberlangsungan dan kualitas kehidupan bersama dalam lingkungan kerja. Oleh karena itu, manajemen manusia bersumberdaya tidak hanya berbicara tentang pengaturan struktur atau alur kerja, tetapi lebih dari itu, tentang bagaimana membangun interaksi yang saling menghormati, memberdayakan, dan menciptakan ruang bertumbuh bagi setiap individu. Pendekatan humanistik yang digunakan dalam buku ini mengedepankan pandangan bahwa setiap orang memiliki potensi, kehendak, dan nilai-nilai yang perlu dikenali serta dikembangkan dalam konteks yang sehat dan bermakna. Da-lam kerja, manusia tidak hanya mencari penghasilan, tetapi juga tempat untuk dihargai, didengar, dan diperlakukan secara adil. Inilah yang menjadi inti dari pembahasan yang disampaikan dalam buku ini. Kami berharap buku ini dapat memperkaya pemahaman pembaca, baik yang berasal dari kalangan akademik maupun praktisi, dalam melihat kembali bagaimana manusia dikelola dan dimaknai dalam lingkungan kerja. Lebih dari itu, kami berharap buku ini dapat menjadi pemicu dialog dan refleksi kritis tentang pentingnya meletakkan kemanusiaan sebagai poros dalam manajemen

    The impact of management style and supply chain coordination on the lean projects implementation to increase the operational performance

    Full text link
    The Indonesian manufacturing industry contributes significantly to economic growth in the globalization era. The capability of company leaders to manage excellently determines manufacturings competitiveness and sustainable performance to survive in current conditions. This study examines the impact of management style and supply chain coordination on operational performance through lean project adoption. The research surveyed manufacturing companies in Indonesia by distributing questionnaires with Google form links to industry practitioners. The survey obtained 172 manufacturing companies with purposive sampling, which is at least the staff level in the company and permanent employees. Data processing is carried out by structural equation modeling and meets the goodness of fitness. The processing results showed that management style influenced internal supply chain coordination by 0.729, external supply chain coordination by 0.221, and lean project manufacture by 0.152. The companys internal supply chain coordination impacts increased external supply chain coordination by 0.512, lean project manufacture by 0.375, and operational performance by 0.405. External supply chain coordination impacted the increase in lean project manufacturing by 0.396. and operational performance of 0.234. Lean project manufacturing in the company impacts operational performance by 0.172. The practical contribution of the research provides insight into supervisors and managers always to be consistent and committed to lean manufacturing practices and build strong internal and external coordination. The theoretical contribution of research can enrich the theory of a resource-based view with sustainable supply chain and leadership transformation

    MULTI RUANG MULTI PENGGUNA MULTI WAKTU: TEMPORALITAS SEBAGAI STRATEGI ARSITEKTUR

    Full text link
    Tulisan ini bertujuan untuk merefleksikan gagasan temporalitas atau kesementaraan sebagai potensi dalam perancangan spasial arsitektur yang adaptif dan fleksibel. Fleksibilitas dan adaptabilitas merupakan nilai tambah signifikan dalam karya perancangan arsitektur. Kemampuan temporer sebuah ruang, digunakan dalam berbagai situasi berbeda, oleh orang orang berbeda, dengan penyesuaian konfigurasi tanpa memerlukan tambahan luas spasial. Arsitektur hadir dengan berbagai kemungkinan, di mana variasi prediksi spekulasinya merupakan bagian dari pemrograman dalam perancangan. Studi kualitatif ini merefleksikan dua studi kasus dari observasi dan penelusuran literatur terkait spasial yang memiliki unsur kesementaraan. Dua studi kasus ini mewakili temporalitas melalui pembacaan praktik ruang oleh masyarakat serta temporalitas dalam pertimbangan perancangan ruang oleh arsitek. Aspek temporalitas waktu, ruang, dan pengguna menjadi basis pembacaan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temporalitas, baik dalam praktik ruang maupun perancangan ruang, mengindikasikan upaya merespons kedinamisan penggunaan spasial dengan dinamika kemungkinannya. Temuan dalam studi ini diusulkan sebagai gagasan konseptual berupa prinsip dan strategi perancangan, mencakup kemungkinan, kebebasan dan keterbukaan. Prinsip ini diharapkan mampu menjadi basis bagi beragam konteks perancangan yang menuntut fleksibilitas dan adaptabilitas ruang dalam desain arsitektur. This paper aims to reflect on the concept of temporality or transience as a potential in the design of adaptive and flexible architectural spaces. Flexibility and adaptability are significant added values in architectural design works. The temporary capability of a space, to be used in various situations by different people, with configuration adjustments without requiring additional spatial area. Architecture presents a range of possibilities, where the variation in speculative predictions is part of the design programming. This qualitative study reflects on two case studies from observations and literature reviews related to spatial elements with transience. These two case studies represent temporality through the examination of spatial practices by the community and temporality in spatial design approach by architects. The temporal aspects of time, space, and users form the basis of the case study analysis. The research findings indicate that temporality, both in spatial practice and spatial design, suggests efforts to respond to the dynamic use of space with its potential variability. The findings of this study are proposed as conceptual ideas in the form of design principles and strategies, encompassing impermanence possibilities, immaterial freedom, and openness inclusivity. These principles are expected to serve as a basis for various design contexts demanding flexibility and adaptability in architectural spatial design

    Kisah Angin dan Matahari: Hasil Simulasi AI di Tangan Mahasiswa

    Full text link
    Artikel tentang pemikiran proses perancangan arsitektur di era kecerdasan buata

    Cogito Ergo Sum, Simulo Ergo Existo

    Full text link
    Esai ini mengajak pembaca merefleksikan makna seni dan kesadaran di era kecerdasan buatan (AI). Dengan judul yang bermain pada frasa terkenal Cogito ergo sum (Aku berpikir, maka aku ada) dari Descartes, dan dikontraskan dengan Simulo ergo existo (Aku menyimulasikan, maka aku ada), penulis mempertanyakan apakah karya seni AI dapat disamakan dengan karya seni manusia. Melalui telaah filosofis terhadap Descartes dan kritik fenomenologis Merleau-Ponty, esai ini menyoroti perbedaan mendasar antara kesadaran manusia dan simulasi AI. Descartes menekankan bahwa kesadaran adalah inti eksistensi manusia, bahkan bisa terlepas dari tubuh. Namun Merleau-Ponty menolak pemisahan ini dan menegaskan bahwa kesadaran manusia tidak bisa dipisahkan dari pengalaman tubuh yang hidup, bergerak, dan berinteraksi dengan dunia. AI memang mampu menciptakan karya seni yang meniru gaya dan teknik manusia, tetapi ia tidak memiliki tubuh, pengalaman personal, atau kesadaran eksistensial. Seni manusia lahir dari pergulatan, emosi, dan keterlekatan tubuh dengan dunia. Sementara itu, karya AI hanya hasil pengolahan data tanpa pengalaman hidup. Goresan tidak sempurna dalam karya manusia justru menjadi bukti otentisitas dan ekspresi keberadaan. Penulis menekankan bahwa seni AI bukan tidak berguna, tetapi harus dipahami sebagai alat bantu, bukan ekspresi personal. Kehadirannya menantang kita untuk merefleksikan apa itu seni dan apa makna menjadi manusia di tengah kemajuan teknologi. Seni AI mencerminkan batas-batas antara manusia dan mesin, bukan karena kecerdasan semata, tapi karena perbedaan fundamental dalam kesadaran dan keberadaan

    5,483

    full texts

    20,988

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Scientific Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇