349 research outputs found
analisis kandungan boraks, kadar protein dan kadar lemak pada bakso di kecamatan klojen kota malang
ABSTRAK Indriani, Dwi. 2017. Analisis Kandungan Boraks, Kadar Protein dan Kadar Lemak Pada Bakso Di Kecamatan Klojen Kota Malang. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Rina Rifqie Mariana, M.P. (II) Dra. Nunung Nurjanah, M.Kes. Kata Kunci: Bakso, Boraks, Protein, Lemak Bakso merupakan salah satu kuliner unggulan khas Kota Malang yang sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya kota Malang. Meskipun bakso sangat populer di kalangan masyarakat, nyatanya pengetahuan masyarakat tentang bakso yang aman untuk dikonsumsi masih kurang. Berdasarkan beberapa penelitian menunjukkan bakso merupakan makanan yang sering menggunakan boraks. Boraks merupakan bahan tambahan yang dilarang penggunaannya pada makanan. Pada produk bakso boraks digunakan untuk memperpanjang masa simpan. Bahan utama bakso adalah daging kandungan gizi yang terdapat pada daging berbeda-beda terutama kandungan protein dan lemaknya.Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui kandungan boraks pada bakso yang dijual di kios permanen di Kecamatan Klojen Kota Malang, 2) untuk mengetahui kadar protein pada bakso yang dijual di kios permanen di Kecamatan Klojen Kota Malang, 3) untuk mengetahui kadar lemak bakso yang dijual di kios permanen di Kecamatan Klojen Kota Malang. Penelitian in merupakan penelitian deskriptif, teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh dan simple random sampling. Analisis kandungan boraks menggunakan reagen BMR dan analisis kadar protein menggunakan metode semi mikro-kjeldahl dan analisis kadar lemak menggunakan metode soxhlet.Hasil penelitian ini adalah dari 23 sampel bakso yang dianalisis, semua sampel tidak terbukti mengandung boraks, kadar protein pada 7 sampel bakso yang dianalisis semua sampel memenuhi Standar Nasional Indonesia 2014 yaitu kadar protein minimal 11%, kadar lemak pada 7 sampel bakso yang dianalisis semua sampel tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia 2014 yaitu kadar lemak maksimal 10%. Disarankan bagi peneliti lanjut untuk melakukan penelitian analisis kandungan boraks menggunakan metode yang lebih akurat, diperluas analisis kandungan nutrisi lainnya dan diperluas lagi area penelitian.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP PGRI 2 SENDANG TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe
Numbered Heads Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa
Kelas VII SMP PGRI 2 Sendang Tulungagung” yang ditulis oleh Dwi Indriani
ini dibimbing oleh Dra. Hj. Umy Zahroh, M.Kes., Ph.D.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together
(NHT), Hasil Belajar.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terungkapnya bahwa matematika
merupakan mata pelajaran yang sulit, sukar dipahami, dan membosankan. Hal ini
disebabkan oleh guru yang cenderung memaksakan cara berfikir siswa dengan cara
berfikir yang dimiliki gurunya, sehingga siswa menjadi pasif dan tidak
berkembang. Juga sistem penilaian guru yang hanya mengutamakan hasil akhir
daripada prosesnya. Oleh sebab itu, peneliti menerapkan model pembelajaran yang
berbeda untuk membantu siswa dalam mengembangkan pemahaman sikapnya
dengan bekerja secara bersama-sama dengan anggota kelompoknya agar siswa
dapat termotivasi, sehingga dapat meningkatkan hasil belajarnya.
Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui pengaruh model
pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap hasil
belajar matematika siswa kelas VII SMP PGRI 2 Sendang Tulungagung, 2) Untuk
mengetahui besar pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads
Together (NHT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP PGRI 2
Sendang Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII A dan VII B di SMP
PGRI 2 Sendang Tulungagung. Dalam penelitian ini digunakan metode
dokumentasi dan metode tes. Metode dokumentasi digunakan untuk mendapatkan
daftar nama siswa kelas yang menjadi sampel, pembagian kelompok kelas VII A,
pengambilan gambar pelaksanaan penelitian, dan nilai ulangan matematika
semester ganjil. Sedangkan metode tes digunakan untuk memperoleh data hasil
belajar siswa.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan analisis data disimpulkan
bahwa : 1) Ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads
Together (NHT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP PGRI 2
Sendang Tulungagung dengan signifikansi sebesar 2,166. 2) Model pembelajaran
kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) berpengaruh terhadap hasil
belajar matematika siswa kelas VII SMP PGRI 2 Sendang Tulungagung sebesar
73%
PERBANDINGAN KANDUNGAN FLAVONOID, TANIN, DAN DAYA ANTIOKSIDAN ANTARA REBUSAN DAN EKSTRAK DAUN GEDI HIJAU (Abelmoschus manihot L.)
ABSTRAK
DWI RIZKY INDRIANI. Perbandingan Kandungan Flavonoid, Tanin, dan Daya Antioksidan antara Rebusan dan Ekstrak Daun Gedi Hijau (Abelmoschus manihot L.) (dibimbing oleh Ibu Linda Ayu Rizka Putri, S.KM., M.Sc)
Tumbuhan gedi hijau adalah salah satu dari jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai pengobatan tradisional dan dijadikan sebagai sayuran pokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kandungan flavonoid, tanin dan daya antioksidan antara rebusan dan ekstrak daun gedi hijau. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitis berbasis pendekatan uji laboratorium. Analisis kadar flavonoid menggunaka metode kolorimeter. Analisis kadar tanin dan daya antioksidan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Uji statistik pada sampel yang digunakan untuk analisis kadar flavonoid, tanin dan daya antioksidan yaitu uji One Way Anova. Hasil penelitian yang diperoleh dari sampel yaitu ada perbedaan kadar flavonoid dan tanin antara rebusan dan ekstrak daun gedi hijau yang ditandai dengan (p < 0,05) dengan kadar flavonoid tertinggi terdapat pada sampel ekstrak sebesar 134,03400 mg/100 g dan kadar tanin tertinggi terdapat pada sampel ekstrak sebesar 787,88200 mg/100 g. Ada perbedaan daya antioksidan antara rebusan dan ekstrak daun gedi hijau yang ditandai dengan (p < 0,05) dengan daya antioksidan tertinggi terdapat pada ekstrak dengan nilai IC50 sebesar 64,78600 ppm tergolong kategori kuat dan daya antioksidan terendah terdapat pada R5 (Rebusan 5 menit) dengan nilai IC50 sebesar 105,47250 ppm tergolong kategori sedang. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan kadar flavonoid dan tanin antara rebusan dan ekstrak daun gedi hijau dan terdapat perbedaan daya antioksidan antara rebusan dan ekstrak daun gedi hijau.
Kata kunci : Daya Antioksidan, Pangan Fungsional, Spektofotometri.
PENERAPAN METODE SCRAMBLE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN HURUF BRAILLE PADA MURID TUNANETRA KELAS DASAR II SLB A YAPTI MAKASSAR
Dwi Indriani Astari, 2018.Penerapan Metode Sramble Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Huruf Braille Pada Murid Tunanetra Kelas Dasar II Di SLB A YAPTI Makassar. Skripsi. Dibimbing oleh Dra. Hj. St. Kasmawati, M.Si dan Dr.PurwakaHadi, M.Si ; FakultasIlmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan membaca huruf yang bentuknya hampir sama dan berlawanan arah masih rendah. Penelitian ini menelaah Metode Scramble Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Huruf Braille Pada Murid Tunanetra Kelas Dasar II SLB A YAPTI Makassar. Rumuan Masalah dalam penelitian ini adalah: (1). Bagaimanakah gambaran kemampuan membaca permulaan huruf Braille sebelum penerapan metode Scramble? (2). Bagaimanakah gambaran kemampuan membaca permulaan huruf Braille sesudah penerapan metode scramble?, (3) Apakah ada peningkatan kemampuan membaca permulaan huruf Braille setelah penerapan metode scramble?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Kemampuan membaca permulaan huruf Braille pada murid tunanetra kelas dasar II sebelum penerapan metode scramble, (2) Kemampuan membaca permulaan huruf Braille pada murid tunanetra kelas dasar II sesudah penerapan metode scramble, (3) Peningkatan kemampuan membaca permulaan huruf Braille pada murid tunanetra kelas dasar II setelah penerapan metode scramble. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian sebanyak satu murid yang telah diketahui melalui wawancara awal dengan guru kelas. Tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pemberian tes. Analisis data menggunaka nanalisis mentabulasikan data hasil tes sebelum dan sesudah perlakuan, mendeskripsikan per individu hasil tes sebelum dan sesudah perlakuan, membandingkan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan membaca permulaan huruf Braille murid tunanetra masih rendah, (2) kemampuan membaca permulaanhuruf Braille pada murid tunanetra meningkat setelah penerapan metodescramble (3) penerapan metode scramble dapat membantu siswa dalam meningkatkan membaca permulaan huruf Braille
Penerapan Prinsip Transparansi Dalam Pengelolaan Alokasi Dana Desa (Add) Di Desa Bah Joga Simalungun
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip transparansi dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Bah Joga Simalungun. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik data penelitian dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Narasumber yang digunakan dalam penelitian ini adalah perangkat desa yang kompeten dalam pengelolaan ADD di Desa Bah Joga. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah Desa Bah Joga masih kurang transparan, hal ini ditandai belum tersedianya akses dokumen, dan keterbukaan proses dalam pengelolaan ADD tersebut
IMPLEMENTASI SISTEM TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DI SMAN 4 PALOPO
ABSTRAK
Indriani, 2022.“ Implementasi Sistem Total Quality Management (TQM) di
SMAN 4 Palopo”. Skripsi Program Studi Manajemen Pendidikan
Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam
Negeri Palopo. Dibimbing oleh Munir Yusuf dan Dwi Risky
Arifanti.
Skripsi ini membahas tentang Implementasi Sistem Total Quality
Management (TQM) di SMAN 4 Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui implementasi sistem Total Quality Management (TQM) di SMAN 4
Palopo.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi,
wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari kepala
sekolah, guru, kepala Tata Usaha, dan siswa.
Berdasarkan hasil penelitian melalui observasi, wawancara, dan studi
dokumentasi, diperoleh hasil bahwa Implementasi Sistem Total Quality
Management (TQM) di SMAN 4 Palopo sudah dijalankan dengan baik, dan
memberikan perkembangan besar terhadap sekolah. Melalui strategi perbaikan
secara terus menerus terhadap kualitas seluruh sumber daya yang ada, yakni
dengan senantiasa melakukan evaluasi, pembaharuan dan pemberdayaan sehingga
mampu menghasilkan pelayanan pendidikan yang berkualitas, komitmen
pimpinan puncak (kepala sekolah) terhadap mutu pendidikan membuat seluruh
sumber daya mampu dikelola dengan baik dan memberikan perubahan besar bagi
sekolah, penetapan standar mutu, perubahan struktur organisasi dari bawah
keatas,, selain itu SMAN 4 Palopo berhasil membangun dan mempertahankan
hubungan yang baik dengan masyarakat, hal ini dapat dilihat dari partisipasi dan
antusias masyarakat dalam setiap kegiatan sekolah yang melibatkan masyarakat,
seperti pada kegiatan bakti sosial, maupun sosialisasi yang melibatkan orang tua
murid dan masyarakat setempat.
Kata Kunci : Total Quality Management, Mutu Pendidikan
Analisis Koreksi Fiskal Laporan Laba Rugi Komersil Dalam Penentuan PPh Badan Terutang (Studi Kasus Pada PT. Asam Jawa Medan)
yang sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku dan untuk
mengetahui perhitungan pajak penghasilan (PPh) sesuai dengan undang-undang
Nomor 36 tahun 2008. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian
ini dilakukan pada PT. Asam Jawa Medan.
Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Penelitian deskriptif kualitatif ditujukan untuk mendeskripsikan dan
menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, baik bersifat alamiah maupun
rekayasa manusia, yang lebih memperhatikan mengenai karakteristik, kualitas,
keterkaitan antar kegiatan. Penelitian ini dilakukan pada PT. Asam Jawa Medan.
Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah
dokumentasi dan wawancara. Analisis data dengan metode deskriptif yaitu dengan
menggambarkan keadaan laporan keuangan atas fenomena yang terjadi dengan
melakukan pengumpulan data, melakukan koreksi fiskal sesuai dengan Undangundang Nomor 36 Tahun 2008 dan menghitung PPh terhutang. Jenis data yang
digunakan adalah data sekunder.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa PT. Asam Jawa telah
menerapkan akuntansi pajak yang sesuai dengan peraturan perpajakan yang
berlaku, akan tetapi dalam perhitungan pajak penghasilan (PPh) PT. Asam Jawa
belum sesuai dengan undang-undang Nomor 36 tahun 2008. Dari hasil penelitian
ini juga diketahui bahwa PT. Asam Jawa dalam Perhitungan Pajak Penghasilan
(PPh) PT. Asam Jawa belum sesuai sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36
tahun 2008
STRATEGI MENUMBUHKAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS IV MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) DI MI THORIQUL HUDA KROMASAN NGUNUT TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Strategi Menumbuhkan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas IV Melalui Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) di MI Thoriqul Huda Kromasan Ngunut Tulungagung” ditulis oleh Sovia Dwi Indriani, NIM. 126205212128, Progam Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Lailatuzz Zuhriyah, M.Fil.I.
Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Kemampuan Berpikir Kreatif, Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS).
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yaitu dengan mengimplementasikan model pembelajaran CPS. Model Pembelajaran CPS adalah suatu model pembelajaran yang menekankan pada kemampuan pemecahan masalah secara kreatif. Dalam penelitian ini, CPS diterapkan pada kelompok peserta didik di tingkat sekolah dasar untuk melihat dampaknya terhadap kemampuan berpikir kreatif mereka, yang mencakup aspek seperti pemecahan masalah, dan kemampuan menghasilkan ide-ide.
Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana perencanaan model pembelajaran CPS dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV di MI Thoriqul Huda Kromasan Ngunut Tulungagung? (2) Bagaimana pelaksanaan model pembelajaran CPS dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV di MI Thoriqul Huda Kromasan Ngunut Tulungagung? (3) Bagaimana evaluasi model pembelajaran CPS dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV di MI Thoriqul Huda Kromasan Ngunut Tulungagung?. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan perencanaan model pembelajaran CPS dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV di MI Thoriqul Huda Kromasan Ngunut Tulungagung, (2) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan model pembelajaran CPS dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV di MI Thoriqul Huda Kromasan Ngunut Tulungagung, (3) Untuk mendeskripsikan evaluasi model pembelajaran CPS dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV di MI Thoriqul Huda Kromasan Ngunut Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian melalui kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan data melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi.
Hasil penelitian ini adalah (1) Perencanaan model pembelajaran CPS dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yaitu melakukan asesmen diagnostik awal dan membuat modul ajar. (2) Pelaksanaan model pembelajaran CPS yang dilakukan guru dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yaitu memberikan stimulus kepada peserta didik, memberi kesempatan peserta didik berpikir kreatif, memberi panduan, dan fasilitas diskusi, membantu dalam mengatasi hambatan, memberi umpan balik. (3) Evaluasi model pembelajaran CPS yang dilakukan guru dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yaitu dengan memberi soal kepada peserta didik dan melakukan tanya jawab dengan peserta didik
PENGARUH PERSEPSI DIFERENSIASI PRODUK DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ALAT KONTRASEPSI JENIS KONDOM MEREK DUREX DAN FIESTA (SUATU STUDI PADA PENDUDUK KOTA BANDUNG UTARA)
ABSTRACT"The Influence of Perceptions of Product Differentiation and Brand Image on Purchase Decisions Contraception Type Brand Durex Condoms and Fiesta. (A Study at population of North Bandung City) ". Thesis, Management Studies Program, Strata 1, Faculty of Economics, University Computer Indonesia, under the guidance of Hj. Dewi Indriani, S.E., M.Sc.This study aims to determine the response of respondents to product differentiation type of contraceptive and condom brand Durex Fiesta, as well as how large the influence of product differentiation and brand image against the decisions of consumers in the purchase of contraceptives type of Durex brand condoms and Fiesta.The research method used is descriptive analysis method and analysis verifikatif. Descriptive analysis method was used to clarify the picture of research variable by using frequency and percentage distribution tables. While the analytical methods used to test the hypothesis verifikatif research using relevant statistical tests.The results obtained can be known to have a strong relationship between product differentiation and brand image with consumers purchasing decisions either partially or simultaneously. Factors to consider in the implementation of product differentiation and reinforce brand image is more to know the characteristics and needs of consumers.Keywords: Product differentiation, brand image and consumers decision
- …
