356 research outputs found
Juridical Review of Local Investigation Evidence Position in Islamic Inheritance Disputes (Decision Study Number 2684 / Pdt / G / 2018 / PA.Mdn)
Masyarakat dalam melakukan penyelesaian sengketa perdata, hendaknya
harus sesuai dengan peraturan yang diatur dalam Hukum Acara Perdata. “Hukum
acara perdata adalah rangkaian peraturan - peraturan yang memuat cara
bagaimana orang harus bertindak terhadap dan di muka pengadilan dan
bagaimana cara pengadilan itu harus bertindak satu sama lain untuk melaksanakan
berjalannya peraturan - peraturan Hukum Perdata”
Permasalahan yang dibahas oleh penulis ialah Bagaimana pengaturan
Tentang Pembuktian Pemeriksaan Setempat Dalam Sengketa Waris Islam,
Bagaimana Penyelesaian Sengketa Waris Islam Di Pengadilan Agama, serta
Bagaimana Kedudukan Pembuktian Pemeriksaan Dalam Sengketa Waris Islam.
Metode penelitian yang penulis pakai ialah jenis penelitian adalah yuridis
empiris yaitu metode penelitian yang mengkaji studi dokumen, yakni
menggunakan berbagai data sekunder seperti peraturan, perundang-undangan,
keputusan pengadilan, teori hukum dan dapat juga berupa pendapat para sarjana.
Hasil penelitian dalam penulisan ini ialah Bahwa penggunaan pembuktian
pemeriksaan setempat diatur dalam Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2001
tentang pemeriksaan setempat. Berdasarkan Surat edaran yang pada intinya
mengijinkan ketua majelis hakim dapat mengadakan pemeriksaan setempat dalam
memeriksa sengketa perdata yang obyek sengketanya adalah benda tidak bergerak
yaitu tanah, Penyelesaian Sengketa Waris Islam Di Pengadilan Agama dilakukan
secara mediasi antara kedua belah pihak, Kedudukan Pembuktian Pemeriksaan
Dalam Sengketa Waris Islam, dalam hal ini Pembuktian merupakan salah satu
aspek yang sangat penting didatangkan dan disiapkan oleh para pihak (Penggugat
dan Tergugat) dalam membuktikan kebenaran suatu peristiwa hukum. Maka
kedudukan dalam pembuktian memiliki arti yang sangat penting dalam sengketa
waris islam.Communities in carrying out civil dispute resolution should be in
accordance with the regulations set out in the Civil Procedure Code. "Civil
procedural law is a set of rules that contain how people must act with and before
the court and how the court must act with one another to carry out the
implementation of the Civil Code regulations"
The problem discussed by the author is How is the regulation of Proof of
Local Examination in Islamic Inheritance Disputes, How is the Settlement of
Islamic Inheritance Disputes in the Religious Courts, and What Is the Proof of
Examination in Islamic Inheritance Dispute .
The research method that the author uses is a type of empirical research
that is a research method that examines the study of documents, which uses
various secondary data such as regulations, legislation, court decisions, legal
theory and can also be in the opinion of scholars.
The results of this research are that the use of proof of local examination
is regulated in the Supreme Court Number 7 of 2001 concerning local
examination. Based on a circular which basically allows the head of the panel of
judges to hold a local examination in examining civil disputes where the object of
dispute is immovable property, namely land, Settlement of Islamic Inheritance
Disputes in the Religious Courts is mediated between the two parties, Proof of
Examination in the Islamic Welfare Dispute , in this case Proofing is one of the
most important aspects brought in and prepared by the parties (Plaintiffs and
Defendants) in proving the truth of a legal event. So the position in the proof has
a very important meaning in the Islamic inheritance disput
Kepemimpinan Kepala Ruangan dan Kepuasan Kerja Perawat Pelaksana
Background: Job satisfaction is a subjective state based on a comparison of what is actually received by a person from his job compared to what is expected. The study aims to see description of job satisfaction of nurses and to see the relationship between the leadership of the head of the room with the work satisfaction of the implementing nurses in the inpatient room of Batam Hospital. Method: This type of research is analytic descriptive with cross sectional approach. Samples are all nurses in the inpatient room RSBK with a sample of 88 people, with sampling techniques, total sampling. Results: The results of the bivariate chi-square statistical test showed the results of a significant relationship between leadership and the work satisfaction of implementing nurses. Conclusion: Nursing management is expected to always control and conduct training related to nursing leadership (leadership training for the head of the room
Formulasi Fish Loaf Bandeng (Chanos chanos) dengan Perbandingan Tepung Maizena dan Susu Skim yang Berbeda
ABSTRAK Wahyuni, Y. 2015. Formulasi Fish Loaf Bandeng (Chanos chanos) dengan Perbandingan Tepung Maizena dan Susu Skim Yang Berbeda. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Aisyah Larasati, ST., MT., MIM. Ph.D., (II) Ir. Issutarti, M.P. Kata Kunci: Tepung Maizena, Susu Skim, Fish Loaf Bandeng Tepung maizena merupakan sumber karbohidrat yang mengandung amilosa dan amilopektin yang memiliki kemampuan mengikat air sehingga mempengaruhi kestabilan viskositas dan konsentrasi gel terhadap tekstur. Susu skim mengandung protein yang berfungsi sebagai bahan pengikat air terhadap fish loaf bandeng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan tepung maizena dan susu skim untuk menghasilkan fish loaf bandeng. Penggunaan tepung maizena dan susu skim dengan formulasi terbaik diharapkan memiliki mutu organoleptik dan kandungan gizi yang sesuai dengan kisaran Standar Nasional Indonesia (SNI) meat loaf. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perbandingan tepung maizena:susu skim 1:1, 1:2 dan 1:3 dengan dua kali pengulangan. Analisis yang dilakukan meliputi Uji Fisik (Tekstur), Uji kimia (Protein, Lemak, Kadar Abu, Kadar Air dan Karbohidrat), Mutu Organoleptik (Mutu Hedonik dan Uji Hedonik). Data dianalisis menggunakan One-Way ANOVA (Analysis Of Variance), jika terdapat perbedaan antar perlakuan maka dilanjutkan dengan Duncan Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tepung maizena dan susu skim 1:1, 1:2 dan 1:3 menyebabkan perbedaan yang signifikan terhadap kandungan protein fish loaf bandeng, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kandungan lemak, kadar abu, kadar air dan kandungan karbohidrat fish loaf bandeng. Perbandingan tepung maizena dan susu skim yang berbeda menyebabkan perbedaan yang signifikan terhadap sifat mutu hedonik rasa, warna dan aroma, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap sifat mutu hedonik tekstur. Perbandingan tepung maizena dan susu skim yang berbeda juga tidak menyebabkan perbedaan yang signifikan terhadap hasil sifat hedonik. Formulasi terbaik fish loaf bandeng didapat dari rasio tepung maizena dan susu skim 1:2. Tekstur terbaik diperoleh dari fish loaf bandeng yang menggunakan rasio 1:2 yaitu 21,25 N. Rasio 1:2 memiliki kandungan kimia protein sebesar 19,88%, karbohidrat sebesar 6,88%, lemak sebesar 7,66%, kadar air sebesar 62,79% dan kadar abu sebesar 2,79%. Secara keseluruhan kandungan kimia fish loaf bandeng sudah mendekati kisaran Standar Nasional Indonesia (SNI) meat loaf.
Kepatuhan Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) Persalinan pada Bidan di Semarang
Kepatuhan Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) Persalinan pada Bidan di Semarang
Ida Wahyuni dan EkawatiOccupational Safety and Health Department, Faculty of Public Health Diponegoro UniversityCorresponding author: [email protected]
ABSTRAKBidan seperti halnya pekerja menghadapi risiko penyakit akibat kerja. Risiko ini meningkat karena bidan berhubungan dengan cairan tubuh ibu hamil/bersalin seperti darah dan ketuban. Penggunaan alat pelindung diri sangat diperlukan untuk meminimalisir risiko tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada bidan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Responden adalah semua bidan di puskesmas perawatan sejumlah 73 orang. Data didapatkan berdasarkan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% bidan mencuci tangan dan mengenakan sarung tangan saat menangani pasien. Sebanyak 87,8% mengenakan masker; 35,1% mengenakan kacamata; dan hanya 6,8% mengenakan topi. Bidan perlu meningkatkan kepatuhan pemakaian alat pelindung diri untuk masker, kacamata dan topi.Kata Kunci: kepatuhan pemakaian alat pelindung diri, bidanCompliance of Personal Protective Equipment (PPE) Use for Midwives in Semarang Ida Wahyuni dan EkawatiOccupational Safety and Health Department, Faculty of Public Health Diponegoro UniversityCorresponding author: [email protected]
ABSTRACTMidwives as well as workers face the risk of occupational diseases. This risk increases because the midwife exposed to body fluids of pregnant / maternal women such as blood and amniotic fluid. Personal protective equipment is necessary to minimize the risk. The purpose of this study was to describe the compliance of personal protective equipment use on midwife. This was descriptive research with cross-sectional approach. Respondents were all midwives in the primary health care, there were 73 peoples. Data were obtained based on questionnaires. The results showed that 100% of midwives washed hands and put on gloves when handling patients. There were 87.8% of midwifves wear masks; 35.1% wear glasses and only 6.8% wear a hat. Midwives need to improve compliance with the use of personal protective equipment for masks, goggles and hats.Keywords: compliance of personal protective equipment, midwif
Hubungan antara Indeks Massa Tubuh Ibu dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit Pendidikan Prof DR Chairuddin Panusunan Lubis Medan
Background. The mother's nutritional status, such as body mass index, plays a significant role in the baby's condition. One of the factors that increases morbidity and mortality rates in newborn babies is Low Birth Weight (LBW). Mothers who have a low Body Mass Index (BMI) and mothers who have an excessive BMI both have the possibility of giving birth to babies with abnormal weight. Objective. This research was to determine the relationship between maternal body mass index and newborn baby weight at Prof. Dr. Chairuddin Panusunan Lubis Medan Teaching Hospital. Method. This research is analytical with a retrospective approach. The research population was all mothers giving birth at Prof. Dr. Chairuddin Panusunan Lubis Medan Teaching Hospital. The data collection method uses medical record data. The sampling method uses a consecutive sampling technique. Results. The results of research at the Prof. Dr. Chairuddin Panusunan Lubis Medan Teaching Hospital found as many as 56 mothers, the majority of mothers' BMI was type 1 obesity, namely 34 people, and the majority of newborn babies' weight was standard, there were 52 babies, but there were still four low weight babies found, the weight of the heaviest baby was 3710 grams, and the lowest is 2010 grams. The relationship between maternal body mass index and newborn baby weight at Prof. Dr. Chairuddin Panusunan Lubis Medan Teaching Hospital showed that the value was insignificant, with a p-value = 0.055. Conclusion. There was no significant relationship between the mother's body mass index and the newborn's weight at Prof. Dr. Chairuddin Panusunan Lubis Medan Teaching Hospital.70 PagesSkripsi Sarjan
Benih Interaksi: Merancang Pusat Pertanian Multifungsi sebagai Tempat Pertemuan Komunitas dan Destinasi Wisata di Serdang Bedagai
Serdang Bedagai, a regency in North Sumatra, Indonesia, possesses a unique landscape characterized by its coastal location and extensive rice fields. This region holds significant potential as a sustainable and distinctive tourism destination. This research, titled "SEEDS OF INTERACTION: DESIGNING A MULTI-PURPOSE FARMING CENTER AS A COMMUNITY GATHERING AND TOURIST DESTINATION IN SERDANG BEDAGAI," aims to explore and develop a multi-purpose farming center that serves as both a hub for community interaction and a tourist attraction.
The chosen site is situated along the coastline, the region’s main attraction, and is surrounded by fertile rice fields. This setting presents an opportunity to integrate sustainable farming with community engagement and tourism. The primary objective of this research is to create a farming center model that simultaneously benefits the local community and attracts visitors.
The proposed multi-purpose farming center will function as a platform for knowledge exchange, active farmer participation, and agricultural education. It will foster community collaboration, allowing local farmers to interact, share experiences, and enhance their skills in a setting that promotes sustainable agriculture.
Furthermore, the center will serve as a tourist destination offering a unique agricultural experience. Visitors will have the opportunity to participate in farming activities, learn about rice cultivation, and enjoy fresh agricultural products. This initiative is expected to positively impact the local economy by increasing tourist influx and generating additional income for farmers.
The design of this center will adhere to sustainable architectural principles, optimizing resource use, incorporating environmentally friendly technologies, and integrating strategies that enhance social and economic well-being. Additionally, local cultural elements will be embedded in the design to preserve and promote the region’s identity.
This research carries significant implications for the community of Serdang Bedagai. The establishment of a sustainable multi-purpose
viifarming center will create employment opportunities, improve farmers' quality of life, raise awareness of sustainable agriculture, and strengthen local culture. Moreover, by attracting tourists, the regional economy will experience growth, benefiting the entire community.
In conclusion, this research envisions a farming center that fosters community interaction and sustainability while promoting the natural tourism potential of Serdang Bedagai.172 PagesSkripsi Sarjan
ANALISIS PELAKSANAAN CREW CHANGE AHTS. DIAN HORIZON PADA PT. DIAN BAHARI SEJATI
ABSTRAKSI
Kharisma Ade Yulia, 2021, NIT: 541711306479 K: “Analisis Pelaksanaan Crew Change AHTS Dian Horizon pada PT. Dian Bahari Sejati”, Skripsi Program TALK, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing: (I) Okvita Wahyuni, S.ST., M.M. (II) Capt. Dwi Antoro MM, M. Mar.
Di PT. Dian Bahari Sejati masih terdapat pelaksanaan crew change yang belum berjalan dengan baik. Perusahaan telah melakukan upaya perbaikan terkait permasalahan tersebut, namun belum membuahkan hasil yang maksimal. Maka penulis melakukan penelitian yang membahas permasalahan: Bagaimana prosedur pelaksanaan crew change AHTS. Dian Horizon pada PT. Dian Bahari Sejati?; Apa yang menjadi kendala dalam pelaksanaan crew change AHTS. Dian Horizon?; Bagaimana upaya untuk mengatasi kendala crew change AHTS. Dian Horizon?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustraka. Sedangkan teknik analisis mengunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data dilakukan triangulasi metode.
Hasil dari penelitian ini adalah prosedur pelaksanaan crew change AHTS Dian Horizon pada PT. Dian Horizon Sejati: Monitor status crew tour of duty kapal; Planning pergantian crew sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan pihak exxon; Pengecekan semua dokumen crew standby; Konfirmasi perihal Planning crew change kepada pihak terkait; Penjadwalan crew change kapal Dian Horizon; Pemberangkatan crew join. Kendala dalam pelaksanaan crew change AHTS Dian Horizon pada PT. Dian Horizon Sejati: Overdue/kelebihan waktu kontrak kerja oleh crew kapal dari waktu yang disepakati; Crew kapal yang standby tidak dapat kembali bekerja/join; Sulitnya mencari new candidate/calon crew baru sesuai standar kecakapan; Pelamar tidak memenuhi kuota karena kurangnya promosi perusahaan. Upaya untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan crew change AHTS Dian Horizon pada PT. Dian Horizon Sejati: Melakukan promosi perusahaan untuk mendapatkan calon pelamar yang lebih banyak; Memperbaiki SOP terhadap pelayanan crew di kapal Dian Horizon
GAMBARAN KADAR ASAM URAT DARAH SESUDAH MENGKONSUMSI VITAMIN C
POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG JURUSAN ANALIS KESEHATANKARYA TULIS ILMIAH, MEI 2020RISDITA BRILLIANI TIARA TUNGGA DEWI, DIBAWAH BIMBINGAN NURUL QOMARIYAHGAMBARAN KADAR ASAM URAT DARAH SESUDAH MENGKONSUMSI VITAMIN C.ABSTRAKLatar Belakang: Vitamin C dikenal dapat menurunkan asam urat pada tubuh manusia. Asupan vitamin C yang tinggi baik dari sumber makanan dapat meningkatkan laju filtrasi glomerulus yang akan meningkatkan ekskresi asam urat melalui urin. Pada laki-laki pengeluaran asam urat lebih sulit dibanding perempuan karena tidak ada faktor hormone estrogen. Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran kadar asam urat darah sesudah mengkonsumsi vitamin C. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observarsional dengan kriteria penilaian deskriptif kuantitatif melalui pendekatan literaturHasil Penelitian : Pada penelitian yang dilakukan oleh Yulia Wahyuni,dkk (2017) hasil uji korelasi pearson menunjukan hasil negatif artinya peningkatan asupan vitamin C menurunkan kadar asam urat darah. Pada penelitian yang dilakukan Firaz S.Azzeh et.al (2013) terdapat penurunan kadar asam urat pada kelompok hiperurisemia sebesar 0,78 mg/dl dan peningkatan kadar asam urat sebesar 0,3 mg/dl pada kelompok gout hal ini karena kemungkinan kurangnya dosis vitamin C yang seharusnya diberikan untuk penderita gout. jurnal Mutakin (2004) disebutkan bahwa pada jam ke-8 pengeluaran asam askorbat 500 mg melalui urin sebesar 60,1%. Berdasarkan penelitian Yulia wahyuni, dkk (2017) dan Firaz S. Azzeh et.al (2013) didapatkan bahwa pengkonsumsian vitamin C dapat menurunkan kadar asam urat darah.Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang sudah ada disimpulkan bahwa terdapat penurunan kadar asam urat darah sesudah mengkonsumsi vitamin C.Kata Kunci: Asam Urat, Asam Askorbat, Vitamin C
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DAN TERINTEGRASI NILAI ISLAM PADA SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU DI KOTA PEKANBARU
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE, (Analysis, Design, Development, Implementation and Depvelpoment). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Contextual Teaching And Learning (CTL) dan Terintegrasi Nilai Islam Pada siswa kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu Di Kota Pekanbaru yang valid dan praktis. Penelitian ini dilakukan di tiga Sekolah Dasar Islam Terpadu, SDIT Tiara Islamic School, SDIT Fadhilah dan SDIT Aulia Cendikia Islamic School di Kota Pekanbaru, Riau. Penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu untuk uji coba kelompok kecil, diambil sampel sebanyak 9 orang peserta didik yang terdiri dari 3 orang peserta didik dari SDIT Tiara Islamic School, 3 orang peserta didk dari SDIT Fadhilah , dan 3 orang peserta didik dari Aulia Cendikia Islamic School. Adapun Subjek penelitian ini adalah para ahli materi dan media yang berasal dari dosen dan guru serta peserta didik SDIT Tiara Islamic School, SDIT Fadhilah Pekanbaru, dan Aulia Cendikia Islamic School Kota Pekanbaru, Riau. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil uji validitas, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Contextual Teaching And Learning (CTL) dan Terintegrasi Nilai Islam untuk peserta didik dan persentase tingkat kevalidan LKPD. Uji Kepraktisan respon siswa dengan kategori “sangat praktis” dan respon guru dengan kategori “sangat praktis”. Dapat disimpulkan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Contextual Teaching And Learning (CTL) dan Terintegrasi Nilai Islam Sekolah Dasar Islam Terpadu Di Kota Pekanbaru sangat valid dan sangat praktis sehingga layak untuk digunakan oleh peserta didik kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT).
Kata Kunci: LKPD, Contextual Teaching And Learning (CTL),Terintegrasi Nilai Islam
Studi Pengaruh Value Chain Terhadap Competitive Advantage Pada Badan Usaha Yang Bergerak Di Bidang Industri Air Mineral Di Jawa Timur
Perkembangan industri di Indonesia pada umumnya dan Jawa Timur
khususnya pada dekade terakhir ini sangatlah pesat. Hal ini dapat dilihat
dari banyaknya jumlah industri dari tahun ke tahun. Keadaan tersebut
memaksa badan usaha untuk mempunyai keunggulan kompetitif
dibandingkan pesaingnya yang semakin banyak. Keunggulan kompetitif ini
juga yang menentukan tingkat keuntungan badan usaha. Hal ini dibuktikan
oleh suatu penelitian berdasarkan PIMS (Profit Impact of Market Strategy)
data base, yang menunjukkan bahwa badan usaha yang mempunyai
keunggulan kompetitiflah yang mempunyai tingkat keuntungan di atas rata rata
tingkat keuntungan badan usaha lain dalam industrinya. Oleh karena itu
pihak manajemen badan usaha dituntut untuk terus menerus berusaha
mencapai keunggulan kompetitif, misalnya dengan mendayagunakan
keahlian dan tehnologi, maupun dengan perbaikan dalam bidang akuntansi
manajemen ..
- …
