Scientific Journals of Fort De Kock University
Not a member yet
    1084 research outputs found

    EFEKTIVITAS TERAPI BERMAIN ”BEAT THE CLOCK” UNTUK MENINGKATKAN ATENSI PADA ANAK DENGAN KECENDERUNGAN KESULLITAN PEMUSATAN PERHATIAN ( INANTENTIVE PRESENTATION)

    Full text link
    Kesulitan pemusatan perhatian merupakan bagian dari gangguan Attention Defisit Hiperactivity Disorder (ADHD). Gejala ini didapatkan dengan asesmen psikologis, yaitu melalui wawancara, observasi, dan pengecekan ceklis karakteristik ADHD pada anak sesuai dengan kriteria ADHD pada Diagnostic And Statistical Manual of Mental Disorder (DSM) 5. Kesulitan pemusatan perhatian ini dapat berakibat anak tidak dapat mempertahankan fokus, kesulitan memperhatikan hal detail dan tidak dapat menyelesaikan tugas. Dalam hal akademik, kesulitan pemusatan perhatian akan memengaruhi proses belajar karena tidak dapat fokus mendengarkan dan cenderung mudah lupa, sehingga mengakibatkan penurunan performa akademik dan penurunan motivasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan khusus agar dapat meningkatkan rentang perhatian anak tersebut. Salah satu penanganan yang dilakukan adalah dengan melakukan terapi bermain “beat the clock” yang dapat meningkatkan durasi perhatian serta konsentrasi. Berdasarkan hasil intervensi, terapi bermain ini dapat meningkatkan rentang perhatian anak, sehingga ia dapat duduk tenang lebih lama dari sebelumnya, serta dapat menyelesaikan tugas yang diberikan

    ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS KABUPATEN SOLOK SELATAN

    Full text link
    Puskesmas merupakan organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat. Tujuan penelitian untuk menganalisis gambaran Kualitas Pelayanan Kesehatan Puskesmas di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Solok SelatanTahun 2023. Metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu Bidan dan Perawat PNS yang bertugas di Puskesmas se- Kabupaten Solok Selatan yaitu sebanyak 274 orang dan jumlah sampel dengan pendekatan slovin dengan teknik simple random sampling yaitu sampel yang diambil sebanyak 73 sampel. Penelitian dilaksanakan pada bulan November –Desember 2022. Analisa data menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lebih dari separuh responden yaitu sebanyak 45 responden (61,6%) menyatakan SDM sudah sesuai standar. Lebih dari separuh responden yaitu sebanyak 43 responden (58,9%) memiliki motivasi yang positif, 54 responden (74%) memiliki masa kerja yang sesuai, 38 responden (52,1%) mengaku tidak pernah diberikan pelatihan dan 73 responden (100%) sudah menyatakan sarana prasarana sudah sesuai dalam kualitas pelayanan kesehatan puskesmas di Wilayah kerja Dinkes Kabupaten Solok Selatan. Diharapkan tenaga kesehatan bekerja sesuai dengan tanggung jawab masing-masing untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk kedepannya

    Nurses' Knowledge Level in Fall Risk Assessment in the Inpatient Wards of a Private Hospital, Pekanbaru

    Full text link
    Background: Patient Safety Goal (PSG) 6 related to the risk of falls is still a worrying issue, especially for hospitalized patients in hospitals. One of the efforts to minimize the risk of falls is through knowledge. Previous research found that nurses' knowledge about patient safety still varies in various hospitals in general and hospital service units in particular.Purpose: The purpose of this study was to analyze nurses' knowledge level in fall risk assessment in the inpatient room of a private hospital in Pekanbaru.Methods: This research is a quantitative study with a descriptive approach, conducted from August 2024 to January 2025. The sampling technique used is accidental sampling, with a total sample of 68 nurses working in inpatient wards. The instrument used is a questionnaire on nurses' knowledge of patient safety.Results: The results of this study show that almost all respondents are in the age range of 18 to 40 years, with a total of 54 respondents (79.4%), almost all respondents are female, as many as 56 people (82.4%). In terms of education, more than half of the respondents had a Diploma educational background, with a total of 39 people (57.4%). The results showed that almost all nurses involved in this study had good knowledge about patient safety with a total of 64 nurses (94.1%).Conclusion: Nurses' knowledge about patient safety is quite good. However, it is important to continue to improve nurses' knowledge and awareness through training and continuing education to minimize the risk of falls in the hospital.

    HUBUNGAN JENIS KELAMIN, USIA, TINGGI SADEL DAN DURASI PESEPEDA TERHADAPAT RESIKO TERJADINYA NYERI PUNGGUNG BAWAH

    Full text link
    ABSTRACT :According to Clarsen et al (2010) back pain is a disease that usually felt by cyclists, in his research 45% of professional cyclists experienced low back pain barriers and 20% reduced cycling activities to recover low back pain. Based on observations, it was found that the bikes of paliko bicycle club felt pain in the back to the foot area when playing a bicycle. The purpose of the study was to determine Factors Related to Lower Back Pain in Bikers of Paliko Payakumbuh 2021 Cyclist. The type of this study was descriptive analytic with cross sectional approach. The population was all members of the Bikes of Paliko bicycle club. By using total sampling technique, 30 people were chosen as the samples. The data were collected through questionnaires and it was analyzed by univariate analysis.The results of the univariate study showed that 10 (33.3%) respondents said they had mild pain in low back pain, 15 (50%) had moderate pain and 5 (16.7%) had  severe pain, 20 (66.7%) were men and 10 (33.3%) were female, 16 (53.3%) were adolescent age and 14 (46.7%) were adult age, 22 (73.3%) non-ergonomic saddle height and 8 (26.7%) ) ergonomics, 4 (13.3%) short duration and 26 (86.7%) long. Then, there was a significant relationship between saddle height and the occurrence of low back pain in cyclists (p-value 0.043) and there was no relationship between gender (p-value 0.223), age (p-value 0.765) and duration (p-value 0.562) with lower back pain.From the results of the study, it can be concluded that there was a relationship between saddle height and low back pain in cyclists and there was no relationship between gender, age and duration of occurrence of low back pain in cyclists at the Bikes of Paliko Payakumbuh Bike Club 2021.Keywords                     : Low Back Pain, Gender, Age, Saddle Height and Duration

    PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS CARPAL TUNNEL SYNDROME (CTS) DENGAN MODALITAS ULTRASOUND(US) DAN TERAPI LATIHAN

    Full text link
    Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah entraptment neurophaty yang terjadi akibat adanya penekanan nervus medianus pada saat melalui terowongan karpal di pergelangan tangan tepatnya di bawah  fleksor retinaculum. Tujuan : Untuk mengetahui pelaksanaan fisioterapi dalam mengurangi keluhan nyeri, gangguan sensibilitas berupa kesemutan, meningkatkan LGS, meningkatkan kekuatan otot dan kemampuan otot dan kemampuan fungsional tangan pada kasus Carpal Tunnel Syndrome Dextra dengan menggunakan modalitas Ultrasound (US) dan Terapi Latihan. Metode : Studi kasus dilakukan dengan pemberian modalitas Ultrasound (US) dan Terapi Latihan dilakukan selama 5 kali terapi. Hasil : Setelah dilakukan 5 kali terapi diperoleh hasil sebagai berikut sebagai berikut: nyeri diam T0= tidak nyeri (nilai 1)  pada T5= tidak nyeri (nilai 0), nyeri gerak T0=nyeri cukup berat (nilai 4) pada T5= nyeri ringan (nilai 2), nyeri tekan T0=nyeri cukup berat (nilai 6) pada T5 = nyeri tidak begitu berat (nilai 4)., kekuatan otot ekstensor wrist dextra T0= 4, pada T5= 5, Fleksor wrist dextra T0=4 pada T5=5, ulnar deviasi,radial deviasi  T0=5 pada T5= 5, Lingkup Gerak Sendi wrist aktif bidang sagital T0= (60-0-50)o  pada T5 = (55-0-60)o , bidang frontal T0 =(20-0-30)o , pada T5= =(23-0-33

    Caring Behavior of Caregivers During The Satisfy of Basic Needs in The Elderly

    Full text link
    Background: Entering old age, a person experiences a process of changing body functions both physically and psychologically, which can cause the elderly to have difficulty in achieving their basic needs. The Caring behavior is a form of support that caregivers can provide to the elderly in an effort to protect, improve, maintain, or devote a sense of humanity by helping someone achieve a better aspect. This study aimed to determine the caring behavior of caregivers in satisfying basic needs for the elderly at West Sumatera Province in 2022. Methods: This study was conducted from March until July in 2022. The type of this study was quantitative by using a descriptive study. The population of this study was all the elderly as recipients of caring behavior directly from caregivers. By using total sampling, 53 people were chosen as the sample. The data was collected by using a questionnaire about the caring behavior of caregiver. Results: From the results, it was found that as many as 33 people (62.3%) of respondents stated that the caring behavior of caregivers was included in the good category. Conclusion: From the results of this study, it is expected that caregivers can improve the process of caring for the elderly in achieving more optimal basic satisfy through effective communication between caregivers and the elderly

    PENGARUH CARIOCA EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN ANAK LAKI-LAKI USIA 8-10 TAHUN

    Full text link
    Agility is an individual's ability to change positions in certain areas. Individuals who can move to different positions at great speed and maximize good body coordination have good personal agility. This study aims to see the effect of Carioca exercise in increasing agility in boys aged 8-10 years. This type of research is quantitative using a quasi-experimental research design with one group pre and posttest design. The sample collection technique used a purposive sampling method with a total of 10 samples that met the inclusion criteria. The intervention was given 12 times with 1 rest day for 4 weeks with training 3 times a week. Increased agility was measured using the Illinois Agility Run Test. The results of univariate analysis showed that the average agility before carioca exercise intervention was 22.22 and the average agility after being given carioca exercise was 19.71. Bivariate results show that there is a difference in average agility with a P value = 0.000<a (0.05). Therefore, it is recommended that schools integrate the carioca exercise intervention method into sports learning at school to increase student agility

    ANALISIS DETERMINAN PERILAKU PEMBUANGAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KECAMATAN BONJOL, KABUPATEN PASAMAN

    Full text link
    ABSTRAKLatar Belakang: Sampah rumah tangga merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, tetapi sering kali kurang mendapat perhatian yang serius. Timbulan sampah di Kabupaten Pasaman menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2022 sebanyak 44,253.04 ton/tahun, dan pada tahun 2023 meningkat menjadi 44,884.05 ton/tahun, yang didominasi oleh sampah organik. Pengelolaan sampah masih belum optimal karena kegiatan masih terbatas pada pengumpulan, pengangkutan, dan pembuangan ke tempat pembuangan akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pembuangan sampah Rumah Tangga (RT).Metode: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain cross-sectional. Sampel diambil secara acak (random sampling) terhadap 100 kepala keluarga. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square (p ≤ 0,05).Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku pembuangan sampah rumah tangga (p = 0,005; OR = 5,71). Ketersediaan sarana pembuangan sampah juga signifikan (p = 0,0005; OR = 5,902).Kesimpulan: Diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat serta penyediaan fasilitas pembuangan yang memadai untuk memperbaiki perilaku pembuangan sampah rumah tangga di Bonjol, Kabupaten Pasaman.Kata kunci: Persepsi, ketersediaan sarana, Perilaku pembuangan sampah, rumah tangga

    PENGARUH PEMBERIAN METODE BOBATH TERHADAP KEMANDIRIAN AKTIVITAS SEHARI-HARI PASIEN PASCA STROKE NON HEMORAGIK DI RS OTAK DR. DRS. M. HATTA BUKITTINGGI

    Full text link
    Stroke   non   hemoragik   adalah   aliran   darah   ke   otak   yang   terhenti   karena timbunan  plak  atau  bekuan  darah  yang  menyumbat  suatu  pembuluh  darah  melalui proses  aterosklerosis.  Metode  bobath  yaitu  salah  satu  metode  yang  berorientasi  pada aktivitas  pola  gerak  normal  dengan  meningkatkan  kemampuan  kontrol  postural  dan gerak-gerakan   yang   selektif.   Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui   pengaruh pemberian   metode   bobath   terhadap   kemandirian   aktivitas   sehari-hari   pasien   pasca stroke non hemoregik Di RS Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi. Jenis penelitian ini menggunakan   desain   Quasi   Experiment   dengan   metode   one   group   pretest-posttest. Jumlah   populasi   pasien   sebanyak   2,379   orang   dengan   sampel   sebanyak   10   orang. Penelitian  ini  dilakukan  selama  4  minggu.  Dari  10  orang  sampel  memiliki  rata-rata nyeri  sebelum  pemberian  intervensi  1.60  dengan  nyeri  minimum  1  maksimum  2.  Dan rata-rata setelah pemberian intervesni 5.40 dengan nyeri minimum 4 dan maksimum 6. Disimpulkan    terdapat    pengaruh    pemberian    metode    bobath    terhadap    kemandirian aktivitas  sehari-hari  pasien  pasca  stroke  non  hemoregik  Di  RS  Otak  DR.  Drs.  M. Hatta  Bukittinggi  Tahun  2023

    STRATEGI INVESTIGASI KONTAK DENGAN PENDEKATAN “SAAYUN SALANGKAH”DALAM PENEMUAN KASUS TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS LAMPASI KOTA PAYAKUMBUH TAHUN 2022

    No full text
    Indonesia merupakan negara nomor dua dengan beban tertinggi akibat Tuberkulosis (TB) di dunia setelah India, tercatat 1,02 juta kasus di tahun 2021. Penemuan suspek dan kasus TB di Kota Payakumbuh sejak tahun 2018 tidak pernah mencapai target. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui  Strategi Investigasi Kontak Dengan Pendekatan Saayun Salangkah Dalam Penemuan Kasus TB di Puskesmas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan yang diteliti berjumlah 17 orang. Observasi terhadap subjek sebelum dilakukan perlakuan, kemudian dilakukan perlakuan dan dilanjutkan dengan observasi  dengan instrumen yang sama. Desain ini menggunakan satu kelompok, tanpa kelompok kontrol. Analisa kualitatif menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan program TB berpedoman kepada peraturan dari pusat (kementerian kesehatan), dana dan sarana prasarana mencukupi, Tenaga masih kurang, perencanaan dan evaluasi, pelaksanaan investigasi kontak belum berjalan dengan baik, sebelum penelitian dilakukan belum didapatkan suspek dan kasus baru TB dari investigasi kontak, setelah penelitian dilaksanakan didapatkan suspek sebesar 14,4%. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah Strategi Investigasi Kontak Dengan Pendekatan Saayun Salangkah Dalam Penemuan Kasus TB cukup efektif dalam penemuan suspek. Disarankan untuk dapat membuat regulasi, SOP untuk kegiatan investigasi kontak TB, pelatihan kader dan tenaga kesehatan, membentuk tim investigasi kontak, pengaanggaran khusus kegiatan investigasi kontak TB, melibatkan kader dan pembina wilayah dalam perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi kegiatan investigasi kontak TB.Kata kunci : Investigasi Kontak TB, Saayun Salangkah, penemuan suspek dan kasus T

    970

    full texts

    1,084

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Scientific Journals of Fort De Kock University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇