257 research outputs found

    PENGARUH PENGAWASAN, KONDISI KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN BAGIAN WORKSHOP PADA PT. LUTVINDO WIJAYA PERKASA PEKANBARU

    Full text link
    ABSTRAK PENGARUH PENGAWASAN, KONDISI KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN BAGIAN WORKSHOP PADA PT. LUTVINDO WIJAYA PERKASA PEKANBARU Oleh: AFRI YENDRA 11671102312 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengawasan, kondisi kerja dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja karyawan bagian workshop pada PT. Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru. Responden dalam penelitian ini berjumlah 49 orang dengan menggunakan metode teknik sensus. Dengan analisis data dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode regresi linear berganda dan data tersebut dianalisis dengan menggunakan program aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil peneltian ini menunjukkan bahwa pengawasan berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan bagian workshop pada PT. Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru . Kondisi kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan bagian workshop pada PT. Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru. Pengembangan karir berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan bagian workshop pada PT. Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru. Secara simultan variabel pengawasan, kondisi kerja dan pengembangan karir berpengaruh signifikan te rhadap variabel kepuasan kerja karyawan bagian workshop pada PT. Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru.. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,635. Hal ini menunjukkan bahwa variabel pengawasan, kondisi kerja dan pengembangan karir secara keseluruhan memberikan pengaruh sebesar 63,5% terhadap kepuasan kerja, Sedangkan sisanya sebesar 36,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Pengawasan, Kondisi Kerja, Pengembangan Karir dan Kepuasan Kerj

    SISTEM PANEL KONTROL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO

    Full text link
    Yendra Ekyawarni. 2019. Sistem Panel Kontrol Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro. Laporan Tugas Akhir. Institut Teknologi Nasional Malang. Fakultas Teknologi Industri. Teknik Mesin Diploma Tiga. Dosen Pembimbing : Ir. Achmad Taufik.,MT. Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah suatu pembangkit skala kecil yang memanfaatkan energi potensial dari aliran air sebagai sumber tenaga penggerak seperti saluran irigasi, sungai ataupun air terjun. Kampus ITN Malang mempunyai sungai dibelakang himpunan mesin D3, oleh karena itu kami memanfaatkan sungai tersebut guna menambah suplai listrik hususnya dibagian himpunan mesin D3. Metode perencanaan sistem Panel Kontrol PLTMH dilakukan setelah kita melakukan pembangunan penyempitan sungai dengan jarak 250 cm, lebar 35 cm dan tinggi penyempitan 25 cm. Dengan demikian ukuran diameter kincir air yang akan kita gunakan adalah 110 cm dengan lebar 25 cm. Jumlah sudu yang diperlukan sebanyak 16 sudu. Pengisian Aki 12 Volt DC menggunakan alternator akan diubah menjadi tegangan AC oleh sebuah Inverter dengan kapasitas 300 watt. Hasil kapasitas muatan listrik yang diperoleh dari PLTMH yang kami buat yaitu 300 watt, mampu mensuplai listrik selama 9 jam. Kata Kunci : Panel Kontrol, Mikrohidro

    HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN ILMU NAHWU TERHADAP KEMAMPUAN MENERJEMAH TEKS ARAB SANTRI PONDOK PESANTREN DAARUN NAHDHAH THAWALIB BANGKINANG

    Full text link
    ABSTRAK Rio Elvha Yendra, (2021): Hubungan Antara Penguasaan Ilmu Nahwu Terhadap Kemampuan Menerjemah Teks Arab Santri Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang Penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara penguasaan ilmu Nahwu terhadap kemampuan menerjemah teks Arab santri Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang. Objek Penelitian ini adalah penguasaan ilmu Nahwu dan kemampuan menerjemah teks Arab. Sedangkan subjek penelitian ini adalah santri Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah tes. Populasi penelitian adalah santri Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang, dengan sampel santri kelas VIII A, B, C Mts Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang. Dalam menganilisis data peneliti menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment dengan menggunakan aplikasi SPSS 23.0 for windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) 0,016 < 0,05 (Ha diterima dan Ho ditolak). Ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara penguasaan ilmu Nahwu dan kemampuan menerjemah teks Arab. Dapat disimpulkan bahwa penguasaan ilmu Nahwu santri kelas VIII A, B, C Mts Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang mempengaruhi kemampuan mereka dalam menerjemah teks Arab. Kata Kunci: Hubungan, Ilmu Nahwu, Menerjemah Teks Ara

    STRUKTUR KOMUNITAS DAN DISTRIBUSI TEMPORAL SERANGGA PADA PERSEMAIAN MANGROVE CENGKRONG WATULIMO TRENGGALEK

    No full text
    ABSTRAK   Setyawan, Yendra Pratama. 2015. Struktur Komunitas dan Distribusi Temporal Serangga pada Persemaian Mangrove Cengkrong Watulimo Trenggalek. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Hadi Suwono, M.Si (II) Drs. H. Agus Dharmawan, M.Si   Kata kunci: Struktur komunitas, Distribusi temporal, Serangga, Persemaian mangrove Cengkrong. Ekosistem mangrove merupakan salah satu tipe ekosistem yang tumbuh di daerah pasang surut, ekosistem ini memiliki fungsi yang sangat penting. Selain berfungsi sebagai kawasan konservasi pesisir, ekosistem mangrove juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga perlu adanya konservasi yang berkelanjutan. Rendahnya kualitas bibit mangrove di kawasan mangrove Cengkrong diakibatkan oleh serangan serangga yang merugikan, hal tersebut menjadi latar belakang dari peneliti untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi eksplorasi. Pengumpulan data menggunakan Aspirator dan Swing net, pengambilan data dengan tiga kali ulangan. Penentuan kuadran dengan Purpossive sampling dengan tiga kali pengambilan. Kuadran  memiliki ukuran 1m x 1m dengan sisi ditutupi jaring. Berdasarkan  sampel serangga yang ada, maka diperoleh 7 ordo, 14 famili, 16 genus, dan 18 spesies serangga. Terdapat tigajenis serangga yang memiliki peranan penting dalam keberhasilan persemaian mangrove, yaitu Dendroctonus pseudotsugae, Atractomorpha crenulata, dan Patanga japonica, ketiga spesies tersebut bersifat merugikan (fitofagus). Data distribusi temporal menunjukkan jumlah kunjungan serangga yang paling tinggi dijumpai pada pengamatan siang hari. Dari hasil regresi antara INP dengan abiotik menunjukkan tidak ada hubungan antara faktor abiotik dengan INP serangga pada persemaian, faktor utama yang mempengaruhi adalah melimpahnya bibit mangrove sebagai makanan serangga

    KIAS DALAM TAMBO MINANGKABAU

    No full text
    Dunia realitas suatu masyarakat bahasa dibangun berdasarkan kebiasaan berbahasa mereka. Oleh sebab itu setiap masyarakat bahasa memandang dunia realitas dengan caranya sendiri (Sapir, 1949:162). Sama halnya dengan orang Minangkabau (Mk) yang juga mempunyai cara sendiri dalam mengunakan bahasa. Sesuai dengan kepribadiannya orang Mk jarang menggunakan kata dengan makna literal, terbuka atau langsung tepat pada sasarannya. Bertutur dengan menggunakan kias merupakan budaya berbahasa yang dimiliki oleh masyarakat Mk. Pola konsepsi masyarakat Mk seperti disebutkan di atas menurut Navis (1984:59) tanpaknya dibangun melalui bentuk, sifat, dan ciri alam yang dimetaforakan ke segala aspek kehidupan untuk dijadikan pengajaran dan pandangan hidup. Selanjutnya, ajaran dan pandangan hidup itu di nukilkan ke dalam petatah-petitih, petuah, mamangan dan bidal. Salah satu bentuknya adalah Tambo Minangkabau (TM)

    Pemodelan hujan Denyut Segi Empat Neyman Scott (NSRP) terbaik di semenanjung Malaysia

    No full text
    Kajian ini bertujuan mendapatkan gabungan statistik untuk pemodelan hujan kelompok berstokastik Denyut Segi Empat Neyman-Scott (NSRP) yang mampu memberikan pemadanan terbaik bagi hujan di stesen hujan Semenanjung Malaysia. Enam set gabungan statistik, yang setiap setnya mengandungi gabungan statistik momen (1, 2 dan 3) dan kebarangkalian hujan dalam selang masa yang singkat (jam) dan panjang (harian), serta empat taburan yang berbeza bagi kelebatan sel hujan (Eksponen, Campuran Eksponen, Gamma dan Weibull) telah dikaji. Penyelidikan telah dilakukan ke atas sembilan stesen hujan yang mewakili rantau yang berbeza di Semenanjung Malaysia. Hasil mendapati bahawa statistik momen ke-3 (kepencongan) tidak memberikan sumbangan yang baik dalam menjayakan model. Selang masa 1, 6 dan 24 jam didapati yang terbaik bagi statistik momen kedua (variasi) bagi menjayakan model. Kajian ini juga mendapati bahawa taburan eksponen adalah yang terbaik bagi pemodelan hujan NSRP di Semenanjung Malaysia

    Penentuan taburan terbaik daripada hujan maksimum bagi tempoh ribut (Storm) yang panjang melebihi 48 jam (MR) dan hujan maksimum tahunan (MT)

    No full text
    Kajian ini tertumpu kepada penentuan taburan terbaik untuk memodelkan siri data maksimum tahunan (MT) dan siri maksimum hujan dalam tempoh ribut yang melebihi 48 jam (MR). Data hujan setiap jam dari tahun 1970 hingga 2008 dari 4 stesen hujan di Semenanjung Malaysia telah digunakan dalam kajian ini. Kedua jenis data maksimum ini mempunyai kegunaan yang sangat baik bagi mengesan banjir di kawasan bandar terutama yang disebabkan oleh kegagalan sistem perparitan dalam menampung hujan lebat semasa tempoh ribut yang panjang, manakala kajian yang boleh meramalkan ketahanan empangan dalam masa 50 atau 100 tahun kehadapan sangat bergantung kepada penentuan taburan hujan maksimum tahunan. Pelbagai taburan yang sering digunakan bagi kajian pemodelan ekstrim digunakan untuk mendapatkan taburan yang terbaik bagi menerangkan taburan kedua jenis data hujan maksimum tersebut. Dua ujian kebagusan model telah digunakan iaitu kaedah bergraf dan kaedah PRKD. Hasil menunjukkan bahawa taburan Pearson Jenis 3 adalah yang terbaik untuk menerangkan taburan hujan maksimum tahunan pada kesemua stesen hujan yang digunakan pada kajian ini. Taburan Pareto dan Gama adalah taburan yang terbaik bagi menerangkan taburan hujan maksimum yang berlaku pada tempoh ribut yang panjang. Hasil kajian penentuan taburan terbaik bagi hujan maksimum tahunan di atas juga telah berjaya dalam meramalkan hujan maksimum yang akan berlaku untuk masa 50 dan 100 tahun yang akan datang

    Pengaruh Kepuasan dan Kepercayaan terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah Mandiri di Kota Jayapura

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepuasan dan kepercayaan terhadap loyalitas nasabah pada Bank Umum di Kota Jayapura. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey dengan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Sampel yang digunakan dalam analisis sebanyak 118. Data diolah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda yang diolah dengan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah

    UTILIZING LINGUISTIC LANDSCAPE IN ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE LEARNING

    No full text
    This study aims to explore the utilization of linguistic landscape (LL) in English as a Foreign Language (EFL) learning. This study adopts a qualitative descriptive  approach, also referred to as a theoretical review. This study examines various perspectives from relevant literature to gain deeper insights into the utilization of LL in educational contexts. The method employed involves a comparative analysis of previous LL research. The primary sources for this study include research reports, journal articles, books, and other scholarly works that explore LL as a linguistic, social, and educational phenomenon. The findings of this research highlight several key concepts and strategies that can be applied to enhance the use of LL in EFL learning. Furthermore, the results indicate that integrating LL into EFL instruction provides an authentic and contextual approach, enabling learners to develop various language skills, including: mastery of English vocabulary, comprehensive reading ability, awareness of multilingualism, understanding of social, cultural, and economic contexts, as well as the ability to conduct critical discourse analysis

    Penyusunan Produk Hukum Desa

    No full text
    xii.; 122 hal.; bibl.; 19 c
    corecore