8,246 research outputs found

    Muhammad Sang Yatim

    No full text
    Setiap Nabi memiliki kisahnya masing-masing. Setiap Nabi dipersiapkan sesuai dengan risalah dan tabiat kaumnya. Begitu pula Allah menghendaki anak yatim Mekah ini kembali menjadi yatim piatu, dalam rangka mempersiapkannya sebagai pengemban risalah.Memasuki usia enam, ibunya, Aminah wafat, yabg saat itu berusia tiga puluh tahun, dalam perjalanan keduanya mengunjungi paman-pamannya di madinah. Demikianlah bagaimana Muhammad kecil harus menjadi yatim untu kedua kalinya. Dan menghadapi kematian yang baru pertama kali dia saksikan, ibunya dalam dekapan lengannya. Ibunya meninggalkannya sendirian di tengah gurun hanya bersama pengasuhnya Ummu Aiman. Anak kecil itu lalu bangkit, walau usianya masih enam tahun dan sedang ditimpa musibah, menggali kuburan ibunya dan mengebumikannya dengan tangan mungilnya. Dia tak menemui siapa pun di padang pasir nan ganas ini kecuali pengasuhnya yang sudah tua, betapa sunyi dan hampa! Tanah Yastrib pula yang mempertemukan jasad ayah dan ibunya.Muhammad kecil kini menjadi yatim piatu. Dia tak punya siapa lagi di dunia selain kakeknya yang sepuh, Abdul Muthalib dan pengasuhnya, Ummu Aiman. Abdul Muthalib meras iba terhadap cucunya Muhammad, dia melihat seakan melihat anaknya sendiri Abdullah, yang membuat kian merasa terpukul akan kepergiannya.xx + 580 hlm,; 15 x 23 c

    Muhammad Sang Yatim: Janji dan Kemenangan Yang Dijanjikan

    No full text
    Buku Muhammad Sang Yatim dimaksudkan memberikan gambaran mengenai pribadi Rasulullah SAW kepada generasi yang tidak mendampinginya, tetapi seolah-olah beliau hidup di tengah-tengah kita saat ini. Memberikan kita hikmah dengan keluhurun, toleransi, nurani, dan akhlaknya yang mulia. Buku ini berhasil menghadirkan sosok Baginda Nabi SAW dari dimensi humanisnya, sehingga siapapun akan tersentuh dengan kasih sayang yang selalu dipertontonkannya kepada siapapun , bahkan kepada musuhnya, dengan kasih paling tinggi. Digambarkan dengan utuh bahwa Baginda Nabi SAW pernah kecil bahkan menjadi yatim kemudian piatu, remaja, menikah, menjadi bapak, kemudian menjadi kakek. Semoga buku Muhammad Sang Yatim ini dapat mengubah sejarah manusia lebih manusiawi dan beradab. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya aku diutus ke bumi hanyalah untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak”. Sungguh Mulia Nabi Besar kita Nabi Muhammad SAW

    Muhammad Akmal graduan yatim piatu hadiahkan kejayaan buat keluarga

    No full text
    GAMBANG, 22 Oktober 2023 - Tatkala graduan yang lain meraikan hari konvokesyen mereka bersama ibu bapa tercinta, namun tidak bagi Muhammad Akmal Hakim Mohd.Darus, 24, yang hanya melihat kegembiraan itu dengan perasaan hiba

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    No full text
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Metode dakwah Yayasan Yatim Mandiri dalam membina religiusitas anak yatim di Kota Semarang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mendeskripsikan kondisi Religiusitas Anak Yatim Binaan Yatim Mandiri di Kota Semarang. 2)Untuk mendeskripsikan Metode Dakwah yang digunakan Yayasan Yatim Mandiri dalam Membina Religiusitas Anak Yatim di Kota Semarang. Peneliti menggunakan jenis kualitatif, yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Jenis penelitian ini bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Untuk mendapatkan data pada penelitian ini, maka penulis menggunakan beberapa metode, yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian penulis analisis secara kualitatif yaitu upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan kata, mengorganisasikan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari, dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi religiusitas penerima manfaat jika dilihat dengan dimensi Keyakinan menunjukkan kebanyakan dar mereka percaya Allah sebagai tuhannya, Muhammad sebagai nabinya dan Al-Quran sebagai kitabnya. Dimensi Peribadatan; kebanyakan mereka sudah melaksanakan shalat 5 waktu, tetapi untuk Subuh masih jarang. Dimensi Pengetahuan; masih ada beberapa anak yang minim dengan pengetahuan agamanya. Dimensi Penghayatan: banyak anak binaan tidak bercanda disaat pelaksanaan sholat atau berdoa, tapi masih ada beberapa yang masih bercanda sendiri. Dimensi Pengamalan; suka membantu orang tua dan menolong teman sesamanya . Metode Dakwah yang digunakan Yayasan Yatim Mandiri dalam membina religiusitas Anak Yatim di Kota Semarang yaitu: Dakwah Bil-Lisan yang meliputi metode Ceramah, Tanya Jawab, Demonstrasi, Halaqoh dan metode Dakwah Bil-Hal dengan memenuhi segala kebutuhan Anak Yatim binaan dari berbagai bidang seperti; pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lainnya. Disamping itu juga memberikan bantuan pada anak binaanya berupa bantuan materi berupa; sembako, santunan, beasiswa dan lainnya

    REVITALISASI TEORI LIMIT MUHAMMAD SYAHRUR TERHADAP TA’ADDUDU AL-ZAUJAT

    No full text
    Poligami berdasarkan pendapat dan teori limit Muhammad Syahrur merupakan sebuah keharusan bagi yang mampu melaksanakannya. Adalah peneliti   sependapat   jika   poligami   didefinisikan   dengan ‘pernikahan   yang dilakukan oleh seorang laki-laki yang sudah menikah (memiliki istri) yang kemudian menikahi seorang   wanita (dalam keadaan   janda, memiliki   anak yatim, dan dalam kondisi finansial yang memprihatinkan), baik dua, tiga, dan empat sesuai jumlah yang tertera dalam QS. Al-Nisa’ [4]: 3’’.2. QS. Al-Nisa’ [4]: 1-6. Pada dasarnya ayat ini berbicara tentang mengayomi anak yatim dan janda. Bahwa pada ayat tersebut terdapat pembahasan poligami itu adalah benar. Namun, titik pembahasan atau pesan moral yang disampaikan pada intinya adalah mengayomi anak yatim. Adapun perihal tentang poligami yang disebutkan dalam ayat tersebut merupakan salah satu cara yang ditawarkan al-Qur’an untuk mengayomi anak yatim. Melihat fenomena dan praktik poligami yang dilakukan di banyak negara Muslim saat ini, revitalisasi teori limit Muhammad Syahrur pada poligami menjadi sebuah keniscayaan menurut peneliti.   Tujuannya meminimalisir praktik poligami yang notabene berseberangan dengan nilai-nilai keislaman dan filosofi poligami yang dilakukan Rasulullah SAW

    MANAJEMEN PENDIDIKAN AKHLAK ANAK YATIM (Studi Kasus di Panti Asuhan Yatim Putra Nur Hidayah Banyuanyar Surakarta)

    No full text
    Panti Asuhan Yatim Putra Nur Hidayah Banyuanyar adalah panti asuhan yang telah melaksanakan manajemen pendidikan di dalam mendidik akhlak anak yaitm agar supaya dapat berperilaku baik dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Manfaat dari itu adalah pengasuh tidak disibukkan mengingatkan anak untuk melakukan tugas-tugas pribadi dan kelompok karena adanya kesadaran terhadap konsekuensi jadwa kegiatan yang ada. Namun begitu, mendidik dan mengasuh anak yatim untuk menjadi seorang yang berakhlak mulia bukanlah suatu perkara yang mudah, hal itu dikarenakan tidak adanya orang tua yang menjadi panutan keluarga sekaligus menjadi pemimpin dan pendidik Berdasarkan latar belakang di atas, penulis mengangkat rumusan masalah yaitu, bagaimana pelaksanaan manajemen pendidikan akhlak anak yatim di Panti Asuhan Yatim Putra Nur Hidayah Banyuanyar Surakarta dan apa sajakah faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan manajemen pendidikan akhlak anak yatim di Panti Asuhan Yatim Putra Nur Hidayah Banyuanyar Surakarta. Sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen akhlak anak yatim di Panti Asuhan Yatim Putra Nur Hidayah Banyuanyar Surakarta serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan manajemen pendidikan akhlak anak yatim di Panti Asuhan Yatim Putra Nur Hidayah Banyuanyar Surakarta. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya adalah menggunakan analisis diskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam manajemen pendidikan akhlak anak yatim di Panti Asuhan Yatim Putra Nur Hidayah, pengasuh telah melaksanakan empat fungsi manajemen pendidikan, yaitu (1) Perencanaan, yaitu merencanakan pendidikan akhlak dalam kegiatan sehari-hari dalam bentuk penjadwalan. Namun hal tersebut menurut penulis belum cukup karena pendidikan harus mempunyai sebuah kurikulum yang realistis sehingga dalam pelaksanaannya dapat terukur dengan baik; (2) pelaksanaan, yaitu melaksanakan pendidikan akhlak dalam bentuk kajian bersama maupun memberikan arahan dalam setiap aktivitas sehari-hari; (3) Pengorganisasian, yaitu mengelompokkan pendidikan akhlak anak menurut tingkat pendidikan mereka sekaligus mengorganisasi anak asuh senior untuk membimbing adik asuh mereka; (4) Evaluasi, yaitu adanya penilaian dalam setiap aspek kegiatan dan adanya kerja sama dengan wali anak untuk ikut serta dalam memberi arahan dan nasehat. Merupakan kendala dalam manajemen pendidikan akhlak anak yatim yaitu terbatasnya sumber daya manusia yang berdampak kurang optimalnya dalam pengawasan dan pendampingan anak asuh sehingga masih adanya anak yang kurang istiqomah dalam melaksanakan sholat berjama’ah di masjid. vi

    Cerita Tentang Kiyai Haji Ahmad Dahlan Catatan Haji Muhammad Syoedja’

    No full text
    Muhammad Syoedja’ adalah murid dan kader langsung KHA. Dahlan, bersama-sama dengan adik dan teman-temannya, seperti Haji Fakhruddin, Ki Bagus Hadikusumo, Haji Muhammad Zain, Haji Muhammad Mokhtar, KHA. Badawi, R.H. Hadjid dan lain-lain. Jika KHA. Dahlan adalah peletak dasar aktivitas amal usaha sosial Muhammadiyah, maka H. Muhammad Syoedja’ adalah perumus dan sekaligus penafsirnya dalam realitas gerakan. Ketua Bahagian Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) yang pertama, salah satu perintis RS PKU Muhammadiyah, pendiri rumah miskin, rumah anak yatim, dan pelopor gerakan Persatuan Djamaah Hadji Indonesia (PDHI)

    GRIYA YATIM PUTERI BANJARBARU

    No full text
    Griya Yatim Puteri banjarbaru is a dormitory branch of Griya Yatim and Dhuafa Mentaos Banjarbaru as a home for orphaned girls with all their activities with foster parents and located in Banjarbaru City. With the architectural problem, how is the design of Griya Yatim Putri Banjarbaru which is to become a child-friendly residence". By using the Behavioral Architecture method and applying the principles of Child Friendly Architecture and the Concept of Flexibility Architecture to solve problems. In the end, the design of Griya Yatim Putri Banjarbaru could be realized as a single-phase building with a capacity of 20 assisted children, having sufficient space facilities to meet the needs of residents, especially the assisted children in developing themselves..Griya Yatim Puteri banjarbaru merupakan cabang asrama dari Griya Yatim dan Dhuafa Mentaos Banjarbaru sebagai rumah yang ditinggali anak yatim perempuan dengan segala aktivitasnya bersama orangtua asuh dan bertempat di Kota Banjarbaru. Dengan permasalahan arsitektur bagaimana "rancangan Griya Yatim Putri Banjarbaru yang menjadi sebuah tempat tinggal ramah anak". Dengan menggunakan metode Arsitektur perilaku dan menerapkan prinsip Arsitektur Ramah Anak serta Konsep Arsitektur Fleksibilitas untuk menyelesaikan masalah. Pada akhirnya, desain Griya Yatim Putri Banjarbaru  dapat terwujud sebagai bangunan bermassa tunggal dengan kapasitas 20 anak binaan, memiliki fasilitas ruang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan penghuni, terutama anak-anak binaan dalam mengembangkan diri

    Kajian Diferensiasi Artistik dalam Karya Seni Lukis Muhammad Yatim Mustafa

    No full text
    Muhammad Yatim Mustafa is one of the senior artists in North Sumatra, starting with studying painting on his own to deepen his painting techniques from one of President Sukarno's palace painters named Dullah. The works of art created by M. Yatim throughout the decades have been heavily influenced by his teacher, especially in terms of visual elements. Artistic differentiation in each work of painting has ideology, thoughts and philosophies that give rise to the style of the artist's paintings. The embodiment of difference in diversity in the work of Painting M. Yatim has certain meanings to be understood. In recent years, M. Yatim has begun to explore his work in painting and has begun to find his identity in his work. The method used in this research is descriptive qualitative research method. This study aims to describe the artistic differentiation of the structure of the visual elements represented in M. Yatim Mustafa's paintings, find the reasons for the occurrence of artistic differentiation of the visual element structures in works that are represented in M. Yatim Mustafa's paintings, and analyze the artist's psychic relationship with artistic differentiation the structure of visual elements in the work of M. Yatim's painting. To answer the problem, the aesthetic theory and the psychoanalytic theory of Lacan are used. The results obtained show that in Dullah's periodization and exploration periodization it was found that there are differences in visual elements, especially in color, shape, and space as well as the composition depicted in M. Yatim's paintings. The reason for the occurrence of artistic differentiation in work is influenced by changes in the paradigm of thinking of artists in making concepts and meanings based on life conflicts that affect them in their creative process. The exploratory work contains the artist's life philosophies in interpreting life values such as spiritual, religious and human values. The artist's psychological connection and artistic differentiation in his work is the fulfillment of the desire to understand his true self and deepest desire so as to find the artist's personal identity.177 HalamanTesis Magiste
    corecore