Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
    1492 research outputs found

    Comparison of Soil Physical Properties in Rice Fields under Conventional and Mulch-No-Tillage Systems

    Full text link
    Comparing different land management systems is crucial for understanding their impact on soil physical properties and rice productivity. This research was conducted in Bangkal Village, Banjarbaru City, as part of the Udara Bersih Indonesia program, which promotes the Mulch No-Tillage  system. The study aimed to compare the effects of no-tillage with organic mulch (MNT) and conventional tillage (CT) on soil physical properties and rice yield within a 0.5 ha area under similar environmental conditions. Twelve samples were collected from each land type and analyzed using a quantitative comparative approach with an independent t-test. Parameters observed included water-stable aggregates, bulk density, field water content, COLE index, and rice yield. The results showed that MNT had significantly higher water-stable aggregates (53.05%) than CT (42.85%), as well as a higher field water content (94.94%) compared to CT (68.71%). The COLE index under MNT was lower (0.06; medium category) compared to CT (0.20; very high category), indicating lower shrink–swell potential and better soil stability. Bulk density showed no significant difference between MNT (0.81 g cm-³) and CT (0.88 g cm-³), possibly due to the short implementation period of MNT. Rice yields under MNT reached 4.5 ton/ha and 6.5 ton/ha, while CT produced 3.0 ton ha-1 and 3.6 ton ha-1 during the two planting periods. This study strengthens the empirical evidence that the no-tillage system with organic mulch can improve soil physical quality and enhance agricultural productivity, providing a more sustainable and resilient approach to managing tropical paddy soils

    Englis

    No full text
    Bojonegoro Regency is one of the rice-producing areas but is prone to drought, as occurred in 2019-2020. Remote sensing is a solution for mitigation and adaptation to reduce the impact of drought. The study aimed to determine the spatial and temporal distribution of drought in Bojonegoro Regency in 2023. This study utilizes GEE, a cloud-based computing platform used to analyze land cover parameters, rainfall, LST, NDVI, NDWI, and NDDI. The results showed that rainfall in Bojonegoro varies, with the highest levels occurring in January-March and the lowest levels, marking the peak of the drought, in July-September. The LST category is very high and evenly distributed across the entire region from July to December. The average NDVI values obtained from July to December fall into the moderate category, but in some locations, they fall into the low vegetation category. NDWI classification falls into the moderate category from July to December. Meanwhile, the peak of drought (NDDI) occurs from July to December. This study is useful for supporting drought mitigation and adaptation strategies for farmers in Bojonegoro Regency based on spatial and temporal patterns.Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu daerah penghasil padi namun rentan mengalami kekeringan, seperti yang terjadi pada 2019-2020. Penginderaan jauh merupakan solusi untuk mitigasi dan adaptasi sebagai upaya untuk mengurangi dampak kekeringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran spasial dan temporal kekeringan di kabupaten Bojonegoro tahun 2023. Penelitian ini menggunakan platform GEE, berbasis komputasi awan ini digunakan untuk menganalisis parameter tutupan lahan, curah hujan, LST, NDVI, NDWI, dan NDDI. Hasil menunjukkan bahwa curah hujan di Bojonegoro bervariasi yaitu tertinggi di bulan Januari-Maret dan terendah sebagai puncak kekeringan di Juli-September. Kategori LST sangat tinggi dan merata di seluruh wilayah terjadi di Juli-Desember. Bulan Juli-Desember rata-rata nilai NDVI yang diperoleh termasuk ke dalam kategori sedang, namun di beberapa lokasi termasuk dalam kategori vegetasi rendah. Klasifikasi NDWI dalam kategori sedang di bulan Juli-Desember. Sedangkan puncak kekeringan (NDDI) terjadi pada bulan Juli-Desember. Penelitian ini bermanfaat sebagai upaya mitigasi dan adaptasi petani Kabupaten Bojonegoro dalam menghadapi kekeringan berdasarkan pola spasial dan temporal

    PRARANCANGAN PABRIK KALSIUM KARBONAT MENGGUNAKAN METODE KARBONASI DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 32.000 TON/TAHUN

    Full text link
    Kalsium karbonat merupakan senyawa dengan rumus molekul CaCO3. Senyawa ini dihasilkan dari suspensi kapur padam yang terlarut dalam air dan gas. Kalsium karbonat tergolong mineral sederhana dan tidak mengandung silikon, serta salah satu sumber utama produksi senyawa kalsium dalam besar-besaran di bidang komersial. Kalsium karbonat memiliki beragam aplikasi di berbagai sektor industri. Hal ini digunakan dalam industri bahan bangunan untuk pembuatan semen, cat, plester, serta produk konstruksi lainnya. Permintaan akan produkproduk yang memanfatkan kalsium karbonat sebagai bahan baku semakin meningkat, produksi kalsium karbonat menjadi penting. Oleh karena itu, produksi kalsium karbonat merupakan sebuah komoditas yang perlu diperhitungkan untuk dikembangkan di Indonesia. Hasil dari pengerjaan tugas prarancangan pabrik kalsium karbonat sebagai berikut, pabrik kalisum karbonat yang akan didirikan di Kota Bontang, Kalimantan Timur dengan luas lahan 36.427 m2, direncanakan beroperasi secara kontinyu selama 330 hari/tahun dengan kapasitas 32.000 ton/tahun. Setelah melalui perhitungan evaluasi ekonomi didapatkan nilai BEP (Break Event Point) sebesar 46%, dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pabrik kalsium karbonat ini layak didirikan

    PENGEMBANGAN TES FORMATIF BILANGAN DESIMAL BERACUAN SELF-DIRECTED LEARNING ORIENTED ASSESSMENT (SLOA) UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Self-Directed Learning Oriented Assessment adalah sebuah gagasan penilaian yang berarah pada diri sendiri. SLOA melibatkan peserta didik dalam penilaian proses pembelajaran atau memungkinkan peserta didik untuk melakukan penilaian mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan tes formatif pada materi bilangan desimal yang beracuan SLOA (Self-Directed Learning Oriented Assessment) di kelas IV yang valid, praktis dan efektif. Metode penelitian ini adalah Research and Development (RnD) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan uji validitas dengan melakukan validitas kepada validator, uji kepraktisan dengan mengukur kepraktisan tes formatif yang diberikan kepada guru dan uji keefektifan dilakuakn dengan mengukur ketuntasan belajar siswa terhadap tes formatif yang diberikan. Teknik pengumpulan data dengan lembar validasi, angket kepraktisan guru dan tes formatif beracuan SLOA. Tes formatif ini dilengkapi dengan self assessment. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas IV di SDN 1 Loktabat Selatan Banjarbaru dengan jumlah 20 peserta didik. Hasil penelitian juga menunjukkan tes formatif beracuan SLOA memenuhi kategori valid, praktis dan efektif. Hasil dari uji coba tes formatif beracuan SLOA menunjukkan adanya peningkatan jumlah peserta didik yang mampu menilai diri sendiri, tingkat keyakinan dan peningkatan pada pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tes formatif beracuan SLOA dapat digunakan lebih lanjut karena memenuhi kategori valid, praktis dan efektif

    Characterization and Classification of Soils under Various Land Use Types in Dalisodo Village, Wagir Sub-District, Malang Regency

    Full text link
    This study aims to examine the physical and chemical properties of soil, morphology, and soil classification in Dalisodo Village, Wagir District, Malang Regency, and their implications for land management. Observations were conducted at three locations representing different land-use types: Napier grass monoculture, coffee agroforestry, and open grass. Soil morphology was described in the field, while physical and chemical analyses were conducted using standard laboratory methods. The results indicate that the soil is predominantly clay-textured, with a granular to subangular blocky structure, an acidic pH, and a very low to moderate organic carbon content. N, P, and K levels vary from low to moderate, CEC ranges from moderate to high, and base saturation ranges from low to very high. Soil classification reveals a dominance of Inceptisols and Vertisols in Udic soil moisture regimes, with soil profiles characterized by Typic Hapluderts (Point 1), Dystric Eutrudepts (Point 2), and Chromic Hapluderts (Point 3). These findings provide important information for land management, as vertisols require attention to drainage, water retention, and liming to optimize productivity. Inceptisols require organic amendments and soil fertility management to support sustainable agricultural or agroforestry systems. Emphasis on soil classification helps determine appropriate land management strategies, improves fertilizer efficiency, and supports the sustainability of the region’s agricultural ecosystem.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sifat fisika-kimia, morfologi dan klasifikasi tanah di Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Pengamatan dilakukan pada tiga lokasi berbeda berdasarkan penggunaan lahan. Analisis fisik menunjukkan bahwa tanah tersebut sebagian besar bertekstur lempung, dengan struktur berkisar antara granular hingga blok subangular. Analisis kimia menunjukkan bahwa tanah tersebut memiliki pH masam, kandungan C-Organik sangat rendah-sedang. Kadar Nitrogen, Fosfor, dan Kalium bervariasi dari rendah hingga sedang. Kapasitas Tukar Kation (KTK) berkisar antara sedang hingga tinggi, dan kejenuhan basa bervariasi dari rendah hingga sangat tinggi. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa semua tanah yang diamati termasuk dalam ordo Inceptisols, khususnya ordo Ustepts. Selanjutnya, tanah-tanah tersebut diklasifikasikan ke dalam kelompok besar Dystrustepts dan Haplustepts, dan ke dalam subkelompok Typic Dystrustepts dan Typic Haplustepts

    VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL PJBL-STEM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KOLABORASI PESERTA DIDIK

    Full text link
    Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran PjBL-STEM yang valid untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan model 4-D yang dimodifikasi menjadi 3-D dengan langkah yaitu define, design dan develop, sedangkan tahap disseminate atau tahap penyebaran tidak dilakukan karena penelitian ini hanya menghasilkan produk prototype. Kriteria kevalidan produk memuat validasi isi berupa kesesuaian komponen pembuatan produk. Penelitian dilakukan dengan melakukan validasi perangkat pembelajaran meliputi RPP, LKPD, instrumen tes dan instrumen non-tes oleh 3 orang dosen dan 2 orang guru kimia, serta membagikan angket respon kepada 6 orang guru yang dilakukan secara daring melalui google form. Pengukuran kepraktisan dan keefektifan tidak dilakukan karena keterbatasan sampel yang digunakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli dan angket respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi RPP, LKPD, instrumen tes dan instrumen non-tes dinyatakan valid dengan skor 0,8 < V

    PENGEMBANGAN MEDIA E-LEARNING BERBASIS MOODLE PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL KELAS VII

    Full text link
    Pada zaman digital ini, dunia pendidikan dihadapkan pada tantangan untuk menyelaraskan teknologi ke dalam proses belajar-mengajar. Perkembangan teknologi ini telah merubah cara kita belajar dan mengajar menjadi lebih variatif yang tak hanya melalui verbal tapi juga dapat melalui audio, video, teks, maupun gambar. Akan tetapi hal tersebut belum secara optimal dilakukan, sehingga melalui penelitian ini dikembangkanlah platform pembelajaran elektronik menggunakan sistem Moodle untuk menunjang pembelajaran jarak jauh yang dapat menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk gambar, video, audio maupun teks pada topik persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel untuk siswa kelas VII. Penelitian menggunakan metode penelitian pengembangan atau Research and Development dengan ADDIE sebagai model penelitian yang memuat proses Analyze, proses Design, proses Develop, proses Implement, dan proses Evaluate. Pengembangan e-learning menggunakan Learning Management System (LMS) berbasis Moodle menggunakan angket dan wawancara sebagai instrumen penelitian dan data kualitatif yang diubah menjadi data kuantitatif menggunakan skala Likert sebagai teknik analisis. Subjek yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII. Setelah dilakukan uji validitas diperoleh skor 4,00 dengan klasifikasi valid oleh validator media dan materi, serta uji kepraktisan diperoleh skor 3,10 dengan klasifikasi praktis oleh guru dan siswa, sehingga e-learning menggunakan LMS Moodle menjadi media pembelajaran yang layak digunakan

    PROFIL KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS PESERTA DIDIK SMP KELAS VIII PADA MATERI POLA DAN BARISAN BILANGAN DITINJAU DARI GENDER

    Full text link
    Salah satu komponen yang harus dikuasai peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran matematika adalah kemampuan penalaran matematis. Kemampuan penalaran matematis setiap peserta didik pasti berbeda yang salah satunya dipengaruhi oleh gender. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan profil kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas VIII pada materi pola dan barisan bilangan ditinjau dari gender.  Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan melibatkan satu peserta didik laki-laki dan satu peserta didik perempuan yang memenuhi kategori tinggi pada nilai akademik matematika sebagai subjek penelitian. Subjek dalam penelitian ini ditentukan berlandaskan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara. Teknik analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini dipilih lima aspek sebagai fokus bahan ukur untuk meneliti kemampuan penalaran matematis peserta didik, yaitu aspek analyze (menganalisis), integrate/synthesize (mensintesis), justify (membenarkan), draw conclusions (menarik kesimpulan), dan evaluate (mengevaluasi). Hasil penelitian ini adalah peserta didik laki-laki dapat memenuhi kelima aspek penalaran matematis. Peserta didik perempuan hanya dapat memenuhi empat dari lima aspek penalaran matematis, adapun aspek analyze (menganalisis) tidak terpenuhi

    Hubungan Status Hara Tanah dengan Status Hara Daun Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Lahan Rawa Lebak Kabupaten Tapin

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berbagai unsur hara daun kelapa sawit dengan unsur hara tanah di lahan rawa lebak Kabupaten Tapin.  Pelaksanakan penelitian dari bulan Juli sampai September 2019 di Desa Pematang Karangan Hilir dan Desa Sei. Bahalang Kabupaten Tapin.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dan analisis laboratorium dengan menggunakan teknis purposive sampling dalam pengambilan sampel.  Pengamatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kadar hara N, P dan K dalam tanah dan daun kelapa sawit.  Analisis data yang digunakan untuk mengetahui hubungan status hara tanah dengan status hara daun kelapa sawit adalah analisis korelasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya unsur N daun kelapa sawit dan N tanah di lahan rawa lebak Kabupaten Tapin yang memilki hubungan nyata dengan tingkat hubungan yang tergolong kuat dan memiliki arah hubungan yang negatif yaitu dengan nilai -0,737

    PRARANCANGAN PABRIK PENTAERITRITOL (PENT) DARI ASETALDEHIDA DAN FORMALDEHIDA DENGAN NATRIUM HIDROKSIDA SEBAGAI MEDIA ALKALI DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 5.600 TON/TAHUN

    Full text link
    Pabrik Pentaeritritol diproduksi menggunakan bahan baku asetaldehida dan formaldehida dengan kapasitas produksi sebesar 5.600 ton/tahun. Bahan baku yang dibutuhkan yaitu asetaldehida sebanyak 261,779 kg/jam, formaldehida sebanyak 892,134 kg/jam, natrium hidroksida sebanyak 285,214 kg/jam dengan asam format sebanyak 89,161 kg/jam sebagai penetralisir sisa natrium hidroksida. Pentaeritritol diproduksi melewati proses kondensasi aldol yang menghasilkan senyawa pentaeritritos dan terjadi reaksi cannizaro yang menghasilkan senyawa pentaeritritol. Reaksi ini dilakukan pada suhu umpan 30oC pada tekanan 1 atm menggunakan reaktor continuous stirred-tank reactor (CSTR) dan reaksi berjalan secara eksotermik sehingga suhu operasi naik dan dijaga pada suhu 60 oC. Tahap pemisahan dan pemurnian pentaeritritol dilakukan menggunakan evaporator untuk mengurangi kadar air dalam produk dan diperoleh kemurnian pentaeritritol sebesar 99%. Pabrik pentaeritritol direncanakan akan dibangun di daerah Probolinggo, Jawa Timur dengan luas area 13.066,54 m2. Jumlah karyawan yang dibutuhkan sebanyak 284 orang. Hasil analisis ekonomi menunjukkan bahwa Pay Out Time (POT) adalah 3,16 tahun dengan laba bersih Rp. 38.420.965,641, tingkat pengembalian investasi (RoI) sebesar 29,63%. Dengan demikian, titik impas (BEP) mencapai 49,92%. Berdasarkan evaluasi ekonomi tersebut pabrik pentaeritritol dengan kapasitas produksi 5.600 ton/tahun layak untuk didirikan

    1,406

    full texts

    1,492

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇