Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
Not a member yet
1492 research outputs found
Sort by
TAMAN UMUM RAMAH DISABILITAS TINGKAT RT/RW DI KELURAHAN PELAMBUAN KOTA BANJARMASIN
Banjarmasin City, known as the city of a thousand rivers, focuses on increasing green open spaces and clean rivers and creating an inclusive city. Over time, Banjarmasin has developed various facilities that are more accessible, including inclusive markets, easily accessible public health facilities, and paths and ramps in public buildings.The main objective of this design is to develop a disability-friendly park that is in accordance with the needs of people with disabilities, following applicable regulations and standards. This park aims to meet accessibility requirements and provide an inclusive open space for people with disabilities. The method used in this design is behavioral architecture, by considering user habits. The design of this disability park is expected to provide an inclusive experience and ensure maximum accessibility for all visitors. All elements of the park, from pedestrian paths to supporting facilities such as signage and play areas, are designed to meet the needs of people with disabilities and ensure the comfort and safety of visitors.Kota Banjarmasin, yang dikenal dengan nama kota seribu sungai, berfokus pada peningkatan ruang terbuka hijau dan sungai yang bersih serta menciptakan kota yang inklusif. Seiring berjalannya waktu, Banjarmasin telah mengembangkan berbagai fasilitas yang lebih mudah diakses, termasuk pasar inklusif, fasilitas kesehatan publik yang mudah diakses, serta jalur dan ramp di area publik. Tujuan utama rancangan ini adalah untuk mengembangkan taman ramah disabilitas yang sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas, mengikuti peraturan dan standar yang berlaku. Taman ini bertujuan untuk memenuhi persyaratan aksesibilitas dan menyediakan ruang terbuka yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Metode yang digunakan dalam rancangan ini adalah arsitektur perilaku, dengan memperhatikan kebiasaan pengguna. Desain taman disabilitas ini diharapkan dapat memberikan pengalaman inklusif dan memastikan aksesibilitas maksimal bagi seluruh pengunjung. Semua elemen taman, dari jalur pejalan kaki hingga fasilitas pendukung seperti papan penanda dan area bermain, dirancang untuk memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas dan memastikan kenyamanan serta keselamatan pengunjung
PRARANCANGAN PABRIK POLIAKRILAMIDA DARI AKRILAMIDA DENGAN KAPASITAS 10.000 TON/TAHUN
Berdasarkan data Mordor Intelligence tahun 2019, permintaan poliakrilamida global mencapai 2,916 juta ton, meningkat menjadi 3,9059 juta ton pada tahun 2025. SNF, pabrik poliakrilamida global terbesar, memiliki kapasitas 1,1 juta ton. Potensi Indonesia untuk membangun pabrik poliakrilamida memberikan prospek yang menjanjikan karena persaingan pasar yang luas. Proses produksi poliakrilamida, proses yang dipilih adalah proses polimerisasi pelarut campuran dari bahan baku akrilamida dengan kemurnian akrilamida 98%. Pabrik ini dirancang dengan kapasitas produksi 10.000 ton/tahun dengan waktu operasi 330 hari/tahun. Bahan baku yang dibutuhkan adalah akrilamida sebanyak 11207,6 ton/tahun. Proses produksi dibagi menjadi dua tahap, yaitu proses polimerisasi pelarut campuran dan penguapan. Semua kondisi operasi berjalan pada tekanan 1 atm. Berdasarkan hasil evaluasi analisis ekonomi dapat disimpulkan bahwa pendirian pabrik Polyacrylamide from Acrylamide dengan kapasitas 10.000 ton/tahun layak dengan rincian Pay Out Time (POT) 4,09 tahun, Rate of Return (ROR) sebesar 21,39%, dan Break Even Point (BEP) sebesar 46,04%
PRA-RANCANGAN PABRIK ASETON DARI ISOPROPIL ALKOHOL MENGGUNAKAN PROSES DEHIDROGENASI DENGAN KAPASITAS 35.000 TON/TAHUN
Aseton adalah salah satu senyawa kimia organik yang memiliki banyak aplikasi dalam industri cat, plastik, kosmetik, dan farmasi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, impor aseton Indonesia pada tahun 2022 mencapai 24.816 ton dengan nilai sekitar US$ 21,9 juta (Badan Pusat Statistik, 2023a). Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia sangat bergantung pada impor aseton dari negara lain seperti Jepang, Singapura, Amerika Serikat, Belanda, Inggris, Jerman, dan Taiwan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk membangun pabrik produksi aseton dalam negeri. Pabrik aseton yang memiliki kapasitas produksi 35000 ton/tahun dan akan berdiri pada tahun 2028 di Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Jawa Timur. Pabrik beroperasi kontinu 24 jam selama 330 hari/tahun. Bahan baku yang digunakan adalah senyawa isopropil alkohol dengan kemurnian 99% dan katalis ZnO. Produk utama yang dihasilkan adalah aseton dengan kemurnian 99% dan untuk produk samping berupa gas hidrogen. Proses yang digunakan adalah dehidrogenasi yang mempunyai tiga tahapan yakni persiapan bahan baku, reaksi dengan kondisi operasi 2 atm pada suhu 350℃, dan pemurnian aseton. Evaluasi ekonomi diperoleh waktu pengembalian modal selama 1,441 tahun dan BEP sebesar 41,44%
Kualitas Telur Itik Alabio (Anas platyrhynchos Borneo) yang Dipengaruhi oleh Variasi Induk Umur 7 dan 10 Bulan
This study aims to determine the effect of different duck production age variations on externalegg quality, namely egg shape index, egg weight, and shell thickness and internal egg quality,namely haugh unit, yolk index, egg white index, and yolk color in Alabio duck eggs. The researchwas conducted for 2 months starting in October to November 2023. The research was conductedat the Animal Nutrition and Diet Laboratory of the Department of Animal Husbandry, Faculty ofAgriculture, ULM. The method used in this research is quantitative observation method throughmeasurement of egg shape index part, egg weight, shell thickness, haugh unit, egg white index,yolk index, yolk color. This study used 2 groups of duck parent populations with different ages,the first group of 7-month parent age and the second group of 10-month parent age. The dataobtained were analyzed descriptively, and to see the difference in duck age on the observed qualityvariables, a t-test of each research variable was carried out. The results showed that age had asignificant effect on egg shape index, egg weight, shell thickness, and yolk index. But age had nosignificant effect on haugh unit, egg white index, and egg yolk color. In testing using SPSS therewas an increase in egg shape index, egg weight, shell thickness, and yolk index. Except for thehaugh unit and egg white index decreased. The yolk color had the same value.Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh variasi umur produksi itik yang berbedaterhadap kualitas telur eksternal yaitu indeks bentuk telur, bobot telur, dan tebal kerabang sertakualitas telur internal yaitu haugh unit, indeks kuning telur, Indeks putih telur , dan warna kuningtelur pada telur itik Alabio. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan dimulai pada bulan Oktobersampai bulan November tahun 2023. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi danMakanan Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian ULM. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode observasi kuantitatif melalui pengukuran bagian indeks bentuk telur,bobot telur, tebal kerabang, haugh unit, indeks putih telur, indeks kuning telur, warna kuning telur.Penelitian ini menggunakan 2 kelompok populasi induk itik dengan umur yang berbeda, yangpertama kelompok umur induk 7 bulan dan yang kedua kelompok umur induk 10 bulan. Datayang didapat dianalisis secara deskriptif, dan untuk melihat perbedaan umur itik terhadap peubahkualitas yang diamati dilaksanakan uji t-test dari masing-masing peubah penelitian. Data t-testdianalisis menggunakan IBM SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan Umur berpengaruhnyata terhadap indeks bentuk telur, bobot telur, tebal kerabang, dan indeks kuning telur. TetapiUmur tidak berpengaruh nyata pada haugh unit, indeks putih telur, dan warna kuning telur. Padapengujian menggunakan SPSS terjadi kenaikan pada indeks bentuk telur, bobot telur, tebalkerabang, dan indeks kuning telur. Kecuali pada haugh unit dan indeks putih telur mengalamipenurunan. Untuk warna kuning telur memiliki nilai yang sama
Kualitas Pertumbuhan Tanaman Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Dosis Pupuk Organik Fermentasi Berbeda
Ultisol soil is characterized by very low organic matter content. The application offermented organic fertilizer can affect the growth of plants grown in ultisol soil. Thisstudy aims to determine the effect of the doses of fermented organic fertilizer on thegrowth of moringa seedling plants planted in ultisol soil. The study used a completelyrandomized design with five treatments and eight replications, using five levels offertilizer application: D0 (basic fertilizer/control), D1 (basic fertilizer + fermented organicfertilizer at 10 tons/ha), D2 (basic fertilizer + fermented organic fertilizer at 20 tons/ha),D3 (basic fertilizer + fermented organic fertilizer at 30 tons/ha), and D4 (basic fertilizer+ fermented organic fertilizer at 40 tons/ha). The observed variables included the time ofsprout emergence, the number of sprouts, plant height, and fresh leaf production. Dataanalysis was performed using analysis of variance, and if the treatment had a significanteffect, it was followed by the Least Significant Difference (LSD) test. Data analysis wasassisted by using SPSS Ver. 21 software. The results showed that none of the treatmentshad a significant effect (P>0.05), but there was a tendency for earlier sprout emergence(10.50 days) and more sprouts (6.13 sprouts) in the D2 treatment. In contrast, the slowestsprout emergence (14.00 days) and fewer sprouts (3.88 sprouts) in the D3 treatment.Tanah ultisol merupakan tanah yang memiliki bahan organic yang sangat rendah.Pemberian pupuk organik fermentasi dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman yangditanam pada tanah ultisol. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis pupukorganik fermentasi terhadap pertumbuhan bibit tanaman kelor yang ditanam pada tanahultisol. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan dandelapan ulangan dengan menggunakan lima level pemberian D0 (pupuk dasar/kontrol),D1(pupuk dasar+pupuk organik fermentasi dosis 10 ton/Ha), D2 (pupuk dasar+pupukorganik fermentasi dosis 20 ton/Ha), D3 (pupuk dasar+pupuk organik fermentasi dosis30 ton/Ha), dan D4(pupuk dasar+pupuk organik fermentasi dosis 40 ton/Ha). Peubahyang diamati meliputi waktu muncul tunas, jumlah tunas, tinggi tanaman, serta produksidaun segar. Analisis data menggunakan analisis variansi, apabila perlakuanberpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil. Analisis datadibantu dengan menggunakan software SPSS Ver. 21. Hasil penelitian menunjukkan darisemua perlakuan tidak berbeda nyata (P>0,05), akan tetapi terdapat terdapatkecenderungan munculnya tunas yang lebih cepat (10,50 hari) dan jumlah tunas lebihbanyak (6,13 tunas) pada perlakuan D2. Sebaliknya munculnya tunas paling lambat(14,00 hari) dan jumlah tunas lebih sedikit (3,88 tunas) pada perlakuan D3
PRARANCANGAN PABRIK ETILEN GLIKOL DARI ETILEN OKSIDA DAN CO2 MELALUI PROSES KARBONASI DENGAN KAPASITAS 43.000 TON/TAHUN
Indonesia merupakan negara berkembang yang terus mengalami perbaikan di berbagai sektor industri. Salah satu industri yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah industri poliester. Etilen glikol merupakan senyawa kimia dengan rumus molekul C2H4O2, 97,34% etilen glikol digunakan sebagai bahan baku serat poliester dan sisanya sebesar 2,66% digunakan sebagai bahan baku tambahan pembuatan minyak rem, cat, tinta ballpoint, pelarut, penstabil busa, kosmetik, dan bahan antri freeze. Dalam perancangan pabrik ini, etilen oksida dan CO2 digunakan sebagai bahan baku melalui proses karbonasi. Proses ini dilakukan dalam reaktor fixed bed multitube dengan bantuan katalis molidenum, pada tekanan 14,5 bar dan suhu 90 0C. Reaktor beroperasi secara adiabatik dan reaksi bersifat eksotermis. Etilen glikol yang terbentuk dimurnikan menggunakan flash drum dan evaporator untuk menghilangkan kadar air sehingga menghasilkan produk dengan kemurnian 98,20% dengan kuantitas 43.000 ton/tahun. Pabrik ini rencananya akan dibangun di Serang, Banten diatas lahan seluas 20.300 m2. Jumlah pegawai yang dibutuhkan sebanyak 234 orang. Hasil evaluasi ekonomi diperoleh aba bersih sebesar Rp. 37.940.384.592,262 dari penjualan. Rate of Return (ROR) sebesar 18,38%, Pay Out Time (POT) sebesar 4,07 tahun, Break Even point sebesar 42,15% dan Shutdown Point (SDP) sebesar 20,48%. Berdasarkan evaluasi ekonomi pabrik etilen glikol layak untuk dibangun
PRARANCANGAN PABRIK HEXAMINE MENGGUNAKAN METODE AGF LEFEBVRE DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 17.000 TON/TAHUN
Hexamethylenetetramine, atau lebih dikenal sebagai hexamine, merupakan senyawa organik multifungsi dengan rumus kimia (CH₂)₆N₄ yang telah lama dimanfaatkan dalam berbagai industri, diantaranya farmasi hingga produksi bahan peledak. Perencanaan pendirian pabrik hexamine kapasitas produksi 17.000 ton/tahun di Jl. Gubernur Soebardjo, Banjarmasin, Kalimantan selatan, dengan luas tanah 21336,9 m2, diharapkan menjadi langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri. Proses produksi yang mengadopsi metode AGF Lefebvre, melibatkan reaksi eksotermis yang terkendali dalam reaktor gelembung, produk hexamine dengan konversi 97 % dapat dihasilkan. Analisis kelayakan ekonomi menunjukkan proyek ini sangat prospektif, dengan nilai break-even point (BEP) sebesar 44,41%, rate of return (ROR) sebesar 34,07%, keuntungan (Profitability ) dengan rincian laba kotor sebesar US 7.134.970,32 serta Pay Out Time (POT) selama 2,3 tahun, menyatakan bahwa pendirian pabrik hexamine pada tahun 2027 tidak hanya memenuhi kebutuhan industri, namun turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah, mengurangi ketergantungan pada impor, dan membuka peluang pasar baru bagi produk-produk turunan hexamine.
Kata kunci : Hexamine, reaktor gelembung, AGF Lefebvre, Analisa Ekonom
PANDUAN PRAKTIKUM AUTENTIK TITRASI ASAM BASA BERBASIS INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK
Rendahnya literasi sains peserta didik akan berdampak pada kemampuan seseorang dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi dan perannya pada perkembangan IPTEK dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan panduan praktikum autentik titrasi asam basa berbasis inquiry untuk meningkatkan literasi sains peserta didik yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan model pengembangan 4D. Panduan praktikum yang dikembangkan diujicobakan kepada peserta didik kelas XI MIPA 1 MAN 3 Banjarmasin pada tahun ajaran 2022/2023. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket validasi, keterbacaan, dan penilaian tes. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panduan praktikum yang dikembangkan memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Hasil uji (1) kevalidan menunjukkan tingkat validitas yang tinggi, dengan skor rata-rata sebesar 95,40%, (2) kepraktisan menunjukkan bahwa panduan praktikum yang dikembangkan praktis dengan skor rata-rata sebesar 77,92%, (3) keefektifan menunjukkan bahwa peningkatan literasi sains peserta didik pada kategori sedang dengan rata-rata n-gain 0,68. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panduan praktikum autentik berbasis inquiry valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan literasi sains peserta didik. 
PUSAT PELAYANAN KESEHATAN MENTAL DI BANJARBARU
The increasing issue of mental health in Indonesia is caused by the increasing number of people experiencing mental health problems, especially teenagers. The survey also shows that the types of mental disorders most commonly suffered by Indonesian teenagers are anxiety disorders, around 3.7% and major depressive disorders around 1.0%. The development of a complete and adequate mental health service center, especially in Banjarbaru as the capital of South Kalimantan province, is urgently needed at this time. The method that will be used in solving problems is the Architectural Psychology approach. Problems in design will be solved using the "Neuro Architecture" approach method. The focus highlights the significant impact physical space has on human emotions, behavior and overall well-being. Its implementation is realized by creating a healthy built environment based on natural elements in the environment combined with psychological approaches, character and human behavior.Naiknya isu tentang kesehatan mental di Indonesia disebabkan oleh semakin tingginya angka penduduk yang mengalami masalah kesehatan mental terutama dialami oleh remaja. Survey juga menunjukkan bahwa jenis gangguan mental yang paling banyak diderita oleh remaja Indonesia adalah gangguan cemas, yakni sekitar 3,7% dan gangguan depresi mayor sekitar 1,0%. Pembangunan pusat pelayanan kesehatan mental yang lengkap dan memadai terutama di Banjarbaru sebagai ibukota provinsi Kalimantan Selatan sangat diperlukan saat ini. Metode yang akan digunakan dalam penyelesaian masalah adalah pendekatan Architecture Psychology. Permasalahan dalam perancangan akan diselesaikan dengan menggunakan pendekatan “Neuro Architecture”. Fokusnya menyoroti dampak signifikan ruang fisik terhadap emosi, perilaku, dan kesejahteraan manusia secara keseluruhan. Implementasinya diwujudkan dengan menciptakan lingkungan binaan sehat yang berbasis unsur alam di lingkungan yang dipadukan dengan pendekatan psikologis, karakter, dan perilaku manusia
ASRAMA MAHASISWA BERSUJUD TANAH BUMBU DI BANJARBARU
Tanah Bumbu students are spread across several areas of South Kalimantan to continue their studies at university. In this case, the Tanah Bumbu Regional Government provides student housing facilities to students in the Tanah Bumbu area in the form of student dormitories. One of the Tanah Bumbu student dormitories is in Banjarbaru City, South Kalimantan. However, the available dormitory facilities do not meet the standards according to the function of student housing. Student dormitories as student housing have the function of a place to live (residential function), a place to study (educational function) and a place to socialize (social function). Through an architectural program method approach and a multifunctional concept, the zoning of the student dormitory site and space produces a design that not only accommodates residential functions, but is also able to accommodate educational and social functions in accordance with student residential function standards.
Mahasiswa Tanah Bumbu tersebar di beberapa wilayah Kalimantan Selatan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Dalam hal ini Pemerintah Daerah Tanah Bumbu menyediakan fasilitas hunian mahasiswa kepada mahasiswa daerah Tanah Bumbu berupa asrama mahasiswa. Salah satu asrama mahasiswa Tanah Bumbu tersebut berada di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Namun fasilitas asrama yang tersedia belum memenuhi standar sesuai dengan fungsi hunian mahasiswa. Asrama mahasiswa sebagai hunian mahasiswa memiliki fungsi sebagai tempat tinggal (fungsi residensial), tempat belajar (fungsi edukasi) dan tempat bersosialisasi (fungsi sosial). Melalui pendekatan metode program arsitektur dan konsep multifungsi, penataan zonasi tapak dan ruang asrama mahasiswa menghasilkan desain yang tidak hanya mewadahi fungsi residensial, tetapi juga mampu mewadahi fungsi edukasi dan fungsi sosial sesuai dengan standar fungsi hunian mahasiswa