1,721,063 research outputs found
Perkembangan gaya teater Wisran Hadi
Dalam proses pementasan drama Wisran Hadi mempunyai kekuatan tersensiri sebagai seorang sutradara yaitu mempunyai sikap yang demokratis dan kekeluargaan, dalam penggarapannya menggunakan teknik ilusi dan teknik aliensi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gaya penulisan, pementasan Wisran Hadi dan sebagai sumbangan pemikiran dalam memperkaya penelitian
STRUKTUR NASKAH DRAMA ROH KARYA WISRAN HADI
The structural approach is an initial approach in a literary research. The purpose of this research is to describe the structural elements and describe the relationship between any elements in the drama script Roh by Wisran Hadi. The source of this research is the drama script Roh by Wisran Hadi written in June 1998 in Pagaruyung, West Sumatra. The script of this play has four acts with 29 pages. The drama script Roh is one of the best scripts by Wisran Hadi and won the 2nd place award in the 2003 DKJ competition. The drama script Roh by Wisran Hadi was published in the Sobrat drama script collection. Published by PT. Grasindo Jakarta 2003. The results of this study are in accordance with the initial objectives, the process of obtaining data is carried out through various stages, starting from the stage of recording data, classifying data and analyzing data. This research was conducted to prove that within the intrinsic elements of Wisran Hadi's dramae Roh, there is a concrete and significant relationship so that a literary work can be enjoyed in every verse of the written wordPendekatan struktur merupakan suatu pendekatan awal dalam sebuah penelitian sastra. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan unsur-unsur struktur dan mendeskripsikan hubungan antar unsur apa saja yang ada dalam naskah drama Roh karya Wisran Hadi. Sumber penelitian ini adalah naskah drama Roh karya Wisran Hadi yang ditulis pada Juni 1998 di Pagaruyung, Sumatera Barat. Naskah drama ini memiliki empat babak dengan 29 halaman. Naskah drama Roh merupakan salah satu naskah terbaik karya Wisran Hadi dan mendapatkan penghargaan juara II sayembara DKJ Tahun 2003. Naskah Drama Roh karya Wisran Hadi diterbitkan dalam kumpulan naskah drama Sobrat. Diterbitkan oleh PT. Grasindo Jakarta 2003. Hasil penelitian ini sesuai dengan tujuan awal, proses mendapatkan data dilakukan melalui berbagai tahap, mulai dari tahap pencatatan data, pengklasifikasian data serta menganalisis data. Penelitian ini dilaksanakan untuk membuktikan bahwa di dalam unsur-unsur intrinsik naskah dramaeRoh Karya Wisran Hadi memiliki hubungan yang konkret dan signifikan sehingga terbentuklah suatu karya sastra yang dapat dinikmati setiap bait kata yang tertuli
GAMBARAN PEREMPUAN MINANGKABAU DALAM NASKAH DRAMA NYONYA-NYONYA KARYA WISRAN HADI: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA
ABSTRAK
Yeffy Ramadhani Putri. 1310722006. “Gambaran Perempuan Minangkabau Dalam Naskah Drama Nyonya-nyonya Karya Wisran Hadi”. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Andalas, 2018. Pembimbing 1. Dr. Syafril, M.Si dan Pembimbing 2. Drs. M.Yusuf, M.Hum.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya karya sastra yang menggambarkan sebuah permasalahan perempuan Minangkabau. Permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran perempuan Minangkabau dalam naskah drama Nyonya-nyonya karya Wisran Hadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran perempuan Minangkabau dalam naskah drama Nyonya-nyonya karya Wisran Hadi. Pada penelitian ini digunakan pendekatan sosiologi sastra, yaitu pemahaman terhadap karya sastra dengan mempertimbangkan aspek-aspek kemasyarakatannya. Metode kualitatif digunakan dalam melakukan proses penyediaan data. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber dan jenis data yang didapat dari naskah drama Nyonya-nyonya karya Wisran Hadi. Setelah itu, dilakukan pengamatan terhadap data yang telah didapat.
Gambaran perempuan Minangkabau dalam naskah drama Nyonya-nyonya karya Wisran Hadi tergambar sebagai (1) perempuan yang tidak setia, (2) perempuan materialis, (3) perempuan yang tidak beradat, (4) perempuan yang tidak bisa menjaga harga diri, (5) perempuan yang melanggar ajaran agama.
Kata Kunci: Perempuan Minangkabau, Gambaran, Tidak Ideal, Wisran Hadi
Posisi dan Pencapaian Wisran Hadi dalam Arena Sastra Indonesia
Wisran Hadi is known as a man of letters and an expert in culture who has produced works in various genres. During his career, the works he produced not only received a number of awards, but also caused controversy from his own community group in the Minangkabau. In this regard, this research tries to examine the position and achievements of Wisran Hadi in the arena of Indonesian literature. The discussion includes the efforts made by the author to achieve a position, to operate in the literary arena, and to maintain his position. Based on Pierre Bourdieu's theory of genetic structuralism, the results of the analysis show the following. First, the position of the literary arena occupied by Wisran Hadi is dominantly on the principle of an autonomous hierarchy, so that it tends to contradict the laws that apply in the arena of power The structure of the literary arena is a limited production arena. Second, the achievement of positions based on habitus, artistic practice, the acquisition and exchange of symbolic capital, the acquisition of awards, and the survival of the Bumi Teater group. Third, practices and strategies in maintaining position are by producing works in various genres, prioritizing exploration of words and languages, and elaborating classic works such as kaba, tambo, and history. In addition, the work is positioned based on various elements such as habitus, the structure of the arena occupied, the position in the arena, to the situation and conditions of social reality that are the source and target of the work
MAKNA TAMU PADA NOVEL TAMU KARYA WISRAN HADI ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
ABTRAK Hilda Fadhla, 1810722034. Makna Kata Tamu dalam Novel Tamu Karya Wisran Hadi, Analisis Semiotika Roland Barthes. Skripsi. Padang. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. 2022. Pembimbing I: Dr. Fadlillah, M.Si. Pembimbing II: Dra. Armini Arbain, M.Hum.
Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan makna Tamu yang terdapat pada novel Tamu karya Wisran Hadi. Analisis makna tamu dalam penelitian ini menggunakan teori dan kerangka analisis semiotika Roland Barthes, yang terdiri dari tiga tahapan. Analisis pertama dilakukan dengan menggunakan lima kode semiologi terhadap leksia-leksia yang terdapat pada novel Tamu karya Wisran Hadi. Analisis kedua dilakukan dengan melihat pemaknaan tingkat kedua melalui makna denotasi dan konotasi. Analisis ketiga dengan melihat pemaknaan mitos yang terdapat novel tersebut.
Dari penelitian yang telah dilakukan terhadap novel Tamu, diperoleh kesimpulan bahwa makna tamu pada novel Tamu karya Wisran Hadi hadir sebagai penanda mitos. Makna tamu pada novel Tamu karya Wisran Hadi adalah tamu yang didasarkan kepada tamu yang berada di Minagkabau. Bahwa tamu yang dimaksudkan pada novel adalah seorang tamu yang berada dari dalam rumah itu sendiri. selain itu, makna mitos yang terkandung di dalam novel Tamu karya Wisran Hadi ini adalah mengenai tamu yang berada di dalam rumah, yaitu laki- laki Minang yang tinggal di rumah istrinya sehingga ia disebut sebagai tamu, di Minangkabau laki-laki tersebut dikatakan sebagai seorang Sumando
CITRA PEREMPUAN MINANGKABAU DALAM NASKAH DRAMA MATRI LINI KARYA WISRAN HADI( TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya karya sastra yang menggambarkan
sebuah permasalahan citra perempuan Minangkabau. Permasalahan yang akan diteliti
dalam penelitian ini adalah bagaimana citra perempuan Minangkabau dalam naskah
drama Matrilini karya Wisran Hadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mendeskripsikan citra perempuan Minangkabau dalam naskah drama Matrilini karya
Wisran Hadi. Pada penelitian ini digunakan pendekatan sosiologi sastra, yaitu
pemahaman terhadap karya sastra dengan mempertimbangkan aspek-aspek
kemasyarakatannya. Metode kualitatif digunakan dalam melakukan proses penyediaan
data. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber dan jenis data yang
didapat dari naskah drama Matrilini karya Wisran Hadi. Setelah itu, dilakukan
pengamatan terhadap data yang telah didapat.
Citra perempuan Minangkabau dalam naskah drama Matrilini karya Wisran
Hadi tergambar sebagai (1) perempuan yang terbawa hanyut oleh perkembangan
zaman, (2) perempuan yang tidak beradat, (3) perempuan yang tidak bisa menjaga diri
sendiri, (4) perempuan yang tidak bisa menjaga nama baik keluarga dan kaum, (5)
perempuan yang tidak memiliki sikap, (6) perempuan yang melanggar ajaran agama.
Analisis data tersebut menghasilkan, citra perempuan Minangkabau dalam
naskah drama Matrilini karya Wisran Hadi adalah perempuan yang bertolak belakang
dengan perempuan Minangkabau secara ideal. Dengan demikian gambaran sosok
seorang perempuan Minangkabau dalam naskah drama Matrilini karya Wisran Hadi
tidak sesuai dengan keteria-keteria yang harus dimiliki oleh perempuan Minangkabau
yang seharusnya
TRANSFORMASI KABA KE NASKAH DRAMA STUDI KOMPARATIF KABA MINANGKABAU DAN NASKAH DRAMA MALIN KUNDANG KARYA WISRAN HADI
This research is entitled “The Transformation of Kaba into Drama Script :
The Comparative Study of Kaba Minangkabau and The Drama Script of Malin
Kundang by Wisran Hadi”. The aim of this research was to describe the
transformation of text and the reception by Wisran Hadi toward the story of Malin
Kundang.
Based on that aim, this research used a comparative method, supported with
the theory of literature’s reception. Comparing the two texts resulted in the finding of
the transformation and the reception toward the story of Malin Kundang.
The result of this research showed that the transformation happenned with the
aspect of structure and contain of text. This transformation of the contain of text
showed the reception by Wisran Hadi towards the story of Malin Kundang.
Penelitian ini berjudul Transformasi Kaba ke Naskah Drama : Studi
Komparatif Kaba Minangkabau dan Naskah Drama Malin Kundang karya Wisran
Hadi. Tujuan penelitian ini untuk melihat transformasi dan resepsi Wisran Hadi
terhadap cerita Malin Kundang.
Sesuai dengan tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode
perbandingan dan didukung dengan teori resepsi sastra. Dari perbandingan kedua teks
ditemukan adanya transformasi dan resepsi terhadap cerita Malin Kundang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi terjadi pada aspek
struktur dan isi teks. Adanya transformasi isi teks menunjukkan adanya resepsi
Wisran Hadi terhadap cerita Malin Kundan
Melukis di Atas Pentas: Selisik Penyutradaraan Teater Wisran Hadi
Buku ini adalah hasil pembacaan terhadap satu berkas Kertas Kerja Penyutradaraan teater, yang dibuat Wisran Hadi untuk pementasan teater berjudul Anggun Nan Tongga. Buku ini ditulis dengan maksud memberikan pemahaman dasar tentang pendekatan dan metode penyutradaraan teater, sebagaimana yang diterapkan di dalam Kertas Kerja Penyutradaraan Anggun Nan Tongga tersebut. Secara umum, buku ini dimaksudkan untuk menggambarkan penyutradaraan teater yang dilakukan oleh Wisran Hadi, namun secara khusus melihat cara ia menyusun suatu Kertas Kerja Penyutradaraan.Buku ini diharapkan dapat berguna bagi mereka yang ingin mendapatkan gambaran tentang penyutradaraan teater, khususnya penyutradaraan teater di Indonesia. Atas dasar uraian di buku ini, setiap orang yang ingin menyutradarai pementasan teater, diharapkan dapat memiliki semacam gambaran tentang bentangan wilayah penyutradaraan, atau minimal mendapatkan perbandingan tentang hal-hal yang umumnya dilakukan seorang sutradara teater, manakala ia mempersiapkan sebuah pementasan, terutama bila ia menghadapi naskah-naskah lakon yang berkarakter serupa Anggun Nan Tongga
CITRA PEREMPUAN MINANGKABAU DALAM NOVEL NEGERI PEREMPUAN KARYA WISRAN HADI (ANALISIS KRITIK SASTRA FEMINIS)
Skripsi ini merupakan hasil penelitian mengenai citra perempuan yang terdapat dalam novel Negeri Perempuan karya Wisran Hadi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peran dan kedudukan perempuan dalam setiap pengambilan keputusan-keputusan adat. Dengan demikian, penelitian ini menggunakan analisis kritik sastra feminis. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui beberapa tahap yaitu: membaca, merumuskan masalah, studi pustaka, mengumpulkan data, analisis data dan membuat kesimpulan. Tujuan dari penelitian ini, yaitu mengetahui kehidupan tokoh perempuan utama dan citra perempuan Minangkabau dalam novel Negeri Perempuan karya Wisran Hadi. Hasil penelitian menemukan adanya citra perempuan Minangkabau dalam novel Negeri Perempuan karya Wisran Hadi, antara lain: tegas tapi lembut, teguh pendirian, sopan santun, arif dan bijaksana, serta waspada. Kata kunci: Negeri Perempuan, citra perempuan, novel, Minangkaba
CITRA PEREMPUAN MINANGKABAU DALAM NOVEL NEGERI PEREMPUAN KARYA WISRAN HADI (ANALISIS KRITIK SASTRA FEMINIS)
Skripsi ini merupakan hasil penelitian mengenai citra perempuan yang terdapat dalam novel Negeri Perempuan karya Wisran Hadi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peran dan kedudukan perempuan dalam setiap pengambilan keputusan-keputusan adat. Dengan demikian, penelitian ini menggunakan analisis kritik sastra feminis.
Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui beberapa tahap yaitu: membaca, merumuskan masalah, studi pustaka, mengumpulkan data, analisis data dan membuat kesimpulan. Tujuan dari penelitian ini, yaitu mengetahui kehidupan tokoh perempuan utama dan citra perempuan Minangkabau dalam novel Negeri Perempuan karya Wisran Hadi.
Hasil penelitian menemukan adanya citra perempuan Minangkabau dalam novel Negeri Perempuan karya Wisran Hadi, antara lain: tegas tapi lembut, teguh pendirian, sopan santun, arif dan bijaksana, serta waspada.
Kata kunci: Negeri Perempuan, citra perempuan, novel, Minangkaba
- …
