391 research outputs found
KONFLIK SOSIAL KELUARGA DALAM NOVEL LIMPAPEH KARYA A.RRIZAL (TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA)
ABSTRAK
Sugeng Widodo. 1710722016. “Konflik Sosial dalam Novel Limpapeh
Karya A.R Rizal Tinjauan Sosiologi Sastra”. Skripsi. Jurusan Sastra
Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, 2023.
Pembimbing I: Dr. Fadillah,M.Si Pembimbing II: Dr. Syafril, M.Si
Penelitian ini mengkaji konflik sosial yang ada dalam novel Limpapeh karya
A.R Rizal. Konflik sosial yang dibahas dalam penelitian ini adalah konflik sosial
keluarga yang terdapat pada novel Limpapeh karya A.R Rizal. Penelitian ini menjadi
menarik karna penceritaan novel tentang konflik keluarga menjadi cerminan terdekat
sebagai masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini menjelaskan
tentang konflik sosial keluarga yang terkandung dalam novel Limpapehkarya A.R
Rizal dengan tinjauan sosiologi sastra.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologi
sastra, yaitu menganalisis keberadaan manusia dalam masyarakat, dengan proses
pemahaman mulai dari masyarakat ke individu. Pendekatan sosiologi sastra
mempertimbangkan aspek kemasyarakatan dalam suatu karya.Metode yang
digunakan dalam menganalisis data adalah metode penelitian kualitatif deskriptif
dengan tiga teknik, yaitu teknik pengumpulan data, teknik analisis data dengan
menggunakan teknik analisis deskriptif-kualitatif, dan teknik penyajian data.
Setelah menganalisis menggunakan teori sosiologi sastra dan penerapannya
dalam novel Limpapeh karya A.R Rizal, dapat disimpulkan sebagai berikut:
Pertama masalah sosial yang terjadi dalam novel Limpapeh karya A.R Rizal
adalah (1) Masalah sosial keluarga Mandeh yang ingin menjual tanah pusaka untuk
kebutuhan pribadi. (2) Perebutan tanah kaum antara saudara-saudara Mandeh dan
tetangga-tetangga Mandeh (3) Masalah adat istiadat seperti masalah pernikahan dan
perayaan adat.
Kedua konflik sosial yang terjadi dalam novel Limpapeh karya A.R Rizal
adalah (1) Konflik tercipta dari masalah Mandeh dengan saudara-saudaranya. (2)
Konflik antara saudara dengan saudaranya. (3) konflik Mandeh dengan anaknya. (4)
Konflik Mandeh dengan suaminya. (5) Konflik mandeh dengan tetangganya.
Kata kunci : konflik sosial, keluarga, Limpapeh, A.R Riza
The Correlation between Vocabulary Mastery, Interest, and Reading Comprehension
Sugeng Widodo. THE CORRELATION BETWEEN VOCABULARY MASTERY, INTEREST, AND READING COMPREHENSION (A Correlational Study at the Eleventh Grade Students of SMA Al-Islam 1 Surakarta in the Academic Year of 2016/2017). Thesis, English Education Department Teacher Training and Education Faculty of Universitas Sebelas Maret Surakarta. June 2017. The aims of this study are to find out if there are correlation between (1) vocabulary mastery and reading comprehension, (2) interest and reading comprehension, and (3) vocabulary mastery, interest, and reading comprehension. The research method used in this study is correlational study. The study was carried out in September 2016 at SMA Al-Islam 1 Surakarta. The chosen population was the eleventh grade students of SMA Al-Islam 1 Surakarta which are about 380 persons. The sample was 39 students chosen with cluster random sampling technique. There were two instruments used to collect the data which are in the form of questionnaire and test. The questionnaire was used to gather the data of students’ interest, and the test was used to collect the data of students’ vocabulary mastery and reading comprehension. The researcher used simple correlation and multiple regression correlation technique in analyzing the data. The result of the data analysis shows that at the level of significance α=0.95: (1) there is a positive correlation between students’ vocabulary mastery and reading comprehension (r_(x_1 y)=0.533 and to=3.836 > tt=1.68); (2) there is a positive correlation between students’ interest and reading comprehension (r_(x_2 y)=0.633 and to=4.967 > tt =1.68); and (3) there is a positive correlation between vocabulary mastery, interest, and reading comprehension (R_(x_1,2 y)=0.667 and Fo=14.392 > Ft =3.32). The result of the study shows that students’ vocabulary mastery and interest are important and have contribution to reading comprehension. The students’ vocabulary mastery has 13.65 percent contribution to reading comprehension, and interest has 30.77 percent contribution to one. Simultaneously, the students’ vocabulary mastery and interest have contribution about 44.42 percent to reading comprehension. From the result of the study, it is known that students’ vocabulary mastery and interest are important factors giving contribution to reading comprehension. Vocabulary mastery and interest should be maintained and improved in teaching learning process especially reading comprehension. Keywords : vocabulary mastery, interest, reading comprehension
KRITIK SOSIAL SAJRONE ANTOLOGI CERKAK DALAN SIDHATAN ANGGITANE WIDODO BASUKI (TINTINGAN SOSIOLOGI SASTRA)
Antologi cerkak Dalan Sidhatan anggitane Widodo Basuki iki ngandhut babagan kritik sosial. Kritik sosial kang ana sajrone antologi cerkak Dalan Sidhatan iki minangka gambaran saka kauripane manungsa lan uga ngemot piwulang sajrone bebrayan. Tintingan kang slaras kanggo ndhudhah kritik sosial kasebut yaiku teori sosiologi sastra sing diandharake dening Ian Watt. Adhedhasar saka andharan kasebut bisa didudut underane panliten yaiku (1) kepriye kritik sosial tumrap panguwasa sajrone antologi cerkak DS anggitane Widodo Basuki? (2) kepriye gegayutane kritik sosial sajrone antologi cerkak DS anggitane Widodo Basuki tumrap kahanan bebrayan? (3) kepriye kritik sosial tumrap citrane wanita sajrone antologi cerkak DS anggitane Widodo Basuki? Saka underane panliten mau bisa didudut ancase yaiku (1) ngandharake kritik sosial tumrap panguwasa sajrone antologi cerkak DS anggitane Widodo Basuki, (2) ngandharake gegayutane kritik sosial sajrone antologi cerkak DS anggitane Widodo Basuki tumrap kahanan bebrayan, (3) ngandharake kritik sosial tumrap citrane wanita sajrone antologi cerkak DS anggitane Widodo Basuki.Paedah kang bisa didudut saka panliten iki yaiku dikarepake bisa ngrembaka mligine sastra Jawa modern, lan bisa menehi piwulang urip jalaran ana sesambungane karo prekara-prekara sosial ing ana ing bebrayan. Panliten iki mujudake panliten kualitatif. Sumber dhata lan dhata sajrone panliten iki yaiku antologi cerkak Dalan Sidhatan anggitane Widodo Basuki, sajrone antologi cerkak Dalan Sidhatan ana sepuluh dhata kang digunakake sajrone panliten iki yaiku Siter Panguripan, Dalan Sidhatan, Cungkup ing Tengah Desa, Wong Gemblung, Rembulan Kari Salining, Jenengna Wibisana, Ketiga Ngerak, Lilih Linggar Utama, Guritane Heli, Bali Saka Bali. Sepuluh cerkak kang ana nggayutake kritik sosial tumrap panguwasa, kahanan bebrayan lan citrane wanita. Tata cara nglumpukakae dhata yaiku nggunakake teknik pustaka. Asil panliten nuduhake manawa kritik sosial kang ana sajrone antologi cerkak Dalan Sidhatan ngandharake babagan (1) kritik sosial tumrap panguwasa, kayata politik, korupsi, mblenjani janji, nyogok dhuwit lan tumindak sawiyah-wiyah, (2) kritik sosial tumrap kahanan bebrayan kayata kapitayan marang mitos lan pakaryan kang ala (3) kritik sosial tumrap citrane wanita kayata tumindak sedheng, kadonyan, lan pergaulan bebas. Tembung wigati: panguwasa, korupsi, citrane wanit
KONSERVASI LINGKUNGAN MENURUT MUHAMMAD QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISHBA<H
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Konservasi Lingkungan Menurut Muhammad
Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishba>h” ditulis oleh Sugeng Widodo, NIM:
2831133053, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), Institut Agama
Islam Negeri (IAIN) Tulungagung. Dosen Pembimbing: Dr. Abad Badruzzaman,
Lc. M. Ag dan Muhammad Ridho, MA.
Kata Kunci: Konservasi, Lingkungan.
Kehancuran lingkungan adalah rusaknya alam raya yang ada di sekitar
makhluk hidup. Kerusakan ini bisa terjadi di darat, lautan dan bisa pula di udara
yang merupakan tempat tinggal makhluk hidup. Manusia wajib memelihara dan
menjaga lingkungan hidup agar tetap lestari dan alami. Hal ini disebabkan, karena
lingkungan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia.
Konservasi merupakan upaya-upaya pelestarian lingkungan, sedangkan
lingkungan adalah sesuatu yang berada di luar sekitar makhluk hidup yang terbagi
menjadi dua yaitu biotik dan abiotik. Sesuai dengan latar belakang tersebut, maka
judul dari penelitian ini adalah “Konservasi Lingkungan Menurut Muhammad
Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishba>h”.
Masalah yang diangkat pada penelitian ini ialah: 1) Bagaimana wawasan al
Qur’an secara umum tentang konservasi lingkungan. 2) Bagaimana sebab-sebab
kerusakan lingkungan dalam tafsir al-Mishba>h. 3) Bagaimana cara-cara
pelestarian lingkungan dalam tafsir al-Mishba>h. Adapun yang menjadi penelitian
sebagai berikut: 1) Menjelaskan wawasan al-Qur’an secara umum tentang
konservasi lingkungan. 2) Menjelaskan sebab-sebab kerusakan lingkungan dalam
tafsir al-Mishba>h. 3) Menjelaskan cara-cara pelestarian lingkungan dalam tafsir
al-Mishba>h.
Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), dengan
objek penelitian kitab tafsir al-Mishba>h. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif-analitis yang digunakan untuk menjelaskan penafsiran Muhammad
Quraish Shihab dalam tafsir al-Mishba>htentang konservasi lingkungan.
Penelitian ini mendapatkan hasil, bahwa: 1) al-Qur’an telah
memperingatkan manusia akan kerusakan dan pengrusakan lingkungan. Selain itu,
al-Qur’an juga memberikan upaya pelestarian yang tepat guna mengatasi masalah
tersebut. 2) Di dalam tafsir al-Mishba>hdijelaskan penyebab terjadinya kerusakan
lingkungan hidup adalah karena sifat kerakusan dan pemborosan. 3) Di dalam
tafsir al-Mishba>h juga menjelaskan manusia dalam memanfaatkan sumber daya
alam dan upaya untuk mengatasi hal tersebut, manusia harus mampu mengelola
dan memanfaatkan nikmat yang diberikan Tuhan itu dengan sebaik-baiknya
Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Kejenuhan Kerja pada Perawat Instalasi Rawat Inap di RSD MArdi Waluyo Blitar
ABSTRAK Widodo, David Sugeng. 2009. Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Kejenuhan Kerja pada Perawat Instalasi Rawat Inap di RSD Mardi Waluyo Blitar. Skripsi, Program Studi Psikologi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M.Si. (II) Hetti Rahmawati, S.Psi, M.Si. Kata kunci: dukungan sosial, kejenuhan kerja, perawat Kualitas karyawan merupakan satu hal penting karena kemajuan di bidang industri ditentukan oleh kualitas karyawannya. Satu persoalan yang muncul berkaitan dengan individu dalam menghadapi tuntutan peningkatan profesionalisme adalah stres. Permasalahan akan timbul apabila stres terjadi dalam jangka waktu yang lama dengan intensitas yang tinggi akan mengakibatkan individu mengalami kejenuhan kerja atau biasa disebut dengan burnout. Kejenuhan kerja banyak dijumpai pada jenis pekerjaan layanan sosial karena keterlibatan emosional yang cukup besar, situasi yang dapat meningkatkan tensi emosi, dan kewaspadaan yang tinggi sebagai bentuk tanggungjawabnya. Munculnya kejenuhan kerja dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi tingkat kejenuhan kerja adalah dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan dukungan sosial pada perawat Instalasi Rawat Inap di RSD Mardi Waluyo Blitar. 2) mendeskripsikan kejenuhan kerja pada perawat Instalasi Rawat Inap di RSD Mardi Waluyo Blitar. 3) mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan kejenuhan kerja pada perawat Instalasi Rawat Inap di RSD Mardi Waluyo Blitar. Hipotesis penelitian ini adalah "ada hubungan yang negatif antara dukungan sosial dengan kejenuhan kerja pada perawat Instalasi Rawat Inap di RSD Mardi Waluyo Blitar." Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dukungan sosial, sedangkan variabel terikatnya adalah kejenuhan kerja. Penelitian dilakukan dengan rancangan deskripsi korelasional dengan subyek penelitian sebanyak 60 orang perawat Instalasi Rawat Inap Dr. Mardi Waluyo Blitar. Instrumen dalam penelitian ini adalah skala dukungan sosial dan skala kejenuhan kerja. Skala dukungan sosial memiliki nilai validitas yang berkisar antara 0,262-0,623 dengan reliabilitas 0,859. Skala kejenuhan kerja memiliki nilai validitas yang berkisar antara 0,273-0,738 dengan reliabilitas 0,933. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik korelasi product moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan: 1) 23,33% perawat mendapatkan dukungan sosial tinggi, 61,67% perawat mendapatkan dukungan sosial sedang, dan 15% perawat mendapatkan dukungan sosial rendah. 2) 18,33% perawat mengalami kejenuhan kerja tinggi, 61,67% perawat mengalami kejenuhan kerja sedang, dan 20% perawat mengalami kejenuhan kerja rendah. 3) ada hubungan yang negatif antara dukungan sosial dengan kejenuhan kerja (r = -0,452; nilai p = 0,000; taraf signifikansi < 0,05). Dari hasil penelitian disarankan agar peneliti selanjutnya yang berminat untuk meneliti topik yang sama hendaknya mempertimbangkan faktor-faktor lain yang belum sempat terungkap dalam penelitian ini, khususnya faktor internal
Cendawan Pencemar di Pakaian Pegawai Pemandi Hewan (Groomer) Di Bebarapa Klinik dan Toko Hewan Piara di Kota Bogor, Jawa Barat
Cendawan terdiri atas jamur, khamir dan kapang. Cendawan tidak
dapat melakukan fotosintesis, bersifat saprofit atau bahkan bersifat parasitik.
Cendawan memperoleh nutrisi dengan cara absorbsi dan berkembangbiak
menggunakan spora seksual dan aseksual. Tujuan penelitian ini adalah
mengetahui keberadaan cemaran cendawan pada pakaian pegawai pemandi
hewan sebelum kegiatan memandikan hewan dimulai. Cara usapan dan cara
tempel digunakan untuk mengisolasi contoh yang diambil dari lima titik
(kanan atas, kiri atas, tengah, kanan bawah dan kiri bawah) pada pakaian
bagian depan pegawai pemandi hewan. Contoh diambil dari beberapa klinik
dan toko hewan piara di wilayah Kota Bogor dan dibiakkan pada media agar
SDA dan SDA-m. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa terdapat 16 jenis
cendawan yang dapat diisolasi dari pakaian pegawai pemandi hewan.
Beberapa cendawan patogen seperti Fusarium sp., Aspergillus flavus,
Aspergillus fumigatus dan Candida albicans dapat diisolasi dari contoh.
Fusarium sp. merupakan jenis cendawan yang paling banyak diisolasi yaitu
sebesar 20,00%
Gender Dominance Portrayed in Indonesian ELT Textbook for Junior High School Students
In general, people view a man and a woman differently. Crawford
(2004)states that women‟s occupations are associated with their gentle and other
feminine characteristics, while men‟s jobs are related to their strengths and
masculinities. Thus, there is stillexistence of gender inequality practices in
society. Due to this, the gender issue is still important to be examined, particularly
in English textbooks. Because when there is inequality representation between
man and woman in the textbook, then it will contribute to slow down the process
of establishing equality among people. To minimize the gender bias portrayed in
ELT textbook, the researcher sketches out the literature in analyzing gender
dominance in ELT textbook, such as gender equality and its practices in
Indonesia, and gender equality materials in ELT textbooks.
Gender equality does not mean that women and men should become the
same, but that women‟s and men‟s rights, responsibilities, and opportunities will
not depend on whether or not they are born male or female. When gender equality
exists, a society equally values men‟s and women‟s similarities and differences.
However, the practice of gender inequality in Indonesia is found in many sectors
according to The Global Gender Gap Report, 2014.Almost in all aspects of life,
women are not much better than men. Due to this, the textbook plays a leading
role in making a mental image of males and females in society (Greshuny, 1977;
Kobia, 2009). As textbooks play a crucial role as the main reference which
supports and influence the whole learning activities especially for the students,
then a balanced portrayal of gender in ELT textbooks should be improved.
The gender dominance was analyzed including female/male pictures,
female/male mentioned, female/male roles, female/male games, and female/male
role models (Longsdon, 1985).In this study, the content of the English textbook
was analyzed through the representation of the images which contain gender
dominance by using visual semiotic of Roland Barthes which contain two layers
(denotation and connotation).The textbook analyzed was entitled BahasaInggris
When English Rings the Bell SMP/MTs Kelas VIII. There were five steps of
procedure analysis, they were identification, code, analysis, interpret, and
discussion.
The result of analysis based on Longsdon (1985) aspects, the findings
reveal that the textbook male dominated in three aspects consisting of
female/male pictures, female/male mentioned, and female/male roles, while in the
aspect of female/male games there was balanced number representation and in the
aspect of female/male role model, the representation of female was outnumbered
of male. From the visual semiotic analysis, the result of analysis demonstrated that
in the textbook selected in this study represented where man had more
opportunities in almost all aspects discussed, however the portrayal of woman was
appeared as having opportunity such as higher education in some aspects
analyzed.
In short, the aims of schools textbooks should reduce portrayal of gender
bias in society and culture. This would demonstrate both men and women that are
competent and can be equally good if both are provided with equal opportunities.
Furthermore, the researcher hopes that this study will be useful as information for
English teachers, textbook author, and other textbook analysts who want to
analyze another different textbook particularly in Indonesia
A TRANSLATION ANALYSIS OF COLLOQUIAL EXPRESSIONS IN THE CHILDREN’S S TORYBOOK ENTITLED THE SECRET LIFE OF MS WIZ BY TERENCE BLACKER
The focus of this research is the translation analysis of colloquial
expressions in the children’s storybook entitled The Secret Life of Ms Wiz by
Terence Blacker. The objectives of this study are to find out the types of
colloquial expression, to find out the translation techniques used by the translator
to translate colloquial expression, and to know the effect of the translation
techniques used on the quality of the translation in terms of accuracy and
acceptability.
This research used a descriptive-qualitative and quantitative method and
was designed as a single-embedded case study. It used document and informant
sources. Total sampling was applied to collect the data. The data were obtained by
using content analysis and questionnaire. In content analysis, the researcher
collected the data by selecting the dialogues among the characters containing
colloquial expressions. The data found were 247 data. The form of questionnaire
was a close-open ended. The questionnaire was distributed to three raters who are
translation experts.
The research findings from 247 data show that: (1) there are four types of
colloquial exp ressions found in the children’s storybook. They are 45 data of
single words, 2 data of clipped words, 191 data of contractions, and 9 data of
verb-adverb combinations; (2) there are eleven translation techniques found in the
children’s story book. They are adap tation (2 data), amplification (15 data),
borrowing (12 data), calque (43 data), generalization (one datum), literal
translation (27 data), modulation (12 data), reduction (137 data), deletion (15
data), transposition (29 data), and synonym (9 data); (3) the quality translation of
colloquial expression in the children’s storybook, The Secret Life of Ms Wiz, are
(a) from the accuracy point of view, there are 230 or 93.1% accurate data, 16 or
6.5% less accurate data, and one or 0.4% inaccurate datum. The average score of
the mean for accuracy is 1.08 meaning that the translation is accurate; (b) from the
acceptability point of view, 226 data or 91.5% are acceptable, 13 data or 5.3% are
less acceptable, and 8 data or 3.2% are unacceptable. The average score of the
mean for acceptability is 1.12 meaning that the translation is acceptable; (c) the
most accurate technique is reduction which contributes the major data (132 data)
of 230 accurate data. The least accurate technique is deletion which contributes
one inaccurate datum of one inaccurate datum found; (d) the most acceptable
technique is reduction which contributes the major data (135 data) of 226
acceptable data. The least acceptable technique is borrowing which contributes the
major data (7 data) of 8 unacceptable data.
This research can be used as an input for lecturers to give the
understanding about colloquial expression to the students. This research is
expected to give additional information for students, especially English
Department students, about colloquial expression that can improve their
knowledge. Hopefully, there will be further research of colloquial expression
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, KOMPENSASI, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA DINAS SOSIAL PROVINSI KOTA YOGYAKARTA BIDANG OPERASONAL
The purpose of this study is to describe: (1) the influence of transformational leadership on job satisfaction; (2) the effect of compensation on job satisfaction; (3) the influence of work motivation on job satisfaction; (4) the influence of transformational leadership, compensation and work motivation together on job satisfaction
This research is a quantitative research. The population in this study are employees of "Yogyakarta Province Social Service Department Operational Section". The sample of the study was 46 employees. Data collection was done by using questionnaire method. Data analysis technique used is regression technique supported by T test, path analysis test and classical assumption test with SPSS 20.00 for windows application.
The result of data analysis with significance 0,05 shows that there is no positive and significant influence between transformational leadership to job satisfaction. There is no positive and significant influence between compensation on job satisfaction. There is a positive and significant influence between work motivation on job satisfaction. And There is a positive and significant influence of transformational leadership, compensation and work motivation on job satisfaction at employees at the Yogyakarta Provincial Social Office of Operational Section.The purpose of this study is to describe: (1) the influence of transformational leadership on job satisfaction; (2) the effect of compensation on job satisfaction; (3) the influence of work motivation on job satisfaction; (4) the influence of transformational leadership, compensation and work motivation together on job satisfaction
This research is a quantitative research. The population in this study are employees of "Yogyakarta Province Social Service Department Operational Section". The sample of the study was 46 employees. Data collection was done by using questionnaire method. Data analysis technique used is regression technique supported by T test, path analysis test and classical assumption test with SPSS 20.00 for windows application.
The result of data analysis with significance 0,05 shows that there is no positive and significant influence between transformational leadership to job satisfaction. There is no positive and significant influence between compensation on job satisfaction. There is a positive and significant influence between work motivation on job satisfaction. And There is a positive and significant influence of transformational leadership, compensation and work motivation on job satisfaction at employees at the Yogyakarta Provincial Social Office of Operational Section
- …
