156 research outputs found

    PERANCANGAN VISUAL WEBSITE \"UTAK ATIK BUNGA\" UNTUK MEMBUAT PRAKARYA DENGAN TEKNIK OSHIBANA

    Full text link
    PERANCANGAN VISUAL WEBSITE \"UTAK ATIK BUNGA\" UNTUK MEMBUAT PRAKARYA DENGAN TEKNIK OSHIBANA

    Peran Ibu Dalam Mengasuh Anak

    No full text
    Deaf and mute are terms used for children who cannot hear and speak. Unability to hear may be low ability to hear or complete unability to hear. Hearing disorders experienced by children with hearing and speech impairment causes delays in the children development. The success of a mother in Kranjingan Village, District of Sumbersari, Jember Regency in taking care of her deafmute child until the child is able to be independent in his daily life and also to ease the burden of his parents in terms of economy is an interesting phenomenon for the author to examine the role of a mother in caring for a child with hearing and speech impairment (A Case Study of Mrs. SW in Kranjingan Village, District of Sumbersari, Jember Regency). The research used qualitative approach with case study research type. Informants were determined by purposive sampling. The analysis method used was based on triangulation of source. The results showed that the role of the mother in parenting her child, in this case, is related to the role of the mother in parenting children in formal education, that is, the mother's roles as child’s primary carer, in worship and religious activities, as a teacher who teaches anything new, trains, guides, directs and assesses whether in the form of educational "reward" and "punishment", the role of the mother in parenting in employment at home, namely the role of the mother as a teacher, the role of the mother in parenting in the application of norms or rules at home is the mother's role as regulating domestic life, and the role of the mother in parenting in community activities is the mother's role as a teacher. Results of analysis obtained that care for children with hearing and speech impaired better and ideal if the mother uses parenting authoritative, parenting authoritative provide warmth to children accompanied by firmness, Mother giving reward and punishment to the child so that the child can be independent and disciplined, and the child does not repeat mistake again

    Abdulaziz Atik, Works and Contributions to The Arabic Language and Its Rhetorics

    Full text link
    Arap dili ve belagatının gelişimine katkıda bulunmuş olan dil ve belagat âlimlerinden birisi de Abdulaziz ʻAtîk’tir. Abdulaziz ʻAtîk, 1906-1976 yılları arasında Mısır’da yaşamış muasır âlimlerden birisidir. Dil, edebiyat ve belagat unsurlarını derleyip bir araya topladığı eserleriyle, Arap dili ve belagatı alanında, neredeyse tek elden bütün bilgileri vermiştir. Avrupa’da bulunmuş olmasıyla hem doğu, hem de batı kültürlerine vakıf oluşu ona, Arap dili, edebiyatı ve belagatına çok farklı bir perspektiften bakma imkânı vermiştir. Bu makale, Abdulaziz ʻAtîk’in hayatı, eserleri ve Arap Dili ve Belagatına katkılarını ele almaktadır. Müellifin hayatı ve eserleri hakkında herhangi bir çalışmanın bulunmaması, bu doğrultuda bir çalışma yapma ihtiyacı doğurmuştur. Çalışmada öncelikle müellifin hayatı hakkında kısa bir giriş yapıldıktan sonra, eserleri ele alınmıştır. Eserler incelenirken, sırayla Arap dili, aruz, kafiye, belagat, edebiyat ve tarih üzerine yazdığı eserleri ele alınmıştır. Sonuç kısmında, müellifin Arap dili ve belagatına katkıları değerlendirilmiştir.Abdulaziz Atik, Works and Contributions to The Arabic Language and Its Rhetorics Abdulaziz Atik is one of the scholars of language and rhetorics who contributed to the development of the Arabic language and rhetorics. Abdulaziz Atik is one of the contemporary scholars who lived in Egypt between 1906-1976. He has compiled and assembled elements of language, literature, and rhetorics, and in Arabic language and literature, he gave almost all the information from one hand. Since lived in Europe, the foundation of both eastern and western cultures enabled him to look at Arabic language, literature and rhetorics from a very different perspective. This article addresses Abdulaziz Atik’s life, works and contributions to Arabic language. The absence of any work on the life and work of the author has created the need to do a study in this direction. In the study, after a brief introduction about the author’s life, his works were discussed. While the works are being examined, his works on Arabic language, prosody, rhyme, rhetoric, literature and history are dealt with. In the conclusion, the contributions of the author to the Arabic language and rhetorics were evaluate

    Analisis Kinerja Bidan Desa dalam Pelayanan Antenatal di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pati

    Full text link
    Universitas Diponegoro Program Pascasarjana Program Magister Ilmu Kesehatan Masayarakat Konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Minat Manajemen Kesehatan Ibu dan Anak 2013 ABSTRAK Titik Wahyuni Analisis Kinerja Bidan Desa dalam Pelayanan Antenatal di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pati xiii + 107 halaman + 4 tabel + 2 gambar + 7 lampiran Kasus kematian ibu di Kabupaten Pati meningkat dari 12 pada tahun 2009, menjadi 21 pada tahun 2010 dan menjadi 24 pada tahun 2011. Pada tahun 2009 – 2011 terdapat 8 puskesmas (31 %) yang target kunjungan K1 dan K4 selalu di bawah target. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja bidan desa dalam pelayanan antenatal di wilayah Puskesmas Kabupaten Pati. Jenis penelitian adalah kualitatif. Informan penelitian adalah bidan desa di wilayah Puskesmas Kabupaten Pati. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam (indepth interview) dan selanjutnya dilakukan pengolahan data menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian bidan desa tidak memeriksa tekanan darah dan penimbangan berat badan. Waktu pelayanan antenatal belum dilakukan sesuai ketentuan tiap trimester. Dana Jampersal dan Jamkesmas belum dimanfaatkan secara optimal dan ketersediaan/ kelengkapan alat pemeriksaan antenatal masih kurang. Supervisi supportif belum dilakukan sesuai dengan ketentuan. Kinerja bidan desa dalam pelayanan antenatal belum dilaksanakan sesuai standar. Hal ini berkaitan dengan keterbatasan sarana serta supervisi yang belum dilakukan secara rutin. Kata Kunci : Kinerja, Pelayanan antenatal, Bidan Desa. Diponegoro University Postgraduate Program Master’s Program in Public Health Majoring in Health Policy Administration Sub Majoring in Maternal and Child Health Management 2013 ABSTRACT Titik Wahyuni Analysis on Work Performance of Village Midwives in Antenatal Care Services in Primary Healthcare Centers in Pati District xiii + 107 pages + 4 tables + 2 figures + 7 enclosures The number of maternal deaths in Pati district increased from 12 deaths in 2009 to 21 deaths in 2010, and 24 deaths in 2011. In 2009-2011, there were 8 (31%) primary healthcare centers (puskesmas) that their K1 and K4 visit coverage were below the target. Objective of this study was to analyze work performance of village midwives in antenatal service in the primary healthcare centers of Pati district. This was a qualitative study. Study informants were village midwives in the district of Pati. Data were collected through in-depth interview. Content analysis method was applied in the data management. Results of the study showed that a number of village midwives did not measure blood pressure and body weight. Time for conducting antenatal was not accomplished according to the standard for each trimester. Jampersal and Jamkesmas funds were not used optimally, and the availability or completeness of antenatal examination instruments was insufficient. Supportive supervision was not done according to the standard. Work performance of village midwives in antenatal service was not done according to the standard. This was related to the limitation of facilities, and supervision had not done routinely. Key words : work performance, antenatal service, village midwive

    Upaya Peningkatkan Keterampilan Berbicara Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Di Kelompok A TK ABA I Gedung Sierad Klaten Tahun Ajaran 2011/2012

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif di kelompok A TK ABA I Gedung Sierad Klaten tahun ajaran 2011/2012. Teknik pembelajaran kooperatif yang dipakai adalah kancing gemerincing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) disebut juga Classroom Action Research (CAR). Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus. Siklus I dilaksanakan dalam 4 pertemuan, siklus II, 3 pertemuan dan siklus III, 2 pertemuan, masing-masing pertemuan berdurasi 30 menit. Tempat penelitian di kelompok A. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelompok A yang berjumlah 16 anak terdiri dari: 10 anak laki-laki, 6 anak perempuan serta seorang guru kelas kelompok A. Data tentang keterampilan berbicara dikumpulkan dengan observasi. Data tentang pembelajaran kooperatif dikumpulkan dengan observasi dan catatan lapangan. Data keterampilan berbicara dianalisis secara komparatif, yaitu dengan membandingkan data keterampilan berbicara anak setiap siklusnya dengan indikator kinerja. Data pembelajaran kooperatif dianalisis secara diskriptif komparatif, yaitu data didiskripsikan setiap siklusnya apabila terdapat kekurangan akan diperbaiki pada siklus berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kooperatif mampu meningkatkan keterampilan berbicara anak. Hal ini ditunjukkan dengan adanya prosentase peningkatan dari prasiklus sampai dengan siklus III yaitu pada prasiklus peningkatan keterampilan berbicara anak mencapai 50,12 %, siklus I mencapai 61,19 % dengan indikator kinerja 60 %, siklus II mencapai 70,17 % dengan indikator kinerja 70%, dan siklus III mencapai 81,47 % dengan indikator kinerja 80%

    Kemampuan Berbahasa Anak Tunarungu Yang Menggunakan Cochlear Implants (Studi Kasus Di TK Surabaya Dan Sidoarjo )

    Full text link
    Abstract One of the obstacles of deaf children is the ability to speak. Language skills include listening, speaking, reading, and writing skills. Efforts to overcome these obstacles in the form of the use of tools (ABM) and the installation of cochlear implants. This study aims to determine the language skills of deaf children who use cochlear implants, barriers experienced, as well as the intervention provided. The research used qualitative research approach case study type. Technique of collecting data using observation, interview, documentation study and test. Data analysis techniques use source triangulation, technique, and time. The results showed that the ability to listen and speak initially just by looking at the motion of the lips and has not spoken, now the ability to listen and speak simple sentences, complex and semi-complex can only be heard. The obstacles experienced are concentration problems, and also very active students. Interventions for inclusion in the form of classroom learning, tutoring reading, writing, arithmetic and AVT (Auditory Verbal Therapy). The conclusions of this study is to use cochlear implants language skills of deaf children develop properly in accordance with the curriculum of language skills of deaf children with cochlear implant (adapted from notes Shepheard Center Intermede AVT Course 2013). Keywords: language skills, cochlear implants   &nbsp

    Model Pilihan Moda Angkutan Umum Khusus Perempuan

    No full text
    Pengguna jasa transportasi angkutan umum saat ini di beberapa kota metropolis di Indonesia seperti Jakarta dan Surabaya, dimana untuk penumpang bis kota di Jakarta, khususnya busway, proporsi penumpang perempuan sebesar 55 %, sementara proporsi penumpang laki-laki sebesar 45 %. Dengan demikian jasa angkutan Busway lebih banyak digunakan oleh para penumpang perempuan. Hal ini bisa disebabkan, mungkin karena perempuan lebih senang memanfaatkan fasilitas umum berupa angkutan umum Busway sebagai angkutan menuju tempat kerja ataupun tempat yang dituju lainnya. Sementara laki-laki lebih memilih menggunakan kendaraan pribadinya seperti mobil, motor, ataupun sepeda (Murdiono, 2006). Penumpang perempuan banyak mendominasi angkutan umum tidak hanya terjadi di Indonesia, berdasarkan data world bank di afrika selatan sebanyak 29% perempuan yang bekerja menggunakan angkutan umum dan 21% laki-laki yang menggunakan angkutan umum (Duchène,2011). di Pune-India, perempuan pengguna angkutan umum sebesar 50% dan laki-laki 35%, di Dhaka-Bangladesh perempuan pengguna angkutan umum sebesar 52 % dan laki-laki 38%, di Ashgabat-Turkmenistan perempuan pengguna angkutan umum sebesar 58% dan laki-laki 50% dan di Lima-Peru perempuan pengguna angkutan umum 95% dan laki-laki 85% (Peters, 2001). Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui karakteristik perempuan pengguna moda angkutan umum. 2) Mengetahui atribut pemilihan moda yang mempengaruhi perempuan dalam memilih moda angkutan umum. 3) Mengetahui model pilihan angkutan umum khusus perempuan yang sesuai dengan kondisi saat ini. 4) Membuat rekomendasi kebijakan angkutan umum yang sesuai dengan kebutuhan perempuan. Lokasi yang dipilih utamanya adalah kawasan perguruan tinggi dan kawasan industri yang menimbulkan tarikan perjalanan yang cukup besar. Lokasi penelitian di lakukan di Kota Malang dan Yogyakarta untuk mewakili kota pelajar serta mayoritas penduduk muslim, dan Batam mewakili kota industri dengan penduduk muslim yang berimbang dengan non muslim. Metode yang digunakan adalah IPA ( importance performance analysis ), SEM (Strucural Equation Model , SP (Stated Preference) dan AHP (Analitic Hieracy Process . Dari hasil analisa didapatkan atribut/variabel yang memerlukan prioritas peningkatan pelayanan adalah lampu isyarat tanda bahaya, SOP penanganan kendaraan, kelaikan kendaraan, peralatan keselamatan, fasilitas kebersihan di halte, fasilitas kebersihan di dalam angkutan, kursi khusus lansia, ibu hamil dan anak-anak, kemiringan lantai dan tekstur, ketersediaan/integrasi antar trayek dan sistem pembayaran. Variabel yang paling berpengaruh adalah variabel keterjangkauan dengan indikator kemudahan perpindahan, ketersediaan antar trayek, tariff dan keteraturan dengan indikator Waktu tunggu, Kecepatan perjalanan, Waktu berhenti di halte, Informasi halte yang akan dilewati, Ketepatan jadwal kedatangan, ketepatan jadwal keberangkatan, Informasi gangguan perjalanan, dan sistem pembayaran. model yang dihasilkan dari perubahan atribut dipilih model atribut berdasarkan selisih biaya perjalanan dengan penambahan fasilitas tempat duduk khusus ibu hamil, anak-anak dan lansia dengan persamaan, UAUP– UAU = 3,3745 - 0,0001 . ΔX3, dimana persamaan ini yang mendekati ketepatan model

    PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENYALAHGUNAAN TIMBANGAN DALAM JUAL BELI DI PASAR TEBLANG (SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES)

    No full text
    ABSTRAK2015AIDA WAHYUNI,PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENYALAHGUNAAN TIMBANGAN DALAM JUAL BELI DI PASAR TEBLANG (Suatu Penelitian di Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues) Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala(v, 57). pp., bibl.,(Susiana, S.H., M.H.)Ketentuan mengenai larangan bagi pelaku usaha telah diatur dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yaitu pada Pasal 8 ayat (1) huruf c yang menyatakan bahwa pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak sesuai dengan ukuran, takaran, timbangan dan jumlah dalam hitungan menurut ukuran yang sebenarnya. Namun pada kenyataannya masih ditemukan pelaku usaha yang melakukan penyalahgunaan pada timbangan dalam menjalankan usahanya.Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bentuk penyalahgunaan timbangan yang dilakukan oleh pelaku usaha dalam jual beli di pasar Teblang Blangkejeren, untuk mengetahui dan menjelaskan faktor penyebab terjadinya penyalahgunaan pada timbangan di pasar Teblang Blangkejeren dan untuk mengetahui dan menjelaskan upaya perlindungan hukum terhadap konsumen pada penyalahgunaan timbangan.Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan mempelajari buku-buku, peraturan perundang-undangan dan kasus-kasus yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai responden dan informan. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif analisis.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk penyalahgunaan timbangan yang dilakukan oleh pelaku usaha dalam jual beli di pasar Teblang Blangkejeren adalah dengan cara melakukan utak-atik jarum pada timbangan, menambahkan magnet pada anak timbangan dan menambahkan logam pada wadah timbangan. Faktor penyebab terjadinya penyalahgunaan pada timbangan di pasar Teblang Blangkejeren yang dilakukan oleh pelaku usaha adalah faktor barang yang dijual tidak ditimbang dihadapan konsumen, faktor ketidaktaatan terhadap hukum dan faktor pedagang tidak taat terhadap pengawasan pemerintah. Upaya perlindungan hukum terhadap konsumen pada penyalahgunaan timbangan adalah dengan memberikan sosialisasi, penyuluhan dan pengawasan secara berkala serta memberikan sanksi kepada pelaku usaha yang melanggar peraturan perundang-undangan.Disarankan kepada konsumen agar lebih aktif dan kritis dalam membeli barang yang ditakar atau ditimbang dan bagi konsumen yang menderita kerugian akibat tindakan penyalahgunaan timbangan oleh pelaku usaha agar membuat pengaduan kepada pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen. untuk pelaku usaha diharapkan untuk lebih memperhatikan kepentingan konsumen

    Analisis Masukan dan Proses Asuhan Pelayanan Nifas oleh Bidan Pelaksana di Wilayah Dinas Kesehatan Kota Semarang Tahun 2014

    Full text link
    Universitas Diponegoro Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Kesehatan Ibu dan Anak 2014 ABSTRAK Sri Wahyuni Analisis Masukan dan Proses Asuhan Pelayanan Nifas oleh Bidan Pelaksana di Wilayah Dinas Kesehatan Kota Semarang Tahun 2014 80 halaman + 3 tabel + 9 lampiran Cakupan pelayanan nifas di Kota Semarang pada tahun 2011-2013 meningkat tetapi belum mencapai target 90 %. Berdasarkan hasil survey pendahuluan menunjukkan bahwa asuhan pelayanan nifas yang dilakukan oleh bidan pelaksana di wilayah Dinas Kesehatan Kota Semarang belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana masukan dan proses asuhan pelayanan nifas di wilayah Dinas Kesehatan Kota Semarang. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif, Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan observasi. Informan utama adalah 2 bidan pelaksana dari 2 puskesmas yang mempunyai cakupan kunjungan nifas tertinggi dan terendah. Informan triangulasi adalah 2 bidan koordinator dan 2 kepala puskesmas dari 2 puskesmas yang mempunyai cakupan kunjungan nifas tertinggi dan terendah. Data dianalisis dengan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan asuhan dari aspek input: SDM secara kuantitas masih kurang jumlah bidannya. secara kualitas, pengetahuan bidan mengenai asuhan nifas kurang, serta kebijakan untuk pelaksanaan asuhan nifas sesuai standar belum ada. Pengkajian tidak dilakukan sepenuhnya. Diagnosa belum sesuai nomenklatur, perencanaan belum ditulis di buku CM. Pelaksanaan asuhan belum dilakukan secara komperhensif. Disarankan kepada Dinas Kesehatan untuk: mengadakan penyegaran ilmu dan ketrampilan bidan mengenai asuhan pelayanan nifas sesuai standar. Selain itu juga memfasilitasi form pencatatan asuhan pelayanan nifas sesuai standar, dan melakukan monitoring dan menyediakan SOP tentang pelayanan nifas. Kata Kunci : Asuhan Pelayanan Nifas, Bidan pelaksana, Masukan dan input Jumlah Pustaka : 37 (1996 – 2011) Diponegoro University Faculty of Public Health Master’s Program in Public Health Majoring in Maternal and Child Health 2014 ABSTRACT Sri Wahyuni Analysis of Input and Process of Postnatal Care Services by Midwife at Semarang City Health Office in 2014 80 pages + 3 tables + 9 enclosures Coverage of postnatal services in Semarang City from 2011 to 2013 increased but it had not achieved the target (90%). A preliminary study revealed that postnatal care provided by midwives at Semarang City Health Office (CHO) was not maximal. This research aimed to explain input and process of postnatal care at Semarang CHO. This was qualitative research. Data were collected by conducting indepth interview and observing. Main informants consisted of 2 midwives selected from 2 health centers with highest and lowest coverage of postnatal visit. Meanwhile, 2 coordinator midwives and 2 heads of health centers selected from these health centers were as informants for triangulation purpose. Furthermore, data were analyzed using content analysis. The results of this research showed that the implementation of care viewed from the input aspect as follows: there was a shortfall in the number of midwives, knowledge of midwives about postnatal care was still low, and a policy for implementing postnatal care services in accordance with a standard was not available. In addition, analysis had been done comprehensively, diagnose was not in accordance with nomenclature, plan had not been recorded on a Medical Record book, and postnatal care services had not been implemented comprehensively. As a suggestion, Health Office needs to refresh knowledge and skills of midwives about postnatal care services in accordance with a standard. In addition, the office needs to facilitate a recording form of the services in accordance with a standard, monitor, and provide SOP of the services. Key Words : Postnatal Care Services, Midwife, Input and Process Bibliography : 37 (1996-2011
    corecore