1,721,979 research outputs found
WIRDA HANIM:DARI PENGRAJIN BORDIR MENJADI PENGUSAHA BATIK TAHUN 1994-2018
Penulisan biografi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana latar belakang keluarga Wirda Hanim, mengapa Wirda Hanim berusaha mengembangkan Batiak Tanah Liek, dan bagaimana kiprah Wirda Hanim sebagai seorang pengrajin hingga menjadi pengusaha batik. Manfaat penulisan biografi ini untuk mengetahui latar belakang keluarga Wirda Hanim, menganalisis usaha Wirda Hanim dalam mengembangkan Batiak Tanah Liek dan menguraikan proses Wirda Hanim dari seorang pengrajin menjadi pengusaha Batiak Tanah Liek. Batasan awal penulisan ini adalah tahun 1994 karena pada tahun ini Wirda Hanim memulai karir sebagai pengrajin batik. Batasan akhir penulisan ini adalah tahun 2018 karena perusahan batik Wirda Hanim masih terus berdiri dan berkembang.
Penelitian ini termasuk kedalam penulisan biografi tematis, yaitu bentuk penulisan biografi yang ditekankan pada tema-tema tertentu dengan mengkaji perjalanan Wirda Hanim dari seorang pembordir menjadi pengusaha batik. Penelitian ini mengguanakan menggunakan metode sejarah yang meliputi teoristik (pengumpulan sumber), kritik (kritik ekstern dan kritik intern), interpretasi (penafsiran sumber), dan histiografi (penulisan hasil penelitian). Pengumpulan sumber dilakukan dengan dua cara, penelitian pustakan dan wawancara. Penelitian pustaka bertujuan untuak mendapatkan sumber primer dan sumber sekunder. Wawancara bertujuan untuk mendukung penulisan skripsi ini.
Biografi ini menggambarkan tentang bagaimana Wirda Hanim memulai, mengembangkan dan memperkenalkan Batiak Tanah Liek kepada masyarakat. Wirda Hanim adalah putri asli Minangkabau yang memiliki jasa dalam pengembangan seni tradisional Minangkabau yaitu Batiak Tanah Liek. Proses Batiak Tanah Liek dilakukan di daerah Sawahan di Kota Padang. Wirda Hanim memulai karirnya berawal menjadi seorang pembordir pada tahun 1985. usaha bordir ini lebih kurang 7 tahun, dan pada tahun 1994 Wirda Hanim mengenal Batiak Tanah Liek. Tahun 1995 produksi pertama Batiak Tanah Liek Wirda Hanim resmi diproduksi, namun masih menggunakan pewarna kimia. Tahun 2005 produksi Batiak Tanah Liek dengan bahan pewarna alami resmi diproduksi oleh Wirda Hanim. Berkat usaha Wirda Hanim dalam dunia kesenian ia pun mendapatkan beberapa penghargaan yang pernah diterima dari Pemerintah
Gaya reorika youtuber : Gaya retorika Wirda Mansur pada akun youtube
INDONESIA :
Pada penulisan ini bertujuan untuk mengetahui gaya bahasa (style), bahasa tubuh (gesture) dan karakter pembeda yang digunakan oleh Wirda Mansur dalam menyampaikan ceramahnya. Penelitian menggunakan metode deskripsi analisis format video yang berisi video dakwah dari akun Youtube Wirda Mansur untuk menggunakan isi dalam dokumentasi. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa gaya bahasa yang digunakan Wirda Mansur yakni gaya bahasa personifikasi, alegori, hiperbola dan pleonasme. Bahasa tubuh yang digunakan yakni senyum, ekspresi wajah, kontak mata, gerakan tangan dan kepala. Karakter pembeda Wirda yakni menyenangkan, teknik bercerita yang baik, qira'ah dan hafidzhah, memiliki kecerdasan intelektual, kinestektikal dan spasial, public speaking yang baik, gaya sapaan gaul pada mad'unya, fashionable, Penulis buku, aktor dan pengusaha.
ENGLISH :
This paper aims to determine the style of language, body language, and distinguishing characters used by Wirda Mansur in delivering his lectures. This study uses a description of the method of analysis of video formats containing da'wah from Wirda Mansur's Youtube account to use the content in the documentation. The results showed that the language styles used by Wirda Mansur were personification, allegory, hyperbole and pleonasm. The body language used is a smile, facial expressions, eye contact, hand and head movements. Wirda's distinguishing characters are fun, good storytelling techniques, qira'ah and hafidzhah, have intellectual, kinesthetic and spatial intelligence, good public speaking, slang greeting style in mad'unya, fashionable, book writer, actor and businerhetori
ANALISIS ISI PESAN DAKWAH PODCAST PADA CHANNEL YOUTUBE WIRDA MANSUR
ABSTRAK
Yenni 2022, Analisis isi Pesan Dakwah Podcast Pada Channel YouTube Wirda
Mansur. Skripsi program Komunikasi Penyiaran Islam fakultas
Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri
Paloxxiipo dibimbing oleh Efendi dan Jumriani
Skripsi ini membahas tentang Analisis Isi Pesan Dakwah Podcast Pada Channel
YouTube Wirda Mansur. Penelitian ini bertujuan: Untuk mendeskripsikan tema
PodcastChannel YouTubeWirda Mansur, untuk mendeskripsikan isi pesan dakwah
podcast ada Channel YouTube Wirda Mansur. Penelitian ini menggunakan metode
pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode analisis isi deskriptif dalam
mendapatkan data penelitian. Jenis penelitian yang digunakan penelitian
kepustakaan (liberty research). Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa: Tema
podcast dari Wirda Mansur antara lain Gak ada impian yang terlalu tinggi, Muda
dan jatuh cinta, Saat orang memandang kita sebelah mata dan adapun isi pesan
dakwahpodcast pada Channel YouTubeWirda Mansur yaitu: Pesan dakwah akidah
yangmembahas tentang keimanan. Dalam pesan dakwah akidah dibahas pada podb
cast Wirda Mansur yang berjudul “Gak ada impian yang terlalu tinggi”. Pesan
dakwah Syariat, mengenai ibadah, muamalat, dan hukum-hukum Allah swt. Dalam
pesan dakwah syariat dibahas pada podcast Wirda Mansur yang berjudul “Muda
danjatuh cinta”. Pesan dakwah akhlak mengenai kebiasaan manusia. Dalam pesan
akhlak dibahas pada podcast Wirda Mansur yang berjudul “saat orang memandang
kita sebelah mata”.
Kata Kunci: Pesan Dakwah, Podcast, YouTube, Wirda Mansu
Respon viewers terhadap konten dakwah Wirda Mansur melalui video blog di Youtube
Hadirnya beraneka ragam media sosial pada era digital merupakan sarana yang seharusnya dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan dakwah. Pengguna media sosial di Indonesia adalah salah satu pengguna terbanyak di dunia dan tentunya akan terus berkembang. Salah satu media sosial yang sedang digemari oleh masyarakat sekarang ini adalah Youtube. Dan salah satu konten yang sedang digandrungi dikalangan masyarakat adalah video blog atau biasa disebut vlog. Perkembangan Youtube dari berbagai kalangan meningkat secara signifikan setiap tahunnya, mempermudah para pendakwah menyampaikan dakwahnya kepada masyarakat luas kapanpun dan dimanapun. Salah satu content creator dan dai’ah muda yang menggunakan Youtube sebagai media dakwah adalah Wirda Mansur. Alasan Wirda membuat konten dakwah sendiri adalah karena Wirda merasa kebanyakan konten vlog yang disuguhkan content creator lain hanya bersifat hiburan oleh karena itu ia ingin menyajikan konten yang berbeda. Hampir semua vlog yang diunggah di channel youtubenya merupakan video dakwah yang positif, informati dan edukatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon viewers terhadap konten dakwah Wirda Mansur melalui video blog di Youtube.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis netnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis Miles and Huberman yakni analisis data kualitatif yang dilakukan secara interaktif dan berlangsung terus-menerus sampai tuntas.
Hasil dari penelitian ini, setelah viewers menonton konten dakwah Wirda Mansur, dilihat dari indikator respon kognitif adalah positif. Sebagian besar viewers berterimaksih karena berkat menonton video Wirda mereka mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru. Dilihat dari indikator respon afektif adalah positif. Viewers mengalami perubahan emosi dan sikap setelah menonton vlog Wirda, mereka membenarkan bahwamateri yang Wirda sampaikan benar adanya. Dan meskipun ada beberapa yang kurang setuju dengan statment Wirda mereka tetap menerima dengan baik dan memberikan saran di kolom komentar. Dan dilihat dari indikator respon konatif adalah positif. Viewers mengimplementasikan materi yang Wirda sampaikan dalam kehidupan sehari-har
ANALISIS PESAN DAKWAH TENTANG SHALAWAT DALAM PODCAST WIRDA MANSUR DI MEDIA YOUTUBE
ABSTRAK
Dakwah merupakan salah satu bagian terpenting dalam islam,
untuk menunjang dalam mencapai suskes atau keberhasilan dakwah
perlu diusahakan usaha-usaha yang tepat dan konkrit, baik dalam
bentuk metode atau alat yang dipakai untuk berdakwah. Podcast
menjadi salah satu media yang banyak diminati saat ini karena
memiliki sifat yang fleksibel dan dapat diakses dengan beragam
platform. Kesuksesan memanfaatkan teknologi untuk berdakwah
dapat dilihat dari Wirda Salamah Ulya Mansur alias Wirda Mansur
merupakan putri pertama dari Ustadz Yusuf Mansur yang telah
merambah berbagai kanal media sosial terutama di channel Youtube
nya. Wirda Mansur merupakan salah seorang da‟i muda yang
memanfaatkan media sosial Youtube untuk menyampaikan pesan�pesan dakwah melalui konten yang ia unggah di channel Youtubenya.
Terdapat 4 konten di Channel Youtube nya yang berjudul Shalawat.
Dalam Penelitian ini mengangkat judul yang bertemakan Shalawat
tersebut bertujuan untuk mengetahui apa saja pesan dakwah dan
amalan-amalan di podcast Wirda Mansur di ke 4 konten Youtube nya
yang bertemakan Shalawat dan juga apa saja isi konten dalam Channel
Youtube Wirda Mansur tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Dengan
jenis penelitiannya mengggunakan studi dokumen memiliki sifat
penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini terdapat data primer yaitu
data yang diperoleh dari lapangan/objek berupa video di channel
Youtube Wirda Mansur sedangkan data sekunder yaitu tentang
shalawat di media Youtube, buku, jurnal dan artikel. Teknik
pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi yang berupa
video yang bertemakan shalawat yang akan dijadikan berupa naskah
atau skrip. Untuk teknik analisa data, peneliti menggunakan analisis
isi (content analysis).
Hasil dari penelitian ini, bahwa Isi konten di channel Youtube
Wirda Mansur berjumlah 70 konten yang berisikan dari vlog (Video
Blog), tips-tips atau tutorial, motivasi, bisnis, Podcast dan berdakwah.
Pesan dakwah di ke - 4 video channel Youtube Wirda Mansur yang
iii
bertemakan shalawat terbagi menjadi 3, yaitu: (1) Aqidah, Wirda
Mansur memberikan penjelasan dan arahan kepada penonton yang
merujuk pada Al-Qur‟an dan Hadist. (2) Syariah, Wirda selalu
menegaskan bahwa kita sebagai umat muslim diharuskannya atau
sangat dianjurkan bershalawat kepada Allah karena untuk menambah
dalam hal beribadah dan memperbanyak pahala. (3) Akhlak, perihal
berbakti kepada orangtua, akhlak berbuat baik kepada sesama dengan
cara menghargai dan berakhlak kepada Allah dengan bertaqwa,
mencintai Allah dan Rasullah-Nya dengan bershalawat. Dan amalan�amalan di ke 4 video yang berjudul shalawat di channel Youtube
Wirda Mansur tersebut berupa berdoa dan selalu bershalawat kepada
Allah.
Kata kunci: Pesan Dakwah, Podcast, Wirda Mansur, Youtube
iv
ABSTRACT
Da’wah is one of the most important parts of islam, to support
achieving success or the success of da’wah it is necessary to make
appropriate and concrete efforts, both in the form of methods or tools
used for preaching. Wirda Salamah Ulya Mansur alias Wirda Mansur
is the first daughter of Ustadz Yusuf Mansur who has penetrated
various social media channels, especially on his youtube channel.
Wirda Mansur is one of the preachers young people who use social
media youtube to convey da’wah messages through content that he
uploads on his youtube channel. There are 4 content on his youtube
channel entitled Shalawat. On the Wirda Mansur podcast on the 4
youtube content with the theme of Shalawat and also what the content
is on the Wirda Mansur youtube channel.
This research uses a qualitative approach method with this type of
research using document studies having the nature of a qualitative
descriptive research. This research has primary and secondary
sources, primary data is data obtained from the field/object in the
form of videos on Wirda Mansur's Youtube channel while secondary
data is about blessings on Youtube media, books, journals and
articles. The data collection technique uses documentation techniques
in the form of videos with the theme of blessings which will be made
into scripts or scripts. For data analysis techniques, researchers use
content analysis (content analysis)
The results of this study, the content on Wirda Mansur's Youtube
channel totals 70 content consisting of vlogs (Video Blogs), tips or
tutorials, motivation, business, Podcasts and preaching. Da’wah
messages on the 4 video’s channels of Wirda Mansur’s Youtube
channel with the theme of prayer are divided into 3, namely: (1)
Aqidah, Wirda Mansur provides explanations and directions to the
audience referring to the Al-Qur'an and Hadith. (2) Syariah, Wirda
always emphasizes that we as Muslims are required or highly
recommended to pray to Allah because it is to increase our worship
and increase our rewards. (3) Morals, messages related to the prayer
video are morals about being devoted to parents, morals doing good
v
to others by respecting and having morals to Allah by being pious,
loving Allah and His Messenger by praying. And the practices in the 4
videos entitled blessings on the Wirda Mansur Youtube channel are in
the form of praying and always praying to Allah.
Keywords: Da'wah Message, Podcast, Wirda Mansur, Youtub
Teknik komunikasi persuasif Wirda Mansur dalam berdakwah melalui Youtube di era millenial
Berdakwah di era millenial berhadapan dengan pesatnya perkembangan teknologi yang memungkinkan dakwah bisa diakses kapanpun, dimanapun, dan oleh siapapun. Menyikapi hal ini da’i harus memanfaatkannya semaksimal mungkin. Jika tidak arus dakwah kian melambat dan tertinggal. Berdakwah melalui media youtube mungkin adalah salah satu solusinya. Seperti yang dilakukan oleh salah satu da’i muda, yaitu Wirda Mansur, yang memanfaatkan media youtube untuk eksistensi dakwah. Terlepas itu yang menjadi faktor utama dari suksesnya dakwah adalah kemampuan da’i dalam menyampaikan pesan dengan baik sehingga mudah diterima oleh mad’u, untuk mencapai itu semua dibutuhkan teknik-teknik komunikasi persuasif yang apik oleh sang da’i. Oleh karena itu penelitian ini terfokus untuk menjawab bagaimana teknik komunikasi persuasif Wirda Mansur dalam dakwahnya melalui youtube di era millenial.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik komunkasi dakwah Wirda Mansur dalam berdakwah melalui youtube di era millenial. Untuk menganalisis persoalan tersebut, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dengan cara kerja pengunitan, penyederhanaan data, pengambilan simpulan dengan menentukan kategori-kategori yang sudah di klasifikasikan, kemudian analisis data. Penelitian ini mengambil lima video dakwah Wirda Mansur, dipilih sesuai rating jumlah penonton dan tema yang menarik sebagai objek penelitian.
Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik komunikasi persuasif yang digunakan Wirda Mansur dalam berdakwah di youtube ada lima.yaitu teknik asosiasi, teknik integrasi, teknik ganjaran (pay-off-technique), teknik tataan, dan teknik red-herring. Pertama teknik asosiasi yaitu bagaiamana Wirda menarik perhatian mad’u dengan membahas peristiwa yang sedang menarik, kedua teknik integrasi cara yang digunakan Wirda melalui pendekatkan diri secara komunikatif kepada mad’u, ketiga teknik ganjaran yaitu cara dimana Wirda mempengaruhi orang lain dengan mengiming-imingi atau memberikan harapan, keempat teknik tataan yaitu bagaimana Wirda mengolah kata menjadi suatu kalimat yang baik hingga tercapailah suatu maksut dari pesan tersebut, terakhir teknik red-herring cara berkomunikasi melalu berdebatan dengan mematahkan argumentasi dari lawan bicara, dan menggiring kepada argumentasi yang dipunyai
Video blog sebagai media baru dalam berdakwah: studi terhadap akun youtube Wirda Mansur
Youtube merupakan salah satu media baru yang memiliki kekuatan dalam penyebaran informasi yang diminati anak millenial. Fitur yang ditawarkan Youtube memungkinkan pesan dakwah berupa vlog dapat menyebar dengan cara kreatif mengikuti tren. Youtube bisa menjadi salah satu alternatif berdakwah ditengah munculnya berbagai pilihan media baru untuk berdakwah, menyebarkan pesan dakwah menggunakan fitur vlog dalam Youtube yang dikemas dengan kreatif sehingga menarik anak-anak muda. Sehubungan dengan hal tersebut, dilakukan penelitian terhadap akun Youtube Wirda Mansur dengan rumusan masalah “Bagaimana Video Blog dari Akun Youtube Wirda Mansur sebagai Media Baru dalam Berdakwah?”. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu Bagaimana Pemanfaatan Video Blog dari Akun Youtube Wirda Mansur sebagai Media Baru dalam Berdakwah. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan analisis menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman. Teknik analisis ini pada dasarnya terdiri dari tiga komponen: reduksi data, penyajian data, dan penarikan serta pengujian kesimpulan juga menggunakan analisis SWOT sebagai tolak ukur dari akun Wirda Mansur. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa akun Youtube Wirda Mansur menggunakan video blog untuk mengunggah video dengan berbagai jenis tema keislaman diantaranya #NgajiBarengWirda dan #NgobrolBarengWirda. Wirda Mansur berhasil mendapatkan mad’u sesuai target dakwahnya yaitu anak-anak muda karena dimana masing-masing video dikemas dengan visual yang cukup menarik seperti pembawaan dan gaya bahasanya, dan isinya yang beragam. Video yang diunggah pun menggunakan berbagai teknik pengambilan gambar, teknik editing cut to cut, zoom out, fade dan durasi yang tidak sampai berjam-jam serta beberapa ditambah musik dengan nuansa bergantung pada tema videonya. Analisis SWOT dari akun Wirda Mansur yang terdiri dari strengths (kekuatan) kemampuan dalam pembawaan video dan visual menarik, weaknesses (kelemahan) keterbatasan editing video dan teknik pengambilan gambar yang terlalu sederhana, opportunities (peluang) kemampuan dari Wirda menggunakan gaya bahasa sesuai dengan target dakwahnya, threats (ancaman) munculnya pembuat konten baru yang dirasa lebih menarik
Pesan Tawakal dalam Dakwah Milenial Wirda Mansur di Youtube: analisis wacana Teun A. van Dijk
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari, mengetahui pesan Wirda Mansur mengenai tawakal dalam video dakwahnya yang berjudul “Cara Agar Impian Kita Tercapai” di youtube. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tekstual, dengan teknik analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk. Hasil penelitian ini menunjukkan pesan tawakal yang terdapat dalam dakwah Wirda Mansur, yakni : tawakal yang berarti pasrah atau menyerahkan segala hasil pencapaian kepada Allah atas segala ketentuannya, bukan berarti bertawakal tanpa diiringi dengan usaha dan berdoa, namun usaha dan doa sangat diperlukan sebelum akhirnya kita bertawakal. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian dari aspek yang berbeda. Seperti halnya pada gaya bahasa dakwah yang dilakukan oleh Wirda Mansur
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA PROKEM DALAM NOVEL REACH YOUR DREAMS KARYA WIRDA MANSUR
This research is motivated by the fact that slang language is slang, although the style is deviant or includes slank language but is commonly used by teenagers. One of them is in the novel Reach Your Dreams by Wirda Mansur, which features slang in order to suit the target audience of teenagers. The purpose of this research is to; 1) Identify the slogan contained in the novel Reach Your Dreams by Wirda Mansur, and 2) describe the results of language analysis from the aspects of language (phonology, morphology and semantics). This study used descriptive qualitative method. The data in this study are words in the form of slang, obtained from the novel Reach Your Dreams by Wirda Mansur. The data was collected using the basic techniques of reading and taking notes, namely the analysis instrument in the form of a study of research results. The results showed that; 1) in the novel Reach Your Dreams by Wirda Mansur, there are around 90 slang words, and 2) the phonological aspect is 31,11%, the morphological aspect is 14.45%, and the semantic aspect is 54.44%. The slang language used is in the form of abbreviations, acronyms, conversational language which is converted into written form, foreign languages, and words that are not in accordance with the provisions. The use of slang in the novel makes the novel more fluid and acceptable to teenage readers
- …
