1,721,015 research outputs found

    The Urgency of Parental Parenting Patterns in Shaping the Morality of Middle School Students

    No full text
    It is interesting to study students at Kepung Islamic Middle School in the moral aspects of habblum minallah, habblum minannas and habblum minal alam. Of all the students who have carried out good morals, 1 out of 5 people. This is closely related to the upbringing of parents for their children. Every form of authoritarian, democratic or parmissive parenting used by parents will determine the morals of a child. This is what is interesting for the authors to conduct research on students at Kepung Islamic Middle School. The author observes that the students of this school come from different geographic areas, some come from the mountains, come from 3 different districts and they are asked to help their parents with their work. In this study used a type of qualitative research, with a descriptive approach. The results of the study are: 1) The role of parenting is carried out by a father and mother, both of whom complement each other and work together in providing parenting to their children. 2) The parenting style used by parents uses authoritarian, democratic and permissive forms, each of which has its own advantages and disadvantages to the child\u27s morals. 3) The results of parenting parents, according to the school, some children have been able to apply good morals to Allah SWT, teachers, parents, friends and their environment

    PENDIDIKAN MULTIKULTURAL

    Full text link
    Multikulturalisme sebagai sebuah terminologi yang relatif baru hadir dalam wacana yang mendunia saat ini. Dalam perkembangannya multikulturalisme tidak lebih dari sebuah istilah yang menyempurnakan gagasan sebelumnya yaitu pluralisme. Multikultural dalam perspektif bangsa Indonesia bukan sesuatu yang mengherankan. Karakter dan pribadi bangsa Indonesia sudah terbiasa dengan keragaman yang luar biasa dari bumi Nusantara ini. Multikultur bukan sesuatu yang baru karena doktrin dan peradaban Islam telah mempresentasikannya bagaimana umat Islam dengan bimbingan wahyu harus bersikap. Keragaman umat manusia dipandang menjadi penyebab terjadinya penderitaan dan kesengsaraan. Pertikaian dan peperangan yang ada dipandang sebagai akibat dari keragaman ini yang melahirkan pendangkalan sikap umat manusia terhadapnya. Maka para pakar menganggap bahwa kesadaran multikultur harus ditanamkan dan menjadi bagian dari kesadaran umat manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Untuk menanamkan kesadaran tersebut diperlukan sebuah metoda yang efektif. Pendidikan pada akhirnya dianggap sebagai solusi untuk hal ini

    RESPON BARAT TERHADAP ISLAM SEBAGAI SUMBER PERADABAN

    Full text link
    Islam adalah agama abrahamik yang pada perjalanan kemudian menjelma menjadi peradaban besar. Bahkan, pada kurun waktu sebelum abad ke 13 M atau tepatnya sebelum masa renaissance di Barat, peradaban Islam menjadi pemimpin dan kiblat peradaban-peradaban dunia.Meski demikian, kendati diakui atau tidak Barat berhutang budi pada Islam untuk kemajuan peradabannya sebagaimana sekarang ini, tidak sedikit orang-orang Barat yang mengakuinya. Dengan kata lain, respon Barat atas Islam sebagai sumber peradaban tidak ijmal, namun terpecah menjadi dua, yaitu respon positif dan respon negati

    PENDIDIKAN ISLAM DAN PERADABAN DUNIA DALAM KAJIAN DAULAH ABBASIYAH

    Full text link
    Dinasti Abbasiyah adalah dinasti terlama dalam sejarah peradaban Islam setelah dinasti Umayyah. Sekitar lebih dari 5 abad, dan juga merupakan dinasti yang mengantarkan Islam pada masa keemasan-nya. Dinasti Abbasiyah juga merupakan dinasti Islam yang paling berhasil dalam mengembangkan peradaban Islam. Namun demikian, tidak dipungkiri bahwa pemerintah Abbasiyah merupakan pemrintah yang komplek, seperti permasalahan politik yang dihadapinya yaitu permasalahan kudeta, penmbrontakan dan juga pembentukan dinasti-dinasti baru. Awalnya, Abbasiyah merupakan pemimpin tunggal di daerah Asia

    Pengembangan media pembelajaran al-Qur’an berbasis multimedia interaktif untuk meningkatkan hafalan siswa

    Full text link
    Menghafal merupakan hal yang pokok dalam pembelajaran al-Qur’an di sekolah pada umumnya, atau lebih khusu di pesantren. Metode belajar al-Qur’an disampaikan oleh guru dengan cara membacanya bersama-sama secara berulang-ulang, monoton, sehingga terlihat tidak adanya variasi dalam pembelajaran al-Qur’an. Oleh karena itu, diperlukan  pengembangan media pembelajaran yang bervariasi untuk meningkatkan hafalan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran al-Qur’an berbasis multimedia interaktif dan  mengetahui efektifitas hafalan siswa setalah menggunakan media pembelajaran al-Qur’an berbasis multimedia interaktif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development dengan menggunakan pengembangan model Borg & Gall tahapannya; 1) Analisis potensi dan masalah; 2) Pengumpulan data; 3) Desain produk; 4) Validasi desain; 5) Revisi desain; 6) Ujicoba produk; 7) Revisi produk; 8) Ujicoba pemakaian; 9) Revisi produk; 10)Tahap desiminasi dan implementasi. Hasil penelitian adalah produk media pembelajaran al-Qur’an berbasis multi media interaktif. Pada tahap validasi desain menunjukkan bahwa dari penilaian ahli media diperolehan presentase masing-masing 89% dan 91%. Berikutya penilaian ahli materi perolehan presentase masing-masing 86 % dan 96 % artinya bahwa media ini sangat layak digunakan dalam pembelajaran al-Qur’an untuk meningkatkan hafalan. Efektifitas media dalam penggunaan media menunjukkan nilai rata-rata yang meningkat secara signifikan yaitu 82,60, signifikansi dua arah di bawah 0,00 artinya adanya peningkatan hafalan yang signifikan para peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran berbasis media interaktif ini. Hasil tersebut menunjukan bahwa pengembangan media pembelajaran al-Qur’an berbasis multimedia ini layak dan efektif dalam dalam peningkatan hafalan siswa

    Identifikasi Klaster Tipe Kanker Berdasarkan Algoritma Iterasi Kernel Gaussian

    No full text
    Diagnosa yang cepat dan tepat sangat memegang peranan penting dalam mengatasi masalah penyakit kanker. Melalui penggunaan teknologi microarray DNA, diharapkan diagnosa dan prediksi penyakit kanker akan dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat. Hanya saja, masalah utama dalam penggunaan database yang dihasilkan melalui microarray DNA ini adalah besarnya dimensi database yan dianalisis. Dalam laporan ini, akan diperkenalkan metode pengelompokan alternatif berbasis densitas fungsi kernel Gaussian dengan teknik K-nearest neighbour yang kami namakan sebagai algoritma Iterative Gaussian Local Klastering (ILGC).Eksperimen untuk implementasi algoritma ILGC dilakukan menggunakan database yang diperoleh dari eksperimen studi tentang kanker Diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL). Hasil eksperimen menunjukan bahwa banyaknya klaster database identik dengan hasil eksperimen masing-masing oleh Alizadeh et. al. (2000) dan Lossos te. al (2000). Secara umum hasil eksperimen menunjukan bahwa gene klaster yang ditemukan memiliki korelasi yang signifikan dengan parameter klinis dari penyakit kanker.Kata kunci: penyakit kanker, teknologi microarray DNA, Algoritma Iterasi Kernel Gaussia

    Respon Fisiologi dan Karakter Agronomi Kacang Hijau pada Kondisi Cekaman Kekeringan

    Full text link
    125 Beberapa varietas di lokasi Cilacap memiliki hasil yang tinggi yaitu Kutilang, Vima 1, dan Vima 2 tetapi hasilnya rendah di lokasi lain, mengindikasikan bahwa tiga varietas tersebut tidak stabil terhadap perubahan lokasi tanam sehingga lebih sesuai dikembangkan sebagai varietas spesifik lokasi Cilacap

    LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) UNIVERSITAS NEEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2015/2016 DI SMP NEGERI 1 MINGGIR

    Full text link
    Program PPL merupakan implementasi salah satu butir Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat dalam hal ini masyarakat sekolah. Kegiatan PPL menuntut mahasiswa untuk bisa berkreasi dalam penerapan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama belajar di Universitas Negeri Yogyakarta dan kemudian dikembangkan dalam kegiatan kependidikan sebagai pendidik. Pelaksanaan PPL dilakukan pada tanggal 10 Agustus sampai 12 September 2015 bertempat di SMP N 1 Minggir yang beralamat di Prayan, Sendangsari, Minggir, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan PPL ini melaksanakan program-program kegiatan dengan ketrampilan yang dimiliki oleh mahasiswa yang diperoleh selama berada di perguruan tinggi dan didukung kondisi lingkungan warga sekolah. Sebelum memulai untuk melakukan kegiatan mengajar, terlebih dahulu mahasiswa melakukan persiapan yaitu mengikuti mata kuliah pengajaran mikro, pembekalan PPL dan observasi untuk memperoleh data yang diperlukan untuk menyusun program kerja. Dari hasil observasi diketahui beberapa permasalahan di sekolah maupun potensi yang sebenarnya dapat dikembangkan di sekolah tetapi belum diberdayakan serta dapat mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan program PPL. Berdasarkan kondisi yang ada, maka mahasiswa merencanakan beberapa program yang dilaksanakan selama PPL. Program PPL yaitu Konsultasi dengan guru pembimbing, konsultasi dengan dosen pembimbing PPL, perangkat pembelajaran (penyusunan peta kompetensi, peta konsep, silabus, RPP), mencari bahan untuk mengajar, membuat lembar kerja siswa, membuat soal ulangan harian, mengoreksi lembar kerja siswa, mengoreksi ulangan harian, memasukkan nilai lembar kerja siswa, memasukkan nilai ujian/ulangan harian, pembuatan media, dan pembuatan laporan, dan administrasi guru. Secara umum, program berjalan baik melalui bimbingan. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dan pemahaman mengenai proses pendidikan dan pembelajaran di SMP N 1 Minggir, memperoleh pengalaman tentang cara berfikir dan bekerja di lingkungan sekolah, dan memperoleh pengalaman dan ketrampilan untuk melaksanakan pembelajaran di sekolah

    PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN TERHADAP PRESTASI KERJA : UJI LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur otomotif di Indonesia )

    Full text link
    Penelitian ini secara empiris menguji kembali pengaruh langsung komponen sistem pengendalian dan pengaruh tidak langsung melalui tekanan kerja sebagai variabel intervening terhadap prestasi kerja, seperti yang dilakukan oleh Michael D. Shields, et al ( 2000 ), dengan perbedaan pada lokasi sampel dan instrument yang digunakan dalam pengukuran prestasi kerja.. Data primer pada penelitian ini diperoleh dari pendapat atau persepsi designer product yang mengisi dan mengembalikan daftar kuesioner kepada peneliti. Data dikumpulkan dengan mail survey, yang didistribusikan ke 850 designer product perusahaan manufaktur otomotif di Indonesia. 121 (14,70%) kuisioner yang kembali kemudian dianalisis dengan teknik multivariat SEM yang dibantu program AMOS 4.01 dan SPSS 10.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model langsung pengaruh sistem pengendalian tidak dapat meningkatkan prestasi kerja. Hasil ini mengindikasikan adanya partisipasi semu dalam penetapan standar. Sedangkan model tidak langsung pengaruh sistem pengendalian melalui tekanan kerja, dapat • meningkatkan prestasi kerja. Hasil ini mengindikasikan adanya keinginan berpartisipasi dalam penetapan standar tinggi namun dapat dicapai, sehingga tekanan kerja yang terjadi optimal dan pada akhimya dapat meningkatkan prestasi kerja.The main purposes of this study is to tests a direct and indirect effects of the component of control through the job related stress as intervening variable on job performance empirically, as Michael D. Shiels studies but in a different sample location and instrument measurement. The primary data of this study was received from a designer product perception, that collected by mail survey. A 850 questionaires were sent to designer product on otomotive industries in Indonesia, and 121 respondents give their perceptions. The data analyze by using SEM and SPSS 10.0 The results showed that a direct effects of control system could not increased job performance. This failure indicated that there's pseudoparcitipative in standard setting. Whereas, indirect effects models through job related stress could increase a job performance. A positive and significant effects standard tightness on job related stress indicate that there's' a willingness to participative in standard setting, then job related stress could optimal and finnally could increasing the job performance

    Gerakan Sosial Modern Masyarakat Islam di Indonesia

    Full text link
    Artikel ini membahas tentag perkembangan gerakan modernisasi Islam yang terjadi di Indonesia mulai masa pra kemerdekaan hingga masa pasca kemerdekaan. Diantara gerakan-gerakan sosial modern Islam yang ada di indonesia meliputi Gerakan Serikat Islam, Gerakan Muhammadiyyah, dan Gerakan Nahdlatul Ulama. Agama Islam muncul pada Abad ke-6 M kemudian masuk ke Indonesia pada abad ke-7 M dan mulai berkembang pada abad ke-13 M. Perkembangan Islam di Indonesia hampir di seluruh Kepulauan Indonesia. Bertolak dari kenyataan tersebut, Islam banyak menghasilkan peninggalan sejarah yang bercorak Islam di Indonesia yang sangat beraneka ragam. Peninggalan-peninggalan itu antara lain, tempat ibadah, keraton, batu nisan, kaligrafi, seni pahat, seni pertunjukan, tradisi upacara, dan karya sastra
    corecore