542 research outputs found
Identification de marbres antiques à Delphes
Déroche Vincent, Mandi V, Maniatis Yannis, Nikolaou A. Identification de marbres antiques à Delphes. In: Bulletin de correspondance hellénique. Volume 113, livraison 1, 1989. pp. 403-416
PENERAPAN METODE SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PAI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 007 MANDI ANGIN KECAMATAN MINAS KABUPATEN SIAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui
penerapan metode sosiodrama pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam
kelas V Sekolah Dasar Negeri 007 Mandi Angin Kecamatan Minas Kabupaten S
Untuk mengetahui apakah penerapan metode sosiodrama dapat meningkatkan
aktivitas belajar pada mata pelajaran PAI siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri
007 Mandi Angin Kecamatan Minas Kabupaten Siak. Adapun rumusan masalah
dalam penelitian ini adalah Apakah penerapan metode sosiodrama dapat
meningkatkan aktivitas belajar pada mata pelajaran PAI siswa kelas VI Sekolah
Dasar Negeri 007 Mandi Angin Kecamatan Minas Kabupaten Siak.
Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri
007 Mandi Angin Kecamatan Minas Kabupaten Siak yang berjumlah 22 orang
siswa. Di mana siswa yang berjenis kelamin laki-laki 8 orang dan yang berjenis
kelamin perempuan 14 orang. Sedangkan teknik pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah observasi/pengamatan dan dokumentasi.
Setelah data diperoleh dan dianalis maka dapat diketahui aktivitas belajar
PAI siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 007 Mandi Angin Kecamatan Minas
Kabupaten Siak, sebelum dan sesudah tindakan adalah sebagai berikut: 1)
Sebelum dilakukan tindakan aktivitas belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri
007 Mandi Angin Kecamatan Minas Kabupaten Siak yaitu 30,68% dengan
kategori kurang, 2) Setelah dilakukan tindakan pada siklus pertama aktivitas
belajar siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 007 Mandi Angin Kecamatan Minas
Kabupaten Siak dengan metode sosiodrama meningkat menjadi 51,14% dengan
kategori cukup, dan 3) Setelah dilakukan tindakan pada siklus kedua aktivitas
belajar siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 007 Mandi Angin Kecamatan Minas
Kabupaten Siak meningkat menjadi 92,61%, dengan kategori amat baik
RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK BAHAN BAKU SABUN MANDI CAIR
Tujuan pembuatan mesin pengaduk bahan baku sabun mandi cair ini karena belum adanya UKM (Usaha Kecil Menegah) yang memproduksi sabun mandi cair ini. Sabun mandi cair masih diproduksi oleh pabrik. Pembuatan mesin pengaduk bahan baku sabun mandi cair ini dimulai dari proses desain gambar rancang, kemudian perhitungan mesin, selanjutnya perencanaan mesin, dan pembuatan mesin. Tujuan ini bermaksud agar mengetahui peralatan, bahan, dan ukuran komponen mesin. mesin pengaduk bahan baku sabun mandi cair ini menggunakan jenis pengaduk baling – baling dengan panjang sirip masing - masing 100 mm dan diameter poros 20 mm. Setelah mengetahui komponen mesin maka dilanjutkan dengan pemasangan komponen mesin yaitu meliputi tempat alat, landasan perangkat pemanas, penempatan perangkat pengaduk, dan penghitung waktu. setelah itu diketahui perhitungannya dengan daya motor listrik 1,41 HP , kemudian torsi 28,3 Nm. kapasitas mesin 15 liter/produksi. Panjang v – belt 1689 mm, jarak antar poros puli 534,4 mm dengan kecepatan linear sabuk 5,62 m/s. Momen puntir poros sebesar 4845,26 kg mm. Bantalan standar JIS 6024 dengan kecepatan (v) = 2,19 m/det.
Kata Kunci : Rancang bangun, Pengaduk bahan baku
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Kebiasaan Masyarakat Mandi di Sungai Satu Tempat Antara Laki-Laki dan Perempuan
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kebiasaan mayarakat Kuta Batu Kec. Simpang Kanan yang mempraktekkan mandi satu tempat antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan penelitia kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua pendapat pertama, membuka aurat di tempat pemandian tidak mengapa karena sangat susah menutup aurat, kedua, dilarang dalam Islam karena memperlihatkan aurat. Alasan mandi sungai satu tempat antara laki-laki dan perempuan karena tidak adanya sumur di rumah, sudah menjadi kebiasaan masyarakat Kuta Batu sejak dahulu. Jika ditinjau dalam pandangan Islam, bahwa mandi satu tempat antara laki-laki dan perempuan yang terjadi di Desa Kuta Batu merupakan perbuatan yang sangat dilarang, karena membuka aurat. Sedangkan setiap umat muslim dan muslimat wajib menutup aurat, dengan menutup aurat menghidari dari perbuatan zina
PEMBELAJARAN BINA DIRI MANDI PADA ANAK AUTIS DI SLB AUTISMA DIAN AMANAH YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan gambaran
secara rinci mengenai pembelajaran bina diri mandi pada anak autis di SLB
Autisma Dian Amanah Yogyakarta yang meliputi persiapan pembelajaran,
pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran dan faktor penghambat dalam
pembelajaran bina diri mandi.
Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif
kualitatif. Subjek penelitian ini adalah anak autis kelas V SDLB di SLB Autisma
Dian Amanah dan guru kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik
deskriptif kualitatif. Langkah-langkah dalam analisis data melalui 3 tahapan yaitu
reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data
menggunakan triangulasi dengan metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) persiapan pembelajaran bina diri
mandi meliputi guru mengasesmen anak, menentukan program dan menyusun
RPP. 2) pelaksanaan pembelajaran bina diri mandi melalui 3 tahapan: a)
pendahuluan: guru mengkondisikan siswa, memberi apersepsi dan menyampaikan
materi dengan singkat, lugas dan jelas. b) kegiatan inti: guru menyampaikan
materi mandi, fungsi mandi, peralatan dan tahap-tahapan mandi dengan
menggunakan metode ceramah dan metode simulasi. Setelah itu mengajak dan
membimbing siswa masuk kamar mandi. Selanjutnya guru menginstruksikan dan
membimbing siswa untuk mandi sesuai tahapan-tahapan mandi. Apabila dalam 3
kali instruksi siswa tidak mampu melaksanakan, maka guru memberikan prompt
atau bantuan. c) penutup: guru meminta siswa mengembalikan peralatan,
menjemur handuk dan membimbing siswa untuk kembali ke kelas, lalu
mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan. 3) Evaluasi pembelajaran
bina diri mandi pada anak autis meliputi evaluasi tes dan non tes. 4) Faktor
penghambat dalam pembelajaran bina diri mandi meliputi faktor internal yaitu
anak tergolong autis yang berat, mempunyai kemampuan berbicara dan
berkomunikasi belum baik dan faktor eksternal yaitu dukungan keluarga yang
kurang karena selalu melayani dan memanjakan anak di rumah
Formulasi Sabun Mandi Padat Ekstrak Etanol Daun Flamboyan (Delonix regia Raf.)
Latar Belakang : Sabun adalah bahan pembersih tubuh yang digunakan oleh masyarakat sehari- hari sebagai kebutuhan primer telah banyak dibuat dengan beragam formulasi termasuk dengan penambahan bahan alam. Tujuan : dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan formula sabun mandi padat ekstrak etanol daun flamboyan (Delonix reia Raf.) yang memenuhi syarat karakteristik berupa uji kadar air, uji pH, bahan tak larut dalam etanol, uji alkali bebas dan asam lemak bebas, uji homogenitas, dan uji stabilitas busa. Metode Penelitian : Metode penelitian adalah deskriptif dengan menggunakan ekstrak daun flamboyan dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 90% kemudian dilakukan deklorofilasi dengan metode cair-cair menggunakan pelarut polar dan non polar. Hasil dari deklorofilasi dipekatkan diatas waterbath untuk mendapatkan ekstrak kental. Ekstrak yang telah diperoleh kemudian diformulasikan kedalam bentuk sediaam sabun mandi padat dengan variasi konsentrasi ekstrak yang berbeda yaitu 0,1% b/v dan 1% b/v. Pengujian karakteristik sabun mandi padat yang dilakukan meliputi uji kadar air, uji pH, bahan tak larut dalam etanol, uji alkali bebas dan asam lemak bebas, uji homogenitas, dan uji stabilitas busa. Hasil Penelitian : Hasil menunjukkan bahwa sabun mandi ekstrak etanol daun flamboyan (Delonix regia Raf.) padat berwarna putih pucat dan kecoklatan, berbau khas minyak zaitun, dan memenuhi persyaratan uji karakteristik sabun berupa uji kadar air, uji pH, bahan tak larut dalam etanol, alkali bebas, uji homogenitas, dan stabilitas busa
Managing Your Rights as an Academic Author
What are your rights when it comes to using academic material that you have written yourself and published in a journal or academic text? What did the publishing contract you signed state about copyright? If you are among the many faculty who do not have confident answers to these questions, this workshop will help you examine how to manage your rights as an author going forward, as well as introduce you to the concept of Open Access and the library\u27s institutional repository, EngagedScholarship.
Register (and get a box lunch) here: https://www.csuohio.edu/cfe/center-for-faculty-excellence-workshop
PEMBELAJARAN BINA DIRI MANDI PADA ANAK AUTIS DI SLB AUTISMA DIAN AMANAH YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran bina diri mandi pada anak autis di SLBAutisma Dian Amanah Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif.Subjek penelitian ini adalah anak autis kelas V SDLB di SLB Autisma Dian Amanah dan guru kelas. Metodepengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknikdeskriptif kualitatif. Langkah-langkah dalam analisis data melalui 3 tahapan yaitu reduksi data, display data danpenarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) persiapan pembelajaran bina diri mandi meliputiguru mengasesmen anak, menentukan program dan menyusun RPP. 2) pelaksanaan pembelajaran bina diri mandimelalui 3 tahapan: a) pendahuluan: guru mengkondisikan siswa, memberi apersepsi dan menyampaikan materi. b)kegiatan inti: guru menyampaikan materi menggunakan metode ceramah dan metode simulasi, membimbing siswamasuk kamar mandi, lalu menginstruksikan dan membimbing siswa untuk mandi sesuai tahapan-tahapan mandi.Apabila dalam 3 kali instruksi siswa tidak mampu melaksanakan, maka guru memberikan prompt. c) penutup: gurumeminta siswa mengembalikan peralatan, menjemur handuk dan membimbing siswa kembali ke kelas lalumengevalusi 3) Evaluasi pembelajaran bina diri mandi pada anak autis meliputi evaluasi tes dan non tes. 4) Faktorpenghambat meliputi faktor internal yaitu anak tergolong autis yang berat, mempunyai kemampuan berbicara danberkomunikasi belum baik dan faktor eksternal yaitu dukungan keluarga yang kurang karena selalu melayani danmemanjakan anak di rumah
Kinerja Inhibisi Antioksidan Ekstrak Daun Miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth.) pada Variasi Waktu Ekstraksi dan sebagai Bahan Tambahan Sabun Mandi Cair
Kulit menjadi salah satu organ penting dari tubuh manusia, sehingga perlu untuk dijaga dan dilindungi. Sabun mandi merupakan salah satu produk yang dapat membersihkan kulit, sehingga diharapkan selain dapat membersihkan kulit sabun mandi juga harus dapat melindungi kulit dari reaksi oksidasi. Daun miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth.)dapat dimanfaatkan sebagai salah satu zat tambahan dalam sabun mandi, hal ini karena daun miana memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang dapat bermanfaat sebagai antioksidan alami.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh waktu ekstraksi ultrasonikasi dan pengaruh penambahan ekstrak daun miana terhadap inhibisi antioksidan dalam pembuatan sabun mandi cair. Penelitian ini menggunakan dua variabel bebas yaitu waktu ekstraksi (60, 90, 120, 150 dan 180 menit) dan konsentrasi ekstrak (0%, 1%, 2%, 3% dan 4%) dalam formula sabun, dengan menggunakan metode ekstraksi ultrasonikasi. Adapun proses ekstrasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil perhitungan rendemen tertinggi yaitu pada ekstraksi 150 menit, dengan nilai 2,30. %Inhibisi antioksidan tertinggi juga didapat pada ekstrak dengan waktu ekstraksi 150 menit, yaitu 81,486. Persamaan regresi yang diperoleh yaitu y = -0,4427x4 + 4,9163x3 - 19,212x2 + 32,665x + 56,91 dan R² = 1. Kemudian untuk %inhibisi antioksidan sabun mandi cair yang paling tinggi yaitu pada sabun mandi dengan konsentrasi esktak daun miana 4% (v/v) yaitu sebesar 59,322. Dengan persamaan regresi yang diperoleh yaitu y = -1,1874x2 + 17,939x - 1,7731 dan R² = 0,9866. Hasil pengujian organoleptik dari 30 Panelis didapatkan bahwa konsentrasi ekstrak yang ditambahkan dalam sabun tidak mempengaruhi hasil pengujian organoleptik
Formulasi Sediaan Sabun Mandi Transparan Minyak Atsiri Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Dengan Cocamid Dea Sebagai Surfaktan
Salah satu jenis jeruk yang mempunyai aktivitas antibakteri adalah buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Minyak atsiri buah jeruk nipis mempunyai aktivitas antimikroba
terhadap Staphylococcus aureus dengan MIC sebesar 2% (v/v). Tujuan penelitian adalah mengetahui daya hambat minyak atsiri buah jeruk nipis terhadap bakteri Staphylococcus
aureus setelah diformulasikan dalam sediaan sabun mandi transparan dan mengetahui pengaruh peningkatan konsentrasi cocamid DEA terhadap stabilitas busa sabun yang
dihasilkan. Sabun mandi transparan minyak atsiri jeruk nipis dibuat sebanyak 5 formula. Formula 1 dibuat tanpa penambahan minyak atsiri dan cocamid DEA sedangkan formula 2-5 dibuat dengan penambahan minyak atsiri dan cocamid DEA sebesar 1%, 1,5%, 2% dan 2,5%. Data yang diperoleh meliputi kadar air, jumlah asam lemak, asam lemak bebas dan
alkali bebas, minyak mineral, pH, organoleptik, stabilitas busa, stabilitas fisik, dan uji daya hambat bakteri.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun mandi transparan minyak atsiri jeruk nipis mempunyai daya hambat antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan penambahan surfaktan cocamid DEA dapat mempengaruhi stabilitas busa yang dihasilkan. Stabilitas busa terbaik diperoleh pada formula 5 dengan konsentrasi cocamid DEA sebesar 2,5%
- …
