16 research outputs found

    REKONSTRUKSI MORATORIUM PEMBERIAN REMISI TERHADAP TERPIDANA NARKOTIKA SEBAGAI PIDANA TAMBAHAN DALAM SISTEM PEMIDANAAN YANG BERBASIS NILAI KEADILAN

    No full text
    Pencabutan moratorium bukan hanya pengetatan melainkan dapat dimaknai juga sebagai pidana tambahan, berupa moratorium remisi, yang tidak terdapat di dalam amar putusan pengadilan. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji dan menganalisis: (1) Konstruksi Hukum Moratorium Pemberian Remisi Terhadap Terpidana Narkotika Sebagai Pidana Tambahan Dalam Sistem Pemidanaan Saat Ini Belum Berbasis Nilai Berkeadilan; (2) Kelemahan Konstruksi Hukum Moratorium Pemberian Remisi Terhadap Terpidana Narkotika Sebagai Pidana Tambahan Dalam Sistem Pemidanaan Saat Ini; (3) Rekonstruksi Moratorium Pemberian Remisi Terhadap Terpidana Narkotika Sebagai Pidana Tambahan Dalam Sistem Pemidanaan Yang Berkeadilan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan pendekatan yuridis sosiologis, bersifat deskriptif analisis, dengan menggunakan data primer dan data sekunder, dengan menggunakan Teori Sistem Hukum dan Teori Keadilan Pancasila sebagai Grand Theory; Teori Pemidanaan sebagai Middle Theory; dan Teori Hukum Progresif sebagai Applied Theory. Adapun temuan penelitian adalah: (1) Konstruksi hukum moratorium pemberian remisi terhadap terpidana narkotika belum berbasis nilai keadilan, karena moratorium pemberian remisi tersebut bukan pidana tambahan yang dijatuhkan oleh hakim, melainkan menjadi kebijakan dari Lembaga Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan bukanlah struktur yang dapat memberikan pidana tambahan. (2) Kelemahan moratorium pemberian remisi terhadap terpidana narkotika berdasarkan ayat (1) huruf (a) dalam Pasal 34A Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tidak efektif dan menimbulkan ketidak pastian hukum, karena kesediaan bekerjasama tidak ada jaminan dari penyidikan dan/atau penuntutan untuk dikabulkan. (3) Rekonstruksi nilai moratorium pemberian remisi terhadap terpidana narkotika sebagai pidana tambahan dalam sistem pemidanaan yang berkeadilan adalah menyelaraskan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 dengan nilai-nilai keadilan Pancasila. Rekonstruksi norma dengan mengkonstruksi frasa Pasal 34A ayat (1) huruf a Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 menjadi tidak mendapat putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap yang mencabut haknya untuk mendapatkan remisi. Implikasi Teoritis: Kewenangan mencabut hak memperoleh remisi bagi terpidana narkotika, menjadi kewenangan hakim baik hakim. Implikasi Praktis: (1) Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana harus segera direformulasi khususnya Saksi Pelaku yang Bekerjasama (Justice Collaborator). (2) Kitab Undang Undang Hukum Pidana harus segera direformulasi khususnya pidana tambahan pencabutan hak memperoleh remisi. (3) Peraturan perundang-undang yang terkait dengan Moratorium Pemberian Remisi harus segera mereformulasi pidana tambahan pencabutan hak memperoleh remisi. Kata Kunci: Rekonstruksi, Moratorium, Remisi, Narkotika, Pemidanaan

    PANDEMI FLU SPANYOL TAHUN 1918 DI WILAYAH MOJOWARNO

    No full text
    Long before the Covid-19 pandemic rocked, the world had been hit by deadly pandemics and epidemics. One of the deadly outbreaks occurred in the period 1918 to 1921, the pandemic was referred to as the "Spanish Flu". With the widespread spread of the virus, practically the casualties caused are also very large. Medical personnel are overwhelmed in dealing with the number of Spanish flu patients, the death rate shown is also very high. This condition in turn triggers limited access to health services, the lack of medical personnel makes only a few groups receive proper and proper treatment. An interesting thing happened in the Mojowarno area which is the afdeling of Jombang. The people of Mojowarno, which was known as the Christian community at that time, used certain countermeasures to deal with the Spanish flu. This response was part of the zending mission. During the pandemic, some local wisdom can still be practiced to reduce the risk of exposure to the virus. Pandemic or plague in Javanese terms is called "pageblug", meaning a disease outbreak. Spiritual practices are carried out by the Javanese community with local wisdom following the limited access to formal health services obtained. In Java, this can be seen in a number of phenomena, including in Jogja, a carnival with a keris is carried out, in Ngawi, special ceremonies such as ruwatan are held, and in Modjowarno. In addition to medical treatment, the people of Mojowarno respond in a non-medical way, namely with the culture and traditions that they believe in. Several ways of mitigating the handling of the pandemic in Mojowarno became an interest in itself to be explored more deeply, especially at that time the colonial government had not yet established clear procedures for handling the pandemic. The beginning of the spread started from the port area under the ship's employees from Hong Kong. The colonial government was too easy with the arrival of the pandemic. The colonial government only tightened surveillance, so three months later it was reported that there were people with Spanish flu in various parts of the Dutch East Indies. The Dutch East Indies government took action with lab research that produced drugs, regional restrictions regulations, clear health protocols and so on. In addition to treating by means of medical treatment, scientific methods are treated in irrational ways such as by holding ritual traditions and also using herbal drinks. The Spanish flu epidemic was also experienced by residents in the Mojowarno Afdeling area, Jombang Karisidenan, Surabaya. The Spanish flu affects both children and the elderly. The handling of the pandemic in the Mojowarno area is unique where the handling is carried out by the local Christian community by utilizing an existing hospital, besides that the residents of Mojowarno also carry out flower-spreading rituals and sacrifices at the village elders' graves. However, the author hopes that this research can be a lesson for the government to overcome and overcome epidemic disasters in the future. For the general public, the author hopes to maintain health and implement health protocols to fight the COVID-19 pandemic that we are currently experiencing. Hopefully this research can be used or useful for further research Keywords:Spanish Flu, Culture, Mojowarno

    Programmable Logic Controller (PLC) Berbiaya Rendah Berbasis Papan Arduino

    No full text
    SMK Dhuafa merupakan sekolah swasta di kota Padang milik Yayasan Bakti Nusantara Isafat. Sekolahinimemilikitujuanmuliayakni membantu pendidikan kaum Dhuafa secara gratis. Sekolah ini pun menjadi satu-satunya sekolah kejuruan teknologi gratis yang ada di Sumatera Barat. Bidang keahlian yang dimiliki SMK ini antara lain Teknik Bangunan, Teknik Listrik dan TeknikMesin. Saatini SMK Dhuafa belum memiliki sarana untuk praktikum PLC baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya karena harga peralatan tersebut cukup mahal padahal khususnya siswa Teknik Listrik harus memiliki skill di bidang tersebut agar dapat memenuhi tuntutan Revolusi Industri 4.0. Politeknik Negeri Padang (PNP) mencari solusi dengan melakukan inovasi berdasarkan teknologi terapan yang memanfaatkan staf pengajar untuk membuat perangkat keras PLC berbasis papan Arduino  yang notabene memiliki harga sangat murah dan kompatibel dengan PLC untuk industry selanjutnya PLC tersebut dihibahkan sekaligus diberikan pelatihan cara menggunakannya. Pihak SMK Dhuafa Padang bersyukur dan berterimakasih sekaligus memberikan apresiasi kepada PNP karena telah membantu melengkapi media pembelajaran bagi siswa .Selain itu SMK Dhuafa Padang berharap kerjasama yang berkesinambungan dengan PNP tetap terjalin dalam inovasi teknologi tepat guna khususnya di bidang pendidikan yang terbukti saat ini membantu mereka dalam melengkapi sarana belajar mengajar

    Perencanaan Pengadaan Jaringan Telepon di Lokasi Perumahan Puri Permata Sari Driyorejo, STO Bambe (SURVEI PT.TELKOM)

    No full text
    Perencanaan jaringan telepon ini merupakan perencanaan untuk lokasi atau wilayah yang masih benar � benar baru dan belum ada jaringannya, sehingga perencanaan ini dibuat dengan maksud untuk pemasangan / pembuatan jaringan telepon baru. Proses ini bertujuan untuk mempermudah pelayanan masyarakat di bidang telekomunikasi, karena semakin berkembang pesatnya kebutuhan untuk berkomunikasi. Proses perencanaan di awali dengan survei lapangan yang seterusnya dilakukan proses perancangan atau desaign gambar (sket) jaringan yang akan dibuat. Proses lanjutannya yaitu proses perhitungan untuk kebutuhan jaringan telepon yang akan dipasang, seperti misalnya jumlah Rumah Kabel (RK), MDF, kotak DP. Semua tahapan proses perencanaan ini kemudian ditampilkan melalui webserver. Penelitian ini menggunakan sistem informasi yang berjalan secara online yaitu berupa Web dan Database Interaction (WDI). Web dan Database Interaction (WDI) adalah salah satu trend yang tumbuh dalam pembuatan Web-site. Interaksi antara web dan data base ini memudahkan dalam pelaksanaan program proyek yang dijalankan pada masing-masing supplier. Sedangkan perkembangan jaringan internet yang pesat ini bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah pengiriman informasi dari berbagai tempat dalam waktu yang relatif cepat. Sehingga informasi dapat diakses oleh setiap orang yang berkaitan dapat dikendalikan dengan baik. Kata kunci : perencanaan, jaringan telepon, WDI

    Evaluasi Implementasi E-learning dengan Metode Hot Fit Model

    No full text
    Implementasi e-learning dalam proses pembelajaran saat ini diterapkan pada lembaga pendidikan. Perguruan tinggi salah satu lembaga pendidikan yang menerapkan E-learning  dalam proses pembelajaran, namun belum banyak perguruan tinggi yang melakukan evaluasi terhadap implementasi e-learning.  Evaluasi terhadap implementasi e-learning itu sangat perlu dilakukan untuk menilai implementasi e-learning berdasarkan pada kepuasan pengguna e-learning tersebut. Metode yang digunakan untuk mengevaluasi implementasi e-learning di perguruan tinggi menggunakan hot fit model dengan hasil evaluasi implementasi e-learning adalah pandangan pengguna terhadap aspek teknologi adalah variabel kualitas sistem (KS), kualitas layanan (KL) dan variabel  kualitas informasi (KI) berpengaruh positif terhadap penggunaan sistem (HM). Kualitas sistem (KS), Kualitas layanan (KL) dan kualitas informasi (KI) berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna (KP), dan jika dilihat dari sudut pandang terhadap aspek manusia dalam hal ini pengguna itu sendiri, dapat terlihat bahwa variabel kepuasan pengguna (KP) berpengaruh positif terhadap penggunaan sistem (HM) dan  variabel kepuasan pengguna (KP) berpengaruh positif terhadap manfaat (NB)

    PENGARUH PENYEIMBANGAN BEBAN TRAFO DISTRIBUSI TERHADAP ARUS NETRAL

    No full text
    Load balancing is load balancing activities in each phase distribution transformers are not balanced, the goal to reduce the magnitude of the neutral current transformer because inequality between phases. This activity was done by measuring each phase transformer load, calculate the average current in each phase, and shifted the burden of heavily loaded phase to phase which has a lot fewer burdens. Load balancing is done on a regular basis every 6 months. PT. PLN (Persero) Rayon Bukittinggi perform load balancing on the distribution transformer substation 100 KVA Distribution Tabek Gadang Tower 2 times on Wednesday, 15th May 2013 at 19:30 pm and Thursday, 16 May 2013 at 19:30 pm. First, by moving the load phase T to phase S at 18 A. Second, by moving the burden from phase to phase R T at 9 A. and load phase T to S phase by 11 A. load balancing distribution transformers 100 KVA Substation Tabek Gadang Tower is near parity with the transformer neutral currents in 14.18 A

    PERBANDINGAN ANGKA KEJADIAN BAKTERIURIA DAN LEUKOSITURIA ANTARA PERSALINAN ATERM DAN PRETERM Studi Kasus di RSUP Dr. Kariadi Periode 2013

    No full text
    Latar Belakang: Infeksi saluran kemih menyumbang 30% kejadian prematuritas. Kultur urin merupakan gold standar dalam penegakan diagnosis ISK, namun kultur urin tidak umum dilakukan apabila tidak ada indikasi. Berkaitan dengan hal itu, dipilih pemeriksaan urinalisis sebagai preskrining ISK sebelum ditegakkan dengan kultur. Pada pemeriksaan urinalisis, dapat diketahui ada tidaknya bakteri dan leukosit pada urin. Tujuan: Mengetahui angka kejadian bakteriuria dan leukosituria pada persalinan preterm dan aterm. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross-sectional. Data diambil dari catatan medik ibu yang bersalin di RSUP Dr. Kariadi periode 1 Juli-31 Desember 2013 dan tercatat memiliki hasil pemeriksaan urinalisis bakteriuria dan leukosituria. Subjek dipilih secara consecutive sampling. Analisis menggunakan Chi-square. Hasil: Angka kejadian bakteriuria pada ibu hamil sebesar 81,6%, sementara angka kejadian leukosituria sebesar 5,3%. Tidak ada perbedaan yang bermakna antara kejadian bakteriuria dengan persalinan (p=0,752). Namun, ditemukan perbedaan yang bermakna antara leukosituria dengan persalinan (p=0,008). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna antara leukosituria dengan persalinan preterm dan aterm. Kata kunci: Persalinan preterm, persalinan aterm, bakteriuria, leukosituria

    Rancang Bangun Portable Micro Hydro dengan Pelton Turbine

    No full text
    Salah satu masalah utama dalam dunia yang bergerak cepat ini adalah untuk memenuhi permintaan energi dengan cara yang paling ekonomis dan ramah lingkungan. Tugas Akhir ini bekerja pada Vertical-axis wind turbines (VAWT) yang memberikan solusi yang relatif murah sebagai alternatif energi terbarukan. Kincir angin berputar dengan angin yang cukup akan menghasilkan listrik karena dengan adanya generator. Pada tugas akhir ini dirancang Portable Wind Turbine yang menggunakan blade jenis helix. Portable Wind Turbine terdiri dari turbin angin jenis helix, dinamo dc, dan baterai. Pada alat ini memodifikasi sudut pitch dan diameter sudu yang dilakukan melalui simulasi. Hasil perancangan berupa prototype yang memiliki blade dengan diameter 6 cm, 12 cm, 18 cm, dan 24 cm. Pengujian prototype dilakukan dengan membandingkan semua ukuran blade menggunakan variasi kecepatan angin buatan. Diameter sudu sebesar 18 cm menghasilkan ou tput yang paling baik jika dibandingkan dengan ukuran blade yang lainnya. Tegangan maksimal yang dihasilkan dengan kecepatan angin 6 m/s sebesar 4,19  V dan arus 0,04 Ampere.Pembangkit Listrik Tenaga Mikro hidro (PLTMH) adalah suatu pembangkit listrik skala kecil yang menggunakan air sebagai tenaga penggeraknya seperti, saluran irigasi, sungai atau air terjun alam. PLTMH juga termasuk dalam pembangkit yang ramah lingkungan karena tidak menghasilkan limbah apapun. Energi listrik merupakan salah satu hal yang sangat dibutuhan dalam kehidupan manusia bahkan dalam kehidupan primer masyarakat indonesia. Dengan memanfaatan sumber energi air yaitu dengan mengubah energi potensial air menjadi energi mekanik. Turbin yang berputar tersebut kemudian ditransmisikan ke generator. Kemudian generator akan menghasilkan energi listrik. Kemudian dirancanganlah sebuah pembangkit listrik portable dengan model turbin pelton. Perancangan pembangkit listrik portable dengan model turbin pelton menggunakan jumlah variasi sudu 7,6 dan 4 dengan jari jari sudu sebesar 10,75 cm dan ketebalan 20 mm. Pembangkit listrik portable menggunaka generator DC 12 Volt dan daya maksimal 10 Watt. Pengujian daya, kecepatan, dan energi dilakukan pada tahap pengujian berbeban. Pada pengujian yang dilakukan dengan variabel pengukuran berupa debit potensial air. Dari semua percobaan berhasil charging dan mengisi baterai. Diperoleh putaran minimum turbin berbeban dengan variasi sudu 4 sebanyak 438 rpm pada debit 1.6 × 10−4 (m^3/s) dan daya 1.5 Watt. Sedangkan putaran maksimal turbin berbeban dengan variasi sudu 7 sebanyak 1492 rpm pada debit 3.3 × 10−4 (m^3/s) dan daya 3,64 Wat

    Workshop Workshop Pencetakan Layout Rangkaian Kontrol PLC Berbasis Arduino pada Papan PCB Di SMK Dhuafa Padang

    No full text
    SMK Dhuafa adalah sekolah milik Yayasan Bakti Nusantara Isafat dengan tujuan membantu pendidikan kaum dhuafa dengan mendirikan sekolah gratis. Sekolah kejuruan teknologi satu-satunya yang gratis di- Sumatera Barat adalah sekolah ini. Beberapa bidang keahlian di SMK Dhuafa adalah Teknik Bangunan, Teknik Listrik dan Teknik Mesin.Saat ini SMK Dhuafa sudah memiliki sarana untuk praktikum pengendalian motor tiga phasa menggunakan PLC berbasis papan Arduino baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. PLC ini bersifat open source sehingga dapat dibuat sendiri, oleh karena itu Politeknik Negeri Padang (PNP) berkontribusi memberikan pelatihan kepada siswa untuk dapat membuat PCB PLC berbasis papan Arduino secara mandiri agar nantinya jika fasilitas sekolah tidak mencukupi maka dapat dilengkapi sendiri bahkan dapat melakukan produksi alat tersebut untuk tujuan komersialisasi. Mitra SMK Dhuafa Padang mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada PNP karena telah membantu menambah keterampilan siswa. Selain itu SMK Dhuafa Padang berharap kerjasama yang berkesinambungan dengan PNP tetap terjalin dalam inovasi teknologi tepat guna khususnya di bidang pendidikan yang terbukti saat ini membantu mereka dalam melengkapi sarana belajar mengajar
    corecore