1,721,015 research outputs found

    Takhta nirwana/ Tasaro

    No full text
    361 hal.; 21 cm

    Tindak Tutur Ilokusi dalam Novel Keajaiban Rezeki Karya Tasaro GK

    Get PDF
    This study aims to: (1) Describe the form of illuminative speech acts in the novel of Keajaiban Rezeki by Tasaro GK, (2) Identify the implementation of illustrative speech act in the novel Keajaiban Rezekiby Tasaro GK on Indonesian language learning in Junior High School. This research is qualitative descriptive research. Data collection method applied in this research is method refer to advanced technique note. The data has been collected and then analyzed using the method of agih and method of padan. The form of speech acts contained in Novel Keajaiban Rezeki by Tasaro GK, there are 93 speeches. Based on the classification result, there have been five classifications, 49 acute illusionist acts, 8 directive diroking speech acts, 10 comic illusory speech acts, 24 expressive illustration speech acts, and 2 speech acts of illocution declaration. The reselt of the discovery of illocutionary speech acts can be as the development of fictional text language teaching materials. The actuation of illustration in the novel of Keajaiban Rezeki by Tasaro GK can be implemented in Indonesian language learning at the junior high school level (SMP) of the Curriculum 2013 on Core Competence (KI) 3 and Basic Competence (KD) 3.12

    PENOKOHAN DALAM NOVEL NIBIRU DAN KSATRIA ATLANTIS KARYA TASARO GK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) dimensi fisiologis tokoh utama dalam novel Nibiru dan Ksatria Atlantis karya Tasaro GK, (2) dimensi sosiologis tokoh utama dalam novel Nibiru dan Ksatria Atlantis karya Tasaro GK, dan (3) dimensi psikologis tokoh utama dalam novel Nibiru dan Ksatria Atlantis karya Tasaro GK. Subjek penelitian ini adalah novel Nibiru dan Ksatria Atlantis karya Tasaro GK yang diterbitkan oleh penerbit Tiga Serangkai di Solo pada tahun 2010. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan tiga langkah, yaitu (1) pengelompokan, (2) penafsiran dan (3) penyimpulan. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri. Keabsahan data diperoleh melalui validitas semantik dan reliabilitas data dengan menggunakan teknik intrarater dan reliabilitas interater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dimensi fisiologis tokoh utama memiliki varian nama (Dhaca Suli), usia (10-12 tahun), jenis kelamin (lakilaki), kondisi tubuh (sehat, gemuk, dalam masa pertumbuhan, rambut diikat menyerupai ekor anak sapi), ciri wajah (tampan, pipi gembil, mata bulat), dan gen (gen Nibiru). Kedua, dimensi sosiologis tokoh utama memiliki varian status sosial (hidup di bawah garis kemiskinan dan keturunan bangsawan Nyathemaythibh), pendidikan (kelas pugabha nyamal tingkat Pengenal), kedaerahan (daerah asal, sebutan atau nama panggilan asal daerah), hobi (membaca), dan bakat (pugabha nyamal). Ketiga, dimensi psikologis tokoh utama memiliki varian mentalitas (berani, mampu menempatkan diri di hadapan lawan bicara, cerdik, kritis, berpikiran jauh ke depan, pendendam, pemalas, mudah curiga, sentimental, pemberontak), ambisi pribadi (mewujudkan harapan sang ayah, mengalahkan Nibiru), sikap dan tingkah laku (memberi arahan dan perintah, pandai bersilat lidah dan memanfaatkan keadaan, salah tingkah), dan prinsip hidup (keluarga dan teman adalah segalanya, pantang menunjukkan kelemahan, benci aturan)

    RESEPSI TASARO GK ATAS HADIS DALAM NOVEL “MUHAMMAD LELAKI PENGGENGGAM HUJAN”

    Get PDF
    Interaksi pembaca dengan hadis memunculkan beragam bentuk penerimaan yang menyesuaikan dengan persepsi pembaca atas makna. Resepsi seorang novelis terhadap hadis mengambil bentuk estetis sebagai dampak konversi makna literal yang terkandung didalamnya yang mengikuti pola sastrawi, seperti yang dilakukan Tasaro GK dalam novel MLPH. Resepsi seorang novelis terhadap hadis degan gaya sastrawi, selain memberikan kesan lebih mendalam pada pembaca, juga rentan terdapat penambahan bahkan perubahan makna. Karena dalam karya sastra pembaca dalam hal ini Tasaro sebagai pembaca hadis menulis kembali hadis yang dibaca untuk melahirkan bentuk lain yang lebih kreatif dan estetik. Selain itu, Tasaro sebagai seorang penulis hanya memotret realitas sejarah masa lalu dalam bahasa masa kini, melalui konteks kesusasteraan. Resepsi seorang novelis terhadap hadis dengan gaya sastrawi secara signifikan membentuk kajian baru terhadap makna hadis. Adapun tujuan penelitian ini yaitu menjawab beberapa pertanyaan: bagaimanakah takhrij hadis yang dikutip Tasaro GK dalam novel MLPH, selanjutnya bagaimana bentuk resepsi hadis oleh Tasaro GK dalam novel MLPH, kemudian apa saja implikasi dari resepsi hadis dan interteks dalam novel MLPH. Dalam analisisnya, riset ini menggunakan teori resepsi milik Hans Robert Jaus dan interteks Julia Kristeva. Data yang digunakan berupa hasil interview dengan Tasaro GK, beberapa jurnal, dan buku. Dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa: pertama, dalam menuliskan sebuah hadis Tasaro GK menjadi beberapa kutipan hadis. Kutipan hadis yang terdapat dalam novel MLPH berjumlah 114. Dari 114 kutipan hadis terbagi menjadi dua bagian, bagian pertama dapat ditemukan pada kitab hadis berjumlah 25 hadis, dan bagian kedua hanya dapat ditemukan dalam kitab sirah berjumlah 19 hadis. Semua hadis yang terdapat dalam novel MLPH derajatnya shahih. Selain itu hadis dalam novel MLPH memiliki aspek informatif berupa ragam interpretasi Nabi, para sahabat, dan masa setelahnya. Selain aspek informatif juga ditemukan aspek performatif. Kedua, dalam memahami hadis Tasaro GK cenderung kontekstual, hal ini berakibat pada resepsi-nya terhadap hadis dalam novel MLPH seluruhnya dikaitkan dengan cara pandang hidup pada masa sekarang. Ketiga, resepsi hadis dan intertekstulitas dalam novel MLPH memiliki beberapa implikasi. Implikasi pertama, novel MLPH sebagai alternatif belajar sejarah Nabi. dengan gaya penceritaan yang ringan lebih menggugah minat karena disusun sedemikian rupa dengan susunan kalimat yang indah dan gaya penceritaan yang menarik. Sedangkan dalam memahami dan memilih hadis dalam novel MLPH memiliki dua kecenderungan: otoritatif namun cenderung mengalami penyempitan makna, dan otoritatif namun cenderung mengalami pemotongan kisah. Dan yang ketiga, penulisan novel MLPH terdapat integrasi antara ilmu sastra, hadis dan sejarah Nabi

    REPRESENTASI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA NOVEL KINANTHI TERLAHIR KEMBALI KARYA TASARO GK DALAM PENGAJARAN SASTRA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan representasi nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Kinanti Terlahir Kembali  Karya Tasaro GK, (2) mendeskripsikan implikasi nilai pendidikan karakter dalam novel Kinanti Terlahir Kembali karya Tasaro GK bagi peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa kutipan teks yang menggambarkan representsi nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel dan implikasi bagi peserta didik. Sumber data penelitian ini adalah novel Kinanti Terlahir Kembali karya Tasaro GK. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, teknik baca, teknik catat dan angket. Teknik analisis data dilakukan dengan cara identifikasi data, mengklasifikasi data, dan menginterpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) representasi nilai pendidikan karakter dalam novel Kinanthi Terlahir Kembali karya Tasaro GK terdapat tiga nilai karakter yaitu (i) nilai yang berkaitan dengan religi/keagamaan yang meliputi: keterlibatan ritual dalam menjalankan kewajiban beribadah, hidup rukun bersama agama lain, dan keterlibatan intelektual (pengetahuan tentang agama). (ii) nilai yang berkaitan dengan pribadi manusia meliputi nilai karakter: jujur, tanggung jawab, rasa ingin tahu, mandiri, disiplin, pemberani, cinta tanah air, demokratis, gemar membaca dan sabar. (iii) nilai karakter yang berkaitan dengan orang lain meliputi nilai karakter: peduli sosial, toleransi, menghargai prestasi, dan sopan. 2) implikasi nilai pendidikan karakter dalam pengajaran berkaitan dengan indikator,  kompetensi inti, dan kompetensi dasar, sedangkan bagi peserta didik berimplikasi pada pengetahuan tentang moral, perasaan tentang moral, dan perbuatan moral. Saran dalam penelitian ini adalah pendidik diharapkan lebih kreatif dalam pemilihan materi dalam pengajaran sastra dengan memanfaatkan karya sastra, khususnya novel bagi peserta didik agar wawasan dan kualitas berpikir lebih kritis, bentuk-bentuk moral buruk yang terdapat dalam novel Kinanthi Terlahir Kembali karya Tasaro GK hendaknya menjadi pelajaran bagi pembaca untuk tidak mencontoh sikap dan perbuatan tersebut, bagi peneliti selanjutnya diharapkan penelitian ini menjadi acuan dalam mengembangkan penelitian-penelitian selanjutnya yang bersifat inovasi. Kata Kunci: Novel, nilai pendidikan karakter, pengajaran sastr

    NILAI-NILAI KEMANUSIAAN DALAM NOVEL GALAKSI KINANTHI KARYA TASARO GK SEBAGAI ALTERNATIF MATERI PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SMA

    No full text
    Novel Galaksi Kinanthi adalah salah satu novel yang sarat dengan nilai–nilai kemanusiaan. Hal tersebut yang dijadikan dasar pemilihan novel GKL sebagai objek penelitian. Nilai-nilai kemanusiaan yang dijadikan objek penelitian adalah aspek penderitaan, keadilan dan kegelisahan. Pembatasan tersebut dilakukan ketiga aspek tersebut yang paling menonjol dan menarik. Kajian mengenai nilai-nilai kemanusiaan dalam novel GKL dapat dijadikan sebagai alternatif materi pembelajaran apresiasi sastra di SMA yang berkaitan dengan unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam novel. Oleh karena itu, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah unsur intrinsik yang terdapat dalam novel GKL karya Tasaro GK?; (2) Bagaimanakah nilai-nilai kemanusiaan yang terdapat dalam novel GKL karya Tasaro GK?; (3) Bagaimanakah nilai-nilai kemanusiaan yang terdapat dalam novel GKL karya Tasaro GK sebagai alternatif materi pembelajaran apresiasi sastra di SMA?. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan permasalahan dalam rumusan masalah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa paragraf

    NILAI PROFETIK DALAM NOVEL MUHAMMAD: LELAKI PENGGENGGAM HUJAN KARYA TASARO GK (STRUKTURAL SEMIOTIK)

    Get PDF
    NILAI PROFETIK DALAM NOVEL MUHAMMAD: LELAKI PENGGENGGAM HUJAN KARYA TASARO GK (Struktural Semiotik) Muhammad Jalalludin Universitas Negeri Jakarta [email protected] ABSTRAK Novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan karya Tasaro GK menceritakan dua kisah, yakni kisah Nabi Muhammad saw. dan kisah seorang lelaki Persia bernama Kashva. Dikisahkah bahwa Kashva pergi mencari lelaki yang kelahirannya telah dijanjikan oleh banyak kitab suci sebagai nabi baru yang akan membawa rahmat manusia dan semesta alam. Di tengah-tengah kisah pencarian itulah terselip kisah Nabi Muhammad saw. Dari kisah-kisah tersebutlah tersimpan pesan profetik berupa nilai humanisasi (amar ma’ruf), nilai liberasi (nahi munkar), dan transendensi (tu’minu billah). Penelitian ini membahas ketiga nilai profetik tersebut dengan tinjauan struktural semiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai profetik dalam novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan karya Tasaro GK ditinjau dari struktur novel dan semiotik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi model Philipp Mayring kategori deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya nilai profetik yang terdapat dalam novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan karya Tasaro GK yang peneliti temukan sebanyak 52 kutipan. Kutipan itu tersebar dalam beberapa nilai profetik, yakni nilai humanisasi sebanyak 24 kutipan, nilai liberasi sebanyak 12 kutipan, dan nilai transendensi sebanyak 17 kutipan. Ketiga nilai tersebut kemudian dikaji kembali berdasarkan tinjauan struktural semiotik. Adapun rincian secara tinjauan struktural ditemukan 7 kutipan pada alur, 15 kutipan pada latar, dan 30 kutipan pada penokohan. Sedangkan untuk tinjauan semiotik ditemukan 18 kutipan pada ikon, 15 kutipan pada simbol, dan 18 kutipan pada indeks. Kata kunci: novel Muhammad, nilai profetik, struktural, semiotik ************ THE PROPHETIC VALUE IN THE NOVEL MUHAMMAD: LELAKI PENGGENGGAM HUJAN BY TASARO GK (Structural Semiotic) Muhammad Jalalludin Universitas Negeri Jakarta [email protected] ABSTRACT The novel of Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan by Tasaro GK tells two stories, namely the story of the Prophet Muhammad and the story of a Persian man named Kashva. It is said that Kashva went to find a man whose birth was promised by many scriptures as a new prophet who would bring grace to mankind and all the universe. In the middle of the search story, the story of the Prophet Muhammad was tucked. From these stories, prophetic messages are stored in the form of the value of humanization (amar ma'ruf), the value of liberation (nahi munkar), and transcendence (tu'minu billah). This study discusses the three prophetic values with a semiotic structural review. This study aims to determine the prophetic value in the novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan by Tasaro GK in terms of the novel and semiotic structure. This study used a qualitative approach with the content analysis method of the deductive Philipp Mayring model. The results of this study indicate that there is a prophetic value contained in the novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan by Tasaro GK, which the researcher found as many as 52 citations. The quotations are spread over several prophetic values, namely the humanization value of 24 quotations, 12 quotations of liberation value, and 17 transcendent values. The three values are then reviewed based on a semiotic structural review. As for the structural review details, there were 7 quotes in the flow, 15 quotes in the background, and 30 quotes on characterizations. Meanwhile, for the semiotic review, it was found 18 quotes on icons, 15 quotes on symbols, and 18 quotes on the index. Keywords: novel of Muhammad, prophetic value, structural, semiotic

    KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA TERHADAP NOVEL GALAKSI KINANTHI KARYA TASARO GK DAN PEMANFAATAN HASILNYA UNTUK BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI MADRASAH ALIYAH

    No full text
    Tesis ini berjudul “Kajian Sosiologi Sastra terhadap Novel Galaksi Kinanthi Karya Tasaro GK dan Pemanfaatan Hasilnya untuk Bahan Ajar Sastra di Madrasah Aliyah”. Novel memiliki hubungan yang erat dengan keadaan masyarakat, karena novel merupakan cermin masyarakat pada saat itu. Mengkaji sosiologi sastra novel dari segi karya ini, dapat mengetahui struktur novel yang menghubungkannya dengan aspek sosiologi yang terdapat di dalamnya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah struktur teks novel Galaksi Kinanthi karya Tasaro GK? 2) Aspek sosiologis apa saja yang terkandung dalam novel Galaksi Kinanthi karya Tasaro GK? 3) Bagaimana modul pembelajaran novel Galaksi Kinanthi karya Tasaro GK sebagai bahan ajar sastra Indonesia di Madrasah Aliyah? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan melakukan pencatatan data terhadap novel Galaksi Kinanthi karya Tasaro GK. Teknik studi pustaka adalah teknik yang menggunakan sumber-sumber tertulis untuk memperoleh data. Data diperoleh dalam bentuk tulisan, yang harus dibaca, disimak, hal-hal yang penting dicatat kemudian menyimpulkan dan mempelajari sumber tulisan yang dapat dijadikan sebagai landasan teori dan acuan dalam hubungan dengan objek yang akan diteliti. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa struktur novel Galaksi Kinanthi karya Tasaro GK dibangun oleh unsur intrinsik dan aspek sosiologisnya. Unsur intrinsik terdiri atas alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, gaya, dan tema. Aspek sosiologis yang terkandung di dalamnya merupakan aspek yang digambarkan dalam unsur intrinsik, yaitu aspek ekonomi, adat-istiadat, tradisi, budaya, status sosial, agama, dan kepercayaan. Hasil penelitian ini dapat disusun menjadi bahan ajar berupa modul pembelajaran apresiasi sastra bagi siswa Madrasah Aliyah. ;---This thesis entitled "The Study of Literature Sociology to the Novel Galaksi Kinanthi Novel Written by Tasaro GK and Utilizing the Results Are for Teaching Materials of Literature Appreciation in Madrasah Aliyah". The novel has a close relationship with the condition of society, because a novel is a kind of illustration or representation of society at that time. Studying the sociology of literature of the novel in terms of this work, can find out a novel structure that deals with sociological aspects contained therein. The formulation of the problem in this research are 1) What is the structure of the novel text Galaksi Kinanthi written by Tasaro GK? 2) What are the sociological aspects which contained in the novel Galaksi Kinanthi witten by Tasaro GK? 3) How can learning modules of Galaksi Kinanthi novel written by Tasaro GK as teaching materials of Indonesian literature for Madrasah Aliyah? This research uses qualitative descriptive method, while the data collecting technique in this research is studying the literature by recording the data on Galaksi Kinanthi novel written by Tasaro GK. The technique study of literature is a technique that uses written sources to obtain the data. The data is obtained in a written form, which must be read, listened to, noted the things that are important then summarize and learn the literary source that can be used as a theoretical basis and guidance in relation to the object to be studied. The research concludes that the novel structure of Galaksi Kinanthi written by Tasaro GK consists of the intrinsic elements and the aspects of literature sociology. The Intrinsic element consists of plot, character and characterization, setting, point of view, styles, and themes. The sosiological aspects which contained there in is an aspect that is described in the intrinsic elements namely the economic, custom, traditions, culture, social status, religion, and belief. The results of this research can be used for teaching materials in the form of literary appreciation learning modules for students of Madrasah Aliyah

    Nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Keajaiban Rezeki karya Tasaro GK

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya memahami sebuah novel dari segi sastra dan nilai filosofis yang terkandung didalamnya, termasuk dalam memahami novel karya Tasaro GK yang berjudul Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam novel Keajaiban Rezeki, yang dirasa penting untuk diteliti. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengunkan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Nilai Pendidikan Karakter dalam novel Keajaiban Rezeki karya Tasaro GK ada 11 nilai pendidikan Karakter yang sama dengan nilai pendidikan karakter. Nilai tersebut antara lain: karakter menghargai kemampuan diri (percaya diri), karakter religius (cinta Allah dan semua Ciptaan-Nya), karakter berbakti kepada orang tua serta menyayangi pasangan dan karakter Khusnudhon dengan Allah, karakter mengasah kreativitas dan imajinasi, nilai karakter selanjutnya menjadi orang kaya yang dermawan dan bermanfaat dan nilai karakter gemar bersedekah, karakter yang berupa akhlak terpuji (Tawakkal, ikhtiyar, syukur, ikhlas dan jujur) ada 2 karakter yaitu ikhtiyar dan jujur yang sesuai dengan nilai pendidikan, Nilai karakter cinta ilmu, karakter menghargai waktu (cepat action) sesuai dengan nilai. yang terakhir karakter meningkatkan kekuatan. Relevansi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Keajaiban Rezeki Karya Tasaro GK dengan 18 nilai pendidikan karakter yang di kemukakan oleh kemendiknas tahun 2010 ialah dengan paparan bahwa dari 15 nilai pendidikan Karakter yang terdapat dalam Novel “Keajaiban Rezeki” karya Tasaro GK peneliti menemukan 11 nilai pendidikan Karakter yang sama dengan nilai pendidikan karakter yang dicanangkan oleh Kemendikbud. Nilai tersebut antara lain.Poin 1. Karakter menghargai kemampuan diri (percaya diri) sesuai dengan poin 7 Kemendikbud yaitu Mandiri, poin ke 2, 3 dan poin 13 tentang karakter religius (cinta Allah dan semua Ciptaan- selanjutnya poin ke 14 nilai karakter menghargai waktu (cepat action) sesuai dengan nilai pendidikan Karakter Kemendikbud pada poin ke 4 tentang sikap Disiplin. Kemudian yang terakhir poin ke 15 tentang meningkatkan kekuatan ini sesuai dengan nilai karakter versi Kemendikbud pada poin ke 9 sikap rasa ingin tahu

    Hegemoni Kekuasaan dalam Novel Kinanthi Terlahir Kembali karya Tasaro GK (Kajian Sosiologi Sastra)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran sosial masyarakat dan isu-isu hegemoni kekuasaan berupa hegemoni budaya serta hegemoni ideologi dalam novel Kinanthi: Terlahir Kembali karya Tasaro GK. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah teks-teks (baik berupa frasa, kalimat, maupun paragraf yang menggambarkan fokus permasalahan). Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Kinanthi: Terlahir Kembali Karya Tasaro GK yang terbit tahun 2013 oleh PT Bentang Pustaka dengan jumlah halaman 534. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya: pertama, gambaran sosial masyarakat Gunung Kidul berupa gambaran agama dan kepercayaan masyarakat, dan mata pencaharian masyarakat. Kedua, isu-isu hegemoni kekuasaan berupa hegemoni budaya yang mencakup kepercayaan masyarakat desa, kebudayaan Jawa, dan kebudayaan modern.Serta hegemoni ideologi yang dianut oleh para tokoh, seperti humanisme, sosialisme, individualisme, patriarki, dan fanatisme agamis
    corecore