112 research outputs found
KINERJA GURU BERSERTIFIKASI DAN LULUS UJI KOMPETENSI DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI SMK NEGERI 1 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA
KINERJA GURU BERSERTIFIKASI DAN LULUS UJI KOMPETENSI DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI SMK NEGERI 1 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA
Oleh: Erna Susanti NIM. 09402244034
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) kinerja guru bersertifikasi dan lulus uji kompetensi, 2) hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran dan 3) upaya untuk mengatasi hambatan mengoptimalkan kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari Pengawas, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum, guru bersertifikasi dan lulus uji kompetensi serta siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Guru bersertifikasi dan lulus uji kompetensi menguasai kompetensi profesional yang meliputi penguasaan materi , struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu dan mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Guru menguasai kompetensi pedagogik yang meliputi penguasaan karakteristik peserta didik, menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik, pengembangan kurikulum, melaksanakan kegiatan pembelajaran yang mendidik, melakukan komunikasi dengan peserta didik dan melalukan penilaian atau evaluasi. 2) Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru secara fungsional sudah baik, tatapi secara teknis terletak pada rendahnya motivasi dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, disamping itu manajemen sarana prasarana pembelajaran belum maksimal. 3) Adapun upaya untuk mengatasi hambatan ini adalah:a) dengan mengoptimalkan menggunakan berbagai metode dan media pembelajaran secara bervariasi serta memberikan penguatan atau apresiasi kepada siswa yang bertanya maupun yang telah menjawab pertanyaan, b) Berusaha mencari solusi lain agar proses pembelajaran tetap berjalan lancar sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah dibuat sehingga tidak merugikan peserta didik.
Kata Kunci: Kinerja Guru, Sertifikasi Guru, UjiKompetensi Gur
The economic impacts of LULUs
The author examines some of the issues and controversies that arise when facilities with noxious environmental, social, or economic qualities (LULUs, or locally unwanted land uses) locate in communities. A taxonomy of LULUs, based on economic growth features, is developed and the effects of five specific kinds of LULUs: interstate highways; large dams; medium-security and maximum-security prisons; commercial nuclear power plants; and gambling casinos, are described. The author uses quasi-experimental control-group methods to assess the economic impacts of these facilities on US counties during the period 1972 – 94. It is shown that few real negative effects can in fact be attributed to LULUs. However, only interstate highways measurably stimulate aggregate employment.
STUDI SIKAP MANAJEMEN TERHADAP RANCANGAN SISTEM SAFETY TALK DI PT. APAC INTI CORPORA, BAWEN
PT. AIC sebagai salah satu perusahaan yang sudah mendapatkan sertifikasi ISO 9001 dan ISO 14001, saat ini dalam usaha mencapai sertifikasi OHSAS 18001. Dalam upaya mencapai sertifikasi tersebut dibutuhkan terobosan untuk menciptakan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja serta tercapainya zero accident dalam tempat kerja. Disini penulis membuat sebuah rencana sistem safety talk sebagai upaya membudayakan K3. Tuuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap jajaran manajemen terhadap safety talk di PT. AIC.
Penelitian ini merupakan penelitian explanatory research dengan pendekatan observasional, menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jajaran manajemen yang memimpin suatu unit, dengan jumlah sampel yang terdiri dari 30 orang manajer dan 6 orang manajer divisi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa P2K3 di PT. AIC belum berfungsi secara optimal. Tingkat kecelakaan kerja rata-rata per hari 0,11 kejadian, dengan tingkat pertolongan pertama yang dilakukan mengalami peningkatan 23,08% per hari pada kuarter pertama 2003. Data penyakit terbesar di PT. AIC adalah penyakit pernafasan dengan jumlah kejadian 1733 kasus, disusul dengan penyakit pencernaan dengan jumlah kejadian 830 kasus pada kuarter pertama 2003. Dari hasil kuesioner tampak bahwa sebagian besar (38,89%) responden berpendidikan S-1, dan sebagian besar (58,33%) memiliki masa kerja 10-14 tahun, sedangkan prosentase umur responden terbesar adalah 41-50 tahun yaitu 55,56%. Sikap jajaran manajemen terhadap perusahaan 63,89% adalah positif, dan 36,11% bersikap biasa, sedangkan sikap jajaran manajemen terhadap unit kerja 61,11% bersikap positif, dan 36,89% bersikap biasa. Sikap jajaran manajemen terhadap safety talk adalah 83,33% bersikap positif terhadap safety talk, dan 16,67% bersikap biasa.
Dapat disimpulkan bahwa rencana safety talk ini dari sudut pandang manajemen dapat diterima dan memerlukan pengkajian yang lebih mendalam agar dapat diimplementasikan sesuai dengan keadaan di PT. AIC.
Kata Kunci: sikap, PT. AIC
STUDY OF MANAGEMENT ATTITUDE TO THE SAFETY TALK DESIGN AT APAC INTI CORPORA Ltd. Co. IN BAWEN
AIC Ltd. Co. as one of company wich got ISO 9001 and ISO 14001 certificate, now try to reach OHSAS 18001 certification. In the effort of reaching the OHSAS certification, required a penetration to create an occupational health and safety culture and to make a level of accident is zero accident in a workplace. Here the author make a plan of safety talk system as effort civilizing an occupational health and safety. This research aim to know management attitude to safety talk system in
AIC Ltd.Co.
This research is an explanatory research with an observasional approach by using survey method. Population in this research is all of management staff taht lead a unit, with 36 sample who is consist of 30 manager and 6 division manager.
Result of this research iindicate that the elder members of an occupational health and safety comitte organization in AIC Ltd. Co, not yet run optimum on their function. Level of work accident average is 0,11 occurance a day with the level of first aid conducted increase 23,08% a day at the first quarter on 2003. The biggest data of disease in AIC Ltd. Co. is respiratory track disease, with amount of occurance is 1733 cases, then digestival track disease with amount of occurance is 830 cases at first quarter on 2003.
The result of quesioner show that the most responder (38,89%) have Bachelor degree education and most responder (58,33%) have period of work during 10-14 year, while the most responder age is 41-50 year that is 55,56%. Attitude of management staff to the company 63,89% is positive, and 36,11% is neutral. Attitude of management staff to their unit of work is 61,11% positive and 36,89% is neutral, while the attitude of management staff to safety talk is 83,33% is positive and 16,67% is neutral.
The conclusion is the plan of safety talk system can accept by the management staff and need furthermore study in order to make it applicable and suit
Keyword: safety tal
MEMOTIVASI SISWA DAN SISWI SMK LETRIS INDONESIA DI DALAM MENENTUKAN PILIHAN UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN ATAU BEKERJA SETELAH LULUS SEKOLAH
ABSTRAK Pengabdian ini berjudul Memotivasi Siswa dan Siswi SMK (Sekolah Menengah Kejurusan ) Letris II Indonesia Dalam Menentukan Pilihan Untuk Melanjutkan Pendidikan Atau Bekerja Setelah Lulus Sekolah. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu memilih peluang tujuan, memberikan cara yang baik menetukan tujuan, membuka parakdigma siswa dan siswi terhadap keefektifan berkreativitas, memberikan semangat dan motivasi bagi para siswa dalam menjalani kehidupan. Metode yang digunakan adalah dalam bentuk penyampaian materi enterpreneur dan bidang pendidikan.Respondennya adalah para siswa dan siswi SMK (Sekolah Menengah Kejurusan )Letris II Indonesia Kesimpulan dari pengabdian ini adalah Peserta kurang mengerti apa yang harus dilakukan setelah lulus sekolah SMA nanti haru kuliah atau harus berkerja dan bagaimana cara memilih mana yang harus diproritaskan . Peserta juga belum mengetahui bagaimana memilih peluang dan apa yang harus dipilih nanti setelah lulus sekolah.Peserta juga belum mengetahui bagaimana memilih menjadi enterpreneur atau pendidikan apa yang dituju nanti. Kata Kunci: Enterpreneur, Pendidika
Pengaruh Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Profesional Guru Pendidikan Agama Islam SLTP Kota Padang
Pemarsalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh sertifikasi Guru PAI terhadap kinerja profesional guru, baik yang tulus portofolio maupun lulus PLPG terkait dengan kinerja dalam merancang pemebelajaran. melaksanakan pembelajaran dan mengevaluasi pembelajaran. untuk itu guru PAI yang telah lulus sertifikasi dituntun memiliki kinerja yang lebih baik. Sebab sertifikasi ada kaitannya dengan kinerja guru yang lebih profesioanal. Adapun tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penilaian portfesional terhadap kinerja profesiaonal guru. (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penilaian PLPG terhadap kinerja profesional guru. (3) untuk mengetahui seberapa besar perbedaan kinerja profesional guru yang lulus secara portfolio dan PLPG. Penelitian ini melibatkan 22 orang sampe seluruh guru PAI yang lulus sertifikasi secara portofolio dan lulus PLPG di SLTP Kota Padang yang diperoleh berdasarkan data dari departemen Agama tahun 2007/2008 kota padang, 9 orang lulus portfolio dan 13 orang lulus PLPG, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total samping
Efektivitas Residu Insektisida Actellic 500EC pada Berbagai Macam Permukaan Dinding Terhadap Kematian Nyamuk Anopheles aconitus, Aedes aegypti, dan Culex quinquefasciatus
Insecticide spray has been commonly practiced for malaria eradication program. Well chosen and accurate dose of insecticide is required to obtain the best result. In this study, a small scaletrial of Actellic 500EC residual spray with dosage ranges of 1.0 ml/m2, 2.0 ml/m2, 4.0 ml/m2 and 5.0 ml/m was applied on wall, shelf and bamboo surfaces. Three malaria vectors e.g. Anopheles aconitus, Aedes aegypti, andCulex quinquefasciatus mosquitoes, 3-4 days old and well fed were used for the experiment using bioassay test kit cone (WHO standard 1975). The result showed that 4.0 ml/m dosages of Actellic 500EC were more effective than the other dosages. The mosquito mortality was 100% in one week for An. aconitus, Ae. aegypti and Cx. quinquefasciatus
KEPRIBADIAN PELAJAR ANTIMAINSTREAM: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA TERHADAP TOKOH JUKI DALAM KOMIK SI JUKI DAN PETUALANGAN LULUS UN
Baskoro, Septian Setyo. 2017. “Personality of Antimainstream Student: The Study of Literary Psychology of Juki Character in Si Juki dan Petualangan Lulus UN” comic. Skripsi. Indonesian Literature Program, Bachelor Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University Semarang. Leaders I Ken Widyawati, S.S., M.Hum., II Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.
The object of this research is Si Juki dan Petualangan Lulus UN comic by FazaMeonk. This research uses descriptive method based on the theory of fictional story structure and literary psychology theory. The purpose of this research is to expose the intrinsic elements contained in Si Juki dan Petualangan Lulus UN comic, reveal the personality of Juki's main character and explain the five personality archets owned by the main character Juki. The author uses the theory of fictional story structure to describe the elements of story builders (figures and characterizations, plot, and background). The author also uses the theory of literary psychology that focuses on Carl Gustav Jung's personality theory based on 5 personality archetypes, which are persona, shadow, anima and animus, mana personality, and self.
The result of structural analysis of Si Juki dan Petualangan Lulus UN comic are seven figures consisting of one main character and six additional characters; the flow contained in this comic is a mixed flow, because there are several flashbacks to support the story content; the background consists of a place background, time background and socio-cultural background.
The psychological analysis result of personality of the main character Juki in general is the character Juki has a shadow personality which is more dominant than the attitude of persona, anima and animus, mana personality and self. Juki figures consider the shadow attitude as something called anti-mainstream. Shadow attitudes possessed by Juki figures lead to actions that are negative and disadvantageous others people.
Keywords: personality archetypes, persona, anima and animus, shadow, mana personality, self
EFEKTIVITAS LARVASIDA INSECT GROWTH REGULATOR (IGR) BERBAH ANAK TIFPYRIPROXIFEN 0.5%, TERHADAP JENTIK NYAMUK VEKTOR MALARIA Anophelesaconitus KONDISI LABORATORIUM
A Study of the larvacide efficacy of Insect Growth Regulator (IGR) with the, active ingredientpyriproxifen 0.5%, has been conducted in the laboratory of the Institute for Vector andReservoirControl Research and Development, Salatiga City, Central Java Province. The study was caried outon December 2009, performed as laboratory scale trial using plastic trays (20x30 cm). Each traycontains5liters ofwateraddedwithpyriproxifenconcentration2g/m3. Atotal 25earlythird instarlarvae ofmalaria vector An.aconituswere placed in each treated tray (10 replicates) as wellasuntreated trays as the control (5 replicates). The larvae mortality was daily counted and recorded. Theaim of the study was to evaluate the efficacy of IGRlarvicide (a.i. pyriproxifen0,5%, granuleformulation), against malaria vector larvaeAn.aconitusin the laboratorycondition. The result wasrevealed that IGR(pyriproxifen0,5%) was effective caused100%emergenceinhibition and made 13days longer viability ofAn.aconitus in immature stagesdevelopment long life of An.aconitusimmature stagesdevelopment.Some larvae were found growing to be adult with various defected duetouncompletedmetamorphosis,such as their smallwings and legs are attached to pupal skinKeyWords: Larvacide,Larvae,AnophelesaconitusABSTRAKSebuah Studi tentang kemanjuran larvasida dari Serangga Pertumbuhan Regulator (IGR) dengan,bahanpyriproxifenaktif0,5%),telahdilakukandilaboratorium InstitutVector danReservoirControlPenelitian danPengembangan,KotaSalatiga,JawaTengah.Penelitian ini caried keluar padabulanDesember2009, dilakukan sebagai uji cobaskalalaboratorium dengan menggunakannampanplastik(20x30 cm). Setiap baki berisi 5 liter airditambahdengankonsentrasipyriproxifen2g/m3.Sebuah 25total awalinstar ketiga dari vektor malaria An. aconitus ditempatkan di setiap baki diperlakukan(10ulangan)serta baki tidakdiobatisebagai kontrol(5ulangan).Mortalitaslarvadihitungdan dicatatsetiap hari.Tujuanpenelitianini adalahuntukmengevaluasiefikasilarvasida IGR (aipyriproxifen0,5%,formulasi granula), terhadap vektor malaria larva An. aconitus pada kondisilaboratorium.Hasilnyaterungkap bahwa IGR(pyriproxifen 0,5%) adalah efektif disebabkanpenghambatan100%kemunculandan membuatkelangsunganhidup 13 harilagiAn. aconitusdalampembangunantahapkehidupanbelummenghasilkanpanjangAn.aconitus dewasatahap pembangunan.Beberapalarvaditemukantumbuh menjadidewasadenganberbagaimembelotkarenametamorfosisbelumselesai,seperti sayapkecilmerekadan kaki melekatpadakulitkepompong.KataKunci:Larvasida,Larva,Anohelesaconitu
Pengaruh Ketinggian Habitat Kelapa (Cocos Nucifera) Terhadap Pengembangbiakan Bacillus Thuringiensis H-14 Dan Toksisitasnya Terhadap Jentik (Anopheles Aconitus)
Penggunaan Bacillus thuringiensis H-14 sebagai biolarvasida sudah banyak diketahui di masyarakat. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) telah menguji penggunaan media buah kelapa sebagai media pengembangbiakan B.thuringiensis H-14. Pada penelitian ini dilakukan pengembangbiakkan B.thuringiensis H-14 galur lokal dengan menggunakan media air kelapa yang diambil dari berbagai wilayah dengan memperhatikan ketinggian wilayahnya. Lokasi pengambilan sampel air kelapa adalah daerah dengan ketinggian 600 gram dari masing-masing wilayah penelitian. Kemudian air kelapa dari masing-masing wilayah penelitian diambil secara random untuk dilakukan pengujian kandungan nutrisinya, sedangkan sisanya di sterilisasi untuk dijadikan media pengembangbiakan B.thuringiensis H-14. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil pengembangbiakan di media air kelapa yang didapatkan dari lokasi dengan ketinggian habitat yang berbeda-beda, serta efek toksisitasnya terhadap jentik Anopheles aconitus. Hasil uji analisa air kelapa dari pantai Parangtritis adalah kadar karbohidrat 1,82%, dengan lemak 0,02%, protein 0,04% dan gula reduksi sebesar 1,67%. Air kelapa dari kabupaten Purworejo kandungan karbohidrat 1,92%, lemak 0,01%. protein 0,06% dan gula reduksi 1,87%. Air kelapa dari Kabupaten Semarang kandungan karbohidrat 1,68%, lemak 0,01%, protein 0,12% dan gula reduksi 1,52%. Sedangkan kandungan karbohidrat dari air kelapa kota Salatiga adalah 3,12% merupakan kandungan yang tertinggi dibandingkan dari daerah lain, kandungan lemak 0,01%, protein 0,11% dan gula reduksi 2,97%, merupakan kandungan tertinggi dibandingkan dengan hasil dari daerah lain. Hasil pertumbuhan sel dan spora B.thuringiensis H-14 dari media air kelapa pantai Parangtritis pada pH 7,5 adalah 85,7 x1010 dan 11,1 x 1010, sedangkan dari kabupaten Purworejo jumlah sel dan spora yang dihasilkan adalah sebesar 2,3 x 1010 dan 2,5 x 1010. Media air kelapa dari kabupaten Semarang jumlah sel dan spora sebesar 24,9 x 1010 dan 23,9 x 1010, dan air kelapa yang berasal dari kota Salatiga 62,7 x 1010 dan 1,1 x 1010. Kesimpulan dari penelitian ini adalah B.thuringiensis yang dikembangbiakkan dalam media dari kabupaten Semarang memiliki Lc50 0,003 % dan Lc95 0,021%,yang merupakan Lc terkecil dibandingkan dengan B.thuringiensis yang dikembangbiakkan dalam media air kelapa dari daerah lain. Kata kunci : B.thuringiensis H-14, Air kelapa, toksisitas Abstract Using of Bacillus thuringiensis H-14 as a Biolarvacide are more commonly on this decade. Institute of Vector Control and Reservoir Disease (IVCRD) has used coconut as a medium for B.thuringiensis H-14. This research used only coconut water that was took from many kind of places with difference on altitudes. Locations of this research were from Parangtritis (with altitude < 20 m dpl)), Purwerojo district (150 m dpl), Semarang district (400 m dpl) and Salatiga municypality (650 m dpl). The objective of this study is to know what difference result of B.thuringiensis H-14 spores that was growth from many kind of habitat (locations) which is diferent on altitudes, and the eficacy of B.thuringiensis H-14 to An.aconitus larvae. The nutrition that contain on coconut water was analise by Health Laboratory on Semarang District. Result of this research shows that coconut water from Parangtritis beach was contain of carbohidrat 1.82 %, fats 0.02%, protein 0.04% dan glucose 1.67%. Coconut water from Purworejo district was contain carbohydrat 1.92%, fats 0.01%, protein 0.06% and glucose 1.87%. There for coconut water from Semarang district was contain carbohydrats 1.68%, fats 0.01%, protein 0.12% and glucose 1.52%. And the coconut water from Salatiga Munycipality was contain carbohydrat 3.12%, that is the highest than others, fats 0.01%, protein 0.11% and glucose 2.97%. Number of sels and spores that growth on that medium were different. Number of sels and spores from parangtritis beach medium were85.7 x 1010 and 11.1 x 1010. Coconut water medium from Purworejo district may potencial to growth B. thuringiensis H.14. number sels and spores from Purworejo district medium were 2.3 x 1010 and 2.5 x 1010. Coconut water medium from Semarang district could resulting number of sels and spores were 24.9 x 1010 and 23.9 x 1010, and the medium from Salatiga municypality were 62.7 x 1010 and 1.1 x 1010. The efficacy from B.thuringiensis to the An.aconitus larvae shows that lethal concentration from Semarang district were Lc50 0.003% dan Lc95 0.021%, which is the lowest concentration than B.thuringiensis that was growth on the medium from other places. Keywords : B.thuringiensis H-14, coconut water, An.aconitu
The Paint Formulation in Lambdacyhalothrin USAge as P. Americana Cockroach Control Measures
Kecoa adalah salah satu jenis serangga yang dianggap kotor dan merupakan seranggavektor. Scbagian besar kecoa yang ditemukan di sekitar pemukiman adalah Periplanetaamericana, Periplaneta brunea, Periplaneta australisea, Blatella germanica, Supellalongipalpa, Neostylopiga rhombifoUa dan Nauphaeta cinerea. Beberapa kecoa juga dapatmenularkan virus, bakteria, worm, protozoit dan jamur.Pengcndalian kecoa secara fogging dengan menggunakan insektisida masih kurangefektif dan praktis, sehingga dibutuhkan alternatif pengcndali. Dalam rangka untuk mencarimetode alternatif pengcndalian kecoa, maka akan dilakukan percobaan menggunakan cat kayuyang ditambahkan dengan insektisida.Dalam penelitian ini, insektisida cat kayu menggunakan bahan aktif Lambdacyhalothrin10WP. Pertama-tama dibuat beberapa solusi dari cat insektisida dalam dosis banyak. Kemudiancat papan kayu lapis. Setelah kcring sekitar satu hari, kemudian melakukan pengujian bioassayterhadap kecoa {Periplaneta americana) . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kayuinsektisida cat dengan dosis minimal 1,591% efektif untuk membunuh kecoa hingga 95%.Kata kunci: kecoa, cat berinsektisida, lambdacyhalothrinABSTRATCCockroaches are still considered to be disgusting insects and vector. Mostlycockroaches that are found around the resident, such as Periplaneta americana, Periplanetabrunea,Periplaneta australisea, Blatella germanica, Supella longipalpa, NeostylopigarhombifoUa and Nauphaeta cinerea. There are can transmit virus, bakteria, worm, protozoit andfungi.The methods for cocroaches control by using the fogging with insecticide is still lesseffective and practical, so it will need a controlling alternative. In order to find the alternativemethods for control the cockroach, it will conduct an experiments using impregnated paint woodby insecticide.In this research, insecticide paint wood using an active materials Lambdacyhalothrin10WP. For the first, it make some solution from insecticide paint in many concentration. Thenpaint the plywood board. After it dry about one day, then do the testing bioassay to thecockroaches (Periplaneta americana) by contacted on a board that has been painted withsolution paint insecticide. Result of this research shows that insecticide paint wood withminimum dosage 1.591% are effective to kill cockroaches up to 95%
- …
