2,034 research outputs found

    Adolescents’ Identity Formation as Learners in Sukma Bangsa School Pidie, Aceh, Indonesia

    No full text
    This study aimed to explore how adolescents performed towards their identity as learners in Sukma Bangsa School Pidie (SBP) through a phenomenographic approach. More specifically, the research had purpose to understand the way adolescents construct their learning identity in a school environment. The findings suggested that there were variations in the way adolescents experienced their learning identity that might encourage them to achieve different degrees of motivation, self-perceptions (self-efficacy, self-concept, and self-esteem), autonomy, and self-development towards their identity as learners. In this study, students exhibited a high level of self-efficacy and self-development, an average level of self-esteem and autonomy, and close to an average level of self-concept and motivation in constructing their identity as learners. The students also revealed that the highest accomplishment of their experiences was in showing their confidence towards learning attitude, whereas the lowest one was in adult attachment. Adult attachment therefore is pivotal to moderate students who have either low willingness to study or low self-conception. [Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pembentukan identitas remaja sebagai peserta didik di Sekolah Sukma Bangsa Pidie (SBP) melalui pendekatan fenomenografi. Lebih khusus lagi, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana remaja membangun identitas pembelajaran mereka di lingkungan sekolah. Temuan menunjukkan adanya variasi cara remaja membentuk identitas mereka, yang mendorong mereka mencapai tingkat motivasi, persepsi diri (self-efficacy, self-concept, dan self esteem), otonomi, dan pengembangan diri yang berbeda. Dalam penelitian ini, siswa menunjukkan tingkat self-efficacy dan self-development yang tinggi, tingkat self-esteem dan otonomi yang rata-rata serta konsep diri dan motivasi mendekati tingkat rata-rata. Pengalaman siswa yang paling tinggi menunjukkan kepercayaan diri terhadap sikap belajar, sedangkan yang terendah menunjukkan keterikatan pada orang dewasa. Oleh karena itu, keterikatan pada orang dewasa sangat penting bagi siswa yang memiliki kesediaan untuk belajar atau konsepsi diri rendah.

    ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PIUTANG PADA SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN SUKMA MEDAN

    No full text
    The purpose of this study was to determine how the accounting system of receivable at STIM Sukma Medan. the method that I use in this study is a comparative method, which compares to the company's accounting system with the accepted theory of the author during the time of the study, based on this comparison later analysis. research shows that the accounting system of receivable at a high school science field sukma management accounting system has not been doing well, as can be seen from the data receivable students in 2013 through 2014 to increase the number of student accounts

    Perbaikan Keragaan Pertumbuhan Bibit Jeruk Pamelo [Citrus Maxima (Burm.) Merr.] Melalui Kombinasi Teknik Strangulasi, Pinching Dan Aplikasi Zat Pemecah Dormansi.

    No full text
    Salah satu kunci keberhasilan dalam pengembangan jeruk pamelo adalah ketersediaan bibit berkualitas. Bibit berkualitas diartikan sebagai bibit yang jelas asal usulnya (berasal dari kultivar unggul dengan keragaan pohon yang baik). Jeruk pamelo dapat diperbanyak secara vegetative dengan cara mencangkok dan okulasi. Kelemahan utama bibit pamelo hasil okulasi adalah keragaan bibit yang kurang baik yang ditunjukkan oleh sedikitnya percabangan. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki keragaan pada bibit pamelo antara lain melalui cara strangulasi, pinching dan aplikasi zat pemecah dormansi. Tujuan umum penelitian ini adalah mendapatkan metode yang efektif untuk perbaikan keragaan bibit pamelo yang terbaik. Tujuan khususnya adalah mendapatkan 1) teknik strangulasi tunggal atau ganda untuk meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan perbaikan keragaan bibit pamelo, 2) teknik strangulasi dan pinching yang tepat dalam membentuk keragaan bibit okulasi jeruk pamelo yang terbaik, 3) efektivitas strangulasi dan aplikasi zat pemecah dormansi (BAP dan KNO3) untuk mendapatkan keragaan bibit pamelo yang terbaik, dan 4) efektivitas aplikasi zat pemecah dormansi (BAP dan KNO3) dan perlakuan pinching untuk meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan mendapatkan keragaan bibit pamelo yang baik. Penelitian terdiri atas empat percobaan yang dilakukan di rumah kaca Kebun Percobaan Cikabayan, Dramaga, Institut Pertanian Bogor. Percobaan pertama adalah efektivitas strangulasi tunggal dan ganda pada jarak 5, 10 dan 15 cm dilakukan dalam rumah kaca. Percobaan kedua adalah aplikasi strangulasi dan pinching, percobaan ketiga berupa aplikasi strangulasi dan ZPD serta percobaan keempat berupa perlakuan pinching dan aplikasi ZPD dilakukan secara paralel pada waktu yang sama pada 2013. Analisis kandungan hara, gula total, dan kandungan karbohidrat daun dilakukan di Laboratorium Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian Cimanggu Bogor. Analisis kandungan klorofil daun dilakukan di Laboratorium Fisiologi Tanaman Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB. Media tumbuh yang digunakan adalah pasir, tanah, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1 yang dimasukkan dalam polibag berukuran 35 cm x 30 cm. Percobaan satu menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Penelitian dilakukan secara serial, dimulai dengan mencari teknik strangulasi terbaik berupa tunggal atau ganda dengan jarak 5, 10, dan 15 cm pada percobaan pertama. Hasil percobaan pertama dijadikan acuan untuk dikombinasikan dengan teknik pinching dan aplikasi ZPD pada percobaan berikutnya. Hasil percobaan menunjukkan bahwa strangulasi ganda dengan jarak 15 cm memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit pamelo pada karakter jumlah cabang, diameter batang, panjang cabang primer, luas daun, lebar tajuk, bobot kering tajuk, bobot kering total, kerapatan stomata dan kandungan K di daun. Peubah tinggi tanaman terbaik diperoleh pada perlakuan strangulasi ganda jarak 10 dan 15 cm. Perlakuan strangulasi tunggal diperoleh hasil terbaik pada peubah bobot kering akar, ratio akar/tajuk, dan kandungan karbohidrat daun. Kandungan klorofil daun (a, b, dan total) tidak dipengaruhi oleh perlakuan strangulasi. Oleh karena hasil strangulasi ganda jarak 15 cm dan strangulasi tunggal 5 cm memberikan hasil terbaik, perlakuan tersebut digunakan pada penelitian selanjutnya yang dikombinasikan dengan teknik pinching dan aplikasi zat pemecah dormansi. Pada percobaan kombinasi antara teknik strangulasi dan pinching diperoleh bahwa teknik strangulasi tunggal maupun strangulasi ganda dikombinasikan dengan perlakuan pinching memberikan hasil terbaik terhadap keragaan bibit pamelo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi strangulasi ganda dengan pinching mampu mempercepat pemunculan tunas. Selain itu kombinasi diantara keduanya juga berpengaruh nyata dan sangat nyata terhadap karakter panjang cabang, panjang akar, luas per daun, luas daun total, bobot kering akar, bobot kering total, jumlah cabang, klorofil a, klorofil b dan bobot kering tajuk sangat berbeda nyata pada perlakuan strangulasi tunggal tanpa pinching. Peubah panjang cabang primer, luas daun, panjang akar, bobot kering akar dan bobot kering total, hasil terbaik diperoleh pada kombinasi strangulasi ganda dan perlakuan pinching. Peubah lebar tajuk, total klorofil dan ratio C/N tidak dipengaruhi oleh kombinasi perlakuan strangulasi dan pinching. Perlakuan strangulasi dikombinasikan dengan aplikasi BAP dan KNO3 meningkatkan jumlah cabang, panjang cabang, jumlah daun, luas daun dan nisbah C/N pada bibit pamelo. Perlakuan strangulasi dikombinasikan dengan aplikasi KNO3 meningkatkan tinggi tanaman, sedangkan strangulasi dikombinasikan dengan aplikasi BAP akan meningkatkan diameter batang, jumlah total klorofil, klorofil a dan b pada daun bibit jeruk pamelo. Perlakuan pinching dikombinasikan dengan zat pemecah dormansi berupa KNO3 dan BAP tidak memberikan pengaruh yang nyata pada peubah jumlah daun, panjang cabang primer, diamater batang, bobot kering akar, dan kerapatan stomata daun. Perlakuan pinching dikombinasikan dengan KNO3 dan BAP memberikan pengaruh yang nyata terhadap karakter lebar tajuk, luas daun per daun, luas daun total, panjang akar, bobot kering tajuk, dan ratio C/N. Perlakuan pinching dikombinasikan dengan KNO3 berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang, klorofil total, kalium, dan karbohidrat daun. Sedangkan tinggi tanaman dipengaruhi oleh pinching dikombinasikan dengan BAP. Berdasarkan komponen jumlah cabang, lebar tajuk, diameter batang dan panjang cabang dengan perlakuan strangulasi dengan kombinasi pinching dapat memperbaiki keragaan bibit pamelo. Perbaikan keragaan bibit ditunjukkan oleh jumlah cabang, jumlah daun, panjang cabang primer, gula total, kandungan N, K daun dan bobot kering total. Perlakuan pinching dengan aplikasi KNO3 atau BAP berpengaruh tidak nyata terhadap perbaikan keragaan bibit

    KOMPOSISI MUSIK SUKMA INTERPRETASI RITUAL LENGGER BANYUMAS

    Full text link
    Sukma adalah sebuah karya komposisi musik, mengambil ide dari fenomena ritual lengger, mempunyai beberapa syarat antara lain puasa, mandi suci, midang dan syukuran. Musik ritual digunakan dalam ritual untuk menyembah dewa-dewi yang mereka percaya demi kepentingan pribadi atau kelompok. Komposisi musik ritual lengger hasil dari sebuah intuisi, ilusi, imajinasi, ekspresi, dan eksplorasi interpretasi sebuah ritual masyarakat dalam bentuk metodologi prosesi ritual lengger. Dari prosesi ritual lengger menciptakan kesan sebuah komposisi musik dengan, warna bunyi, irama, melodi, dan harmoni sebagai teori. Karya komposisi musik sukma adalah sebuah nurani tempat daya pikir jiwa yang membuahkan rasa. Di dalam nurani tempat pertemuan antara pencipta dengan yang dicipta. Disusun dari fenomena berkesan emosional, rasa senang, gembira, sedih, dan kebersamaan. Menggunakan alat musik berupa gambang calung berukuran besar, lonceng, gambang calung dan gambang. Kata kunci : ritual, sukma dan interpretas

    Dietary intake and health status among school children in Puncak Alam / Dzatila Sukma Dewi Azaddin

    Full text link
    Dietary intake is the total consumption of the nutrient. It is one of the important factors for growing children. However there are lack of study regarding the dietary intake and health status among the school children. Thus, in this study it will focus on the relation between the dietary intake and health status of the children. The method used in collecting the data is questionnaire and interview. The questionnaire was included with the demographic data, anthropometry data and clinical data. Then, each subject was interviewed to collect the two days 24 hour diet recall. The data collected was analysed using SPSS version 21 and correlation was used to know the relationship of the health status and dietary intake. Based on the result, the subjects were not consuming the recommended nutrient for them. However, they were able to consume enough protein, iron and vitamin C. Based on the results, 7.1 percent of the students are stunted and 48.5 percent of the subject has normal BMI. While only 2.8 percent of the student are having central obesity, 7.2 percent and 20 percent of the subject are having prehypertension and hypertension respectively. Eventhough, the percentage of the subject who experience hypertension, central obesity, underweight, overweight and obese are low but it is still one of the important matter to take into consideration. Based on the result, there are no correlation between dietary intake and each of the health indicator (p>0.05). This is because it is not the dietary intake that influences the health status but the type of food consume. In conclusion, different food will cause different effect on the body eventhough it has the same dietary value

    GAMBARAN PENGABAIAN LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ACEH BESAR

    No full text
    ABSTRAKPeningkatan populasi lansia memberikan dampak terhadap kehidupan, salah satu dampak yang terjadi di kalangan masyarakat adalah pengabaian. Pengabaian merupakan suatu proses pemberian perawatan secara tidak benar bahkan kelalaian dalam pelayanan yang dibutuhkan lansia baik fisik, psikologis, atau finansial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengabaian lansia di wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 1844 lansia. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 104 responden. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 22-30 Juni 2018 menggunakan kuesioner yang berjumlah 22 pertanyaan. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan analisis univariat didapatkan bahwa gambaran pengabaian lansia secara umum di wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya adalah rendah yaitu sebanyak 55 responden (52,9%) dari 104 responden. Direkomendasikan kepada petugas puskesmas untuk mempertahankan keadaan ini dengan memberikan penyuluhan kepada lansia pada saat posbindu dan melakukan kunjungan rumah secara rutin. Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lanjutan dengan memperhatikan faktor budaya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata Kunci : Lansia, PengabaianABSTRACTThe increasing population of the senior citizens has given impact toward life, one of the impact occurred in the society is neglect. The neglect is a wrong way in givingcare or even the negligence in the provision care which is needed by the senior citizens physically, psychologically, or financially. The aim of this research is to find out the overview of the senior citizen neglect in Krueng Barona Jaya Community Health Center in Aceh Besar. This research uses descriptive design using cross sectional approach. The total population in this research is 1844 senior citizens. The technique in choosing sample used in this research is non-probability sampling using purposive sampling method. The sample in this research is 104 respondents. The data collection is conducted on June 22-30 2018 using questionnaire consisted of 22 questions. Based on the research result using univariat analysis revealed that the senior citizens neglect generally in Krueng Barona Jaya Public Health Center, Aceh Besar working areais low, 55 respondents (52.9%) of 104 respondents. It is recommended to the Community Health Center staff in Aceh Besar working area to maintain this condition by giving socialization to the senior citizens during the Development Post and doing home visiting regularly. Asfor the future researchers, they are expected to conduct advance research by considering the cultural factors which is not observed in this research.Keywords : Elderly, Neglec

    Pengaruh Citra Merek dan Harga terhadap Keputusan Pembelian pada Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma Medan

    Full text link
    tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian pada STIM Sukma Medan. Sampel penelitian 144 orang mahasiswa tahun 2013 sampai tahun 2015, pengambilan sampel menggunakan random sampling Analisis data menggunakan uji Regresi Berganda, pengujian hipotesis menggunakan uji koefisien determinasi (R2), uji parsial (uji t), dan uji simultan (uji F), sedangkan pengolahan data menggunakan SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial citra merek tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian sementara harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, secara simultan citra merek dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian

    More talk than walk: Indonesia as a foreign policy actor

    Full text link
    Indonesia is unlikely to become a significantly influential international actor in the medium term, despite its size, strategic location and economic potential. Key findings: Indonesia’s influence in international affairs is growing, but it will not become a major power in the short to medium term. Facing public pressure to exert influence globally, Indonesia will pursue a far-reaching foreign policy agenda, but without the resources to flex its muscles in support of its ideas. Countries can engage now on regional and global issues that are important to Indonesia and that help it be seen as a global player, thereby building trust and relationships that are a long term investment in Indonesia’s future potential

    Pengaruh Gaya Hidup dan Lingkungan terhadap Prestasi Belajar melalui Motivasi (Studi Kasus pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma)

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh gaya hidup dan lingkungan terhadap prestasi belajar dan motivasi sebagai variabel intervening pada mahasiswa STIM Sukma Medan. Sampel penelitian ini adalah 115 orang mahasiswa kelas reguler dan karyawan tahun 2016 sampai tahun 2018, pengambilan sampel menggunakan insidental sampling, adalah teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui cocok sebagai sumber data. Analisis data menggunakan uji Regresi Berganda dengan ketepatan model (uji asumsi klasik), pengujian hipotesis menggunakan uji koefisien determinasi (R2), uji parsial (uji t), dan uji simultan (uji F), sedangkan pengolahan data menggunakan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji koefisien determinasi (R2) variabel gaya hidup dan lingkungan mampu menjelaskan keberadaannya terhadap variabel prestasi, begitu juga dengan variabel gaya hidup, lingkungan dan motivasi mampu menjelaskan keberadaannya pada variabel prestasi, selain itu secara parsial gaya hidup dan lingkungan berpengaruh terdahap prestasi begitu juga gaya hidup dan lingkungan terhadap motivasi berpengaruh positif dan signifikan, secara simultan gaya hidup dan lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi begitu juga dengan gaya hidup dan lingkungan terhadap motivasi. Dikarenakan nilai thitung variabel motivasi lebih kecil dari variabel gaya hidup dan lingkungan, maka motivasi tidak dapat menjadi variabel intervening. Hasil pengujian normalitas data diketahui bahwa data telah berdistribusi normal, hasil uji multikolinearitas diketahui nilai VIF dan tolerance pada tabel diatas menunjukkan bahwa semua variabel dalam penelitian ini tidak mengalami multikolinearitas dan hasil pengujian heteroskedastisitas menunjukkan bahwa model regresi bebas dari masalah heteroskedastisitas, dengan perkataan lain variabel-variabel yang akan diuji dalam penelitian ini bersifat homokedastis

    Askeb Neonatus, Bayi, Balita Dan Anak Prasekolah Series Imunisasi

    No full text
    Buku kategori kesehatan yang berjudul Askeb Neonatus, Bayi, Balita Dan Anak Prasekolah Series Imunisasi merupakan karya dari Putu Dian Prima Kusuma Dewi & Putu Sukma Megaputri. Pemberian imunisasi sebagai bentuk pencegahan yang telah diakui secara global pencegahan yang telah diakui secara global bahwa imunisasi untuk mengurangi penyakit dan mencapai eradikasi yang dapat menimbulkan kesakitan serta kematian. Imunisasi merupakan salah satu asuhan penting pada bayi baru lahir, bayi, balita dan anak prasekolah dan merupakan salah satu kompetensi yang wajib dimiliki oleh seorang bidan. Buku ini disajikan dengan sangat menarik dan mampu menjawab kebutuhan dan permaslahan yang sering dihadapi mahasiswa dalam mencapai capaian pembelajaran untuk imunisasi. Pada buku ini terdapat bagan khusus yang diekstrasi penulis dari berbagai sumber dan kebijaka
    corecore