1,010 research outputs found

    KIPRAH SUPENI PUDJOBUNTORO DALAM BIDANG POLITIK TAHUN 1945-1963 SEBAGAI NARASI PEREMPUAN DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH

    Get PDF
    Abstract: The involvement and role of women in various fields of life, especially in the political field during the Soekarno Order era, is still less displayed in history. Even though many female figures have made great contributions to Indonesian politics, one of them is Supeni Pudjobuntoro, an ambassador traveling around Indonesia. This article aims to present the female figure as part of agency in historiography. This study describes the history of women through Supeni in the field of politics after independence, precisely in 1945-1963 using historical research methods with five stages, namely topic selection, heuristics in the form of source collection, verification or criticism of sources, interpretation to determine the credibility of historical sources based on facts, and historiography or writing historical facts chronologically. The results of this study show that Supeni had a large share in politics in Indonesia, especially in the era of the Indonesian National Revolution and the leadership of President Soekarno. Supeni was active in organizing the first General Election in 1955 representing the PNI, carried out his foreign policy duties well by lobbying the countries concerned, and contributed to the liberation of West Irian.Abstrak: Keterlibatan dan peran perempuan di berbagai bidang kehidupan terutama di bidang politik pada masa Orde Soekarno masih kurang ditampilkan dalam sejarah. Padahal banyak tokoh perempuan yang memiliki kontribusi besar bagi politik Indonesia, salah satunya adalah Supeni Pudjobuntoro seorang duta besar keliling Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menghadirkan sosok perempuan sebagai bagian dari agensi dalam historiografi. Penelitian ini memaparkan sejarah perempuan melalui Supeni dalam bidang politik masa setelah kemerdekaan tepatnya pada tahun 1945-1963 dengan menggunakan metode penelitian historis dengan lima tahapan yaitu pemilihan topik, heuristik berupa pengumpulan sumber, verifikasi atau kritik sumber, interpretasi untuk mengetahui kredibilitas sumber sejarah berdasarkan fakta-fakta, dan historiografi atau penulisan fakta sejarah secara kronologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Supeni memiliki andil yang besar dalam politik di Indonesia terutama di era Revolusi Nasional Indonesia dan kepemimpinan Presiden Soekarno. Supeni turut aktif dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum pertama tahun 1955 mewakili PNI, menjalankan tugas politik luar negeri dengan baik dengan melobi negara-negara yang bersangkutan, dan andil dalam pembebasan Irian Barat

    PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR DI JOGJATRONIK MALL YOGYAKARTA

    No full text
    PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR DI JOGJATRONIK MALL YOGYAKARTA Oleh : Arif Subekti NIM. 10402244012 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Surat Masuk dan Surat Keluar di Jogjatronik Mall Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Jogjatronik Mall Yogyakarta Jalan Brigjen Katamso No 75-77 Yogyakarta. Informan penelitian terdiri dari informan kunci yaitu Kepala Corporate Secretary unit kerja Corporate Secretary serta informan pendukung yaitu Sekretaris Direksi dan Resepsionis di unit kerja Corporate Secretary. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis model interaktif, adapun langkah-langkah dengan model ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan surat masuk dan surat keluar di Jogjatronik Mall Yogyakarta belum dilaksanakan secara optimal disebabkan oleh : (1) Petugas tidak menyortir surat masuk berdasarkan klasifikasi surat biasa maupun penting,(2) Petugas surat tidak menggunakan buku ekspedisi pada saat pendistribusian surat, (3) Tidak ada pencatatan surat keluar pada buku agenda, (4) kurangnya jumlah personil atau sumber daya manusia dalam pengelolaan surat; (5) terbatasnya peralatan penyimpanan surat atau dokumen terutama filing cabinet; (6) terbatasnya ruang penyimpanan surat sehingga bertambahnya volume surat secara terus menerus mengakibatkan tempat dan peralatan penyimpanan yang tersedia tidak dapat menampung surat; (7) belum tercukupinya sarana ruang kantor yang memadai. Cara mengatasi masalah dalam pengelolaan surat masuk dan surat keluar yaitu : (1) penambahan ruang penyimpanan surat bagi Unit kerja Corporate Secretary, (2) penambahan jumlah fasilitas penyimpanan surat yaitu filing cabinet, (3) memberikan pelatihan khusus pengelolaan surat masuk dan surat keluar kepada pegawai di unit kerja Corporate Secretary. Kata kunci : Surat, Pengelolaan, Surat Masuk dan Surat Kelua

    Dampak Ekonomi Dan Ekologi Wisata Air Panas Gonoharjo

    No full text
    ABSTRAK   Subekti, Arif. 2011. Dampak Ekonomi Dan Ekologi Wisata Air Panas Gonoharjo. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Dewa Agung Gede Agung, M.Hum. (2) Aditya Nugroho Widiadi, S.Pd., M.Pd.   Kata Kunci: Wisata, Gonoharjo, Ekonomi, Ekologi   Pembukaan Wisata Air Panas Gonoharjo tahun 1982, yang mengembangkan usaha-usaha konservasi sumberdaya alam, dalam beberapa hal telah mengubah fungsi tanah perkebunan milik Perhutani Jawa Tengah serta milik warga, menjadi lahan eksplorasi yang bersifat eksploitatif disamping pemekaran areal wisata yang bersifat ekspansif. Hal ini secara bifurkatif, memberikan efek yang di satu sisi positif bagi kemajuan perekonomian penduduk, namun di sisi lain berakibat negatif pada bidang ekologi, yakni bagi pelestarian lingkungan yang dijadikan areal wisata serta pendukung potensi Wisata Air Panas Gonoharjo. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini menyangkut (1) bagaimana keadaan ekonomi dan kondisi ekologi Desa Gonoharjo sebelum dibukanya pariwisata, (2) bagaimana keadaan ekonomi dan ekologi Desa Gonoharjo setelah dibukanya pariwisata, (3) bagaimana pola perubahan keadaan ekonomi dan ekologi Desa Gonoharjo sejak tahun 1982 hingga tahun 2011. Penelitian ini termasuk penelitian yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif  dengan perspektif fenomenologis. Deskriptif kualitatif perspektif fenomenologis berarti usaha mencatat, melukiskan, menguraikan, dan melaporkan buah pikiran, sikap tindak, dan perilaku manusia serta gejala alam yang menyangkut ekonomi dan ekologi dalam kenyataan. Sumber data yang diperoleh menggunakan observasi lapang dan sumber lisan melalui wawancara mendalam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan; (1) corak kehidupan ekonomi dan ekologi Desa Gonoharjo sebelum tahun 1982 secara global adalah agraris, yakni perikehidupan yang mendasarkan usaha ekonominya pada pengelolaan lahan, bahwa tanah merupakan faktor produksi utama bagi penduduk Desa Gonoharjo. Secara ekologis, keseimbangan alam lingkungan desa masih terjaga, dengan belum diadakannya ekplorasi dan ekspansi dalam rangka eksploitasi alam untuk usaha pariwisata. Mobilitas juga masih rendah, sehingga konformitas penduduk relatif masih terjaga; (2) corak kehidupan ekonomi dan ekologi Desa Gonoharjo setelah tahun 1982 mengalami perubahan, dari warna agraris menjadi beragam, dengan terbukanya lapangan pekerjaan baru berikut kesempatan usaha baru yang mengiringinya, bahwa tanah yang sebelumnya merupakan faktor produksi utama bagi penduduk Desa Gonoharjo, menjadi bergeser sebagai komoditas, khususnya bagi penduduk yang memiliki lahan di sekitar areal wisata. Sementara efek langsung dari pembukaan areal wisata beserta varian bisnis yang mengiringinya ialah terjadinya ketidakseimbangan ekologis pada lahan di sekitar areal wisata pada khususnya dan keseluruhan Desa Gonoharjo pada umumnya; (3) pembacaan pola perubahan keadaan ekonomi dan ekologi Desa Gonoharjo sejak tahun 1982 hingga tahun 2011 mengambil pola yang jika digambarkan berbentuk spiral, dalam arti bahwa sejarah perubahan keadaan ekonomi dan ekologi Desa Gonoharjo bukanlah sejarah yang berulang, yang terus bergerak dalam lingkaran tiada ujung. Berdasarkan pembahasan hingga kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini, saran-saran yang dapat disampaikan ialah; (1) manusia membina hubungan dengan lingkungannya secara aktif; dalam arti manusia tidak sekedar mengandalkan hidup mereka pada kemurahan dan keramahan lingkungan, manusia telah berabad-abad lamanya mengembangkan pengelolaan lingkungan dan mengolah sumberdaya secara aktif demi memenuhi  kebutuhan hidupnya sesuai dengan seleranya. Hendaknya usaha aktif ini tetap memerhatikan kondisi lingkungan beserta upaya peremajaannya disamping pelestariannya kembali; (2) berbagai kebijakan yang berkaitan langsung dengan upaya ekplorasi dan ekspansi hutan hendaknya tetap menjaga keseimbangan dari segenap alam yang teratur; (3) bagi peneliti yang hendak melanjutkan membahas permasalahan yang sama, masih sangat banyak aspek yang belum dikaji perihal Pariwisata Air Panas Gonoharjo ini. Untuk mendapatkan sejarah yang lebih baik mengenai pariwisata ini, peneliti selanjutnya dapat mengakses Museum Arsip, serta tokoh kunci lainnya yang belum dapat penulis gali keterangannya. Sebagai masukan untuk fokus penelitian dari aspek kajian yang lain, peneliti dapat menggali kembali aspek sosial budaya kaitannya dengan pembukaan pariwisata ini, atau sejarah Desa Gonoharjo beserta sejarah pariwisata, baik dari rumpun arkeologi maupun antropologi.

    xiv Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang Skripsi, Juni 2013 ABSTRAK Arif Tri Subekti Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Harga Diri Rem aja di Pondok Pesantren Darut Taqwa Semarang

    No full text
    Latar Belakang : Remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik, perila ku, kognitif, biologis, dan emosi. Perubahan yang terjadi pada remaja menyebabka n perubahan emosi yang naik turun. Harga diri merupakan komponen dari kons ep diri yang bersifat emosional dan penting dalam menentukan sikap dan ke pribadian seseorang. Harga diri dapat dipengaruhi oleh kecerdasan emosional di mana seseorang mampu mengelola emosinya baik pada diri sendiri maupun or ang lain. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan har ga diri pada remaja di Pondok Pesantren Darut Taqwa Se marang. Metode dan Instrument : Menggunakan teknik crossectional dengan pendekat an kuantitatif studi deskriptif korelasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari, karakteristik demografi, kecerda san emosional, dan harga diri. Analisa univariat menggunakan uji statistik deskrit if untuk memperoleh gambaran karakter demografi, kecerdasan emosional, dan harga diri responden, sedangkan untuk uji bivariat menggunakan chi-square untuk men ilai adanya hubungan kecerdasan emosional dengan harga diri pada remaja. Sampel : Remaja Pondok Pesantren sejumlah 52 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil : Responden dengan kecerdasan emosional tinggi dan ha rga diri yang tinggi sejumlah 77,8% dan untuk responden yang mempunyai ke cerdasan emosional rendah dan harga diri yang rendah 52,0%. Hasil anal isis menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosiona l dengan harga diri pada remaja dengan p value 0,026 (p < 0,05). Kesimpulan dan Saran : Kecerdasan emosional yang tinggi dapat meningkatkan harga diri pada remaja. Dan diharapkan, penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan intervensi yang tepat bagi remaja di P ondok Pesantren

    KEGIATAN PUBLIKASI HUMAS RS JIWA DAERAH DR. ARIF ZAINUDIN SURAKARTA DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF MELALUI SOSIAL MEDIA RS JIWA DAERAH DR. ARIF ZAINUDIN SURAKARTA

    Get PDF
    In this modern era, every company must have public relation activities. The main task of public relations is as a mediator or as a link between company and public and a creator of good values in company that being a culture. In application, the author obtained the data regarding public relations in Kuliah Kerja Media (KKM) held for two months from February 16 until April 21 2017 at State Psychiatric Hospital Dr. Arif Zainudin Surakarta located at Jl. Ki Hajar Dewantoro No. 80 Jebres Surakarta. The purpose of the KKM is to make the students prepared to encounter the real world. Besides, KKM’s purpose is as a requirement to get associate degree from Social Science and Politic Faculty of Universitas Sebelas Maret. Information is an instance that can reduce uncertainty or doubt in certain situation. If public do not get adequate information, the company will just have partial description. Delivering or disseminating information is called publishing. So, publication is an activity introducing the company in order that public make acquaintance with the company. As the technology is developing at the moment, every information can be found from mobile phone that most of people have. Now people can get information from social media. Public relations of State Psychiatric Hospital Dr. Arif Zainudin Surakarta utilizes social media to disseminate information and develop the image through publishing the activities via the official social media of State Psychiatric Hospital Dr. Arif Zainudin Surakarta through Website, Facebook, Twitter, Instagram, and Path. After finishing the KKM in State Psychiatric Hospital Dr. Arif Zainudin Surakarta, the author determined the essence of the writing of the final task as follows: Publications Activity through social media State Psychiatric Hospital Dr. Arif Zainudin Surakarta done by public relations of State Psychiatric Hospital Dr. Arif Zainudin Surakarta in developing the good image and information disclosure of the hospita

    PERJUANGAN HAJI MUHAMMAD ARIF PADA REVOLUSI NASIONAL INDONESIA (1945-1949) DI JAKARTA TIMUR

    Get PDF
    Frizki Satria Hadapi, Perjuangan Haji Muhammad Arif Pada Revolusi Nasional Indonesia (1945-1949) di Jakarta Timur. Skripsi, Jakarta: Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2023. Penelitian ini membahas tentang perjuangan Haji Muhammad Arif pada Revolusi Nasional Indonesia (1945-1949) di Jakarta Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali lebih dalam sosok dan peranan Haji Muhammad Arif dalam perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia, mengingat sedikitnya tulisan atau penelitian yang mengabadikan tentang perjuangan Haji Muhammad Arif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penulisan sejarah atau historis dengan model penulisan naratif-deskriptif yang terdiri dari empat langkah yaitu (1) Pengumpulan data baik sumber primer maupun sekunder yang berkaitan dengan rumusan masalah yang sudah dipaparkan oleh peneliti. (2) Pada tahapan kedua dilakukan dua tahap yaitu kritik interndan kritik ekstern guna menguji kredibilitas sumber-sumber yang telah didapatkan untuk penelitian. (3) Penulis melakukan interpretasi terhadap fakta historis yang didapat dari sumber-sumber yang sudah diverifikasi pada tahap kedua. (4) Historiografi atau penulisan sejarah. Model penulisan yang akan dipakai penulis adalah deskriptif-naratif dimana penulis memaparkan hasil penelitian secara lengkap dan sistematis. Hasil penelitian ini menunjukan keterlibatan Haji Muhammad Arif pada peristiwa Revolusi Nasional Indonesia sebagai tokoh penting yang memimpin perjuangan di Jakarta Timur. Pengaruh yang dimilikinya berhasil menggerakan masyarakat sebagai bukti adanya dukungan terhadap kemerdekaan Indonesia, Haji Muhammad Arif berhasil menggerakan massa untuk datang ke lapangan Ikada, rapat besar Klender untuk persiapan pelrawanan dan penyerangan penjara Cipinang. Akibatnya pengaruh itu menjadi ancaman bagi Hindia Belanda dan berakhir pada penangkapan Haji Muhammad Arif di Karawang pada tahun 1947 dan di penjarakan di penjara Glodok selama dua tahun, setelah terbebas pada tahun 1949 Haji Muhammad Arif kembali pada kehidupan sehari-harinya sebagai pedagang, guru mengaji dan guru silat. Kata Kunci: Haji Muhammad Arif, Revolusi Nasional Indonesia, Klender, Pahlawan. This study discusses the struggle of Hajj Muhammad Arif in the Indonesian National Revolution (1945-1949) in East Jakarta. The aim of this study is to dig deeper into the figure and role of Haji Muhammad Arif in the war of defence of Indonesian independence, bearing in mind the slightest writing or research that encompasses the struggle of Hajj Mohammed Arif. The research method used in this study is the method of historical or historical writing with a model of narrativedescriptive writing consisting of four steps, namely (1) collection of data from both primary and secondary sources relating to the formula of the problem already presented by the researcher. (2) In the second phase, two phases are carried out: internal criticism and external criticism to test the credibility of the sources obtained for research. (3) The author interprets the historical facts obtained from sources that have been verified in the second phase. (4) Historiography or historical writing. The writing model that the author will use is descriptive-narrative in which the author presents the results of the research in a complete and systematic manner. The results of this research show the involvement of Hajj Muhammad Arif in the events of the Indonesian National Revolution as an important figure who led the struggle in East Jakarta. His influence succeeded in moving the people as proof of support for Indonesian independence, Hajj Muhammad Arid spoke to the masses to come to the Ikada field, Klender's general meeting for the preparation of the captivity and the assault on the Cipinang prison. As a result, the influence became a threat to Dutch Indians and ended with the arrest of Hajj Muhammad Arif in Karawang in 1947 and imprisonment in Glodok prison for two years, after being released in 1949 Haji Mohammed Arif returned to his everyday life as a merchant, teaching teacher and silat teacher. Keywords: Haji Muhammad Arif, Indonesian National Revolution, Klender, Hero

    Embracing New Perspectives in History, Social Sciences, and Education

    Get PDF
    This book provides a collection of articles resulting from the International Conference on History, Social Sciences, and Education (ICHSE), which was held on 11 September 2021. The Department of History of Malang State University choose "Embracing New Perspectives in History, Social Sciences, and Education" as the main topic, and elaborates on five subthemes: 1) new trends in historical research; 2) formulation of new perspectives in history, social sciences, and education; 3) transdisciplinary research in history, social sciences, and education; 4) innovations in historical and social science learning during pandemics; 5) New ideas in the research and practice of social sciences and education. This seminar was open to international academics. This book presents new perspectives on methodology, methods, theory, and themes on history, social sciences, and education research from various perspectives on methodology and historiography. Now, history is not only about politics, economy and military, but also about environment, social, education, culinary, and so on. This book will be useful for students, historians, and the general public, in recording the development of Indonesian historical writing perspectives

    KAJIAN POLA KEMITRAAN DAN EFISIENSI PEMASARAN JAGUNG HIBRIDA (Studi Kasus di Desa Gambyok Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri)

    No full text
    Penelitian ini mempunyai beberapa tujuan diantaranya untuk : (1). mengetahui mengetahui mekanisme kemitraan petani jagung hibrida; (2). mengetahui mengetahui efisiensi biaya pada petani jagung dengan pola kemitraan; (3). mengetahui tingkat efisiensi pemasaran jagung dengan pola kemitraan; dan (4). mengetahui prospek pengembangan usahatani jagung hibrida dimasa yang akan datang. Lokasi penetitian ditentukan berdasarkan Purposive Sampling Method, di Desa Gambyok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode deskriptif dan metode komparatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) analisis R/C ratio; (2) analisis Efisiensi Pemasaran; dan (3) analisis SWOT (Strenght, Weaknesses, Opportunities, dan Treaths). Hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Pola kemitraan yang terbentuk antara petani jagung hibrida dengan perusahaan mitra adalah pola dagang umum. (2) Usahatani jagung hibrida dengan pola kemitraan lebih efisien biaya usahataninya daripada usahatani jagung hibrida dengan pola non kemitraan; (3) Efisiensi Pemasaran usahatani jagung hibrida dengan pola kemitraan lebih besar di banding usahatani jagung hibrida pola non kemitraan (4) Prospek pengembangan usahatani jagung hibrida dengan pola kemitraan di Gambyok ideal

    ANALISIS WILAYAH KOMODITAS PADI DALAM MENDUKUNG PEREKONOMIAN PROPINSI JAWA TIMUR

    No full text
    . Pembangunan wilayah tidak dapat mengesampingkan potensi yang dimiliki oleh masing-masing wilayah. pembangunan wilayah dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi sumberdaya alam dan manusia yang dimiliki setiap wilayah. Propinsi Jawa merupakan penghasil komoditas padi terbesar kedua di Indonesia setelah Propinsi Jawa Barat. Potensi tersebut perlu mendapat perhatian tersendiri dalam usaha pembangunan wilayah Tujuan dart penelitian ini adalah untuk mengetahui wilayah, penghasil komoditas padi yang merupakan wilayah basis stria mengetahui derajat penyebaran karakteristik dari komoditas padi (lokalita, spesialisasi). Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk melihat daya dukung komoditas padi dalam perekonomian Propinsi Java Timur. Penentuan daerah penelitian dilakukan dengan sengaja (purposive method), metode panelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode komparatif, data berupa data time series diambil dari badan Pusat Statistik Propinsi Jawa Timur dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Jawa Timur, metode analisa yang digunakan adalah analisis LQ yang diperkuat dengan analisis lokalisasi dan spesialisasi. Sedangkan untuk mengetahui daya dukung komoditas padi digunakan analisis BSR dan RM. Dari basil pentlitian dapat disimpulkan bahwa kabupaten basis produksi komoditas padi di Propinsi Jawa Timur selama periode tahun 1998 sampai dengan tahun 2002 adalah Kabupaten Tulungagung. Lumajang Jember, Banyuwangi. Pasuruan, Sidoarjo. Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun. Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Lamongan, dan Gresik. Kabupaten - kabupaten tersebut dikatakan sebagai Kabupaten Basis karena nilai LQ selama periode analisis di kabupaten-kabupaten tersebut Iebih besar dari satu. Sedangkan produksi komoditas padi di Propinsi Jawa Timur selama periode tahun 1998 sampai dengan tahun 2002 tidak terlokalisasi pada kabupaten-kabupaten tertentu, tetapi menyebar pada seluruh kabupaten di wilayah Propinsi Jawa Timur. Pada periode yang sama wilayah Propinsi Jawa Timur menspesialisasikan usahataninya pada komoditas padi. Sebagai sektor basis komoditas padi mampu mendukung kegiatan perekonomian di Propinsi Jawa Timur, karena nilai BSR dan RM Iebih besar dari Komoditas padi sebagai sektor basis dapat mendorong aktivitas kegiatan di sektor lainnya dalam perekonomian wilayah

    Studi komparatif kepemilikan perahu terhadap produksi dan pendapatan nelayan : studi kasus di Kawasan Pesisir Puger, Kecamatan Puiger, Kabupaten Jember

    No full text
    Pengembangan pembangunan nasional diharapkan memperhatikan tantangan perkembangan global. Indonesia sebagai negara kepulauan kaya akan potensi sumberdaya perairan. Pengembangan ketahanan pangan yang memperhatikan peningkatan pendapatan petani nelayan perlu peningkatan produktivitas penangkapan ika
    corecore