1,720,982 research outputs found
Pengelolaan Kultur Sekolah Berbasis Syariah (Studi Situs Di SMP IT Nur Hidayah Surakarta)
Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mendeskripsikan karakter kultur sekolah di SMPIT Nur Hidayah Surakarta. 2) mendeskripsikan peranan manajemen syariah dalam mewujudkan kultur sekolah di SMPIT Nur Hidayah Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain etnografi. Pelaksanaan di SMPIT Nurhidayah Surakarta, dengan narasumber kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru siswa dan orang tua siswa. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis diawali dengan analisis domain, analisis taksonomi, konstruksional dan analisis tema budaya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Etos spiritual dan sikap mental yang positif di SMPIT Nurhidayah Surakarta terbentuk melalui program pembiasaan. 2) Program
pembiasaan seperti kegiatan talaqi, hafalan, kegiatan sholat dhuhur berjamaah, kultum, mentoring, kegiatan OSIS, IMPP mampu mentransformasi nilai menjadi karakter dan budaya di SMPIT Nurhidayah. 3) Manajemen syariah membuat
transformasi nilai dalam budaya sekolah berjalan efektif dan sesuai dengan fitrah manusia. 4) Fungsi fungsi dalam manajemen berjalan secara optimal karena adanya spirit Islam yang memiliki daya gerak yang cukup kuat. Sehingga menjadikan warga sekolah menjadi pribadi yang ikhlas, amanah, dan gemar amar ma’ruf
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Pengaruh Penggunaan Multimedia terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fikih di Madrasah Ibtida’iyah Muhammadiyah Randualas
Penggunaan multimedia dalam proses pembelajaran sangat penting, hal tersebut dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan multimedia terhadap motivasi belajar siswa di MI Muhammadiyah Randualas. Dengan metode kuantitatif korelasional, penelitian ini melibatkan 33 siswa sebagai sampel yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang mengukur dua variabel: penggunaan multimedia dan motivasi belajar, dengan skala Likert. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan rumus Product Moment Pearson untuk menghitung koefisien korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara penggunaan multimedia dan motivasi belajar siswa, dengan koefisien korelasi r 0.92 Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penggunaan multimedia dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, sehingga disarankan agar guru lebih banyak menerapkan multimedia dalam proses pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan metode pembelajaran di MI Muhammadiyah Randualas
Strategi Penanaman Nilai-Nilai Karakter Dalam Mencegah Degradasi Moral Siswa Pada Era Digital
Perkembangan teknologi informasi di era digital tidak hanya memberikan dampak positif, tetapi juga memberikan dampak negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah merosotnya moral dan akhlak kalangan remaja (degradasi moral remaja). Pendidik memiliki peran penting dalam mencegah degradasi moral tersebut agar tidak semakin parah. Tujuan penelitian ini adala untuk mengetahui apa saja strategi yang dilakukan pendidik dalam menanamkan nilai-nilai karakter untuk mencegah degradasi moral pada peserta didik. Penelitian dalam artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif lapangan dengan sampel penelitian MI Ar-Risalah Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. Data primer dari penelitian ini diambil dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun data sekunder berasal dari buku yang terkait dengan tema penelitian, jurnal ilmiah serta informasi dari berbagai sumber yang mendukung penelitian ini. Validasi data dilakukaukan dengan triangulasi sumber dan Teknik. Setelah data terkumpul kemudian dilakukan redukasi data. Langkah selanjutnya adalah analisis data kemudian ditarik hasil dan kesimpulan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter yang ditanamkan untuk mencegah pengaruh negatif di era digital adalah tanggung jawab, disiplin, kritis, empati, integritas dan religious. Adapun strategi yang dilakukan dalam nenanamkan nilai-nilai karakter diantaranya : 1) penerapan kurikulum pendidikan karakter. 2) pengembangan literasi digital sosial. 3) menciptakan iklim kelas yang kondusif dan mendukung serta mendorong siswa berprilaku sesuai nilai-nilai karakter yang dikembangkan. 4) pembiasaan nilai-nilai karakter. 5) pembelajaran model peran atau keteladanan guru. Dari hasil penelitian tersebut, pendidik memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter untuk mencegah degradasi moral pada remaja.
 
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
PENGELOLAAN SEKOLAH BERBASIS FILANTROPI (Studi Situs di SMK Gratis Smart Informatika Surakarta)
AbstractTh e purpose of this study is to describe the management of school-based philanthropy on SMK Gratis Smart Informatika Surakarta. Th e study used a qualitative approach to the design of ethnography. Data were collected through observation, documentation and in-depth interviews with a variety of sources, Solopeduli Foundation, Principal, Vice Principal, Teachers, Employees, Students and Parents Students. Th e information collected is around management of schools ranging from school strategic plans, operational plans, school programs, fund management, human resources, learning management, monitoring, evaluation, and so forth. Th e data has been collected and then analyzed with a model Miles-Hubberman. Th e results showed that the presence of Solopeduli foundation as Islamic philanthropic institutions to make the school as a unit management program has a distinctive character that sharia management. Poverty, sincerity and concern used as view point institutions in organizing employees, equalizing step, build unity and establish sincerity in work. Donors, donations, and the mandate of the donors is said lighter so that raises self control and supervision of the divine. Th is is what makes the activities run e? ectively and e? sient. School explore alms, Tah? dz, mentoring and make it as an entry point to build and deliver school Spiritual intelligence to the summit of achievement.Keyword: management, schools, philanthrop
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Pelaksanaan Penanaman Nilai-Nilai Akhlak Terpuji Menggunakan Media Kitab at-Tijan fi Syu’ab al-Iman kepada Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya akhlak mulia yang dimiliki peserta didik di lingkungan pendidikan. Dalam berbagai program dan kegiatan pembelajaran yang dilakukan SMA Al-Islam 1 Surakarta, banyak hal yang dapat ditiru, dimodifikasi, dan dapat dijadikan bahan dalam melakukan proses penanaman akhlak siswa di lingkungan sekolah. Jadi, tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai implementasi penanaman nilai moral dengan media kitab at-Tijan fi syu'ab al-iman pada siswa SMA Al-Islam 1 Surakarta dan identifikasi kendalanya. ditemukan di dalamnya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif studi kasus. Peneliti memanfaatkan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam mencari perolehan data yang valid untuk menunjang kebutuhan penelitian. Teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi data merupakan teknik analisis data yang digunakan peneliti. Selanjutnya menggunakan triangulasi dalam menentukan keabsahan data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi penanaman nilai-nilai akhlak terpuji dengan media kitab at-Tijan fi syu'ab al-Iman pada siswa SMA Al-Islam 1 Surakarta dilakukan melalui 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan tahapan evaluasi. Sedangkan faktor yang memberikan kelancaran dan penghambat terbagi menjadi dua hal, yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan
Pengembangan Model Evaluasi Kurikulum Al-Irsyad sebagai Landasan dalam Penguatan Ideologi Pendidikan Al-Irsyad.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan konstruksi model evaluasi kurikulum Al-Irsyad yang dapat digunakan sebagai landasan dalam penguatan ideologi pendidikan Al-Irsyad (EKADIOLOGI), (2) menghasilkan deskripsi kelayakan model EKADIOLOGI, (3) menghasilkan deskripsi keefektifan model EKADIOLOGI, dan (4) menghasilkan deskripsi hasil evaluasi kurikulum Al- Irsyad menggunakan model EKADIOLOGI.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE,. Kegiatan analisis untuk mengidentifikasi kebutuhan model evaluasi yang dilanjutkan dengan telaah literatur untuk mendapatkan konstruk model EKADIOLOGI. Produk awal model dikembangkan dengan melakukan konfirmasi kepada pakar, praktisi dan pengguna model yang berjumlah 11 orang. Ujicoba model dilakukan pada sekolah Al-Irsyad di 9 kota yaitu Karawang, Bandung, Cirebon, Purwokerto, Pemalang, Surakarta, Tawangmangu, Bondowoso dan Banyuwangi dengan melibatkan 159 responden pada ujicoba terbatas dan 492 responden pada ujicoba diperluas. Data hasil uji keterbacaan instrumen model, panduan penggunaan model, kelayakaan model dianalisis secara deskriptif kuantitatif sedangkan hasil ujicoba instrumen dianalisis dengan Exploratory Factor Analisys (EFA), dan Confirmatory Factor Analisys (CFA) untuk mendapatkan gambaran validitas konstruk dan Cronbach Alpha untuk mendapatkan nilai estimasi reliabilitasnya.
Kesimpulan penelitian adalah: (1) model EKADIOLOGI terdiri atas evaluasi desain, proses, output, dan outcome. Dimensi desain mencakup tujuan, konten, aktifitas pembelajaran dan evaluasi pembelajaran, dimensi proses mencakup dukungan emosional, manajemen kelas dan dukungan instruksional, dimensi output mencakup sikap dan pandangan siswa yang mencerminkan delapan aspek ideologi pendidikan Al-Irsyad yaitu sumber hukum, tauhid, ibadah, akhlak, kesetaraan, pengetahuan, modernitas dan ukhuwah, dimensi outcome mencakup perilaku siswa yang mencerminkan delapan aspek ideologi di atas. (2) Model EKADIOLOGI memiliki panduan model yang sangat baik dan instrumen yang valid dan reliabel. Instrumen Model EKADIOLOGI telah diuji secara empirik sehingga diperoleh model yang fit, memiliki p-value sebesar 0.08846 (p≥0.05), RMSEA sebesar 0.049 (RMSEA≤0.08), nilai NFI 0.93 (≥0.9), CFI 0.98 (≥0.9), dan IFI sebesar 0,98 (≥0,90). (3) Keefektifan model EKADIOLOGI mendapat penilaian sangat baik dari expert dan pengguna. (4) Hasil evaluasi kurikulum di sekolah-sekolah Al-Irsyad menunjukkan bahwa evaluasi desain termasuk kriteria sangat baik, proses, output dan outcome termasuk kriteria baik
- …
