260 research outputs found
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL)
Sriyati dan SukadariABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS melalui pendekatan contextual teaching learning (CTL). Adapun 7 siswa kelas VI SDN Pucungroto Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016 merupakan subjek penelitian. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Tahapan penelitian ini, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan contextual teaching learning (TCL) dapat meningkatkan: 1) motivasi belajar siswa dari 66,61% prasiklus menjadi 75,54% pada siklus I, dan 84,64% pada siklus II; 2) hasil belajar belajar siswa dari (capaian nilai KKM) nilai rata-rata siswa 71,71 dengan persentase ketuntasan 57,14% menjadi 74,86 dengan persentase ketuntasan 71,43% pada siklus I, dan 78,29 dengan persentase 85,71% pada siklus II.Kata kunci: motivasi, hasil belajar, metode contextual teaching learningThis research aims to improve the motivation and learning outcomes of IPS through contextual teaching learning (CTL) approach. Meanwhile, 7 students of fourth grade SDN Pucungroto Kaligesing, Purworejo, 2015/2016 are the subject of research. The type of research is classroom action research. . The research procedure starts from planning, implementation, observation, and reflection. The techniques of collecting data are questionnaires and tests within quantitative descriptive technique as the way of analysis data. The results of research show that the application of ccontextual teaching learning (TCL) can improve: 1) student learning motivation from 66,61% in pre-cycle to 75,54% in 1st cycle, and 84,64% in 2nd; 2) student learning outcomes from (achievement of KKM values) the average students score is 71.71 with the percentage of completeness 57.14% to 74.86 with the percentage completeness 71.43% in the 1st cycle, and 78.29 with the percentage of 85, 71% in 2nd cycle I.Keywords: motivation, learning outcomes, contextual teaching learning metho
Peningkatan aktivitas dan hasil belajar matematika peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Make A Match di kelas IV Sekolah Dasaer Negeri 1 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran tahun pelajaran 2011/2012 [Skripsi] / oleh Sriyati
Bibl. : 53-54rnAda CDxviii, 54 hlm. : ill. ; 28 cm. . -- Lamp. ( 4
Binary tree untuk masalah huffman dan masalah yosehus
Binary Tree adalah Tree .yang mem[Dunyai syarat
1
tertentu yaitu hanya sate vertek yang mempu nyai degree; 2 sedangkan vert4 yang lain mempunyai degree 1 atau 3.
1
.!
Disini yang dibicarakan adalah penggunaan Binary Tree untuk menyelesaiiian masalah
1
Huffman dan masaiah Yosephus.
This: document is Unclip Institutional RepOsitory Collection. The E ,$) or copyright owners) - agree that UNUIP-Ik may,
changing the content, translate the submission toi any medium or format for the Ourpose Of preservation. The author:(s) or NIflIP IR Hm•nr, rrnr,n ihrenic,in
Analisis Hasil Tes Potensi Skolastik sebagai Indikator Kesiapan Siswa Menghadapi Tes UTBK 2022
The Scholastic Potential Test measures whether a student has the potential to enter college, in addition to academic ability. This study aims to analyze the scholastic potential test results of grade 12 students of SMAN 1 Situbondo as an indicator of student readiness to face the 2022 UTBK test. This study is descriptive, with the respondents being grade 12 students of SMA Negeri 1 Situbondo. The data collection method was carried out through a Try Out potential scholastic test consisting of 1) General Knowledge and Understanding, 2) General Reasoning, 3) Quantitative Knowledge, 4) Reading and Writing Comprehension, and 5) English language skills. The data were analyzed descriptively through the presentation of data in tables and graphs and analysis using independent sample t-test statistics. The results showed that the average score of 5 TPS components between science and social studies students was not significantly different (p > 0.05). Overall, the 5 TPS components score is still lower than half. General Knowledge and Comprehension scores and General Reasoning abilities are still higher than Quantitative Knowledge, Reading and Writing Comprehension, and English language skills. The conclusion is that the readiness of SMAN 1 Situbondo students to face the 2022 UTBK Test still needs to be improved
Pengembangan bahan ajar berbasis gambar untuk penguatan keterampilan bahasa inggris guru tk se-kkg dabin i kecamatan bangsri kabupaten jepara
Anak mengalami kesulitan untuk bisa mengucapkan bahasa Inggris, hal tersebut merupakan akibat dari kurang maksimalnya penyampaian materi pengenalan bahasa Inggris oleh guru dikarenakan SDM guru yang memang belum memadai dan media pembelajaran juga masih sangat kurang. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui analisis kebutuhan siswa dan guru terhadap pengembangan bahan ajar berbasis gambar untuk penguatan keterampilan Bahasa Inggris pada guru (2) Mendeskripsikan desain pengembangan bahan ajar berbasis gambar untuk penguatan keterampilan Bahasa Inggris pada guru (3) Menganalisis kelayakan pengembangan bahan ajar berbasis gambar untuk penguatan keterampilan Bahasa Inggris guru (4) Menganalisis efektifitas pengembangan bahan ajar berbasis gambar untuk penguatan keterampilan Bahasa Inggris pada guru.
Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D) dengan prosedur penelitian meliputi potensi dan masalah, pengumpulan data, design produk, validasi produk, revisi produk, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produksi massal. Instrumen penelitian terdiri dari pedoman observasi, pedoman wawancara dan kuesioner. Teknik analisis data terdiri dari uji normalitas dan uji paired sampel T test.
Hasil penelitian (1) Guru dan anak membutuhkan bahan ajar berbasis gambar untuk mendukung pembelajaran bahasa inggris. (2) Desain bahan ajar berbasis gambar terdiri dari sampul, profil penulis, kata pengantar dalam bahasa inggris dan Indonesia, kemudian daftar isi dan materi dengan beberapa tema. Hasil validasi ahli bahasa, materi dan media bahwa bahan ajar layak digunakan dengan sedikit revisi. (3) Bahan ajar layak digunakan dalam pembelajaran, berdasarkan kemampuan awal keterampilan bahasa inggris guru pada kategori kurang terampil (42,9%) sedangkan setelah menggunakan bahan ajar berbasis gambar keterampilan bahasa inggris guru berada pada kategori sangat terampil (35,7%). (4) Bahan ajar berbasis gambar efektif dalam menguatkan keterampilan bahasa inggris guru berdasarkan nilai Sig sebesar 0.000 Ttabel 2,16037 dan nilai posttest lebih tinggi dibanding dengan nilai pretest (87,21 > 38,93).
Kesimpulan bahwa bahan ajar berbasis gambar efektif meningkatkan keterampilan bahasa inggris guru, dimana guru mengalami peningkatan keterampilan berbahasa inggris setelah menggunakan bahan ajar berbasis gambar
Analisis Akuntansi Biaya Produksi Mesin Dengan Metode Full Costing Dalam Menetapkan Harga Pokok Produksi Mesin Pada PT. Cahaya Agro Teknik Surabaya
The purpose of this study was to determine the extent to which the calculation of the cost of production using the full costing method the determine the cost of production at PT.Cahaya Agro Teknik Surabaya. Researchers used data sources consisting of primary data consisting of primary data and secondary data. The secondary theory is the theory obtained from the existing literature theory data, while the primary data is obtained from the company PT. Cahaya Agro Teknik Surabaya. In this study, the researcher used descriptive method with a qualitative method approach. Descriptive research method is research on problems that occur in the company and qualitative method is a research procedure that produces descriptive data consisting of written or oral forms of people and behaviors that researchers observe. The tools used for research use the full costing method. The researchers use the full costing method because the full costing method is one method of determining the costs of production that takes into account all elements of production costs into the costs of production. The results of the research that researchers have done are in calculating the cost of production using the full costing method to produce a higher value than the method applied by PT. Cahaya Agro Teknik Surabaya. This is because PT. Cahaya Agro Teknik Surabaya does not fully calculate the costs, both variable and fixed. The results of the analysis in calculating the cost of production using the full costing method for plastic 50 miliing mechines amounting to Rp.170.723.300, plastic 100 milling machines of Rp.300.976.260, plastic 200 milling mechines of Rp .509.424.300 and coconut milk machine of Rp. 169.424.300 Keywords: Full Costing Method, Cost of Production, Analysis Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan Metode full costing untuk menetapkan harga pokok produksi pada PT. Cahaya Agro Teknik Surabaya. Peneliti menggunakan sumber data yang terdiri dari data primer dan data sekunder. Teori sekunder adalah teori yang diperoleh dari data kepustakaan yang ada, sedangkan data primer diperoleh dari perusahaan PT. Cahaya Agro Teknik Surabaya.Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Metode diskriptif dengan pendekatan Metode kualitatif. Metode penelitian kualitatif deskriptif adalah penelitian terhadap masalah yang terjadi diperusahaan dan Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data secara deskriptif yang terdiri dari kata bentuk tertulis atau lisan dari orang-orang yang peneliti amati. Alat yang digunakan untuk penelitian menggunakan Metode Full Costing karena Metode penentuan harga pokok produksi yang memperhitungkan semua unsur biaya produksi ke Dalam harga pokok produksi.Hasil peneliti yang telah peneliti lakukan adalah Dalam perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan Metode full costing menghasilkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan Metode yang diterapkan oleh PT.Cahaya Agro Teknik Surabaya. Hal ini dikarenakan PT.Cahaya Agro Teknik Surabaya tidak sepenuhnya melakukan perhitungan harga pokok produksi baik yang bersifat variable maupun tetap. Hasil analisis Dalam perhitungan harga pokok produksi menggunakan Metode full costing untuk mesin giling plastic 50 sebesar Rp 170.723.300, Mesin Giling Plastik 100 sebesar Rp 300.976.300, Mesin Giling Plastik 200 Sebesar Rp 509.424.300 dan mesin peras santan sebesar Rp 169.424.300. Kata Kunci: Metode Full Costing, Harga Pokok Produksi, Analisi
INTERAKSI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGHADAPI UN (Studi Situs SMP 2 Randublatung Kabupaten Blora)
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendiskripsikan bagaimana interaksi antara guru dan siswa dalam pembelajaran matematika menghadapi UN di SMP
2 Randublatung Kabupaten Blora, (2) mendiskripsikan bagaimana interaksi antara siswa dan siswa dalam pembelajaran matematika menghadapi UN di SMP 2
Randublatung Kabupaten Blora. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah adalah metode kualitatif. Dalam penelitian kualitatif memandang obyek sebagai sesuatu yang dinamis, hasil kontruksi pemikiran dan interprestasi terhadap gejala yang dinamis, serta utuh (holistic) karena setiap aspek dari obyek itu mempunyai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Subyek (nara sumber) penelitian adalah guru matematika kelas IX, siswa kelas IX dan Kepala sekolah. Tehnik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di SMP 2
Randublatung sejak bulan Februari 2010 sampai dengan Mei 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) interaksi antara guru dan siswa dalam pembelajaran matematika menghadapi UN terjad i didalam kelas dan diluar kelas. Pada saat proses pembelajaran matematika didalam kelas maka terjadilah interaksi antara guru dan siswa yang sangat baik , akrap penuh kekeluargaan. Hal ini terlihat siswa selalu mengerjakan soal dibuku tulis dan siswa berani mengerjakan soal dipapan tulis. Interaksi antara siswa dan guru dapat terjadi diluar kelas ketika siswa masih mengalami kesulitan belajar didalam kelas Hal ini terlihat guru memberikan penjelasan kes iswa dikantor guru pada siswa yang belum paham konsep maupun soal yang berkaitan dengan konsep maka tujuan pembelajaran tercapai dengan baik, (2) interaksi antara siswa dan siswa dalam pembelajaran matematika menghadapi UN sangat baik , akrab, kekeluargaan ,
tidak ada permusuhan diantara siswa, sehingga diantara siswa mampu menyelesaikan kesulitan belajar baik mengenai konsep yang baru dikenalnya, maupun mengenai soal prediksi UN 2010. Hal ini dapat dilihat pada saat siswa didalam kelas berdiskusi dengan ba ik saling menghormati sedang diluar kelas siswa membentuk kelompok belajar dengan teman sehingga tujuan pembelajaran tercapai dengan baik
ANALISIS KORELASI POTENSI SKOLASTIK DENGAN KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA KELAS 12 SMAN 1 SITUBONDO
The Computer-Based Writing Exam (UTBK) is a selection to enter State Universities (PTN) through the joint selection to enter State Universities (SBMPTN). The UTBK test material consists of a Scholastic Potential Test (TPS) and an Academic Competency Test (TKA) consisting of Science and Technology and Social Sciences. The UTBK material has a high level of difficulty, but not many high school students have prepared themselves from the start. This study aims to analyze the correlation between the ability of the Scholastic Potential Test and the academic competence of the 12th graders of SMA Negeri 1 Situbondo. This research is a survey research, with respondents from all 12th grade students majoring in science and social studies who are willing to take part in the UTBK Try Out, namely 65 science students and 50 social studies students. The results of the t-test statistical analysis showed that there was no significant difference (p > 0.05) in the ability of science and social studies students to the ability of TPS in the components of General Knowledge, reading and writing ability, and English language ability. Meanwhile, the reasoning and numeric abilities of science students were significantly (p < 0.05) higher than social studies students. The results of Pearson's correlation analysis show that there is a significant positive correlation (p = 0.000) between TPS scores and science and technology academic competence in science students. However, TPS scores on social studies students do not correlate with Soshum's academic competence. Conclusion: the readiness of science students is higher than social studies students in facing the 2022 UTBK
Interaksi Pembelajaran Matematika Menghadapi UN
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendiskripsikan bagaimana interaksi antara guru dan siswa dalam pembelajaran Matematika menghadapi UN di SMP 2 Randublatung, (2) mendiskripsikan bagaimana interaksi antara siswa dan siswa dalam pembelajaran Matematika menghadapi UN di SMP 2 Randublatung. Metode penelitian yang digunakan adalah adalah metode kualitatif. Dalam penelitian kualitatif memandang obyek sebagai sesuatu yang dinamis, hasil kontruksi pemikiran dan interprestasi terhadap gejala yang dinamis, serta utuh (holistic) karena setiap aspek dari obyek itu mempunyai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Subyek ( nara sumber ) penelitian adalah guru Matematika kelas IX, siswa kelas IX dan Kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di SMP 2 Randublatung sejak bulan Februari 2010 sampai dengan Mei 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) interaksi antara guru dan siswa dalam pembelajaran Matematika menghadapi UN terjadi didalam kelas dan diluar kelas. Pada saat proses pembelajaran Matematika didalam kelas maka terjadilah interaksi antara guru dan siswa yang sangat baik , akrab penuh kekeluargaan. Hal ini terlihat siswa selalu mengerjakan soal dibuku tulis dan siswa berani mengerjakan soal dipapan tulis. Interaksi antara siswa dan guru dapat terjadi diluar kelas ketika siswa masih mengalami kesulitan belajar didalam kelas Hal ini terlihat guru memberikan penjelasan kesiswa dikantor guru pada siswa yang belum paham konsep maupun soal yang berkaitan dengan konsep maka tujuan pembelajaran tercapai dengan baik, (2) interaksi antara siswa dan siswa dalam pembelajaran Matematika menghadapi UN sangat baik , akrab, kekeluargaan, tidak ada permusuhan diantara siswa,sehingga diantara siswa mampu menyelesaikan kesulitan belajar baik mengenai konsep yang baru dikenalnya, maupun mengenai soal prediksi UN 2010. Hal ini dapat dilihat pada saat siswa didalam kelas berdiskusi dengan baik saling menghormati sedang diluar kelas siswa membentuk kelompok belajar dengan teman sehingga tujuan pembelajaran tercapai dengan baik.Kata Kunci: interakasi, pembelajaran Matematik
- …
