80 research outputs found
Analisis Strategi Tingkat Keberhasilan dan Kegagalan Wing Shot dan Fall Shot Tim Bola Tangan Putra Pada Kejuaraan Bola Tangan Tingkat SMA se-DKI Jakarta
Sigit Febrianto, Analisis Keberhasilan dan Kegagalan Wing shot dan
Fall shot Tim Bola Tangan Putra Pada Kejuaraan Bola Tangan Tingkat
SMA se-DKI Jakarta. Skripsi. Jakarta: Fakultas Ilmu Olahraga
Universitas Negeri Jakarta. Juli 2017.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang 1)
Prosentase kemampuan shooting dari usaha shooting wing shot dan fall shot
tim bola tangan putra SMAN 98 Jakarta, 2) Prosentase tingkat keberhasilan
dan kegagalan wing shot dan fall shot tim bola tangan putra SMAN 98
Jakarta.
Penelitian ini dilaksanakan di lapangan SMAN 98 Jakarta Pasar Rebo
dengan menggunakan metode deskriptif dengan teknik observasi survey.
Subjek penelitian ini adalah tim bola tangan SMAN 98 Jakarta dalam
Kejuaraan 98 Cup 2.0. Waktu pelaksanaan penelitian berlangsung dari
tanggal 10 Mei 2017 sampai dengan 15 Juli 2017.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tim putra yang bertanding
pada kejuaraan bola tangan 98 Cup 2.0. Teknik pengambilan sampel dalam
penelitian ini adalah purposive sampling (pemain yang dipilih secara sengaja)
yaitu tim bola tangan SMAN 98 Jakarta yang berjumlah 14 orang.
Dari hasil analisis data secara keseluruhan maka dapat disimpulkan
bahwa tim bola tangan SMAN 98 Jakarta belum mampu memaksimalkan
teknik wing shot dan fall shot. Sesuai dengan hasil dari pengolahan data,
prosentase aktivitas wing shot sebesar 15%, dengan tingkat keberhasilan
sebesar 31% dan tingkat kegagalan sebesar 69%. Sedangkan prosentase
aktivitas fall shot sebesar 9%, dengan tingkat keberhasilan sebesar 40% dan
tingkat kegagalan sebesar 60% pada kejuaraan bola tangan 98 Cup 2.0
APLIKASI “TOUCH FOR SAFE” UNTUK ANTISIPASI TINDAK KEJAHATAN BERBASIS ANDROID
ABSTRACT
Febrianto, Ramadani, Sani. 2018. Touchforsafe application for
anticipation of action android-based crime. Final Project, Informatics
Study Program, Faculty of Engineering, Majapahit Islamic University
(UNIM).
Mentor I
: Ronny M. A., S.Kom., M.Kom.
Mentor II : Dinarta Hanum, S.Si., M.Sc.
Increasing time and time, the level of crime that is happening is
getting higher, this makes people more watchful for existing criminal acts,
with the development of technology nowadays people who see crime can
more easily contact the police, but if we ourselves who experienced
criminal acts there is no chance to contact anyone.
By utilizing mobile technology and services with Android platforms,
such as GPS, and SMS, the author makes the application "Touch For
Safe" to Anticipate Android-based Crime Actions, this application is
created using Android Studio, the application utilizes GPS (Global Position
System) and SMS facilities (Short Message Service) to retrieve
coordinates and send these coordinates to a list of contacts that have
been entered via SMS (Short Message Service).
This application also functions to record the sound that occurs
when the button is pressed, voice recording will be evidence of criminality
that occurred. The last feature of this application will lock the screen
automatically. From some respondents who filled out the questionnaire, it
can be concluded that 95% of respondents feel calm after installing this
application.
Keywords: SMS, GPS, voice record, android
PERANCANGAN BUKU KUMPULAN CERITA RAKYAT SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER BAGI SISWA SEKOLAH DASAR
ABSTRAK Febrianto, Achmad Ridho. 2012. Perancangan Buku Kumpulan Cerita Rakyat sebagai Alternatif Media Pendidikan Karakter bagi Siswa SD. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Lilik Indrawati, M.Pd (II) Mohammad Sigit, S.Sn. Kata Kunci: Cergam, Media, Anak, Pesan, Pendidikan. Cerita bergambar merupakan sebuah media komunikasi visual yang berwujud kesatuan cerita disertai dengan gambar-gambar yang berfungsi sebagai penghias dan pendukung cerita yang dapat membantu proses pemahaman terhadap isi cerita tersebut. Buku cerita yang dilengkapi gambar atau yang biasa disebut dengan cergam sangat digemari oleh anak-anak, sebab tak hanya menarik dari segi tampilan, namun juga dapat memberikan pesan secara verbal melalui teks sekaligus mendidik anak secara visual. Pendidikan budaya dan karakter bangsa pada dasarnya adalah pengembangan nilai-nilai yang berasal dari pandangan hidup atau ideologi bangsa Indonesia, agama, budaya, dan nilai-nilai yang terumuskan dalam tujuan pendidikan nasional. Oleh karena itu, sudah seharusnya kurikulum saat ini, memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pendidikan budaya dan karakter bangsa. Berkaitan dengan itu, buku kumpulan cerita rakyat dipilih sebagai alternatif solusi untuk memecahkan masalah, sebab buku cerita masih merupakan bagian dari kehidupan anak. Secara umum, anak-anak lebih memperhatikan dengan visualisasi bila dibandingkan dengan buku yang hanya berisi bacaan atau teks saja. Model Perancangan yang digunakan adalah model perancangan prosedural. Model tersebut dilakukan dengan inti langkah-langkah sebagai berikut: perumusan tujuan komunikasi visual, analisis target audiens, menentukan karakteristik dan spesifikasi produk, dan perancangan produk. Dengan menggunakan perancangan buku cerita bergambar sebagai media pendidikan, harapannya menjadi proses efektif untuk pembelajaran dengan menggunakan pola cerita yang disertai ilustrasi dan gambaran visual yang mengandung makna pendidikan. Buku cerita bergambar memiliki ciri dan karakteristik yang biasanya diminati anak-anak serta dapat dijadikan koleksi yang sarat akan pesan moral yang terkandung dalam cerita rakyat. Anak-anak yang membaca, harapannya mendapat contoh positif sehingga tingkah laku anak menjadi perilaku yang baik
PERSEPSI MASYARAKAT (PASIEN/KELUARGA PASIEN) TENTANG PENAMPILAN KINERJA PERAWAT YANG BERKAITAN DENGAN PENERAPAN SOFT SKILL (SENYUM,SALAM,SAPA,SOPAN,SANTUN) DI RUANG BEDAH RSUD BALUNG-JEMBER
Teritori Ruang Pada Lanskap-Hunian Masyarakat Peladang Desa Juruan Laok Madura Timur
Aspek teritori pada masyarakat tradisional diidentifikasi berkaitan dengan persepsi manusia
berkenaan dengan hirarki teritori berupa: (1) hirarki fungsi teritori primer menuju fungsi publik, (2)
hirarki sifat teritori intim menuju sifat publik dan (3) hirarki makna teritori sakral menuju makna
profan. Organisasi teritori diidentifikasi memiliki organisasi teritori berupa: (4) organisasi posisi
teritori dari pusat menuju tepi, (5) organisasi orientasi menghadap kiblat hingga membelakangi
lanskap pertanian dan (6) organisasi pola hunian berkumpul sampai pola hunian mandiri.
Diidentifikasi Selain itu tidak hanya dibatasi (7) batas fisik semata, tetapi juga dapat dibatasi (8)
batas simbolik, juga batas dari fitur alam dan batas buatan. Konsep meruang dalam definisi teritori
mengandung pengertian bahwa suatu ruang bukan semata-mata bersifat geometris, bebas nilai, tetapi
harus dipahami bahwa ruang dalam hubungannya dengan nilai-nilai sosial budaya suatu masyarakat
yaitu: (9) civitas ; (10) aktivitas ; (11) tata nilai dan tata laku (pandangan hidup dan cara hidup) dan
(12) wadah aktivitas berupa artefak.
Penelitian ini berbeda, karena berusaha memahami deskripsi aspek teritori ruang pada obyek
lanskap-hunian (bukan hunia
KAJIAN METODE DAN KONSEP BENTUK ARSITEKTUR HIJAU PADA BANGUNAN RUMAH TINGGAL
Dewasa ini para arsitek akademisi maupun praktisi cenderung mengadaptasi metode dan konsep arsitektur hijau pada jenis hunian hasil desainnya. Hasil desain bangunan seorang arsitek harus memiliki refleksi karakter pemilik, mencerminkan gaya hidup pemilik dan harus mampu menunjukkan eksistensi hasil karya profesi seorang arsitek. Terlebih lagi hasil desain yang bertemakan arsitektur hijau, harus tanggap iklim, sadar energi dan mampu memberikan solusi terhadap permasalahan iklim di lingkungannya. Bangunan bertema arsitektur hijau dapat dilihat berdasarkan enam sistem yaitu: sistem ruang luar (lanskap), sistem ruang dalam (interior), sistem spasial (organisasi ruang), sistem model (tampilan bangunan), sistem struktur (konstruksi bangunan) dan sistem bentuk (gubahan bangunan). Lima sistem yang disebutkan diawal sudah banyak dibahas. Namun kajian yang membahas metode dan konsep arsitektur hijau pada bangunan hunian khususnya pada sistem bentuk (gubahan bangunan) masih sangat terbatas. Rumusan masalah penelitian adalah mengkaji objek apa saja yang membentuk metode dan konsep arsitektur hijau pada sistem bentuk bangunan untuk lingkup hunian. Tujuan kajian ini adalah membuat diagram tentang objek amatan yang membentuk metode dan konsep arsitektur hijau pada sistem bentuk bangunan untuk lingkup hunian. Kajian ini berusaha mengisi celah penelitian (gab research) dengan mendefinisikan metode dan konsep arsitektur hijau pada sistem bentuk bangunan untuk lingkup hunian, yang terdiri dari: orientasi bangunan, ketinggian bangunan dan fitur bangunan. Rancangan penelitian bersifat kualitatif, sedangkan strategi penelitian berjenis content analysis. Metode pengumpulan data bersifat eksploratif dan didapatkan dari studi literatur tentang arsitektur hijau. Metode analisis yang dipakai adalah: (1) analisis isi, (2) analisis tematik dan (3) analisis induktif. Pengumpulan data dimulai dari mencari objek amatan. Dilanjutkan dengan membentuk tema, kategori hingga menentukan metode dan konsep. Pada penelitian ini ditemukan empat objek amatan mengenai kajian ―bentuk desain‖ hunian bertema arsitektur hijau, yaitu: posisi bangunan, orientasi bangunan, ketinggian bangunan dan fitur bangunan. Metode desain hunian yang digunakan pada arsitektur hijau adalah jenis rasional (glass box). Konsep desain hunian bertema arsitektur hijau adalah: mampu beradaptasi terhadap iklim, memiliki fitur yang maksimal dan sadar energi. Pada bagian kesimpulan ditemukan diagram mengenai hirarki objek amatan mengenai metode dan konsep pada bangunan hunian yang bertemakan arsitektur hijau
The Partial Pressure of CO2 and Fluxes of CO2 in Semarang Bay, Indonesia
The CO2 characteristics of the Semarang Bay system on the Northern coast of Java were investigated to understand the roles in carbon dioxide flux. The flux of carbon dioxide at the sea surface between seawater and atmosphere is essential for mitigating atmospheric CO2. The aims of this study were to assess the variation of CO2 partial pressure seawater (pCO2sea) and CO2 flux and to analyse the water quality variable which has the larger influence on CO2 flux in the waters of Semarang Bay. The variables in this study were temperature, pH, salinity, and DO. Different methods were adopted in the analysis of water samples: spectrophotometric to measure chlorophyll-a and phosphate and titration method to measure Total Alkalinity (TA) and Dissolved Inorganic Carbon (DIC). A CO2 meter was used to measure the CO2atm. The lowest CO2 flux value was (1.86 mmol CO2 m-2 day-1) during the morning period while the pCO2sea reached 461.04 μatm and CO2 flux 83.79 mmol CO2 m-2 day-1 at night. At noon time, with increased temperature, pCO2sea was 461.04 μatm, and CO2 flux was 83.79 mmol CO2 m-2 day-1. The high concentration of chlorophyll-a ranged between 3.55–4.11 mg.L-1. This chlorophyll-a concentration has a negative correlation with CO2 flux, and it was found that TA and DIC concentrations have no relationship with CO2 flux. Based on PCA analysis, it was found that the variability of CO2 flux in Semarang Bay is influenced by the variability of pCO2sea, sea surface temperature and kwa (affected by wind speed).Environmental Fluid Mechanic
Pengantar Manajemen
Pengantar manajemen memainkan peran sentral dalam mencapai
tujuan organisasi. Pengantar Manajemen membawa_ ke dalam
esensi manajemen sebagai ilmu dan seni untuk mengarahkan
sumber daya menuju efektivitas dan keberhasilan. Buku ini
membahas prinsip-prinsip manajemen yang mendasar, dari peran
manajer dalam perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan,
hingga pengendalian
Konsep penting seperti pengambilan keputusan, komunikasi,
motivasi, dan pembentukan tim kerja yang sukses. Dengan
menyoroti perubahan lingkungan bisnis dan teknologi memahami
bagaimana manajemen beradaptasi dan mengembangkan inovasi.
Pengantar Manajemen adalah panduan ringkas namun informatif
yang membuka pintu ke dunia dinamika organisasi modern. Dari
teori hingga praktik, akan memperoleh wawasan yang kuat untuk
memimpin, mengelola, dan berinovasi dalam berbagai konteks
bisnis
Writing Customer Service's English Pocket Book at Cilacap Immigration Office
This job training report is entitled "Producing Customer Service's English Pocket Book at Cilacap Immigration Office". Held on 17 March 2022 – 28 April 2022. The job training carried out by the author aims to provide a pocket book for service officers at the Cilacap Immigration Office in order to increase insight and knowledge for service officers in providing good service to visitors, especially foreign visitors so that the quality of service at the Cilacap Immigration Office has improved to become even better. This job training uses observation and interview methods to add author references. In carrying out job training, the author found that there was no guidebook for service officers. Therefore, the author saw an opportunity to create a pocket book as a guide for Cilacap Immigration Office service officers.
Several obstacles were faced in carrying out this job training, such as the author's lack of knowledge about vocabulary, language, and knowledge about immigration such as provisions and regulations relating to immigration in Indonesia. Apart from that, the author is also hampered in designing the contents and cover of the pocket book because lack of knowledge in this field. Then, as a solution to overcome the problems by communicating with immigration officers about the world of immigration that the author does not know yet so that the author's knowledge increases. Then the solution to the problem in preparing the book, the author consulted with the supervisor to get suggestions and feedback so that the book compiled by the author can be a good book Based on the discussion, there are several conclusions that service officers must have a guidebook as a reference in providing good service so that service quality is maintained and continues to improve. This pocket book can be a solution to improve the quality of service of officers at the Cilacap Immigration Office, so that visitors feel helped and satisfied with the services of the Cilacap Immigration Office
Pemetaan Klasifikasi Dan Analisa Perubahan Ekosistem Mangrove Menggunakan Citra Satelit Multi Temporal Di Karimunjawa, Jepara, Indonesia
Mapping of Classification and Analysis of Changes in Mangrove Ecosystem Using Multi-Temporal Satellite Images in Karimunjawa, Jepara, Indonesia
Mangrove ecosystem is one of the three ecosystem in the coastal area which has important ecological role in supporting marine life and fisheries resources. These important roles include spawning ground and nursery ground for various marine organisms. However, in the last decades, mangrove ecosystem has been undergoing significant degradation. The aim of this research is to quantify the changes of mangrove coverage and density in Karimunjawa as well as key-factors leading to the changes. Supervised classification method (83% accuracy and Kappa coefficient 0.73%) was applied to satellite images to identify the temporal changes in mangrove coverage. Mangrove density was quantified using NDVI algorithm and NIR-RED wavelength. The result shows that during three periods of observed data, changes in mangrove coverage were significant: 126.81 ha increase (1992 – 2003); 82.37 ha decrease (1992 – 2017); and 209.18 ha decrease (2003 – 2017). Mangrove density in most part of Karimunjawa belongs to the category of ‘low’ (NDVI value: -1 – 0.33). Key factors contributing to the decrease mangrove coverage are deforestation, natural phenomena, land conversion into fish ponds and hotels. The only increase in the year 1992 – 2003 was caused by high sedimentation level that allows more mangroves to grow. Overall, the methods in this research could be used as an approach to describe to effectively monitor the changes of mangrove coverage in an area as basic data for sustainable environmental management.
Ekosistem mangrove merupakan salah satu dari tiga ekosistem pesisir yang memiliki peranan ekologis penting dalam mendukung kehidupan dan keberlangsungan dari sumberdaya perikanan. Hal tersebut dikarenakan fungsi mangrove sebagai tempat memijah dan asuhan bagi banyak biota air. Beberapa dekade terakhir keberadaan dari ekosisitem mangrove mengalami degradasi yang sangat signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan luasan dan kerapatan mangrove dan mengidentifikasi faktor penyebabnya. Metode analisa perubahan luasan mangrove menggunakan citra satelit multi temporal dengan dilakukan pembuatan klasifikasi menggunakan metode supervised classification dengan nilai akurasi total 83% dengan Kappa koefisien 0,73%. Setelah terseleksi antara mangrove dan non mangrove maka dilakukan perhitungan kerapatan tajuk menggunakan algoritma NDVI dengan memanfaatkan panjang gelombang NIR dan RED. Hasil analisa spasial dengan rentang 3 tahun berbeda didapatkan perubahan penurunan dan penambahan luasan mangrove terjadi secara signifikan: tahun 1992 – 2003 telah terjadi penambahan luasan sebesar 126,81 ha; tahun 1992–2017 terjadi perubahan luasan sebesar 82,37 ha; tahun 2003–2017 terjadi perubahan luasan sebesar 209,18 ha. Kerapatan mangrove di Karimunjawa sebagian besar tergolong kategori kerapatan jarang dengan nilai NDVI antara -1 – 0,33. Faktor utama penyebab penurunan luasan mangrove antara lain penebangan liar, faktor alam, perubahan fungsi lahan menjadi pertambakan dan perhotelan. Penambahan luasan mangrove terjadi pada antara tahun1992 sampai 2003 hal tersebut disebabkan sedimentasi yang menumpuk di pantai dan sudah ditumbuhi oleh mangrove. Secara keseluruhan metode ini dapat menggambarkan perubahan secara efektif serta hasilnya dapat dipergunakan untuk pemantauan dan perencanaan ekosistem mangrove di suatu wilayah
- …
