2,181 research outputs found
Traditionaly utilization of Selaginella; field research and literature review
Setyawan AD. 2009. Traditionaly utilization of Selaginella; field research and literature review. Nusantara Bioscience 1:
146-154. The aims of this research were to find out traditional usage of Selaginella in medication and its other usages, especially in Java
and other Indonesian Archipelago. About 200 of 700-750 world species of Selaginella was found in Indonesian Archipelago. Field
research and literature review indicated that Selaginella is used traditionally to heal wound, bloody stools, internal hemorrhoid bleeding,
menstrual and uterine discomfiture, blood expediting, enhancing body endurance and longevity of live, headache, etc. Besides that some
of Selaginellas are also used as raw dishes vegetable, ornamental pants, base materials and crafts. The utilization of Selaginella is very
little against its amount of species and medicinal potency, so it is needed an advance study on ethnobotany and phytochemistry to
improve its uses.
Key word: traditional medicines, herbal, ethnobotany, Selaginella
Diversity of Sonneratia alba in coastal area of Central Java based on isozymic patterns of esterase and peroxidase
Abstrak. Setyawan AD. 2009. Keanekaragaman Sonneratia alba di pesisir Pantai Jawa Tengah berdasarkan pola pita isozim esterase
dan peroksidase. Nusantara Bioscience 1: 92-103. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman dan hubungan kekerabatan
Sonneratia alba di pantai selatan dan utara Propinsi Jawa Tengah berdasarkan pola isozim esterase dan peroksidase. Pengambilan
sampel dilakukan pada Juli-Desember 2003, di enam lokasi, yaitu Wulan (WUL), Juwana (JUW), Pasar Bangi (PAS), di pantai utara,
serta Bogowonto (BOG), Motean (MOT), dan Muara Dua (Mua) di pantai selatan. Uji laboratorium dilakukan di Laboratorium Pusat
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Sampel bibit tanaman yang dikumpulkan dari
enam habitat mangrove ditanam di rumah kaca di laboratorium. Ada 20 individu sampel pada setiap lokasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa individu S. alba dari lokasi yang sama atau berdekatan biasanya memiliki keanekaragaman genetik yang dekat,
karena pertukaran genetik pada populasi yang sama lebih tinggi dari pada populasi yang berbeda. Oleh karena itu, populasi-populasi S.
alba dari pantai utara memiliki kesamaan lebih tinggi satu sama lain daripada dengan populasi dari pantai selatan; sebaliknya populasipopulasi
dari pantai selatan memiliki kesamaan yang lebih tinggi satu sama lain daripada dengan populasi dari pantai utara.
Kata kunci: Sonneratia alba, isozim, esterase, peroxidase, Jawa Tengah
PERANCANGAN VIDEO KLIP ANIMASI 2D ‘I GOT YOU’ SEBAGAI MEDIA PROMOSI DUO KNEE & TOES
Reza Dwi Setyawan, 2015. Pengantar Tugas Akhir ini berjudul
Perancangan Video Klip Animasi 2D “I Got You” sebagai Media Promosi Duo
Knee & Toes. Adapun permasalahan yang dikaji adalah (1) Bagaimana membuat
video klip animasi untuk lagu“I Got You” yang menarik secara konsep dan
visual? (2) Bagaimana memilih media pendukung yang efektif dan relevan untuk
mengenalkan video klip animasi lagu“I Got You”?. Knee & Toes adalah duo
musisi dari Malang, Indonesia ysng terbentuk pada tahun 2010. Terdiri dari Ristri
Putri dan Bie Paksi. Keduanya berperan sebagai vokalis dengan memainkan
intrument gitar (folk dan klasik).Saat ini mereka baru mempunyai dua video klip,
yang menggunakan teknik live shot. Namun kurang begitu membawa feedback
yang baik untuk promosi musik mereka. Teknik pembuatan video klip dengan
animasi diharapkan menjadi satu cara yang tepat untuk video klip mereka
selanjutnya. Diharapkan dengan dibuatnya video klip animasi ini dapat membuat
grup Knee & Toes lebih dikenal masyarakat luas, sehingga memberikan warna
baru di dunia musik Indonesi
RANCANG BANGUN MESIN PEMBUAT TABLET GULA MERAH SISTEM PNEUMATIK
ABSTRAK Setyawan, Fendi. Setyawan, Galang Gita. & Fitra, Praditya Dwi. 2017. Rancang Mesin Pembuat Tablet pada Gula Merah dengan Sistem Pneumatik. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Basuki, M.Pd. Kata Kunci: perancangan, mesin pembuatan tablet pada gula merah, sistem pneumatik Dalam proses penjualan gula di Indonesia pada umumnya dijual pada bentuk gula batok berukuran besar. Untuk lebih efisien dan higienis adalah dengan menggunakan Salah satu alat pendukung yang penting dalam pembuatan gula yang berbentuk tablet adalah mesin pembuatan tablet pada gula merah. Hal ini untuk mempermudah proses pada pengemasan serta penjualan yang lebih mudah. Dalam perancangan mesin ini mesin pembuatan tablet pada gula merah telah direncanakan mulai perhitungan ukuran mesin, daya motor yang dibutuhkan, material yang digunakan dan perhitungan harga mesin pembuatan tablet pada gula merah
Review: Biodiversity conservation strategy in a native perspective; case study of shifting cultivation at the Dayaks of Kalimantan
Abstrak. Setyawan AD. 2010. Review: Strategi konservasi biodiversitas dalam pandangan suku asli; studi kasus perladangan
berpindah Suku Dayak di Kalimantan. Nusantara Bioscience 1: 97-108. Suku asli umumnya konservasionis sejati, mereka membangun
strategi konservasi sumberdaya alam hayati dan lingkungan yang berkelanjutan. Dayak adalah suku asli Kalimantan yang telah tinggal
selama ribuan tahun dan menggunakan sistem perladangan berpindah untuk mengelola hutan ulayat, karena tanah Kalimantan miskin
hara mineral, dimana keberadaan fosfor menjadi faktor pembatas budidaya tanaman pangan. Di hutan tropis, kandungan terbesar fosfor
tersimpan dalam pepohonan, sehingga untuk melepaskannya dilakukan pembakaran hutan. Hara yang terlepas ke dalam tanah dapat
digunakan untuk bertanam padi gogo, hingga terserap habis, lalu peladang membuka hutan baru, sedangkan lahan lama ditinggalkan
(bera) agar menjadi hutan kembali (selama 20-25 tahun). Pembukaan lahan yang berurutan, menyebabkan terbentuknya mosaik-mosaik
lahan dengan umur suksesi dan keanekaragaman hayati beragam. Proses ini seringkali digabungkan dengan sistem agroforestri (kebun
hutan multikultur), dimana ladang yang hendak ditinggalkan ditanami berbagai pohon berguna yang dapat terintegrasi pada ekosistem
hutan, terutama karet dan buah-buahan. Sistem perladangan berpindah sering dikambinghitamkan sebagai faktor utama degradasi dan
kebakaran hutan, namun dalam 300 tahun terakhir sistem ini berdampak kecil pada kerusakan hutan. Namun, produktivitas sistem ini
relatif rendah dan subsisten, sehingga tidak sesuai dengan pertanian modern dimana produktivitas harus tinggi, hasil panen harus
terukur, masal dan kontinyu, serta terkait dengan pasar. Peningkatan penduduk dan perkembangan industri kehutanan, perkebunan,
pertambangan, dan lain-lain telah mempersempit luasan hutan ulayat untuk perladangan berpindah, sehingga masa bera diperpendek (5-
15 tahun) dan lahan terdegradasi menjadi padang alang-alang. Di masa depan, perladangan berpindah tetap menjadi salah satu pilihan
suku Dayak untuk memenuhi kebutuhan padi, namun agroforestri perlu dikembangkan karena bernilai ekonomi lebih tinggi.
Kata kunci: perladangan berpindah, agroforestri, Dayak, Kalimantan, konservasi, keanekaragaman hayati
Nilai Pendidikan dalam Novel 9 Summer 10 Autumns karya Iwan Setyawan
Permasalahan dan tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai pendidikan dalam novel 9 Summer 10 Autumns karya Iwan Setyawan. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, kalimat dan paragraf yang mengandung Nilai Pendidikan dalam novel 9 Summer 10 Autumns karya Iwan Setyawan. Sumber data dari penelitian ini adalah novel 9 Summer 10 Autumns” Karya Iwan Setyawan yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama dengan ketebalan 221 halaman. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Reduction dan Data Selection. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dokumentasi berupa tabel. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah inferensi dan analisis. Teknik pengujian kesahihan data dalam penelitian ini adalah teknik ketekunan pengamatan. Hasil analisis data menunjukkan nilai pendidikan dalam novel 9 Summer 10 Autumns karya Iwan Setyawan meliputi, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan religius, nilai pendidikan sosial, dan nilai pendidikan budaya. Nilai pendidikan moral yang berupa saling menghargai, menolong yang lemah tanpa pamrih, dan berpikir positif. Nilai pendidikan religius yang berupa pengetahuan dan pengamalan. Nilai pendidikan sosial yang berupa persaudaraan, persahabatan, peduli, kebersamaan, saling membantu, dan kerjasama. Sedangkan nilai pendidikan budaya yang berupa kepercayaan dan tradisi.
Kata Kunci : Nilai Pendidikan, Nilai Education, Novel
Ethnozoological Knowledge and Family Economics on Attitudes and Behavior in Using Turtles
The mutual interaction between humans and animals in the field of ethnozoology includes uses that can be oriented toward conservation or exploitation efforts. However, excessive abuse of sea turtles (Chelonioidea), especially in the direction of exploitation, has led to population decline and threatened their extinction. Observations in the Derawan Island community, Berau Regency, show a decrease in the number of turtles coming to lay their eggs due to overexploitation. To overcome this problem, it is necessary to carry out research that looks for factors that influence attitudes and behavior in using turtles, including the level of ethnozoological knowledge and family economic status. This research uses a quantitative approach with an analytical correlational design and applies Path Analysis. The results of the analysis show that the level of ethnozoological knowledge has a significant influence on attitudes, with a path coefficient of 0.298 in block-1. In block-2, the results of the analysis show that the level of ethnozoological knowledge directly influences turtle utilization behavior with a path coefficient of 0.313. In conclusion, the level of ethnozoological knowledge has a dominant role in shaping turtle utilization behavior in Derawan Islan
KOMPUTERISASI PENGOLAHAN DATA PERGUDANGAN DI UD. DWI DAYA
Program aplikasi ‘KOMPUTERISASI PENGOLAHAN DATA PERGUDANGAN DI UD DWI DAYA’ merupakan program yang digunakan untuk mengolah data keluar masuknya barang yang ada di gudang di UD. DWI DAYA. Program ini dibuat karena adanya permasalahan dalam pengelolaan data stok barang yang ada di gudang UD. DWI DAYA. Permasalahan tersebut antara lain adalah sulitnya mengetahui stok suatu barang yang ada digudang.
Dari karya tulis yang berjudul ‘ KOMPUTERISASI PENGOLAHAN DATA PERGUDANGAN DI UD DWI DAYA ‘ ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Sistem ini akan lebih terkendali dan baik jika dibandingkan dengan pengolahan data secara manual.
2. Kebutuhan informasi tentang penjualan akan dapat disajikan dengan cepat seperti persediaan barang, informasi tentang barang yang masuk, serta informasi lainya.
3. Dengan system penjualan data ini informasi tentang maju mundurnya perusahaan dapat diketahui dengan mudah dan cepat
Traditionally utilization of Selaginella; field research and literature review
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat Selaginella dalam pengobatan tradisional dan pemanfaatan
lainnya, melalui penelitian lapangan dan telaah pustaka, khususnya di Jawa dan Kepulauan Nusantara. Sebanyak 200 dari 700-750
spesies Selaginella hadir di Kepulauan Nusantara. Secara tradisional Selaginella digunakan untuk mengobati luka, pendarahan,
gangguan menstruasi dan kandungan, memperlancar peredaran darah, meningkatkan daya tahan tubuh, memperpanjang usia, mengobati
sakit kepala dan lain-lain. Di samping itu beberapa jenis Selaginella juga digunakan sebagai sayuran (lalapan), tanaman hias, dan bahan
baku kerajinan tangan. Pemanfaatan Selaginella sangat terbatas dibanding jumlah jenis dan potensi manfaat obatnya, sehingga
diperlukan kajian etnobotani dan fitokimia lebih mendalam untuk meningkatkan pemanfaatannya.
Kata kunci: obat tradisional, tanaman obat, etnobotani, Selaginella, Jawa
Analisis tokoh ibu dalam novel ibuk karya Iwan Setyawan dan implikasinya dalam pembelajaran Sastra di sekolah
Penelitian ini bertujuan untuk mencari, menemukan, dan menganalisis penokohan tokoh ibu dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Subjek kajian dalam penelitian ini adalah novel Ibuk karya Iwan Setyawan yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama tahun 2012. Objek kajian dalam penelitian ini, yakni penokohan tokoh Ibuk sebagai sosok ibu ideal. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif sedangkan metode kualitatif yang digunakan oleh penulis adalah metode analisis isi. Metode analisis isi didasari oleh sebuah penafsiran, sehingga dasar penafsiran dalam metode analisis isi memberikan perhatian pada isi pesan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik catat karena data-datanya berupa teks. Selain itu, untuk menganalisis data penulis menggunakan teknik analisis struktural. Hasil sosok ibu yang digambarkan melalui novel Ibuk, yaitu sosok yang sederhana, pekerja keras, mengutamakan pendidikan anak, memiliki sifat altruisme atau mementingkan kepentingan orang lain daripada dirinya sendiri, dan selalu mengajarkan anak untuk menabung. Selain itu, profil seorang ibu sebagai sosok ibu ideal tercermin dari sikap mendahulukan kepentingan anak daripada dirinya sendiri, memiliki kelembutan, kasih sayang, ibu sebagai sekolah yang di dalamnya ibu dapat berperan sebagai motivatoris, dan ibu sebagai teladan untuk anak-anaknya. Novel ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran sastra tingkat SMA kelas XII semester genap meliputi, pembelajaran struktur novel, hal yang dapat diteladani dari novel, dan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan minat baca siswa
- …
